Anda di halaman 1dari 34

Perangkat 1

1
PERANGKAT
PENYAKIT

Diare Akut

A Cara penularan
• Air yang tercemar tinja
• Makanan dan minuman yang kotor
• Tangan yang kotor
B Gejala
• 3 kali atau lebih buang air besar lembek/cair bahkan dapat berupa air saja yang
frekuensinya lebih sering dari biasanya dan berlangsung kurang dari 14 hari
• Dapat disertai nyeri perut, demam, mual dan muntah
• Bisa menyebabkan dehidrasi dan kematian
C Pencegahan
• Minum air bersih • Hunian yang baik
• Gunakan air bersih (sumber air dan • Tetap berikan ASI dan makanan
wadah yang bersih) pendamping ASI pada bayi dan
• Perilaku kebersihan diri (seperti balita
Mencuci tangan dengan air mengalir • Minum Oralit untuk mencegah diare
dan sabun pada waktu penting) semakin parah dan mengakibatkan
• Penggunaan fasilitas sanitasi yang baik dehidrasi
(jamban, tempat pembuangan sampah) • Promosi kesehatan
• Makan makanan yang bersih

D Kelompok rentan
• Anak-anak di bawah 5 tahun
• Wanita hamil dan menyusui
• Orang-orang tanpa sanitasi yang bersih dan baik
• Lainnya
E Jika terjadi KLB
• Ketahui sumber dan penyebabnya • Deteksi dan rujuk kasus-kasus ke
• Penyediaan air bersih atau air yang fasilitas kesehatan
telah diolah • Promosi kesehatan
• Penyediaan fasilitas sanitasi yang • Tetap berikan ASI/ menyusui
baik • Higiene yang memadai (mencuci
tangan dengan sabun)

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan diare akut cair:

31 29 32 1 2 3 5 6 7 8 11 12 16 30 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 1

1
PERANGKAT
PENYAKIT

Diare Akut

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Apakah air minumnya bersih?


• Berapa banyak orang yang tinggal • Apakah fasilitas sanitasi dan wc
diwilayah terjangkit? umum tersedia?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Apakah orang-orang memiliki cukup
wilayah terjangkit? makanan?
• Siapa dan di mana orang-orang yang • Bagaimana keadaan gizi anak-
rentan? anaknya?
• Berapa orang yang meninggal akibat • Seberapa umumkah menyusui?
diare akut cair dan di mana? • Adakah program promosi kesehatan
• Berapa orang yang jatuh sakit akibat yang dilakukan?
diare akut cair dan di mana? • Bagaimana kebiasaan, praktik dan
• Adakah layanan kesehatan dan di kepercayaan terhadap higiene
mana? dalam masyarakat?
• Bagaimana sumber air yang tersedia
dan di mana?

Anak dehidrasi Menyusui yang baik

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 2

2
PERANGKAT
PENYAKIT

Kolera

A Cara penularan
• Air yang tercemar kotoran manusia (tinja)
• Makanan yang kotor dan tangan yang tidak dicuci
B Gejala
• Diawali dengan diare cair yang nampak seperti “air beras”, dengan
atau tanpa muntah
• Berubah menjadi dehidrasi parah dengan muntah
• Bisa disertai dengan nafas cepat dan rasa pening
C Pencegahan
• Air bersih (sumber air yang baik, • Makanan yang bersih
penampungan air bersih di dalam • Hunian yang baik
rumah) • Tetap memberikan ASI
• Fasilitas sanitasi yang baik (jamban • Promosi kesehatan
atau fasilitas buang air yang baik)
• Higiene yang memadai (mencuci
tangan dengan sabun)

D Kelompok rentan
Hampir semua orang rentan, namun terutama:
• Anak-anak di bawah 5 tahun
• Wanita hamil dan menyusui
• Lansia
E Jika terjadi KLB
• Deteksi dini dan rujuk penderita • Memandikan jenazah harus diikuti
akibat kolera ke fasilitas kesehatan dengan langkah-lagkah kebersihan
• Penyediaan air bersih atau air yang diri, seperti mencuci tangan dengan
telah diolah sabun
• Penyediaan fasilitas sanitasi yang • Pemberian Oralit
baik • Promosi kesehatan
• Penguburan segera orang-orang • Tetap berikan ASI/ menyusui
yang meninggal akibat kolera

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan kolera :

31 29 32 1 2 3 7 8 9 10 11 12 16 5 6 30 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 2

2
PERANGKAT
PENYAKIT

Kolera

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Apakah air minumnya bersih?


• Berapa banyak orang yang hidup dalam • Apakah fasilitas sanitasi dan wc
masyarakat terdampak? umum tersedia?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Apakah orang-orang memiliki cukup
masyarakat terdampak? makanan?
• Siapa dan di mana orang-orang yang • Bagaimana keadaan gizi anak-
rentan? anaknya?
• Berapa orang yang meninggal akibat • Seberapa umumkah menyusui?
kolera dan di mana? • Adakah program promosi kesehatan
• Berapa orang yang jatuh sakit akibat yang dilakukan?
kolera dan di mana? • Bagaimana kebiasaan, praktik dan
• Adakah layanan kesehatan dan di kepercayaan terhadap higiene
mana? dalam masyarakat?
• Bagaimana sumber air yang tersedia
dan di mana?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 3

3
PERANGKAT
PENYAKIT

Diare Berdarah

A Cara penularan
• Makanan dan air yang terkontaminasi kotoran manusia (tinja)
• Dari orang ke orang
• Sangat mudah menular
B Gejala
• Diare berdarah, disertai dengan demam dan kram perut dan/atau
dehidrasi
• Lebih buruk jika terjadi pada anak-anak dan lansia
C Pencegahan

• Air bersih (sumber air yang baik,


• Higiene yang memadai (mencuci
penampungan air bersih di dalam
tangan dengan sabun)
rumah)
• Hunian yang baik
• Fasilitas sanitasi yang baik (jamban
• Tetap berikan ASI/ menyusui
atau fasilitas buang air yang baik)
• Promosi kesehatan
• Makanan yang bersih

D Kelompok rentan
• Anak-anak di bawah 5 tahun
• Anak-anak dan orang dewasa yang kurang gizi
• Penderita-penderita yang mengalami dehidrasi dan sakit yang
parah
• Lansia
E Jika terjadi KLB
• Deteksi dini penderita dengan diare akibat diare berdarah
berdarah dan rujuk ke fasilitas • Memandikan jenazah harus diikuti
kesehatan dengan langkah-lagkah higiene
• Penyediaan air bersih atau air yang serta mencuci tangan dengan
telah diolah sabun
• Penyediaan fasilitas sanitasi yang • Rehidrasi oral
baik • Promosi kesehatan
• Segera menguburkan meninggal • Tetap berikan ASI/ menyusui

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan diare berdarah:

31 29 32 33 2 3 7 8 16 30

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 3

3
PERANGKAT
PENYAKIT

Diare Berdarah

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Apakah air minumnya bersih?


• Berapa banyak orang yang tinggal di • Apakah fasilitas sanitasi dan wc
wilayah terjangkit? umum tersedia?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Apakah orang-orang memiliki cukup
wilayah terjangkit? makanan?
• Siapa dan di mana orang-orang yang • Bagaimana keadaan gizi anak-
rentan? anaknya?
• Berapa orang yang meninggal akibat • Bagaimana kebiasaan menyusui?
diare berdarah dan di mana? • Adakah promosi pendidikan
• Berapa orang yang jatuh sakit akibat kesehatan yang dilakukan?
diare berdarah dan di mana? • Bagaimana kebiasaan, praktik dan
• Adakah layanan kesehatan dan di kepercayaan terhadap perilaku
mana? kebersihan dalam masyarakat?
• Bagaimana sumber air yang tersedia
dan di mana?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 4

4
PERANGKAT
PENYAKIT

Polio

A Cara penularan
• Air atau tangan yang terkontaminasi tinja dari orang yang terinfeksi

B Gejala
• Diawali dengan gejala-gejala ringan, seperti sakit tenggorokan dan
demam, dengan kemungkinan mual, muntah dan nyeri perut
• Bisa mirip dengan influenza
• Bisa berkembang hingga menyebabkan kelumpuhan

C Pencegahan

• Imunisasi polio (2 tetes ke mulut anak) • Promosi kesehatan


• Air bersih
• Perilaku kebersihan diri yang memadai
(mencuci tangan dengan sabun)
• Fasilitas sanitasi/ kebersihan
lingkungan yang baik

D Kelompok rentan
• Anak-anak yang tidak diimunisasi paling berisiko

E Jika terjadi KLB

• Kampanye dan Imunisasi masal oleh • Deteksi dan rujuk kasus-kasus


pihak kesehatan yang berwenang baru dan yang dicurigai ke fasilitas
• Penyediaan air bersih atau air yang kesehatan
telah diolah • Mobilisasi sosial terhadap
• Penyediaan fasilitas sanitasi yang masyarakat untuk mendapatkan
baik imunisasi bagi anak-anaknya
• Promosi kesehatan

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan polio:

31 29 32 12 8 9 4 14 15 30 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 4

4
PERANGKAT
PENYAKIT

Polio

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Adakah layanan kesehatan dan di


• Berapa banyak orang yang tinggal di mana?
wilayah terjangkit? • Bagaimana keadaan air dan
• Berapa banyak balita yang hidup di sanitasinya?
wilayah terjangkit? • Apakah air minumnya bersih?
• Siapa dan di mana orang-orang yang • Apakah akan ada kampanye
rentan? imunisasi?
• Berapa orang yang meninggal akibat • Adakah program promosi kesehatan
polio dan di mana? yang dilakukan?
• Berapa orang yang jatuh sakit akibat
polio dan di mana?

H Tindakan

• Mengetahui petugas kesehatan yang


melakukan imunisasi dan tempat
pelaksanaannya.
• Mengetahui anak-anak dan
keluarga yang sukar terjangkau dan
membantu mereka menjangkau
fasilitas pelayanan imunisasi.
• Membantu para pekerja kesehatan
memastikan bahwa semua anak
telah terimunisasi.

Anak dengan polio

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 5

5
PERANGKAT
PENYAKIT

Demam Kuning

A Cara penularan
• Gigitan nyamuk
• Nyamuk menularkan gigitan demam kuning pada siang hari
B Gejala
• Diawali dengan demam mendadak, sakit kepala dan nyeri punggung, nyeri otot,
mual, muntah dan mata merah
• Orang yang sakit mungkin akan membaik sebentar namun kemudian akan semakin
memburuk dan berkembang dengan gejala kulit dan bagian putih pada mata
menguning
• Jika terjadi perdarahan dari gusi, hidung atau pada tinja atau muntah darah bisa
menjadi fatal
C Pencegahan
• Imunisasi berkala untuk semua anak • Promosi kesehatan
(dengan suntik saat usia 9 bulan) • Pembasmian tempat
• Mencegah gigitan nyamuk dengan berkembangbiaknya nyamuk (kolam,
pengendalian vektor dan penggunaan permukaan air)
kawat nyamuk pada jendela

D Kelompok rentan
• Anak-anak yang tidak diimunisasi paling berisiko

E Jika terjadi KLB


• Kampanye imunisasi massal oleh kesehatan
pihak kesehatan yang berwenang • Mobilisasi sosial terhadap
• Pengendalian vektor dan masyarakat untuk memimunisasi
penyemprotan anak-anaknya
• Pembasmian tempat • Promosi kesehatan
berkembangbiaknya nyamuk
• Deteksi dan rujuk kasus-kasus
baru dan yang dicurigai ke fasilitas

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan demam kuning:

31 29 32 2 3 4 18 19 14 15 30 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 5

5
PERANGKAT
PENYAKIT

Demam Kuning

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa orang yang jatuh sakit akibat
• Berapa banyak orang yang tinggal di demam kuning dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Berapa banyak balita yang hidup di mana?
wilayah terjangkit? • Apakah akan ada kampanye
• Apakah anak-anak terimunisasi atau imunisasi?
tidak? • Adakah program promosi kesehatan
• Siapa dan di mana orang-orang yang
rentan?
• Berapa orang yang meninggal akibat
demam kuning dan di mana?

H Tindakan

• Mengetahui petugas kesehatan yang


melakukan imunisasi dan tempat
pelaksanaannya.
• Mengetahui anak-anak dan
keluarga yang sukar terjangkau dan
membantu mereka menjangkau
fasilitas pelayanan imunisasi.
Imunisasi pada anak • Membantu para pekerja kesehatan
memastikan bahwa semua anak
telah terimunisasi.

Nyamuk

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 6

6
PERANGKAT
PENYAKIT

Meningitis

A Cara penularan
• Percikan air liur / dahak dari satu orang ke orang lain, terutama terjadi
ketika batuk atau bersin
B Gejala
• Diawali dengan demam tinggi yang mendadak dan salah satu dari berikut ini: leher
kaku, kesadaran berubah dan terkadang ruam kulit
• Jika segera ditangani, 90% kasus dapat diobati dan kematian dapat dicegah
• Tanpa perawatan, akan mempengaruhi sistem syaraf dan dapat menyebabkan
kematian

C Pencegahan
• Imunisasi massal untuk semua anak • Rujuk orang yang sakit ke fasilitas
• (dengan suntikan) kesehatan sesegera mungkin untuk
• Identifikasi cepat terhadap kasus perawatan medis yang layak
terduga meningitis
• Promosi kesehatan

D Kelompok rentan
• Anak-anak yang tidak diimunisasi paling berisiko
• Populasi yang berpindah tempat tinggal

E Jika terjadi KLB

• Kampanye imunisasi massal oleh • Mobilisasi sosial terhadap


petugas kesehatan yang berwenang. masyarakat untuk mengimunisasi
• Deteksi cepat suspek anak-anaknya
• Rujuk ke fasilitas kesehatan untuk • Promosi kesehatan
suspek • Etika bersin dan batuk

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan meningitis :

31 29 32 4 14 15 30 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 6

6
PERANGKAT
PENYAKIT

Meningitis

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa orang yang jatuh sakit akibat
• Berapa banyak orang yang tinggal di meningitis dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Berapa banyak balita yang hidup di mana?
wilayah terjangkit? • Apakah akan ada kampanye
• Apakah anak-anak terimunisasi atau imunisasi?
tidak? • Adakah program promosi kesehatan
• Siapa dan di mana orang-orang yang yang dilakukan?
rentan?
• Berapa orang yang meninggal akibat
meningitis dan di mana?

H Tindakan

• Mengetahui petugas kesehatan yang


melakukan imunisasi dan tempat
pelaksanaannya.
• Mengetahui anak-anak dan
keluarga yang sukar terjangkau dan
membantu mereka menjangkau
fasilitas pelayanan imunisasi.
• Membantu para pekerja kesehatan
memastikan bahwa semua anak
telah terimunisasi.

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 7

7
PERANGKAT
PENYAKIT

Campak

A Cara penularan
• Percikan air liur / dahak dari satu orang ke orang lain, terutama terjadi
ketika batuk atau bersin

B Gejala
• Dapat diawali dengan demam tinggi, hidung meler, menggigil, batuk, mata merah
dan terkadang terdapat bercak putih di pipi
• Ruam bintik merah muncul pada hari ke tiga hingga hari ke tujuh, dimulai di
belakang telinga dan rambut kemudian menyebar ke seluruh tubuh

C Pencegahan

• Kampanye imunisasi massal untuk • Deteksi cepat dan rujuk suspek ke


semua anak fasilitas kesehatan
• (dengan suntikan), terutama pada • Promosi kesehatan
situasi kedaruratan • Etika batuk

D Kelompok rentan
• Anak-anak yang tidak diimunisasi paling berisiko
• Pengungsi

E Jika terjadi KLB

• Kampanye dan imunisasi masal oleh ke fasilitas kesehatan


dinas kesehatan yang berwenang • Mobilisasi sosial terhadap
• Deteksi cepat suspek masyarakat untuk mengimunisasi
• Pemberian vitamin A anak-anaknya
• Rujuk kasus-kasus baru dan suspek • Promosi kesehatan

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan campak :

31 29 32 27 4 28 12 7 30 33 14 15 17

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 7

7
PERANGKAT
PENYAKIT

Campak

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa anak yang jatuh sakit akibat
• Berapa banyak orang yang tinggal di campak dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Berapa banyak balita yang hidup di mana?
wilayah terjangkit? • Apakah akan ada kampanye
• Apakah anak-anak terimunisasi atau imunisasi?
tidak? • Adakah program promosi kesehatan
• Siapa dan di mana orang-orang yang yang dilakukan?
rentan?
• Berapa anak yang meninggal akibat
campak dan di mana?

H Tindakan

• Kapan KLB mulai terjadi?


• Berapa banyak orang yang tinggal di
masyarakat terdampak?
• Berapa banyak balita yang hidup di
masyarakat terdampak?
• Apakah anak-anak terimunisasi atau
tidak?
• Siapa dan di mana orang-orang
yang rentan?
Buku Kesehatan • Berapa anak yang meninggal akibat
Ibu dan Anak (KIA) campak dan di mana?
• Berapa anak yang jatuh sakit akibat
campak dan di mana?
• Adakah layanan kesehatan dan di
mana?
• Apakah akan ada kampanye
Anak dengan imunisasi?
campak • Adakah program promosi kesehatan
yang dilakukan?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 8

8
PERANGKAT
PENYAKIT

Malaria

A Cara penularan
• Gigitan nyamuk
• Nyamuk malaria biasanya menggigit pada saat matahari terbit dan
terbenam

B Gejala
• Diawali dengan demam selama beberapa hari, kemungkinan disertai mual, kaku,
muntah diare, sakit kepala, nyeri punggung, menggigil dan nyeri otot
• Di kasus-kasus yang sangat parah, penderita sangat lemah, hilang kesadaran,
terjadi perdarahan dan syok

C Pencegahan
• Perlindungan dari gigitan nyamuk • Penyemprotan rumah-rumah untuk
• Menggunakan kelambu berinsektisida membunuh nyamuk
dan kawat pada jendela adalah • Pemberantasan tempat
pencegahan yang paling penting berkembangbiaknya nyamuk
• Promosi kesehatan

D Kelompok rentan
• Balita dan wanita hamil
• Siapapun yang tidak menggunakan kelambu berinsektisida saat tidur juga berisiko

E Jika terjadi KLB

• Pembagian kelambu berinsektisida • Deteksi dan rujuk kasus-kasus baru


• Pemberantasan tempat dan suspek ke fasilitas kesehatan
berkembangbiaknya nyamuk • Promosi kesehatan
• Lakukan penyemprotan rumah-
rumah untuk membunuh nyamuk

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan malaria :

31 29 32 30 19 18 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 8

8
PERANGKAT
PENYAKIT

Malaria

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa orang yang jatuh sakit akibat
• Berapa banyak orang yang tinggal di malaria dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Berapa banyak balita yang hidup di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah program promosi kesehatan
• Apakah anak-anak terimunisasi atau yang dilakukan?
tidak?
• Siapa dan di mana orang-orang yang
rentan?
• Berapa orang yang meninggal akibat
malaria dan di mana?

H Tindakan

• Pastikan sebanyak mungkin orang


memiliki kelambu berinsektisida.

Wanita dan anak di bawah


kelambu anti nyamuk

Nyamuk

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 9

9
PERANGKAT
PENYAKIT

Demam Berdarah (DBD)

A Cara penularan
• Gigitan nyamuk
• Nyamuk demam berdarah Aedes aegypti biasanya menggigit pada
siang hari
B Gejala
• Diawali dengan demam mendadak yang bertahan 3 sampai 5 hari
• Bisa disertai dengan sakit kepala yang parah, nyeri otot dan sendi, nyeri di
belakang mata, dan ruam
• Pada beberapa kasus yang parah, dapat menyebabkan perdarahan (dikenal
sebagai “demam berdarah dengue”)

C Pencegahan
• Perlindungan dari gigitan nyamuk • Pemberantasan tempat
• Pengendalian vektor dan penggunaan berkembangbiaknya nyamuk
kawat serangga pada jendela • Menggunakan pakaian yang
• Penyemprotan rumah-rumah untuk melindungi dari gigitan nyamuk
membunuh nyamuk saat siang hari, seperti kaos lengan
panjang, dsb

D Kelompok rentan
• Balita dan wanita hamil lebih rentan

E Jika terjadi KLB


• Pengendalian vektor • Deteksi dan rujuk kasus-kasus baru
• Pembasmian tempat dan suspek ke fasilitas kesehatan
berkembangbiaknya nyamuk • Promosi kesehatan
• Kadang lakukan penyemprotan • Mobilisasi masyarakat
rumah-rumah untuk membunuh
jentik nyamuk

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan demam dengue :

31 29 32 30 18 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 9

9
PERANGKAT
PENYAKIT

Demam Berdarah (DBD)

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa orang yang meninggal akibat


• Berapa banyak orang yang tinggal di demam berdarah dan di mana?
wilayah terjangkit? • Berapa orang yang jatuh sakit akibat
• Berapa banyak balita yang hidup di demam berdarah dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Apakah orang-orang biasanya mana?
menggunakan kelambu tidur yang • Adakah pembagian kelambu?
berinsektisida? Siapa saja anggota • Adakah promosi kesehatan yang
keluarga yang menggunakannya? dilakukan?
• Siapa saja dan di mana tempat tinggal • Adakah program penyemprotan
orang-orang yang rentan? yang dilaksanakan di area Anda?
Dapatkah Anda membantunya?

H Tindakan

• Pastikan sebanyak mungkin orang


memiliki kelambu berinsektisida.

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 10

10
PERANGKAT
PENYAKIT

Pneumonia

A Cara penularan
• percikan air liur/ dahak dari satu orang ke orang lain, terutama terjadi
ketika batuk atau bersin
• Kontak langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh
percikan air liur /dahak (droplet) dari orang yang sakit

B Gejala
• Batuk
• Demam
• Kesulitan bernapas

C Pencegahan

• Identifikasi penderita sebelum mereka • Peningkatan gizi, terutama pada


menyebarkan penyakit anak-anak
• Promosi kesehatan • Etika batuk
• Hunian yang baik • Menghindari polusi udara dalam
• Menghindari keramaian ditempat umum rumah (asap rokok, asap kayu bakar
untuk memasak, dll)

D Kelompok rentan
• Balita
• Lansia
• Orang yang tinggal di pengungsian
E Jika terjadi KLB

• Mengidentifikasi orang yang sakit • Promosi kesehatan


dengan cepat • Pemberdayaan masyarakat
• Rujuk orang yang sakit ke fasilitas
kesehatan
• Deteksi dan rujuk kasus-kasus baru
dan suspek ke fasilitas kesehatan

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai tindakan
apa yang harus diambil dalam penanganan infeksi pernapasan :

31 29 32 28 30 33 4 27

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 10

10
PERANGKAT
PENYAKIT

Pneumonia

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa banyak orang yang


• Berapa banyak orang yang tinggal di meninggal akibat infeksi pernapasan
wilayah terjangkit? dan di mana?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Berapa banyak orang yang jatuh
wilayah terjangkit? sakit pneumonia dan di mana?
• Bagaimana kondisi hunian di • Adakah layanan kesehatan dan di
masyarakat? Berapa banyak orang mana?
yang tinggal di tiap rumah? • Adakah program promosi kesehatan
• Siapa dan di mana orang-orang yang yang dilakukan?
rentan?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 11

11
PERANGKAT
PENYAKIT

Ebola

A Cara penularan
• Kontak dengan orang yang sakit atau cairan tubuhnya melalui tinja,
darah, air liur, urin, keringat, cairan mani
• Sangat mundah menginfeksi dan mudah menular
• Dapat juga ditularkan melalui penanganan jenazah
B Gejala
• Diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri punggung, nyeri otot, mual, muntah dan
diare
• Biasanya diikuti dengan ruam dan perdarahan di bawah kulit, dari hidung dan gusi,
batuk berdarah dan darah pada tinja, gangguan fungsi hati
• Penyakit yang sangat parah yang membunuh 50 - 90 % orang yang terinfeksi
dengan sangat cepat
C Pencegahan

• Ebola sangatlah menular namun dapat • Isolasi penderita
dicegah • Pembuangan sampah yang aman
• Tidak ada vaksin untuk mencegah • Disinfeksi peralatan yang dapat
Ebola digunakan kembali dan lingkungan
• Gunakan pakaian pelindung, sarung sekitar
tangan dan masker • Menjaga jarak sosial aman terhadap
• Promosi kesehatan pada saat merawat orang yang sakit
orang sakit • Praktik pemakaman dan penguburan
jenazah yang aman

D Kelompok rentan
• Semua orang dalam masyarakat rentan terhadap Ebola
• Keluarga penderita, petugas kesehatan, relawan dan orang-orang
yang menangani jenazah adalah mereka yang paling rentan

E Jika terjadi KLB


• Gunakan pakaian pelindung, sarung • Disinfeksi peralatan yang dapat
tangan dan masker digunakan kembali dan lingkungan
• Promosi kesehatan sekitar
• Isolasi penderita • Penjagaan jarak sosial terhadap
• Pembuangan sampah yang orang yang sakit
aman • Praktik pemakaman dan
penguburan jenazah yang aman

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan ebola :

31 29 32 23 20 30 21 22 5 24 25 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 11

11
PERANGKAT
PENYAKIT

Ebola

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa orang yang jatuh sakit


• Berapa banyak orang yang tinggal di karena
wilayah terjangkit? • Ebola dan di mana?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Adakah layanan kesehatan?
wilayah terjangkit? • Apa prosedur dan praktik
• Apa yang dilakukan otoritas kesehatan penguburan yang ada di
pada saat KLB? masyarakat?
• Siapa dan di mana orang-orang yang • Adakah program promosi kesehatan
rentan? yang dilakukan?
• Berapa orang yang meninggal akibat
• Ebola dan di mana?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 12

12
PERANGKAT
PENYAKIT

Marburg

A Cara penularan
• Menyentuh orang yang sakit atau cairan tubuhnya (tinja, darah, air liur, urin, dsb)
• Sangat mudah menginfeksi dan mudah menular
• Dapat juga ditularkan melalui penanganan jenazah
B Gejala
• Diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri punggung, nyeri otot, mual, muntah dan
diare
• Biasanya diikuti dengan ruam dan perdarahan di bawah kulit, dari hidung dan gusi,
batuk berdarah serta darah pada tinja
• Penyakit yang sangat parah yang membunuh 23 - 70% orang sakit dengan sangat
cepat

C Pencegahan

• Marburg sangatlah menular namun • Pembuangan sampah yang aman


dapat dicegah • Disinfeksi persediaan yang dapat
• Tidak ada vaksin untuk pencegahan didaur ulang dan lingkungan
• Marburg sekitarnya
• Gunakan pakaian pelindung, sarung • Penjagaan jarak sosial terhadap
tangan dan masker orang yang sakit
• Promosi kesehatan • Praktik pemakaman dan penguburan
• Isolasi penderita jenazah yang aman

D Kelompok rentan
• Semua orang dalam masyarakat rentan terhadap Marburg
• Keluarga penderita, pekerja kesehatan, relawan dan orang-orang
yang menangani jenazah adalah mereka yang paling rentan
E Jika terjadi KLB
• Gunakan pakaian pelindung, sarung • Disinfeksi peralatan yang dapat
tangan dan masker digunakan kembali dan lingkungan
• Promosi kesehatan sekitar
• Isolasi penderita • Penjagaan jarak sosial terhadap
• Pembuangan sampah yang orang yang sakit
aman • Praktik pemakaman dan
penguburan jenazah yang aman

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan marburg :

31 29 32 23 20 30 21 22 5 24 25 33

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 12

12
PERANGKAT
PENYAKIT

Marburg

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa orang yang jatuh sakit


• Berapa banyak orang yang tinggal di karena Marburg dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Apa prosedur dan praktik
wilayah terjangkit? penguburan yang ada di
• Apa yang dilakukan Dinas Kesehatan masyarakat?
pada saat KLB? • Adakah program promosi kesehatan
• Siapa dan di mana orang-orang yang yang dilakukan?
rentan?
• Berapa orang yang meninggal akibat
• Marburg dan di mana?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 13

13
PERANGKAT
PENYAKIT

Demam Lembah Rift

A Cara penularan
• Gigitan nyamuk dan cairan tubuh dari binatang dan manusia yang terinfeksi

B Gejala
• Diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri punggung, nyeri otot, mual, muntah dan
diare
• Kulit terlihat kuning
• Biasanya diikuti dengan ruam dan perdarahan di bawah kulit, dari hidung dan gusi,
batuk berdarah dan darah pada tinja

C Pencegahan

• Menjalankan praktik peternakan dan • Promosi kesehatan


penyembelihan yang aman
• Memakan produk-produk hewani yang
dimasak dengan matang (daging, susu,
darah)
• Perlindungan dari gigitan nyamuk
• Penyemprotan rumah-rumah untuk
membunuh nyamuk

D Kelompok rentan
• Anak-anak di bawah 5 tahun
• Wanita hamil

E Jika terjadi KLB


• Menjalankan praktik peternakan dan • Deteksi dan rujuk kasus-kasus baru
penyembelihan yang aman dan suspek ke fasilitas kesehatan
• Pemberantasan tempat • Promosi kesehatan
berkembangbiaknya nyamuk
• Pengendalian vektor

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai tindakan apa
yang harus diambil dalam penanganan demam Lembah Rift :

31 29 32 35 18 19 29 20 21 33 24 25 22 30

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 13

13
PERANGKAT
PENYAKIT

Demam Lembah Rift

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Siapa dan di mana orang-orang


• Berapa banyak orang yang tinggal di yang rentan?
wilayah terjangkit? • Berapa banyak orang yang
• Berapa banyak balita yang hidup di meninggal akibat demam Lembah
wilayah terjangkit? Rift dan di mana?
• Apakah orang-orang biasanya • Berapa orang yang jatuh sakit
menggunakan kelambu yang karena Demam Lembah Rift dan di
berinsektisida? Siapa dalam keluarga mana?
yang menggunakannya? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Adakah tempat-tempat yang diketahui mana?
terdapat binatang terinfeksi dan di • Adakah pembagian kelambu
mana? berinsektisida?
• Bagaimana orang-orang memelihara • Adakah program penyemprotan
dan menyembelih binatang serta yang dilaksanakan di area Anda?
menanganinya? Dapatkah Anda membantunya?
• Apakah orang-orang memasak daging • Adakah program promosi kesehatan
dan susu dengan matang sebelum yang dilakukan?
mengkonsumsinya?

H Tindakan

• Pastikan sebanyak mungkin orang


memiliki kelambu berinsektisida.

Nyamuk

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 14

14
PERANGKAT
PENYAKIT

Flu Burung
Cara penularan
A • Cairan tubuh, tinja dan bulu unggas yang sakit, baik yang liar maupun peliharaan
• Memungkinkan untuk ditularkan melalui daging atau telur unggas yang tidak dimasak
dengan matang

B Gejala
• Mirip influenza yang parah dengan gejala-gejala yang sangat mirip dengan
influenza biasa, seperti sakit yang mendadak, demam, batuk dan sesak napas
• Bisa disertai dengan rasa menggigil, hidung meler, sakit tenggorokan, kelelahan
dan perasaaan tak sehat atau hilangnya selera makan
• Semua gejala ini bisa menjadi sangat parah

C Pencegahan

• Hanya sedikit yang bisa dilakukan • Penyemprotan unggas (tempat-


untuk mencegah flu burung tempat peternakan unggas) dengan
• Penyembelihan dan penanganan disinfektan
daging dan produk-produk unggas yang • Makan produk-produk daging dan
aman dan terlindungi telur unggas yang dimasak dengan
• Memusnahkan unggas yang sakit dan matang saja
membakarnya • Promosi kesehatan

D Kelompok rentan
• Siapapun yang melakukan kontak langsung dengan unggas, terutama yang
beternak unggas di halaman tempat tinggal mereka.

E Jika terjadi KLB


• Memusnahkan unggas-unggas yang • Mobilisasi masyarakat
sakit (oleh pihak berwenang) • Promosi kesehatan
• Menyemprot kandang unggas • Deteksi dan rujuk kasus-kasus baru
dengan disinfektan dan suspek ke fasilitas kesehatan
• Menjauhkan kandang dari tempat • Gunakan alat perlindungan diri
tinggal

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan flu burung:

35 33 20 21 29 27 23 12 13 22 26 30 31 32

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 14

14
PERANGKAT
PENYAKIT

Flu Burung

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Apa yang dilakukan pemerintah


• Berapa banyak orang yang tinggal di terhadap unggas-unggas yang
wilayah terjangkit? terinfeksi?
• Berapa banyak balita yang hidup di • Apa kebiasaan di masyarakat
wilayah terjangkit? sehubungan dengan pemeliharaan
• Siapa dan di mana orang-orang yang unggas dalam rumah tangga?
rentan? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Berapa orang yang meninggal akibat flu mana?
burung dan di mana? • Adakah program promosi kesehatan
• Berapa orang yang jatuh sakit akibat flu yang dilakukan?
burung dan di mana?
• Dimanakah unggas-unggas yang
terinfeksi?

Penanganan aman untuk unggas sakit

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 15

15
PERANGKAT
PENYAKIT

Pandemi Influenza

A Cara penularan
• Seperti infeksi pernapasan, melalui percikan liur/lendir dari satu orang ke orang
lainnya, terutama ketika batuk atau bersin

B Gejala
• Merupakan influenza yang parah dengan gejala-gejala yang sangat mirip dengan
influenza biasa, seperti sakit yang mendadak, demam, batuk dan sesak napas
• Bisa disertai dengan rasa menggigil, hidung meler, sakit tenggorokan, kelelahan
dan perasaaan tak sehat atau hilangnya selera makan
• Semua gejala ini bisa menjadi sangat parah jika kuman yang berkembang sangat
kuat
C Pencegahan

• Sedikit sekali yang bisa dilakukan untuk


mencegah pandemi influenza
• Persiapkan diri dengan baik dan
ketahui apa yang harus dilakukan jika
hal itu terjadi
• Promosi kesehatan

D Kelompok rentan
• Belum diketahui siapa yang akan paling berisiko

E Jika terjadi KLB


• Isolasi orang-orang yang sakit dari • Promosi kesehatan
mereka yang tidak sakit • Deteksi dan rujuk kasus-kasus baru
• Jaga jarak aman dari orang yang dan suspek ke fasilitas kesehatan
sakit • Etika batuk
• Mobilisasi masyarakat

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai tindakan
apa yang harus diambil dalam penanganan pandemi influenza:

31 29 30 26 27 15 29 12 13 22 32 23 33 20 21

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 15

15
PERANGKAT
PENYAKIT

Pandemi Influenza

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Adakah program promosi


• Berapa banyak orang yang tinggal di kesehatan yang dilakukan?
wilayah terjangkit?
• Berapa banyak balita yang hidup di
wilayah terjangkit?
• Siapa dan di mana orang-orang yang
rentan?
• Berapa orang yang meninggal akibat
pandemi flu dan di mana?
• Berapa orang yang jatuh sakit akibat
pandemi flu dan di mana?
• Adakah layanan kesehatan dan di
mana?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 16

16
PERANGKAT
PENYAKIT

Hepatitis A

A Cara penularan
• Air yang terkontaminasi kotoran manusia (tinja)
• Makanan yang kotor dan tangan yang tidak dicuci
• Memakan kerang/ hewan yang dibudidayakan di air tercemar yang berhubungan
dengan risiko infeksi yang tinggi
B Gejala
• Gejala-gejala awal sepert influenza
• Gejalanya termasuk letih, demam, nyeri perut, mual, diare, kulit atau bagian putih
pada mata yang terlihat kuning, penurunan berat badan, gatal-gatal
• Beberapa penderita, terutama anak-anak, tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit
ini sama sekali
C Pencegahan
• Hepatitis A dapat dicegah dengan • Makanan yang bersih
vaksin • Hunian yang baik
• Air bersih (sumber air yang baik, • Promosi kesehatan
penampungan air bersih di dalam • Perilaku kebersihan diri yang
rumah) memadai (mencuci tangan dengan
• Fasilitas sanitasi yang baik (jamban sabun)
atau fasilitas pembuangan air yang
baik)

D Kelompok rentan
• Kondisi sanitasi yang buruk dan kepadatan penduduk

E Jika terjadi KLB


• Deteksi dini dan rujuk penderita ke • Penyediaan fasilitas sanitasi yang
fasilitas-fasilitas kesehatan baik
• Penyediaan air bersih atau air yang • Promosi kesehatan
telah diolah

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan hepatitis A :

31 29 32 33 15 4 3 8 9 10 11 12 30

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 16

16
PERANGKAT
PENYAKIT

Hepatitis A

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Berapa anak yang jatuh sakit akibat
• Berapa banyak orang yang tinggal di Hepatitis A dan di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Berapa banyak balita yang hidup di mana?
wilayah terjangkit? • Adakah program promosi
• Siapa dan di mana orang-orang yang kesehatan yang dilakukan?
rentan?
• Dari mana sumber air minumnya?
• Apakah sumber air minumnya bersih?
• Bagaimana kondisi sanitasi dalam
masyarakat itu?
• Berapa orang dewasa yang jatuh sakit
akibat Hepatitis A dan di mana?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 17

17
PERANGKAT
PENYAKIT

Penyakit Tangan Kaki dan Mulut

A Cara penularan
• Kontak langsung dengan dahak, ludah atau tinja orang yang terinfeksi

B Gejala
• Demam, sakit kepala, muntah, letih, sakit tenggorokan, ruam di badan tanpa gatal,
diikuti luka dengan lepuh pada telapak tangan dan telapak kaki, luka di dalam
mulut, mudah marah, hilang nafsu makan, diare

C Pencegahan

• Air bersih (sumber air yang baik, • Promosi kesehatan


penampungan air bersih di dalam • Higiene yang memadai (mencuci
rumah) tangan dengan sabun)
• Fasilitas sanitasi yang baik (jamban • Lingkungan sekitar yang bersih
atau fasilitas buang air yang baik)
• Makanan yang bersih
• Hunian yang baik

D Kelompok rentan
• Biasanya mempengaruhi bayi dan anak-anak/dapat terjadi dalam KLB skala
kecil dengan ruang lingkup taman kanak-kanak atau sekolahan
• Orang dewasa yang mengalami penurunan kekebalan
E Jika terjadi KLB
• Usahakan untuk mengendalikan • Penyediaan fasilitas sanitasi yang
gejalanya, mis. dengan tata laksana baik
demam • Promosi kesehatan
• Rujuk ke fasilitas kesehatan • Kebersihan masyarakat
• Penyediaan air bersih atau air yang
telah diolah

F Aksi relawan
Lihat perangkat aksi berikut ini untuk informasi lebih lanjut mengenai
tindakan apa yang harus diambil dalam penanganan PTKM :

31 29 32 30 33 25 8 9 11

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /


Perangkat 17

17
PERANGKAT
PENYAKIT

Penyakit Tangan Kaki dan Mulut

G Pertanyaan penilaian berbasis masyarakat


Buat peta masyarakat dan beri tanda pada peta tersebut informasi yang anda temukan

• Kapan KLB mulai terjadi? • Bagaimana sistem pembuangan


• Berapa banyak orang yang tinggal di kotoran dalam masyarakat
wilayah terjangkit? itu? Apakah sistemnya perlu
• Berapa banyak balita yang hidup di ditingkatkan?
wilayah terjangkit? • Berapa orang yang jatuh sakit
• Siapa dan di mana orang-orang yang akibat PTKM dan di mana?
rentan? • Berapa anak yang jatuh sakit akibat
• Berapa orang yang meninggal akibat PTKM dan di mana?
• PTKM dan di mana? • Adakah layanan kesehatan dan di
• Apakah sumber air minumnya? mana?
• Apakah sumber air minumnya bersih? • Adakah program promosi
• Bagaimana peralatan sanitasi dalam kesehatan yang dilakukan?
masyarakat itu?

Pengendalian KLB bagi Relawan // Palang Merah Indonesia /

Anda mungkin juga menyukai