Anda di halaman 1dari 8

UJI MEAN

Langkah di SPSS Uji mean dimana varians Tidak Diketahui dengan statistik uji t

Contoh 4.1 Halaman 42 Bab IV Modul Statistik Bisnis.

1. Input data dengan tampilan data di SPSS sebagai berikut:

2. Beri perintah SPSS sebagai berikut:

Menu Analyze, Compare Means, One Sample T test, masukkan variabel ke form Variable
test, masukkan nilai µo ke form test value, OK

3. Hasil SPSS sebagai berikut


4. Menarik Kesimpulan

SPSS tidak menampilankan t tabel Cara membaca apakah hasilnya signifikan, khusus untuk
uji satu arah, adalah apabila kolom Sig (2-tailed) nilainya lebih kecil daripada dua kali α
atau 2α maka hasilnya signifikan. Misalnya α ditetapkan 5% atau 0,05 maka 2α = 0,10
nilai , maka untuk contoh di atas pada Tabel One-Sample Test nilai thitung =2,066 dan nilai
Sig (2-tailed) nilainya 0,053 lebih kecil dari 0,10 sehingga kesimpulannya adalah siginifikan.

Catatan.
untuk uji dua arah, adalah apabila kolom Sig (2-tailed) nilainya lebih kecil daripada α (
bukan 2α) maka hasilnya signifikan.

UJI DUA SAMPEL BEBAS

Langkah di SPSS Uji Hipotesisi Dua Sampel Bebas

Contoh 5.1 Halaman 53 Bab V Modul Statistik Bisnis.

1. Input data dengan tampilan data di SPSS sebagai berikut:

2. Beri perintah SPSS sebagai berikut:

Langkah:
Menu Analyze, Compare Means, Independent Samples T test, masukkan variabel Nilai pada
Variable test dan variabel Kelompok pada group variable, Klik DefineGroup, ketik 0 pada
Group 1 dan 1 pada group 2, Continue, OK
3. Hasil SPSS sebagai berikut

4. Menarik Kesimpulan

SPSS tidak menampilkan t tabel Cara membaca apakah hasilnya signifikan, khusus untuk uji
satu arah, adalah apabila kolom Sig (2-tailed) nilainya lebih kecil daripada dua kali α atau
2α maka hasilnya signifikan. Misalnya α ditetapkan 5% atau 0,05 maka 2α = 0,10 nilai ,
maka untuk contoh di atas pada Tabel Independen Sample Test nilai thitung =5,041 dan nilai
Sig (2-tailed) nilainya 0,000 lebih kecil dari 0,10 sehingga kesimpulannya adalah siginifikan.

Catatan.
untuk uji dua arah, adalah apabila kolom Sig (2-tailed) nilainya lebih kecil daripada α (
bukan 2α) maka hasilnya signifikan.

(Tampilan angka 0,000 pada kolom Sig (2-tailed) ini sebenarnya bukan nol tetapi mendekati
nol, seandainya angka dibelakang koma diperpanjang, mungkin akan ada kelihatan angka).

UJI DUA SAMPEL BERPASANGAN

Langkah di SPSS Uji Hipotesisi Dua Sampel Berpasangan

Contoh 6.1 Halaman 62 Bab V Modul Statistik Bisnis.


1. Input data dengan tampilan data di SPSS sebagai berikut:
2. Beri perintah SPSS sebagai berikut:

Menu Analyze, Compare Means, Paired Samples T test, masukkan variable variabel , OK

3. Hasil SPSS sebagai berikut

4. Menarik Kesimpulan

SPSS tidak menampilkan t tabel Cara membaca apakah hasilnya signifikan, khusus untuk uji
satu arah, adalah apabila kolom Sig (2-tailed) nilainya lebih kecil daripada dua kali α atau
2α maka hasilnya signifikan. Misalnya α ditetapkan 5% atau 0,05 maka 2α = 0,10 nilai ,
maka untuk contoh di atas pada Tabel Paired Sample Test nilai thitung =4,090 dan nilai Sig
(2-tailed) nilainya 0,001 lebih kecil dari 0,10 sehingga kesimpulannya adalah siginifikan.

Catatan.
untuk uji dua arah, adalah apabila kolom Sig (2-tailed) nilainya lebih kecil daripada α (
bukan 2α) maka hasilnya signifikan.
UJI REGRESI

Langkah di SPSS Uji Regresi

Contoh 6.1 Halaman 62 Bab V Modul Statistik Bisnis (Regresi linier sederhana).

5. Input data dengan tampilan data di SPSS sebagai berikut:

6. Beri perintah SPSS sebagai berikut:

Menu Analyze, Regresion, Linear, pilih variable dependent dan independent pada kotak
dialog, Statistik, pilih regresion coeficient centang “Estimate” dan “Model Fit” , Continue,
OK

7. Hasil SPSS sebagai berikut


8. Menarik Kesimpulan

SPSS tidak menampilankan Ftabel atau t tabel Cara membaca apakah hasilnya signifikan
adalah apabila kolom Sig nilainya lebih kecil daripada α maka hasilnya signifikan. Misalnya
α ditetapkan 5% atau 0,05, maka untuk contoh di atas pada Tabel ANOVA (untuk uji
simultan) nilai Fhitung =112,082 dan nilai Sig nilainya 0,000 lebih kecil dari 0,05 sehingga
kesimpulannya adalah siginifikan. Pada Tabel Coeficients (untuk uji parsial ) untuk koefisien
“Biaya_Iklan” nilai thitung =10,587 dan nilai Sig nilainya 0,000 lebih kecil dari 0,05
sehingga kesimpulannya adalah siginifikan. (Tampilan angka 0,000 pada kolom Sig ini
sebenarnya bukan nol tetapi mendekati nol, seandainya angka dibelakang koma diperpanjang,
mungkin akan ada kelihatan angka).

Contoh Regresi Linier Berganda

1. Input data dengan tampilan data di SPSS sebagai berikut:


2. Beri perintah SPSS sebagai berikut:

Menu Analyze, Regresion, Linear, pilih variable dependent dan independent pada kotak
dialog, Statistik, pilih regresion coeficient centang “Estimate” dan “Model Fit” , Continue,
OK

3. Hasil SPSS sebagai berikut


4. Menarik Kesimpulan

SPSS tidak menampilankan Ftabel atau t tabel Cara membaca apakah hasilnya signifikan
adalah apabila kolom Sig nilainya lebih kecil daripada α maka hasilnya signifikan. Misalnya
α ditetapkan 5% atau 0,05, maka untuk contoh di atas pada Tabel ANOVA (untuk uji
simultan) nilai Fhitung =0,802 dan nilai Sig nilainya 0,478 lebih besar dari 0,05 sehingga
kesimpulannya adalah tidak siginifikan. Pada Tabel Coeficients (untuk uji parsial ) untuk
koefisien “Jumlah_penduduk” nilai thitung =0,204 dan nilai Sig nilainya 0,843 lebih besar
dari 0,05 sehingga kesimpulannya adalah tidak siginifikan dan untuk koefisien
“Pendapatan_Perkapita” nilai thitung =0,738 dan nilai Sig nilainya 0,479 lebih besar dari
0,05 sehingga kesimpulannya adalah tidak siginifikan