Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.

Pendidikan merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki manusia.
Tanpa mengenyam suatu pendidikan manusia dapat dengan mudah diperdaya oleh
zaman yang kian lama kian berkembang. Menurut UU Sisdiknas (2003:1)
Pendidikan juga merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat , bangsa dan negara.
UU Sisdiknas tahun 2003 jelas bahwa pendidikan bukan sebatas hanya
untuk dipelajari tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berbicara masalah pendidikan, pendidikan yang baik dipelajari anak sekolah dasar
yaitu pendidikan karakter karena pendidikan karakter mengajarkan anak untuk
berprilaku baik, sopan santun, tanggung jawab dll.
Pendidikan karakter sendiri menurut sri narwanti (2013:16) adalah suatu
sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi
komponen pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan
nilai-nilai tersebut baik kepada tuhan yang maha esa, diri sendiri sesama
lingkungan maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia yang insan kamil.
Sedangkan menurut lickona pendidikan karakter merupakan suatu usaha
yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami,
memperhatikan, melakukan nilai-nilai etika yang inti.
Nilai-nilai etika yaitu nilai tentang baik buruknya seorang berdasarkan
akhlaknya dan nilai etika ini meliputi apa yang ada dalam nilai nilai karakter.
Karena pengertian nilai nilai karakter yaitu bahwa pendidikan bukan hanya
sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu,
pendidikan karakter ialah usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik
sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak berdasarkan 18 nilai-nilai
karakter tersebut antara lain: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif,

1
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca,
peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
Berdasarkan 18 nilai karaker tersebut nilai-nilai etika masuk dalam
karakter jujur dan tanggung jawab karakter tersebut juga diterapkan di sekolah
alam palembang dan berjalan dengan baik bukan hanya nilai-nilai karakter yang
menunjang pendidikan karakter disekolah alam berjalan dengan baik tetapi juga
kurikulum yang mengasah dan mengajarkan anak untuk mandiri.
Kurikulum sendiri memiliki pengertian yaitu perangkat mata pelajaran dan
program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelegaraaan
pendidikan yang berisi rancangan pembelajaran yang akan diberikan kepada
peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan. Kurikulum tersebut meliputi:
akhlakul karimah, leadership, logika berfikir, enterpreneurship.
Dengan demikian berdasarkan nilai-nilai karakter dan kurikulum anak-
anak dituntut untuk berprilaku sesuai dengan apa yang diharapkan guru-guru yang
membimbing mereka selama disekolah alam tersebut.
B. Rumusan Masalah.
1. Apakah penidikan karakter telah berjalan dengan baik di sekolah alam
palembang?
2. Bagaimana cara pihak sekolah menerapkan pendidikan karakter kepada
peserta didik?
3. Nilai-nilai yang berhasil diterapkan pihak sekolah kepada peserta didik?
4. Kurikulum yang berhasil diterapkan pihak sekolah kepada peserta didik?

C. Tujuan observasi.

1. Untuk mengetahui sejauh mana pendidikan karakter telah berjalan di


sekolah alam palembang.
2. Untuk mengetahui cara pihak sekolah menerapkan pendiikan karakter
kepada peserta didik.
3. Untuk mengetahui nilai-nilai yang berhasil diterapkan pihak sekolah
kepada peserta didik.

2
4. Untuk mengetahui kurikulum yang diterapkan sekolah kepada peserta
didik.

D. Manfaat Observasi.

Manfaat dari observasi ini adalah mengembangkan nilai karakter pada


anak sekolah dasar agar menjadi siswa yang memiliki akhlak yang lebih baik dan
dapat menghormati satu sama lain.

3
BAB II

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pendidikan karakter di sekolah alam palembang berdasarkan hasil


observasi telah telah dilaksanakan oleh kelompok kami pada:
Hari/tanggal : senin, 16 april 2018
Waktu : 08.00- selesai
Kelas : II SD
Jumlah siswa : 13 orang yaitu siswa laki-laki berjumlah 6 orang dan siswa
perempuan berjumlah 7 orang.
Alamat : di Jl. Gub H. Bastari Lrg. Sekolah Alam Kelurahan Silaberanti
Kecamatan Jakabaring Palembang.
Pendiri: Bapak Yuwono dan Ibu Eka.

A. Pengertian Pendidikan Karakter.


Pendidikan karakter sendiri menurut sri narwanti (2013:16) adalah suatu
sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi
komponen pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan
nilai-nilai tersebut baik kepada tuhan yang maha esa, diri sendiri sesama
lingkungan maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia yang insan kamil.
Sedangkan menurut lickona pendidikan karakter merupakan suatu usaha
yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami,
memperhatikan, melakukan nilai-nilai etika yang inti.
Berdasarkan pengertian pendidikan karakter tersebut Hasil yang saya
peroleh bahwa di sekolah alam palembang telah menerapkan pendidikan karakter
karakter secara baik. Dimana warga sekolah mempunyai nilai-nilai karakter yang
sering diterapkan dalam pelajaran sekolah atau kegiatan sekolah.

B. Aturan Penerapan Pendidikan Karakter.


Contoh nyata tentang aturan penerapan pendidikan karakter yang
diterapkan disekolah alam palembang adalah:
1. hafalan al-qur’an minimal satu hari satu surat.

4
2. estrakurikuler, seperti memanah, melukis, tahsin, sains grafis dan
presenter.
3. Melaksanakan piket kelas sebelum jam 7.30 WIB.
4. Mengucapkan salam ketika masuk saung.
5. Cuci tangan sebelum makan, makan dan minum sambil duduk, makan
dengan tangan kanan.
6. Jajan pada waktu istirahat tidak boleh lebih dari Rp 5.000.
7. Merapikan barang pribadi setelah digunakan.
Cara pihak sekolah menerapkan pendidikan karakter kepada peserta didik
yaitu:
a) Teguran melalui lisan.
Ketika peserta didik melakukan kesalahan akan ditegur secara
langsung tetapi tidak diberikan hukuman apapun.
b) Teguran tertulis.
Teguran melalui tulisan ini biasanya berupa konsekuensi dari aturan
yang tidak dilaksanakan oleh peserta didik teguran tertulis ini biasanya
diletakan didepan kelas bersampingan dengan aturan yang telah dibuat.
Cara tersebut bertujuan gara peserta didik dapat melihat aturan yang
ada dikelas tersebut dan menerapkan konsekuensi apabila mereka tidak
melaksanakan sesuai dengan aturan yang telah dibuat .

C. Nilai-Nilai Karakter.
Nilai nilai karakter yaitu bahwa pendidikan bukan hanya sekedar mengajarkan
mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, pendidikan karakter ialah
usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik sehingga peserta didik mampu
bersikap dan bertindak.
Kemendiknas (2010:9) menjelaskan bahwa nilai-nilai karakter yang dipelajari
pada tiap jenjang pendidikan yakni:
1. religius.
Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang
dianutnya, toleran terhadap agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama
lain.

5
Nilai karakter ini say temukan saat observasi disekolah alam seperti berdoa
sebelum dan sesudah belajar, sholat duha berjamaah, sholat zuhur berjamaah,
hafalan surat minimal 1 hari 1 surat.
2. Jujur.
Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang
yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
Karakter jujur disekolah alam yaitu jujur saat mereka melakukan kesalahan
seperti telat masuk kelas.
3. Toleransi.
Silap atau tindakan ang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat,
sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
Nilai toleransi disekolah alam seperti menghargai teman yang berbeda
agama dan menghargai teman yang kurang secara jasmaniah maupun rohaniah.
4. Disiplin
Tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai
ketentuan dan peraturan.
Nilai disiplin disekolah alam masuk kelas tepat waktu, melaksanakan piket
kelas sebelum jam 7.30.
5. Kerja keras.
Perilaku yang menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi
berbagai hambatan dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter kerja keras
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
6. Kreatif.
Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru
dari sesuatu yang telah dimiliki.
Nilai aktif disekolah alam palembang sudah ada namun hanya sebatas aktif
dalam proses belajar mengajar.
7. Mandiri.
Sikap atau perilaku yang tidak tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan
ugas-tugas.

6
Nilai aktif disekolah alam yaitu mengerjakan tugas dengan tidak
mencontek kepada temanya.
8. Demokratis.
Cara berpikir, bertindak, dan bersikap yang menilai sama hak dan
kewajiban dirinya kepada orang lain.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter demokratis
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
9. Rasa ingin tahu.
Sikap atau tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih
mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter rasa ingin tahu
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
10. Semangat kebangsaan .
Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa
dan negara diatas kepentingan diri atau kelompok.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter semangat
kebangsaan belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
11. Cinta tanah air.
Cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukan kesetiaan,
kepedulian, dan penghargaaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik,
sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter cinta tanah air
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
12. Menghargai prestasi.
Sikap atau tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu
yang berguna bagi masyarakat dan mengakui serta menghormati keberhasilan
orang lain.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter menghargai
prestasi belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
13. Bersahabat/komunikatif.
Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja dama
dengan orang lain.

7
Nilai bersahabat atau komunikatif disekolah alam yaitu menerima
kedatangan tamu dari luar.
14. Cinta damai.
Sikap, perkataan, tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang
dan aman atas kehadiran dirinya.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter cinta damai
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
15. Gemar membaca.
Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang
memberikan kebajikan bagi dirinya.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter gemar membaca
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
16. Peduli lingkungan.
Sikap atau tindakan yang selalu berupa atau mencegah kerusakan pada
lingkungan alam disekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk
memperbaiki kerusakan alam yang terjadi.
Nilai peduli lingkungan disekolah alam yaitu dengan tidak membuang
sampah sembarang dan menanam tumbuh-tumbuhan.
17. Peduli sosial.
Sikap atau tindakan yang selalu ingin membantu orang lain dan masyarakat yang
membutuhkan.
Berdasarkan hasil observasi disekolah alam nilai karakter peduli sosial
belum saya lihat diterapkan disekolah alam.
18. Tanggung jawab.
Sikap atau perilaku untuk melaksanakan tugas dan kewajibanya, yang
seharusnya dilakukan terhadap dirinya sendiri, masyarakat, lingkungan (alam,
sosial, budaya), negara dan tuhan yang maha esa.
Nilai tanggung jawab disekolah alam yaitu melaksanakan tugas yang
diberikan sekolah secara tanggung jawab dan sungguh-sungguh.

D. Kurikulum Pendidikan Karakter.

8
Kurikulum sendiri memiliki pengertian yaitu perangkat mata pelajaran dan
program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelegaraaan
pendidikan yang berisi rancangan pembelajaran yang akan diberikan kepada
peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan.
Kurikulum disekolah alam ini sudah sangat bagus untuk menunjang prestasi
anak disekolah tersebut kurikum pendidikan karakter dikolah aalam yaitu:
a) Akhlakul karimah
Yaitu cara makan, minum sholat atau berkaitan dengan akhlak yang baik.
b) Leadership
Yaitu peserta didik untuk memiliki jiwa kepemimpinan seperti outbound
dan kegiatan pramuka.
c) Logika berpikir.
Yaitu seperti pelajaran sekolah biasa tetapi ini lebih menekankan akhlak
dan berpikir agar peserta didik lebih kreatif.
d) Enterpreneurship.
Yaitu menanamkan kepada anak-anak agar memiliki jiwa pengusaha tetapi
yang baik dan jujur.

9
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan.

Jadi kesimpulan dari makalah ini bahwa pendidikan karakter merupakan


suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi
komponen pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan
nilai-nilai tersebut baik kepada tuhan yang maha esa, diri sendiri sesama
lingkungan maupun kebangsaan. Dan pendidikan disekolah alam sudah
diterapkan dengan baik begitu pula dengan nilai-nilai karakter dan kurikulum
sebagai penunjang kemajuan sekolah alam tersebut.
B. Saran.
Untuk pembahaman lebih lanjut bagi pembaca apabila kurang mengerti
atau kurang memahami bisa langsung datang kesekolah alam tersebut sedangkan
saran untuk pengembangan sekolah alam tersebut yaitu harus lebih berusaha lagi
untuk mengembangkan ke-18 nilai-nilai karakter tersebut karena semua nilai-nilai
karakter tersebut sangat penting bagi peserta didik dan menambah kurikulum
yang ada disekolah alam tersebut.

10
DAFTAR PUSTAKA

Hidayati, Abna. 2016. Desain Kurikulum Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana.


UU sisdiknas. 2003. Dasar Konsep Pendidikan Moral. Alfabeta.
Narwati, Sri. 2013. Pendidikan karakter. Yogyakarta: Familia.

11
LAMPIRAN

12
13