Anda di halaman 1dari 3

PERJANJIAN KERJASAMA USAHA PETERNAKAN KAMBING

Pada hari ini, ........... tanggal ... bulan ............ tahun 2019, bertempat di
...................................................................... kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : H. ABDUL MALIK


Tempat/Tanggal Lahir : Kendari, 10 mei 1970
Alamat : Jl. Kelapa No.15 B, Andonohu, kota Kendari
Nomor KTP : xxxxxxxxxxxxx

Yang bertindak untuk dan atas nama investor/penanam modal untuk usaha kambing,
selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut PIHAK PERTAMA;

Nama : SOLIKHIN
Tempat/Tanggal Lahir : Konda, 5 Oktober 1986
Alamat : Desa Alebo Jaya, Kecamatan Konda, Kab. Konawe Selatan
Nomor KTP : xxxxxxxxxxxxxx

Selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut PIHAK KEDUA;


Kedua belah pihak, yaitu PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat mengadakan
perjanjian yang diatur dalam pasal-pasal sebagai berikut;

Pasal 1

Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk melakukan hubungan kerjasama berupa usaha
peternakan kambing, yang akan didanai oleh Pihak Pertama dan dikelola dengan penuh
tanggungjawab oleh Pihak Kedua.
Pasal 2

Usaha yang dilakukan adalah usaha peternakan kambing dengan sistem bagi hasil
berdasarkan jumlah investasi kambing yang diternakan oleh Pihak Pertama dan dikelola oleh
Pihak Kedua dan akan diperhitungkan keuntungan untuk kedua belah pihak berdasarkan harga
jual kembali pada saat kambing yang diternak dijual.

Pasal 3

Usaha peternakan kambing yang disepakati adalah usaha pembesaran kambing selama tujuh
bulan terhitung mulai bulan Januari 2019 hingga bulan Agustus 2019 atau pada saat hari-hari
menjelang hari Idul Adha.
Pasal 4

Jumlah investasi setiap kambing adalah sebesar Rp.1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu
rupiah) dan keseluruhannya yang akan digunakan untuk pembelian satu ekor kambing dan
dikelola sampai dengan tujuh bulan, dan hasil dari penjualan akan dibagi keuntungan menjadi
dua, 50% untuk Pihak Pertama dan 50% untuk Pihak Kedua. Sebagai contoh, untuk harga
pembelian kambing Rp.1.500.000,00, kemudian pada saat dijual harga kambing
Rp.2.500.000,00 maka modal awal Rp.1.500.000,00 dikeluarkan dulu kemudian sisa dari
pengurangan nilai tersebut Rp.1.000.000,00 dibagi dua antara Pihak Pertama 50% dan Pihak
Kedua 50% menjadi masing-masing mendapatkan Pihak Pertama: Rp.500.000,00 dan Pihak
Kedua: Rp.500.000,00

Pasal 5

Dalam perjanjian ini Pihak Pertama menginvestasikan uang sebesar Rp ..............................,00


(……………........................... rupiah) yang akan digunakan oleh Pihak Kedua untuk pembelian
dan pembesaran .............ekor kambing sampai dengan tujuh bulan, terhitung Januari 2019
sampai dengan November 2019.

Pasal 6

Kambing yang diternak akan dikelola oleh Pihak Kedua di Desa Alebo Jaya, Kecamatan Konda
Kabupaten Konawe Selatan oleh Pihak Kedua yang memiliki Tim yang telah berpengalaman di
bidang pembibitan, ternak kambing/pembesaran, hingga penjualan yang memiliki jaringan telah
tersebar di seluruh penjuru daratan Sulawesi Tenggara. Tim tersebut telah berpengalaman
dalam bidang ini dan terlatih secara profesional dalam pembesaran kambing termasuk
pemberian nutrisi agar kambing sehat/gemuk, menangani penyakit kambing, dsb.

Pasal 7

Keseluruhan kambing yang diternak akan dijual melalui tim/jaringan yang berpotensi untuk
menerima penjualan dalam jumlah sangat besar dan menjadi penampung dari hasil ternak
kambing tersebut dengan garansi bahwa kambing yang diternak akan bisa dipastikan terjual
semua, sehingga tidak menjadi kekhawatiran bahwa kambing yang diternak tidak akan terjual.

Pasal 8

Dalam hal terjadi ternak yang mati karena banyak hal, maka penjualan adalah sejumlah
kambing yang hidup. Hasil dari keuntungan penjulan dikeluarkan dulu modal sejumlah
keseluruhan kambing yang menjadi total investasi sehingga investasi awal Pihak Pertama balik
modal, kemudian keuntungan sisa dibagi menjadi dua antara Pihak Pertama 50% dan Pihak
Kedua 50%.
Pasal 9

Apabila terdapat kambing hilang dikarenakan kelalaian dalam pengelolaan, maka pengelola
atau Pihak Kedua wajib untuk mengganti dengan kambing lain yang sama sejumlah kambing
yang hilang.
Pasal 10
Hasil dari penjualan kambing beserta keuntungannya akan diberikan kepada Pihak Pertama
maksimal dua minggu setelah Hari Raya Idul Adha dan bisa lebih cepat dari itu.
Pasal 11

Perjanjian Kerjasama ini mulai berlaku dan mengikat Kedua Belah Pihak terhitung sejak ditanda
tangani oleh Kedua Belah Pihak, dan berakhir apabila keseluruhan modal yang diberikan oleh
Pihak Pertama telah dikembalikan oleh Pihak Kedua beserta bagi hasilnya/atau dinyatakan
telah dikembalikan secara tertulis dari Pihak Pertama.

Pasal 12

Apabila dalam kurun waktu pembesaran kambing hingga penjualan kambing terjadi hal-hal
yang belum diatur dalam Perjanjian Kerjasama Usaha Peternakan Kambing ini, maka kiranya
Pihak Pertama dan Pihak Kedua dapat menyelesaikannya dengan cara musyawarah dan
kekeluargaan.
Pasal 13

Surat Perjanjian Kontrak Kerja ini dibuat rangkap 2 (dua), masing-masing bermaterai cukup dan
ditandatangani oleh kedua belah pihak, serta mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Rangkap pertama dipegang oleh PIHAK PERTAMA dan rangkap kedua dipegang oleh PIHAK
KEDUA.
Ditandatangani di: …………………………..
Pada tanggal :…. .......................... 2019

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

H.ABDUL MALIK SOLIKHIN

SAKSI-SAKSI:

1…………………………………………………………………

2…………………………………………………………………