Anda di halaman 1dari 6

BAB I

A. Latar Belakang

PROPOSAL TUGAS AKHIR  Kolesterol merupakan suatu lemak atau lipid


golongan sterol yang diproduksi oleh tubuh.
PENGARUH POLIMORFISME GEN SLCO1B1  Kadar kolesterol normal dalam darah berkisar
TERHADAP EFEK SIMVASTATIN SBAGAI OBAT 160-200 mg/dL.
KOLESTEROL  Tingginya kadar kolestrol dapat menyebabkan
resiko terjadinya aterosklerosis.
 Di Amerika Serikat, penyakit jantung merupakan
Oleh:
penyebab utama kematian, yaitu kira-kira 37%
1 sebab kematian.
Anwar Pratama Putra  Terapi farmakologi yang biasa digunakan adalah
NPM: 13700211 obat golongan statin 2

C. Tujuan penelitian
 Tujuan umum
 Untuk mengetahui pengaruh polimorfisme gen
B. Rumusan Masalah SLCO1B1 Terhadap obat simvastatin sebagai
obat kolesterol di Laboratorium Klinik Fakultas
Bagaimana pengaruh polimorfisme gen Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma
Surabaya tahun 2017.
SLCO1B1 terhadap efek simvastatin
 Tujuan khusus
sebagai obat kolesterol?
 Mengetahui pengaruh polimorfisme gen
SLCO1B1 Terhadap efek simvastatin sebagai
obat kolesterol.
 Menganalisis pengaruh polimorfisme gen
SLCO1B1 Terhadap efek simvastatin sebagai
3 obat kolesterol. 4
.

BAB II
C. Manfaat Penelitian TINJAUAN PUSTAKA
 1. Manfaat untuk ilmu pengetahuan
Memberikan informasi khususnya di bidang A. Kolesterol
Genetika mengenai pengaruh polimorfisme gen  Kolesterol merupakan komponen esensial
SLCO1B1 Terhadap efek simvastatin sebagai obat
kolesterol sehingga dapat digunakan sebagai dasar
membran struktural semua sel dan merupakan
dalam melakukan penelitian selanjutnya. komponen utama sel otak dan saraf
 2. Manfaat untuk masyarakat  Sumber makanan yang mengandung kadar
Memberikan informasi kepada masyarakat bahwa kolesterol terutama produk hheani
pengaruh polimorfisme gen SLCO1B1 Terhadap seperti,putih telur,daging merah dan mentega.
efek simvastatin sebagai obat kolesterol dan dapat
digunakan sebagai terapi.

5 6
Metabolisme Kolesterol Katabolisme Kolesterol
 Kolesterol diabsorpsi di usus dan ditransport dalam  Gliserol, memasuki sel dan diubah oleh enzim
bentuk kilomikron menuju hati menjadi gliseraldehid-3- yang masuk kedalam
 kolesterol dibawa oleh VLDL untuk membentuk LDL
jalur glikolisis.
melalui perantara IDL (Intermediate Density  Asam lemak, memasuki sel dan ditransport
menuju mitokondria oleh protein Carrier. asam
Lipoprotein)
lemak diubah melalui proses oksidasi beta
 LDL akan membawa kolesterol ke seluruh jaringan menjadi asetil KoA dan dimetabolisme melalui
perifer siklus asam sitrat.
 Sisa kolesterol di perifer akan berikatan dengan HDL  Badan keton, molekul dapat berkondensasi

dan dibawa kembali ke hati agar tidak teerjadi untuk membentuk asam asetoasetat yang diubah
penumpukan di jaringan menjadi asam hidroksibutirat-beta dan aseton.

7
8

 VLDL (very low density lipoprotein)


Lipoprotein
VLDL merupakan lipoprotein yang terdiri atas
Lipid plasma yang utama adalah kolesterol, 60% trigliserida,10-15% kolesterol dan bertugas
trigliserida, fofolipid, dan asam lemak membawa kolesterol dari hati ke jaringan perifer.
bebas yang tidak larut dalam cairan  HDL (high density lipoprotin)
plasma,Lipoprotein dapat dibedakan
HDL merupakan jenis kolesterol yang bersifat baik
menjadi:
atau menguntungkan (good cholesterol).
 Kilomikron
 LDL (Low Density Lipoprotein)
Bentuk awal lipoprotein adalah
LDL merupakan jenis kolesterol yang bersifat
kilomikron,partikel ini diproduksi oleh sel
buruk atau merugikan (bad cholesterol).
usus halus yang berasal dari lemak dan
ptotein yang dimakan.
9 10

Pengukuran Kadar Kolesterol


 Pasien yang akan melakukan pengukuran lipid
harus melakukan puasa dengan rekomendasi 12
jam pada waktu pengambilan sampel darah.
 nilai kolesterol LDL dihitung melalui
perhitungan kolesterol serum total dan
konsentrasi kolesterol HDL.
 Perhitungan ini berdasarkan sebuah rumus yang
disebut Friedwald equation.

11 12
B. SIMVASTATIN

 Simvastatin merupakan senyawa yang diisolasi


dari jamur Penicillium citrinum, senyawa ini
memiliki struktur yang mirip dengan HMG-CoA
reduktase.

Gambar 2.1 Struktur kimia simvastatin (Moffat et 14


13
al, 2004).

KARAKTERISTIK SIMVASTATIN MEKANISME KERJA

 senyawa hasil metabolit fungi yang mengandung  Penghambat HMG-CoA reduktase berfungsi
cincin heksahidronaftalen dan rantai samping menghambat sintesis kolesterol di hati dan
ester dimetilbutirat. mengakibatkan penurunkan kadar LDL plasma.
 prodrug lakton yang diubah di hepar menjadi  Efek tersebut meningkatkan baik kecepatan
bentuk aktif asam β-hidroks katabolisme fraksional LDL maupun ekstraksi
 Absorbsi simvastatin yaitu sekitar 1–4 jam. prekursor LDL oleh hati (VLDL sisa), sehingga
mengurangi simpanan LDL plasma.
 Eksresi utama simvastatin terjadi di hepar.

15 16

EFEK SAMPING
C. GEN SLCO1B1
Efek samping dari pemakian simvastatin adalah
miopati. Insiden terjadinya miopati cukup rendah  Gen SLCO1B1 merupakan penyandi OATP1B1
(<1%). yang terletak di kromosom 12. OATP1B1
merupakan transporter influx yang disandi
sebagai gen Solute Carrier Organic Anion
transporter family, member 1B1 (SLCO1B1)
Didalam hepatosit.

18
17
 Gen-Gen SLCO1B1 ini setelah melalui
serangkaian transkripsi dan translasi untuk
sintesis protein OATP1B1.
 SLCO1B1 akan memediasi transport simvastatin
dari saluran darah ke hati untuk proses
metabolisme dan kemudian ekskresi melalui
empedu.
 Gen SLCO1B1 ditemukan banyak varian
nukleotida tunggal (SNPs).
 SNPs merupakan penanda utama dalam variasi
Gambar 2.2 Lokasi gen SLCO1B1 dalam kromosom genom antar individu manusia.
12 19 20

BAB III
KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

Keterangan :
A. Kerangka Konsep

= Variabel yang teliti

= Variabel Yang Tidak di Teliti

B. Hipotesis Penelitian :
Terdapat pengaruh pada uji polimorfisme gen
SLO1B1 terhadap efek simvastatin sebagai obat
kolesterol.
21 22

BAB IV
 Sampel Penelitian
METODE PENELITIAN
Sampel penelitian ini adalah penderita
 Rancangan Penelitian
hiperkolesterolemia yang telah mendapatkan terapi
simvastatin setidaknya selama 1 bulan di RSUD
Penelitian ini menggunakan eksperimental laboratorium
untuk mengetahui pengaruh polimorfisme gen SLCO1B1 dr.suetomo surabaya, dan RS Anwar medika,
terhadap efek simvastatin sebagai obat kolesterol di memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta bersedia
Laboratorium Klinik Fakultas Kedokteran Universitas mengikuti penelitian.
Wijaya Kusuma Surabaya pada Tahun 2017.
 Cara Pengambilan Sampel
 Tempat dan Waktu Penelitian
Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara
Penelitian dilakukan di Laboratorium Klinik Fakultas
Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada
purposive sampling yaitu setiap penderita yang
bulan Agustus–September 2017. memenuhi kriteria penelitian dimasukkan dalam
 Populasi Penelitian subjek penelitian sampai memenuhi jumlah besar
Populai terjangkau dari penelitian ini adalah penderita sampel yang ditentukan.
rawat jalan di RSUD dr.Suetomo surabaya dan RS Anwar
medika sidoarjo selama bulan Agustus–September 2017. 24
23
2. Kriteria Eksklusi
KRITERIA INKLUSI DAN EKSKLUSI - Penderita dengan riwayat penyakit jantung
koronis berdasarkan anamneis, elektrokardiografi,
dan ekokardiografi
1. Kriteria Inklusi - Penderita penyakit ginjal kronis
Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah - Penderita penyakit kronis
penderita hiperkolesterolemia yang telah - Penderita ddengan hipertensi tidak terkontrol
mendapatkan terapi simvastatin setidaknya - Penderita diabetes melitus
selama 3 bulan di RSUD dr.Suetomo surabaya dan
- Penderita kanker atau autoimun
RS Anwar medika sidoarjo selama periode
Agustus-September 2017 dan bersedia ikut dalam - Penderita tuberkolosis,hepatitis atau HIV
penelitian serta mendapatkan informed consend.

25 26

 Variabel Penelitian
 Gen SLCO1B1 =
Variabel Independen : Gen SLCO1B1
Pengertian :
Variabel Dependen : kadar kolesterol LDL
Penyandi OATP1B1 yang terletak di kromosom 12
 Definisi Operasional Variabel
yang biasanya ada di dalam hepatosit.
1. Kolesterol LDL =
Cara mengukur : Sampel
Pengertian :
Skala pengukuran : Nominal
Koleterol jahat karena koleterol LDL melekat pada
 Terapi simvatatin =.
dinding arteri dan bisa menyebabkan perkembangan
penutupan-penutupan arteri. Pengertian :
Cara mengukur : Sampel Obat golongan statin yang berfungsi menurunkan
kadar koleterol dalam darah.
Skala pengukuran : Nominal
Cara pngukuran : Sampel
Skala pengukuran : Numerik
27 28

 Alat dan Bahan J. Prosedur penelitian


Alat : Mesin polymerase chain reaction (PCR)
Bahan :

30

29
K. Analisis Data
Penelitian ini menggunakan analisis statistik
yaitu uji deskriptif.
TERIMA KASIH

31 32