Anda di halaman 1dari 14

Konsentrasi Gula

dalam Darah

TD
TD 150/90mmHG
Aliran darah
melambat
Iskemik Jaringan
MK: Ketidak efektifan
Perfusi jaringan
Neuropati perifer
Nekrosis Luka
Tindakan bedah
AMPUTASI
MK: Kerusakan
integrita kulit

jari kelingking kaki kiri


terdapat luka dengan diameter
1 cm, gangrene derajat 2
Penurunan Berat
Badan
BB: 55kg TB: 162
Percentage of relative body weight = 88,7%
(underweight)

MK:
Ketidakseimbangan
nutrisi kurang dari
kebutuhan
defisiensi darah
viskositas insulin

Metabolisme Lemak
dan protein terganggu

Ketoasidosis
Riwayat 5 th yll opname dengan
GDS 780mg/dl
FAKTOR GENETIK
Nenek dan 4 Saudara
laki-laki terkena DM

FAKTOR KURANG
OLAHRAGA
 Pekerjaan sebelum sakit sebagai guru
 Tidak pernah olah raga
 Habis makan tidur
Kerusakan integritas jaringan b/d neuropati perifer

NOC
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam ,
kerusakan integritas jaringan dapat berkurang dengan kritria hasil :
Penyembuhan luka Sekunder (1103)

indikator awal tujuan


Periwound 2 3
edema
Nekrosis 2 3
Bau luka 3 4
Keterangan:
1: sangat besar
2:besar
3:Sedang
4:tertentu
5:terbatas

NIC :
Perawatan luka(3660)
Perawatan luka tidak sembuh (3664)
Perawatan Amputasi (3420)
Monitor TTV
EVALUASI

Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer


b/d Diabetes melitus
NOC
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam ,
Masalah teratasi dengan kritria hasil
Perfusi jaringan: perifer (0407)
indikator awal tujuan
Pengisian kapiler 3 4
jari kaki
Tekanan darah 2 3
sistolik
Kekuatan denyut 2 3
nadi pedis sin
parestesia 2 3
Ket:
1: Deviasi berat dari kisaran normal
2: Deviasi cukup berat dari kisaran normal
3: Deviasi sedang dari kisaran normal
4: Deviasi ringan dari kisaran normal
5: tidak ada deviasi dari kisaran normal.

NIC :
Terapi Latihan Mobilitas Sendi
Jurnal : Pengaruh Range of Motion (ROM) Aktif Kaki
terhadap Risiko terjadinya Ulkus Kaki Diabetik pada Pasien
Diabetes Mellitus Tipe 2 di Desa Kaliwining Kabupaten
Jember
Kesimpulan:Terdapat pengaruh ROM aktif kaki terhadap
risiko ulkus kaki diabetik pada pasien DM tipe 2. ROM aktif
kaki dapat meningkatkan sirkulasi darah ekstemitas bawah
sehingga menurunkan risiko ulkus kaki diabetik pada
pasien DM tipe2
EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN
PADA TN S DENGAN ULKUS
DM
DI RUANG ANTASENA RST
WIJAYAKUSUMA
SOCA