Anda di halaman 1dari 3

STANDAR KOMPTENSI DOKTER INDONESIA

Setiap institusi kedokteran kedokteran di Indonesia yang mengahasilkan lulusan dokter


yaitu dokter umum dengan pendekatan dokter keluarga diharuskan memenuhi area komptensi
sebagai berikut :
1. Ketrampilan komunikatif efektif
2. Ketrampilan Klinik dasar
3. Ketrampilan menerapkan dasar – dasar ilmu biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku dan
epidemiologi dalam praktek kedokteran keluarga
4. Ketrampilan pengelolaan masalah kesehatan pada individu keluarga ataupun
masyarakat dengan cara yang komperhensif, holistik,bersinambung, terkoordinir dan
bekerja sama dalam konteks pelayanan kesehatan primer
5. Memanfaatkan, menilai secara klinis dan mengelola informasi
6. Mawas diri dan pengembangan diri/belajar sepanjang hayat
7. Etika, moral dan profesionalisme dalam praktik
Untuk membantu pencapaian kompetensi dalam setiap proses pendidikan kepaniteraan
klinik setiap bagian maka disusun daftar masalah, daftar penyakit dan daftar ketrampilan klinis.
A. Daftar Masalah
Daftar masalah dibagi menjadi dua yaitu daftar masalah individu dan daftar masalah
komunitas.Daftar masalah individu perlu dikuasai oleh lukusan dokter, Karena merupakan
masalah dan keluhan yang paling sering dijumpai pada tingkat pelayanan kesehatan
primer.Daftar masalah individu berisikan keluhan, gejala maupun hal – hal yang membuat
individu sebagai pasien atau klien mendatangi dokter institusi pelayanan kesehatan.Daftar
masalah komunitas berisikan daftar masalah yang dirasakan oleh masyarakat disekitar
tempat dokter praktik dan berpotensi dapat menimbulkan masalah kesehatan ditingkat
individu, keluarga dan masyarakat.

B. Daftar Penyakit
Daftar penyakit merupakan penyakit – penyakit yang dipilih menurut beban penyakit
yang timbul berdasarkan perkiraan dan kesakitan, data kematian serta case fatility rate di
Indonesia pada tingkat pelayanan primer, tingkat keseriusan problem yang ditimbulkan dan
efeknya terhadap individu, keluarga dan masyarakat. Lulusan Dokter yang akan bekerja
ditingkat pelayanan primer harus mempunyai tingkat kemampuan yang memadai agar
mampu merujuk, membuat diagnosis yang tepat, memberi penanganan awal tau memberi
penanganan tuntas. Oleh karena itu pada setiap penyakit yang dipilih, ditetapkan tingkat
kemampuan yang diharapkan akan dicapai diakhir pendidikan dokter berdasarkan perkiraan
kewenangan yang akan diberikan ketika bekerja ditingkat pelayanan kesehatan primer,
sesuai dengan kondisi rata – rata di Indonesia.
Daftar penyakit dikelompokkan menurut sistem, organ dan tahapan usia. Berikut ini
tingkat kemampuan yang diharapkan akan dicapai di akhir pendidikan.