Anda di halaman 1dari 1

BAB 8 PENGENDALIAN KEUANGAN

 Pentingnya Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah sebuah subjek yang sangat menarik saat kita mendekati abad ke-
21. menyajikan cerita-cerita yang dramatis tentang pertumbuhan dan penurunan perusahaan-
perusahaan, pengambilalihan perusahaan, dan berbagai jenis restrukturasi perusahaan.

 Fungsi Keuangan

Tujuan Manajer keuangan adalah membuat rencana guna memperoleh dan menggunakan
dana, serta memaksimalkan nilai organisasi.

 Beberapa kegiatan yang terlibat :


A. Dalam perencanaan dan peramalan, manajer keuangan berinteraksi dengan para eksekutif
yang bertanggungjawab atas kegiatan-kegiatan perencanaan strategi umum.
B. Manajer keuangan harus memusatkan perhatiannya pada keputusan investasi dan
perhitungan biaya, serta segala hal yang berkaitan dengannya.
C. Manajer keuangan harus bekerja sama dengan para manajer lainnya agar perusahaan dapat
beroperasi seefisien mungkin karen semua keputusan bisnis memiliki dampak keuangan.
D. Manajer keuangan menghubungkan perusahaan dengan pasar uang dan pasar modal yang
merupakan sumber perolehan dana dan tempat surat berharga persahaan diperdagangkan.
 Definisi Pengendalian Keuangan

Umpan Balik Mekanikal vs Respon Perilaku

Definisi pengendalian telah didasarkan pada konsep “kepercayaan” dan “kemungkinan”.


Para manajer membutuhkan suatu keyakinan tentang cara dunia mereka bekerja dan dampak-
dampak yang mereka harapkan dari suatu inisiatif dipilih. Bagaimanapun, para manajer secara
khusus memiliki peluang untuk dapat mendeteksi hasil-hasil keperilakuan.

Perluasan Konsep-konsep Tradisional

Konsep-konsep pengendalian tradisional dalam akuntansi sering kali berarti bahwa hasil dari
informasi akuntansi adalah langkah akhir dari peran akuntan. Dalam pendekatan perilaku,
menghasilkan informasi bukanlah akhir dari keterlibatan akuntan, sehingga informasi dapat
dipandang sebagai suatu intermediasi dari langkah akhir.

Tujuan pengendalian didasari oleh keinginan untuk memilih suatu inisiatif yang akan
mengubah kemungkinan pencapaian hasil keperilakuan yang diharapkan.

 Pengendalian dalam Era Pemberdayaan

Untuk melindungi perusahaannya, para manajer senior didorong untuk mendefinisikan ulang
bagaimana mereka melaksanakan tugas-tugas mereka dan bagaimana mereka yakin bahwa
bawahan dengan bakat kewirausahaan tidak membahayakan kelangsungan hidup perusahaan

a. Sistem Pengendalian Diagnostik


b. Sistem Kepercayaan
c. Sistem Batasan
d. Sistem Pengendalian Interaktif
e. Penyeimbangan Pemberdayaan dan Pengendalian