Anda di halaman 1dari 25

2019

LAPORAN BULANAN
TENAGA
PENDUKUNG IPDMIP
LAPORAN KEGIATAN BULAN APRIL
DISUSUN OLEH
NELLA KUSUMANINGTYAS, S.T

INTREGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMENT OF


IRRIGATION PROGRAM (IPDMIP)
BAPPEDA KABUPATEN SERANG
4/30/2019
KATA PENGANTAR

Salam Hormat,

Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya maka Laporan
Pelaksanaan Kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation
Program (IPDMIP) periode bulan Maret Tahun 2019 pada Tenaga Pendukung (Supporting Staff)
IPDMIP – Bappeda Kabupaten Serang dapat diselesaikan dengan baik.

Dokumen laporan ini menyajikan capaian hasil pelaksanaan kegiatan IPDMIP, berupa hasil capaian
target komponen kegiatan dalam Annual Work Plan (AWP) KPIU-Bappeda Kabupaten Serang Tahun
2019. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi
bersama dalam pelaksanaan kegiatan pada bulan selanjutnya maupun pada tahun anggaran
berikutnya.

Besar harapan kami, laporan pelaksanaan kegiatan ini dapat memenuhi harapan serta dapat
bermanfaat bagi para pemangku kepentingan. Untuk itu, kami sangat mengharapkan kritik, saran
maupun masukan yang konstruktif guna penyempurnaan dokumen laporan ini. Semoga Allah SWT
selalu meridhoi dan memberkahi segala aktivitas kita semua.

Nella Kusumaningtyas

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................................i


DAFTAR IS........................................................................................................................ ii
DAFTAR TABEL ................................................................................................................ iii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................... iv
I.PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ........................................................................................................... 1
1.2. Tujuan ....................................................................................................................... 1
1.3. Ruang Lingkup ........................................................................................................... 1
II.DESKRIPSI PROGRAM IPDMIP
2.1. Latar Belakang Program IPDMIP ................................................................................. 2
2.2. Tujuan Program IPDMIP ............................................................................................. 2
2.3. Komponen Kegiatan IPDMIP ...................................................................................... 3
2.4. Organisasi Pelaksanaan Program IPDMIP .................................................................... 4
2.5. Mekanisme Pelaporan ............................................................................................... 6
III.TARGET KEGIATAN PROGRAM IPDMIP
3.1. Overall Work Plan ..................................................................................................... 8
3.2. Annual Work Plan ...................................................................................................... 9
IV.URAIAN TUGAS .............................................................................................................. 11
V.PELAKSANAAN PEKERJAAN ............................................................................................ 12
VI.EVALUASI CAPAIAN TARGET KEGIATAN .......................................................................... 13
VII.HAMBATAN DAN PERMASALAHAN................................................................................. 17
VIII.REKOMENDASI PEMECAHAN .......................................................................................... 18
LAMPIRAN

ii
DAFTAR TABEL

Tabel 1 Overall Work Plan (OWP) .......................................................................... 8


Tabel 2 Annual Work Plan (AWP) IPDMIP .............................................................. 9
Tabel 3 Rincian Dokumen Pelaksanaan Anggaran .................................................. 9
Tabel 4 Rincian Pelaksanaan Kegiatan IPDMIP Bulan Maret 2019 ......................... 12
Tabel 5 Rencana Pelaksanaan Kegiatan IPDMIP Tahun 2019 - 2020 ...................... 14
Tabel 6 Rencana Pelaksanaan Kegiatan IPDMIP Tahun 2019................................. 16
Tabel 7 Realisasi Pengajuan Kegiatan IPDMIP ...................................................... 17

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Struktur Organisasi Pelaksanaan IPDMIP ............................................... 5


Gambar 2 Mekanisme Pelaporan Program IPDMIP................................................. 7

iv
I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang selaku Kepala
Kabupaten Project Implementation Unit (KPIU) IPDMIP bertanggungjawab dalam penyelenggaraan
kegiatan yang mencakup 4 komponen, Peninggkatan Pendapatan Petani Irigasi dalam proyek
IPDMIP Kabupaten Serang. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan IPDMIP Bappeda
bekerjasama dengan Tenaga Supporting Staff Kegiatan Pelaksanaan Program IPDMIP program
pendukung Kebijakan Pemerintah dan Pemerintah Provinsi Bidang Perencanaan.
Guna memberikan informasi progres kemajuan kegiatan IPDMIP yang mencakup dalam AWP
2019, selaku tenaga Supporting Staff bertanggungjawab menyusun laporan kegiatan yang
dilaksanakan selama satu bulan agar dapat menjadi bahan penyusunan rencana kegiatan IPDMIP
berikutnya serta menjadi bahan evaluasi pekerjaan kegiatan IPDMIP selanjutnya.
Laporan bulanan Kegiatan IPDMIP ini disusun berdasarkan realisasi progres kemajuan
kegiatan IPDMIP. Dengan demikian diharapkan pelaksanaan kegiatan proyek IPDMIP berikutnya
akan berjalan lebih terkoordinasi.

1.2. Tujuan
Terselenggaranya laporan bulanan tenaga pendukung IPDMIP sebagai bahan penyusunan
rencana kegiatan berikutnya serta untuk megetahui perkembangan dan proses peningkatan
kegiatan IPDMIP.

1.3. Ruang Lingkup


Ruang lingkup penyusunan laporan yaitu capaian pelaksanaan kegiatan bulanan yang
mengacu pada jadwal pelaksanaan kegitan IPDMIP sesuai dengan komponen kegiatan tahun 2019.

5
II. DESKRIPSI PROGRAM IPDMIP

2.1. Latar Belakang Program IPDMIP


Pemerintah Indonesia memiliki target ambisius untuk menaikkan produksi beras dalam negeri
dari sekitar 70,6 juta ton di tahun 20141 menjadi 73,4 juta ton di tahun 2015 dan menjadi 82,1
juta ton pada tahun 2018, yang jika dapat dicapai maka Indonesia tidak lagi tergatung pada beras
impor dari negara lain. Upaya-upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan ini
dilakukan antara lain dengan meningkatkan produktivitas, menurunkan kehilangan hasil produksi,
peningkatan mutu hasil produksi dan peningkatan areal tanam melalui peningkatan infrastruktur
irigasi (membangun jaringan irigasi baru seluas 1 juta ha dan merehabilitasi jaringan irigasi seluas
3 juta ha). Langkah nyata untuk mendukungan inisiatif ini adalah pemerintah mengalokasikan Rp 1
triliun (sekitar US$ 80,000,000) Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 untuk membiayai
rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur irigasi provinsi dan kabupaten/kota.
RPJMN Indonesia tahun 2015 – 2019 memprioritaskan peningkatan produktivitas tanaman
pangan, melalui revitalisasi penyuluhan pertanian dan produksi benih; perbaikan irigasi melalui
pembangunan 65 waduk dan 3 juta ha jaringan irigasi, perbaikan pengelolaan irigasi, peningkatan
efisiensi penggunaan air irigasi dan pelaksanaan pengelolaan irigasi partisipatif pada proses
perencanaan provinsi dan kabupaten/kota. Sedangkan berdasarkan draft Alokasi Kegiatan Upaya
Khusus – Upsus Kementerian Pertanian, pemerintah juga akan fokus kepada pembangunan
jaringan irigasi, pengembangan padi, jagung dan kedelai melalui satu kombinasi penggunaan
pupuk intensif, system of rice intensification (SRI) dan pengelolaan hama dan penyakit terpadu
(integrated pest and disease management-IPDM), penyediaan sarana produksi (misalnya
kombinasi mesin penuai, pengering, traktor tangan, pompa air, unit gilingan padi) dan pasca
panen (misalnya gudang) serta dukungan pada agribisnis.
Dalam rangka mencapai target nasional tersebut, maka Pemerintah Republik Indonesia
mendapat bantuan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) co-financing dengan ASEAN
Infrastructure Fund (AIF) sebesar $ 600 juta dan dari IFAD sebesar $ 100 juta untuk IPDMIP di 74
kabupaten dalam 16 provinsi. Sehubungan dengan telah ditandatanganinya Perjanjian Pinjaman
ADB No. 3529-INO dan 8327-INO (AIF) untuk Integrated Participatory Development and
Management of Irrigation Program (IPDMIP) antara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan
dan Risiko atas nama Pemerintah Indonesia dengan Asian Development Bank pada tanggal 31 Juli
2017, dan perjanjian Financing Agreement antara Pemerintah Indonesia dengan International
Fund for Agricultural Development pada tanggal 13 Februari 2017, maka kegiatan yang
menggunakan dana pinjaman ini dapat dilaksanakan. Melalui dua perjanjian kerjasama ini pula
akan dilaksanakan 2 (dua) skema pinjaman yang berbeda dimana untuk pinjaman yang bersumber
dari ADB (co-financing AIF) menggunakan skema Result Based Lending (RBL) sedangkan pinjaman
yang bersumber dari IFAD menggunakan skema project loan pada umumnya.

2.2. Tujuan Program IPDMIP


IPDMIP dirancang untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam mengatasi
berbagai kendala dan meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengurangi
kemiskinan di pedesaan, mempromosikan kesetaraan gender dan meningkatkan gizi.

6
IPDMIP meningkatkan nilai pertanian irigasi berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan
ketahanan pangan dan sumber penghidupan di perdesaan

2.3. Komponen Kegiatan IPDMIP


Program IPDMIP terdiri dari 4 (empat) komponen, yaitu :
1. Komponen 1 : Penguatan kapasitas kelembagaan dan sistem irigasi pertanian yang
berkelanjutan, yang kegiatannya adalah
a. Reorganisasi dan penguatan Komisi Irigasi;
b. Pembaharuan, penerbitan dan diseminasi pedoman teknis utama;
c. Pembentukan sistem sertifikasi staf dan tenaga pendamping masyarakat – TPM
d. Pengembangan, pemantauan dan evaluasi Rencana Pengelolaan dan Pengembangan
Irigasi (RP2I) di tingkat kabupaten, provinsi dan Balai Wilayah Sungai;
e. Pengembangan konsep Unit Pengelola Irigasi dan percontohan UPI di 5 Daerah Irigasi;
f. Memastikan koordinasi antar stakeholder proyek dan memastikan pelaksanaan proyek;
g. Penguatan kapasitas staf irigasi dan fasilitator

2. Komponen 2 : Peningkatan Pengelolaan dan Operasional dan Pemeliharaan Irigasi, dengan


kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Pemutakhiran perangkat lunak Sistem Informasi Pengelolaan Aset Irigasi (SIPAI);
b. Penusunan penilaian mencakup aspek teknis (infrastruktur dan pertanian) sosial,
ekonomi, perubahan iklim dn kelembagaan di tingkat daerah irigasi;
c. Pengumpulan dan pemrosesan pemetaan udara dan informasi aset di lapangan, untuk 2,5
juta hektar;
d. Pengembangan rencana pengelolaan pertanian beririgasi di tingkat daerah irigasi dan
kabupaten;
e. Pelaksanaan penilaian kinerja jaringan irigasi dan penentuan kesenjangan rencana
pelayanan;
f. Pembentukan, reorganisasi dan penguatan Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A), GP3A
dan IP3A.

3. Komponen 3 : Peningkatan Infrastruktur Jaringan Irigasi, dengan kegiatan-kegiatannya


adalah :
a. Penyusunan dan validasi neraca air untuk daerah irigasi besar dengan penggunaan satelit;
b. Pelaksanaan diagnosis untuk modernisasi di jaringan irigasi terpilih;
c. Pemilihan, evaluasi dan desain rehabilitasi dan peningkatan jaringan menggunakan
pendekatan partisipatif;
d. Rehabilitasi, peningkatan dan modernisasi daerah irigasi dengan berbagai sumber
pendanaan;
e. Perbaikan pengukuran air dan kampanye teknologi hemat air;
f. Pengembangan pembangkit listrik tenaga air mikro di saluran irigasi.

4. Komponen 4 : Peningkatan Pendapatan Irigasi Pertanian, dengan kegiatan sebagai berikut :


a. Peningkatan produktivitas dan jasa pelayanan;
b. Peningkatan akses pasar dan jasa pelayanan;

7
c. Peningkatan jasa pelayanan finansial dan penggunaannya.

2.4. Organisasi Pelaksanaan Program IPDMIP

Organisasi pelaksana Program IPDMIP terdiri dari: (i) Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat - Ditjen SDA, (ii) Kementerian Pertanian - BPPSDMP, dan (iii) Kementerian
Dalam Negeri-Ditjen Bangda, dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan
Bappenas sebagai institusi utama yang berperan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan program
lintas sektor setiap kementerian/lembaga.
Secara umum, pelaksanaan progaram IPDMIP ini dilaksanakan oleh 3 struktur utama
pelaksana program IPDMIP, yaitu :

1. National Streering Committee for Water Resources (NSWCR)


Seluruh kegiatan dalam IPDMIP akan disupervisi dan diarahkan oleh Tim Pengarah Sumber
Daya Air (NSCWR – National Steering Committee for Water Resources) selaku wadah koordinasi di
tingkat pusat yang dibentuk oleh Kepala Bappenas, yang terdiri dari para pejabat Eselon I yang
mewakili kementerian terkait.

2. Project Management Unit (PMU)


PMU ini memiliki fungsi koordinasi dan sinkronisasi terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan
IPDMIP. PMU ini dibentuk pada setiap tingkatan pemerintahan pada daerah (provinsi dan
kabupaten) yang melaksanakan program IPDMIP.

3. Project Implemententing Unit (PIU)


Pada setiap instansi pelaksana di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten dibentuk Unit Pelaksana
Proyek atau Project Implementation Unit (PIU) yeng memiliki tugas utama untuk memastikan
pencapaian target-target IPDMIP yang tertuang dalam RBL Program Results Framework dan
IPDMIP Monitoring Design Framework.

8
Diisi mengenai latar belakang program, tujuan, komponen kegiatan, pelaksana kegiatan,
organisasi pelaksanaan IPDMIP, dan mekanisme pelaporan.

Gambar 1. Struktur Organisasi Pelaksanaan IPDMIP


Sumber : Pedoman Pelaksanaan IPDMIP 2017

9
2.5 Mekanisme Pelaporan
Pelaporan dilaksanakan guna menyampaikan informasi terkait hasil pelaksanaan
kegiatan Program IPDMIP yang dilaksanakan oleh unit KPIU/PPIU kepada NPIU dan
kepada PMU secara berjenjang. Materi pelaporan merupakan hasil dari kegiatan
Monitoring dan Evaluasi (M&E) yang dilakukan terhadap pelaksanaan kegiatan IPDMIP
pada unit pelaksana. Mekanisme atau proses pelaporan pelaksanaan kegiatan program
IPDMIP dapat dilihat pada Gambar 1.2.
Monitoring merupakan sistem pengawasan yang digunakan oleh penanggung jawab
suatu program untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana dengan
memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal. Evaluasi merupakan penilaian
dampak dari suatu program yang dikembangkan, terutama pencapaian tujuan akhir yang
diharapkan.
Kegiatan M&E dilaksanakan dalam rangka mengumpulkan data dan informasi agar
pengelola program dapat membandingkan antara rencana dan realisasi kegiatan di
lapangan serta peninjauan atas kemajuan pelaksanaan kegiatan dan mengambil tindakan
sesuai kepentingan pencapaian tujuan.
Tujuan monitoring dan evaluasi (Monitoring and Evaluation) yang selanjutnya disebut
M&E dalam program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation
Program (IPDMIP) adalah untuk menilai pelaksanaan dan perkembangan program
kegiatan mulai perencanaan sampai dengan hasil yang diperoleh. Hasil M&E digunakan
sebagai masukan dalam penyusunan pelaporan, yang selanjutnya digunakan untuk
melakukan perbaikan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

10
Gambar 2. Mekanisme Pelaporan Program IPDMIP
Sumber : Pedoman Pelaksanaan IPDMIP 2017

11
III. TARGET KEGIATAN PROGRAM IPDMIP

3.1. Overall Work Plan


Tabel 1 Overall Work Plan (OWP) IPDMIP
KPIU-BAPPEDA KABUPATEN SERANG
Pelaksanaan
Sub Biaya Kegiatan
Kegiatan
Komponen (xRp. 1000)
2019 2020 2021
1.1. Reorganisasi dan Penguatan Komisi Irigasi
 Pendirian/Revitalisasi Komisi Irigasi 20.000
 Pertemuan Komisi Irigasi 37.500
1.2. Memperbaharui, menerbitkan dan mensosialisasikan peraturan/pedoman teknis
utama
 Sosialisasi/Kampanye Penyadaran 40.000
Peraturan Irigasi (PPSI)
 Workshop PPSI 65.000
 Penetapan tentang Perda Irigasi (PPSI) 75.000
Kabupaten
1.4. Membangun, memonitor dan mengevaluasi Rencana Pengelolaan dan
Pengembangan Irigasi di tingkat Kabupaten
 Pengesahan Rencana 5 Tahunan 15.000
Pengelolaan dan Pengembangan Irigasi
Kabupaten (RP2I)
1.7B Unit Pengelola Program
 Unit Pengelola Tk. Kabupaten 575.400
2.2. Penyusunan Pengkajian Aspek Teknis (Infrastruktur dan Pertanian), Sosial, Ekonomi,
Perubahan Iklim dan Kelembagaan di Tingkat Daerah Irigasi
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK -1 31.822,5
per DI
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK – 83.888
B
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK – 150.529,5
C
2.4. Penyusunan Rencana Pengelolaan Lahan Pertanian Beririgasi di Tiap Daerah Irigasi
dan Tingkat Kabupaten (RP2I)
 Pembentukan Tim Penyusun RP2I 5.000
 Sosialisasi Draft RP2I 30.000
Total Biaya 1.129.140

12
3.2. Annual Work Plan

Tabel 2 Annual Work Plan (AWP) IPDMIP


KPIU BAPPEDA KABUPATEN SERANG TAHUN 2019

Sub Biaya Triwulan


Kompo Kegiatan (xRp.
nen I II III IV
1000)
1.1. Reorganisasi dan Penguatan Komisi Irigasi
 Pendirian/Revitalisasi Komisi Irigasi 20.000
 Pertemuan Komisi Irigasi 15.000
1.7B Unit Pengelola Program
 Unit Pengelola Tk. Kabupaten 191.800
2.2. Penyusunan Pengkajian Aspek Teknis (Infrastruktur dan Pertanian), Sosial,
Ekonomi, Perubahan Iklim dan Kelembagaan di Tingkat Daerah Irigasi
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK - 17.950
1 per DI
2.4. Penyusunan Rencana Pengelolaan Lahan Pertanian Beririgasi di Tiap Daerah
Irigasi dan Tingkat Kabupaten (RP2I)
 Pembentukan Tim Penyusun RP2I 5.000
Total Biaya 249.750
Sumber : OWP IPDMIP KPIU Bappeda Kabupaten Serang, 2019

3.3. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)


Uraian catatan pengajuan kegiatan IPDMIP Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2019
tercatat pada tabel 3.3 Rincian Dokumen Pelaksanaan Anggaran Belanja Langsung.





 
  

 
     
         
         
         
         

- - - - -     

- - - - -      

- - - - -        

13
- - - - -        
- - - - -        
- - - - -        
- - - - -        
- - - - -      

- - - - -        
- - - - -     

- - - - -      

- - - - -        
- - - - -        
- - - - -        
         
         

- - - - -     

- - - - -        

         
         
         

- - - - -     

- - - - -      
- - - - -        
- - - - -        
         
         

- - - - -     

- - - - -        

         
         
- - - - -     

- - - - -        

- - - - -        

- - - - -        

- - - - -     

- - - - -        
- - - - -     


- - - - -        


- - - - -     


14
- - - - -        

- - - - -     
- - - - -        

         
         

- - - - -     

- - - - -        

- - - - -     

- - - - -        

         

- - - - -     


- - - - -      
- - - - -        

- - - - -     

- - - - -      
- - - - -        

         
         

- - - - -     

- - - - -      

- - - - -        
- - - - -        

- - - - -        
- - - - -        


 


             
             
             
             
              

15
IV. URAIAN TUGAS
Lingkup pekerjaan tenaga supporting staff (Sekretaris) Kabupaten Serang terdiri atas :

1. Membantu Project Management Unit (PMU) dan Project Implementation Unit (PIU)
dalam melaksanakan tugas kesekretariatan untuk program IPDMIP;
2. Megkoordinasi penyusunan uraian kegiatan dan penyusunan jadwal pelaksanaan
kegiatan;
3. Mengkoordinasi semua laporan, progress capaian, dan hasl monitoring dan evaluasi
pelaksanaan kegiatan;
4. Membantu PIU Bappeda menyiapkan data pendukung verifikasi DLI;
5. Membantu penyusunan laporan kemajuan pelaksanaan kegiatan, laporan periodic,=
atau tematik yang dibutuhkan dan laporan pencapaian DLI yang berkaitan dengan
program IPDMIP;
6. Membantu dalam penyusunan Overall Work Plan (OWP) dan Annual Work Plan (AWP)
program IPDMIP;
7. Mengarsipkan dan mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan rapat/pertemuan
dalam rangka pelaksanaan program IPDMIP;
8. Membantu pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dalam pelaksanaan program
IPDMIP;
9. Membantu PIU Bappeda dalam melaksanakan komponen kegiatan program IPDMIP di
Kabupaten Serang.

16
V. PELAKSANAAN PEKERJAAN
Uraian kegiatan pelaksanaan pekerjaan tenaga pendukung kegiatan IPDMIP sampai bulan
Maret 2019 dijelaskan pada tabel 4 sebagai berikut.
Tabel 4 Rincian Pelaksanaan Kegiatan IPDMIP Bulan Maret 2019

Maret 2019
Uraian Kegiatan Output/Hasil
Hari Tanggal
Jum'at 1
Sabtu 2 LIBUR
Minggu 3 LIBUR
Senin 4 Memahami Pedoman Pelaksanaan IPDMIP Pedoman IPDMIP
Selasa 5 Memahami Petunjuk Pelaksaan IPDMIP Pedoman IPDMIP
Rabu 6 Memahami dan mendiskusikan terkait Pelaksaan IPDMIP Pedoman IPDMIP
Kamis 7 LIBUR HARI RAYA NYEPI
Jum'at 8 Memahami Panduan Pengelolaan Keuangan IPDMIP Pedoman IPDMIP
Sabtu 9 LIBUR
Minggu 10 LIBUR
Senin 11 Pengajuan Draft SK KPIU Bappeda Kabupaten Serang Draft SK Kepala Bappeda
Pengumpulan data realisasi fisik dan keuangan IPDMIP pada
Selasa 12 Laporan Realisasi Kegiatan
DPUPR dan Dinas Pertanian Bulan Februari 2019
Penyusunan laporan realisasi fisik dan keuangan IPDMIP KPIU
Rabu 13 Laporan Realisasi Kegiatan
Bappeda Bulan Februari 2019
Penyusunan laporan realisasi fisik dan keuangan IPDMIP
Kamis 14 Laporan Realisasi Kegiatan
KPMU Bappeda Bulan Februari 2019
Jum'at 15 Pengajuan Draft SK Panitia Persiapan Pemilihan Komisi Irigasi Draft SK Bupati
Sabtu 16 LIBUR
Minggu 17 LIBUR
Senin 18 Memahami Pedoman Pelaksanaan Kegiatan KOMIR Pedoman IPDMIP
Rapat Internal Persiapan Pembentukan Panitia Pemilihan
Selasa 19 Notulen
Komisi Irigasi Kabupaten Serang
Rabu 20 Pengajuan Draft SK Penitia Persiapan Pemilihan Komisi Irigasi Draft SK Bupati
Kamis 21 Menyusun Rencana Jadwal Kegiatan IPDMIP 2019 Dokumen data
Terbit SK KPIU Kepala Bappeda tenang Kabupaten Project
Jum'at 22 SK Kepala Bappeda
Implementation Unit (KPIU) Kabupaten Serang
Sabtu 23 LIBUR
Minggu 24 LIBUR
Memahami Pedoman Pendamping Masyarakat Petani
Senin 25 Dokumen
Daerah Irigasi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)
Selasa 26 Memahami pedoman Penyusunan PSETK kegiatan IPDMIP Dokumen
Rabu 27 Menyusun Laporan Kegiatan Bulan Laporan Realisasi Kegiatan
Kamis 28 Pengajuan LS Honor Tenaga Pendukung Berkas Pengajuan
Jum'at 29 Menyusun Laporan Kegiatan Bulan Laporan Realisasi Kegiatan
Sabtu 30 LIBUR
Minggu 31 LIBUR

17
VI. EVALUASI CAPAIAN TARGET KEGIATAN

Untuk melihat progress capaian dari pelaksanaan IPDMIP yang dikerjakan oleh KPIU-
Bappeda Kabupaten serang, perlu diketahui dahulu komponen kegiatan IPDMIP yang akan
dilaksanakannya.
Komponen-komponen dalam program IPDMIP yang dilaksanakan oleh Kabupaten
Implementation Unit (KPIU) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Kabupaten Serang terdiri dari 2 (dua) komponen yaitu :
1. Komponen 1 : Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Sistem Irigasi Pertanian
Berkelanjutan, dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Reorganisasi dan Penguatan Komisi Irigasi
b. Memperbaharui, menerbitkan, dan mensosialisasikan peraturan/pedoman teknis
utama
c. Membangun, memonitor, dan mengevaluasi Rencana Pengelolaan dan
Pengembangan Irigasi di tingkat Kabupaten
2. Komponen 2 : Peningkatan Pengelolaan dan OP Irigasi, dengan kegiatan meliputi :
a. Penyusunan Pengkajian Aspek Teknis (Infrastruktur dan Pertanian), Sosial,
Ekonomi, Perubahan Iklim dan Kelembagaan di Tingkat Daerah Irigasi
b. Penyusunan Rencana Pengelolaan Lahan Pertanian Beririgasi di Tiap Daerah Irigasi
dan Tingkat Kabupaten (RP2I)

Jangka waktu pelaksanaan untuk kegiatan tersebut adalah 3 (tiga) tahun dimulai dari
tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Rincian kegiatan beserta rencana pelaksanaan
kegiatannya dapat dilihat pada Tabel 6.1.

Dari rencana pelaksanaan Program IPDMIP untuk 3 tahun tersebut, akan diuraikan lagi
kedalam rencana pelaksanaan tahunan akan disajikan dalam Tabel 6.2. yang rencana
pelaksanaan kegiatannya akan dirinci sampai dengan Triwulan (3 bulan) meliputi Triwulan
I sampai dengan Triwulan IV pada tahun berjalan.

Uraian kegiatan serta jadwal pelaksanaannya menjadi penting untuk mengukur atau
menilai capaian pelaksanaan kegiatan Program IPDMIP, dengan mengetahui
progress/kemajuan pelaksanaan kegiatan IPDMIP akan dapat diidentifikasi berbagai
permasalahan atau kendala yang mungkin menghambat pelaksanaan kegiatan. Hasil
identifikasi berupa hambatan atau permasalahan tersebut akan menjadi bahan untuk
perbaikan atau penyempurnaan dalam pelaksanaan kegiatan IPDMIP pada periode
triwulan berikutnya.

18
Tabel 5 Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program IPDMIP
Pada Bappeda Kabupaten Serang Tahun 2019 - 2021

Pelaksanaan
Sub Kegiatan
Kegiatan
Komponen
2019 2020 2021
1.1. Reorganisasi dan Penguatan Komisi Irigasi
 Pendirian/Revitalisasi Komisi Irigasi
 Pertemuan Komisi Irigasi
1.2. Memperbaharui, menerbitkan dan mensosialisasikan peraturan/pedoman teknis
utama
 Sosialisasi/Kampanye Penyadaran Peraturan Irigasi
(PPSI)
 Workshop PPSI
 Penetapan tentang Perda Irigasi (PPSI) Kabupaten
1.4. Membangun, memonitor dan mengevaluasi Rencana Pengelolaan dan
Pengembangan Irigasi di tingkat Kabupaten
 Pengesahan Rencana 5 Tahunan Pengelolaan dan
Pengembangan Irigasi Kabupaten (RP2I)
2.2. Penyusunan Pengkajian Aspek Teknis (Infrastruktur dan Pertanian), Sosial,
Ekonomi, Perubahan Iklim dan Kelembagaan di Tingkat Daerah Irigasi
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK -1 per DI
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK – B
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK – C
2.4. Penyusunan Rencana Pengelolaan Lahan Pertanian Beririgasi di Tiap Daerah
Irigasi dan Tingkat Kabupaten (RP2I)
 Pembentukan Tim Penyusun RP2I
 Sosialisasi Draft RP2I
Sumber : OWP IPDMIP KPIU Bappeda Kabupaten Serang, 2019

19
Tabel 6 Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program IPDMIP
Pada Bappeda Kabupaten Serang Tahun 2019

Sub Pelaksanaan Kegiatan


Kompone Kegiatan
n TW1 TW2 TW3 TW4

1.1. Reorganisasi dan Penguatan Komisi Irigasi


 Pendirian/Revitalisasi Komisi Irigasi
 Pertemuan Komisi Irigasi
2.2. Penyusunan Pengkajian Aspek Teknis (Infrastruktur dan Pertanian), Sosial, Ekonomi,
Perubahan Iklim dan Kelembagaan di Tingkat Daerah Irigasi
 Pelaksanaan dan Penyusunan PRA+PSETK -1 per DI
2.3. Penyusunan Rencana Pengelolaan Lahan Pertanian Beririgasi di Tiap Daerah Irigasi
dan Tingkat Kabupaten (RP2I)
 Pembentukan Tim Penyusun RP2I
Sumber : AWP IPDMIP KPIU Bappeda Kabupaten Serang, 2019

Uraian kegiatan program IPDMIP pada PIU Bappeda Kabupaten Serang tahun 2019 sebagai
berikut :

1. Progress Komponen 1 : Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Sistem Irigasi Pertanian


Berkelanjutan
 Komisi Irigasi

Sampai dengan berakhirnya bulan (31 Maret 2019), target pembentukan Komisi Irigasi
Kabupaten Serang dengan keluaran/output berupa SK Bupati tentang Pembentukan
Komisi Irigasi Kabupaten Serang belum dapat tercapai.

Hasil yang dicapai dalam bulan Maret Tahun 2019 ini adalah Terbit SK KPIU Kepala
Bappeda tenang Kabupaten Project Implementation Unit (KPIU) Kabupaten Serang,
draft/rancangan Surat Keputusan Bupati Serang tentang Pembentukan Panitia Persiapan
Pemilihan Anggota Komisi Irigasi Kabupaten Serang. Pembentukan panitia persiapan ini
merupakan bagian dari proses dan tahapan dalam pembentukan komisi irigasi
sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat
Nomor : 17/PRT/M/2015 tentang Komisi Irigasi.

2. Progress Komponen 2 : Peningkatan Pengelolaan dan OP Irigasi


a. PSETK

Target penyusunan dokumen Profil Sosial. Ekonomi, Teknik dan Kelembagaan pada 3
(tiga) Daerah Irigasi (DI) yang meliputi DI Kaducayut, Di Cipaseh dan DI Cikuray sampai
dengan akhir Maret 2019 belum dapat tercapai.

20
3. Tim Penyusun RP2I
Capaian target pembentukan Tim Penyusun Rencana Pengelolaan dan Pengembangan
Irigasi (RP2I) sampai dengan akhir periode Triwulan I tahun 2019 belum terpenuhi.

4. Laporan Keuangan

Tabel 7. REALISASI PENGAJUAN KEGIATAN IPDMIP


TAHUN ANGGARAN 2019

PAGU REALISASI
N KODE SISA PAGU
ANGGARAN URAIAN S.D S.D
O REKENING ANGGARAN
KEGIATAN FEBRUARI MARET
Honorarium Panitia
1 5 2 1 01 01 33,360,000
Pelaksana Kegiatan - 33,360,000
Honorarium/Uang Saku Non
2 5 2 1 02 02
9,000,000 PNS - 9,000,000
3 5 2 2 03 24 Jasa Fasilitator
93,000,000 3,200,000 9,600,000 83,400,000
4 5 2 2 06 02 Belanja Penggandaan
3,730,000 - 3,730,000
Belanja Makanan dan
5 5 2 2 11 02
40,440,000 Minuman Rapat 1,275,000 39,165,000
Perjalanan Dinas Dalam
6 5 2 2 15 01
11,800,000 Daerah - 11,800,000
Perjalanan Dinas Luar
7 5 2 2 15 02
57,220,000 Daerah 4,536,000 52,684,000
Belanja Jasa
8 5 2 2 29 04 Moderator/MC/Pembawa
1,200,000 - 1,200,000
Acara/Pembaca Doa
JUMLAH 249,750,000 3,200,000 15,411,000 234,339,000

21
VII. HAMBATAN DAN PERMASALAHAN

Dari target yang telah ditetapkan dalam AWP 2019 KPIU Bappeda sampai dengan bulan
Maret 2019 belum tercapai. Beberapa permasalahan yang menjadi penyebab tidak
tercapainya target tersebut antara lain adalah :
1. Pendirian Komis Irigasi
Penyebab belum terbentuknya Komisi Irigasi Kabupaten Serang adalah sebagaimana
ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Nomor :
17/PRT/M/2015 tentang Komisi Irigasi bahwa untuk membentuk Komisi Irigasi perlu
ada tahapan kegiatan yang harus dilaksanakan antara lain adalah membentuk Panitia
Persiapan Pemilihan Komisi Irigasi dan melaksanakan pemilihan perwakilan P3A.
Namun demikian, sampai dengan akhir Maret 2019, draft SK tersebut belum
ditetapkan atau disahkan. Sementara itu, untuk pemilihan perwakilan P3A belum
dapat dilaksanakan karena masih menunggu hasil pelaksanaan kegiatan identifikasi
dan verifikasi P3A oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Serang –
Bidang Irigasi.
2. Penyusunan PSETK
Sampai bulan Maret 2019 Penyusunan PSETK belum dapat dilaksanakan karena belum
ada Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang merupakan bagian penting dalam
proses penyusunan PSETK sebagaimana ketentuan dalam Pedoman Penyusunan Profil
Sosial, Ekonomi, Teknik dan Kelembagaan (PSETK). BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian
sebagai pihak yang melaksanakan pengadaan/rekuitmen TPM belum mengalokasikan
anggaran untuk pengadaan TPM pada tahun anggaran 2019.
3. Pembentukan Tim Penyusun RP2I
Untuk pembentukan Tim Penyusun RP2I belum dilaksanakan karena belum terbitnya
pedoman tentang penyusunan RP2I.

22
VIII. REKOMENDASI PEMECAHAN

Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan untuk pemecahan permasalahan


sebagaimana disebutkan diatas antara lain adalah :

1. Akan segera melaksanakan kegiatan pemilihan dan penetapan anggota Komisi Irigasi
Kabupaten Serang setelah ditetapkannya SK Bupati Serang tentang Pembentukan
Panitia Persiapan Pemilihan Komisi Irigasi;
2. Melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kabupaten Serang untuk segera menyelesaikan proses identifikasi dan verifikasi P3A;
3. Meminta kepada Pemerintah Pusat agar segera menerbitkan pedoman penyusunan
RP2I; dan
4. Meminta kepada BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian untuk segera melaksanakan
rekuitmen TPM sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

23
LAMPIRAN

GAMBAR 1 Kegiatan Koordinasi Bersama DPUPR

24