Anda di halaman 1dari 2

1.

Bank Syariah Ananda menerima permohonan pengajuan pembiayaan mudharabah dari


sebuah perusahaan jasa catering. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Bank Syariah
Ananda sampai pada kesimpulan bahwa perusahaan jasa catering tersebut akan mendapat
fasilitas pembiayaan mudharabah sebesar Rp150.000.000.000,- dalam jangka waktu 2
tahun terhitung sejak tanggal 2 Januari 2017 sampai dengan 31 Desember 2018. Nisbah
yang sepakati dalam akad tersebut adalah 40 untuk Bank dan 60 untuk Nasabah dengan
sistem bagi hasil Profit/Loss Sharing. Pada tanggal 5 Januari 2017, Bank Syariah Ananda
mencairkan pembiayaan untuk tahap pertama sebesar Rp90.000.000,- dan pada tanggal 5
Februari 2017 dilakukan pencairan modal tahap kedua sebesar Rp60.000.000,-. Buatlah
jurnal yang dibuat oleh Bank Syariah Ananda untuk transaksi tersebut....
Jawaban :
1. Pada saat pembiayaan mudharabah disetujui ( tanggal 2 januari 2017), dicatat jurnal
sebagai komitmen bank syariah Ananda sebesar pembiayaan yang disetujui.
(Dr) Kontra Komitmen Pembiayaan Rp 150.000.000.000
Mudharabah
(Cr)Kewajiban Komitmen Rp
Pembiayaan 150.000.000.000
Mudharabah

2. Pada tanggal 5 januari 2017 dicatat jurnal pembayaran mudharabah tahap pertama
sebesar Rp 90.000.000, adalah
(Dr) Pembiayaan Mudharabah Rp. 90.000.000
(Cr) Rekening Mudharib Rp 90.000.000

(Dr) Kewajiban Komitmen Pembiayaan Rp 90.000.000


Mudharabah
(Cr) Kontra Komitmen Rp 90.000.000
Pembiayaan
Mudharabah

3. Pada tanggal 5 februari 2017 dicatat jurnal pembayaran pembiayaan mudharabah


tahap kedua sebesar Rp 60.000.000 adalah
(Dr) Pembiayaan Mudharabah Rp 60.000.000
(Cr) Rekening Mudharib Rp 60.000.000

(Dr) Kewajiban Komitmen Pembiayaan Rp 60.000.000


Mudharabah
(Cr) Kontra Komitmen Rp 60.000.000
Pembiayaan
Mudharabah

2. sebutkan dan Jelaskan Karakteristik Transaksi Ijarah sesuai PSAK 59!


Jawaban :

Karakteristik transaksi ijarah akan diuraikan sebagai berikut (PSAK 59, paragraph 105-107)
a. Ijarah adalah akad sewa menyewa antara pemilik ma’jur (obyek sewa) dan musta’jir
(penyewa) untuk mendapatkan Imbalan atas obyek sewa yang disewakannya. Ijarah
muntahiyah bittamlik adalah akad sewa menyewa antara pemilik obyek sewa dan
penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya dengan
opsi pemindahan hak milik obyek sewa pada saat tertentu sesuai dengan akad sewa.

b. Perpindahan hak milik obyek sewa kepada penyewa dalam ijarah muntahiyah bittamlik
dapat dilakukan dengan :
 Hibah
 Penjualan sebelum akad berakhir sebesar harga yang sebanding dengan sisa
cicilan sewa
 Penjualan pada akhir masa sewa dengan pembayaran tertentu yang disepakati
pada awal akad; dan
 Penjualan secara bertahap sebesar harga tertentu yang disepakati dalam akad

c. Pemilik obyek sewa dapat meminta penyewa menyerahkan jaminan atas ijarah untuk
menghindari risiko kerugian. Jumlah, ukuran dan jenis obyek sewa harus jelas diketahui
dan tercantum dalam akad