Anda di halaman 1dari 3

PENGENDALIAN VEKTOR DAN TIKUS

PELAKSANAAN MANIPULASI DAN MODIFIKASI


LINGKUNGAN TERHADAP TIKUS

Disusun Oleh:
Kelompok 5
Menik Apriyani (P23133015038)
Olivia Maryani (P23133015046)
Pamungkas Laras Basoka (P23133015047)
Oktaviani Andarista (P23133015059)
Vivi Astuti (P23133015067)
Zuraida Nur Kholifah (P23133015072)

2 D3B – KESEHATAN LINGKUNGAN

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II


Jln. Hang Jebat III/F3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
12120
Telp. (021) 7395331

Tahun 2016
Modifikasi Lingkungan Terhadap Tikus

Modifikasi adalah tindakan untuk memperbaiki kualitas lingkungan secara permanen;


mengelola lingkungan dengan perubahan/perbaikan bentuk fisik yang bersifat permanen
terhadap tanah, air dan tumbuhan yang ditujukan untuk mencegah, menghilangkan atau
mengurangi habitat tikus tanpa menyebabkan dampak yang merugikan kualitas lingkungan.
seperti pengeringan, penimbunan genangan, perbaikan tempat pembuangan sampah
sementara maupun akhir (TPS, TPA), konstruksi, pemeliharaan saluran drainase, dan peninggian
tanah, serta perubahan dan batas pinggir kolam. Pada hakekatnya pengelolaan ini bersifat lebih
permanen (jangka panjang) dibanding dengan cara kimiawi, tetapi memerlukan modal awal
yang cukup tinggi.

Modifikasi lingkungan yang dapat dilakukan untuk melakukan pengendalian terhadap tikus
antara lain :

- Pengecatan dinding
- Pemasangan kawat ayam pada ventilasi
- Penutupan lubang saluran terbuka
- Pemasangan penghalang (barrier pada pipa buangan air hujan/kabel-kabel)
- Penutupan lubang-lubang dengan diameter lebih dari 6 mm di dinding plavon, pintu,
jendela, dll
- membuat TPS dari bahan anti tikus dan tertutup dengan penempatan 45 cm diatas
tanah
- memasang jeruji yang berukuran kurang dari 6 mm pada lubang saluran air
- cabang pohon yang menempel di dinding atau atap bangunan dipotong sehingga
berjarak lebih dari 1,5 m
- Pasang kisi-kisi pada saluran air yang menghubungkan antara luar dan dalam ruangan
seperti saluran buangan dapur dan saluran buangan air di kamar mandi.
- Menutup sela-sela atau lubang dinding dengan kayu, semen, dan sebagainya
- Memperbaiki sanitasi di lingkungan rumah
- Tikus tidak suka dengan tempat terbuka maka pengendaliannya dapat dengan cara
melakukan pembersihan gulma di sekitar tanaman.
- Membuat tempat penyimpanan makanan yang tertutup atau kedap dan terbuat dari
logam, kaca, dll.
Manipulasi Lingkungan Terhadap Tikus

Manipulasi adalah tindakan sementara sehingga keadaan tidak menunjang


kehidupan tikus; kegiatan yang bertujuan menghasilkan keadaan sementara yang tidak
menguntungkan bagi tikus untuk berkembang biak di tempat perindukannya; Merupakan
bentuk manajemen lingkungan yang meliputi beberapa kegiatan berulang yang
direncanakan ditujukan dengan menghasilkan kondisi sementara yang tidak disukai untk
perkembangbiakan tikus pada habitatnya.

Contoh: Pengelolaan saluran, penghilangan vegetasi, melindungi atau memaparkan


terhadap sinar matahari.

Manipulasi lingkungan yang dapat dilakukan untuk melakukan pengendalian terhadap


tikus antara lain :

- Mengusahakan agar ruangan gudang selalu mendapat penerangan cahaya terutama di


malam hari
- Membuang sampah setiap hari
- Membersihkan sisa makanan setiap hari
- Memeriksa bahan makanan yang disimpan secara berkala
- Memeriksa laci atau almari setiap hari
- Susun atau rapihkan barang bekas atau tumpukan batu sehingga tidak terdapat rongga-
rongga yang dapat menjadi sarang tikus
- Tidak membuang sampah terutama sisa makanan di sembarang tempat

Daftar Pustaka

https://www.scribd.com/doc/29046678/pengendalian-vector-tikus