Anda di halaman 1dari 5

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Setelah penulis melakukan asuhan keperawatan pada klien I dan Klien II

dengan bronkopneumonia dengan masalah keperawatan ketidakefektifan

bersihan jalan nafas diruang kalimaya atas RSUD dr.Slamet Garut, kedua

klien dilakukan asuhan keperawatan 3 x 24 jam, penulis mengambil

keputusan kesimpulan sebagai berikut :

5.1.1 Pengkajian

Dengan melakukan pengkajian, maka memperoleh data yang menunjang

tentang masalah klien, Data yang diperoleh dalam melakukan pemeriksaan

fisik dan anamnesa kepada kedua klien yaitu pada saat pengkajian ibu klien

mengatakan bahwa klien sesak, tanda-tanda vital klien 1 :nadi 130 x/menit,

Respirasi :50 x/menit, suhu :36,5 ◦c. pada saat pengkajian ibu klien

mengatakan bahwa klien sesak, sesak klien bertambah saat menangis dan

sesak berkurang ketika klien tidur. Sesak nafas Klien ditandai dengan

adanya retraksi dada sesak dengan ritme pernafasan klien yaitu respirasi rate

50x/menit,ibu klie mengatakan sesak klien makin parah ketika malam.

107
Pada klien 2, pada Pada saat dilakukan pengkajian ibu klien mengatakan

bahwa klien sesak, dicek tanda-tanda vital dan BB dengan hasil nadi : 125

x/menit, Respirasi :62 x/menit, suhu :36,6 ◦c, BB : 2,8 kg.,sesak klien

bertambah saat klien menangis dan berkurang saat klien tidur,sesak nafas

klien ditandai dengan adanya retraksi dinding dada,respirasi rate 62x/menit,

ibu klien mengatakan sesak klien makin parah saat menjelang malam.pada

pemfis kedua klien ditemukan sesak Pada pemeriksaan ditemukan

Pernafasan cepat, Respirasi : 50x/menit, Rongga hidung terdapat sekret,

Pada pemeriksaan radiologis : Pulmo Tampak bercak lunak di kedua paru,

pada saat di perkusi terdengar bunyi redup, Pada saat auskultasi terdapat

Suara ronchi di daerah dada.

5.1.2 Diagnosia

Diagnosa yang muncul pada klien 1 dan klien 2 selama perawatan dirumah

sakit adalah :

a. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan penumpikan

secret pada jalan nafas

b. Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan proses inflamasi dalam

alveoli

c. Ansietas pada orangtua berhubungan dengan kurangnya pengetahuan

tentang penyakit yang diderita klien

108
5.1.3 Perencanaan

Pada tahap perencanaan keperawatan pada klien bronchopneumonia

dengan masalah keperawatan bersihan jalan sesuai tidak efektif dengan

kondisi klien. intervensi yang dilakukan seperti mengkaji dan pantau

frekuensi nafas, catat rasio inspirasi dan ekspirasi dilakukan serta gerakan

dada, melakukan auskultasi bunyi nafas,catat adanya bunyi nafas dilakukan

karena untuk mengetahui ada tidaknya bunyi nafas tambahan yaitu ronkhi,

memberikan fisioterapi dada, postural drainase, melakukan kolaborasi

dengan dokter untuk pemberian obat.

5.1.4 Implementasi

Pada tahap pelaksanaan tindakan keperawatan dilakukan sesuai dengan

intervensi atau intervensi yang ada disesuaikan dengan kondisi, situasi yang

ada dilapangan serta respon kepada kedua klien dan keluarganya terhadap

asuhan keperawatan yang dilakukan pelaksanaan asuhan keperawatan tidak

terlepas dari adanya kerjasama yang baik dengan keluarga klien,

pembimbing lapangan, pembimbing akademik dan tenaga kesehatan lainnya

109
5.1.5 Evaluasi

Dalam tahap evaluasi asuhan keperawatan dilakukan dengan

menggunakan evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Pada tahap ini dilihat

sejauh mana respon kedua klien terhadap tindakan keperawatan yang di

berikan. Selama melakukan asuhan keperawatan pada klien pertama selama

3 x 24 jam dan klien kedua selama 3 x 24 jam dilakukan evaluasi terhadap

masalah keperawatan, Klien 1 dan klien 2 memiliki diagnosa penyakit

berihan jalan nafas tidak efektif,pola nafas tidak efektif dan dan ansietas

pada orang tua dan ketiga diagnosa tersebut dapat teratasi.

5.2 Saran

Setelah penulis melakukan asuhan keperawatan selama satu bulan lebih

di Ruang Kalimaya Atas RSUD dr.Slamet Garut, penulis dapat memperoleh

pengalaman sehingga dapat mengetahui kekurangan atau hal yang perlu

dipertahankan,dengan demikian pada kesempatan ini penulis

menyampaikan beberapa saran yang ditujukan kepada :

110
5.2.1 Institusi Pendidikan

Menambah bahan literatur buku khusunya tentang bronkopneumonia dan

diharapkan meningkatkan kemampuan untuk merawat pasien khususnya

bronkopneumonia dengan tindakan postural drainage.

5.2.2 Instansi Rumah Sakit

Penulis berharap kepada instansi rumah sakit agar lebih meningkatkan

pelayanan asuhan keperawatan pada klien dengan bronkopneumonia

dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif diruang

Kalimaya Atas RSUD dr.Slamet Garut.

111