Anda di halaman 1dari 34

EVALUASI DAMPAK POTENSIAL

Evaluasi dampak potensial merupakan kajian untuk menentukan apakah dampak potensial tersebut merupakan Dampak Penting Hipotetik (DPH) atau Dampak Tidak
Penting Hipotetik (DTPH). Jika dampak tersebut merupakan dampak penting hipotetik (DPH) maka selanjutnya dikaji dan diprediksi dalambab prediksi dampak.
Sedangkan dampak tidak penting hipotetik (DTPH) dikaji dan evaluasi lagi apakah DTPH tersebut merupakan DTPHk atau termasuk DTPHo. Jika DTPH tersebut masuk
kategori DTPHk maka dampak tersebut selanjutnya dijelaskan dalam RKL RPL. Tetapi jika DTPH tersebut termasuk kategori DTPHo dampamaka dampak tersebut
tidak perlu lagi dijelaskan dalam RKL RPL. Kriteria yang digunakan un tuk melingkup dampak potensial menjadi DPH, DTPHk, atau DTPHo, dengan menggunakan
pedoman pelingkupan (KLH, 2007) ditambah SOP bagi dampak yang pengelolaannya sudah memiliki SOP yaitu:
(a) Kriteria 1: Apakah daya tampung dari komponen lingkungan yang dikaji sudah terlampaui?
(b) Kriteria 2: Apakah komponen lingkungan tersebut memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar (nilai sosial dan ekonomi) dan
terhadap komponen lingkungan lainnya (nilai ekologis), sehingga perubahan besar pada kondisi komponen lingkungan tersebut akan sangat berpengaruh
pada kehidupan masyarakat dan keutuhan ekosistem.
(c) Kriteria 3: Apakah masyarakat setempat menyatakan kekhawatiran yang tinggi terhadap perubahan komponen lingkungan tersebut?
(d) Kriteria 4: Apakah akan ada peraturan atau kebijakan yang akan dilanggar atau dilampaui dengan adanya dampak tersebut (baku mutu lingkungan,
baku mutu emisi/limbah dsb? (Panduan Pelingkupan dalam Amdal, KLH, 2007)
(e) Kriteria 5: Apakah telah disusun Prosedur operasi standard (SOP) untuk mencegah, meminimisasi dan/atau memitigasi dampak yang diprakirakan akan timbul?
(Permen LH No. 16 Tahun 2012).
Setiap dampak potensial (dari langkah sebelumnya) ditapis dengan 5 (lima) pertanyaan diatas. Berdasarkan 5 (lima) kriteria di atas maka
kesimpulannya dapat ditentukan sebagai berikut:
(a) Jika salah satu pertanyaan pada kriteria 1 (satu) sampai dengan 4 (empat) dijawab dengan ‘YA’ serta pertanyaan kriteria 5 dijawab TIDAK, dampak
potensial tersebut dikategorikan sebagai dampak penting hipotetik (DPH) yang harus dikaji dalam Prakiraan Dampak Penting (BAB 5).
(b) Jika salah satu pertanyaan pada kriteria 1 (satu) sampai dengan 4 (empat) dijawab dengan ‘YA’ tetapi pertanyaan kriteria 5 dijawab ’YA’, dampak potensial
tersebut dikategorikan sebagai dampak tidak penting hipotetik tetapi harus dikelola dan dipantau (DTPHk) yang selanjutnya dikaji dalam Kajian Rencana
Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL).
(c) Jika pertanyaan pada kriteria 1 sampai 5 dijawab ’TIDAK’, maka dampak potensial tersebut dikategorikan sebagai dampak tidak penting hipotetik tidak dikelola
dan dipantau (DTPHo), sehingga tidak masuk dalam Kajian Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL). Hasil evaluasi
dampak potensial menjadi dampak penting hipotetik disajikan dibawah ini.
Rencana Pengelolaan Lingkungan Pelingkupan Batas Waktu
Kegiatan yang yang Sudah Direncanakan Komponen Kajian
Berpotensi Sejak Awal Sebagai Lingkungan Wilayah (sampaikan
No. Dampak
Menimbulkan Bagian dari Rencana Terkena Studi pula justifikasi
Dampak Penting
Dampak Kegiatan Dampak Evaluasi dampak potensial Penentuanya)
Potensial Hipotetik
Lingkungan
(DPH)
Tahap Pra – Konstruksi
1. Sosialisasi Tidak ada Sosial Ekonomi Perubahan sikap dan 1. Daya tampung dari lingkungan DPH Masyarakat 1 minggu pada
Budaya presepsi masyarakat belum terlampaui, dengan bentuk Dukuh kegiatan pra –
masyarakat masih nyaman Konang, konstruksi
bertempat tinggal di Dukuh Dusun
Konang Puluham, Desa
2. Beban terhadap komponen Sedayu,
Kecamatan
lingkungan tidak terlalu tinggi.
Jumantono,
Dampak potensial perubahan
Kab.
sikap dan presepsi masyarakat Karanganyar,
tidak memegang peranan penting Jawa Tengah
dalam kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar (social,
ekonomi) dan terhadap
komponen lingkungan lainnya
(ekologis)
3. Terdapat kekhawatiran yang
tinggi terhadap perubahan
komponen lingkungan sehingga
menimbulkan kekhawatiran
masyarakat akan kegiatan
pembangunan yang tidak sesuai
dengan yang diharapkan oleh
masyarakat
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Tidak ada SOP untuk mencegah,
menimisasi dampak yang
diprakirakan
Disimpulkan bahwa Dampak
Penting Hipotetik
Tahap Konstruksi
2. Rekruitmen Tenaga Tidak Ada Sosial Ekonomi Kesempatan Kerja 1. Daya tampung tidak terlampaui DPH Masyarakat 2 minggu pada
Kerja Konstruksi Budaya dengan adanya potensi tenaga Dukuh kegiatan
kerja di wilayah studi banyak Konang, Konstruksi
2. Potensi tenaga kerja memegang Dusun
peranan penting dalam Puluham, Desa
kehidupan sehari – hari Sedayu,
Kecamatan
masyarakat sekitar (nilai social
Jumantono,
ekonomi)
Kab.
3. Tidak ada kekhawatiran Karanganyar,
masyarakat terhadap perubahan Jawa Tengah
komponen lingkungan justru
pemrakarsa menyediakan
lapangan kerja untuk masyarakat
sekitar dengan presentase 50%
dari jumlah pekerja yang
dibutuhkan
4. Tidak ada kebijakan yang
dilanggar
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Penting
Hipotetik
Tidak Ada Sosial Ekonomi Peningkatan 1. Daya tampung tidak terlampaui DPH Masyarakat 2 minggu pada
Budaya Pendapatan dengan adanya peningkatan Dukuh kegiatan
Masyarakat pendapatan masyarakat karena Konang, Konstruksi
pekerja mengandalkan toko Dusun
sekitar wilayah studi dalam Puluham, Desa
pemenuhan kebutuhan Sedayu,
Kecamatan
kehidupan sehari – hari
Jumantono,
2. Komponen lingkungan
Kab.
memegang peranan penting Karanganyar,
dalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah
sehari - hari (nilai social –
ekonomi)
3. Tidak ada kekhawatiran
masyarakat terhadap perubahan
komponen lingkungan hidup
dengan bentuk masyarakat
sekitar yang memiliki warung
makan / toko kelontong merasa
diuntungkan dalam proyek
pembangunan Hotel karena
pekerja proyek akan mencari
toko / warung terdekat dalam
pemenuhan kehidupan sehari –
hari
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Penting
Hipotetik
Tidak Ada Sosial Ekonomi Perubahan sikap 1. Daya tampung dari lingkungan DTPH Masyarakat 2 minggu awal
Budaya dan persepsi yang dikaji tidak terlampaui, Dukuh pada kegiatan
masyarakat dengan bentuk ketakutan Konang, Konstruksi
masyarakat dalam penerimaan Dusun
pekerja karena pemrakarsa Puluham, Desa
memberikan kuota sebanyak Sedayu,
Kecamatan
50% dari total pekerja yang
Jumantono,
dibutuhkan
Kab.
2. Beban terhadap komponen Karanganyar,
lingkungan tidak terlalu tinggi. Jawa Tengah
Dampak potensial perubahan
sikap dan presepsi masyarakat
tidak memegang peranan
penting dalam kehidupan sehari
– hari masyarakat sekitar
(social, ekonomi) dan terhadap
komponen lingkungan lainnya
(ekologis)
3. Tidak ada kekhawatiran
masyarakat terhadap perubahan
komponen lingkungan
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Tidak Dikelola
dan Dipantau
3. Geofisik Penurunan 1.Iya, DPH Dusun
Kualitas air tanah karenatidakterlaluberpengaruhun Puluham, Desa
Aktivitas tukkomponenlingkungan Sedayu,
Basecamp Kecamatan
2.Iya, Jumantono,
karenaperandalammasyarakatsan Kab.
gatlahpentingdalamhaltersebutda Karanganyar,
Jawa Tengah
ndapatberpengaruhterhadapekol
ogis yang ada.

3. tidak, komponenlingkungan
yang adatidakterlaluterpengaruh.

4.tidak, tidak yang peraturan


yang dilanggar

5. tidak ada SOP

Dampak Penting Hipotetik

Geofisik peningkatan 1. ya, karena sebagai tempat DPH Tapak Proyek


timbulan sampah tinggal sementara pekerja Dukuh
yang berasal dari luar Konang,
daerah Dusun
2. ya, karena barak dilengkapi Puluham, Desa
dengan bengkel kerja untuk Sedayu,
Kecamatan
perbaikan peralatan yang
Jumantono,
rusak dan sebagai tempat
Kab.
3. tidak, karena tidak ada Karanganyar,
saran/masukan tentang Jawa Tengah
timbulan sampah
4. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku mutu
timbulan sampah
5. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku mutu
timbulan sampah
Dampak Penting
Hipotetik

Geofisik peningkatan 1. ya, karena sebagai tempat DPH Tapak Proyek


timbulan sampah tinggal sementara pekerja Dukuh
B3 yang berasal dari luar Konang,
daerah Dusun
2. ya, karena barak Puluham, Desa
dilengkapi dengan bengkel Sedayu,
Kecamatan
kerja untuk perbaikan
Jumantono,
peralatan yang rusak dan
Kab.
sebagai tempat Karanganyar,
penyimpanan peralatan Jawa Tengah
maupun material
konstruksi
3. tidak, karena tidak ada
saran/masukan tentang
timbulan sampah B3
4. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku mutu
timbulan sampah B3
5. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku mutu
timbulan sampah B3
Dampak Penting Hipotetik
Kesehatan Vektor Penyakit 1. Tidak, Daya tampung dari DTPH Tapak Proyek
Masyarakat lingkungan tidak terlampaui, Dukuh
dengan bentuk masyarakat Konang,
masih nyaman bertempat Dusun
tinggal di kawasan proyek Puluham, Desa
2. Tidak, komponen lingkungan Sedayu,
Kecamatan
tersebut tidak memegang
Jumantono,
peranan penting ataupun
Kab.
korelasi yang kuat terhadap Karanganyar,
kondisi masyarakat. Jawa Tengah
3. Tidak, tidak ada masyarakat
yang kawatir tentang komponen
tersebut
4. Tidak, diperlukan kebijakan
baru yang berhubungan dengan
pengelolaan komponen
lingkungan tersebut
5. Tidak, tidak terdapat SOP

Dampak Tidak Penting


Hipotetik

Mobilisasi
4 Geofisik kimia Penurunan kualitas 1. Daya tampung dari DPH
4.Peralatan berat dan udara lingkungan terlampaui,
material dengan bentuk banyaknya
debu yang dihasilkan dari
proses mobilisasi Peralatan
Berat dan Material
2. Perubahan kondisi
kmponen lingkungan akan
berpengaruh dalam
kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar
dikarenakan udara berperan
penting dalam kehidupan
3. Masyarakat mengalami
kekhawatiran terhadap
dampak dari keluar
masuknya kendaraan di
kawasan proyek
4. Ada peraturan yang
dilanggar dikarenakan
banaknya emisi dari
material dan alat berat
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Penting
Hipotetik
Geofisik kimia Kebisingan 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk
terlampaui, dengan bentuk
dampak potensial peningkatan
kebisingan akibat kegiatan lalu
– lalang peralatan berat atau
truk pengangkut material
2. Perubahan kondisi komponen
lingkungan tidak berpengaruh
dalam kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar dikarenakan
penggunaan alat – alat yang
dirasa cukup untuk memimalisir
kebisingan
3. Masyarakat tidak mengalami
kekhawatiran terhadap dampak
potensial peningkatan
kebisingan
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola dan
Dipantau
Geofisik kimia Getaran 1. Tidak DTPH
karenhaPenggunaanAlat-
AlatBeratmenggunakan alat
yang minim getaran

2.tidak, karena kompenen


lingkungan di wilayah tsb tidak
memegang peran dalamke
hidupan sehari-hari dan bersifat
sementara

3. tidak, tidak terdapat


masyarakat yang kawatir tentang
getaran

4. Tidak, Tidakperaturan yang


dilanggar

5. Tidakada SOP
Dampak tidak Penting
Hipotetik
Transportasi Lalu lintas 1. Tidak, Berdasarakan DTPHk
estimasi, hanya sekitar 6
truk per hari sehingga
tidak mengganggu lalu
lintas jalan di sekitar
tapak proyek.
2. Tidak, jalan adalah
komponen yang penting
bagi masyarakat untuk
menunjang segala aspek
sosial ekonomi maupun
budaya, namun
mengingat kuantitas truk
yang akan melewati
jalan hanya sedikit(6
truk per hari) maka
komponen tersebut tidak
akan terganggu.
3. Ya, terdapat
sekelompok masyarakat
yang kawatir atas
gangguan lalu lintas
yang mungkin akan
terjadi
4. Tidak, kontraktor akan
berusaha merekayasa
lalu lintas agar tidak
terjadi ketidakteraturan
lalu lintas
5. Ya, terdapat SOP yang
mengatur tentang proses
transportasi material dan
alat-alat
DTPHk
Transportasi Kerusakan Jalan 1. Tidak, tidak ada daya DTPHk
tamping yang
terlampaui pada
komponen lingkungan
yang dikaji
2. Ya, komponen
lingkungan yang dikaji
memegang peranan
penting bagi
masyarakat.
3. Tidak, sejauh sosialisasi
yang telah dilakukan,
tidak ada masyarakat
yang menyatakan
kekawatiran tentang
kerusakan jalan
4. Tidak, harus ada
kebijakan terkait
perubahan komponen
lingkungan yang dikaji
5. Ya, Terdapat SOP
dalam proses mobilisasi
alat dan bahan
DTPHk
Transportasi Potensi Kecelakaan 1. Tidak, tidak ada daya DTPHk
tamping yang
terlampaui pada
komponen lingkungan
yang dikaji
2. Ya, komponen
lingkungan yang dikaji
memegang peranan
penting bagi
masyarakat.
3. Ya, sejauh sosialisasi
yang telah dilakukan,
terdapat masyarakat
yang menyatakan
kekawatiran tentang
kerusakan jalan
4. Tidak, harus ada
kebijakan terkait
perubahan komponen
lingkungan yang dikaji
5. Ya, Terdapat SOP
dalam proses mobilisasi
alat dan bahan
DTPHk
Pekerjaan Tanah Geofisik Kualitas Udara 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk Sekitar Tapak 1 bulan pertama
5. Kimia tidak terlampaui, dengan bentuk Proyek Dukuh pada kegiatan
pada saat pembersihan lahan Konang, Konstruksi
tidak ada emisi yang dihasilkan Dusun
2. Perubahan kondisi kmponen Puluham, Desa
lingkungan akan berpengaruh Sedayu,
Kecamatan
dalam kehidupan sehari – hari
Jumantono,
masyarakat sekitar dikarenakan
Kab.
banyaknya pohon – pohon yang Karanganyar,
ditebang Jawa Tengah
3. Masyarakat tidak mengalami
kekhawatiran terhadap dampak
potensial penurunan kualitas
udara dikarenakan pemrakarsa
telah berkerja sama dengan
pihak ketiga dalam pembuangan
sisa material
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar dikarenakan tidak
adanya standar baku mutu yang
dilampaui
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola dan
Dipantau

Geofisik Kebisingan 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk


Kimia tidak terlampaui, dengan bentuk
tidak adanya kegiatan yang
menyebabkan peningkatan
kebisingan
2. Perubahan kondisi komponen
lingkungan tidak berpengaruh
dalam kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar dikarenakan
sudah direncanakan mitigasi
dalam menghadapi dampak
yang ditimbulkan
3. Masyarakat mengalami
kekhawatiran terhadap dampak
potensial peningkatan
kebisingan
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar karena pemrakarsa
akan melakukan peminimalisasi
dampak
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola dan
Dipantau

Biologi Penurunan angka 1. tidak karena kuntur tanah DTPH Tapak 1 bulan
Vegetasi belum rata dan harus dilakukan Proyek Dk. setelah
pengurukan dan perataan tanah Konang, kegiatan
Dsn konstruksi
2. Tidak, di dalam area tapak Puluhan, Ds
proyek hanya terdapat pohon- Sedayu, Kec
Jumantono,
pohon yang tidak berperan
Kab
penting bagi masyarakat Karanganya
r
3. tidak, karena hanya sebatas,
pengurukan dan perataan tanah.

4. Tidak,
karenaperaturantidakada yang di
langgar.

5. tidakadanya SOP
DTPH

Transportasi Lalu Lintas 1. Tidak, komponen yang DTPHk Jalur Keluar Selama Proses
dikaji belum terlampaui, masuk tapak pekerjaan tanah
proses cut and fill tidak proyek Dsn bulan 3
memerlukan material Puluhan, Ds
tambahan dari luar tapak Sedayu, Kec
proyek yang mungkin Jumantono,
dapat menyebabkan Kab
ketidakteraturan lalu Karanganyar
lintas
2. Tidak, komponen
tersebut terdapat di
dalam dusun yang tidak
bersifat vital bagi
masyarakat.
3. Ya. Terdapat
masyarakat yang
menyatakan
kekawatiran tentang
komponen lingkungan
tersebut
4. Tidak, proses pekerjaan
tanah telah direncanakan
dan dijadwalkan sesuai
dengan kaidah
perencanaan yang baik
5. Ya, Pemrakarsa akan
memitigasi potensi
terjadinya lalu lintas
dari tapak proyek sesuai
andalin yang sudah
dibuat dengan cara
rekayasa lalu lintas
DTPHk

Transportasi Kerusakan Jalan 1. Tidak, tidak ada daya DTPHk Jalur Keluar Selama Proses
tamping yang masuk tapak pekerjaan tanah
terlampaui pada proyek Dsn bulan 3
komponen lingkungan Puluhan, Ds
yang dikaji Sedayu, Kec
2. Ya, komponen Jumantono,
lingkungan yang dikaji Kab
memegang peranan Karanganyar
penting bagi
masyarakat.
3. Tidak, sejauh
sosialisasi yang telah
dilakukan, tidak ada
masyarakat yang
menyatakan
kekawatiran tentang
kerusakan jalan
4. Tidak, harus ada
kebijakan terkait
perubahan komponen
lingkungan yang dikaji
5. Ya, Terdapat SOP di
masing-masing alat
yang digunakan
dalam proses
pekerjaan tanah
DTPHk

Pekerjaan Fisik Geofisik Kualitas Udara 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk Area di sekitar 17 bulan pada
6.Konstruksi Hotel Kimia terlampaui, dengan bentuk tapak proyek, kegiatan
penurunan kualitas udara Dukuh Konstruksi
2. Perubahan kondisi komponen Konang,
hidup sangat berpengaruh Dusun
terhadap kehidupan sehari – hari Puluham, Desa
Sedayu,
masyarakat (nilai sosial dan
Kecamatan
ekonomi) dan komponen
Jumantono,
lingkungan hidup (nilai Kab.
ekologis) Karanganyar,
3. Masyarakat tidak mengalami Jawa Tengah
kekhawatiran terhadap dampak
potensial penurunan kualitas
udara
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar karena pemrakarsa
akan melakukan peminimalisasi
dampak
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola dan
Dipantau

Geofisik Peningkatan 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk


Kimia Kebisingan tidak terlampaui, dengan bentuk
pembangunan pondasi
menggunakan sistem yang tidak
menyebabkan peningkatan
kebisingan
2. Perubahan kondisi komponen
lingkungan tidak berpengaruh
dalam kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar
3. Masyarakat mengalami
kekhawatiran terhadap dampak
potensial peningkatan
kebisingan
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar karena pemrakarsa
akan melakukan peminimalisasi
dampak
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola dan
Dipantau

Geofisik Getaran 1.Tidak. komponen lingkungan DTPH


Kimia diduga tidak akan terlampaui

2. Tidak. Karena diduga


komponen lingkungan tersebut
tidak memegang peran penting
dalam kehidupan sehari-hari.

3. Tidak, meskipun terdapat


masyarakat yang mengutarakan
tentang kebisingan namun pihak
kontraktor telah merencanakan
untuk menggunakan alat-alat
yang minim getaran

4. tiadak, tidak yang peraturan


yang dilanggar

5. Tidak ada SOP


Dampak Tidak Penting
Hipotetik

Geofisik Kualitas Air tanah 1. tidak, karena komponen yang DTPH


Kimia telah dikaji diduga tidak akan
mempengaruhi komponen
lingkungan tersebut secara
signifikan

2. tidak, karena perubahan yang


terjadi tidak berdampak besar
terhadap nilai ekologis dan
komponen lingkungan

3. tidak, karena perubahan


komponen yang terjadi tidak
berdampak besar bagi
lingkungan yang terdapat di
sekitar proyek.

4.tidak, karena tidak ada


peraturan yang dilanggar

5. tidak, tidak terdapat SOP

Dampak Tidak Penting


Hipotetik
Geofisik Kuantitas Air tanah 1. Ya. Apabila DPH
Kimia menggunkan air sumur
dalam untuk kebutuhan
hotel maka akan terjadi
penurunan kuantitas air,
terutama untuk
kebutuhan masyarakat
sejitar hotel
2. Ya. Karena digunakan
untuk kebutuhan
sehari(irigasi sawah&
MCK)
3. Ya, apabila terjadi
penurunan kuantitas air
tanah, maka masyarakat
akan kesulitan untuk
mendapatkan air bersih
4. Tidak, tidak ada
peraturan yang
dilanggar
5. Tidak. Belum ada SOP

Dampak Penting Hipotetik

Geofisik Kualitas air 1. ya, karena ada DPTHk


Kimia permukaan kegiatan konstruksi
seperti pencucian
peralatan serta
penyiraman jalan
2. ya, karena air dari
pencucian dan
penyiraman jalan
membawa padatan
material hasil
pembongkaran
3. ya, karena saran dan
masukan dari salah
satu masyarakat
tentang limbah cair
dibuang sudah
berupa cairan yang
bersih/tidak
mengandung penyakit
4. ya, karena
kesimpulan parameter
yang melebihi baku
mutu : cod (ii); bod (iii)
untuk kualitas air
sungai sebelum tapak
proyek
5. ya, karena komitmen
dari pengelola hotel
Jumantono inn akan
diberikan secara
tertulis, sebagai
pelaksana
pengelolaan dan
pemantauan
lingkungan
Dampak tidak Penting Hipotetik
Perlu dikelola dan dipantau

Geofisik Timbulan sampah 1. tidak, karena seluruh DTPH


Kimia timbulan sampah dari
proses konstruksi
akan dikumpulkan di
tempat kusus di luar
tapak proyek
sehingga tidak
berdampak bagi
masyarakat
2. tidak, di sekitar tapak
proyek diduga masih
akan terlihat asri dan
tetap nyaman untuk
masyrakat tinggal
3. tidak, karena tidak
ada saran/masukan
tentang timbulan
sampah
4. tidak, karena tidak
ada kajian tentang
baku mutu timbulan
sampah
5. tidak, karena tidak
ada kajian tentang
baku mutu timbulan
sampah
Dampak Tidak Penting
Hipotetik

Geofisik Peningkatan air 1. tidak, karena DTPH


Kimia limpasan pembangunan lantai
semi basemen
mempunyai
kedalaman 0,7m dari
dasar tanah,
sementara kedalaman
air tanah direncana
kegiatan sedalam 7m
2. tidak, karena
pembangunan lantai
semi basemen
mempunyai
kedalaman 0,7m dari
dasar tanah,
sementara kedalaman
air tanah direncana
kegiatan sedalam 7m
3. tidak, karena tidak
ada saran dan
masukan tentang
peningkatan air
limpasan
4. tidak, karena tidak
ada kajian tentang
peningkatan air
limpasan
5. tidak, karena tidak
ada kajian tentang
peningkatan air
limpasan
Dampak tidak Penting
Hipotetik

Sosial Ekonomi Kenyamanan 1. Daya tampung dari DTPH Masyarakat 6 bulan pada
Budaya Masyarakat lingkungan tidak Dukuh kegiatan
terlampaui, dengan bentuk Konang, Konstruksi
masyarakat masih nyaman Dusun
bertempat tinggal di Puluham, Desa
kawasan proyek Sedayu,
Kecamatan
2. Pekerjaan fisik dilakukan
Jumantono,
secara bertahap sehingga
Kab.
perubahan komponen Karanganyar,
lingkungan hidup tidak Jawa Tengah
berpengaruh pada kegiatan
sehari – hari masyarakat
3. Tidak ada kekhawatiran
yang timbul pada
masyarakat
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Tidak Dikelola
dan Dipantau
Kesehatan Vektor Penyakit 1. Tidak, Daya tampung dari DTPH
Masyarakat lingkungan tidak
terlampaui, dengan bentuk
masyarakat masih nyaman
bertempat tinggal di
kawasan proyek
2. Tidak, komponen lingkungan
tersebut tidak memegang
peranan penting ataupun
korelasi yang kuat terhadap
kondisi masyarakat.
3. Tidak, tidak ada masyarakat
yang kawatir tentang komponen
tersebut
4. Tidak, diperlukan kebijakan
baru yang berhubungan dengan
pengelolaan komponen
lingkungan tersebut
5. Tidak, tidak terdapat SOP

Dampak Tidak Penting


Hipotetik

Kesehatan Sanitasi 1. Tidak, Daya tampung dari DTPHk


Masyarakat lingkungan tidak
terlampaui, dengan bentuk
masyarakat masih nyaman
bertempat tinggal di
kawasan proyek
2. Ya, komponen lingkungan
tersebut memegang peranan
penting ataupun korelasi yang
kuat terhadap kondisi
masyarakat.
3. Tidak, tidak ada masyarakat
yang kawatir tentang komponen
tersebut
4. Tidak, diperlukan kebijakan
baru yang berhubungan dengan
pengelolaan komponen
lingkungan tersebut
5. Ya, terdapat SOP

Dampak Tidak Penting


Hipotetik Perlu dikelola dan
dipantau
Kesehatan Potensi Kecelakaan 1. Tidak, Daya tampung dari DTPH
Masyarakat kerja lingkungan tidak
terlampaui, dengan bentuk
masyarakat masih nyaman
bertempat tinggal di
kawasan proyek
2. Tidak, komponen lingkungan
tersebut tidak memegang
peranan penting ataupun
korelasi yang kuat terhadap
kondisi masyarakat.
3. Tidak, tidak ada masyarakat
yang kawatir tentang komponen
tersebut
4. Tidak, diperlukan kebijakan
baru yang berhubungan dengan
pengelolaan komponen
lingkungan tersebut
5. Tidak, tidak terdapat SOP

Dampak Tidak Penting


Hipotetik

Transportasi Gangguan lalulintas 1. Tidak, komponen DTPH Jalur Keluar Dari bulan 4
lingkungan yang dikaji masuk tapak sampai bulan 14
diduga tidak akan proyek Dsn
melebihi standar yang Puluhan, Ds
ada karena debit Sedayu, Kec
kendaraan yang Jumantono,
keluar masuk proyek Kab
relative sedikit Karanganyar
2. Tidak, komponen
tersebut terdapat di
dalam dusun yang
tidak bersifat vital bagi
masyarakat.
3. Tidak, namun
terdapat masyarakat
yang memohon agar
lalu lintas keluar
masuk proyek diatur
dengan baik
4. Tidak, tidak ada yang
akan dilanggar dalam
lingkup komponen
lingkungan yang dikaji
5. Tidak, perlu dibuat
perencanaan dan
mitigasi agar terjadi
dampak lalu lintas
dapat lebih
dimimalisasi.
DTPH
Transportasi Kerusakan Jalan 1. Tidak, tidak ada daya DTPHk Jalur Keluar Dari bulan 4
tamping yang masuk tapak sampai bulan 14
terlampaui pada proyek Dsn
komponen lingkungan Puluhan, Ds
yang dikaji Sedayu, Kec
2. Ya, komponen Jumantono,
lingkungan yang dikaji Kab
memegang peranan Karanganyar
penting bagi
masyarakat.
3. Tidak, sejauh
sosialisasi yang telah
dilakukan, tidak ada
masyarakat yang
menyatakan
kekawatiran tentang
kerusakan jalan
4. Tidak, harus ada
kebijakan terkait
perubahan komponen
lingkungan yang dikaji
5. Ya, Terdapat SOP
dalam proses
mobilisasi alat dan
bahan
DTPHk
Tahap Operasi
7. Rekrutmen Tenaga Sosial Ekonomi Peningkatan 1. Daya tampung belum DPH
Operasional Budaya Kesempatan Kerja terlampaui, penduduk
masyarakat Dukuh
Konang, Dusun Puluhan,
Desa Sedayu masih
banyak tenaga kerja
2. Rencana kegiatan
rekruitmen tenaga kerja
oprasional hotel
memegang peranan
penting dalam kehidupan
sehari-hari masyarakat
sekitarDukuh Konang,
Dusun Puluhan, Desa
Sedayu (nilai sosial dan
ekonomi) .
3. Tidak ada kekhawatiran
masyarakat sekitar
terhadap perubahan
lingkungan, justru
masyarakat memohon
agar diberikan lapangan
pekerjaan.
4. Tidak Ada peraturan dan
kebijakan yang akan
dilanggar atau dilampaui
dengan adanya dampak
tersebut.
5. Tidak Ada SOP
Dampak Penting Hipotetik
Sosial Ekonomi Peningkatan 1. Daya tampung belum DPH
Budaya Pendapatan terlampaui, ditandai dengan
Masyarakat pendapatan yang diketahui
bahwa mata pencaharian
dominan yaitu petani
2. Rencana kegiatan
rekruitmen tenaga kerja
oprasional hotel
memegang peranan
penting dalam kehidupan
sehari-hari masyarakat
sekitar Dukuh Konang,
Dusun Puluhan, Desa
Sedayu (nilai sosial dan
ekonomi) .
3. Dengan adanya rencana
pembangunan Hotel.
Dimungkinkan
pendapatan masyarakat
meningkat karena adanya
peluang kesempatan
kerja bagi masyarakat
sekitar Dukuh Konang,
Dusun Puluhan, Desa
Sedayu
4. Tidak Ada peraturan dan
kebijakan yang akan
dilanggar atau dilampaui
dengan adanya dampak
tersebut.
5. Tidak Ada SOP
Dampak Penting Hipotetik
8. Pengoprasian Hotel Geofisik Kimia Kualitas Udara 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk
tidak terlampaui, dengan bentuk
masyarakat masih nyaman
bertempat tinggal di kawasan
hotel Jumantono In
2. Perubahan kondisi komponen
hidup tidak berpengaruh
terhadap kehidupan sehari – hari
masyarakat (nilai sosial dan
ekonomi) dan komponen
lingkungan hidup (nilai
ekologis)
3. Tidak ada kekhawatiran yang
timbul pada masyarakat
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Tidak Dikelola
dan Dipantau
Geofisik Kimia Kebisingan 1. Daya tampung dari lingkungan DPH
terlampaui, dengan bentuk
penambahan transportasi yang
keluar masuk Hotel Jumantono
In
2. Perubahan kondisi komponen
lingkungan tidak berpengaruh
dalam kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar
3. Masyarakat mengalami
kekhawatiran terhadap dampak
potensial peningkatan
kebisingan
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar karena hasil uji
kebisingan masih dibawah baku
mutu
5. Tidak adanya SOP
Disimpulkan Dampak Penting
Hipotetik
Geofisik Kimia Kualitas Air tanah 1. tidak, karena dalam DPH
pengoprasian sebgian besar air
dari air PDAM

2. Iya, kualitas air tanah


berperan penting bagi masyarkat

3. iya, terdapat masyarakat yang


kawatir

4. tidak, telah dikaji bahwa


penggunaan air tidak
sepenuhnya dari air tanah

5. tidak, karenaketiadaan SOP


tidakada.
Dampak Penting Hipotetik
Geofisik Kimia Kuantitas air tanah 1. tidak. Untuk Kuantitas DPH
sumber air masih cukup
banyak dan sebagian
besar kegiatan hotel
menggunakan air PDAM
2. Ya. Untuk kebutuhan
sehari-hari (komponen
air)
3. Tidak. Jumlah Air Yang
Akan digunakan Untuk
Operasinal Hotel
Jumantono Inn
Menggunakan Air Sumur
Dalam Pasti Akan
Berdampak Pada Jumlah
Kuantitas Air Tanah,
Sehingga akan Terjadi
Kekhawatiran
Masyarakat.
4. Tidak. Tidak Peraturan
Yang Dilanggar
5. Tidak, tidak terdapat SOP
Dampak Penting Hipotetik
Geofisik Kimia Kualitas air 1. ya, karena ada pembuangan DTPHk
permukaan limbah hotel yang berasal
dari guest room, kitchen
dan laundry
2. ya, karena perlu dilakukan
untuk menurunkan bod dan
cod yang ada pada air
limbah
3. ya, karena saran dan
masukan dari salah satu
masyarakat tentang limbah
cair dibuang sudah berupa
cairan yang bersih/tidak
mengandung penyakit
4. ya, karena kesimpulan
parameter yang melebihi
baku mutu : cod (ii); bod
(ii,iii) untuk kualitas air
sungai setelah tapak proyek
5. ya, karena limbah cair
tersebut kemudian diproses
pada sweage treatment plan
Dampak tidak penting
Hipotetik Perludikelola
dan dipantau
Geofisik Kimia Timbulan sampah 1. ya, karena limbah DPH
padat dari hotel yang
dihasilkan dari proses
produksi makanan dari
kitchen
2. tidak, karena sudah
bekerjasama dengan
DPU untuk
pengambilan sampah
padat setiap hari
3. tidak, karena tidak ada
saran/masukan tentang
timbulan sampah
4. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku
mutu timbulan sampah
5. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku
mutu timbulan sampah
Dampak Penting Hipotetik
Geofisik Kimia Timbulan sampah 1. tidak, karena limbah DTPH
B3 padat dari hotel yang
dihasilkan dari proses
produksi makanan dari
kitchen yang tidak
2. tidak, karena tidak
menghasilkan limbah
B3
3. tidak, karena tidak ada
saran/masukan tentang
timbulan sampah
4. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku
mutu timbulan sampah
5. tidak, karena tidak ada
kajian tentang baku
mutu timbulan sampah
Dampak Tidak Penting
Hipotetik
Geofisik Kimia Kebakaran 1. ya, karena pemanfaatan DTPHk
sumber daya listrik
cadangan (genset)
2. ya, karena energi listrik
yang dipasok dari PLN
dengan kapasitas daya
sebesar 1.800kVA
3. tidak, karena tidak ada
saran dan masukan
tentang bahaya
kebakaran
4. tidak, karena tidak ada
kajian tentang bahaya
kebakaran
5. Ya,TErdapat SOP
tentang bagaimana cara
perlakan saat terjadi
keabakaran
Dampak Tidak Penting
Hipotetik Perlu dikelola dan
dipantau
Keesehatan Keselamatan Kerja 1. Tidak, Daya tampung dari DTPH
masyarakat lingkungan tidak terlampaui,
dengan bentuk masyarakat
masih nyaman bertempat
tinggal di kawasan proyek
2. Tidak, komponen lingkungan
tersebut tidak memegang
peranan penting ataupun
korelasi yang kuat terhadap
kondisi masyarakat.
3. Tidak, tidak ada masyarakat
yang kawatir tentang komponen
tersebut
4. Tidak, diperlukan kebijakan
baru yang berhubungan dengan
pengelolaan komponen
lingkungan tersebut
5. Ya, terdapat SOP dalam proses
operasional

Dampak Tidak Penting


Hipotetik

Transportasi Gangguan lalulintas 1. Ya, diduga komponen DTPHk


lingkungan yang dikaji
akan terlampaui
2. Ya, komponen lingkungan
yang dikaji memiliki
peranan penting bagi
masyarkat.
3. Ya, terdapat masyarakat
yang kawatir tentang
peningkatan debit
kendaraan yang berpotensi
menyebabkan kecelakaan
lau lintas
4. Harus ada kebijakan terkait
perubahan tersebut untuk
mengurangi dampak pada
komponen lingkungan yang
dikaji
5. Ya, terdapat SOP di lokasi
tersebut
Dampak Tidak Penting
Hipotetik perlu dikelola dan
Dipantau
9. Pemanfaatan Geofisik Kimia Kualitas Udara 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk
sumber daya listrik masyarakat masih nyaman
cadangan bertempat tinggal di kawasan
(Genset) operasi hotel Jumantono In
2. Beban terhadap komponen
lingkungan tidak terlalu tinggi.
dampak potensial kenyamanan
masyarakat tidak memegang
peranan penting dalam
kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar (social,
ekonomi) dan terhadap
komponen lingkungan lainnya
(ekologis)
3. Tidak ada kekhawatiran yang
timbul pada masyarakat
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola dan
Dipantau
Geofisik Kimia Kebisingan 1. Daya tampung dari lingkungan DTPH
tidak terlampaui, dengan bentuk
Hotel Jumantono In memiliki
ruang khusus untuk Genset
2. Perubahan kondisi komponen
lingkungan tidak berpengaruh
dalam kehidupan sehari – hari
masyarakat sekitar
3. Masyarakat tidak mengalami
kekhawatiran terhadap dampak
potensial peningkatan
kebisingan
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar karena pemrakarsa
akan melakukan peminimalisasi
dampak
5. Tidak ada SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Tidak Dikelola
dan Dipantau
Geofisik Kimia Getaran 1. Tidak, Kompenan lingkungan DTPH
yang dikaji Belum terlampaui

2. tidak, karena genset hanya


beradampak pada kebisingan
dan tidak sampai merusakan
komponen lingkungan

3. tidak, karena kebisingan yang


di timbulkan terhalang oleh
ruang genset.

4. tidak, tidak yang peraturan


yang dilanggar

5. Ya, ada SOP


Dampak Tidak Penting
Hipotetik
Sosial Ekonomi Kenyamanan 1. Daya tampung dari lingkungan DTPHk Masyarakat Tidak Terbatas
Budaya Masyarakat masyarakat masih nyaman Dukuh
bertempat tinggal di kawasan Konang,
operasi hotel Jumantono In Dusun
2. Beban terhadap komponen Puluham, Desa
Sedayu,
lingkungan tidak terlalu Kecamatan
tinggi. dampak potensial Jumantono,
kenyamanan masyarakat tidak Kab.
memegang peranan penting Karanganyar,
dalam kehidupan sehari – hari Jawa Tengah
masyarakat sekitar (social,
ekonomi) dan terhadap
komponen lingkungan lainnya
(ekologis)
3. Adanya kekhawatiran
masyarakat dalam kebisingan
yang ditimbulkan akibat sumber
daya listrik cadangan (genset)
4. Tidak ada peraturan yang
dilanggar
5. Adanya SOP
Disimpulkan Dampak Tidak
Penting Hipotetik Dikelola
dan Dipantau