Anda di halaman 1dari 10

2.

STUDY KASUS

Tanggal 24/02/2014 jam : 04 : 20 NY.A datang ke RS dengan keluhan


pusing, kencang dan cemas dengan kondisi kehamilannya. mengeluh riwayat
kejang 2x kurang lebih 1 jam dirumah, di IGD kejang 1 x dengan G1P0A0, HPL :
30 januari 2014, usia kehamilan 44 minggu. terapi yang diberikan O2 2
L/menit, cairan intravena RL dan MgS04 dan masuk ICU jam 05 : 00 dan
dilakukan operasi SC pada tanggal 24 Februari 2014, mulai jam 10.45 WIB
selesai jam 11.30 WIB, menggunakan General Anestesi (GA). Klien mengatakan
kunjungan ANC teratur kurang lebih 10 x, di bidan, klien tidak pernah
mengkonsumsi obat selain dari bidan, obat yg di berikan selama hamil : Fe, Vit
C, B6 dan B1, riwayat hipertensi selama kehamilan. Keluarga mengatakan tidak
ada yang mempunyai penyakit keturunan misalnya hipertensi dan DM.

3.Asuhan Keperawatan
PASIEN PEB (PREEKLAMPSIA BERAT)
A.Pengkajian
Identitas
1. Nama : Ny.A
2. Usia :27
3. Jenis kelamin: wanita
4. Agama : islam
5. Pekerjaan : ibu rumah tangga
6. Alamat : sukosari
7. Suku bangsa : indonesia
8. Nomer register

Riwayat Penyakit

1. Keluhan Utama
Klien mengeluh pusing, kencang dan cemas dengan kondisi
kehamilannya.

2. Riwayat Penyakit Sekarang


Tanggal 24/02/2014 jam : 04 : 20 Klien datang ke Rs mengeluh riwayat
kejang 2x kurang lebih 1 jam dirumah, di IGD kejang 1 x dengan
G1P0A0, HPL : 30 januari 2014, usia kehamilan 44 minggu. terapi
yang diberikan O2 2 L/menit, cairan intravena RL dan MgS04 dan
masuk ICU jam 05 : 00 dan dilakukan operasi SC pada tanggal 24
Februari 2014, mulai jam 10.45 WIB selesai jam 11.30 WIB,
menggunakan General Anestesi (GA)
3. Riwayat penyakit Dahulu
Klien mengatakan kunjungan ANC teratur kurang lebih 10 x, di bidan,
klien tidak pernah mengkonsumsi obat selain dari bidan, obat yg di
berikan selama hamil : Fe, Vit C, B6 dan B1, riwayat hipertensi selama
kehamilan

4. Riwayat Penyakit Keluarga


Keluarga mengatakan tidak ada yang mempunyai penyakit keturunan
misalnya hipertensi dan DM.

Pemeriksaan Fisik

1.Breath
Hidung : cuping hidung (-), terpasang oksigen nasal canul
2 liter/menit, tidak ada rhinorea, fungsi penciuman baik, RR : 37 x/menit,
Sound breath : vesikuler, Saturasi oksigen : 98%, Bentuk dada : simetris,
retraksi (-), tidak ada ketinggalan gerak saat bernafas, pengembangan dada
sama.

2.Blood
Nadi : 106 x/menit,teraba kuat,irama teratur, Bunyi Jantung :
S1>S2 tidak ada bunyi tambahan, TD : 164/106 mmHg, JVP : tidak ada
peningkatan JVP, tidak ada pembesaran kelenjar tyroid.

3.Brain
Tingkat kesadaran : Compos Mentis (E4,M6,V5), Bentuk kepala :
mesochepal, tidak ada lesi. Mata : pandangan tidak kabur, dapat melihat
seseorang didepannya dengan baik, konjungtiva tidak anemis, sclera an
ikterik, pupil isokor, palpebra tidak ada pembengkakan, fungsi
pendengaran baik.

4.Bladder
Urine output : kurang lebih 240cc/6 jam, warna kuning terang, bau
khas urin, Alat bantu : menggunakan kateter DC No.16

5.Bowel
a Mulut : mukosa bibir lembab, terlihat bersih, gigi tersusun rapi.
b.Abdomen
TFU 21 cm, janin tunggal, letak memanjang, punggung kiri,
presentasi kepala, penurunan terendah 4/5, DJJ : 138 x/menit., Bising
usus tidak terkaji, status nutrisi diit RG Jenis makanan disesuaikan
kondisi kien (sementara di puasakan).
c.BAB : klien belum BAB sejak awal di RS
6. Bone
a.ROM : klien sukar bergerak karena usia kandungan tua.
b.Deformitas ekstremitas : tidak ada
c.Mobilisasi : klien tidak mobilisasi, mobilisasi di bantu perawat dan
alat.
d.Turgor : baik, Akral dingin , capilery refill kembali dalam <3 detik,
Suhu : 37,0oC derajat celcius / aksila.
e.Kekuatan otot :

5 5
5 5

Terdapat edema ekstremitas bawah, tidak sianosis, klien terlihat pucat


dan terlihat gelisah.

. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
1.Hasil Laborat
Nama : Ny.W
No.RM : 590543
Tanggal pemeriksaan : 24 Februari 2014 04:24 (pre 0p)

PEMERIKSAAN HASIL SATUAN NILAI


RUJUKAN
HEMATOLOGI
Darah Lengkap
Hemoglobin 12.9 g/dL 11.7 – 15.5
Leukosit H 18.3 10^3/uL 3.6 – 11.0
DIFF COUNT
Eosinofil . % 2.00 – 4.00
Basofil . % 0-1
Netrofil . % 50 - 70
Limfosit . % 25 - 40
Monosit . % 2–8
Hematokrit 40 % 35 – 47
Eritrosit 5.2 10^6/uL 3.80 – 5.20
Trombosit 269 10^3/uL 150 – 400
MCV L 78 fL 80 – 100
MCH L 25 pg 26 – 34
MCHC 32 g/dL 32 – 36

Golongan Darah A

KIMIA KLINIK
Gula Darah H 155 mg/dL 70 – 150
Sewaktu 9.2 mg/dL < 50
Ureum 0.60 mg/dL 0.40 – 0.90
Creatinin 21.0 U/L 0 - 35
SGOT 22.0 U/L 0 – 35
SGPT 0.40 mg/dL .1 – 1.0
Bilirubin Total 0.10 mg/dL 0–4
Bilirubin Direk 0.30
Bilirubin Indirek

SERO
IMUNOLOGI Positive Negative
HBsAg

protein 6 Gr/l <5gr/dl

Nama : Ny.W
No RM : 590543
Tanggal Pemeriksaan : 24 februari 2014 jam 13 : 37 (Post Op)

PEMERIKSAAN HASIL SATUAN NILAI


RUJUKAN
HEMATOLOGI
Darah Lengkap
Hemoglobin L 10.4 g/dL 11.7 – 15.5
Leukosit H 18.6 10^3/uL 3.6 – 11.0
DIFF COUNT
Eosinofil . % 2.00 – 4.00
Basofil . % 0 –1
Netrofil . % 50 – 70
Limfosit . % 25 – 40
Monosit . % 1 –8
Hematokrit L 31 % 35 – 47
Eritrosit 4.1 10^6/uL 3.80 – 5.20
Trombosit 236 10^3/ uL 150 – 400
MCV L 76 fL 80 – 100
MCH 26 pg 26 – 34
MCHC 33 g/dL 32 - 36
TERAPI OBAT

Terapi obat Dosis


1) Tanggal : 24 februari 2014
jam 06 : 00 pre op
 O2 nasal canul  2 L\menit
 Infuse RL  20 tpm
 MgSo4  1 gr/ jam iv
. 2) Tanggal : 24 februari 2014 jam
11 : 30 pos op
 O2 nasal canul  2 L/menit
 Infuse : RL + oxytoxin  1 amp : 20 tpm
iv mulaijam 12 : 00
 MgSo4  1gr/jam via siring pump
dari jam 12 : 00
 Injeksi cefotaxim  2 x 1 gr iv
 Injeksi OMZ  2 X 40 mg iv
 Injeksi MPS  3 X 125 mg iv
 Ketorolac  3 x 1 amp 30 mg iv
3) Tanggal 25 februari 2014
 O2 nasal canul  2 L/menit
 nifedipin :  2 x 10 mg ( oral )
 Cefotaxim  2 x 1 gram iv
 OMZ  2 X 1 vial 40 mg iv
 MPS  3X125 mg iv
 RL + oxytocin  1 amp iv s/d jam 12 : 00
Analisa data
Hari/Tgl/ jam Data Focus Etiologi Problem
Senin Ds : klien Krisis Ansietas
24/02/14 mengatakan situasional
06 : 00 cemas dengan
kondisi
kehamilan nya. Kurang
Do :Klien pengetahuan
terlihat pucat
dan gelisah, N ansietas
: 106x/menit,
RR 26
x/menit,akral
dingin.

Senin Ds : Klien Induksi edema Resiko Cidera


24/02/14 mengatakan otak
06 : 00 kejang di rumah
2x, pasien Mekan resistensi
mengatakan otak
pusing, sesak
nafas. Gangguan
Do : sirkulasi otak
N : 106 x/menit,
RR 37 x/ menit, Kejang berulang
Terpasang
O2 nasal canul Resiko Cidera
2 liter/ menit,
riwayat Kejang
(+), Pusing (+)

Senin Ds : pasien Iskemia Kelebihan


24/02/14 mengatakan volume cairan
06 : 00 kakinya bengkak Pelepasan
Do : ekstremitas tropoblastik
bawah terdapar
edema, TD : 164 Endoteliosis
/106 mmHg
Proteinuri 6gr/dl Proteinuria
Input cairan
500ml Perpindahan
Output urine cairan ke ruang
pasien intersitial
100cc/24jam
Edema
Senin Ds : Klien Operasi Sc Nyeri akut
24/02/14 mengatakan
20 : 00 nyeri luka Agen Cider
operasi seperti Fisik
di tusuk – tusuk, ( Luka SC )
nyeri hilang
timbul, pada Nyeri akut
perut bagian
bawah sekala
nyeri 7.
Do : Terdapat
luka post op SC,
Keadaan luka
tertutup, perban
bersih, KU :
lemah,
kesadaran
composmentis,
TD : 120/ 64
mmHg, RR :23
x/ menit, N : 94
x/ menit,
saturasi O2 96%
Senin Ds : Prosedur Resiko Infeksi
24/02/14 Do : Terdapat Infansif
20 : 00 luka post op SC,
Keadaan luka Agen Cider
tertutup, perban Fisik
bersih, KU : ( Luka SC )
lemah,
kesadaran Resiko infeksi
composmentis,
TD : 120/ 64
mmHg, RR :23
x/ menit, N : 94
x/ menit, S
:36,1OC saturasi
O2 96%
Leukosit : H
18,6
Post OP hari ke-
0
Terpasang
infuse RL +
oxytosin 20tpm
Terpasang DC
No-16
Terpasang o2
nasal kanul
2liter/menit.
Daftar Diagnosa Prioritas
Nama Pasien:
No RM :
No Tanggal Diagnosa Tanggal paraf
ditemukan Keperawatan teratasi

1 Tanggal Resiko cidera


24/02/2014 berhubungan dengan
gangguan integrasi
sensori
2 Tanggal Kelebihan volume
24/02/2014 cairan berhubungan
dengan gangguan
mekanisme regulasi
3 Tanggal Nyeri akut
24/02/2014 berhubungan dengan
agen cidera fisil ( luka
SC )

4 Tanggal Ansietas berhubungan


24/02/2014 dengan krisis
situasional
5 Tanggal Resiko infeksi
24/02/2014 berhubungan dengan
prosedur infansif