Anda di halaman 1dari 2

Nama Lengkap : Gandy Patandung Andi Lolo

NIM : 4518111047

TUGAS KONSEP DIRI DAN MOTIVASI

Bekerja keras. Lakukan yang terbaik. Simpan kata-kata Anda Jangan terlalu sombong. Percaya
kepada Tuhan. Jangan takut dan jangan pernah lupakan teman – Harry S. Truman

“Jika kau menghamba pada ketakutan, kita memperbesar barisan perbudakan”

Motivasi saya menjadi seorang dokter adalah yang pertama menjadi seorang dokter adalah cita
cita saya dari dulu. Sejak SD sampai SMA saya sangat ingin menjadi dokter dan cita – cita
saya dari dulu. Tapi awalnya saat saya masuk di Fakultas Kedoteran saya merasa ragu untuk
bisa menjalaninya karena banyak hal – hal yang saya tidak ketahui pada saat saya masuk.
Banyak juga istilah - istilah atau kata – kata yang mungkin baru saya dengar jadi saya pun
merasa ragu. Tetapi berkat dukungan orang – orang terdekat saya seperti keluarga, teman –
teman, sahabat dan terutama ayah dan ibu saya. Berkat itu saya merasa disupport dan membuat
saya menjadi optimis untuk menjalani kehidupan di dunia kedokteran. Tetapi tidaklah mudah
untuk menjalani hal tersebut. Mengapa? Karena di dunia kedokteran itu sangatlah berisiko
tinggi dan itu menjadi tanggung jawab masing – masing. Dokter adalah pekerjaan yang baik
dan mulia, dan sangat banyak peminatnya. Dokter sebagaimana profesi lainnya, meskipun
selalu mengenakan jas putih belum menjamin putih pulalah hati seseorang itu. Jika hanya
mengandalkan pengetahuan, dan tidak ada rasa takut akan Tuhan, maka ia bisa saja berjalan
dijalur jalan yang salah. Punya skill dan pengetahuan, mau jadi hitam atau mau jadi putih itu
tidak sulit tergantung pilihan masing-masing. Mau jadi kaya juga tidak sulit, karena memang
jalan cukup lebar untuk menuju kepada kebinasaan. Namun diatas segalanya itu ada yang lebih
berarti daripada kekayaan. Bahasa kerennya yaitu pengabdian, itu kalau kita memandang
manusia. Namun yang terpenting adalah sebagai ibadah jika kita memandang kepada Tuhan.
Tidak salah meminta jasa, namun kemurahan hati untuk manusia yang dianggap separuh dewa,
separuh malaikat ini tetap harus ada untuk sesamanya. Menjadi dokter yang biasa-biasa saja,
dengan kata lain hidup sederhana dari segi finansial membuat mata orang bertanya-tanya, apa
yang salah dengan dokter ini? karena di mindset banyak orang dokter adalah sosok yang hidup
dengan harta berkelimpahan. Harta kelimpahan? jika itu yang ada dipikiran kita maka buang
jauh-jauh pikiran itu. Menjadi seorang dokter boleh kaya secara materi, namun yang terpenting
adalah kaya hati. Belajar menjadi pribadi yang murah hati, perlu menjadi mata kuliah tambahan
yang mesti dicari diluar bangku kuliah. Karena ketika kita terjun dimasyarakat ada banyak
keadaan menuntut kita harus berlapang dada, panjang sabar dan menerima semuanya. Dan jika
kita menjadi dokter jangan sesekali sombong karena merasa dititik aman, dimana seolah gelar
kehormatan kebanggaan melekat pada kita. Karena kesombongan itu akan menenggelamkan
kita suatu saat diluar prediksi kita.
Dan bagaimana saya melihat diri saya untuk 10 tahun kedepan yaitu saya ingin menjadi dokter
yang mengabdi kepada masyarakat. Saya ingin melakukannya dengan ikhlas dan tulus karena
kembali lagi tujuan awal saya yaitu saya ingin menjadi dokter yang bermanfaat bagi semua
orang. Bagaimana pun itu saya siap bertanggung jawab dengan apa yang menjadi pilihan saya
yaitu menjadi seorang dokter yang menyelamat kan nyawa orang – orang.