Anda di halaman 1dari 6

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 1.

Kucing
Bu Guru : Coba Bunga, sebutkan kucing punya berapa kuping?
Bunga : Dua Bu..
Bu Guru: Bagus! Bayu, kaki kucing ada berapa?
Bayu : Empat Bu..
Bu Guru: Pinter. Coba Pukon, kucing punya ekor berapa?
Pukon : Bu! Seumur hidup Ibu belum pernah liat kucing ya? Semuanya ditanyain!
Bu Guru: KAMU?! *hunus penggaris*

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 2. Jadi Dokter


Bu Guru: Bayu kalo sudah besar mau jadi apa?
Bayu : Mau jadi dokter Bu..
Bu Guru: Kenapa mau jadi dokter?
Bayu : Supaya saya bisa mengobati teman2 saya yg sakit, Bu!
Bu Guru: EGOIS LO!! *Banting kursi*
Bayu : kenapa emang Bu??
Bu Guru : Kalo cuma ngobatin temen2 lo, trus siapa yg ngobatin temen2 gue?! Siapa yg
ngobati temennya temen2 gue?! Siapa yg ngobati temen2nya nenek gue?! HAH?!
Bayu : *meninggal*

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 3. Mau Jadi Satpam
Bu Guru: Pukon , kalo sudah besar mau jadi apa?
Pukon : Mau jadi satpam Bu!
Bu Guru: Kenapa mau jadi Satpam?
Pukon : Supaya saya bisa sepanjang waktu menjaga Ibu, 24 jam rela ga perlu tukar shift..
Bu Guru: Lambemu… *Jejelin Beha*

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 4. Mau Jadi Artis
Bu Guru : Bunga ! Kamu kalo sudah besar mau jadi apa?
Bunga : Mau jadi artis Bu?
Bu Guru: Kenapa mau jadi artis?
Bunga : Karena artis banyak uangnya!
Bu Guru: Kenapa artis banyak uangnya?
Bunga : Karena banyak job Bu!
Bu Guru: Kenapa banyak job?
Bunga : Karena kerjanya bagus!
Bu Guru: Kenapa kerjanya bagus?
Bunga : BUNUH SAJA SAYA SEKALIAN BU! BUNUH! *nyodorin Baygon*

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 5. Ampun


Bu Guru: Bunga ! Apa nama ibukota Indonesia?
Bunga : Bu!
Bu Guru: Apa?
Bunga : Ibu dulu waktu jadi guru nyogok ya? Ibukota Indonesia aja sampai ga tau..
Bu Guru: Tabahkan hambamu ya Tuhaan.. *nangis di di bawah tiang bendera*

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 6. Letak Benua Amerika
Bu Guru: Pu Kon… Dimana letak benua Amerika?
Pukon : Ga tau Bu.
Bu Guru: Mikir dulu dong, jangan asal ga tau aja!
Pukon : Emang saya beneran ga tau. Makanya Ibu kalo letakin barang diingat2 dong biar ga
ngerepotin kami…
Bu Guru: LO KIRA SENDAL?! *lempar ke kantin*
Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 7. Tidak Tega Sama Ibu
Pada suatu haari seorang guru sedang mengajar murid-muridnya. Karena bosan, murid-
muridnya pun malah asyik mengobrol dan sibuk dengan kegiatan mereka sendiri-sendiri.
Sang gurupun marah karena dia merasa dicuekin, tak lama kemudian sang guru memulai
aksi marah-marahnya.
Guru : "Kalian ini ngobrol saja kerjaannya... Apa kalian tidak ada yang mau mendengarkan
pelajaran??"
Murid : "Tidak Buuu.." Murid-murid serentak menjawab (Sang gurupun makin kesal)
Guru : "Dasar kalian murid-murid bodoh... Kenapa kalian bisa masuk sekolah ini??"
Murid : "Karena kami ingin pintar, Bu..."
Guru : "Kalau begitu siapa yang merasa bodoh berdiri... Biarnanti saya ajari.." (Murid-
muridpun hening karena tidak ada yang merasa dirinya bodoh, tapi tiba-tiba Edo berdiri)
Guru : "Bagus Edo, kamu merasa diri kamu masih bodoh yah??"
Edo : "Tidak Buu.."
Guru : "Lalu kenapa kamu berdiri??"
Edo : "Saya ttidak tega saja, Bu..."
Guru : "Gak tega kenapa??"
Edo : "Ngeliat ibu berdiri sendirian..."
Guru : "!!!!!????"

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 8. Guru Aneh


Guru : "Anak-anak, Indonesia terletak di antara dua samudra dan dua ...??"
Murid : "Benuaaaa...!"
Guru : "Salah! Yang benar Indonesia terletak di antara dua samudra dan kedua-duanya
amatlah dalam...!"
Guru : "Sekarang flora dan fauna. Kalau ikan paus binatang mamalia, buaya binatang reptilia,
kambing binatang herbivora, sedangkan macan adalah binatang ....?"
Murid : "Carnivora!!"
Guru : "Kalian ini memang goblok... Macan adalah binatang yang menakutkan...!"
Murid : "???!!!"
Guru : "Sekarang tentang kesehatan. Kemarin si Banu jatuh dari pohon, dia pingsan,
tungkainya mengenai batu tajam sehingga keluar ...??"
Murid : "Darahh..!"
Guru : "Eeee ee eeee, bener-bener goblok ya kalian! Yang benar dia pingsan, tungkainya
mengenai batu tajam sehingga keluarganya kelabakan...!"
Murid : "?????!!!!!"

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 9. Lawan Kata


Kelas yang tadinya ribut, kini menjadi sunyi-senyap setelah guru Bahasa Indonesia yang
paling ditakuti itu masuk ke dalam ruang kelas. Wajahnya garang seperti hendak menerkam
wajah mangsanya.
Murid-murid : "Selamat pagi, Bu guru!!!"
Bu guru : (dengan suara melengking)"Mengapa bilang selamat pagi saja, kalau begitu siang,
sore, dan malam kaliam mendoakan saya tidak selamat, ya??"
Murid-murid : "Selamat pagi, siang, sore, dan malam Bu guru...."
Bu guru : "Kenapa panjang sekali?? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu!!
Murid-murid : "*^%)&%$^#&#@??"
Bu guru : "Katakan saja selamat sejahtera, kan lebih bagus didengar dan penuh makna?
Lagipula ucapan itu meliputi semua masa dan keadaan."
Murid-murid : "Selamat sejahtera Bu guru!!"
Bu guru : "Sama-sama, duduk!! Dengar baik-baik!! Hari ini, saya mau menguji kalian semua
tentang lawan kata atau antonim kata. Kalau saya sebutkan perkataannya, kamu semua
harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti??!"
Murid-murid : "Mengerti Bu guru.."
Guru : "Pandai!"
Murid-murid : "Bodoh!"
Guru : "Tinggi!"
Murid-murid : "Rendah!"
Guru : "Jauh!"
Murid-murid : "Dekat!"
Guru : "Berjaya!"
Murid-murid : "Menang!"
Guru : "Salah itu!"
Murid-murid : "Benar ini!"
Guru : (GERAM) "Bodoh!"
Murid-murid : "Pandai!"
Guru : "Bukan!"
Murid-murid : "YA!"
Guru : (mulai pusing) "Oh Tuhan!!"
Murid-murid : "Ya hamba!!"
Guru : "Dengar ini..."
Murid-murid : "Jangan dengar itu.."
Guru : "Diam!!"
Murid-murid : "Ribut!!!!"
Guru : "Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!!"
Murid-murid : "Ini adalah jawaban, pandai!!"
Guru : "Mati aku!!"
Murid-murid : "HIDUP kami!!"
Guru : "Saya rotan baru tau rasa!!"
Murid-murid : "Kita akar lama tak tau rasa!!"
Guru : "Malas aku ngajar kalian!"
Murid-murid : "Rajin kami belajar Bu guru...."
Guru : "Kalian gila semua!!"
Murid-murid : "Kami waras sebagian.."
Guru : "Cukup!! Cukup!!"
Murid-murid : "Kurang! Kurang!"
Guru : "Sudah!! Sudah!!"
Murid-murid : "Belum!! Belum!!"
Guru : "Mengapa kalian semua bodoh sekali??"
Murid-murid : "Sebab saya seorang pandai.."
Guru : "Oh!! Melawan ya!!"
Murid-murid : "Ho!! Mengalah tidak??"
Guru : "Kurang ajar!!!"
Murid-murid : "Cukup ajar.."
Guru : "Habis aku.."
Murid-murid : "Kekal kamu!!!"
Guru : (putus asa) "OK. Pelajaran sudah habis!!"
Murid-murid : "KO. Permainan belum mulai!!"
Guru : "Sudah, BODOH!!!"
Murid-murid : "Belum, pandai!!"
Guru : "Berdiri!!"
Murid-murid : "Duduk!!"
Guru : "Bego kalian ini!!"
Murid-murid : "Cerdik kami itu!!"
Guru : "RUSAK!!!"ggg
Murid-murid : "Baik.."
Guru : (STRESS) "Kamu semua ditahan siang hari ini!!"
Murid-murid : "Kami dilepaskan tengah malam itu!!!"
Muka Bu guru merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar
ruangan. Murid-murid bangga karena mereka merasa dapat menjawab semua pertanyaan
tadi.

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 10. Salam Perkenalan
Seorang Guru bermaksud melatih anak-anak didiknya di sekolah untuk memupuk rasa
percaya diri mereka. Guru tersebut meminta mnereka untuk memperkenalkan diri sekaligus
mengungkapkan cerita mereka. Dodi berdiri dan berkata, "Nama saya Dodi. Kalau besar
nanti saya ingin menjadi pilot, jadi saya bisa pergi keliling dunia ke Eropa, Asia, Australia,
Afrika, dan sebagainya."
"Bagus sekali Dodi. Terimakasih. Siapa lagi??", tanya Bu guru.
Seorang anak perempuan yang duduk di tengah berdiri dan berkata, "Nama saya Santi.
Kalau besar nanti, Santi ingin menjadi ibu rumah tangga dan punya anak yang manis."
"Bagus. Jadi ibu rumah tangga merupakan cita-cita yang mulia. Siapa lagi?"
Si Zaenal berdiri dan berkata, "Saya Zaenal, nanti kalau sudah besar saya akan membantu
Santi mencapai cita-citanya."

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 11. Tumor Otak
Guru: "Kenapa kamu tertawa dan tersenyum sendiri Ardian?"
Ardian: "Saya habis dari dokter Bu guru."
Guru: "Terus apanya yang membuat kamu senang??"
Ardian: "Dokter bilang saya kena tumor otak stadium lanjut. Dan saya jadi senang...
Horreee!!!" (melompat kegirangan)
Guru: "Kamu mengerti maksud dokter bukan?"
Ardian: "Tentu saja, apakah ibu kira saya bodoh??"
Guru: "Mengapa kamu begitu gembira?"
Ardian: "Karena Bu guru tidak akan mengatai saya "tidak punya otak" lagi."

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 12. Ibu yang Melahirkan
"Mengapa kamu belum mengisi data tempat dan tanggal lahirmu, Mulia??" tanya Bu guru
kepada murid baruya.
"Saya tidak tahu kapan saya lahir, Bu."
"Mengapa tidak kamu tanyakan saja pada ibumu?"
"Ibu saya sedang berada di luar kota, Bu."
"Kalau begitu, mengapa kemarin tidak kamu tanyakan saja kepada ayahmu?"
"Ah, Bu guru ada-ada saja. Ayahkan tidak tahu. Sebab mana mungkin ayah melahirkan
saya."

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 13. Belajar Berhitung
Keponakan Bedul menerima hukuman dari gurunya. "Tono, kamu bisa berhitung", tanya Bu
guru. Tono mengangguk sambil mengatakan, "setiap hari ayah saya mengajari saya
berhitung."
"Coba, setelah tiga berapa??", lanjut Ibu guru.
Tono dengan tangkas menyahut, "Empat lalu lima, enam, tujuh, delapan, dan sembilan."
Ibu guru manggut-manggut. "Kalau setelah sepuluh berapa, Tono?"
Tono menjawab, "Jack, Queen, King, Bu...."
Ibu guru : "Gubrakk..#@$#%^&*(*"

Kumpulan Cerita Humor Lucu Percakapan Guru vs Murid 14. Belajar Geografi
Guru: "Bogor dijuluki sebagai Kota Hujan, kalau Cirebon??"
Murid: "Kota Udang."
Guru: "Bandung disebut kota apa?"
Murid: "Kota Kembang."
Guru: "Kota yang bisa dimakan?"
Murid: "Ambon, Jogja, Sumedang, Roma."
Guru: "Kota yang setiap hari kotor??"
Murid: "Bekasi, karena ada tempat pembuangan sampah."
Guru: "Bukan itu... di luar negeri adanya."
Murid: "Baghdad karena di sana perang terus."
Guru: "Salah... yang benar Kualalumpur."
Murid: "Oh iya juga yaa.."

Kegigihan si Cadel
Seorang cadel ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal di dekat rumahnya.
cadel:"bang, beli nasi goleng satu.
abang:"apa...?" (.....ngeledek.)
cadel:"Nasi Goleng!
abang:"Apaan...?(.....Ngeledek lagi.)
cadel:"Nasi Goleng!!!"
abang:"ohh nasi goleng..." Sambil ditertawakan oleh pembeli yang lain dan pulanglah si cadel
dengan sangat kesal. Sesampainya di rumah dia bertekad untuk berlatih mengucapkan "nasi
goreng" dengan benar. Hingga akhirnya dia mampu mengucapkan dengan baik dan benar.

Hari ke-2.
Dengan perasaan bangga, si cadel ingin menunjukkan bahwa dia bisa mengucapkan
pesanan dengan tidak cadel lagi
cadel:"bang...,saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!"
abang:"ohh...pake apa?"
cadel:"...pake telol..." Sambil sedih... Akhirnya kembali dia berlatih mengucapkan kata "telor"
sampai
benar.

Hari ke-3.
Untuk menunjukkan bahwa dia mampu, dia rela 3 hari berturut - turut makan nasi goreng:
cadel:"bang..., beli NASI GORENG, Pake TELOR!!! Bungkus!"
abang:"ceplok atau dadar ?"
cadel:"dadal..." Dengan spontan. Kembali dia berlatih dengan keras.

Hari ke-4.
Dengan modal 4 hari berlatih lidah hari ini dia yakin mampu memesan dengan tanpa
ditertawakan.
cadel:"bang...,beli NASI GORENG, Pake
TELOR, di DADAR!"
abang:"hebat kamu "del, udah nggak cadel lagi nich, harganya Rp.2500 del." si cadel
menyerahkan uang Rp.3000 kepada si abang, namun si abang tidak memberikan
kembaliannya, hingga si cadel bertanya:
cadel: "bang.., kembaliannya?"
abang: "oh iya, uang kamu Rp.3000, harganya Rp.2500, kembalinya berapa del?" sambil
senyum ngeledek. Si cadel gugup juga untuk menjawabnya, dia membayangkan besok bakal
makan nasi goreng lagi.
Tapi akhirnya dia menjawab:"...GOPEK!" Sambil tersenyum penuh kemenangan.

Percakapan Ustads
DPR : “Pak Ustadz, jikalau DPR sama Menteri…, Hebat mana?”
Ustadz : “Hebat Bapak…., Bapak Menteri gak berani perintah2 anggota DPR. DPR bisa
perintah2 Menteri” Ujarnya santun.
si DPR nyengir seneng
DPR: “Lhaa…, jikalau saya sama ketua KPK hebat mana ??”
Ustadz : “Hebat bapak DPR juga lah…, kan Ketua KPK dipilih sama Bapak juga, DPR tidak
dipilih dari KPK”
si DPR nyengir nya makin lebar, ustadz bener juga nih kata dia
DPR: “Nah ini pertanyaan di jawab dengan benar lagi nih ustadz, jikalau saya dengan Nabi
hebat mana?”
Ustadz : “Masih hebat bapak lah…”
DPR : “LAH?!! KOQ BISA..??” (KAGET)
Ustadz: “YA BISA LAH..” (Lalu melanjutkan ucapannya..)
“Kalo Nabi masih takut sama ALLAH, sedangkan Bapak sudah gak ada takut-takutnya sama
ALLAH”
DPR: [Cengar-cengir doank kaya kebo di sawah.. ]
A ditambah N ditambah C ditambah U ditambah R = ANCUR!

Om Jin Pesan Sate Delivery...

Om jin = mmmm... kepengen sate gua, tapi nggak bisa kluar


Om jin = aha... pesan lewat delivery aja.
om jin memesan sate lewat delivery menggunakan hp.
Setelah proses transaksi selesai, sang delivery pun mengantar sate kerumah sesuai dengan
alamat yang diberikan.
Delivery = Sepertinya betul ini alamat rumahnya.
Kemudian sang delivery memencet bel sambil mengucapkan salam.
Setelah tiga kali memencet bel namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.
Akhirnya si delivery menunggu di teras rumah selama 5 menit, 15 menit, dan 30 menit.
Si delivery sudah mulai kesal, di pukulnya teko yang ada dihapannya.
Lalu om jin pun kluar.
Si delivery kaget bukan main.
Om jin = ku beri satu permintaan... monggo
Delivery = saya mau yang pesan sate dihadirkan kesini.
Om jin = wokeh
Selama beberapa menit keduanya terdiam sambil menunggu kehadiran yang pesan sate.
Lalu si delivery bertanya kepada om jin.
Delivery = om jin, mana yg pesan sate, kok nggak muncul2, om jin palsu nih.
Om jin = sudah saya kabulkan loh mas.
Delivery = iya, tapi mana dia?
Om jin = maaf mas, saya yang pesan sate, sudah lama menunggu ya...
Delivery = apaaaaaaaa... (sambil mengambil sate dan ingin melemparnya)

HP kartu keluarga

otong = Mak...
emak = ada apa tong?
Otong = aku mintak di beliin hp yang bisa di elus mak kayak temanku...
Emak = cemana pulak hp yang bisa di elus?
Otong = itu loh mak, yang bisa digeser-geser pakai jari
Emak = hp zaman now maksud kau?
Otong = iya mak...
Emak = brapa harganya?
Otong = kata kawan sich 2 juta mak
Emak = murah kali...!
Emak = pigi kau ambil sana di laci
Otong = dalam hari (baek kali mamak aku ini, banyak duit rupanya)
Otong = Maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak...
Emak = apa lagi...?
Otong = Mana uangnya mak?
Emak = kau ambil KK itu di laci, tros keluarkan nama kau dari KK itu
Otong = kaget sambil mlongo...