Anda di halaman 1dari 15

3 Sebutkan dan jelaskan dampak sosial dari korupsi (minimal 3)?

3.
1. Meningkatkan kesenjangan sosial; yang kaya akan semakin kaya, yang miskin
akan semakin miskin
Praktik korupsi merupakan wujud dari egoisme yang sangat tinggi, khayalak
banyak yang seharusnya merasakan dampak dari penggunaan anggaran (misal
fasilitas pendidikan, kesehatan, bantuan modal usaha) sama sekali tidak dapat
merasakan hak yang seharusnya mereka terima sehingga gap kesejahteraan
antara 2 pihak ini semakin besar.
2. Melunturkan kepercayaan masyarakat pada pemerintahan
Pemerintahan yang sarat akan korupsi menimbulkan masyarakat yang apatis
dan tidak memiliki harapan akan pemerintahan yang jujur dan adil.
3. Perekonomian akan semakin lesu
Sebagai contoh, mafia barang pokok ataupun bahan bakar minyak akan merusak
kegiatan ekonomi yang berjalan. Keuntungan dari penimbunan dan penjualan
dengan harga tinggi saat terjadi kelangkaan barang hanya akan memperkaya
satu pihak dan sangat merugikan banyak pihak.
4. Tingkat kriminalitas semakin tinggi
Korupsi yang sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat hanya akan
membuat masyarakat merasa tidak diberikan perlindungan dan jaminan,
sehingga masyarakat memilih untuk hidup melalui jalan pintas yang merugikan
orang lain seperti harus mencuri, menjual barang terlarang, dll
5. Terganggunya sistem politik dan pemerintahan
Tujuan pemerintah untuk memajukan kesejahteraan umum terkendala karena
harus terdistraksi dengan kasus-kasus yang merugikan negara.

2. Pengambilan keputusan secara akuntabel dan beretika berarti dapat membuat


keputusan dan tindakan yang tepat dan akurat. Bagaimana mengambil keputusan
yang akuntabel dan beretika menurut pendapat anda sebagai Aparatur Sipil
Negara ?
Keputusan yang akuntabel dan beretika saya rasa harus memiliki nilai-nilai
seperti:
a. Keputusan tidak dilandasi oleh kepentingan pribadi, melainkan demi
kepentingan yang lebih luas
b. Mau melibatkan dan mendengarkan pendapat orang lain saat mengambil
keputusan
c. Peka akan kebutuhan dan keinginan penerima layanan
d. Keputusan tetap memenuhi ketentuan yang tertuang dalam peraturan
Perundang-Undangan/sejenis, SOP
3. Apa yang dimaksud dengan kode etik? Sebutkan kode etik dan kode perilaku pegawai
Kementerian PUPR (sebutkan minimal 3 kewajiban dan larangan)!

Kode etik PNS yang tertuang dalam PerMen 07 tahun 2017 merupakan suatu
panduan hukum di mana menyatakan secara jelas akan apa yang boleh dan
tidak boleh dilakukan oleh PNS.

Kode etik PNS yang tertuang dalam PerMen 07 tahun 2017 merupakan suatu
panduan hukum di mana menyatakan secara jelas akan apa yang boleh dan
tidak boleh dilakukan oleh PNS.

Kewajiban :
1. Wajib berpakaian rapi sesuai dengan peraturan yang berlaku
2. Berintegritas dan bertanggungjawab penuh akan pekerjaan
3. Menjalankan fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik,
perekat dan pemersatu bangsa
4. Menjaga dengan baik rahasia negara

Larangan :
1. Tidak boleh terlibat dalam dunia politik
2. Tidak boleh terlibat dalam praktik KKN
3. Tidak boleh mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang
4. Tidak boleh memiliki konflik kepentingan dalam pengambilan keputusan
5. Memiliki paham yang berseberangan dengan Pancasila

Nilai-Nilai Dasar Komitmen Mutu, yaitu:


a. Efektif : tahu pasti akan tujuan dan langkah-langkah yang harus dikerjakan
untuk mencapai tujuan tersebut
b. Efisien : proses yang efektif akan menghasilkan output yang efisien
c. Inovatif : tidak puas akan satu pencapaian dan berusaha untuk selalu
memberikan yang terbaik
d. Berorientasi pada hasil produk / mutu : mutu yang baik akan mendapatkan
respon yang baik juga kepada penerima layanan

Hak PNS :
1. Menerima pelatihan/pengembangan keahlian dari diklat
2. Berhak untuk mendapatkan kehidupan yang sejahtera serta jaminan hari tua
3. Mendapatkan perlindungan hukum
4. Mendapatkan jatah cuti tahunan
5. Mendapatkan kesempatan besar untuk melanjutkan studi
6. Memilih pengembangan karir sesuai dengan kompetensi

Kewajiban PNS :
1. Menjadikan Pancasila dan UUD sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas
2. Wajib berpakaian rapi sesuai dengan peraturan yang berlaku
3. Berintegritas dan bertanggungjawab penuh akan pekerjaan
4. Menjalankan fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik,
perekat dan pemersatu bangsa
5. Menjaga dengan baik rahasia negara

Faktor utama penurunan nasionalisme berasal dari dalam maupun luar


lingkungan. Keluarga merupakan lingkungan utama seorang individu untuk
memahami nasionalisme meski dalam lingkup yang kecil. Misalkan memasang
bendera saat hari penting, memakai batik, menggunakan bahasa asing yang
tidak terlalu intens dan sesuai tempatnya. Apabila akar dari keluarga itu tidak
cukup kuat, maka generasi berikutnya akan kurang paham akan urgensi
nasionalisme yang semakin menurun.

Globalisasi merupakan salah satu faktor terkuat yang datang dari luar, misal
maraknya film dan musik dari luar negeri, paham radikalisme yang
bertentangan, gaya hidup kebarat-baratan dan apabila tidak disikapi secara
dewasa maka penurunan nasionalisme dapat terjadi.
5. 5 pola pelayanan publik
a. Pelayanan terintegrasi
b. Pelayanan satu pintu : masyarakat dilayani dari satu sistem yang berjalan
simultan misalkan DPWP
c. Pelayanan satu atap : berbagai macam pelayanan dilakukan dalam satu
tempat misalkan pembuatan e paspor di mall
d. Pelayanan terpusat : misalkan pelayanan di Rumah Sakit, sekolah, dll
e. Pelayanan elektronik : pelayanan yang dilakukan secara online seperti e-
pindul, lapor!
Tantangan WoG antara lain kapasitas SDM dan institusi, nilai dan budaya
organisasi, dan ketaatan akan aturan. Ketiga hal ini harus seiring berjalan agar
mencapai perubahan yang diinginkan. Kapasitas SDM yang lemah akan
mengakibatkan kualitas kerja tidak maksimal, budaya organisasi yang lamban
akan semakin memperlambat tujuan bersama, demikian juga pemahaman dan
ketaatan yang berbeda akan aturan dan panduan akan membuat koordinasi
yang dilakukan tidak mencapai titik temu.

1. Dalam banyak hal, kata akuntabiltas sering disamakan dengan responsibilitas atau
tanggung jawab, namun pada dasarnya kedua konsep tersebut memiliki arti yang
berbeda, dilihat dari pengertiannya, akuntabilitas adalah
A. Kewajiban untuk bertanggungjawab
B. Kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai
C. Kewajiban untuk mempertanggungjawabkan
D. Kewajiban untuk bertanggungjawab kepada atasan

2. Salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang akuntabel adalah
adanya transparansi. Tujuan Transparansi adalah sebagai berikut, kecuali
A. Memberikan perlindungan kepada PNS
B. Mendorong komunikasi yang lebih besar dan kerjasama antar kelompok
Internal dan eksternal
C. Meningkatkan kepercayaan dan keyakinan kepada pimpinan secara
keseluruhan
D. Meningkatkan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan

3. Akuntabilitas publik memiliki tiga fungsi utama (Bovens, 2007). Fungsi yang
dilakukan dengan membangun sistem dengan melibatkan stakeholders dan users
yang lebih luas (termasuk masyarakat, pihak swasta, legislatif, yudikatif dan di
lingkungan pemerintah itu sendiri baik di tingkat kementrian, lembaga maupun
daerah) adalah fungsi :
A. Untuk menyediakan kontrol demokratis (peran demokrasi)
B. Untuk mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan (peran
konstitusional)
C. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas (peran belajar)
D. Semua jawaban benar

4. Berikut adalah aspek - aspek akuntabilitas, kecuali

A. Akuntabilitas adalah sebuah hubungan


B. Akuntabilitas berorientasi pada proses
C. Akuntabilitas membutuhkan adanya laporan
D. Akuntabiltas memperbaiki kinerja

5. Nasionalisme dalam arti luas adalah

A. Suatu sikap yang meninggikan bangsa sendiri


B. Pandangan tentang rasa cinta terhadap bangsa dan negara dan sekaligus
menghormati bangsa lain
C. Kecintaan terhadap tanah air
D. Kecintaan terhadap bangsa dan Negara

6. Sikap dan semangat yang sangat mencintai tanah air sehingga berani berkorban
jika diperlukan oleh negara disebut dengan
A. Nasionalisme
B. Patriotisme
C. Komunisme
D. Jingoisme

7. Nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari partisipasi aktif


rakyatnya adalah nasionalisme dalam bentuk
A. Nasionalisme etnis atau etnonasionalisme
B. Nasionalisme kenegaraan
C. Nasionalisme romantik
D. Nasionalisme kewarganegaraan

8. Bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, ras dan golongan
mempunyai dasar pemersatu sebagai perekat persatuan bangsa yang
menumbuhkan Nasionalisme yang kuat yaitu
A. UUD 1945
B. Wilayah NKRI
C. Pancasila
D. Undang-Undang

9. Secara sederhana, yang dimaksud dengan etika publik adalah

A. Ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak


B. Standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku
C. Sistem penilaian perilaku serta keyakinan untuk menentukan perbuatan
yang pantas
D. Acuan/pedoman dalam bersikap dan bertindak dari seluruh jajaran
organisasi pemerintahan

10 Pentingnya etika dalam urusan publik, karena


.
A. Etika berkaitan langsung dengan sistem nilai manusia
B. Etika mendorong tumbuhnya moralitas, nilai-nilai hidup yang hakiki
C. Etika memberi inspirasi kepada manusia untuk secara bersama-sama
menemukan dan menerapkan nilai-nilai yang hakiki bagi kesejahteraan
dan kedamaian umat manusia
D. a, b, c semuanya benar

11. Sikap atau tindakan yang sesuai dengan etika publik adalah

A. Disiplin
B. Dermawan
C. Mentaati semua perintah atasan
D. Semua benar

12 Dibawah ini termasuk etika khusus, kecuali ..


.
A. Bergaul, bertegur sapa dan bertutur kata dengan sopan , wajar dan
edukatif sesuai dengan syariat dan norma moral yang berlaku
B. Mampu merancang, melaksanakan dan menyelesaikan studi dengan baik
C. Mengembangkan iklim penciptaan karya iptek yang mencerminkan
kejernihan hati nurani
D. Berpakaian rapih, bersih, sopan dan serasi sesuai dengan konteks
keperluan yang dibenarkan syariat
13 Faktor-faktor yang dapat menjadi pendorong sekaligus penghambat dalam upaya
. untuk meningkatkan Kinerja ASN yang kreatif, inovatif dan Komitmen terhadap
Mutu, yaitu
A. Perubahan pola pikir (Mindset) Pegawai ASN
B. Pergeseran Budaya kerja
C. Perbaikan tata kelola Pemerintahan (Good Corporate Governance)
D. Semua jawaban benar

14 Komitmen Mutu menjadi persyaratan utama dalam salah satu tugas ASN yaitu
.
A. Mendukung kehendak Pimpinan
B. Meningkatkan pendapatan
C. Memberikan pelayanan Publik yang profesional dan berkualitas
D. Menciptakan peluang usaha

15 Mutu merupakan persepsi pengguna layanan terhadap kemampuan suatu


. organisasi dalam menjawab kebutuhan dan harapan pelanggan. Mutu bersifat
dinamis, sehingga setiap organisasi dituntut untuk memperbaiki kinerjanya secara
terus menerus. Metode sederhana yang paling banyak digunakan bagi setiap
organisasi penyedia layanan baik organisasi pemerintah maupun swasta untuk
melakukan perbaikan secara terus menerus (continous improvement) yaitu
A. Metode Plan Do Check Act (PDCA)
B. Diagram sebab dan akibat (cause and effect diagram) atau fishbone
diagram
C. SIDLACOM
D. Jawaban a dan b yang benar

16 Nilai-Nilai Dasar Komitmen Mutu, yaitu


.
A. Orientasi Mutu
B. Efektif dan Efisien
C. Inovatif
D. Semua benar
17 Berikut ini adalah dampak masif korupsi, yaitu
.
A. Lesunya perekonomian dan mengingkatkan kemiskinan, serta
terganggunya sistem politik dan pemerintahan
B. Akses masyarakat miskin semakin terbatas dan tingginya kriminalitas
serta runtuhnya penegakan hukum
C. Demoralisasi dan kehancuran birokrasi
D. Semua jawaban betul

18 Berdasarkan sudut pandang Sistem Integritas Nasional, hakikat atau makna ideal
. pemberantasan korupsi yang dilakukan di Indonesia adalah
A. Membuat sengsara para koruptor beserta keluarga dan keturunannya
B. Menghukum para koruptor dengan hukuman yang paling lama dan kalau
bisa sampai dihukum mati
C. Memastikan tujuan nasional dapat tercapai
D. Dikenal di dunia internasional sebagai negara contoh pemberantasan
korupsi

19 Dari pernyataan di bawah ini, manakah yang bertentangan dengan


. konsep spiritual accountability
A. Spiritual accountability yang baik akan menghasilkan niat baik, kemudian
niat baik akan mendorong untuk menghasilkan visi dan misi yang baik
dan diterjemahkan menjadi usaha dan hasil terbaik
B. Spiritual accountability yang baik tidak menjamin untuk menghasilkan
public accountability yang baik, terbukti dengan banyak negara-negara
yang penduduknya dengan basis atau mayoritas beragama, layanan
publiknya masih jelek dan tingkat korupsinya masih t
C. Spiritual accountability akan membuat manusia untuk selalu ingat pada
tujuan hidup dan kesadaran bahwa hidupnya harus
dipertanggungjawabkan
D. Kualitas spiritual accountability yang baik secara otomatis membuat
manusia berhati-hati atas akibat perbuatannya kepada manusia dan alam
pada umumnya

20 3 (tiga) nilai dasar anti korupsi yang sangat krusial yaitu


.
A. Kerja keras, sederhana, dan adil
B. Peduli, disiplin, dan mandiri
C. Jujur, Tanggung Jawab, dan Berani
D. Bekerja Keras, Bergerak Cepat, dan Bertindak Tepat
21 Berdasarkan Undang - Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil
. Negara, Pernyataan berikut ini adalah BENAR, kecuali
A. PNS dan PPPK diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat
pembina kepegawaian
B. PNS dan PPPK merupakan warga Negara Indonesia yang memenuhi
syarat tertentu
C. Jenis ASN terdiri atas Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah
dengan Perjanjian Kerja
D. Tidak semua pegawai yang bekerja untuk pemerintah harus berstatus PNS

22. Pegawai ASN berfungsi


sebagai berikut, kecuali
A. Pelaksana kebijakan
publik
B. Penyelenggara
birokrasi pemerintah
C. Pelayan publik
D. Perekat dan
pemersatu bangsa

23. Untuk mendapatkan profil


pegawai yang produktif,
efektif dan efisien
diperlukan sebuah system
pengelolaan SDM yang
mampu memberikan
jaminan "keamanan" dan
"kenyamanan" bagi individu
yang bekerja di dalamnya.
Sistem yang berdasarkan
pada obyektivitas dalam
pengelolaan ASN menjadi
pilihan bagi berbagai
organisasi untuk mengelola
SDM tersebut adalah
A. Spoil System
B. Sistem ASN
C. Sistem Akuntabilitas
Sektor Publik
D. Sistem Merit
24. Lembaga yang diberikan
kewenangan untuk
melakukan monitoring dan
evaluasi pelaksanaan
kebijakan dan manajemen
ASN adalah
A. MENPAN
B. POLRI
C. BKN
D. KASN

25. Pergeseran konsep dari OPA


- NPM - WOG adalah
sebagai berikut
A. Public interest:
politics and experts
- collective needs -
individual needs
B. Role of
policymakers:
commanders -
leaders and
interpreters -
announcers and
commissioners
C. Relations:
dependence -
interdependence -
independence
D. Strategy: focused on
the state and
production - focused
on the market -
focused on civil
society

26. Tantangan yang akan


dihadapi dalam penerapan
Whole of Government
ditataran praktek antara lain
yaitu kapasitas SDM dan
institusi, nilai dan budaya
organisasi, dan ..
A. kepemimpinan
B. ketaatan aturan
C. ketrampilan
D. Kesatuan

27. Whole of Government


adalah sebuah pendekatan
penyelenggaraan pemerintah
yang menyatukan upaya-
upaya kolaboratif
pemerintah dari keseluruhan
sektor dalam ruang lingkup
koordinasi yang lebih luas
guna mencapai tujuan
pembangunan kebijakan,
manajemen program dan
A. pelayanan terpadu
B. pelayanan publik
C. pelayanan
terintegrasi
D. Pelayanan satu pintu

28. Whole of Government juga


sering disamakan atau
minimal disandingkan
dengan konsep policy
integration, policy
coherence, cross-cutting
police-making, joind-up
government, concerned
decision making dan
A. policy coordination
B. policy sustainable
C. policy opened
D. Policy academy

29. Pengertian pelayanan publik


adalah
A. Kegiatan atau
rangkaian kegiatan
dalam rangka
pemenuhan
kehendak setiap
warga negara dan
penduduk atas
barang, jasa,
dan/atau pelayanan
administratif yang
disediakan oleh
penyelenggara
Pelayanan Publik
B. Kegiatan atau
rangkaian kegiatan
dalam rangka
pemenuhan
kebutuhan
pelayanan sesuai
dengan peraturan
perundang-
undangan bagi
setiap warga negara
dan penduduk atas
barang, jasa,
dan/atau pelayanan
administratif yang
disediakan oleh
penyelenggara
Pelayana
C. usaha apa saja yang
mempertinggi
kepuasan penyedia
barang/jasa
D. Usaha untuk
mendorong orang
lain agar dapat
memenuhi
kebutuhannya
sendiri

30. Unsur-unsur dalam


pelayanan publik, kecuali
A. Organisasi pemberi
(penyelenggara)
pelayanan
B. Penerima layanan
(pelanggan )
C. obyek dan metode
layanan
D. Kepuasan yang
diberikan dan/atau
diterima oleh
pelanggan

31. Ciri-ciri pelayanan publik


antara lain adalah
A. Sifatnya publik/semi
publik dan dan
memiliki
ekternalitas serta
resiko kegagalan
perseorangan
B. Akses warga negara
menjadi tanggung
jawab warga, dan
sumber biaya dari
anggaran subsidi
pemerintah
C. Keterkaitan dengan
tujuan dan misi
negara rendah dan
tidak langsung, serta
dasar
penyelenggaraannya
konstitusi,
kebijakan, peraturan
perundangan
D. Lembaga
penyelenggara
Pemerintah dan Non
Pemerintah, dan
akses warga menjadi
tanggung jawab
negara

32. Ruang lingkup pelayanan


publik menurut UU No.
25/2009 antara lain adalah
A. Pendidikan, Tempat
Tinggal, dan
Kesehatan
B. Kesehatan,
Pekerjaan, dan
Pelayanan Prima
C. Keamanan, Asuransi
Jiwa, dan Ibadah
D. Pengajaran, Energi,
dan Tempat
berlindung
Badb
Bbdc
Ddac
Dcad
Dcbc
Bbda
Cbba
Bcca

1. Masalah utama disebabkan oleh kerusakan jalan penghubung antara Desa Gaji
dengan Desa Kedung Rejo yang sangat lamban ditangani oleh pemerintah
setempat sehingga timbul masalah baru berupa :
a. Aksi protes berupa penanaman pohon pisang oleh warga sebagai tanda
bahaya serta berbagai tanda buat pengguna Jalan untuk berhati-hati
b. Hujan memperparah kondisi jalan
c. Jalan rusak memakan korban lalu lintas

Yang terlibat :
a. Warga yang berada di ring satu Semen Gresik : melakukan aksi protes dan
prihatin
b. Pemerintah Tuban : melakukan pelayanan publik yang buruk dengan kurang
responsifnya penanganan akan jalan yang rusak

2. Tidak responsifnya pelayanan pemerintah dalam hal perbaikan jalan yang


rusak ini merupakan cerminan dari fungsi PELAYAN PUBLIK yang tidak berjalan
baik. Pemerintah Tuban selaku pelayan publik di sini terkesan memberikan gap
antara pemerintah dan rakyat dengan terlambatnya penanganan bahkan hingga
memakan korban pun pemerintah Tuban masih saja tidak tanggap. Bisa jadi
faktor instruksi atau kebijakan yang lamban, birokrasi yang ruwet, atau anggaran
yang telah disalahgunakan menjadi penyebab lain keterlambatan penanganan
ini.

Integritas, keprofesionalan dan etika publik seharusnya menjadi nilai dasar yang
sangat penting dilaksanakan dalam kasus ini sehingga kepercayaan publik
kepada pemerintah tidak menurun. Kepekaan akan kebutuhan dan keinginan
rakyat sangat dibutuhkan PNS dalam memberikan pelayanan yang prima.

3.c. Bagaimana dampaknya jika nilai-nilai dasar PNS serta kedudukan dan peran
PNS tidak diterapkan dalam kasus tersebut?
a. Kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah menurun
b. Fungsi PNS sebagai pelayan publik tidak tercapai
c. Korban lalu lintas akan semakin banyak
d. Perekonomian dan produktivitas desa tersebut akan menurun karena akses
yang terganggu

4. Ide untuk memperbaiki keadaan:

a. Masyarakat
Masyarakat dapat bersikap aktif dalam memperjuangkan haknya misal dengan
mengajukan pengaduan ke lembaga pengawasan pelaksanaan pemerintahan
yang lebih tinggi (lebih cepat dan praktis melalui aplikasi pengaduan online)
dengan harapan akan mendapatkan respon yang lebih baik, melaporkan kondisi
jalan secara berkala ke media sosial karena info akan sampai lebih cepat dan
luas sehingga kemungkinan untuk mendapatkan respon dan bantuan akan
semakin tinggi.

b. ASN
Membuat aplikasi pengaduan yang hasil pelaksanaan pengaduannya dapat
dimonitoring dan dievaluasi oleh pihak pengawas. Hal ini membantu adanya
transparansi kinerja dan memberi tekanan pada pemerintahan yang kurang
responsif dan berkinerja buruk.
5. Penerapan alternatif ide di atas akan membantu terwujudnya jalannya
pemerintahan yang akuntabel (bertanggungjawab, transparan, memiliki
integritas). Desakan dari bawah (masyarakat) dan pengawasan dari pemerintah
dengan kedudukan dan wewenang yang lebih tinggi (pengawas pelaksanaan
kebijakan) diharapkan mampu mendorong kinerja pemerintah daerah menjadi
lebih baik dan lebih terkontrol.