Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MANAJEMEN NYERI DI RSAL DR. RAMELAN


SURABAYA

Fasilitator :
Imroatul Faridah, S.Kep., Ns.M.Kep

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH SURABAYA
TA. 2019/2020
SATUAN ACARA PENYULUHAN
MANAJEMEN NYERI DI RSAL DR. RAMELAN
SURABAYA

Oleh :
1. Afif Syihabudin, S.Kep 1930001
2. Farida Ayu I, S.Kep 1930030
3. Merlina Prahara Nita, S.Kep 1930051
4. M. Fathur Andreyanto, S.Kep 1930054
5. Ratnasari Hardiyanti, S.Kep 1930073

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH SURABAYA
TA. 2019/2020

2
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya lah kami dapat menyelesaikan
proposal penyuluhan yang berjudul “Satuan Acara Penyuluhan Manajemen Nyeri” ini
sebatas pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki.
Kami sangat berharap proposal ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas
ini terdapat kekurangan dan jauh dari apa yang kami harapkan. Untuk itu, kami
berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan dimasa yang akan datang,
mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang membangun.
Semoga proposal sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya proposal yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami
sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila
terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan
saran yang membangun demi perbaikan dimasa depan.

Surabaya, 03 Oktober 2019

Penulis

3
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL
HALAMAN SAMPUL (COVER)......................................................................ii
KATA PENGANTAR .........................................................................................iii
DAFTAR ISI .......................................................................................................iv
SATUAN ACARA PENYULUHAN
I. Tujuan Intruksional Umum (TIU)................................................................5
II. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)..............................................................5
III. Sasaran.........................................................................................................5
IV. Materi (terlampir).........................................................................................6
V. Metode .......................................................................................................6
VI. Media ..........................................................................................................6
VII. Evaluasi.......................................................................................................6
VIII. Kegiatan Penyuluhan...................................................................................7
IX. Struktur Organisasi......................................................................................10
MATERI PENYULUHAN
1. Definisi Nyeri............................................................................................11
2. Etiologi atau Penyebab Nyeri....................................................................11
3. Penatalaksanaan Nyeri Kompres Jahe.......................................................12
4. Penatalaksanaan Nyeri Kompres Dingin...................................................12
5. Penatalaksanaan Nyeri Kompres Hangat...................................................15
DAFTAR HADIR PENYULUHAN...................................................................19
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................20

4
5

SATUAN ACARA PENYULUHAN


1. Bidang study : KeperawatanMedikalBedah
2. Topik : Manajemen Nyeri
3. Sasaran : Pasien Rawat Inap dan Keluarga Paviliun III RSAL
Dr. Ramelan Surabaya
4. Tempat : Ruang pavilliun III RSAL Dr. Ramelan Surabaya
5. Hari/Tanggal : Jum’at / 4 Oktober 2018
6. Waktu : 1 x 30 menit.

I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mendapatkan penyuluhan selama 30 menit diharapkan sasaran mampu
memahami Manajemen Nyeri.

II. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS


Setelah mendapatkan penyuluhan selama 30 menit diharapkan sasaran
mampu:
1. Memahami pengertian Nyeri.
2. Mengenali penyebab Nyeri.
3. Memahami Penatalaksanaan Nyeri Kompres Jahe
4. Memahami Penatalaksanaan Nyeri Kompres Dingin
5. Memahami Penatalaksanaan Nyeri Kompres Hangat

III. SASARAN
Pasien Rawat Inap dan Keluarga Paviliun III RSAL Dr. Ramelan Surabaya

IV. MATERI
1. Pengertian Nyeri.
2. Penyebab Nyeri.
3. Penatalaksanaan Nyeri Kompres Jahe
4. Penatalaksanaan Nyeri Kompres Dingin
5. Penatalaksanaan Nyeri Kompres Hangat
V. METODE
1. Ceramah.
2. Diskusi.

VI. MEDIA
1. Leaflet.
2. Poster

VII. EVALUASI
1. Evaluasi Struktur :

a. Peserta hadir 20 orang.


6

b. Penyelenggara penyuluhan dilakukan di Ruang pavilliun III RSAL Dr.


Ramelan Surabaya
c. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan
saat penyuluhan.
2. Evaluasi Proses :
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan.
b. Peserta konsentrasi mendengarkan penyuluhan.
c. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara
benar.
3. Kriteria Hasil :
a. Menyebutkan pengertian Nyeri
b. Menyebutkan penyebab Nyeri
c. Menyebutkan Penatalaksanaan Nyeri Kompres Jahe
d. Menyebutkan Penatalaksanaan Nyeri Kompres Dingin
e. Menyebutkan Penatalaksanaan Nyeri Kompres Hangat

VIII. KEGIATAN PENYULUHAN

No Tahapan waktu Kegiatan penyuluh Kegiatan peserta

1. Pembukaan 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam


( 5 menit ) 2. Memperkenalkan diri 2. Mendengarkan dan
memperhatikan
3. Kontrakwaktu 30 menit
3. Menyetujui kontrak
4. Menjelaskan tujuan
penyuluhan 4. Mendengarkan dan
5. Menjelaskan materi
memperhatikan
yang akan disampaikan 5. Mendengarkan dan
memperhatikan
2. Kegiatan inti 1. Menjelaskan Pengertian 1. Mendengarkan dan
( 15 menit )
Nyeri memperhatikan
2. Menjelaskan penyebab 2. Mendengarkan dan
7

Nyeri memperhatikan
3. Menjelaskan 3. Mendengarkan dan
Penatalaksanaan Nyeri memperhatikan
Kompres Jahe
4. Menjelaskan
4. Mendengarkan dan
Penatalaksanaan Nyeri
memperhatikan
Kompres Dingin
5. Menjelaskan 5. Mendengarkan dan
Penatalaksanaan Nyeri memperhatikan
Kompres Hangat
6. Memberikan
kesempatan peserta 6. Bertanya dan
untuk bertanya mendengarkan
jawaban
3. Evaluasi 1. Meminta audience 1. Menjelaskan
( 10 menit )
menjelaskan pengertian pengertian Nyeri
Nyeri
2. Meminta audience 2. Menyebutkan

menyebutkan penyebab penyebab Nyeri

Nyeri
3. Meminta audience 3. Menjelaskan
menyebutkan Penatalaksanaan
Penatalaksanaan Nyeri Nyeri Kompres Jahe
Kompres Jahe
4. Meminta audience 4. Menjelaskan
menyebutkan Penatalaksanaan
Penatalaksanaan Nyeri Nyeri Kompres
Kompres Dingin Dingin
5. Meminta audience 5. Menyebutkan
menyebutkan Penatalaksanaan
Penatalaksanaan Nyeri Nyeri Kompres
Kompres Hangat Hangat
4. Penutup 1. Mengucapkan terima 1. Memperhatikan.
( 5 menit )
kasih atas perhatian
8

yang diberikan
2. Mengucapkan salam 2. Membalas salam.
penutup
Surabaya, 03 Oktober 2019
Mengetahui,

Ketua Kelompok Pembimbing Institusi

( M. Afif ) ( Imroatul Faridah, S.Kep., Ns.M.Kep )


NIM : 193.0001 NIP. 03.033

Pembimbing Lahan

( )
9

IX. STRUKTUR ORGANISASI


Moderator : M. Afif
Penyaji : Ratnasari dan Farida Ayu
Observer : Merlina
Fasilitator dan Dokumentasi : M. Fathur

Denah :

F O

Keterangan :

: Moderator : Observer
M O
: Penyaji : Notulen
P F
: Klien / Peserta
K
10

MATERI PENYULUHAN

A. Definisi Nyeri
Menurut International Association for Study of Pain (IASP), nyeri adalah
merupakan pengalaman sensoris subyektif dan emosional yang tidak
menyenangkan yang didapat terkait dengan kerusakan jaringan yang nyata,
berpotensi rusak, atau menggambarkan kondisi terjadinya kerusakan
Secara umum nyeri dapat didefinisikan sebagai suatu rasa yang tidak
nyaman baik ringan maupun berat. Nyeri dapat dibedakan nyeri akut dan nyeri
kronis (Priharjo, 1993).
Nyeri merupakan pengalaman sensoris dan emosional yang tidak
menyenangkan yang dihubungkan dengan kerusakan jaringan yang telah atau
akan terjadi yang digambarkan dengan kata-kata kerusakan jaringan ( Torrance,
1997).

B. Etiologi Nyeri
1) Trauma
a) Mekanik
Rasa nyeri timbul akibat ujung-ujung saraf bebas mengalami kerusakan,
misalnya akibat benturan, gesekan, luka dan lain-lain.
b) suhu
Nyeri timbul karena ujung saraf reseptor mendapat rangsangan akibat panas,
dingin, missal karena api dan air.
c) Kimia
Timbul karena kontak dengan zat kimia yang bersifat asam atau basa kuat
d) Elektrik
Timbul karena pengaruh aliran listrik yang kuat mengenai reseptor rasa nyeri
yang menimbulkan kekejangan otot dan luka bakar.
2) Neoplasma
a) Jinak
3) Ganas
a)Peradangan
11

Nyeri terjadi karena kerusakan ujung-ujung saraf reseptor akibat adanya


peradangan atau terjepit oleh pembengkakan. Misalnya :abses
b) Gangguan sirkulasi darah dan kelainan pembuluh darah

C. Penatalaksanaan Nyeri
1. Terapi Kompres Jahe untuk Nyeri Asam Urat
Alat dan Bahan
1) Waslap/handuk kecil
2) Parutan
3) Mangkuk/ wadah
4) Jahe 3-5 ruas

Cara mengompres
1) Cuci bersih jahe

2) Kemudian parut jahe dan tempatkan dalam mangkok, aduk sampai seperti
bubur.

3) Balurkan parutan jahe tersebut pada sendi yang sakit.

4) Kemudian sisa parutan jahe perbankan pada sendi yang bengkak.

2. Terapi Kompres Dingin untuk Nyeri


Cara Mengompres
1) Kedalam sebuah kirbat es kita masukkan air es atau air dingin.
2) Kompres menggunakan air dingin dilakukan didekat lokasi nyeri, disisi
tubuh yang berlawanan tetapi berhubungan dengan lokasi nyeri, atau
dilokasi yang terletak antara otak dan lokasi nyeri.
3) Pemberian kompres menggunakan air dingin dapat dilakukan dalam
waktu, <5 menit, 5-10 menit dan 20-30 menit (Potter & Perry, 2005).

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memberikan Kompres Dingin


1) Perhatikan kulit pasien, kalau kulit pasien berwarna merah jambu masih
bisa dilakukan pengompresan, tapi kalau kulit pasien berwarna merah
gelap metode ini tidak dapat dilakukan (Bouwheizen, 1996).
12

2) Pemberian metode ini tidak diberikan kepada pasien yang mempunyai


alergi dingin (Rohmah, 2009).

3. Terapi Kompres Hangat untuk Nyeri


Cara Mengompres
1) Dengan menggunakan kantong air hangat / botol berisi air hangat dengan
temperatur 40-43oC atau panasnya sesuai dengan kenyamanan klien.
2) Kompres menggunakan air hangat pada area yang nyeri.
3) Pemberian kompres menggunakan air hangat dapat dilakukan dalam waktu
20 menit.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memberikan Kompres Hangat


1) Kantong air hangat sama sekali tidak boleh diletakkan di bagian tubuh
yang telanjang, harus dilapisi kain flanel atau handuk.
2) Suatu kantong air hangat yang diletakkan diatas bagian badan tertentu
hanya boleh terisi sepertiganya untuk menghindari berat yang tidak
diperlukan.
3) Pemakaian kantong air hangat, terutama pada penggunaan yang
berlangsung lama, jangan lupa memeriksa kulit penderita.
13

DAFTAR HADIR KEGIATAN PENYULUHAN PADA PASIEN RAWAT INAP


PAVILIUN III MENGENAI MANAJEMEN NYERI
DI RSAL DR. RAMELAN SURABAYA

No Nama Tanda Tangan


1. 1.
2. 2.
3. 3.
4. 4.
5. 5.
6. 6.
7. 7.
8. 8.
9. 9.
10. 10.
11. 11.
12. 12.
13. 13.
14. 14.
15. 15.
16. 16.
17. 17.
18. 18.
19. 19.
20. 20.
21. 21.
22. 22.
23. 23.
24. 24.
25. 25.
DAFTAR PUSTAKA

Siti, Anita. 2015. Kompres Air Rendaman Jahe dapat Menurunkan Nyeri pada Lansia
dengan Asam Urat di Desa Cengkalsewu Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.
Kudus. http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/
Mellynda, Hendro, Vandri. Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Skala
Nyeri pada Penderita Gout Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu
Manado. 2014. Manado.