Anda di halaman 1dari 2

Dermatitis Kontak Iritan

Dermatitis kontak iritan (DKI) merupakan reaksi peradangan nonimunologik pada kulit yang
disebabkan oleh kontak dengan bahan-bahan iritan kimiawi, fisik, maupun biologik.

Dermatitis kontak iritan dapat terjadi pada semua umur pada laki-laki maupun perempuan,
pada orang dewasa, dermatitis kontak iritan sering terjadi pada telapak tangan dan punggung
tangan, karena dermatitis kontak iritan sering berkaitan pekerjaan.

Penyebab dermatitis jenis ini ialah pajanan dengan bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan
pelarut, deterjen, minyak pelumas, asam, alkali, dan serbuk kayu. Kelainan kulit yang terjadi
selain ditentukan oleh ukuran molekul, daya larut, konsentrasi bahan tersebut. Terdapat juga
faktor lain, yaitu : lama kontak, kekerapan (terus menerus atau berselang), oklusi yang
menyebabkan kulit lebih permeabel, demikian pula gesekan dan trauma fisis. Suhu dan
kelembaban lingkungan juga turut berperan.

Ada empat mekanisme yang dihubungkan dengan dermatitis kontak iritan, yaitu hilangnya substansi
daya ikat air dan lemak permukaan, jejas pada membran sel, denaturasi keratin epidermis , efek
sitotoksik langsung.

Pada dasarnya penatalakasanaan pada dermatitiis kontak iritan terdapat 3 prinsip utama yaitu
: penghentian pajanan terhadap bahan iritan yang dicurigai, perlindungan bagian tubuh yang
terpapar, dan penggantian bahan iritan dengan yang tidak bersifat iritan.

Apabila diperlukan, untuk mengatasi peradangan dapat diberikan kortikosteroid topikal,


misalnya hidrokortison, atau untuk kelainan yang kronis dapat diawali dengan kortikosteroid
yang potensial kuat.

Prognosisnya kurang baik jika bahan iritan penyebab dermatitis tersebut tidak dapat
disingkirkan dengan sempurna.
Daftar Pustaka

1. Sularsito, S.A dan Suria Djuanda, editors. Dermatitis. In: Djuanda A, Mochtar H, Aisah
S, editors. Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia; 2015.p.156-161.