Anda di halaman 1dari 123

1.

Apa yang dimaksud dengan konsep pemeliharaan modal dalam

mendefinisikan income? Serta jelaskan mengapa konsep ini muncul dalam

praktik akuntansi!

Jawab:

Konsep Pemeliharaan Modal dalam mendefinisikan income: Konsep

pemeliharaan modal merupakan konsep perhitungan laba. Dalam konsep ini

laba dianggap harus memperhitungkan bahwa modal yang diinvestasikan

harus terpelihara. Ada dua konsep pemeliharaan modal, yaitu:

a. Pemeliharaan modal keuangan menurut konsep ini baru disebut laba jika

jumlah financial aktiva bersih pada awal periode melebihi jumlah financial

aktiva bersih pada awal periode setelah memasukkan kembali setiap

distribusi dari dan kepada pemilik. Pengukuran keuangan aktiva bersih

dapat dilakukan melalui nilai nominal atau dalam satuan daya belinya.

b. Pemeliharaan modal fisik menurut konsep ini hanya bisa disebut laba jika

kapasitas produksi fisik atau kemampuan usaha fisik pada akhir periode

melebihi kapasitas produktif fisik pada awal periode setelah memasukkan

kembali distribusi dari dan kepada pemilik selama periode itu. Konsep ini

muncul dalam praktik akuntansi karena modal itu harus dapat dipelihara

yang dapat dinilai dari kemampuan usaha atau kapasitas produksi.

2. Salah satu konsep pengakuan pendapatan adalah konsep kejadian kritis

(critical event). Apa yang dimaksud dengan konsep tersebut dan sebutkan

empat kemungkinan pengakuan pendapatan berdasarkan konsep kejadian

kritis tersebut?

1
Jawab:

Revenue dan laba diakui sepanjang tahap (siklus) operasi, yaitu selama masa

diterima, diproduksi, dijual dan ditagih. Konsep pengakuan pendapatan

adalah konsep kejadian kritis (critical event): merupakan konsep pengakuan

pendapatan dimana yang diperhatikan adalah kejadian-kejadian penting

dalam siklus operasi perusahaan, yang dapat berupa:

a. pada saat penjualan revenue pada saat penjualan diakui bila:

 harga produk diketahui secara pasti

 pertukaran telah selesai dengan pengiriman barang sehingga sudah

dapat

 diketahui biaya yang sudah dikeluarkan

 dari segi realisasi, penjualan tersebut dianggap sebagai kejadian

penting.

b. pada saat selesainya proyek revenue diakui pada saat selesainya produksi

dapat digunakan dalam situasi pasar stabil dan harga komoditi juga stabil.

Kemudian yang dianggap menjadi kejadian penting adalah kegiatan

produksi bukan penjualan; seperti jenis logam yang mempunyai harga

pasar yang relative stabil seperti emas,perak, dan sejenisnya serta mungkin

produk-produk pertambangan dan pertanian yang memenuhi kriteria

tersebut.

c. pada saat pembayaran setelah dilakukan penjualan revenue diakui pada saat

pembayaran dilakukan apabila penjualan yang akan dilakukan dan

penilaian yang akurat tidak dapat dilakukan pada barang yang akan

2
diserahkan tersebut.

Empat kemungkinan berkaitan antara hasil dan biaya:

 pengurangan langsung biaya terhadap hasil seperti pada harga

pokok penjualan mengurangi penjualan

 pengurangan langsung biaya menurut periodenya, seperti gaji

direksi

alokasi biaya pada periode yang memberikan keuntungan, misalnya

biaya penyusutan

membiayakan seluruh cost pada periode yang dibebankan kecuali

dapat ditunjukkan bahwa pengeluaran akan memberikan keuntungan

di masa yang akan datang, bukan pada periode itu, seperti biaya

promosi.

3. Jelaskan perbedaam dasar dari Historical-Cost Accounting, General Price

Level Accounting serta kelebihan dan kekurangan dari tiga metode pelaporan

tersebut!

Jawab :

Historical Cost Accounting, merupakan prinsip dasar akuntansi dimana cost

principle/ acquisition cost/ historical cost merupakan dasar untuk melakukan

pencatatan yang tepat untuk mencatat perolehan barang, jasa, biaya, harga

pokok dan equity. Dalam sistem historical cost, setiap perkiraan dinilai

berdasarkan harga pertukarannya pada tanggal perolehan. Laba direalisasikan

dengan perbedaan antara pendapatan yang direalisasikan dengan biaya yang

3
direalisasikan, dimana biaya tersebut merupakan pengorbanan (sacrifies)

yang diharapkan tidak mendapatkan keuntungan di masa mendatang.

 Current-Value Accounting, merupakan prinsip dasar

akuntansi dimana laba dianggap, karena kenaikan harga akan

mengakibatkan kas yang digunakan untuk mendapatkannya memang

harus seharga itu jika ingin membelinya sekarang.

 General Price Level, merupakan prinsip dasar akuntansi

dimana metode Historical Cost disesuaikan dengan perubahan

tingkat harga sehingga pada masa inflasi GPL lebih besar daripada

nilai Historical Cost.

4. a. Sebutkan definisi Aktiva menurut FASB dan karakteristik yang dimiliki

aktiva!

b. Jelaskan mengapa pengakuan (recognition) aktiva dirasakan lebih

sederhana dibandingkan dengan pengukuran aktiva ?

Jawab:

a.Definisi aktiva menurut FASB dan karakteristiknya:

Aktiva adalah kemungkinan keuntungan ekonomi yang diperoleh atau

dikuasai di masa yang akan datang oleh lembaga tertentu sebagai akibat

transaksi atau kejadian yang sudah berlalu. Aktiva diklasifikasikan menjadi

aktiva lancar, investasi jangka panjang, aktiva tetap, dana cadangan, dan

aktiva lain-lain.

4
 Aktiva lancer merupakan sumber daya ekonomis yang diharapkan

dapat dicairkan menjadi kas, dijual atau dipakai habis dalam satu

periode akuntansi.

 Piutang merupakan hak atau klaim kepada pihak ketiga yang

diharapkan dapat dijadikan kas dalam satu periode akuntansi.

 Investasi jangka panjang merupakan penyertaan modal yang

dimaksudkan untuk memperoleh manfaat ekonomis dalam jangka

waktu lebih dari satu periode akuntansi.

 Aktiva tetapi merupakan aktiva berwujud yang mempunyai masa

manfaat lebih dari satu periode akuntansi dan digunakan untuk

menyelenggarakan kegiatan operasional perusahaan dan nilainya

material.

 Aktiva lain-lain

` b.Pengakuan aktiva dirasakan lebih sederhana dibandingkan dengan

pengukuran aktiva: Pengakuan aktiva dicatat berdasarkan pada kejadian

kapan perusahaan pendapatkan kekayaan/ aktiva itu dari pihak lain.

Sedangkan pengukuran aktiva berdasarkan nilai pertukaran seperti: book

value, replacement cost, selling price, net realizable value. Nilai ini sering

dianggap tidak konsisten dengan konsep teori pengukuran yang murni.

5. Sebutkan definisi kewajiban menurut FASB dan karakteristik yang

dimiliki !

Jawab:

5
Definisi kewajiban menurut FASB dan karakteristiknya: Kewajiban

merupakan kemungkinan pengorbanan kekayaan ekonomi di masa yang akan

datang yang timbul akibat kewajiban perusahaan sekarang untuk masa yang

akan datang sebagai akibat suatu transaksi atau kejadian yang sudah terjadi.

Karakteristik kewajiban:

 Kewajiban itu benar ada

 Kewajiban itu tidak dapat dihindarkan

 Kejadian yang menyebabkan perusahaan memiliki kewajiban telah

terjadi.

6. a. Sebutkan perbedaan mendasar antara modal saham (stockholder

equities) dan kewajiban (liabilities)!

b. Salah satu teori ekuitas adalah Enterprise Theory (teori Badan

Usaha). Jelaskan apa yang Saudara ketahui dari teori tersebut dan

Bagaimana aplikasi teori ini dalam praktik bisnis?

Jawab:

a. Perbedaan mendasar antara modal saham (stockholder equities)dan

Kewajiban(liabilities)

Perbedaannya adalah pencatatan modal saham harus dipisahkan nilai parinya

dengan nilai jualnya.

b. EnterpriseTheory

Yang menjadi pusat perhatian adalah keseluruhan pihak atau kontestan yang

terlibat atau memiliki kepentingan baik langsung maupun tidak langsung

6
dengan perusahaan/ entity. Misalnya: pemilik, manajemen, masyarakat,

pemerintah, kreditor, fiskus regulator, pegawai, langganan, dan pihak yang

berkepentinganlainnya. Dalam praktik bisnis, munculnya employee reporting,

human resources accounting, value added reporting, environmental

accounting, socio economis accounting merupakan fenomena yang sejalan

dengan teori ini.

7. a.Terdapat tiga tingkatan pengungkapan, yaitu; adequate, fair, dan full. Jelaskan

maksud ketiga level of disclosure tersebut dan bagaimana menurut saudara

tingkatan yang mana yang sebaiknya digunakan ?

b.Metode pengungkapan yang paling sering digunakan adalah footnotes.

Sebutkan keunggulan dan kelemahan footnotes!

Jawab:

a. 3 tingkatan pengungkapan:

 Adequate : informasi minimum yang harus disajikan

 Fair : aturan etis tentang perlakuan yang sama kepada semua

pemakai

laporan

 Full : menyangkut kelengkapan penyajian informasi.

Menurut saya, tingkatan yang sebaiknya digunakan adalah yang bersifat

adequate karena berdasarkan standar akuntansi yang sangat konservatif.

b. Keunggulan dan kelemahan footnotes

7
Keterangan tambahan dengan menggunakan catatan kaki/footnotes biasanya

karena tidak diinginkan untuk mengganggu laporan keuangan yang dibuat.

Catatan kaki ini digunakan untuk menunjukkan hal-hal sebagai berikut :

Ø Prinsip akuntansi yang digunakan.

Ø Perubahan-perubahan, seperti perubahan dalam prinsip akuntansi, taksiran-

taksiran, kesatuan usaha, dan juga kalau ada koreksi-koreksi kesalahan.

Catatan kaki ini juga menunjukkan perlakuan terhadap perubahan-

perubahan tersebut, apakah dengan cara kumulatif, retroaktif, dan lain-

lain.

Ø Adanya kemungkinan timbulnya rugi atau laba bersyarat

Ø Informasi tentang modal perusahaan, seperti jumlah lembar saham dan

lain-lain.

Ø Kontrak-kontrak pembelian, kontrak-kontrak penting lainnya, adanya

option atau warrant untuk saham dan lain-lain. Keterangan tambahan yang

dibuat sebagai lampiran laporan keuangan biasanya digunakan untuk

menunjukkan perhitungan-perhitungan detail yang mendukung suatu

jumlah tertentu, atau menunjukkan informasi-informasi keuangan

berdasarkan indeks harga (price level adjustment).

8. Penilaian terhadap asset dapat dilakukan berdasar Input Value dan Output

Value Jelaskan apa yang dimaksud masing-masing penilaian tersebut dan

kondisi apa yang diperlukan agar masing-masing cara dapat diterapkan?

Jawab:

8
Penilaian terhadap asset:

- Input Value:

Pengukuran persediaan dengan input values merupakan pengukuran

resources yang dipakai untuk memperoleh persediaan pada kondisi saat

ini, sehingga untuk persediaan yang tidak perlu adanya proses produksi

interpretasi mengenai nilai persediaan (input values) sangat jelas. Karena

input values disini menggambarkan arus dari pada kas yang telah

dikeluarkan sesungguhnya. Sedangkan kalau input values tersebut dari

nilai resources yang dipergunakan dalam proses produksi, hal ini akan

lebih menyulitkan untuk menentukan input valuesnya, karena adanya

proses penilaian resources ke periode yang bersangkutan dan

pengalokasian resources ke dalam masing-masing departemen. Namun

konsep ini dapat dikurangi tingkat kesulitan penilaiannya dengan

penerapan prosedur alokasi costnya, yang hasilnya akan langsung menjadi

investment decision model.

- Output Value:

Seperti yang telah diuraikan diatas bahwa persediaan merupakan

komponen yang timbul di berbagai tingkatan proses produksi, yang pada

umumnya memerlukan kegiatan bernilai ekonomis yang cukup besar,

maka dengan metode input values lebih tepat. Tetapi dalam keadaan

penentuan crucial event, yaitu menentukan pada saat persediaan

diserahkan kepada langganan (penentuan nilai jual), maka lebih tepat

kalau digunakan metode output values, karena memperhitungkan nilai

9
current persediaan kalau dijual pada saat itu.

Untuk konsep output values ini ada 3 (tiga) konsep yang dapat digunakan

yaitu:

Konsep Discounted Money Receipt: konsep ini menekankan pada, bahwa

persediaan dapat dinilai dengan mendiskontokan arus kas di kemudian

hari, dengan syarat:

 Nilai atau tingkat harga stabil dan ada kepastian yang tinggi.

 Timing penerimaan kas yang diharapkan cukup memberikan

kepastian.

Current Selling Price: konsep ini menekankan nilai persediaan

berdasarkan harga jual (pasar) sehingga diperlukan harga yang fixed,

sehingga untuk konsep ini disyaratkan:

 Adanya suatu pasar yang terkendali dengan harga yang stabil –

tetap.

 Tidak ada komponen biaya tambahan yang besar (material),

misalnya biaya bunga atau diskonto dalam penerimaan hasil

penjualan.

Net Realizable Values: dalam konsep ini perhitungan biaya yang

timbul dari penjualan seperti diskon penjualan harus diperhitungkan

dalam nilai penjualan bersih (Net Realizable Values). Maka konsep ini

merupakan konsep current output values dikurangi dengan current

values dari semua biaya tambahan, misalnya biaya penagihan, biaya

penjualan.

10
9. Jelaskan argumentasi yang mendukung dan menolak penggunaan general price

level accounting !

Jawab:

 Argumentasi yang mendukung telah dikembangkan (Richard &

Myrtle(1995):

Bahwa laporan keuangan yang tidak disesuaikan dengan tingkat harga

umum atau dengan kata lain disajikan berdasarkan nilai historis tidak

mencerminkan perubahan kemampuan atau daya beli (purchasing

power) dari bermacam-macam asset dan klaim dalam perusahaan.

Sedangkan laporan yang disajikan berdasarkan tingkat harga umum

menyajikan data yang mencerminkan purchasing power dari asset dan

klaim dalam mata uang tertentu pada akhir periode.

 Bahwa conventional historical-cost accounting tidak mengukur

pendapatan (income) dengan sewajarnya sebagai hasil matching

Rupiah dalam laporan laba rugi. Beban-beban yang telah terjadi pada

periode sebelumnya dikontrakan dengan pendapatan-pendapatan yang

umumnya dicerminkan dalam nilai Rupiah tertentu pada saat ini.

General price-level accounting menyediakan konsep matching

pendapatan dan beban yang lebih baik karena menggunakan nilai uang

konstan (common value).

 General price-level accounting relative lebih mudah diterapkan.

Hanya sekedar mengganti “nilai lama” dengan “nilai saat ini”. General

11
price-level accounting mencerminkan konsep terakhir dari Prinsip

Akuntansi Umum (General Accepted Accounting Principles). Sebagai

akibatnya, dirasa relatif lebih obyektif dan dapat diuji kebenarannya.

Karakteristik tersebut yang menyebabkan general price-level

accounting lebih dapat diterima dibanyak perusahaan disbanding

current-value accounting.

 General price-level accounting menyediakan informasi yang

relevan bagi manajemen dalam evaluasi dan penggunaannya. Jadi laba

dan rugi berdasarkan tingkat harga umum dihasilkan dari penanganan

item-item moneter yang merefleksikan respon manajemen terhadap

inflasi. Pada akhirnya, general price-level accounting menyajikan

pengaruh inflasi secara umum terhadap laba dan menyediakan hasil

investasi (rate of returns) yang lebih realistis.

Penolakan terhadap general price-level accounting didasarkan pada beberapa

argumentasi berikut:

 Kebanyakan studi empiris mengindikasikan bahwa relevansi dari

informasi tingkat harga umum juga lemah atau dengan kata lain tidak

dapatditerima.

 Tingkat harga umum merubah rekening hanya untuk perubahan

dalam tingkat harga secara umum dan tidak merubah rekening ke

dalam tingkat harga tertentu. Jadi, penanganan laba dan rugi untuk

asset-aset non moneter tidak diakui dan para pengguna data yang

12
disesuaikan pada tingkat harga umum mungkin mempercayai bahwa

perubahan nilai-nilai telah berkorespondensi dengan nilai-nilai saat

ini.

 Pengaruh atau akibat adanya inflasi akan berbeda dalam berbagai

perusahan. Perusahaan-perusahaan yang intensif modal akan lebih

dipengaruhi dengan asset-aset jangka pendek.

 Biaya-biaya diimplementasikan lebih besar dari nilai pokoknya

dalam general price-level accounting dibanding benefitnya.

10.Dua konsep yang mendasari penyusunan Income Statements, yaitu Current

Operating Concept of Income (COCI) dan All inclusive Concept of Income

(AICI) :

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan konsep COCI?

b. Sebut dan jelaskan sesingkat argumentasi yang dikemukakan oleh pendukung

konsep COCI & AICI!

Jawab :

a. Konsep COCI Current Operating Concept of Income (COCI) merupakan

konsep pelaporan yang tidak memasukkan losses & expenses yang terjadi

dalam periode yang lalu tetapi baru dilaporkan dalam periode berjalan,

dalam menghitung net income.

b. Argumentasi yang dikemukakan oleh pendukung konsep COCI dan AICI:

Menurut pendukung konsep COCI bahwa yang dicantumkan dalam

laporan laba rugi hanyalah pendapatan yang berasal dari kegiatan normal,

13
sedangkan pos yang berasal dari kegiatan yang tidak biasa dicantumkan

saja dalam laporan laba ditahan, sehingga laba yang di bottom line adalah

laba normal.

Menurut pendukung konsep AICI bahwa jika semua income yang berasal dari

kegiatan normal dan kegiatan insidentil dicantumkan dalam laporan laba rugi

dan hasil akhirnya saja yang dilaporkan ke laporan laba ditahan.

11.Pada perusahaan perseorangan maupun firma, modal pemilik tidak

dipisahkan dengan modal perusahaan, sebagai laba perusahaan menjadi

penghasilan bagi pemiliknya. Jelaskan teori ekuitas yang mana yang paling

cocok untuk melandasi konsep tersebut. Serta sebutkan cirri-ciri penting dari

teori tersebut!

Jawab :

Teori ekuitas yang melandasi konsep tersebut adalah The Proprietory Theory.

Menurut konsep ini entity itu dianggap sebagai agen,perwakilan, wakalah

atau penugasan dari pengusaha atau pemilik. Proprietor (pemilik) merupakan

pusat perhatian yang akan dilayani oleh informasi akuntansi, yang

digambarkan dalam pelaksanaan pencatatan akuntansi, yang digambarkan

dalam pelaksanaan pencatatan akuntansi dan penyajian laporan keuangan.

Tujuan dari teori ini adalah menentukan dan menganalisis net worth atau

kekayaan bersih perusahaan yang merupakan hak si pemilik.

Ciri-ciri teori ini:

 pemilik memiliki asset dan sekaligus juga kewajiban

14
 kekayaan bersihnya adalah kekayaan perusahaan dikurangi dengan

kewajiban perusahaan

 teori ini berorientasi pada Neraca atau Balance Sheet Oriented

 asset dinilai dan neraca disajikan untuk mengetahui dan mengukur

perubahan hak dan kekayaan pemilik.

12. Untuk kegiatan usahanya, PT Asiatex menyewa mesin dari PT Inti

Leasing. Mesin tersebut dibukukan sebagai aktiva oleh PT Asiatex. PT Inti

Leasing berkeberatan atas pencantuman leased asset tersebut, karena pada

hakikatnya mesin itu merupakan hak PT Inti Leasing. Apa pendapat saudara

atas cara pembukuan PT Asiatx ditinjau dari praktik akuntansi leasing?

Jawab :

Ditinjau dari praktik akuntansi leasing ini dikategorikan sebagai operating

lease, yang sifatnya sama dengan sewa-menyewa biasa. PT. Asiatex tidak

mengharapkan profit semata-mata dari transaksi lease tetapi mengharapkan

adanya recovery dari hasil penjualan atau dengan menyewakan kembali

mesin tersebut kepada pihak yang berikutnya. Maka, pencatatan pembayaran

sewa harus dibukukan sebagai beban dalam perhitungan laba-rugi setelah

pembayaran dilakukan atau setelah timbul kewajiban untuk membayar.

13. Dalam rangka penggolongan sebagai extraordinary item dalam

laporan rugi/laba, suatu kejadian atau transaksi harus bersifat luar biasa, tidak

sering terjadi dan material.

15
a. Uraikan secara singkat bagaimana suatu kejadian luar biasa yang tidak

memenuhi persyaratan sebagai suatu extraordinary item harus diungkap

dalam laporan keuangan?

b. Uraikan dengan singkat keadaan/kondisi suatu kerusakan akibat banjir

dapat dianggap sebagai suatu extraordinary item untuk keperluan

pelaporan keuangan.

Jawab :

a. Suatu kejadian luar biasa yang tidak memenuhi persyaratan sebagai suatu

extraordinary item harus diungkap dalam laporan keuangan menurut

PSAK:

 kejadian tidak bersifat normal (tidak biasa), artinya memiliki

tingkat abnormal yang tinggi dan tidak berhubungan dengan aktivitas

perusahaan sehari-hari

 tidak sering terjadi/ tidak diharapkan akan terjadi di masa yang

akan datang.

b. Keadaan/ kondisi suatu kerusakan akibat banjir dapat dianggap sebagai suatu

extraordinary item untuk keperluan pelaporan keuangan. Kerusakan yang

diakibatkan banjir dapat berdampak pada kondisi gedung yang mengalami

dampak buruknya berupa kerusakan sehingga bersifat infrequency of

occurrence, tidak sering terjadi, yaitu kejadian yang tidak secara rasional

diperkirakan akan terjadi berulangkali di masa yang akan datang menurut

lingkungan kebiasaan dimana perusahaan beroperasi. Jadi, kejadian

tersebut memenuhi syarat disebut pos luar biasa.

16
14. Property, Plant, dan equipment biasanya menggambarkan suatu

bagian material dari total aktiva untuk sebagian besar perusahaan. Akuntansi

untuk akuisisi dan pemakaian aktiva tersebut oleh karenanya merupakan

suatu bagian yang penting dari proses pelaporan keuangan.

Diminta :

a. Jelaskan perbedaan antara pengeluaran pendapatan dan pengluaran modal,

dan jelaskan mengapa perbedaan ini menjadi penting?

b. Jelaskan juga secara singkat pengertian depresiasi yang digunakan di dalam

akuntansi!

c. Jelaskan mengapa biasana depresiasi tampak di dalam seksi net cash flow

from operating activities dari laporan arus kas?

Jawab :

a. Pengeluaran pendapatan dan pengeluaran modal:

Perbedaan antara pengeluaran pendapatan dan pengeluaran modal adalah

jangka waktu dan manfaatnya..

1) Pengeluaran modal (capital expenditures) adalah biaya yang

mempunyai manfaat lebih dari satu periode akuntansi (biasanya satu

tahun). Pengeluaran modal ini pada saat terjadi dibebankan sebagai harga

pokok aktiva, dan dibebankan dalam tahun-tahun yang menikmati

manfaatnya dengan cara didepresiasi. diamortisasi atau dideplesi.

2) Pengeluaran pendapatan (revenue expenditures) adalah biaya yang

hanya mempunyai manfaat dalam periode akuntansi terjadinya

17
pengeluarantersebut.

Perbedaan ini menjadi penting karena penggolongan biaya merupakan

penggolongan proses mengelompokkan secara sistematis atas keseluruhan

elemen yang ada ke dalam golongan-golongan tertentu yang lebih ringkas

untuk dapat memberikan informasi yang lebih punya arti atau lebih

penting

b. Pengertian depresiasi yang digunakan dalam akuntansi:

Suatu sistem akuntansi yang bertujuan untuk mengalokasikan harga

pokok/ nilai dasar lain dari aktiva berwujud lainnya dikurangi nilai sisa

(jika ada) selama taksiran umur penggunaannya secara sistematis. Ini

adalah proses alokasi bukan penilaian. Penyusutan dalam tahun tertentu

adalah bagian biaya yang dialokasikan secara sistematis dalam periode itu.

c. Depresiasi tampak di dalam seksi net cash flow from operating activities

dari laporan arus kas. Depresiasi merupakan pengalokasian harga pokok

atau nilai dasar lain dari aktiva berwujud lainnya dikurangi nilai sisa (jika

ada) selama taksiran umurnya secara sistematis. Jadi, depresiasi

mengurangi jumlah aktiva tetap yang dimiliki sehingga menghasilkan nilai

buku yang diperlukan dalam penyusunan laporan arus kas.

15. Jelaskan mengapa sekarang laporan arus kas menjadi bagian dari

laporan keuangan suatu organisasi perusahaan dan menggantikan posisinya

laporan perubahan posisi keuangan?

Jawab :

18
Laporan arus kas menjadi bagian dari laporan keuangan suatu organisasi

perusahaan dan menggantikan posisinya laporan perubahan posisi keuangan.

Karena sejak dikeluarkannya FASB Statement No.95 dan perkembangan yang

sangat cepat pada konsep Cash Flow Accounting, penekanan akuntansi

mengarah pada orientasi arus kas. Maka, laporan arus kas menjadi bagian dari

laporan keuangan suatu organisasi perusahaan yang memberikan informasi

yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas/ setara kas dari suatu

perusahaan pada suatu periode tertentu.

16. Ditinjau dari siapa yang akan menikmati laba perusahaan terdapat

konsep laba, yaitu :

 Value Added Income

 Enterprice Income

 Net income to investor

 Net income to stockholders

 Net income to Residual Equity holder

Dari masing-masing konsep laba tersebut, tunjukkan cara perhitungan

labanya dan sebutkan siapa saja yang berhak atas laba yang bersangkutan.

Jawab :

Konsep laba:

 Value Added Income merupakan konsep laba dimana pegawai,

pemilik, kreditor dan pemerintah yang akan menikmati laba perusahaan.

19
 Enterprice Income Merupakan konsep laba dimana kelebihan hasil

(revenue) dari biaya, seluruh pendapatan (gain) dan rugi dinikmati oleh

pemegang saham, pemegang obligasi dan pemerintah.

 Net income to Investor merupakan konsep laba dimana laba bersih

yang dikurangi pajak penghasilan akan dinikmati oleh pemegang saham,

pemegang obligasi dan kreditor jangka panjang.

 Net Income to Stockholders merupakan konsep laba dimana laba

bersih akan dinikmati oleh pemilik saham.

 Net Income to Residual Equity Holder merupakan konsep laba

dimana laba bersih kepada pemegang saham dikurangi dividen saham

preferen akan dinikmati oleh pemegang saham biasa (sekarang dan yang

potensial) terkecuali prioritas pembayaran tidak terpenuhi.

17.Dalam konsep All inclusive Concept of Income pos-pos luar biasa termasuk

salah satu komponen perhitungan laba-rugi :

- Apa yang dimaksud dengan pos-pos luar biasa (extraordinary item)?

- Sebutkan dua criteria dari extraordinary item!

Jawab :

 Yang dimaksud dengan pos-pos luar biasa (extraordinary item):

APB mendefinisikan extraordinary item sebagai kejadian atau transaksi

yang memengaruhi secara materiil yang tidak diperkirakan terjadi

berulangkali dan tidak dianggap merupakan hal yang berulang dalam

proses operasi yang biasa dari suatu perusahaan.

20
 Dua criteria extraordinary item:

a. Unusual nature, yaitu yang bersifat tidak biasa.Transaksi harus memiliki

tingkat ketidakbiasaan yang tinggi dan jelas berhubungan dengan/ tidak

secara insidentil dikaitkan dengan kegiatan yang biasa dari suatu

perusahaan berdasarkan lingkungan kebiasaan dimana perusahaan itu

beroperasi

b. Infrequency of occurrence, tidak sering terjadi, yaitu kejadian atau

transaksi yang tidak secara rasional diperkirakan akan terjadi berulang di

masa yang akan datang menurut lingkungan kebiasaan dimana perusahaan

beroperasi.

18. Berkaitan dengan Conceptual Framework :

a. Apa yang dimaksud dengan kerangka kerja konseptual (Conceptual Frame

Work) dalam teori akuntansi?

b. Jelaskan tentang kerangka kerja konseptual yang berlaku di Amerika

Serikat!

c. Apakah ada perbedaan mendasar antara kerangka kerja konseptual yang

ada di Amerika Serikat dengan yang ada di Indonesia?

d. Mengapa Conceptual Framework sangat diperlukan dalam proses

pengembangan teori akuntansi? Jelaskan jawaban Saudara!

Jawab :

a. Kerangka kerja konseptual (Conseptual Frame Work) dalam teori

akuntansi:

Konsep teori akuntansi adalah pernyataan yang dapat membuktikan

21
kebenarannya sendiri atau disebut juga aksioma yang juga sudah diterima

umum karena kesesuaiannya dengan (untuk menopang dan mewujudkan)

tujuan laporan keuangan yang menggambarkan sifat-sifat akuntansi yang

disajikan sesuai kebutuhan dan penekananya yang berperan dalam

ekonomi bebas yang ditandai oleh adanya pengakuan pada pemilikan

pribadi.

b. Kerangka kerja konseptual yang berlaku di Amerika Serikat:

Dalam penyusunan standar akuntansi keuangan Amerika serikat sangat

berpegang pada kerangka teoretis konseptual yang ditetapkan FASB

sebagaiberikut:

 Tujuan Pelaporan Keuangan oleh Perusahaan yang bertujuan

mencari laba yang diterbitkan November 1978

 Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi yang diterbitkan Mei

1980 kemudian direvisi dengan Statement Nomor 6, Desember 1980

 Tujuan Pelaporan Keuangan Organisasi Nonprofit diterbitkan

Desember 1980

 Pengakuan dan Pengukuran Dalam laporan Keuangan Perusahaan

Bisnis diterbitkan Desember 1984

 Elemen-Elemen laporan Keuangan yang diterbitkan pada

Desember 1985.

c. Perbedaan mendasar antara kerangka kerja konseptual yang ada di Amerika

Serikat dengan yang ada di Indonesia: Kalau di Indonesia yang berwenang

menyusun adalah dewan Standar akuntansi Keuangan yang berada di

22
bawah naungan IAI (Ikatan Akuntan Indonesia). Dewan Standar akuntansi

menyerahkan hasil kerjanya kepada Komite pensahan Standar akuntansi

keuangan Indonesia dan akhirnya akan ditetapkan dan disahkan dalam

kongres IAI. Sedangkan di Amerika Serikat, lembaga yang berwenang

mensahkan standar akuntansi (standard setting body) adalah Financial

Accounting Standard Board (FASB) yang bebas dari pengaruh profesi

secara langsung. Namun, pada mulanya standar akuntansi dilahirkan oleh

AICPA. FASB mengeluarkan Statement of Financial Accounting Standards

and Interpretation bersama dengan Accounting Research Bulletin yang

dikeluarkan oleh AICPA.

d. Conceptual Framework sangat diperlukan dlam proses pengembangan teori

akuntansi:

Menurut saya karena teori konseptual menjadi dasar pelaksanan teknik-

teknik akuntansi yang terdiri dari standar (teknik,prinsip) dan praktik yang

sudah diterima oleh umum karena kegunaan dan kelogisannya.

19. Berkaitan dengan Struktur Teori Akuntansi :

a. Jelaskan struktur teori akuntansi yang saudara ketahui secara skematis!

b. Jelaskan pula unsure-unsur yang ada dalam struktur teori akuntansi

tersebut!

c. Pembentukan hierarki struktur teori akuntansi menggunakan pendekatan :

 Deduktif, Induktif, Pragmatis, Sosiologis

 Efektif

23
Jelaskan masing-masing pendekatan terebut!

d. Mengapa pemahaman struktur teori akuntansi sangat penting untuk

diktahui? Jelaskan jawaban Saudara!

Jawab :

Struktur teori akuntansi:

1. Objectives of FinancialStatements

2 a.The Postulate of accounting

b. The Theory Concepts of Accounting

3. The Principle of Accounting

4. The Accounting Techniques

b. 1. Objectives of Financial Statements (tujuan laporan keuangan) adalah

menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta

perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi

sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.2 a. The

Postulate of Accounting (Postulat Akuntansi) adalah pernyataan yang

dapat membuktikan kebenarannya sendiri atau juga disebut aksioma yang

sudah diterima karena kesesuaiannya dengan tujuan laporan keuangan

yang menggambarkan sifat-sifat akuntansi yang disajikan sesuai

kebutuhan dan penekanannya yang berperan dalam ekonomi bebas yang

ditandai oleh adanya pengakuan pada pemilikan pribadi.

2 b. The Theory Concepts of Accounting (Prinsip Dasar Akuntansi) adalah

prinsip atau sifat-sifat yang mendasari akuntansi dan seluruh output-nya,

termasuk laporan keuangan yang dijabarkan dari tujuan laporan keuangan,

24
postulat akuntansi, dan konsep teoritis akuntansi yang merupakan sifat dan

kualitas dari akuntansi keuangan yang menjadi dasar dalam

pengembangan teknik/ prosedur akuntansi yang dipakai dalam menyusun

laporan keuangan.

3. The Accounting Techniques/ Standar (Teknik) Akuntansi:

Adalah peraturan-peraturan khusus yang dijabarkan dari Prinsip dasar

Akuntansi, yang mengatur tentang bagaimana standar perlakuan

pencatatan dan pelaporan terhadap semua transaksi atau kejadian-kejadian

tertentu yang dialami oleh suatu lembaga (entity), organisasi atau

perusahaan.

c. Pembentukan hierarki struktur teori akuntansi menggunakan pendekatan:

 Deduktif

Perumusan teori dimulai dari perumusan dalil dasar akuntansi (postulat

dan prinsip akuntansi) dan selanjutnya dari rumusan dasar ini diambil

kesimpulan logis tentang teori akuntansi mengenai hal yang dipersoalkan.

Jadi, perumusan dimulai dari dalil umum kepada dalil khusus.

 Induktif

Penyusunan teori akuntansi didasarkan pada beberapa observasi dan

pengukuran khusus dan akhirnya dari berbagai sample dirumuskan

fenomena yang seragam atau berulang (informasi akuntansi) dan diambil

kesimpulan umum (postulat dan prinsip akuntansi).

 Pragmatis

25
Perumusan teori akuntansi didasarkan pada keadaan dan praktik di

lapangan. Prinsip akuntansi yang dipakai adalah didasarkan pada

kegunaannya bagi para pemakai laporan keuangan dan relevansinya

dengan proses pengambilan keputusan.

 Sosiologis

Perumusan teori akuntansi didasarkan pada dampak social dari teknik

akuntansi. Prinsip akuntansi dinilai dari penerimaan dari seluruh pihak

terhadap laporan keuangan, khususnya yang melaporkan tentang dampak

perusahaan terhadap masyarakat. Akuntansi dalam model ini harus dapat

memberikan pertimbangan dalam mengambil kesimpulan terhadap

kesejahteraan masyarakat.

 Elektif

Dalam perumusan teori akuntansi digunakan tidak hanya satu pendekatan,

tetapi berbagai kombinasi pendekatan.

20. Salah satu dalil akuntansi adalah entitas akuntansi (accounting

entity).

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan entitas akuntansi?

b. Mengapa entitas akuntansi tidak haru sama dngan entitas hokum (legal

entry berikan contoh yang ada pada oraktek akuntansi?

Jawab :

a) Entitas Akuntansi: menurut teori ini, entity dianggap sebagai

sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak yang menanamkan modal ke

dalam perusahaan dan unit usaha itulah yang menjadi pusat perhatian dan

26
menyajikan informasi yang harus dilayani, bukan pemilik. Unit usaha

(entity) itulah yang dianggap memiliki kekayaan dan kewajiban

perusahaan, baik kepada kreditor maupun kepada pemilik.

b) Entitas akuntansi tidak harus sama dengan entitas hukum (legal entity):

21. Sebutkan peranan conceptual framework tersebut di atas baik yang

di Amerika Serikat maupun di Indonesia!

Jawab :

Peranan conceptual framework tersebut diatas baik yang di Amerika Serikat

maupun di Indonesia: Conceptual framework memiliki peranan sebagai dasar

konseptual standar akuntansi.Di Indonesia berlaku Prinsip Akuntansi

Indonesia kemudian diganti menjadi standar akuntansi keuangan (SAK)

Indonesia kemudian diganti menjadi Pernyataan Standar akuntansi Keuangan

(PSAK).

Di Amerika Serikat berlaku General Accepted Accounting Principle (GAAP),

kemudian Accounting Principle Board Statement dan terakhir menjadi FASB

Statements.

22. a.Sebutkan definisi revenue (pendapatan) menurut FASB! Apa saja

yang dimasukkan ke dalam revenue?

b. Gains dan Losses adalah kenaikan atau penurunan equity dari transaksi

yang tidak berkaitan langsung dengan operasi utama perusahaan.

27
Bagaimana pengakuan dan pengukuran Gains dan Losses seharusnya

dilakukan?

Jawab :

a) Definisi Revenue (pendapatan) menurut FASB:

Dalam SFAC No. 6, FASB mendefinisi pendapatan sebagai berikut:

Revenues are inflows or other enhancements of assets of an entity or

settlement of its liabilities (or combination of both) from delivering or

producing goods, rendering services, or other activities that constitute the

entity’s ongoing major or central operations.

• FASB SFAC No.6 menekankan pengertian pendapatan pada arus masuk

penambahan lain atas aktiva suatu entitas atau penyelesaian kewajiban-

kewajibannya atau kombinasi keduanya yang berasal dari penyerahan atau

produksi barang, pemberian jasa atau kegiatan-kegiatan lain yang

merupakan operasi inti.

Yang dimasukkan ke dalam revenue:

 sewa, bunga, komisi berdasarkan perjanjian yang dibuat

sebelumnya yang menjelaskan tentang kenaikan bertahap dari klaim

kepada pelanggan

 revenue atas kontrak jasa panjang diakui berdasarkan kemajuan

kerja atau persentase siap

 revenue dari cost plus fixed free contract, kontrak yang dibuat

berdasarkan fee yang tetap ditambah biaya-biaya tertentu

28
 perubahan/ asset sebagai akibat pertumbuhan yang menimbulkan

kenaikan revenue seperti pabrik anggur, peternakan, perkayuan Hutan

Tanam Industri (HTI) dan lain-lain.

b) Pengakuan dan pengukuran Gains dan Losses:

Gains (laba/keuntungan dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil)

Losses (rugi dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil)

 Gains

Gains dapat berbentuk transaksi pemberian (hibah) atau transaksi

penjualan asset bukan inventory, misalnya aktiva tetap. Hibah: Gains

karena hibah dapat menaikkan nilai capital, penilaian gains dilakukan

dengan current value dari asset yang diterima.

Penjualan atau pertukaran asset : gains yang timbul dari transaksi ini

merupakan selisih antara segi-segi favorable dengan unfavorable,

penilaiannya dengan current value. Untuk yang favorable sama dengan

penilaian revenues dan yang unfavorable sama dengan expenses, misalnya

cost/book value. Sedangkan utk kejadian karena perubahan nilai uang,

penggunaan dasar cost / historical cost tidak tepat dan biasanya perubahan

ini merupakan restatement of capital dan bukan kenaikan dalam retained

earning.

Timing : timing gains penentuannya sama dengan penentuan revenue.

Tetapi biasanya gains diakui kalau ada kepastian atas harga pasar.

Di amerika serikat akhir-akhir ini banyak dianut praktek akuntansi yang

mencatat gains and losses atas investasi yg berupa saham (marketable

29
securities) apabila ada perubahan harga saham, meskipun terjadi transaksi

penjualan. Hal ini dapat diterima dengan alasan sifatnya verifiable dan

liquidity.

 Losses

Losses, adalah value expiration yang tidak ada hubungan dengan kegiatan

normal utama perusahaan. Pengukuran losses sama dengan pengukuran

expenses. Suatu losses jangan ditunda atau digeser ke periode berikutnya

kalau jumlahnya sudah jelas dan dapat diukur. APB statement no 3,

menyatakan : “suatu index tingkat harga umum, bukan index harga untuk

barang dan jasa tertentu, seharusnya dipakai sebagai dasar penyusunan

laporan keuangan…..Tujuan restatement tingkat harga umum adalah

merestatement laporan keuangan yang menggunakan dollar historis

dengan perubahan-perubahan daya beli umum daripada dollar, dan tujuan

ini hanya dapat dicapai dengan penggunaan tingkat harga umum”.

Jadi dapat disimpulkan, bahwa penyajian gains and losses dalam laporan

keuangan tidak menguraikan secara rinci hasil & bebannya, tetapi cukup

menyajikan hasil bersihnya saja, misalnya laba/rugi penjualan aktiva tetap.

23. a. Sebutkan definisi aktiva menurut FASB (SFAC 6 paragraf 25)

beserta karakteristik yang dimiliki aktiva!

b. Jelaskan tiga pengukuran input dalam menilai aktiva!

Jawab :

30
a. Definisi aktiva menurut FASB (SFAC 6 paragraf 25 beserta karakteristik:

Asset merupakan kemungkinan keuntungan ekonomi yang diperoleh atau

dikuasai di masa yang akan datang oleh lembaga tertentu sebagai akibat

transaksi atau kejadian yang sudah berlalu.

Karakteristik aktiva:

 Aktiva lancar: memiliki karakteristik dapat dicairkan menjadi

kas/bank, dijual atau dipakai habis dalam satu tahun atau dalam siklus

kegiatan normal perusahaan jika melampaui satu tahun

 Aktiva tetap: memiliki karakteristik merupakan barang-barang fisik

yang: dimiliki untuk memperlancar/ mempermudah produksi barang-

barang lain atau untuk menyediakan jasa-jasa bagi perusahaan atau para

pelanggannya dalam kegiatan normal perusahaan.

 memiliki usia terbatas dan pada akhir usianya harus dibuang atau

diganti.

 bersifat non moneter; manfaatnya diterima dari penggunaan atau

penjualan jasa-jasa dan bukan dari pengupahannya menjadi sejumlah uang

yang tertentu

 pada umumnya jasa yang diterima dari aktiva tetap ini meliputi

suatu periode yang lebih panjang dari satu tahun atau satu siklus operasi

perusahaan.

b. Tiga pengukuran input dalam menilai aktiva:

 Nilai Masukan

31
Nilai masukan didasarkan atas jumlah rupiah yang harus dikeluarkan atau

dikorbankan untuk memperoleh aset atau objek jasa tertentu yang masuk

dalam unit usaha. Nilai masukan secara konservatif menunjukkan nilai

maksimum objek atau jasa yang bersangkutan. Beberapa dasar dalam

penilaian yang masuk dalam kategori nilai masukan adalah; kos historis,

kos pengganti, dan kos harapan.

 Nilai Keluaran

Nilai keluaran didasarkan atas jumlah rupiah kas atau penghargaan lainnya

yang diterima suatu unit usaha apabila suatu aset atau potensi jasa

akhirnya keluar dari kesatuan usahamelalui pertukaran atau konversi.

Terdapat beberapa prosedur penilaian dalam kategori nlai keluaran,

yaitu:harga jual masa lalu, harga jual sekarang, dan nilai terealisasi

harapan.

 Penilaian Menurut FASB

Tanpa memperhatikan sifat masukan dan keluaran, FASB menyarankan

untuk tetap menggunakan makna penilaian yang sekarang dipraktikkan.

FASB mengidentifikasi lima makna atau atribut yang dapat

direpresentasikan dalam berbagai atribut penilaian. Bila dikaitkan dengan

aset, dasar penilaian menurut FASB (SFAC No. 5, prg. 67) dapat disarikan

berikut ini:

1. Historical cost

32
2. Current (replacement) cost

3. Current market value

4. Net Realizable value

5. Present (or discounted) value of future cash flows

24. a. Sebutkan definisi kewajiban (utang) menurut FASb (SFAC 6

paragraf 35) beserta karakteristik yang dimiliki utang!

b. Sebutkan berapa alternative penyelesaian atau saat berkahirnya kewajiban!

Jawab :

a) Definisi kewajiban (utang) menurut FASB (SFAC 6 paragraf 35) beserta

karakteristiknya:

Kewajiban kemungkinan pengorbanan kekayaan ekonomis di masa yang

akan dating yang timbul akibat kewajiban perusahaan sekarang untuk

masa yang akan datang yang timbul akibat kewajiban perusahaan sekarang

untuk masa yang akan datang sebagai akibat suatu transaksi atau kejadian

yang sudah terjadi.

Karakteristik kewajiban:

 kewajiban itu benar ada

 kewajiban itu tidak dapat dihindarkan

 kejadian yang menyebabkan perusahaan memiliki

kewajiban telah terjadi.

b) Beberapa alternative penyelesaian/saat berakhirnya kewajiban:

 Saat dilunasinya kewajiban

33
 Saat perusahaan dinyatakan pailit oleh lembaga yang

berwenang menyatakan bahwa perusahaan itu tidak mampu lagi

melunasi hutang-hutangnya

25. Berkaitan dengan ownership equities (kepemilikan ekuitas) :

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan : (1) teori kepemilikan, (2) teori

kesatuan, (3) teori ekuitas residual, dan (4) teori dana?

b. Berikan masing-masing rumus (formula) dari ke-4 teori tersebut!

c. Jelaskan dari masing-masing teori tersebut paling cocok digunakan untuk

kondisi (perusahaan) apa? Berikan contohnya!

Jawab :

a) 1. Teori Kepemilikan/Proper Theory: bahwa pandangan kelompok pemilik

merupakan pusat dari kepentingan tercermin dari cara penetapan akuntansi

dan penyusunan aktiva keuangan (balance sheet oriented)

2. Teori Kesatuan/Entity: memandang kesatuan sebagai suatu yang

terpisah dan berbeda dari mereka yang memberi modal pada kesatuan itu

( income statement oriented)

3. Teori Ekuitas Residual: merupakan gabungan antara entity dan

proprietory theory dimana yang menjadi sorotan adalah residual equity

bukan semua pemilik, residual equity itu hanya pemegang saham biasa

atau common stockholders.

34
4. Teori Dana/Fund Theory: dasar akuntansi bukanlah pemilik atau

kesatuan tetapi sekelompok aktiva dan kewajiban serta modalnya yang

disebut dana yang mengatur penggunaan aktiva (asset centered).

b) Rumus masing-masing dari keempat teori tersebut:

1. Teori Kepemilikan/Proper Theory

Asset – Liabilities = Proprietor’s Equity

2. Teori Kesatuan/Entity:

Asset = Equities

Asset = Liabilities + Stockholder’s Equity

3. Teori Ekuitas Residual:

Asset – Liabilities – Prefered Equities = Residual Equity

4. Teori Dana/Fund Theory:

Asset = Pembatasan Aset

c) 1. Teori Kepemilikan: cocok digunakan untuk kondisi perusahaan pemilik

dan sekaligus juga mempunyai kewajiban

2. Teori Kesatuan: cocok untuk kondisi (perusahaan) dimana sesuatu yang

terpisah dan berbeda dari pihak yang menanamkan modal ke dalam

perusahaan dan unit usaha itulah yang menjadi pusat perhatian dan

menyajikan informasi yang harus dilayani.

3. Teori Ekuitas Residual: cocok untuk kondisi (perusahaan) dimana

kreditor dan pemegang saham preferen karena secara hukum mereka yang

diutamakan pembayarannya dalam hal terjadi likuidasi.

35
26. a. Sebutkan Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC)

yang diterbitkan oleh FASB!

b. Di dalam SFAC dibedakan pengertian antara pelaporan keuangan (financial

reporting) dan laporan keuangan (financial statement). Jelaskan pengertian

keduanya!

Jawab:

a. Statement of Financial Accounting concepts (SFAC) yang diterbitkan oleh

FASB:

FASB pada tahun 1979 mengeluarkan SFAC dengan judul Objective of

Financial by business Enterprises: Dalam laporan keuangan mencakup

juga media lain yang berfungsi memberikan informasi yang berhubungan

logis atau tidak logis pada informasi yang diberikan oleh system

akuntansi, yaitu informasi tentang harta kekayaan perusahaan, kewajiban,

pendapatan, dan lain-lain.

b. Pengertian pelaporan keuangan (financial reporting) dan laporan

keuangan (financial statement) menurut SFAC:

Laporan keuangan (financial statement) merupakan bagian pokok dari

pelaporan keuangan (financial reporting).

Pelaporan keuangan (financial reporting) meliputi seluruh upaya dan

pemikiran tentang informasi apa yang harus dimasukkan dalam system

pelaporan, kualitas informasi yang bagaimana yang selayaknya

dimasukkan dalam sistem pelaporan tersebut dan bagaimana

mengungkapan informasi tersebut.

36
27. a. Dalam pendekatan tradisional perumusan teori akuntansi antara

lain terdapat pendekatan-pendekatan : 1) deduktif, 2) induktif, 3)etika, dan 4)

electic. Jelaskan arti masingmasing cara pendekatan perumusan teori

akuntansi tersebut!

b. Teori akuntansi merupakan teori yang ‘multiparadigmatis’. Jelaskan apa

maksudnya dan sebutkan pula paradigma-paradigma yang ada dalam

akuntansi?

Jawab :

a) Pendekatan tradisional perumusan teori akuntansi:

1. Deduktif: perumusan teori dimulai dari perumusan dalil dasar akuntansi

(postulat dan prinsip akuntansi) dan selanjutnya rumusan dasar ini diambil

kesimpulan logis tentang teori akuntansi mengenai hal yang dipersoalkan.

Jadi, perumusan dimulai dari dalil umum kepada dalil khusus.

2. Induktif: penyusunan teori akuntansi didasarkan pada beberapa

observasi dan pengukuran khusus dan akhirnya dari berbagai sample

dirumuskan fenomena yang seragam atau berulang (informasi akuntansi)

dan diambil kesimpulan umum (postulat dan prinsip akuntansi).

3. Etika : perumusan teori akuntansi menggunakan konsep kewajaran,

keadilan, pemilikan dan kebenaran.

4. Elektik: perumusan teori akuntansi menggunakan tidak hanya satu

pendekatan, tetapi berbagai kombinasi pendekatan.

37
b) Teori akuntansi merupakan teori yang multiparadigmatis: fenomena

dimana melanda akuntansi sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan

teknologi, mengakibatkan semakin munculnya paradigma baru yang pada

akhirnya menimbulkan ketergantungan dan keterkaitan yang semakin erat

antara satu disiplin ilmu dengan disiplin ilmu lainnya.

Paradigma-paradigma yang ada dalam akuntansi:

A.The Anthropological/ Inductive Paradigm: akuntansi mengutamakan

hubungan accountability diantara berbagai pihak yang berkepentingan.

Akuntansi dianggap sebagai media atau alat untuk memberikan

pertanggungjawaban kepada pihak lain.

B. The True Income/ Deductive Paradigm: akuntansi dianggap sebagai alat

ukur yang tepat untuk menilai laba.

C. The Decision Usefulness/ Decision Model Paradigm: akuntansi adalah

media atau alat dalam proses pengambilan keputusan sehingga teori akuntansi

harus menggunakan konsep yang mendukung proses pengambilan keputusan

sehingga teori akuntansi harus menggunakan konsep yang mendukung proses

pengambilan keputusan yang tepat disinilah antara lain dianggap “current

cash equivalent” sebagai alat ukur yang ideal.

D. The Decision Usefulness/ Aggregate Market Behavior Paradigm: yang

menjadi sorotan akuntansi adalah tentang reaksi pasar terhadap data dan

angka-angka akuntansi.

E. The Decision Usefulness/ Decision Maker/ Individual User Paradigm:

38
akuntansi dianggap mempunyai pengaruh pada perilaku individu (individual

behavior) bukan reaksi pasar (aggregate behavior).

F. The Information/ Economics Paradigm: kerangka dalam menentukan nilai

suatu perubahan dalam sistem informasi untuk pengambil keputusan individu

harus melihat nilai ekonomis atau cost benefit-nya.

28. Apa yang dimaksud dengan: 1)entity postulate, 2) Going concern

postulate, 3) Entity theory, 4) Cost principle, 5) Cons ervatism principle?

Jawab :

Postulat Entity: akuntansi mencatat hasil kegiatan operasi dari suatu entity

(perusahaan) yang terpisah dan dibedakan dari pemilik.

Postulat Going Concern: postulat ini menganggap bahwa perusahaan akan

terus melaksanakan operasinya sepanjang proses penyelesaian proyek,

perjanjian, dan kegiatan yang sedang berlangsung.

Entity Theory: entity sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak

yang menanamkan modal ke dalam perusahaan dan unit usaha menjadi

perhatian dan menyajikan informasi yang harus dilayani.

Cost Principle: dasar penilaian yang tepat untuk mencatat perolehan barang,

jasa , biaya, harga pokok dan equity, dimana setiap perkiraan dinilai

berdasarkan harga pertukarannya pada tanggal perolehan.

Conservatism Principle: prinsip pengecualian/ prinsip yang mengubah

konsensus umum. Prinsip ini menggambarkan bahwa akuntansi itu menganut

sikap pesimis sewaktu memilih prinsip akuntansi untuk penyusunan laporan

39
keuangan, dimana digunakan prinsip “Locom” (Lower of Cost or Market) dan

potensi rugi atau laba.

29. Dalam SFAC 2 disebutkan bahwa kualitas utama informasi

akuntansi adalah :

1) Relevance dan 2) Realibility. Jelaskan maksud kualitas informasi akuntansi

tersebut!

Jawab :

Dalam SFAC 2 bahwa kualitas utama informasi akuntansi:

1. Relevance: informasi harus relevan untuk memenuhi kebutuhan pemakai

dalam proses pengambilan keputusan. Informasi memiliki kualitas relevan

kalau dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai dengan membantu

mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini atau masa depan,

menegaskan atau mengoreksi, hasil evaluasi mereka di masa lalu.

2. Reliability: informasi harus andal (reliable). Informasi ini memiliki kualitas

andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material, dan

dapat diandalkan pemakainya sebagai penyajian yang tulus atau jujur (faithful

representation) dari yang seharusnya disajikan/ yang secara wajar diharapkan

dapat disajikan.

30. a. Apa yang dimaksud dengan Konsep Pemeliharaan Modal

(Capitak Maintenance Concept)?

b. Jelaskan perbedaan antara Konsep Pemeliharaan Modal Keuangan dengan

Konsep Pemeliharaan Modal Fisik (sertakan dengan contoh angka), kemudian

40
tunjukkan konsep mana yang sesuai dengan praktik akuntansi tradisional saat

ini?

Jawab :

a) Konsep Pemeliharaan Modal (capital Maintenance Concept): merupakan

konsep perhitungan laba, dimana laba dianggap harus memperhitungkan

modal bahwa modal yang diinvestasikan harus terpelihara.

b) Perbedaan antara Konsep Pemeliharaan Modal Keuangan dengan Konsep

Pemeliharaan Modal Fisik:

- Pemeliharaan Modal Keuangan:

Menurut konsep ini baru bisa disebut laba jika jumlah aktiva financial

bersih pada akhir periode melebihi jumlah financial aktiva bersih pada

awal peiode setelah memasukkan kembali setiap distribusi dari dan kepada

pemilik. Pengukuran keuangan aktiva bersih dapat dilakukan melalui nilai

nominal atau dalam satuan daya belinya.

- Pemeliharaan Modal Fisik:

Menurut konsep ini hanya bisa disebut laba jika kapasitas produksi fisik

atau kemampuan usaha fisik pada akhir periode melebihi aktivitas

produksi fisik pada awal periode setelah memasukkan kembali distribusi

dari dan kepada pemilik selama periode itu.

Konsep yang sesuai dalam praktik akuntansi tradisional saat ini adalah

konsep pemeliharaan modal keuangan.

31. a. Sebutkan definisi dan karakteristik revenue (pendapatan) menurut SFAC 6!

41
Jawab:

Pada umumnya revenue telah ditafsirkan sebagai :

1) Arus masuk net asset sebagai akibat dari penjualan barang adan jasa
2) Arus keluar barang dan jasa dari perusahaan kepada langganan
3) Prodiksi perusahaan sebagai akibat dari semata-mata

penciptaan barang dan jasa oleh perusahaan selama periode tertentu.

b. Jelaskan cara pengakuan dan pengukuran revenue dalam akuntansitradisional!

Jawab :

Revenue diukur menurut produk atau jasa yang ditukar dengan cara transaksi yang

objektif atau istilah akuntansinya arm’s – length transaction. Secara umum

diakui bahwa revenue dan laba diakui sepanjang tahap (siklus) operasi,

yaitu selama masa diterima,diproduksi, dijual, dan ditagih .

32. a. Jelaskan cara pengakuan dan pengukuran expense (beban) dalam akuntansi tradisional?

Jawab:

Pengakuan beban terdiri dari dua kriteriautama yaitu :

1) Terdapat kemungkinan adanya keuntungan yang akan mengalir

keperusahaan. Tingkat kemungkinan tersebut memang merupakan

konsepyang tidak mutlak. Hal tersebut tergantung pada ketersediaan

bukti ketikalaporan keuangan akan disusun atau dipersiapkan.


2) Memiliki nilai yang dapat diukur dan reliabel. Dengan demikian

untuk akun-akun yang menggunakan estimasi, diperlukan bukti-bukti

yangmendukung validitas estimasi tersebut.

Pengukuran biaya dapat didasarkan pada:

 Kos Historis Kos

42
historis merupakan jumlah rupiah kas atau setaranya yangdikorbankan

untuk memperoleh aktiva. Pengukuran beban atas dasar koshistoris dapat

digunakan untuk jenis aktiva seperti gedung, peralatan, dansebagainya.


 Kos Pengganti / Kos Masukan Terkini (Replacement Cost / Curent

Input Cost)
Kos masukkan terkini menunjukkan jumlah rupiah harga pertukaran

yangharus dikorbankan sekarang oleh suatu entitas untuk memperoleh

aktivayang sejenis dalam kondisi yang sama. Contohnya, penilaian

untuk persediaan.
 Setara Kas (Cash Equivalent)
Setara kas adalah jumlah rupiah kas yang dapat direalisir dengan

caramenjual setiap jenis aktiva di pasar bebas dalam kondisi perusahaan

normal

b. Mengenai elemen-elemen apa saja yang dianggap sebagai laba, terdapat

pertentangan antara Current Operating Concept of Income dengan All

Inclusive Concept of Income. Jelaskan perbedaan antara ke-2 konsep tersebut!

Kemudian, tunjukan konsep yang diadopsi oleh FASB maupun oleh IAI!

Jawab:

Perbedaaan antara ke-2 Konsep tersebut adalah:

Current operating concept berpendapat bahwa laporan keuangan hanya berisi

informasi yang berkaitan dengan aktivitas utama perusahaan, sedangkan

extraordinary items (gains and losses) disajikan di laporan laba ditahan.

Alasannnya adalah bahwa extraordinary items tersebut tidak digunakan

manajemen dalam pengambilan keputusan dan hal tersebut tidak

mencerminkan produktivitas perusahaan. Pengguna laporan keuangan

43
cenderung hanya melihat angka paling bawah (total) di laporan keuangan

tanpa melihat rinciannya sehingga dikhawatirkan bila extraordinary

dimasukkan, akan menyesatkan pengguna.

Sedangkan, all- inclusive concept berpendapat lain. Ada beberapa alas an,

antara lain: konsep current – operating akan mempermudah manajemen untuk

melakukan manipulasi, pengguna laporan keuangan mungkin tidak menyadari

substansi gains dan losses yang disembunyikan dalam laporan laba ditahan,

jumlah total income di laporan keuangan harus mencerminkan income selama

satu periode, dan dapat dilakukan klasifikasi yang tepat dalam laporan

keuangan antara aktivitas operasi normal perusahaan dengan aktivitas di luar

usaha sehingga keduanya dapat disajikan dalam satu laporan

33. a. Sebutkan definisi definisi dan karakteristik aset menurut SFAC!

Jawab:

FASB mendefinisi aset dalam kerangka konseptualnya sebagai berikut

(SFAC No 6, prg 25): Assets are probable future economic benefits

obtained or controlled by a perticular entity as a result of past

transactions or event (Aset adalah manfaat ekonomik masa datang yang

cukup pasti atau diperoleh atau dikuasai/dikendalikan oleh suatu entitas

akibat transaksi atau kejadian masa lalu.)

b. Jelaskan cara pengukuran elemen-elemen Current asset berikut: 1) kas, 2)

Piutang, 3) Investasi jangka pendek, dan 4) Persediaan!

44
Jawab:

Aktiva lancar pada umumnya terdiri dari:

1) Kas : uang tunai, uang di bank, cek, wesel pos, dan tabungan di

bank.

2) Piutang Dagang (Account Receivable): tagihan kepada para

langganan baik perorangan atau perusahaan sebagai akibat dari kegiatan

perusahaan piutang pada umumnya mempunyai jangka waktu yang tetap

sesuai dengan perjanjian.

3) Investasi jangka panjang : aset dalam bentuk barang atau

perlengkapan (supplies) yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung

kegiatan operasional pemerintah dan barang-barang yang dimaksudkan

untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada

masyarakat dalam waktu 12 bulan dari tanggal pelaporan

4) Persediaan Barang (Merchandise Inventory): terdiri dari barang

dagangan yang sengaja dibeli untuk dijual kembali dalam rangka kegiatan

perusahaan.

c. Apakah menurut anda angka total aset dalam neraca telah menunjukan harta riel

suatu perusahaan? Jelaskan argumen Anda!

Jawab:

Iya, Aset-aset dan pertanggungjawaban biasanya diawali pencatatan atas

dasar dari peristiwa-peristiwa dimana perusahaan memperoleh sumber dari

berbagai entitas atau mendatangkan obligasi untuk entitas yang lain.

45
34. a. Apa yang dimaksud dengan current liabilities, dan bagaimana cara

pengukurannya dalam neraca?

Jawab:

Utang jangka pendek (current liabilities), yaitu utang yang harus segera

dilunasi, paling lambat umur dari utang ini satu tahun.

Cara pengukurannya tergantung dari jenisnya, :

1. Utang Wesel / Wesel Bayar: yaitu wesel yang harus kita bayar kepada

pihak lain yang pernah kita berikan kepadanya. Biasanya umur utang

wesel adalah 30 hari, 60 hari, atau 90 hari.

2. Utang Dagang (Account Payable): ialah utang kepada rekanan (suplier)

yaitu utang dalam rangka kegiatan perusahaan, atau utang ini terjadi

karena membeli barang yang belum dibayar.

3. Biaya-biaya yang harus dibayar: yaitu biaya-biaya yang belum kita

lunasi dalam periode pembukuan tertentu. Misalnya utang gaji, utang upah

dan utang-utang biaya lainnya.

b. Bagaimana cara pengukuran laba Ditahan (Retained Earnings) dalam neraca?

Jawab:

laba ditahan adalah sama dengan kerugian atau pendapatan kumulatif dari

perusahaan yang dirukur oleh ketentuan-ketentuan penentuan pendapatan,

46
lebih sedikit deviden dalam bentuk kas mengumumkan. dividen saham

juga mempengaruhi keseimbangan laba

c. Hybrid securities adalah instrumen yang mempunyai sifat campuran antara

utang dan modal!

Jawab:

Artinya Selain memiliki karakteristik sebagai piutang bisa juga menjadi

modal

35. a. Sebutkan jenis laporan keuangan menurut APB statement No. 4!

b.Sebutkan pula elemen laporan keuangan!

Jawab:

Menurut APB Statement No. 4 tujuan laporan keuangan digolongkan

sebagai berikut:

1. Tujuan Khusus

Tujuannya untuk menyajikan laporan posisi keuangan, hasil usaha, dan

perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar dan sesuai dengan GAAP.

2. Tujuan Umum

Tujuan umum adalah memberikan informasi yang terpercaya tentang

sumber-sumber ekonpmi, dan kewajiban perusahaan; memberikan

informasi yang terpercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal

dari kegiatan usaha dalam mencari laba; menaksir informasi keuangan

yang dapat digunakan untuk menaksir potensi perusahaan dalam

47
menghasilkan laba; mengungkapkan informasi relevan lainnya yang

dibutuhkan para pemakai laporan.

3. Tujuan Kualitatif

Tujuan kualitatif yang dirumusakan APB Statements No. 4 adalah :

a. Relevance

Memilih informasi yang benar-benar dapat membantu pemakai laporan

dalam proses pengambilan keputusan.

b. Understandability

Informasi yang dipilih untuk disajikan bukan saja yang penting tetapi juga

harus informasi yang dimengerti para pemakainya.

c. Verifiability

Hasil akuntansi itu harus dapat diperiksa oleh pihak lain yang akan

menghasilkan pendapat yang sama.

d. Neutrality

Laporan akuntansi itu netral terhadap pihak-pihak yang berkepentingan.

e. Timeliness

Laporan akuntansi hanya bermanfaat untuk pengambilan keputusan

apabila diserahkan pada saat yang tepat.

f. Comparability

Informasi akuntansi harus dapat saling dibandingkan, artiya akuntansi

harus memiliki prinsip yang sama baik untuk suatu perusahaan maupun

perusahaan lain.

g. Completeness

48
Informasi akuntansi yang dilaporkan harus mencakup semua kebutuhan

yang layak dari para pemakai.

36. Dalam APB Statement No. 4 dikenal Direct dan Indirect user dari laporan

keuangan. Sebutkan!

Jawab:

Ada 2 pengguna laporang keuangan yaitu :

Pengguna langsung (direct users)

Contoh pengguna langsung yaitu:

 Pemilik dan pemegang saham

 Dinas perpajakan

 Pelanggan

Pengguna tidak langsung (indirect users)

Contoh pengguna tidak langsung yaitu :

 Analisis dan konsultan keuanga

 Pasar saham

 Serikat kerja

37. Sebutkan ciri dan keterbatasan laporan keuangan menurut:

a. APB Statement No. 4

Jawab:

49
Adanya nilai prediktif ini menunjukkan bahwa informasi akuntansi seperti

yang tercantum dalam pelaporan keuangan dapat digunakan oleh investor

sekarang dan investor potensial dalam melakukan prediksi penerimaan kas

dari dividen dan bunga di masa yang akan datang. Dividen yang akan

diterima oleh investor akan tergantung pada jumlah laba yang diperoleh

perusahaan di masa yang akan datang (Zainuddin & Hartono, 1999),

sehingga prediksi laba perusahaan dengan menggunakan informasi

pelaporan keuangan menjadi sangat penting untuk dilakukan.

b. PAI

Jawab:

Di dalam menyusun prinsip akuntansi, digunakan asumsi-asumsi dan

konsep-konsep dasar tertentu. Asumsi dasar ini merupakan aspek dari

lingkungan dimana akuntansi itu dilaksanakan. Sedangkan konsep-konsep

dasar merupakan pedoman dalam menuyusun prinsip akuntansi.

Laporan keuangan yang dihasilkan mempunyai beberapa keterbatasan

yaitu:

 Cukup berarti(materiality).

 Konservatif

 Sifat-sifat khusus dari suatu industri.

38. Sebutkan pula kritik terhadap akuntansi konvensional menurut Trueblood

Committee!

Jawab:

50
Trueblood Committee ( Harahap, 2001, h. 92 ), menyampaikan kritik

terhadap akuntansi konvensional sebagai berikut :

1. Akuntansi hanya menyangkut laporan historis sehingga tidak dapat

menggambarkan secara eksplisit prospek masa depan.

2. Angka-angka akuntansi umumnya didasarkan pada hasil transaksi

pertukaran sehingga hanya menggambarkan nilai pada saat itu.

3. Dalam akuntansi sering digunakan metode dari beberapa metode yang

sama-sama diterima yang menghasilkan laporan dan informasi berbeda.

4. Akuntansi menekankan pada laporan keuangan yang bersifat umum yang

dapat digunakan semua pihak. Sehingga terpaksa selalu memperhatikan

semua pihak padahal pemakaiannya yang sebenarnya memiliki perbedaan

kepentingan.

5. Angka-angka disatu laporan berkaitan dengan angka-angka dilaporan

lainnya.

6. Diakui bahwa laporan keuangan yang sekarang tidak menggambarkan

likuiditas dan arus kas.

7. Perubahan dalam daya beli uang jelas ada, namun hal ini tidak

tergambarkan dalam laporan keuangan.

8. Konsep "materiality" merupakan konsep pelaporan. Batasan terhadap

istilah ini agak abu-abu.

39. Sebutkan persyaratan agar suatu earning cycles disebut complete!

Jawab:

51
Siklus perolehan laba dianggap “sempurna” apabila memenuhi syarat sebagai

berikut :

 A realized benefit – realisasi atau kemungkinan yang besar

terjadinya realisasi penerimaan kas.


 Tidak ada lagi kegiatan-kegiatan lanjutan dari siklus itu.

40. Sebutkan kaitan antara tujuan bisnis dengan tujuan sosial dari suatu laporan

keuangan!

Jawab:

Selain Tujuan bisnis laporan keuangan bisa mempunyai tujuan sosial karna

bersifat umum yang dapat digunakan semua pihak, sehingga terpaksa selalu

memperhatikan semua pihak pemakainya ynag sebenarnya

mempunyai perbedaan kepentingan.

41. Jelaskan fungsi accountability dari laporan keuangan, menurut Trueblood

Committe!

Jawab:

 Akuntansi hanya menyangkut laporan masa lalu, tidak dapat menggambarkan

secara eksplisit prospek masa depan.


 Angka-angka akuntansi umumnya didasarkan pada hasil

transaksi pertukaran sehingga hanya menggambarkan nilai saat.


 Dalam akuntansi sering digunakan metode dari beberapa metode

yang berbeda yang sama-sama diterima.


 Akuntansi menekankan pada laporan keuangan yang bersifat

umum yang dapat digunakan semua pihak, sehingga terpaksa selalu

52
memperhatikan semua pihak pemakainya yag sebenarnya

mempunyai perbedaan kepentingan.


 Angka-angka di satu laporan berkaitan dengan angka-angka di

laporan lainnya.
 Diakui bahwa laporan keuangan yang sekarang tidak

menggambarkanlikuiditas dan arus kas.


 Perubahan dalam tenaga beli uang jelas ada, akan tetapi hal ini

tidak menggambarkan dalam laporan keuangan.


 Konsep materiality merupakan konsep pelaporan.

42. Ada dua konsep mengenai cara penyajian daftar laba rugi (Income Statement)

a. Sebutkan dan jelaskan alasan untuk mempertahankan konsep tersebut!

Jawab:

Dalam perhitungan Rugi/Laba, perusahaan dapat mengikuti beberapa

konsep, antara lain :

1. Clean Surplus Principle (all inclusive concept)

Laporan perubahan modal hanya menunjukkan :

a. Saldo laba tidak dibagi awal periode

b. Ditambah laba bersih dan elemen luar biasa

c. Ditambah atau dikurangi koreksi kesalahan

d. Dikurangi deviden yang diumumkan

2. Non Clean Surplus Principle (current operating performance)

Laporan perubahan modal menunjukkan:

a. Saldo laba tidak dibagi awal periode

b. Ditambah laba bersih setelah pajak

c. Ditambah Pos luar biasa

53
d. Dikurangi deviden yang diumumkan

b. Konsep mana yang dianut oleh PAI?

Jawab:

Penyajian Laporan Rugi/Laba menurut PAI :

1. Harus memuat secara terperinci unsur-unsur dari hasil dan biaya

2. Dapat disusun dalam bentuk urutan ke bawah (staffel)

3. Harus dipisahkan antara hasil utama dengan hasil usaha lain-lain serta

hasil usaha luar biasa (extra ordinary income)

C .Konsep mana yang dianut oleh AICPA?

Jawab:

Clean Surplus Principle (all inclusive concept)

D..Bagaimana di negeri Belanda dan Inggris?

Jawab:

Menganut konsep dari Masyarakat Ekonomi Eropa (European Economic

Community)

43. Dalam masa inflasi daftar keuangan yang disusun berdasarkan konsep hargahistoris tidak

lagi realistis.

a. Sebutkan tiga cara yang populer untuk mengatasi masalah itu!

Jawab:

54
1. Supply dari sektor pertanian (pangan) tidak elastis

2. Cadangan valuta asing yang terbatas (kecil) akibat dari pendapatan

ekspor yang lebih kecil daripada pembiayaan impor.

3. Pengeluaran pemerintah terbatas.

b. Cara yang mana yang diikuti di:

1. Amerika Serikat

2. Negeri Belanda

3. Indonesia

44. Dalam praktik terdapat perbedaan pendapat antara akuntan publik dan diskusi

dalam menetapkan besarnya laba kena pajak. Dapatkah perbedaan pandangan

ini dihilangkan?

Jawab:

Tidak

45. a. Apakah yang dimaksud dengan konsep depreciation accounting?

Jawab:

Depreciation accounting, Harga Perolehan Aktiva Tetap yang di

alokasikan ke dalam Harga Pokok Produksi atau Biaya Operasional akibat

penggunaan aktiva tetap tersebut

b. Apakah cara penyusutan berikut sesuai dengan konsep tersebut?

Jawab:

Iya, Sesuai dengan konsep

55
c. Apakah yang dimaksud dengan:

- Sum of the year digits


- Declining balance
- Annuity
- Sinking fun
- Penyusutan dipercepat menurut peraturan pajak Indonesia.
Jawab:

 Sum of year digits (Metode jumlah angka tahun)

Merupakan penyusutan dipercepat berdasar pada pertimbangan biaya

maintenance (perawatan) serta perbaikan aktiva tetap semakin lama

cenderung bertambah seiring pertambahan usia aktiva tetap itu sendiri.

 Declining balance (Metode penyusutan saldo menurun ganda)

Menghasilkan perhitungan beban penyusutan periodik yang semakin

menurun selama estimasi masa manfaat aset tetap. Tingkat penyusutan

metode saldo menurun ganda dihitung dengan menggandakan tingkat

penyusutan metode garis lurus.

 Annuity (Anuitas)

Merupakan suatu rangkaian pembayaran atau penerimaan secara cicilan

yang pada umumnya sama besarnya serta dibayarkan setiap masa tertentu

dan masing-masing jumlahnya terdiri dari bagian pokok pinjaman serta

bunganya.

 Sinking fund (Dana cadangan)

Merupakan dana yang dikumpulkan dari penerimaan rutin perusahaan dan

ditempatkan pada rekening khusus. Tujuannya adalah sebagai cadangan

untuk melunasi surat berharga dalam bentuk utang (debt securities) atau

56
saham preferensinking fund (Dana perusahaan untuk membayar utang

jangka panjang yang dibentuk dengan menyisihkan sebagian laba secara

berkala).

 Penyusutan dipercepat menurut peraturan pajak indonesia

Penyusutan atas pengeluaran untuk pembelian, pendirian, penambahan,

perbaikan atau perubahan harta berwujud, kecuali tanah yang berstatus hak

milik dan memelihara penghasilan yang mempunyai masa manfaat lebih

dari satu tahun dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama

masa manfaat yang telah ditentukan bagi harta tersebut.

Apabila wajib pajak melakukan penilaian kembali aktiva, maka dasar

penyusutan atas harta adalah nilai setelah dilakukan penilaian kembali

aktiva tersebut.

Tabel tarif dan masa manfaat penyusutan fiskal

Kelompok harta berwujud Masa Tarif – metode

manfaat garis lurus


1.Bukan bangunan
Kelompok 1 4 tahun 25%
Kelompok 2 8 tahun 12,5%
Kelompok 3 16 tahun 6,25%
Kelompok 4 20 tahun 5%
II.Bangunan
Tidak permanen 10 tahun 10%
permanen 20 tahun 5%

46. Apakah yang dimaksud dengan contingency menurut FASB? Sebutkan jenisnya

dan cara penyajiannya dalam financial statement contingent berikut:

- Kemungkinan yang besar sekali sengketa dapat dimenangkan


- Pecandang piutang yang dapat ditagih
- Mendiskon notes

57
- Kemungkinan tenggelamnya kapal yang membawa

barang perusahaan yang tidak diasuransikan


- Jaminan hasil produksi ( production guarantees )
- Kemungkinan yang besar timbulnya kerugian sebagai

akibat beredarnya saingan barang-barang yang sudah dipasarkan selama ini


Jawab:
Menurut FASB contingency adalah kondisi, situasi atau keadaan yang

diliputin oleh ketidakpastian yang kemungkinan menimbulkan laba atau

rugi suatu perusahaan yang kepastiannya akan diperoleh setelah satu atau

lebih kejadian dimasa yang akan datang terjadi atau tidak terjadi.
Yang termasuk contingency adalah

 Piutang wesel didiskontokan dan piutang dijaminkan

 Endorsemen bersyarat atas wesel-wesel

 Sengketa hukum

 Tambahan pajak yang belum jelas kepastiannya

 Jaminan terhadap utang anak perusahaan

 Garansi terhadap penurunan harga barang-barang yang

dijual

47. a. Apakah yang dimaksud dengan goodwill?

Jawab:

Goodwil atau muhibah adalah semua kelebihan yang terdapat dalam suatu

perusahaan akibat letak perusahaan yang sangat strategis, nama baik,nama

yang sudah terkenal, organisasi yang baik, pimpinan yang cakap, danlain-

lain. Menurut akuntansi yang dimaksud dengan goodwill adalah

kemampuan untuk memperoleh laba diatas normal dikarenakan pengaruh

58
faktor-faktor tersebut diatas. Kelebihan laba ini merupakan daya tarik

bagipara investor untuk menanamkan modalnya kedalam perusahaan yang

bersangkutan

b. Apakah syarat nya agar goodwill dapat dicacat dalam laporan keuangan?

Jawab:

Dasar untuk mencapaisuatu harga goodwill antara lain:

1. Taksiran pendapatan pada masa yang akan datang

2. Penetapan tingkat pendapatan yang normal

3. Penilai aktiva perusahaan di luar goodwill

4. Penggunaan pendapatan yang akan datang untuk menentukan suatunilai

goodwill.

c. Tanggapi peryataan berikut:

1. Amortisasi goodwill mengurangi dividen

Jawab:

Metode perusahaan anak menekankan konsep entitas hukum, yang

berlawanan dengan metode ekuity yang menekankan entitas ekonomi

berdasarkan penbgendalian oleh kelompok manajemen tunggal.

2. Amortisasi goodwill mengurangi modal kerja

Jawab:

Aktiva tak berujud harus diamortisasi menjadi biaya sepanjang umur

manfaat aktiva tersebut.

59
3. Amortisasi goodwill mengurangi keuntugan perusahaan

Jawab:

Pembuat laporan keuangan mengkritik amortasi goodwill karena dapat

sangat mengurangi laba yang dilaporkan oleh perusahaan pengakusisi

untuk beberapa tahun. Perusahaan berusaha menghindari metoda

pembelian dalam proses penggabungan usaha.

4. Amortisasi dipercepat menguntungkan perusahaan

Jawab:

Dengan amortisasi yang dipercepat, berlangsung terus maka lebih

menguntungkan memiliki saham

48. Sebutkan beberapa konsep income recognition!

Jawab:

Sebagai upaya mengatasi kesulitan subyektifitas dalam konsep penghasilan

ekonomi, kebanyakan akuntan lebih memilih melaporkan penghasilan

kalau sudah ada bukti adanya pertukaran dengan pihak luar. Pendekatan ini

umumnya menuntut bahwa penghasilan yang dilaporkan merupakan akibat

dari berurusan dengan badan usaha dan individu di luar unit pelapor dan hal

ini menimbulkan prinsip realisasi. Prinsip ini menyatakan bahwa

penghasilan harus diakui kalau proses penghasilan telah lengkap.

60
49. Pada waktu pergi kuliah saudara melanggar dan membunuh kambing tetangga.

Tetangga tersebut melihat kejadian ini. Pertanyaan apakah saudara memiliki

utang? Jelaskan.?

Jawab :

YA

50. Pada 1 Desember 1990 New Oil Co. menandatangani kontrak dengan

Pertamina. New Oil akan membeli 1 barrel minyak pada 1 Agustus 1991

dengan harga Rp.37.000,- per barrel. Pertanyaan : Apakah pada 1 Agustus

1991 New Oil mempunyai asset? Untuk masing-masing jawaban berikan

alasan.

Jawab :

51. Jelaskan perbedaan konsep articulated dan non articulated !

Jawab ;

 Pendekatan articulated

Artinya laporan laba rugi itu dianggap sebagai subklasifikasi dari pos

modal. Laba rugi hanya merupakan hasil matematis yang berasal dari

perubahan modal dari suatu periode ke periode lainnya. Dalam

pendekatan articulated ada dua konsep, yaitu konsep revenue expense

approach dan asset-liability approach.

 Revenue expense

laporan laba rugi dianggap laporan yang paling utama semua transaksi

dipandang sebagai pos revenue dan expense, semua transaksi

61
dianggap sebagai pengakuan laba (matching), pengukuran laba dan

alokasi ke laba rugi. Dalam konsep ini yang dipindahkan ke neraca

adalah by product dari hasil pengakuan laba atau matching tadi.

Artinya yang dicatat ke neraca hanya deferred credits (liabilities) dan

deferred charges (asset).

 Asset Liability Approach

Pendekatan ini lebih menganggap bahwa langkah pertama bukan

mengukur laba, tetapi mengukur harta dan kewajiban.

 Pendekatan non-articulated

Neraca dan laporan laba rugi ini secara matematis independen satu sama

lain. Pendekatan non-articulated ini tidak banyak menjadi perhatian, dalam

konsep ini ada transaksi yang tidak mempengaruhi laba tetapi langsung

dipindah ke pos yang bukan hasil dan bukan biaya. Misalnya,ada kerugian

sementara yang langsung dianggap merupakan penyesuaian terhadap

unrealized capital (belum direalisasinya modal).

52. Dimana letak perbedaan antara all inclusive dengan normal operating ?

Jawab :

All-inclusive Concept

Konsep ini berpendapat bahwa laba bersih harus mencerminkan SEMUA

ITEM yang mempengaruhi KENAIKAN atau PENURUNAN ekuitas

pemegang saham selama satu periode, dengan pengecualian dari transaksi

modal. LABA BERSIH TOTAL ditentukan dengan MENJUMLAHKAN

LABA BERSIH PERIODIK.

62
FASB dalam SFAC No.5 mencatat bahwa laporan laba rugi menurut all-

inclusivedimaksudkan untuk menghindari penghapusan informasi secara

bebas dari laporan keuangan, walaupun pencantuman keuntungan atau

kerugian yang tidak biasa dan tidak berulang-ulang mungkin dapat

mengurangi fungsi dari laporan laba rugi dalam satu tahun untuk tujuan

prediksi.

Normal opereting

Konsep ini berpendapat bahwa hanya perubahan dan kejadian yang dapat

dikendalikan oleh manajemen yang dihasilkan dari keputusan periode

sekarang yang seharusnya dimasukkan dalam laba. Hanya hal-hal yang

NORMAL dan BERULANG yang seharusnya membentuk ukuran dasar

kinerja perusahaan. Maka LABA BERSIH pun harus mencerminkan

AKTIFITAS HARI KE HARI.

53. Gambarkan sistematika Pos Modal !

Jawab :

54. a. Apa yang dimaksud dengan kualitas relevan dan syarat-syarat yng harus

dipenuhi agar suatu informasi keuangan dikategorikan relevan?

b. SFAC 5 menjelaskan mengenai pengakuan dan pengukuran laporan

keuangan!

63
c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengakuan dan pngukuran dalam

statement tersebut?

Jawab :

PENGAKUAN DAN PENGUKURAN

kerangka konseptual terdiri dari konsep-konsep yang dipakai untuk

mengimplementasikan tujuan dasar dari tingkat pertama. Konsep-konsep ini

menjelaskan apa, kapan, dan bagaimana unsur-unsur serta kejadian keuangan

harus diakui, diukur, dan dilaporkan oleh sistem akuntansi.

55. a. Apa yang dimaksud dengan laporan arus kas (cash flow)?

b. Sebutkan dua alas an yang mendasari kewajiban penyusunan laporan arus

kas!

Jawab :

a. Laporan arus kas merupakan laporan keuangan yang berisi informasi

aliran kas masuk dan aliran kas keluar dari suatu perusahaan selama

periode tertentu. Informasi ini penyajiannya diklasifikasikan menurut jenis

kegiatan yang menyebabkan terjadinya arus kas masuk dan kas keluar

tersebut. Kegiatan perusahaan umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu,

kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan.

b. – laporan arus kas bermanfaat bagi pemakai laporan keuangan dalam

memprediksi kinerja keuangan perusahaan.

64
- bahwa dalam kondisi laporan laba rugi tidak mengandung transitory

earnings maka laporan arus kas kurang bermanfaat bagi pemakai laporan

keuangan dalam memprediksi kinerja keuangan perusahaan.

56. a. Jelaskan pengakuan pendapatan (revenue) menurut konsep kejadian kritis

critical event)!

b. Sebutkan empat kmungkinan pengakuan pendapatan menurut konsep

kejadian kritis beerta criteria (syarat-syaratnya)!

Jawab :

a. Konsep pengakuan pendapatan adalah konsep kejadian kritis (critical

event):

merupakan konsep pengakuan pendapatan dimana yang diperhatikan

adalah kejadian-kejadian penting dalam siklus operasi perusahaan, yang

dapat berupa:

a. pada saat penjualan

- Revenue pada saat penjualan diakui bila:

- Harga produk diketahui secara pasti

- Pertukaran telah selesai dengan pengiriman barang sehingga sudah dapat

diketahui biaya yang sudah dikeluarkan

- Dari segi realisasi, penjualan tersebut dianggap sebagai kejadian penting.

b. pada saat selesainya proyek

Revenue diakui pada saat selesainya produksi dapat digunakan dalam

situasi pasar stabil dan harga komoditi juga stabil. Kemudian yang

65
dianggap menjadi kejadian penting adalah kegiatan produksi bukan

penjualan; seperti jenis logam yang mempunyai harga pasar yang relative

stabil seperti emas,perak, dan sejenisnya serta mungkin produk-produk

pertambangan dan pertanian yang memenuhi kriteria tersebut.

c. pada saat pembayaran setelah dilakukan penjualan

Revenue diakui pada saat pembayaran dilakukan apabila penjualan yang

akan dilakukan dan penilaian yang akurat tidak dapat dilakukan pada

barang yang akan diserahkan tersebut.

b. Empat kemungkinan berkaitan antara hasil dan biaya:

 pengurangan langsung biaya terhadap hasil seperti pada harga

pokok penjualan mengurangi penjualan

 pengurangan langsung biaya menurut periodenya, seperti gaji

direksi

 alokasi biaya pada periode yang memberikan keuntungan,

misalnya biaya penyusutan

 membiayakan seluruh cost pada periode yang dibebankan kecuali

dapat ditunjukkan bahwa pengeluaran akan memberikan keuntungan di

masa yang akan datang, bukan pada periode itu, seperti biaya promosi.

57. Secara umum revenue diakui pada saat realisasi, tetapi dalam praktiknya

revenue dapat diakui pada saat kejadian kritis, yang penjabarannya dapat

dilakukan :

66
a. Selama masa produksi

b. Pada saat selesainya produksi

c. Pada saat penjualan

d. Pada saat diterimanya tagihan

Jelaskan masing-masing, dalam kasus bagaimana kejadian kritis tersebut

layak diterapkan?

Jawab :

58. Berkaitan dengan klasifikasi moneter dan nonmoneter,

a. Jelaskan perbedaan antara monetary asset dan non-monetary asset, masing-

masing hendaknya diberikan contohnya!

b. Berikan contoh dalam mengkoversi nilai monetary asset dan non-monetary

asset dari historical cost accounting, adjusted general price level accounting!

Jawab :

a. Monetary asset adalah aktiva atau keewajiban yang dinilai atau disajikan

dalam unit uang yang tetapmisalnya kas, piutang atau uang atau kewajiban

lainnya yang angk dan jumlah nilai uangnya yang tetap itulah yang akan

ditagih, dibayar dimasa yang akan datang tanpa ada perubahan. Nilai ini

adalah nilai historis dan nanti nilai net realizable value-nyalah yang akan

direalisasi. Karena nilainya itu juga menggambarkan nilai sekarang (current

67
value), untuk aktiva jenis ini tidak perlu disesuaikan kecuali barangkali untuk

mengetahui present value dari nilai yang diharapkan ditagih (expected value)

dimasa yang akan datang. Contoh lainnya: deposito,valuta asing, atau klaim

valuta asing, surat berharga, aktiva yang akan dijual tahun depan, utang pajak,

utang jangka panjang,saham preferen yang tidak konvertible dan tidak

berpartisipasi, wesel, akumulasi penyisihan piutang, piutang pegawai, piutang

jangka panjang, uang muka, dan utang gaji.

Non-Monetary asset adalah nilai dimana jumlah uangnya tidak ditetapkan

menurut kontrak perjanjian. Dalam metode historical cost ini digambarkan

sebagai old cost bukan nilai sekarang. Misalnya aktiva tetap, lahan,

bangunan, peralatan, persediaan yang akan dipakai nanti dalam operasi

perusahaan dan akan diganti terus jika perusahaan terus beroperasi. Dalam

metode current value harga baru itu yang dicoba digambarkan dengan harga

sekarang. Contoh lainnya adalah biaya dibayar dimuka, investasi dalam

saham, utang pajak tertunda, akumulasi penyusutan, goodwill, hak paten,

aktiva tak berwujud lain, dan kontrak penjualan.

59. Berkaitan dengan Aktiva dan Pengukurannya,

Pengukuran nilai asset dapat dilakukan dengan memilih dai antara dasar yang

diebutkan adalah dasar Input Value dan Output Value. Jelaskan masing-

masing dasar penjelasan asset tersebut?

a. Jelaskan kriteria (syarat) yang harus dipenuhi agar investasi saham dapat

diklasifikasikan sebagai aktiva lancer dan sebagai aktiva tidak lancer!

68
b. Jelaskan kelebihan dan kelemahan dari Historical Cost dan Current Value

sebagai metode pengukuran Aktiva!

Jawab :

Input values sering dianggap lebih tepat daripada output values karena

mungkininput values lebih verifiable atau karena input values tidak

memungkinkan pelaporanrevenue sebelum direalisasi atau diwujudkan.

Namun sebenarnya akuntansi bersifatelectic, mencari atau menghubungkan

mana yang dianggap baik, dalam hal-hal tertentudipakai output values begitu

juga dengan input values. Hal ini disebabkan karena inputvalues

menunjukkan nilai tertinggi bagi perusahaan atau karena tidak adanya

outputmarket.

Nilai-nilai keluaran (output values) didasarkan kepada jumlah cash atau nilai-

nilailain yang diterima untuk asset atau jasa yang ditimbulkan oleh asset yang

meninggalkan perusahaan melalui suatu pertukaran atau konversi. Oleh

karena itu output values jugasering disebut exit values

b. Historical Cost

Merupakan konsep penilaian yang paling lazim dipergunakan dalam

akuntansiyang tradisional. Assets biasanya dicatat dengan harga pembelian

semula, harga historiesini kemudian dipergunakan dalam penyajian

ikhtisar keuangan. Oleh karena itu historicalcosts merupakan harga

pertukaran barang dan jasa pada saat pelaporan.Apabila dalam pertukaran

69
ini suatu asset diperoleh melalui pemberian nin-monetery assets, maka

nilai tukarnya ditentukan oleh current value dari asset yangdiberikan.

Historical cost mempunyai keuntungan tertentu dalam penerapannya,

yaitu sifatnya yang verifiable, alasan yang paling kuat untuk menganut

konsep historical costsini ada hubungannya dengan konsep realisasi dalam

pengukuran income.Kelemahan daripada Historical cost adalah karena

nilai asset bagi perusahaandapat berubah-ubah dari waktu ke waktu.

Kelemahan lain dari konsep ini adalah bahwamenutup kemungkinan untuk

penggunaan konsep penilaian lainnya yang lebih penting.Hal ini dialami

dalam teori akuntansi yang dipengaruhi oleh tradisi yang kuat dalam

penggunaan Historical cost.

Current Input Cost

Konsep ini sama pada tanggal perolehan asset yang bersangkutan, setelah

tanggalitu input cost dapat berubah-ubah sehingga Current assets mungkin

lebih besar ataulebih kecil dari historical costs. Jadi Current Input Cost

merupakan harga pertukaranyang harus dikeluarkan hari ini untuk

memperoleh asset yang sama. Current Input Cost mempunyai beberapa

keunggulan dibandingkan dengankonsep historical costs yaitu:

1.Current cost merupakan jumlah yang harus dibayar oleh perusahaan untuk

mendapatkan asset

2.Matching ini memungkinkan pemisahan antara holding gains/ holding

lossdari pengakuan laba atau rugi operasional.

70
3.Current cost merupakan nilai asset bagi perusahaan apabila perusahaan

secaraterus menerus membeli asset tersebut dan jika belum ada nilai tambah

yangdiberikan perusahaan kepada asset tersebut.

4.Penjumlahan asset yang dinyatakan dalam current input costs

lebihmempunyai arti daripada penjumlahan asset berdasarkan historical input

costsyang terjadi pada tanggal yang berbeda.Dengan kelemahan bahwa

konsep ini kehilangan objektivitas. Kecuali apabilaasset yang sekarang

diperjualbelikan di pasar memang persis sama dengan asset yangdimiliki

perusahaan, maka mau tidak mau unsure subjektivitas akan terbawa dalam

penerapan current exchange prices terhadap asset yang sekarang dimiliki.

60. Berkenaan dengan kewajiban dan pengukurannya,

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kewajiban menurut FASB dan menurut

IAI?

b. Sebutkan beberapa karakteristik yang harus dimiliki sebagai syarat agar sesuatu

dapat diklasifikasian sebagai kewajiban!

c. Jelaskan bagaimana pengukuran, pengakuan dan saat berakhir suatu kewajiban?

Jawab ;

a. Menurut FASB dlm SFAC No. 6

“Hutang adalah pengorbanan manfaat ekonomi masa mendatang yg mungkin

timbul karena kewajiban sekarang suatu entitas untuk menyerahkan aktiva

71
atau memberikan jasa kepada entitas lain di masa mendatang sebagai akibat

transaksi masa lalu”

Menurut IAI (1994)

“kewajiban merupakan hutang perusahaan masa kini yg timbul dari peristiwa

masa lalu, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari

sumber daya perusahaa yang mengandung manfaat ekonomi”

b. Hutang bisa diakui dgn kriteria sbb:

 Ada kemungkinan bahwa pengorbanan potensi jasa / manfaat

ekonomi masa - mendatang akan dilakukan atau akan terjadi

 Jumlah hutang dapat diukur dgn cukup pasti

 Menurut Kam (1990) dpt diakui berdasar:

 Didasarkan pada hukum

 Pemakaian prinsip konservatisme

 Substansi ekonomi suatu transaksi

 Kemamuan mengukur nilai hutang

61. Berkaitan dengan kewajiban kontijensi,

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kewajiban kontijensi?

b. Sebutkan factor-faktor yang mempengaruhi pengklasifikasian kewajiban

kontijensi!

c. Jelaskan kondisi yang bagaimana yang menyebabkan kewajiban kontijensi

wajib dicatat sebagai kewajiban (liability)?

Jawab :

72
a. Kewajiban kontinjensi adalah:

Kewajiban potensial yang timbul dari per/stiwa masa lalu dan

keberadaannya menjadi pasti dengan terjadi atau tidak terjadinya satu

peristiwa atau lebih pada masa dating yang tidak sepenuhnya berada dalam

kendali perusahaan; atau

b. kewajiban kini yang timbul sebagai akibat peristiwa masa lalu, tetapi tidak

diakui karena:

(i) Tidak terdapat kemungkinan bes ar (not probable) perusahaan

mengeluarkan

sumber daya yang mengandung manfaat ekonomis (selanjutnya disebut

sebagai

"sumber daya") untuk menyelesaikan kewajibannya; atau

(ii) jumlah kewajiban tersebut tidak dapat diukur secara andal.

Kewajiban kontinjensi dapat berkembang ke arah yang tidak diperkirakan

semula. Oleh karena itu, kewajiban kontinjensi harus terus menerus dikaji

ulang untuk menentukan apakah tingkat kemungkinan arus keluar sumber

daya bertambah sehingga menjadi kemungkinan besar (probable). Jika

timbul kemungkinan besar bahwa diperlukan arus keluar sumber daya

untuk menyelesaikan suatu unsur yang sebelumnya diklasi fi kasikan

sebagai kewajiban kontinjensi, maka entitas meng akui kewajiban

diestimasi dalam laporan keuangan pada periode saat perubahan menjadi

kemungkinan besar tersebut terjadi (kecuali dalam keadaan yang sangat

jarang, yaitu ketika estimasi yang andal tidak dapat dibuat)

73
c. Jika entitas bertanggung jawab secara masing-masing dan bersama

dengan pihak lainnya (tanggung renteng), bagian kewajiban yang

diharapkan akan dipenuhi oleh pihak-pihak lain diperlakukan sebagai

kewajiban kontinjensi. Entitas mengakui kewajiban diestimasi untuk

bagian dari kewajiban yang kemungkinan besar dipenuhi dengan arus

keluar sumber dayanya, kecuali dalam keadaan sangat jarang, yaitu dalam

hal estimasi andal tidak dapat dibuat

62. Berkaitan dengan modal pemilik (equitas),

a. Jelaskan apa yang dimaksudkan dengan Owner Equity menurut FASB dan

menurut IAI?

b. Jelaskan 5 teori ekuitas dan kondisi masing-masing di mana teori tersebut

diterapkan dalam praktiknya!

c. Jelaskan perbedaan pokok antara Liability dan Owner Equity!

Jawab ;

63. Kesatuan Akuntansi (Accounting Entity) seringkali dianggap sebagai konsep

akuntansi fundamental yang dapat meresapi semua akuntansi,

a. Jelaskan aa yang dimaksudkan dengan kesatuan akuntansi tersebut?

b.Jelaskan mengapa konsep kesatuan akuntansi demikian fundamental

sehingga meresapi akuntansi?

Jawab :

74
a. Kesatuan usaha akuntansi adalah suatu organisasi atau bagian dari

organisasi yang berdiri sendiri, terpisah dari organisasi atau individu lain.

Artinya ada pemisahan antara kekayaan (aktiva) perusahaan dengan kekayaan

pribadi pemiliknya atau dengan aktiva perusahaan lain. Demikian juga

dengan kewajiban (hutang), kewajiban perusahaan dan kewajiban pemiliknya

tentu saja terpisah sehingga terdapat pemisahan tanggung jawab keuangan.

b.

64. Berkaitan dengan Laporan Arus Kas,

a. Apa yang dimaksud dengan Cash Flow Accounting?

b. Jelakan latar belakang diterbitkannya FASB No. 95 tentang Cash Flow

Statement!

c. Jelaskan perbedaan antara Cash Flow Statement menurut FASB No. 95

dengan Stateent of Change in Financial Position, dengan menggunakan

konsep Cash Basis!

d. Jelaskan perbedaan berikut dan isi antara Cash Flow Statement dengan

metode Direct dan metode Indirect!

Jawab :

a. Cash flow (aliran kas) merupakan “sejumlah uang kas yang keluar dan

yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dengan kata lain

adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan

aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.

b. Laporan arus kas diwajibkan oleh financial accounting standards boards

75
(FASB) dalam statment of financial accounting atandards no.95 laporan

arus kas ini menggantikan laporan perubahan posisi keuangan yang

melaporkan perubahan dalam saldo aktiva, hutang dan modal. Perubahan

dari laporan aliran dana menjadi laporan arus kas menunjukan perhatian

FASB terhadap pelaporan berdasarkan kas sebagai tambahan penting

untuk laporan laba/rugi dan neraca yang berdasarkan akrual.

65. Berkenaan dengan Pengungkapan Informasi dalam Laporan Keuangan

a.Jelaskan untuk siapa saja pengungkapan informasi dalam Laporan

Keuangan tersebut dilakukan?

b. Jelaskan sifat-sifat pengungkapannya!

c. Jelaskan apa saja hal-hal yang harus diungkapkan?

d. Jelaskan sifat-sifat pengungkapan setelah kejadian!

e. Jelaskan pengungkapan tanggal laporan!

f. Jelaskan metode-metode pengungkapan dan bentuk-bentuknya!

g. Jelaskan bentuk-bentuk darri pengungkapan!

Jawab :

a.Pengungkapan informasi laporan keuangan bisanya kepada

66. Bandingkan karakteristik kualitatif relevance dan realinility. Dapatkah suatu

informasi memenuhi kedua karakteristik tersebut? Jelaskan!

Jawab :

1. Relevance.

76
Informasi akuntansi harus mampu membuat perbedaan dalamsebuah

keputusan. FASB mendefinisikan relevansi sebagai “membuat suatu

perbedaan”. Informasi dikatakan relevan jika dapat membantu

pemakaimembuat prediksi tentang hasil akhir dari kejadian masa lalu, masa

kini danmasa depan (predictive value ). Informasi yang relevan juga harus

dapat membantu pemakai menjustifikasi atau mengoreksi ekspektasi atau

harapanmasa lalu (feed-back value ), serta tersedia kepada pengambil

keputusansebelum informasi tersebut kehilangan kapasitas untuk

mempengaruhikeputusan yang diambil (timeliness/tepat waktu). Tepat waktu

adalah aspek yang penting agar informasi dapat membuat perbedaan sebab

informasi yang baru didapat setelah keputusan diambil tidan akan banyak

berguna.

2. Reliability.

Suatu onformasi dianggap dapat diandalkan apabila secara relative bebas dari

kesalahan dan menyajikan hal yang seharusnya. Keandalan tidak berarti

ketepatan yang absolut. Informasi seperti ini harus memiliki criteria :

(1) Verifiability

atau dapat diverifikasi, yaitu bahwa dasar pengukuranlaporan keuangan

juga dapat diverifikasi oleh akuntan lain denganmenggunakan metode

pengukuran yang sama.

(2) Representationalfaithfulness

atau penyajian jujur berarti bahwa ada kesesuaian antara pengukuran

dengan aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yang diukur.

77
(3)Neutrality

atau netralitas merupakan konsep yang serupa dengan konsep“kejujuran”

yaitu bahwa onformasi tidak dapat dipilih untuk kepentingansekelompok

pemakai tertentu. Informasi yang disajikan harus factual, benar dan tidak

bias.

Secondary Qualities.

Kualitas sekunder mengatakan bahwainformasi tentang sebuah perusahaan

akan lebih berguna jika bisadiperbandingkan dengan informasi serupa yang

menyangkut perusahaan lain

(Comparability)

dan dengan informasi serupa dari perusahaan yang sama pada periode waktu

yang berbeda

(Consistency).

Perbandingan membutuhkan bahwa kejadian yang serupa dicatat dengan cara

yang sama dalam laporankeuangan dari perusahaan yang berbeda dan untuk

perusahaan tertentu dalam periode yang berbeda. Namun demikian, harus

diakui bahwa keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan.

Kondisi yang berbedamungkin akan membutuhkan perlakuan akuntansi yang

berbeda

67. Mengapa tanah sebagai tempat usaha pada umumnya tidak disusutkan?

Jawab :

78
Pada umumnya tanah memiliki umur ekonomis tidak terbatas sehingga tidak

disusutkan, kecuali entitas meyakini umur ekonomis tanah terbatas. Perlakuan

akuntansi tanah yang diperoleh dengan Hak Guna Usaha, Hak Guna

Bangunan dan lainnya mengacu pada ISAK 25: Hak Atas Tanah

68. Apa pengertian rugi dan apa bedanya dengan biaya ?

Jawab :

Kata-kata kunci yang melekat pada pengertian rugi adalah :

1) Penurunan ekuitas (aset bersih)

2) Transaksi periferal atau insidental

3) Selain apa yang didefinisi sebagai biaya atau selain distribusi ke pemilik.

biaya menurut Standar Akuntansi Keuangan (1999:12) adalah penurunan

manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar

atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan

penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam

modal.

69. Apa yang dimaksud dengan monetary assets/liabilities dan non-monetary

assets/liabilities? Berikan contoh akun-akun dalam neraca yang masuk dalam

kategori monetary assets/liabilities dan non-monetary assets/liabilities?

Jawab :

79
 Monetary assets adalah harta atau hak untuk menerima uang yang

jumlahnya sudah pasti atau dapat ditentukan tanpa dikaitkan dengan harga

barang-barang dan jasa pada masa akan datang.

Contohnya: biaya dibayar dimuka investasi dalam saham.

 Non monetary assets adalah aset yang harganya dalam satuan uang

(rupiah) yang nilainya dapat berubah-ubahdari waktu ke waktu sesuai

dengan kesepakatan mengenai daya beli uang yang ingin dipertahankan.

Contohnya: persediaan, bahan baku, properti, pabrik, tanah dan peralatan.

70. Permasalahan yng selalu muncul berkaitan dengan elemen-elemen laporan

keuangan adalah mengenai pengakuan (recognition), pengukuran

(measurement), penyajian (presentation) dan pengungkapan (disclosure).

Jelaskan empat hal tersebut dan berikan contoh pada akun Persediaan

(inventory) untuk memperjelas keempat masalah tersebut!

Jawab:

71. Sebutkan masing-masing keunggulan dan kelemahan metode langsung dan

metode tidak langsung dalam penyusunan laporan arus kas!

Jawab :

Dalam Metode tidak langsung (indirect method), laba bersih disesuaikan

dengan pos penghasilan (beban) nonkas dengan akrual., untuk menghasilkan

80
arus kas dari operasi. Keunggulan metode ini adalah adanya rekonsiliasi

perbedaan antara laba bersih dengan arus kas operasi. Rekonsiliasi ini dapat

membantu pengguna laporan untuk memprediksi arus kas melalui prediksi

laba yang kemudian disesuaikan untuk jarak antara laba besih dengan arus

kas – akual nonkas. Metode langsung (direct method) disediakan setelah itu

sebagai perbandingan. Metode ini menyesuaikan setiap pos laporan laba rugi

untuk akrual terkait, sehingga menghasilkan format yang lebih baik untuk

menilai jumlah arus kas masuk (keluar) operasi. Kedua metode tersebut

menggunakan format yang sama untuk menghitung kas bersih dari aktivitas

investasi dan pendanaan. Yang berbeda hanyalah penyusunan arus kas bersih

dari aktivitas operasi.

72. Syarat apa yang harus dipenuhi yang memungkinkan informasi keuangan

diperbandingkan (comparable)?

Jawab ;

Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan

baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun

sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan

lain pada tahun yang sama.

73. Kasus pengungkapan (disclosure)

Perusahaan A sedang mengalami gugatan di pengadilan berkaitan dengan

tuduhan dari perusahaan B bahwa perusahaan A meniru produknya. B

menggugat perdata kepada A sebesar Rp 3 miliar atas pemalsuan produknya

81
tersebut. Tetapi A menggugat balik, karena merasa nama baiknya dicemarkan.

Gugatan balik A menurut B untuk membayar 4 milyar kepada A. Kasus ini

telah 90 % selesai ketika Laporan Keuangan A disusun. Dengan kemungkinan

90% A memenangkan gugatan tersebut jelaskan. Apakah A mengakui biaya

Rp 3 miliar sebagai extraordinary expense? Ataukah A mengakui pendapatan

Rp 4 miliar sebagai extraordinary income? Ataukah A mengakui selisihnya

Rp 1 miliar sebagai extraordinary income? Atau adakah perlakuan lain?

Jelaskan jawaban saudar, dan sebutkan prinsip dasar akuntansi apa yang

melandassi jawaban saudara tersebut!

Jawab :

74. Kasus mengenai materialitas

Perusahaan MHD sedang mengeluarkan produk baru “Z”. Biaya-biaya yang

ditimbulkan dari peluncuran produk ini angkanya belum material, demikian

juga pendapatannya, dan juga informasi lain mengenai produk baru “Z”

tidaklah material dibandingkan keseluruhan nilai-nilai dalam Laporan

Kuangan MHD>

Jelaskan: Apakah informasi mengenai produk baru “Z” harus disajikan

terpisah, ataukah cukup digabungkan pada data lain-lain?

Jawab ;

75. PT Kebingungan mmiliki aktiva tetap yang dibeli pada tangal 1 Januari 1995

dengan harga beli Rp.1.000.000,00 dan biaya pemasangan Rp.100.000,00

82
umur aktiva 10 tahun dengan nilai sisa Rp.0 dan penyusutan garis lurua. Pada

saat ini (31 Desember 1999), harga beli aktiva sejenis sebesar Rp.700.000,00

Atas dasar postulate going concern, berapakah nilai yang harus dilaporkan di

Neraca? Apakah dari informasi di atas, saudara dapat mengukur nilai likuidasi

dari aktiva? Jelaskan!

Jawab :

76. Pada 31 D1sember 1999 PT Selalu Giat sedang menghadapi gugatan oleh

konsumennya dengan nilai ganti rugi sebesar Rp.100 juta. Sampai saat tersbut

proses persidangan masih berlangsung dan kemungkinan perusahaan

mengalami kekalahan 50%. Bagaimanakah saudara akan memperlakukan

peristiwa ini didalam laporan keuangan perusahaan? Jelaskan!

Jawab;

77. Jelaskan perbedaan konsep pelaporan modal antara entity theory dan

proprietory theory!

Jawab :

Berdasarkan entity theory ini, semua unsur yang terdapat pada sebelah kanan

neraca, kecuali retained earnings (ini milik perusahaan), dipandang sebagai

klaim pada assets perusahaan, dan unsur-unsur individu dibedakan

berdasarkan pada sifat klaim tersebut. Beberapa unsur diidentifikasi sebagai

klaim kreditor dan klaim lainnya sebagai klaim pemilik; namun semuanya

merupakan klaim terhadap perusahaan sebagai entity yang terpisah.

83
Berdasarkan proprietary theory, pelaporan keuangan didasarkan pada

anggapan dasar yaitu pemilik merupakan fokus utama laporan keuangan

perusahaan. Proprietary theory dapat diterapkan khususnya untuk

kepemilikan tunggal dimana pemilik merupakan pengambil keputusan.

Ketika bentuk perusahaan menjadi lebih kompleks, kepemilikan dan

manajemen dipisah, teori ini menjadi kurang dapat diterapkan. Telah ada

upaya agar konsep teori pemilikan ini tetap dipertahankan bagi suatu

korporasi, meskipun demikian banyak yang menegaskan bahwa konsep ini

tidak memenuhi kebutuhan organisasi berbentuk korporasi. Namun kita masih

menemukan kebijakan akuntansi penting yang dapat dibenarkan hanya

melalui proprietary theory. Misalnya dalam penghitungan dan dan penyajian

angka Earning Per share adalah relevan hanya kalau kita menganggap bahwa

penghasilan itu milik pemegang saham sebelum pengumuman dividen.

78. PT Bingung menentukan umur aktiva tetapnya yang didpresiasi terlalu

panjang untuk kewajaran penandingan cost aktiva tetap tersebut dengan

revenue yang dihasilkan. Berdasarkan hal itu, perusahaan memutuskan pada

awal tahun ini mengurangi umur aktiva tetapnya sebesar 5 tahun. Jelaskan

jenis perubahan akuntansinya (perubahan prinsip akuntansi, perubahan

estimasi atau perubahan entitas pelaporan); pengaruh perubahan tersebut

dalam laporan posisi keuangan dan laba-rugi; pengungkapan (disclosure)

yang diperlukan!

Jawab ;

84
79. PT. Girang memiliki kebun tanaman kelapa hibrida yang ditanam pada dua

tahun yang lalu dengan cost sebesar RP.100juta. Pada saat ini perusahaan

dihadapkan pada persoalan pelaporan nilai tanaman kelapa hibrida tersebut

karena tanaman tersbut sudah berbuah. Berdasarkan takssiran pedagang

pohon kelapa, nilai pohon tersebut saat ini sekitar Rp.200 juta. Berapakah

nilai pohon kelapa yang akan dilaporkan di Neraca? Dapatkah perusahaan

melaporkan in com atas kenaikan nilai pohon kelapa tersebut? Jelaskan !

Jawab :

80. Ada beberapa konsep yang mendasari pengakuan laba (income

recognition). Salah satu konsep tersebut adalah konsep akuntansi tentang laba

(income concept)?

Jawab :

Konsep akuntansi tentang laba : perbedaan revenue yang direalisasi yang

timbul dari transaksi pada periode tertentu diharapkan dengan biaya-biaya

yang dikeluarkan pada periode tersebut.

81. Biaya (expense) merupakan salah satu elemen dalam laporan laba

rugi. Jelaskan mengenai waktu pengakuan biaya (the timing of expense

recognition) dan bagaimana kaitannya dengan penghasilan?

Jawab:

85
Pengakuan biaya tidak dibedakan dengan pengakuan rugi karena menyangkut

masalah kriteria pengakuan, yaitu apa yang harus dipenuhi agar penurunan

nilai aset yang memenuhi definisi biaya atau rugi dapat diakui, dan masalah

saat pengakuan. Menurut SFAC biaya atau rugi dapat diakui bilamana

memenuhi salah satu dari dua kriteria. Kriteria pertama adalah konsumsi

manfaat, biaya atau rugi diakui bilamana manfaat ekonomik yang dikuasai

suatu entitas telah dimanfaatkan dalam kegiatan operasi utama. Kriteria yang

kedua adalah lenyapnya atau berkurangnya manfaat masa datang, yaitu biaya

diakui bilamana aset yang telah diakui sebelumnya diperkirakan telah

berkurang manfaat ekonomiknya atau tidak lagi memiliki manfaat ekonomik.

Menurut APAB kaidah pengakuan seperti yang telah diuraikan diatas

dilandasi oleh basis asosiasi yang oleh APB disebut sebagai prinsip

pengakuan biaya pervasif atau luas. Hal tersebut dinyatakan oleh APB

dalam statement No. 4 yaitu mengasosiasi sebab dan akibat, alokasi

sistematik dan rasional, serta pengakuan dengan segera.

Hubungan Biaya dan pendapatan (dalam suatu periode)

 Hubungan sebab akibat (cause & effect) disebut juga penandingan

langsung (direct matching)

 Alokasi sistematik (systematic allocation)/Penandingan periode

 Pembebanan ARBITRER (arbitrary matching): Jika tidak ada

dasar untuk menunda pembebanan, atau tidak ada dasar alokasi yang

86
layak, kos bisa langsung dibebankan pada periode terjadinya,

penandingan kos dan pendapatan seperti ini disebut secara arbitrer.

82. Dalam penyajian suatu laporan keuangan tidak terlepas dengan

penggunaan asumsi-asumsi. Sebutkan dan jelaskan asumsi-asumsi dasar yang

digunakan untuk penyusunan laporan keuangan menurut PSAK !

Jawab:

Asumsi Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

Dasar Akrual

Untuk mencapai tujuannya, laporan keuangan disusun atas dasar akrual.

Dengan dasar ini, pengaruh transaksi dan peristiwa lain diakui pada saat

kejadian (bukan pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar) dan

dicatat dalam catatan akuntansi serta dilaporkan dalam laporan keuangan

pada periode yang bersangkutan.

Penyusunan laporan keuangan dengan dasar akrual akan memberikan

informasi yang lebih akurat kepada pengguna laporan keuangan karena

tidak hanya memberikan informasi atas transaksi masa lalu yang

melibatkan penerimaan dan pembayaran kas tetapi juga kewajiban

pembayaran kas di masa depan serta sumber daya yang merepresentasikan

kas yang akan diterima di masa depan.

Kelangsungan Usaha (Going Concern)

87
Laporan keuangan biasanya disusun atas dasar asumsi kelangsungan usaha

perusahaan dan akan melanjutkan usahanya di masa depan.

Karena itu, perusahaan diasumsikan tidak bermaksud atau berkeinginan

melikuidasi atau mengurangi secara material skala usahanya.

Jika maksud atau keinginan tersebut timbul, laporan keuangan mungkin

harus disusun dengan dasar yang berbeda dan dasar yang digunakan harus

diungkapkan.

83. Prinsip konsistensi (the consistency principle) merupakan salah

satu prinsip yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan.

Sehubungan dengan prinsip konsistensi, menurut anda apakah diperbolehkan

adanya perubahan-perubahan akuntansi. Bila tidak boleh, berikan alasannya.

Bila boleh, sebutkan dan jelaskan perubahan akuntansi yang diperkenankan!

Jawab:

Perubahan akuntansi diperbolehkan dalam penyusunan laporan keuangan,

laporan keuangan merupakan salah satu media utama yang dapat digunakan

perusahaan untuk mengkomunikasikan informasi keuangannya kepada pihak

luar.

Beberapa perubahan istilah diantaranya adalah

 Penggantian istilah “kewajiban” pada PSAK 1 (Revisi 1998)

menjadi “liabilitas” pada PSAK 1 (Revisi 2009).

88
 Penggantian istilah “aktiva” pada PSAK 1 (Revisi 1998) menjadi

“aset” pada PSAK 1 (Revisi 2009).

 Penggantian istilah “neraca” pada PSAK 1 (Revisi 1998) menjadi

“laporan posisi keuangan” pada PSAK 1 (Revisi 2009)

Satu hal penting dalam kaitannya dengan istilah, PSAK 1 (Revisi 2009) tidak

lagi memperkenankan penggunaan istilah “Pos Luar Biasa”, sedangkan

PSAK 1 (1998) masih memperkenankan penggunaan istilah tersebut.

Berdasar pada PSAK 1 (Revisi 2009), komponen laporan keuangan lengkap

mengalami perubahan dari yang tadinya hanya mencakup lima item, sekarang

mencakup enam item. Berdasar PSAK 1 (Revisi 1998), komponen laporan

keuangan lengkap meliputi:

1. neraca,

2. laporan laba rugi,

3. laporan perubahan ekuitas,

4. laporan arus kas, dan

5. catatan atas laporan keuangan.

Sedangkan menurut PSAK No. 1 (Revisi 2009) yang disahkan pada tanggal

15 Desember 2009 dan mulai yang efektif berlaku untuk periode tahun buku

yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011, laporan keuangan

yang lengkap harus meliputi komponen-komponen berikut ini :

1. laporan posisi keuangan pada akhir periode

89
2. laporan laba rugi komprehensif selama periode

3. laporan perubahan ekuitas selama periode

4. laporan arus kas selama periode

5. catatan atas laporan keuangan, berisi ringkasan kebijakan akuntansi

penting dan informasi penjelasan lain; dan

6. laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan

ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Jika kita bandingkan antara PSAK 1 (Revisi 1998) dengan PSAK No. 1

(Revisi 2009), terkait komponen laporan keuangan, maka terdapat dua

perbedaan utama yaitu:

1. perubahan pada laporan laba rugi, dimana sebelumnya hanya

mensyaratkan laporan laba rugi, sekarang harus menyajikan laporan laba rugi

komprehensif

2. PSAK 1 (Revisi 1998) tidak mensyaratkan adanya laporan posisi

keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan ketika entitas

menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat

penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

90
84. a. Jelaskan mengapa catatan atas laporan keuangan (notes to

financial report) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan

keuangan secara keseluruhan?

Jawab:

Karena didalam catatan atas laporan keuangan biasanya mengungkap hal-hal

sebagai berikut :

 Kebijaksanaan akuntansi, misalnya metode laporan konsolidasi,

metode penyusutan, persediaan barang, pengakuan hasil,perubahan

akuntansi, dsb.

 Penjelasan tentang perkara di pengadilan jika ada, kewajiban

contingent laba rugi kontigensi dan komitmenyang tidak biasa.

 Rencana penggabungan usaha, penjelasan transaksi yang tidak

biasa related party transactions (hubungan istimewa) dengan

perusahaan anak, induk, direksi, pemegang saham, dan lain-lain.

 Penjelasan tentang jenis saham, program pemberian saham kepada

pegawai (ESOP), dividen saham, dan lain-lain.

 Jumlah penyusutan dan biaya riset dan pengembangan.

 Penjelasan pos penting seperti umur piutang, perincian persediaan,

aktiva tetap, penjualan, pembelian barang, dan daftar biaya produksi.

 Penjelasan tentang pajak penghasilan, komposisi, restitusi, perkara

majelis perpajakan.

91
b. Mengapa transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa

harus diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan?


Jawab:
Karena, kelompok ini juga punya andil dalam perumusan standar akuntansi

dan menganalisis terhadap standar akuntansi yang berlaku atau yang belum

diatur sehingga standar akuntansi yang berlaku akan dapat terus menerus up

to date sesuai dengan keinginan sebagian besar para pemakainya.


c. Sebutkan pihak-pihak yang dikelompokkan sebagai pihak yang mempunyai

hubungan istimewa?
Jawab:

1) Konsultan dan analis laporan keuangan

2) Bursa efek

3) Penasihat hukum

4) Badan pemerintah terkait

5) Penerbitan-penerbitan/ majalah/ bulletin/ jurnal keuangan

6) Perusahaan konsultan/ pusat-pusat data bisnis

7) Asosiasi pengusaha/ kadin

8) Serikat pekerja

9) Para pesaing

10) Masyarakat umum

92
85. Jelaskan dan bandingkan tujuan laporan keuangan dan karakteristik

kualitatif laporan keuangan menurut Trueblood Committee dan yang terdapat

di PSAK!

Jawab:
Tujuan laporan keuangan menurut PSAK

a) Tujuan laporan keangan adalah menyediakan informasi yang

menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan

suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam

pengambilan keputusan ekonomi.

b) Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi

kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Namun demikian, laporan

keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan

pemakai dalam mengambil keputusan ekomoni karena secara umum

menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian di masa lalu, dan tidak

diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan.

c) Laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan

manajemen (stewardship), atau pertanggungjawaban manajemen atas

sumber daya ygn dipercayakan kepadanya. Pemakai yang ingin menilai

apa yang telah dilakuakan atau dipertanggungjawaban manajemen berbuat

demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi.

Karakteristik kualitatif laporan keuangan menurut PSAK

93
1) Dapat dipahami ; kualitas penting informasi yng ditampung dalam

laporan keuangan adalah kemudahannya untuk segera dapat dipahami oleh

pemakai.

2) Relevan ; agar bermanfaat, informasi harus relevan untuk

memenuhi kebutuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan.

3) Materialitas ; relevansi informasi dipengaruhi oleh hakikat dan

materialitasnya.

4) Keandalan ; agar bermanfaat, informasi juga harus andal (reliable).

5) Penyajian jujur ; agar dapat diandalkan, informasi harus

menggambarkan dengan jujur transaksi serta peristiwa lainnya yang

seharusnya disajikan atau yang secara wajar dapat diharapkan untuk

disajikan.

6) Substansi mengungguli bentuk ; jika informasi dimaksudkan untuk

menyajikan dengan jujur transaksi serta peristiwa lain yang seharusnya

disajikan, peristiwa tersebut perlu dicatat dan disajikan sesuai dengan

substansi dan realitas ekonomi dan bukan hanyabentuk hukumnya.

7) Netralitas ; informasi harus diarahkan pada kebutuhan umum

pemakai, dan tidak bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak

tertentu.

8) Kelengkapan ; agar dapat diandalkan, informasi dalam laporan

keuangan harus lengkap dalam batasan materialitas dan biaya.

94
9) Dapat dibandingkan ; pemakai harus dapat membendingkan

laporak keuanganperusahaan antar periode untuk mengidentifikasi

kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan.

Tujuan laporan keuangan menurut Trueblood Commitee

a) Pemakai laporan keuangan ; tujuan umum dari laporan keuangan

adalah memberikan informasi sebagai dasar dalam proses pengambilan

keputusan ekonomi.

b) Pemakai umum ; tujuan laporan keuangan adalah melayani

pemakai umum yang memiliki wewenang, kemampuan atau sumber

kekayaan yang terbatas untuk mendapatkan informasi dan yang meyakini

laporan keuangan sebagai sumber informasi utama mengemai aktivitas

perusahaannya.

c) Pemakai lain ; tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan

informasi yang berguna bagi investor dan kreditor untuk meramalkan,

membendingkan, dan menilai potensi arus kas menurut jumlah, waktu, dan

dengan memperhatikan ketidakpastian lainnya.

d) Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi kepada

para pemakai laporan keuangan untuk meramalkan, membandingkan, dan

menilai ‘earning power’ (kemampuan mendapatkan laba) perusahaan.

e) Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang

berguna dalm menilai kemampuan manajemen menggunakan sumber

95
kekayaan perusahaan secara efektif dalam mencapai tujuan utama

perusahaam.

f) Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi yang

faktual dan yang dapat ditafsirkan tentang transaksi dan kejadian lainnnya

yang berguna untuk meramalkan, membendingkan, menilai earning power

perusahaan.

g) Tujuan laopran keuangan adalah memberikan laporan tentang

posisi keuangan yang berguna untuk meramalkan, membendingkan,

menilai earning power perusahaan. Laporan ini harus memberikan

informasi yang menyangkut transaksi perusahaan dan kejadian lainnya

yang merupakan bagian dari siklus perolehan laba yang tidak sempurnah.

h) Tujuan laporan keuangan adalah memberikan laporan laba periodik

yang berguna untuk meramalkan, membendingkan, menilai earning power

perusahaan.

i) Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan laporan

kegiatan berguna untuk meramalkan, membendingkan, menilai earning

power perusahaan.

j) Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi yang

berguna untuk proses peramalan. Ramalan keuangan harus disajikan

apabila mereka ingin meningkatkan tingkat kegunaan laporan bagi

pemakainya.

96
k) Tujuan laporan keuangan bagi lembaga pemerintah dan lembaga

yang bertujuan untuk mencari laba adalah memberikan informasi yang

berguna untuk menilai efektivitas dari manajemen dan sumber-sumber

kekayaan dalam mencapai tujuan perusahaan.

l) Tujuan laporan keuangan adalah menyajikan kegian perusahaan

yang mempengaruhi masyarakat yang dapat ditentukan, dijelaskan atau

diukur dan merupakan hal yang penting bagi peranan perusahaan dalam

lingkungannya.

Karakteristik kualitatif laporan keuangan menurut Trueblood Commitee

1) Relevan dan Materialitas (Relevance and Materiality)

2) Formalitas dan Kenyataan di atas formalitas (Form and Substance

over Form)

3) Tingkat kepercayaan (Reliability)

4) Bebas dari Prasangka subjektif (Freedom from bias)

5) Dapat dibandingkan (Comparability)

6) Konsistensi (Consistency)

7) Dapat dipahami (Understandability)

86. Struktur teori akuntansi terdiri dari beberapa elemen

a. Tujuan Laporan keuangan

97
Jawab:
Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut

posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan

yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan

ekonomi.

b. Postulat dan Konsep Teoritis Akuntansi

Jawab:
Konsep teoritis akuntansi adalah pernyataan yang dapat membuktikan

kebenarannya sendiri atau disebut juga aksioma yang juga sudah diterima

umum karena kesesuaiannya dengan (untuk menopang dan mewujudkan)

tujuan laporan keuangan yang menggambarkan sifat-sifat akuntansi yang

disajikan sesuai kebutuhan dan penekanannya (pamakainya) yang berperan

dalam ekonomi bebas yang ditandai oleh adanya pengakuan pada pemilikan

pribadi.

c. Prinsip Dasar Akuntansi

Jawab:
Prinsip dasar akuntansi adalah prinsip atau sifat-sifat yang mendasari

akuntansi dan seluruh output-nya, termasuk laporan keuangan yang

dijabarkan dari tujuan laporan keuangan, postulat akuntansi, dan konsep

teoritis akuntansi yang merupakan sifat dan kualitas dasar dari akuntansi

keuangan yang menjadi dasar dalam pengembang standar, teknik, atau

prosedur akuntansi yang dipakai dalam menyusun laporan keuangan.


Menurut Standar Akuntansi Keuangan Indonesia ada dua prinsip dasar

akuntansi

98
1) Dasar akrual ; bahwa dalam penyusunan laporan keuangan

pengakuan transaksi didasarkan pada kejadian atau peristiwa bukan

didasarkan pada transaksi kas.

2) Kelangsungan usaha ; laporan keuangan disusun berdasarkan

asumsi bahwa entity yang dimaksud akan terus melanjutkan usahanya,

dalam asumsi dasarnya tidak ada maksud untuk malakukan likuidasi.

d. Postulat Akuntansi

Jawab:
Postulat akuntansi adalah pernyataan yang dapat membuktikan

kebenarannya sendiri atau disebut juga aksioma yang sudah diterima

karena kesesuaiannya dengan (untuk menopang dan mewujudkan) tujuan

laporan keuangan, yang menggambarkan aspek ekonomi, politik,

sosiologi, dan hukum dari suatu lingkungan di mana akuntansi itu

beroperasi.

87. Depresiasi merupakan proses pengalokasian biaya dan bukan

merupakan penilaian, jelaskan!

Jawab:
Depresiasi yaitu suatu sistem akuntansi yang bertujuan untuk mengalokasikan

harga pokok atau nilai dasar lain dari aktiva berwujud lainnya dikurangi nilai

sisa (jika ada) selama taksiran umur penggunaannya secara sistematis.

Penyusutan (depresiasi) dalam tahun tertentu adalah biaya yang dialokasikan

secara sistematis dalam periode tertentu.

88. Salah satu postulat akuntansi adalah going concer,Jelaskan?

99
a) Yang dimaksud dengan postulat going concer

postulat going concer menganggap bahwa perusahaan akan terus

melakukan operasinya sepanjang proses penyesaian proyek, perjanjian,

dan kegiatan yang sedang berlangsung.

b) Jelaskan bahwa prinsip biaya merupakan derivatif dari postulat

going concern!

Postulat going concern ini juga dapat dipergunakan untuk mendorong agar

manajer bersikap forward looking, melihat jauh ke depan dan investor pun

dengan pemahaman ini diharapkan ia akan bersedia menanamkan modalnya

dalam perusahaan dalam jangka waktu yang lama atau terus menerus agar ia

mendapatkan value added dari kinerja perusahaan.

c) Konseksuensi yang timbul, jika postulat going concern tidak valid

lagi!

Dalam kenyataan ini aset perusahaan yang sudah berhenti dan menunggu

akan dibubarkan umumnya berbeda atau lebih rendah dibandingkan

dengan nilai aset dari perusahaan yang masih terus beroperasi dan lancar.

89. Mengenai Konsep Kesatuan Akuntansi

1. a. Jelaskan mengenai konsep kesatuan akuntansi!

Konsep ini menyatakan bahwa perusahaan dianggap sebagai suatu

kesatuan atau badan usaha ekonomi yang berdiri sendiri, bertindak atas

namanya sendiri, dan kedudukannya terpisah dari pemilik atau pihak lain

100
yang menanamkan dana dalam perusahaan dan kesatuan ekonomi tersebut

menjadi pusat perhatian atau sudut pandang akuntansi.


b. Jelaskan mengapa konsep kesatuan akuntansi meupakan konsep yang paling

fundamental dalam (pervades) akuntansi !


Konsep kesatuan akuntansi suatu konsep yang berlaku secara umum

tentang suatu asumsi, anggapan, pandangan maupun pendapat dalam

menyajikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan,

konsep kesinambungan, dan sebagainya.

2. Tunjukan masing-masing dibawah ini, Apakah konsep kesatuan akuntansi

dapat diaplikasikann pada :

a. Kesatuan unit usaha yang dijamin oleh hukum

Pada dasarnya, setiap badan (hukum) yang didirikan atau bertempat

kedudukan di Indonesia dan menjalankan usaha atau melakuakan kegiatan

untuk memperoleh penghasilan, memberikan jasa pada anggota atau

pemiliknya merupakan subjek atau wajib pajak penghasilan. Adanya entitas

legal, usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh entitas tersebut untuk

memperoleh penghasilan, atau untuk memberikan jasa pada anggota, pendiri

atau pemililknya adalah kriteria terpenting untuk menentukan apakah suatu

badan (hukum) merupakan subjek pajak.

b. Segmen produk lini perusahaan

Akuntansi segmen, informasi segmen harus disusun dengan kebijakan

akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan

konsolidasi atau perusahaan.

101
c. A combination of legal unit and/ or product line segmen

Aset yang digunakan bersama oleh dua segmen atau lebihharus

dialokasikan kepada setiap segmen dan hanya jika pendapatan dan beban

terkait juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut.

d. Seluruh kegiatan seorang pemilik atau seluruh pemilik.

1. Memimpin seluruh dewan atau kemite eksekutif

2. Menawarkan visi dan imajinasi di tingkat tertinggi (biasanya

bekerjasama dengan MD atau CEO)

3. Memimpin rapat umum, dalam hal: untuk pelaksanaan tata tertib;

keadilan dan kesempatan bagi smua untuk berkontribusi secara tepat;

menyesuaikan alokasi waktu per item masalah; menentukan urutan

agenda; mengarahkan diskusi kearah konsensus; menjelaskan dan

menyimpulkan tindakan dan kebijakan.

4. Bertindak sebagai perwakilan organisasi dalam hubungannya

dengandunia luar.

5. Memainkan bagian terkemuka dalam menentukan komposisi dari

board dan sub-komite, sehingga tercapainya keselarasan dan efektifitas.

6. Menjalankan tanggung jawab dari direktur perusahaan sesuai

dengan standar etika dan hukum.

102
7. Mengambil keputusan sebagaimana didelegasikan oleh BOD atau

pada situasi tertentu yang dianggap perlu, yang diputuskan, dalam

meeting-meeting BOD.

e. Industri

Akuntansi sangat diperlukan perusahaan, pemerintah, perseorangan serta

kesatuan-kesatuan lainnya dalam hal memperoleh data-data keuangan

yang penting, kemudian menyampaikannya dalam bentuk laporan,

sehingga dapat dijadikan landasan untuk mengambil keputusan.

f. Ekonomi Indonesia

Akuntansi diperlukan oleg berbagai pihak yang berkepentingan sebagai

bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan ekonomi baik pihak

internal maupun pihak eksternal yang menyelenggarakan kegiatan

akuntansi.

90. Penerapan konsep realisasi biasanya pendapatan akan diakui pada

saat penjualan,

a. Jelaskan dengan argumen yang kuat tentang pengakuan pendapatan pada

saat penjualan.

Jawab:
Laporan rugi laba merupakan laporan utama untuk melaporkan kinerja dari

suatu perusahaan selama periode tertentu, informasi tentang kinerja

perusahaan, terutama tentang profitabilitas, dibutuhkan untuk mengambil

keputusan tentang sumber ekonomi yang akan datang. Informasi tersebut juga

103
seringkali digunakan untuk memperkirakan kemampuan suatu perusahaan

untuk menghasilkan kas dan aktiva yang disamakan dengan kas di masa yang

akan datang. Informasi tentang kemungkinan perubahan kinerja juga penting

dalam hal ini.

b. Sebutkan dan jelaskan pengakuan pendapatan setelah penjualan.

Jawab:
Ada beberapa keberatan yang sering diajukan terhadap pengakuan

pendapatan atas dasar penjualan

1. Keberatan utama terhadap pemakaian dasar penjualan adalah

bahwa sebelum penjualan itu dilunasi dan dianggap sesuai, hasil akhir

penjualan itu sendiri menjadi tidak pasti. Ada kemungkinan barang

dikembalikan dan tidak seluruh piutang dapat tertagih. Disamping itu

terdapat juga biaya-biaya yang timbul setelah penjualan, misal biaya

administrasi, biaya penggantian suku cadang yang rusak akibat pengiriman

dan lain-lain.

2. Bahwa piutang pada umumnya yaitu aktiva baru yang mendukung

timbulnya pendapatan yang diakui atas dasar penjualan kredit, tidaklah

merupakan aktiva yang mempunyai daya beli yang nyata dan oleh

karenanya bukan merupakan pendukung yang memadai terhadap pendapat

yang terealisasi.

91. Menurut SFAS No. 16, jika terjadi kesalahan ditentukan dengan

penyesuaian awal periode,

a. Bagaimana kesalahan seharusnya dilaporkan pada laporan keuangan !

104
Jawab:
Membuat jurnal pembalik (untuk membatalkan), kemudain membuat jurnal

yang benar untuk mencatat transaksi yang bersangkutan. Lalu membuat jurnal

koreksi secara khusus yang secara langsung membetulkan saldo rekening-

rekening yang salah.

b. Berikan beberapa contoh kesalahan!

Jawab:
Kesalahan penerapan metode harga pokok eceran untuk menemukan

persediaan akhir.

92. Sebutkan apa yang dimaksud dengan asset dan tiga karakteristik

penting dari asset menurut Statement of Financial Accounting concept No. 16

Jawab :

Asset adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang semu yang

dimiliki oleh perusahaan. Klaim atas harta yang tidak berwujud disebut

ekuitas / equities yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan.

tiga karakteristik penting dari asset menurut Statement of Financial

Accounting concept No. 16 yaitu :

 harus memiliki manfaat ekonomik di masa datang yang cukup pasti

 objek tersebut tidak harus dimiliki oleh entitas tetapi cukup

dikuasai oleh entitas

 aset merupakan akibat transaksi atau kejadian masa lalu

105
93. Kenapa perlu Teori Akuntansi dalam pengembangan Akuntansi dan

Profesi?

Jawab :

Karena teori akuntansi dipandang sebagai pelaksanaan dan penerapan standar

untuk menyusun seperangkat laporan keuangan. Dari sudut profesi atau

praktisi, akuntansi berkepentingan dengan aspek “bagaimana” prinsip

akuntansi berterima umum/PABU ( generally accepted accounting

principles/GAAP) merupakan pedoman yang lebih luas dari pada standar

akuntansi karena tidak semua perlakuan akuntansi secara eksplisit diatur

dalam standar akuntansi.

94. Sebutkan dan jelaskan kerangka teori dan struktur teori akuntansi

jelaskan unsur-unsurnya!

Jawab ;

STRUKTUR TEORI AKUNTANSI

Pendekatan dan metodologi apapun yang digunakan dalam penyusunan teori

akuntansi, kerangka acuan yang dihasilkan didasarkan pada serangkaian

elemen dan hubungan yang mengatur pengembangan tehnik akuntansi.

Struktur teori akuntansi terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut :

1) Suatu pernyataan mengenai tujuan dari laporan keuangan.

2) Suatu pernyataan dari dalil-dalil dan konsep teoretis dari akuntansi yang

terkait dengan asumsi-asumsi lingkungan dan hakikat unit akuntansi.

Dalil dan konsep teoretis ini diturunkan dari pernyataan tujuan.

106
3) Suatu pernyataan mengenai prinsip-prinsip akuntansi dasar berdasarkan

dalil-dalil maupun konsep teoretis.

4) Sekelompok tehnik akuntansi yang diturunkan dari prinsip-prinsip

akuntansi.

95. Kegiatan Tanggung Jawab social perusahaan merupakan salah satu

aspek keberlanjutan dari kinerja keuangan. Kegiatan ini dapat dianalisis

dengan pendekatan ‘cost dan benefit analyses’. Jelaskan pengertian ini!

Jawab :

Cost and benefit analyses adalah suatu alat analisis dengan prosedur yang

sistematis untuk memandingkan serangkaian biaya dan manfaat yang relevan

dengan sebuah aktivitas atau proyek. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah

secara akurat membangdingkan kedua nilai, manakalah yang lebih besar.

Selanjutnya dari hasil perbandingan ini, pengambilan keputusan dapat

mempertimbangkan untuk melanjutkan suatu rencana atau tidak dari sebuah

aktivitas.

Adapun ciri khusus dari analisis biaya manfaat yaitu sebagai berikut:

 Analisis biaya manfaat berusaha mengukur semua biaya dan

manfaat untuk masyarakat yang kemungkinan dihasilkan dari program

publik.

 Analisis biaya manfaat secara tradisional melambangkan

rasionalitas ekonomi, karena kriteria sebagian besar ditentukan dengan

penggunaan efisiensi ekonomi secara global.

107
 Analisis biaya manfaat kontemporer sering disebut analisis biaya

manfaat sosial, dapat juga digunakan untuk mengukur pendistribusian

kembali manfaat.

96. Sebutkan dan jelaskan tiga biaya yang terkait dengan kegiatan

tanggung jawab social (mengacu pada aspek ekonomi, social, lingkungan)

yang dapat menjadi ‘contingent liabilities’ bagi sebuah perusahaan!

Jawab :

97. a. Jelaskan pengaruh skandal akuntansi terhadap profesi akuntan

maupun lingkungan pelaporan keuangan !

b. Jelaskan berbagai kasus skandal akuntansi berdasarkan teori akuntansi

positif!

Jawab :

a. fungsi auditor independen tak hanya memastikan bahwa laporan

keuangan sebuah perusahaan sesuai dengan aturan dan standar akuntansi,

tapi juga memberi investor maupun kreditor maupun gambaran yang fair

serta akurat tentang apa yang terjadi. Sebagai profesi yang mengemban

public trust (kepercayaan publik), organisasi profesi akuntanakhir-akhir ini

sering dituding kurang berpihak kepada kepentingan publik. Hal ini

diakibatkan telah terjadi beberapa kasus manipulasi laporan keuangan

yang melibatkan akuntan publik yang seharusnya menjadi pihak

independen. Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan

108
kredibilitas profesi akuntan publik. Erosi kepercayaan terhadap profesi

akuntansi semakin meningkat , padahal eksitensi profesi sangat bergantung

pada kepercayaan masyarakat sebagai pengguna jasa profesi. Kepercayaan

masyarakat perlu dipulihkan dan hal itu sepenuhnya tergantung pada

praktek profesional dan etika bisnis yang dijalankan para akuntan.

b. Teori akuntansi positif merupakan varian dari teori ekonomi

positif. Teori ini berkembang seiring dengankebutuhan untuk menjelaskan

dan memprediksi realitas praktik-praktik akuntansi yang ada di

masyarakat.

Sebagai contoh praktik akuntansi yang saat ini sering kita dengar antara

lain creative accounting, earning management, big bath, dan income

smoothing. Pada dasarnya praktik akuntansi ini sudah dilakukan cukup

lama, tetapi praktik ini semakin mencuat diantaranya pada kasus ENRON

dan WORLDCOM yang terjadi pada tahun 2000. Kasus ini mengakibatkan

krisis kepercayaan publik terhadap auditor. Kasus ini telah meruntuhkan

KAP Arthur Andersen, tidak saja keluar dari The Big Five , bahkan sampai

pencabutan izin usaha. Kasus inilah yang menjadi titik tolak bagi para

auditor dan lembaganya untuk meningkatkan kembali jaminan terhadap

hasil audit mereka.

98. Saat ini terjadi perubahan signifikan dalam lingkungan pelaporan

keuangan dengan diadopsinya IFRS. Sebagai contoh perubahan tersebut

adalah penilaian aktiva tetap dengan menggunakan fair value. Beberapa

Negara seperti Australia, Brasil, Inggris, Mexico, dan Singapura mengizinkan

109
revaluasi aktiva tetap dengan menggunakan current cost pada tanggal neraca.

Argumen yang diberikan atas perlakuan tersebut karena nilai histories untuk

akun tersebut sudah tidak memberikan makna. Sedangkan argumn yang

menentang prinsip fair value didasarkan pada objektivitas atas fair value

karena bberapa asset yang lama tidak bias cari padanan nilainya dengan asset

lain yang ada pada saat ini.

Pertanyaan :

a. Menurut Anda apakah laporan keuangan suatu entitas harus bias

dibandingkan dengan laporan keuangan entitas di negara lain ?

Jawab:

Ya,

b. Menurut Anda, apakah laporan keuangan yang disusun belum berdasarkan

IFRS kurang reliable dibandingkan laporan keuangan yang disusun

berdasarkan IFRS?

Jawab:

Tidak,

99. Sebutkan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk

meningkatkan kepercayaan publik terhadap profesi akuntan !

Jawab:

1. Untuk mengukur dampak kegiatan perusahaan terhadap social dan

lingkungan disarankan menerapkan Socio Economic Accounting (SEA)

110
atau Akuntansi Lingkungan, Akuntansi Sosial Ekonomi, Akuntansi

Pertanggungjawaban Sosial.

2. Untuk mengukur asset intangible khususnya intellectual capital

disarankan menggunakan akuntansi Modal Intelektual atau Akuntansi

Intangible Asset.

3. Untuk mengatasi dampak inflasi terhadap kegunaan laporan

keuangan disarankan menggunakan Akuntansi Inflasi atau menggunakan

metode pengukuran “current value accounting” atau “fair value

accounting”.

4. Untuk melaporkan hal-hal di luar angka keuangan maka dibuat

informasi atau laporan nonkeuangan atau pengungkapan lain yang lebih

lngkap melalui konsep “full disclosure” bukan hanya informasi keuangan,

tetapi juga informasi nonkeuangan.

5. Untuk menggambarkan kontribusi semua pihak dalam penciptaan

nilai tambah yang dihasilkan perusahaan sehingga lebih menggambarkan

keadilan kepada semua pihak maka diusulkan menggunakan “value added

reporting” atau pelaporan nilai tambah.

6. Untuk menampung keyakinan dan ideology yang berbeda dari

akuntansi kapitalis diusulkan menggunakan akuntansi dengan basis

ideology sendiri misalnya Akuntansi Sosialis, Akuntansi Syariah,

Akuntansi Katolik, Akuntansi Protestan, Akuntansi Buddha, Akuntansi

Hindu, jika ada dan sebagainya.

111
7. Untuk meningkatkan kegunaan laporan keuangan DiPiazza Jr dan

Eccles (2002) mengusulkan teori “ Reexamining the corporate reporting

supply chain”. Mereka menilai dari mata rantai satu demi satu dijamin

memberikan informasi yang berkualitas dan bermanfaat sesuai kebutuhan

konsumen. Mereka juga mengusulkan agar penerapan standar akuntansi

yang berjenjang ada akuntansi untuk seluruh dunia, standar akuntansi

untuk industri khusus, dan standar akuntansi khusus untuk perusahaan.

8. Memiliki standar akuntansi internasional yang seragam untuk

semua sehingga laporan keuangan di seluruh dunia bias diperbandingkan.

Ini merupakan usul dari akuntansi internasional melalui pemberlakuan

IFRS di seluruh dunia dan usul organisasi G-20.

9. Melakukan reformasi dalam rangka konsep teori akuntansi yang

akan dilaksanakan FASB dan IASB dan dukungan organisasi lainnya baik

dari Amerika maupun dari ogranisasi internasional . Ide ini yang

sebenarnya lebih masuk akal untuk menyelesaikan semua permasalahan

rumit yang dikandung disiplin akuntansi saat ini.

10. Memanfaatkan teknologi computer, teknologi website untuk

melaporkan posisi dan hasil keuangan perusahaan secara cepat dan tepat

sehingga pemakai laporan lebih mudah mengetahui posisi dan hasil usaha

keuangan perusahaan, lebih epat, bias mendapatkan hasil analisis laporan

keuangan sesuai kebutuhan investor.

100. Perumusan teori akuntansi dilakukan melalui beberapa pendekatan.

Jelaskan bagaimana pendekatan pragmatig, normative dan positif dalam

112
memformulasikan teori akuntansi dan berikan contoh praktit akuntansi yang

digunakan bersumber dari penerapan pendekatan tersebut !

Jawab:

Pendekatan Pragmatig

Pendekatan pragmatik terdiri atas penyusunan suatu teori yang ditandai oleh

kesamaannya dengan praktik dunia nyata yang berguna memberikan solusi

yang sifatnya praktik. Pendekatan ini menekankan pada kepentingan praktik

yang berusaha merumuskan teori dan pengembangan prinsip akuntansi sesuai

dengan kegunaannya untuk memecahkan masalah praktik.

Pendekatan Normative

Teori normative berusaha untuk membenarkan tentang apa saja yang harus

dipraktekkan, misalnya pernyataan yang menyebutkan bahwa laporan

keuangan seharusnya didasarkan pada metode pengukuran aktiva tertentu.

Menurut nelson (1973) teori normative hanya menyebutkan hipotesis tentang

bagaimana akuntansi seharusnya dipraktekkan tanpa menguji hasil hipotesis

tersebut.

Pendekatan Positif

Teori akuntansi positif berusaha untuk menjelaskan fenomena akuntansi yang

diamati di dalam masyarakat. dengn kata lain positif accounting theory (PAT)

dimaksudkan memprediksi konsekuensi yang terjadi jika manajer

menentukan pilihan tertentu. Penjelasan dan prediksi dalam PAT didasarkan

113
pada proses kontrak atau hubungan keagenan antara manajer dengan

kelompok lain seperti investor, kreditor, auditor, pihak pengelola pasar modal

dan institusi pemerintah.

101. a. Due process procedures merupakan metode yang digunakan

dalam menyusun suatu standar akuntansi keuangan. Jelaskan bagaimana

proses tersebut dilakukan oleh IAI untuk mnyusun PSAK ?

Jawab:

Due Process Prosedur penyusunan SAK sebagai berikut :

a. Identifikasi issue untuk dikembangkan menjadi standar;

b. Konsultasikan issue dengan DKSAK;

c. Membentuk tim kecil dalam DSAK;

d. Melakukan riset terbatas;

e. Melakukan penulisan awal draft;

f. Pembahasan dalam komite khusus pengembangan standar yang dibentuk

DSAK;

g. Pembahasan dalam DSAK;

h. Penyampaian Exposure Draft kepada DKSAK untuk meminta pendapat

dan pertimbangan dampak penerapan standar;

i. Peluncuran draft sebagai Exposure Draft dan pendistribusiannya;

j. Public hearing;

k. Pembahasan tanggapan atas Exposure Draft dan masukan Public Hearing;

l. Limited hearing

m. Persetujuan Exposure Draft PSAK menjadi PSAK;

114
n. Pengecekan akhir;

o. Sosialisasi standar

b. Jelaskan apa fungsi postulate dalam struktur teori akuntansi dan sebutkan

serta jelaskan macam-macam postulate tersebut !

Jawab:

Postulat akuntansi adalah pernyataan yang tidak memerlukan pembuktian

atau aksioma, berterima umum berdasarkan kesesuaiannya dengan tujuan

laporan keuangan, menggambarkan lingkungan ekonomi, politik, sosiologi

dan hukum tempat akuntansi beroperasi

Postulat-Postulat Akuntansi

a. Postulat Entitas

 Postulat entitas mengatakan bahwa setiap perusahaan merupakan

unit akuntansi yang terpisah dan berbeda dari pemiliknya.

 Jadi akuntansi lebih melihat bahwa entitas terpisah dari

pemiliknya, artinya akuntansi tidak bisa dihasilkan jika setiap proses

pengambilan pemilik tidak dilakukan roses pencatatan

b. Postulat Kelangungan Usaha

 Postulat kelangsungan usaha atau postulat kontinuitas, menyatakan

bahwa entitas akuntansi akan terus beroperasi untuk melaksanakan

projek, komitmen, dan aktifitas yang sedang berjalan.

115
 Postulat mengasumsikan bahwa perusahaan tidak diharapkan utk

dilikuidasi dalam masa mendatang yg dapat diketahui dari sekarang

atau bahwa entitas akan terus beroperasi untuk periode waktu yang

tidak tertentu.

 Postulat kelangsungngan usaha menyediakan dasar untuk akuntansi

depresiasi

c. Postulat unit pengukur

 Unit pertukaran & pengukuran diperlukan untuk mencatat transaksi

perusahaan degan cara yang seragam.

 Pengukuran yang digunakan adalah unit moneter.

 Jadi postulat unit pengukur menyatakan bahwa akuntansi adalah

pengukuran dan proses mengkomunikasikan aktivitas perusahaan

yang dapat diukur dalam satuan moneter

d. Postulat periode akuntansi

 Periode akuntansi dibutuhkan investor untuk mengetahui kinerja

operasional perusahaan.

 Oleh karena itu postulat ini berkebalikan dengan postulat

keberlangsungan usaha.

 Karena untuk postulat periode akuntansi, mensyaratkan perusahaan

pada saat pembuatan laporan keuangan berarti perusahaan dalam

kondisi likuidasi

116
102. PT Pemburu akan memcatat semua transaksi sejalan dengan IFRS.

Berikan pendapat dan saran anda apakah dalam transaksi-transaksi berikut

telah muncul kewajiban :

a. Perusahaan dituntut oleh seorang pekerja karena perusahaan dianggap

tidak memerhatikan factor keselamatan kerja. Hasil akhir tuntunan hukum ini

masih sangat tidak pasti.

b. Pembelian bahan baku dari supplier sudah diterimah.

c. Terjadi penandatangananan kontrak untuk pembangunan pabrik dengan

kontrak PT Halim.

d. Perusahaan memiliki outstanding debt sebesar Rp 100.000.000,- bunga

dibayar tiap 6 bulan (juni & desember). Pada saat transaksi ini terjadi adalah

bulan agustus.

Jawab:

103. Dalam PSAK 19yang mengatur tentang aktiva tidak berwujud

terdapat perbedaan perlakuan antara biaya riset dan biaya pengembangan.

Apakah perbedaan perlakuan tersebut sesuai dengan matching principle dan

juga sesuaia dengan karakteristik masing-masing biaya tersebut?

Jawab:

104.a.. Apa fungsi dari Kerangka Konseptual ?

117
Kerangka Konseptual adalah suatu set konsep yang menjadi dasar dari

seperangkat peraturan dan standar akuntansi yang saling berhubungan.

Kerangka Konseptual menjadi referensi bagi praktisi akuntansi dalam

memecahkan masalah-masalah dalam pelaporan.

 Sebuah teori yang terstruktur akuntansi

 Menyatakan ruang lingkup dan tujuan pelaporan keuangan

 Mengidentifikasi dan mendefinisikan karakteristik kualitatif dari

informasi keuangan dan elemen dasar akuntansi

 Berkaitan dengan prinsip-prinsip dan aturan pengakuan dan pengukuran, dan

pengungkapanlaporan

b. Dalam pengembangan suatu krangka konseptual sangat dipengaruhi oleh

isu yaitu Principle Based Approach dan Rule Based Approach. Jelaskan

perbedaan kedua pendekatan tersebut serta berikan contohnya!

Rule Based Accounting Standard:

a. Mengatur secara lebih detail dan biasanya hanya berlaku untuk suatu

industry tertentu.

b.Kelebihannya: lebih mudah diterapkan karena pengaturan lebih eksplisit.

c.Tidak banyak memerlukan professional judgement. Namun, membuka

peluang untuk melakukan sesuatu dengan tujuan sempit.

d.Digunakan oleh financial accounting standard board (FASB)

Principle Based Accounting standard:

118
a. Mengatur prinsip-prinsip akuntansi untuk suatu jenis transaksi, khususnya

terkait dengan pengakuan dan pengukuran, dan tidak mengatur untuk suatu

jenis industry tertentu.

b.Kelebihannya: tidak atau sedikit member peluang untuk melakukan

kreativitas negative atas pengaturan akuntansi. Sehingga dua transaksi yang

secara substansi sama akan diperlakukan dan dicatat sama oleh dua

perusahaan yang berbeda. Serta pengaturan akuntansi yang ada berlaku

untuk seluruh perusahaan.

c.Memerlukan banyak professional judgement yang menuntut kompetensi dan

integritas yang tinggi, kesiapan professional pendukung dengan semakin

dominannya fair value accounting.

d. Digunakan oleh internasional accounting standard board (IASB).

Contohnya dalam hal properti investasi.

c. Jelaskan perbedaan karakteristik kualitatif yang diatur didalam Kerangka

Konseptual PSAK dan SFAC No. 2 !

Jawab:

SFAC

Dinyatakan dalam SFAC No. 2 yaitu

 Relevance,

119
yaitu mampu membuat perbedaan dalam suatu keputusan denganmembantu

pengguna untuk memprediksi mengenai outcome dari kejadian

masal a l u , sekarang, dan masa depan atau untuk mengkonfirmasi atau men

goreksiekspektasi. Relevansi memiliki dua aspek penting dan satu aspek

tambahan yaitu :

 Predictive Value,

kegunaan input untuk melakukan prediksi seperti arus kas atau

earning power.

 Feedback Value

menekankan pada konfirmasi dan ekspektasi awal dari

para pengambil keputusan.Untuk menaksir dimana posisi perusahaan saat ini

dan bagaimana manajemen menjalankan fungsinya. Jika dilihat lebih luas,fee

dback value ini berhubungan dengan akuntabilitas. Informasi yangdisediakan

oleh kualitas ini juga mempengaruhi predictive value.

 Timeliness,

Merupakan hambatan bagi kedua aspek diatas. Sebuah informasi

akan relevan bila disajikan tepat waktu sebelum informasi

tersebut kehilangan kapasitasnya untuk mempengaruhi

keputusan. Sering terjadi trade off time liness dengan komponen

lain.

120
 Reability

tersusun dari tiga bagian yaitu :

a. Verifiability

yaitu tingkat consensus diantara para pengukur

b. Representational faithfulness

yaitu pengukuran harus sesuai dengan fenomenan yang akan diukur.

c. Neutrality,

yaitu keyakinan bahwa proses penetapan kebijakan harus lebih

ditekankan pada relevansi dan reabilitas daripada dampak sebuah standar

atau peraturan pada kelompok pengguna secara spesifik atau kepentingan per

usahaan itu sendiri.

PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan)

Terdapat empat karakteristik kualitatif pokok yaitu :

 Dapat Dipahami

informasi akuntansi harus dapat dimengerti oleh para pengguna.

 Relevan,

berarti bahwa informasi akuntansi mampu berbeda dalam suatu

hal pengambilan keputusan.Untuk menjadi relevan, informasi

harus dapat memberi ketegasan atau pengaruh perubahan atas harapan

pembuat keputusan.

121
 Keandalan (realibility)

Berarti bahwa seorang pengguna dapat menggantungkan atau

memiliki keyakinan pada informasi yang dilaporkan.

 Dapat diperbandingkan,

kebergunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan

akan jad imeningkat jika informasi tersebut dapat diperbandingkan

dengan informasi yang sama dari entitas akuntansi yang lain atau dengan

informasi yang berasal dari entitas akuntansi yang sama dalam tahun yang b

erbeda.

 Konsistensi,

Jika informasi akuntansi diharapkanmampu mempengaruhi

satukeputusan, informasi harus tersedia pada saat keputusan itu

dibuat. Ketepatan waktu itu sendiri tidak dapat membuat informasi

menjadi relevan, tetapi tanpanyainformasi tidak menjadi relevan.

105. a.Terdapat perbedaan definisi “ASET” antara SFAC No. 6 dengan

PSAK. Jelaskan definisi masing-masing!

Jawab:

Aset menurut SFAC No. 6

adalah probabilitas manfaat ekonomi di masa mendatang yang

diperolehatau dikendalikan oleh entitas tertentu sebagai hasil

transaksi atau kejadian masa lalu.

122
Aset menurut PSAK

adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari

peristiwamasa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan

diharapkan akan diperoleh perusahaan.

b. Dalam pengukuran Aktiva Tetap (Plant Property Equipment) dapat

menggunakan pengukuran yaitu Cost Model. Jelaskan bagaimana perlakuan

akuntansi untuk akriva tetap jika menggunakan model ini ?

Jawab:

Dengan metode ini setelah aset tetap diakui sebagai aset tetap, aset tetap

tersebut dicatat pada harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan

dan akumulasi rugi penurunan nilai asset.

123

Anda mungkin juga menyukai