Anda di halaman 1dari 3

BIO17

PETUNJUK PRAKTIKUM INGENHOUSZ

• Alat dan Bahan

Alat:
• 2 gelas beaker 500 ml
• 2 tabung reaksi
• 2 corong kaca
• 1 stopwatch
• 6 kawat pengait
Bahan:
• Tanaman Hydrilla verticillata
• Air

• Cara Kerja
Berikut prosedur percobaan ingenhousz:
• Menyiapkan alat dan bahan sesuai petunjuk praktikum.
• Mengisi gelas beaker dengan air hingga ¾ bagian.

• Selanjutnya, merangkai alat dan bahan menjadi


2 perangkat percobaan seperti di bawah ini!
*catatan: tabung reaksi yang dipasang pada corong kaca harus penuh berisi air (tidak ada
rongga udara).
• Meletakkan perangkat percobaan I di tempat yang gelap / teduh (dalam ruangan) dan
perangkat percobaan II di tempat yang terang (di luar ruangan).
• Mengamati perubahan jumlah gelembung di dalam tabung reaksi setiap 5 menit sekali
selama 20 menit pada kedua perangkat percobaan.

• Soal
Jawablah beberapa pertanyaan berikut dengan benar!
• Mengapa tabung reaksi yang terpasang pada corong kaca harus penuh berisi air?
• Agar gelembung yang terbentuk dapat diamati dan dihitung untuk mengetahui
kecepatan laju fotosintesis yang terjadi. Apabila tidak terisi air dengan penuh maka
gelembung akan berubah menjadi gas dan sulit untuk diamati.
• Apakah pada percobaan Ingenhousz dapat menggunakan tumbuhan lain selain
Hydrilla verticillata? Jelaskan alasanmu!
• Bisa menggunakan tumbuhan lain yang memiliki zat hijau guna melakukan
fotosintesis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, contohnya seperti semanggi, atau
ganggang air.
• Mengapa harus diamati jumlah gelembung pada percobaan Ingenhousz?
• Karena gelembung yang diamati merupakan gelembung O2, hasil dari pemecahan
molekul air dan CO2. Berdasarkan reaksi berikut,

Dapat diketahui bahwa O2 termasuk hasil fotosintesis. Hanya gelembung O2 yang


dapat diamati secara langsung yaitu berupa gelembung sedangkan karbohidrat yang
dihasilkan dari fotosintesis tidak dapat diamati secara langsung. Oleh karena itu,
jumlah gelembung O2 dapat mengindikasikan kecepatan laju fotosintesis yang terjadi.
• Jelaskan apa tujuan dari peletakkan perangkat percobaan Ingenhousz di tempat
terang dan di tempat gelap?
• Tujuan peletakkan perangkat percobaan Ingenhousz di tempat terang dan tempat
gelap yakni untuk mengetahui perbandingan jumlah gelembung yang dihasilkan dari
kedua tempat, sehingga diketahui pengaruh cahaya matahari terhadap laju fotosintesis
yang ditunjukkan dengan adanya jumlah gelembung.
• Apakah ada perbedaan jumlah gelembung di tempat terang dan di tempat gelap?
Jelaskan!
• Ada. Gelembung di tempat terang lebih banyak dari pada gelembung di tempat gelap.
Karena gelembung yang muncul sejatinya ialah oksigen hasil dari proses fotosintesis.
Fotosintesis akan berlangsung dengan maksimal jika intensitas cahaya yang tersedia
juga maksimal, sehingga hasil fotosintesis salah satunya gelembung akan lebih
banyak.
• Berdasarkan percobaan Ingenhousz, jelaskan faktor apa saja yang berpengaruh
dalam proses fotosintesis?
• Air, air merupakan perkusor dalam fotosintesis. Air akan dipecah dengan bantuan
cahaya (fotolisis air) menjadi hydrogen dan oksigen. Electron dari pemecahan air ini
akan digunakan sebagai donor electron untuk menutupi kekosongan electron pada
pusat reaksi yang tereksitasi akibat menerima cahaya. Air digunakan dalam reaksi
terang fotosintesis yang menghasilkan energi kimia yang digunakan dalam proses
reaksi gelap.
• Cahaya, tumbuhan menggunakan cahaya dan mengubahnya menjadi energy kimia
untuk menghasilkan glukosa.
• Klorofil, klorofil merupakan pigmen hijau daun yang mampu menangkap cahaya dan
mengubahnya menjadi energy kimia untuk menghasilkan glukosa dari senyawa
anorganik di lingkungan.
• CO2, CO2 diperlukan sebagai perkusor glukosa dalam reaksi gelap fotosintesis. CO2
akan diikat oleh senyawa RuBP di dalam kloroplas untuk menjadi senyawa organik
lain yang akan menjadi glukosa.