Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Latar Belakang : Prevalensi osteopenia pada usia dewasa muda yang tinggi di
Indonesia. Faktor risiko penurunan densitas mineral tersebut di antaranya adalah
Indeks Massa Tubuh (IMT) dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara IMT dan aktivitas fisik dengan densitas mineral
tulang pada mahasiswi kedokteran dan psikologi Universitas Jambi.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan


desain penelitian cross-sectional. Subjek 138 mahasiswi dengan 69 mahisiswi
kedokteran dan 69 mahasiswi psikologi yang dipilih dengan teknik random
sampling. Data yang diambil adalah berat badan, tinggi badan, tingkat aktivitas
fisik, usia menarche, asupan kalsium dan densitas mineral tulang.

Hasil : Terdapat 35,5% subjek termasuk dalam kategori osteopenia sedangkan


64,5% subjek lainnya termasuk dalam kategori normal. IMT dan aktivitas fisik
tidak memiliki hubungan dengan densitas mineral tulang. Adapun usia menarche
dan asupan kalsium memiliki hubungan bermakna dengan densitas mineral tulang.

Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh, Aktivitas Fisik, Usia Menarche, Asupan
Kalsium dan Densitas Mineral Tulang