Anda di halaman 1dari 63

PENYULUH KB/

PETUGAS LAPANGAN
KELUARGA BERENCANA
Manajemen Penyusunan DUPAK Jabfung
Penyuluh Keluarga Berencana

I MADE YUDHISTIRA D

BANJARMASIN, 29 AGUSTUS 2019


URAIAN KEGIATAN BERDASARKAN
JENJANG JABATAN

Penyuluh KB Penyuluh KB Ahli


Terampil Pertama
25 butir kegiatan 29 butir kegiatan

Penyuluh KB Mahir Penyuluh KB Ahli


23 butir kegiatan Muda
PENYULUH 28 butir kegiatan
KB

Penyuluh KB Penyelia
27 butir kegiatan Penyuluh KB Ahli
Madya
22 butir kegiatan
Penyuluh KB Ahli
Utama
19 butir kegiatan
INDIKATOR PENCAPAIAN
ANGKA KREDIT PENYULUH KB

Dalam Peraturan BKKBN Nomor 19 Tahun 2018


dijelaskan bahwa indikator pencapaian angka
kredit diukur dari :
1. Uraian Tugas Jabatan,
2. Hasil Kerja, dan
3. Standar Kualitas Hasil Kerja Penyuluh KB
CONTOH :
PENYULUH KB TERAMPIL
CONTOH :
PENYULUH KB MAHIR
CONTOH :
PENYULUH KB PENYELIA
CONTOH :
PENYULUH KB AHLI PERTAMA
CONTOH :
PENYULUH KB AHLI MUDA
CONTOH :
PENYULUH KB AHLI MADYA
CONTOH :
PENYULUH KB AHLI UTAMA
SASARAN KINERJA PEGAWAI
(Perka. BKKBN No. 18 Tahun 2018)

1. Pada awal tahun, setiap Penyuluh KB wajib menyusun SKP yang akan
dilaksanakan dalam 1 (satu) tahun berjalan.
2. SKP Penyuluh KB disusun berdasarkan butir-butir kegiatan Jabatan
Fungsional Penyuluh KB seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21
Tahun 2018 yang didasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang tanggung
jawab dan uraian tugasnya.
3. SKP untuk masing-masing jenjang jabatan diambil dari kegiatan sebagai
turunan dari Penetapan Kinerja unit dengan berdasarkan kepada tingkat
kesulitan kegiatan dan syarat kompetensi untuk masing-masing
jenjang jabatan.
4. SKP yang telah disusun sebagaimana dimaksud pada angka 1 harus
disetujui dan ditetapkan Pejabat Penilai/atasan langsung sebagai
kontrak kinerja
TARGET ANGKA KREDIT
MINIMAL PERTAHUN
Target angka kredit minimal Kategori
Target angka kredit minimal Kategori
Keterampilan dalam waktu 1 (satu)
Keahlian dalam waktu 1 (satu) tahun
tahun
 5 (lima) angka kredit untuk  12,5 (dua belas koma lima)
Penyuluh KB angka kredit untuk Penyuluh KB
Terampil/Pelaksana; Ahli Pertama/Pertama;
 12,5 (dua belas koma lima)  25 (dua puluh lima) angka kredit
angka kredit untuk Penyuluh KB untuk Penyuluh KB Ahli
Mahir/Pelaksana Lanjutan; dan Muda/Muda;
 25 (dua puluh lima) angka kredit  37,5 (tiga puluh tujuh koma lima)
untuk Penyuluh KB Penyelia angka kredit untuk Penyuluh KB
Ahli Madya/Madya; dan
 50 (lima puluh) untuk Penyuluh
KB Ahli Utama
CATATAN : TARGET AK terdiri dari sub unsur diklat, kegiatan penyuluhan Program KKBPK, pelayanan Program KKBPK,
penggerakan Program KKBPK, pengembangan Program KKBPK, pengembangan profesi, dan unsur penunjang sesuai
ketentuan yang berlaku.
HAL LAIN TERKAIT TARGET AK
1. Penyuluh KB Penyelia, pangkat Penata Tingkat I, golongan
ruang III/d setiap tahun sejak menduduki pangkatnya wajib
mengumpulkan paling kurang 10 (sepuluh) Angka Kredit dari
kegiatan penyuluhan Program KKBPK.
2. Penyuluh KB Ahli Utama, pangkat Pembina Utama, golongan
ruang IV/e setiap tahun sejak menduduki pangkatnya wajib
mengumpulkan paling kurang 25 (dua puluh lima) Angka
Kredit dari kegiatan penyuluhan Program KKBPK dan/atau
pengembangan profesi.
3. Target angka kredit setiap tahun, paling kurang 50% (lima
puluh persen) harus berasal dari tugas jabatan.
4. Jumlah angka kredit sebagaimana dimaksud sebagai dasar
untuk penilaian SKP.
KOMPOSISI AK UNTUK KENAIKAN
PANGKAT DAN JABATAN
1. Jumlah angka kredit kumulatif untuk kenaikan
pangkat dan/atau jabatan bagi Penyuluh KB
terdiri atas:
a. paling kurang 80% (delapan puluh persen) angka
kredit berasal dari unsur utama, tidak termasuk
unsur pendidikan formal; dan
b. paling banyak 20% (dua puluh persen) angka kredit
berasal dari unsur penunjang.
2. Jumlah angka kredit kumulatif sebagaimana
dimaksud pada jumlah target angka kredit paling
sedikit 50% (lima puluh persen) harus berasal
dari kegiatan tugas jabatan.
UNSUR
SUB UNSUR
UNSUR KEGIATAN ANGKA KREDIT

UNSUR UTAMA ( ≥ 80 %)
PENGELOLAAN
PENDIDIKAN PENGEMBANGAN PROFESI
PROGRAM KKBPK
Sekolah dan memperoleh Penyuluhan Program Karya Tulis/Karya Ilmiah di bidang Program
ijazah/gelar KKBPK KKBPK

Diklat Fungsional/teknis di bid. Pelayanan Program Penerjemahan/penyaduran buku, karya ilmiah,


Program KKBPK KKBPK dan/atau peraturan di bidang Program KKBPK

Penyusunan buku pedoman/ketentuan


Penggerakan Program
Diklat Prajabatan pelaksanaan/ketentuan teknis di bidang Program
KKBPK
KKBPK.

Pengembangan Program
KKBPK
UNSUR PENUNJANG (≤ 20 %)
 pengajar/pelatih pada diklat fungsional/teknis di bidang Program KKBPK;

 peran serta dalam seminar/lokakarya di bidang Program KKBPK;

 keanggotaan dalam organisasi profesi Jabatan Fungsional Penyuluh KB;

 keanggotaan dalam Tim Penilai Kinerja Jabatan Fungsional Penyuluh KB;

 perolehan penghargaan/tanda jasa; dan

 perolehan ijazah/gelar kesarjanaan lainnya.


JUMLAH ANGKA KREDIT KUMULATIF MINIMAL
DENGAN PENDIDIKAN D-3 (DIPLOMA-TIGA)
JABATAN PENYULUH KB KATEGORI KETERAMPILAN
JENJANG JABATAN/GOLONGAN RUANG DAN ANGKA KREDIT
PENYULUH KELUARGA BERENCANA TERAMPIL
NO UNSUR PERSENTASE MAHIR/ PELAKSANA
TERAMPIL/PELAKSANA PENYELIA
LANJUTAN
II/c II/d III/a III/b III/c III/d
1 UNSUR UTAMA
A. Pendidikan
1. Pendidikan sekolah 60 60 60 60 60 60
2. Diklat
B. Penyuluhan Program KKBPK
C. Penggerakan Program KKBPK
> 80 % 16 32 72 112 192
D. Pelayanan Program KKBPK
E. Pengembangan Program KKBPK
F. Pengembangan Profesi
PENUNJANG
2 Kegiatan yang menunjang < 20 % 4 8 18 28 48
pelaksanaan tugas Penyuluh KB
JUMLAH 100% 60 80 100 150 200 300
JUMLAH ANGKA KREDIT KUMULATIF MINIMAL
DENGAN PENDIDIKAN S-1 (STRATA-SATU)/D-4 (DIPLOMA-EMPAT)
JABATAN PENYULUH KB KATEGORI KEAHLIAN
JUMLAH ANGKA KREDIT KUMULATIF MINIMAL
DENGAN PENDIDIKAN S-2 (STRATA-DUA)
JABATAN PENYULUH KB KATEGORI KEAHLIAN
JUMLAH ANGKA KREDIT KUMULATIF MINIMAL
DENGAN PENDIDIKAN S-3 (STRATA-TIGA)
JABATAN PENYULUH KB KATEGORI KEAHLIAN
HUKUMAN DISIPLIN DAN SANKSI
1. Pencapaian sasaran kerja pada akhir tahun bagi
Penyuluh KB yang hanya mencapai 25% (dua puluh
lima persen) sampai dengan 50% (lima puluh persen)
dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang sesuai
peraturan perundang-undangan; dan
2. Pencapaian sasaran kerja pada akhir tahun bagi
Penyuluh KB yang hanya mencapai kurang dari 25%
(dua puluh lima persen) dijatuhi hukuman disiplin
tingkat berat sesuai peraturan perundang-undangan.
TATA CARA
PENGANGKATAN JABFUNG
PENYULUH KB

A. Pengangkatan Pertama
B. Pengangkatan Perpindahan dari Jabatan
Lain
C. Pengangkatan Perpindahan Antar
Kategori (Keterampilan  Keahlian)
TATA CARA
PENYUSUNAN
DUPAK
Tata Cara Pengumpulan
dan Pengusulkan DUPAK

1. MENCATAT semua kegiatan dalam buku visum


2. MENGUMPULKAN bukti-bukti KELENGKAPAN
kegiatan
3. MENGELOMPOKKAN bukti-bukti kegiatan sesuai
unsur dan sub unsur
4. MEMBUAT DAFTAR keterangan kegiatan sesuai
formulir
5. MELAMPIRKAN BUKTI-BUKTI kegiatan
6. MENGIRIMKAN dupak KE TIM PENILAI
Tata Cara Penyusunan
dan Pengusulkan DUPAK

1. DUPAK disusun SECARA BERURUTAN, mulai unsur utama sampai


unsur penunjang.
2. Dibagian atas terdiri dari:
a. Surat pengantar dupak
b. Form dupak
c. Foto kopi SK pangkat dan jabatan terakhir
d. Foto kopi penilaian kinerja satu tahun terakhir
e. Foto kopi PAK periode sebelumnya
f. Surat Pernyataan Melaksanakan Kegiatan (SPMK), terdiri dari :
(Penyuluhan/Pelayanan/Penggerakan/Pengembangan/Pengemban
gan Profesi/Penunjang/Pendidikan dan Pelatihan)
g. Bukti fisk sesuai dengan SPMK
3. DUPAK disusun dengan rapih
PERIODE PENETAPAN ANGKA KREDIT PKB

Penetapan Angka Kredit Penyuluh KB dilakukan 2


(dua) kali dalam 1 (satu) tahun, yaitu setiap
bulan Januari dan Juli tahun yang bersangkutan.
 Penilaian yang penetapannya bulan Januari
yaitu penilaian untuk kegiatan yang telah
dilakukan pada bulan Juli s/d Desember
tahun sebelumnya.
 Penilaian bulan Juli yaitu untuk penilaian
kegiatan yang telah dilakukan pada bulan
Januari s/d Juni pada tahun yang
bersangkutan.
MEKANISME
PENILAIAN AK
TIM PENILAI KINERJA
JABFUNG PENYULUH KB
Tim Penilai adalah tim yang dibentuk dan
ditetapkan oleh Pejabat yang berwenang
dan bertugas mengevaluasi keselarasan
hasil kerja dengan tugas yang disusun
dalam SKP serta menilai kinerja Penyuluh
KB termasuk penilaian angka kredit
Penyuluh KB.
KEDUDUKAN TIM PENILAI
• Tim Penilai Pusat berkedudukan pada
BKKBN Pusat dalam unit Pejabat Pimpinan
Tinggi Pratama yang membidangi bina lini
lapangan;
• Tim Penilai Perwakilan berkedudukan pada
Perwakilan BKKBN Provinsi dalam unit
pejabat administrator yang membidangi
advokasi, penggerakan dan informasi.
TIM PENILAI AK

Tim Penilai
Tim Sekretariat
TIM PENILAI PUSAT
TIM PENILAI
TIM PENILAI PERWAKILAN
TIM PENILAI
TIM PENILAI AK
 Susunan keanggotaan Tim Penilai, sebagai berikut:
a. Ketua merangkap anggota;
b. Sekretaris merangkap anggota;
c. paling sedikit 3 (tiga) orang anggota.
 Susunan Anggota harus berjumlah ganjil.
 Ketua paling rendah Pejabat Administrator atau
Penyuluh KB Ahli Madya/Madya.
 Sekretaris, harus berasal dari unsur kepegawaian pada
unit kerja masing-masing.
 Apabila jumlah anggota sebagaimana dimaksud tidak
dapat dipenuhi dari Penyuluh KB, dapat diangkat dari
PNS lain yang memiliki kompetensi untuk menilai
kinerja Penyuluh KB.
SYARAT TPAK PENYULUH KB
1. menduduki jabatan/pangkat paling rendah sama dengan
jabatan/pangkat Penyuluh KB yang dinilai;
2. memiliki keahlian serta kemampuan untuk menilai kinerja
Penyuluh KB;
3. aktif melakukan penilaian Angka Kredit; dan
4. satu tahun setelah diangkat menjadi tim penilai wajib
mengikuti pelatihan penilaian angka kredit Penyuluh KB
 Dapat aktif melakukan penilaian.
 Masa jabatan TPAK selama 3 tahun dan dapat diangkat
kembali untuk masa jabatan berikutnya;
 Apabila TPAK Perwakilan belum dapat dibentuk, maka
penilaian prestasi kerja PKB dilakukan oleh TPAK Pusat.
TUGAS TIM PENILAI
• mengevaluasi keselarasan butir-butir kegiatan dengan;
• memberikan pertimbangan kepada Pejabat Pembina
Kepegawaian dalam pengembangan Penyuluh KB, dan
dijadikan sebagai persyaratan dalam pengangkatan jabatan
dan kenaikan pangkat, pemberian tunjangan dan sanksi, dan
mutasi, serta untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan
Penyuluh KB;
• melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
yang berhubungan dengan penilaian angka kredit pejabat
fungsional Penyuluh KB; dan
• memberikan komunikasi/konfirmasi jika terdapat keluhan
terkait Daftar Usulan Penilaian dan Penetapan Angka Kredit
terhadap Penyuluh KB.
FUNGSI TIM PENILAI
• memeriksa dokumen-dokumen hasil kerja para Penyuluh KB;
• membuat berita acara hasil penilaian angka kredit bagi
Penyuluh KB menyampaikan berita acara hasil penilaian
angka kredit;
• membantu Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang membidangi
advokasi, penggerakan, dan informasi atau pejabat lain yang
ditunjuk untuk Penyuluh KB Ahli Madya/Madya dan Penyuluh
KB Ahli Utama dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada
perwakilan BKKBN Provinsi untuk Penyuluh KB Kategori
Keterampilan dan Penyuluh KB Ahli Pertama/Pertama sampai
dengan Penyuluh KB Ahli Muda/Muda dalam menetapkan
angka kredit berdasarkan hasil penilaian kinerja; dan
• menyampaikan laporan tahunan pembinaan karier Penyuluh
KB kepada Pejabat Pembina Kepegawaian
TUGAS DAN FUNGSI
TIM SEKRETARIAT
• Tugas  membantu Tim Penilai dalam bidang pengadministrasian
dan penatausahaan kegiatan penilaian kinerja Penyuluh KB.
• Fungsi :
 mengadministrasikan setiap usulan penetapan angka kredit Penyuluh
KB
 meneliti kelengkapan dan kebenaran berkas-berkas yang disyaratkan
dari setiap usulan penetapan angka kredit Penyuluh KB;
 membuat jadwal rapat pleno Tim Penilai;
 memfasilitasi penyelenggaraan rapat pleno Tim Penilai;
 menyiapkan naskah berita acara hasil penilaian angka kredit;
 menyiapkan naskah Keputusan Penetapan Angka Kredit;
 melaksanakan penatausahaan dan pengolahan data Penyuluh KB;
 menyusun laporan semester mengenai pelaksanaan tugas Tim Penilai;
 memantau perolehan angka kredit Penyuluh KB, dan
 memberikan laporan kepada Tim Penilai perihal Penyuluh KB, yang
tidak dapat memperoleh angka kredit kumulatif minimal yang
dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat atau jabatan pada waktunya.
PENGELOLAAN ANGKA KREDIT

PRA
PENILAIAN
PENILAIAN
DI
PROVINSI/PUSAT
PASCA
PENILAIAN
PENGELOLAAN ANGKA
KREDIT DI PROVINSI
PKB mengirimkan DUPAK
OPD KB membuat Surat
PKB menyusun DUPAK beserta berkas terkait ke
Rekomendasi
OPD KB

TAHAP PRA
PENILAIAN
BKKBN Provinsi (ditujukan OPD KB mengirimkan
Tim Sekretariat menyeleksi kepada Kaper) menerima DUPAK, Surat
kelengkapan DUPAK DUPAK, surat rekomendasi Rekomendasi dan berkas
dan berkas terkait terkait ke Provinsi

Tim Sekretariat
PKB mengirimkan Tim Sekretariat menerima
memberikan timbal balik
kekurangan berkas DUPAK kekurangan berkas DUPAK
kepada PKB mengenai
ke Tim Sekretariat dari PKB
kelengkapan DUPAK

Tim Sekretariat
menyampaikan DUPAK
yang telah lengkap kepada
Tim Penilai
Tim Peniai
Tim Penilai melakukan menyampaikan Draft
penilaian angka kredit Materi PAK kepada Tim
Sekretariat
TAHAP
PENILAIAN

Tim Sekretariat
Tim Sekretariat
memberikan timbal
menerima sanggahan
balik atas hasil penilaian
yang diberikan oleh PKB
ke PKB

PKB memberikan Tim Sekretariat


sanggahan apabila melaksanakan sidang
terdapat ketidakpuasan pleno dengan Tim
terhadap hasil penilaian Penilai sebagai peserta
Tim Sekretariat
Kepala Perwakilan BKKBN
mengusulkan penetapan
Provinsi menetapkan
angka kredit kepada
usulan penetapan angka
Kepala Perwakilan BKKBN
kredit
TAHAP Provinsi
PASCA
PENILAIAN

Tim Sekretariat
Kepegawaian mendistribusikan
mendokumentasikan penetapan angka kredit
penetapan angka kredit kepada yang
bersangkutan

PKB menerima
penetapan angka kreit
PENGELOLAAN ANGKA
KREDIT DI PUSAT
PKB mengirimkan
OPD KB membuat Surat
PKB menyusun DUPAK DUPAK beserta berkas
Rekomendasi
terkait ke OPD KB

TAHAP PRA
PENILAIAN
Perwakilan BKKBN Kepala Perwakil BKKBN OPD KB mengirimkan
Provinsi mengirimkan Provinsi menerbitkan DUPAK, Surat
DUPAK, Surat Pengantar Surat Pengantar DUPAK Rekomendasi dan
dan berkas terkait ke PKB sesuai dengan draft berkas terkait ke
Pusat usulan nilai Provinsi

Tim Sekretariat
DITBINLAP menerima Tim Sekretariat memberikan timbal
Surat Rekomendasi dan menyeleksi kelengkapan balik kepada PKB
DUPAK DUPAK mengenai kelengkapan
DUPAK

Tim Sekretariat PKB mengirimkan


Tim Sekretariat
menyampaikan DUPAK kekurangan berkas
menerima kekurangan
yang telah lengkap DUPAK ke Tim
berkas DUPAK dari PKB
kepada Tim Penilai Sekretariat
Tim Peniai
Tim Penilai melakukan menyampaikan Draft
penilaian angka kredit Materi PAK kepada Tim
Sekretariat
TAHAP
PENILAIAN

Tim Sekretariat
Tim Sekretariat
memberikan timbal
menerima sanggahan
balik atas hasil
yang diberikan oleh PKB
penilaian ke PKB

PKB memberikan Tim Sekretariat


sanggahan apabila melaksanakan sidang
terdapat ketidakpuasan pleno dengan Tim
terhadap hasil penilaian Penilai sebagai peserta
Tim Sekretariat
mengusulkan Deputi Bidang ADPIN
penetapan angka kredit menetapkan usulan
kepada Deputi Bidang penetapan angka kredit
ADPIN
TAHAP
PASCA
PENILAIAN

Tim Sekretariat
Kepegawaian mendistribusikan
mendokumentasikan penetapan angka kredit
penetapan angka kredit kepada yang
bersangkutan

PKB menerima
penetapan angka kreit
KETENTUAN LAIN.....
• Batas waktu pengusulan kegiatan Penyuluh KB untuk dinilai angka
kreditnya paling lama 1 (satu) tahun sejak kegiatan ini dilakukan
dan tidak dapat dinilai apabila melampaui batas waktu yang
dimaksud. Ketentuan mengenai batas waktu pengusulan kegiatan
berlaku sejak Peraturan Badan ini diundangkan.

• Sistem penilaian angka kredit yang digunakan bersifat absolut,


yaitu menilai kesesuaian kegiatan yang diusulkan dengan
persyaratan yang ditentukan, dan apabila tidak memenuhi
persyaratan maka dinilai 0 (nol).

• Hasil Penetapan Angka Kredit dapat dibatalkan oleh pejabat yang


menetapkan penilaian angka kredit apabila di kemudian hari
terdapat pembuktian oleh Tim Penilai atas kecurangan dalam
usulan angka kredit Penyuluh KB.
ALUR 1 : Seleksi Berkas Oleh Tim
Sekretariat
 Biodata Peserta
 surat pengantar dari pimpinan unit kerja;
 surat rekomendasi dari Kepala Dinas;
 formulir DUPAK;
 fotocopy surat keputusan dalam jabatan terakhir yang di legalisir oleh
Pejabat yang Berwenang;
 fotocopy surat keputusan pangkat, golongan ruang terakhir yang di legalisir
oleh Pejabat yang Berwenang;
 fotocopy PAK terakhir yang di legalisir oleh Pejabat yang Berwenang; dan
 bukti fisik sesuai surat pernyataan melakukan kegiatan penyuluhan
Program KKBPK/pelayanan Program KKBPK /penggerakan Program
KKBPK/pengembangan Program KKBPK/pengembangan
profesi/penunjang/telah mengikuti diklat. (SOFT FILE)
Sistematika

 surat pernyataan melakukan kegiatan penyuluhan Program KKBPK;


 surat pernyataan melakukan kegiatan pelayanan Program KKBPK;
 surat pernyataan melakukan kegiatan penggerakan Program KKBPK;
 surat pernyataan melakukan kegiatan pengembangan Program
KKBPK;
 surat pernyataan melakukan kegiatan pengembangan profesi;
 surat pernyataan melakukan kegiatan penunjang Penyuluh KB; dan
 surat pernyataan telah mengikuti diklat dan fotocopy buktibukti
mengenai ijazah/Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan.
Alur 2 : Dokumentasi
• Dokumen dalam bentuk softfile format PDF
• Folder Utama : DUPAK PERIODE …….. s.d …………… tahun ………….
• Folder Dokumen :
– Fotocopy SK dalam jabatan terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
– Fotocopy SK Pangkat, Golongan Ruang Terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang
berwenang
– Fotocopy PAK terakhir yang dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang
– Biodata
• Folder kegiatan penyuluhan Program KKBPK
• Folder kegiatan pelayanan Program KKBPK
• Folder kegiatan penggerakan Program KKBPK
• Folder kegiatan pengembangan Program KKBPK
• Folder kegiatan Pengembangan Profesi
• Folder kegiatan Penunjang
• Folder kegiatan telah mengikuti Diklat Fungsional/Teknis
• Folder kegiatan 1 (satu) Jenjang Dibawah dan/atau diatas
Organisasi Profesi
 Wajib memiliki Organisasi Profesi dan Penyuluh KB
wajib menjadi anggota
 Pembentukan Organisasi Profesi difasilitasi oleh
BKKBN sbg instansi Pembina dengan keputusan
Kepala BKKBN
 Tugas Organisasi Profesi :
1. Menyusun Kode Etik dan Kode Prilaku
2. Memberi Advokasi
3. Memeriksa dan memberi rekomendasi atas
pelanggaran kode etik dan kode prilaku profesi
Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen
PNS, Paragraf 15 pasal 101 ayat (1) s.d ayat (7)
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB
No. 21 Tahun 2018 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh KB,
Bab XVII, Pasal 42, ayat (1) s.d ayat (7)

Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana


Nasional No. 20 Tahun 2018 tentang Organisasi Profesi
Penyuluh KB

IKATAN PENYULUH KB (IPeKB) Indonesia sebagai


Organisasi Profesi Penyuluh Keluarga Berencana
Tujuan IPeKB
1. Berperan aktif dalam mewujudkan visi, misi
pembangunan, dan tujuan serta sasaran Program
KKBPK;
2. Mengembangkan metode penyuluhan, penggerakan,
pelayanan dan pengembangan yang efektif, efisien dan
produktif serta menyebarluasan informasi Program
KKBPK;
3. Berperan dalam mendukung efektivitas pengelolaan dan
pendayagunaan Penyuluh KB;
4. Membina etika dan prilaku Penyuluh KB;
5. Meningkatkan mutu profesi Penyuluh KB; dan
6. Menyalurkan aspirasi dan meningkatkan kesejahteraan
Penyuluh KB.
Kewenangan IPeKB
• memberikan advokasi terkait
1
Penyuluh KB dan Program KKBPK

• menetapkan kode etik dan kode


2
perilaku Penyuluh KB

• memeriksa dan memberikan


rekomendasi atas pelanggaran
3
kode etik dan kode perilaku
Penyuluh KB
Kegiatan IPeKB
1. menyusun kode etik dan kode perilaku Penyuluh KB;
2. menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan mutu, kompetensi profesi
Penyuluh KB;
3. melakukan advokasi dan promosi terkait profesi Penyuluh KB;
4. mengelola dan menyiapkan data dan informasi terkait profesi Penyuluh KB;
5. melakukan pengembangan metode penyuluhan, penggerakan, pelayanan dan
pengembangan Program KKBPK;
6. melakukan komunikasi antar anggota secara teratur dan berkelanjutan;
7. melakukan pengembangan media komunikasi dan promosi;
8. menjalin kerjasama dengan lembaga lain untuk pengembangan dan
penyebarluasan penyuluhan Program KKBPK;
9. menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi profesi Penyuluh KB;
10. menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IPeKB Indonesia;
11. menyusun dan menetapkan pengurus IPeKB Indonesia Pusat, Daerah dan
Cabang; dan
12. melakukan kegiatan sosial sesuai kebutuhan masyarakat.
TERIMA KASIH
SALAM PENYULUH KB
SEHAT SEMANGAT LUAR BIASA