Anda di halaman 1dari 6

IAK PRIORITAS

1 IGD Setelah dilakukan observasi oleh tim mutu Mempertahankan pelayanan di IGD
ke IGD terkait respon time pelayanan HT sesuai dengan SOP
emergency , respon time dokter jaga dan
perawat menangani pasien HT
emergency terlayani sepenuhnya
2 IRJA Setelah dilakukan observasi ke klinik Mempertahankan dan meningkatkan
syaraf, bulan januari hingga maret rata- pelayanan diklinik syaraf
rata pasien yang berkunjung ke poli syaraf
sudah terlayani oleh dokter ahli kurang
dari 60 menit
3 IRNA Setelah dilakukan observasi diruang rawat Meningkatkan pelaksanaan asuhan oleh
inap stroke, belum semua perawat patuh perawat dalam memberikan pelayanan
dalam pelaksanaan mobilisasi pasien guna mencegah decubitus, sosialisasi
stroke penaganan mobilisasi pada pasien
stroke
4 ICU Setelah dilakukan observasi ke ruang icu, Mempertahankan pemberian pelayanan
ditemukan tidak adanya kejadian VAP kesehatan berdasar SPO
pada pasien stroke yang terpasang
ventilator
5 REHAB. Setelah dilakukan observasi pelaksanaan Meningkatkan pelayanan kesehatan
MEDIK edukasi mobilisasi , petugas rehab medic sesuai SPO
telah melakukan edukasi kepada keluarga
pasien tentang mobilisasi pasif
6 GIZI Setelah dilakukan observasi di instalasi Meningkatkan pelayanan sesuaiSPO
gizi, nutrisi untuk pasien stroke belum Melakukan pengkajian nutrisi sesuai
semua diberikan gizi yang tepat SPO
7 LAB Setelah dilakukan observasi oleh tim Mempertahankan pelayanan pemberian
mutu, waktu tunggu expertise hasil kesehatan berdasar SPO
laboratorium pada pasien stroke sudah Meningkatkan pengawasan
memenuhi syarat, hasil expertise diberikan
< 180menit

IAM prioritas
1 Radiologi Setelah dilakukan observasi pelaksanaan Meningkatkan pelayanan CT scan
CT scan belum sepenuhnya terlayani
dalam 24jam sejak masuk RS
2 Apotik Setelah dilakukan observasi , dari bulan Meningkatkan ketersediaan obat-obat
januari hingga maret ada ketersediaan sesuai dengan PPK
obat stroke sesuai PPK

SKP prioritas
1 Igd Setelah dilakukan observasi di ruang IGD Pertahankan pencapaian sesuai standart
terkait pemasangan gelang identitas oleh yang telah ditetapkan
petugas, ditemukan bahwa setiap pasien
stroke yang masuk melalui IGD sudah
dipasangankan gelang identitas oleh
petugas serta telah dijelaskan fungsi dan
kegunaannya oleh petugas
2 Irna Setelah dilakukan observasi ke ruang - Mengingatkan dan mensosialisasikan
rawat inap tentang kepatuhan DPJP kepada perawat yang melapor
memverifikasi SBAR, dari bulan januari keDPJP agar menuliskan bukti
hingga maret tidak ada DPJP yang pelaporan di CPPTdengan tehnik
melakukan verifikasi SBAR dilembar CPPT SBAR
- Mengingatkan perawat agar selalu
meminta verifikasi DPJP kesokan
paginya ketika vicite sebelum 24 jam
- Mengingatkan kembali DPJP agar
selalu melakukan verifikasi SBAR
pada lembar CPPT.
3 Irna Setelah dilakukan observasi dan Meningkatkan kewaspadaan dan
koordinasi, belum ada pelaksanaan double medication error
check pada pemberian obat trombilitik
kepada pasien stroke diruang rawat inap
4 Irna Setelah dilakukan koordinasi dengan - Melakukan sosialisasi terus menerus
komite PPI terkait kepatuhan cuci tangan , tentang pelaksanan cuci tangan
masih ditemukan petugas yang tidak - Meningkatkan pengawasan oleh tim
melakukan cuci tangan sesuai dengan 5 PPI dan karu unit
momen cuci tangan - Melaksanakan cuci tangan sesuai
SPO yang ada
5 igd Setelah dilakukan observasi terkait Menghimbau kepada petugas, agar
kelengkapan asesmen pencegahan risiko selalu mengisi kelengkapan assessment
jatuh di IGD, ditemukan bahwa belum risiko jatuh terutama pasien stroke.
semua petugas medis melengkapi
assessment resiko jatuh pasien stroke.

IMUT LOKAL
1 Igd Setelah dilakukan observasi , didapatkn Mempertahankan pelayanan sesuai SOP di
bahwa emergency respon time di ruang IGD
IGD sudah tercapai, pasien yang masuk di
IGD sudah terlayani sesuai dengan target.
2 Rajal Setelah dilakukan observasi waktu tunggu Mempertahankan dan meningkatkan
rawat jalan ,dari bulan januari sampai pelayanan di poliklinik
maret target waktu tunggu pasien sudah
terpenuhi, pasien sudah dilayani di ruang
rawat jalan sesuai target.
3 Kepatuhan Identifikasi pasien Setelah dilakukan observasi tentang -
Melakukan sosialisasi terus
kepatuhan identifikasi pasien, didapatkan menerus tentang pelaksanaan
Ranap masih ada petugas kesehatan yang belum identifikasi pasien
melakukan identifikasi pasien pada saat - Melakukan pengawasan oleh karu
akan melakukan tindakan kepada pasien dan ketua tim
- Melaksanakan tindakan sesuai SPO
Kepatuhan Jam visite dokter Setelah dilakukan observasi keruangan Perahankan pencapaian sesuai standart
spesialis rawat inap, didapatkan hasil bahwa dokter yang ditetapkan
spesialis melakukan vicite tepat waktu di
jam kerja
Kepatuhan Upaya Setelah dilakukan observasi dan - Menyediakan stiker kuning untuk
Pencegahan Risiko Cedera koordinasi dengan tim SKP, didapatkan penanda resiko jatuh yang akan
Akibat Pasien Jatuh pasien yang belum dipasangi tanda dipasang di tempat tidur pasien atau
segitiga kuning (alert pasien jatuh), belum gelang identitas
dilakukan assessment ulang resiko pasien - Melakukan pengawasan oleh ketua
jatuh diruangan rawat inap TIM
Kepatuhan DPJP terhadap Setelah dilakukan observasi, didapatkan - Mengingatkan kembali kepada
Clinical Pathway bahwa setiap KSM belum membuat PPK- komite medic agar setiap KSM
CP sehingga belum bisa dinilai kepatuhan membuat PPK-CP sesuai dengan
DPJP terhadap CP. bidang masing-masing.
4 Penundaan operasi elektif Setelah dilakukan survey tentang Mempertahankan capaian sesuai standart
penundaan operasi elektif, didapatkan yang ditetapkan
tidak adanya penundaan operasi elektif
IBS lebih dari 2 hari
Kejadian kematian di meja Setelah dilakukan pengamatan, selama Mempertahankan capaian sesuai standart
operasi bulan januari hingga maret tidak ada yang ditetapkan
kejadian kematian di meja operasi
Tidak adanya kejadian Setelah dilakukan pengamatan, Mempertahankan capaian sesuai standart
tertinggalnya benda asing/lain didapatkan bahwa dari bulan januari yang ditetapkan
pada tubuh pasien setelah hingga maret tidakdidapatkan adanya
operasi. kejadian tertinggalnya benda asing/lain
pada tubuh pasien setelah operasi
5 Kejadian kematian ibu karena Setelah dilakukan pengumpulan data, Mempertahankan capaian sesuai standart
persalinan didapatkan bahwa dari blan januari hingga yang ditetapkan
Persalinan maret tidak ada ditemukan kematian ibu
karena persalinan
Pemberi pelayanan persalinan Setelah dilakukan observasi, didapatkan Mempertahankan capaian sesuai standart
dengan tindakan operasi bahwa pemberi pelayanan persalinan yang ditetapkan
dengan tindakan SC adalah petugas
kesehatan lengkap dan mempunyai STR
aktif
Kemampuan menangani Setelah dilakukan observasi dan - Melakukan tindakan sesuai SPO
BBLR1500 gr – 2500 gr pengumpulan data, didapatkan hasil - Meninkatkan pelayanan kepada
tentang kemampuan menangani BBLR pasien BBLR
pada bulan januari belum mencapai - Kepala unit / ketua TIM melakukan
standar, masih ada pasien BBLR yang pengawasan pada perawatan bayi
tidak bisa diselamatkan, akan tetapi pada BBLR
bulan februari seluruh pasien BBLR bisa - Melakukan sosialisasi terus
ditangani sesuai standard an menurun lagi menerus tentang perawatan bayi
pada bulan maret masih ada pasien BBLR BBLR
yang tidak dapat tertangani
Pertolongan persalinan Setelah dilakukan observasi dan - Melakukan tindakan sesuai dengan
melalui seksio cesarea pengumpulan data didapatkan bahwa SPO
bulan januari hingga maret angka - Menganjurkan untuk persalinan
pertolongan persalinan dengan SC masih tanpa indikasi SC agar supaya
tinggi dan melebihi standart yang dapat melakukan persalinan dengan
ditetapkan normal
- Menganjurkan kepada para ibu
hamil agar rajin melakukan
kunjungan ANC
6 Intensif Setelah dilakukan observasi dan - Meningkatkan pelayanan perawatan
pengumpulan data, didapatkan bahwa dan perhatian pada pasien icu yang
pasien yang kembali ke ruang ICU dengan baru dipindahkan keruang rawat
kasus yang sama < 72 jam melebihi inap
standart pada bulan januari dan februari - Meningkatkan pengawasan oleh
artinya masih ada pasien yang kembalike kepala unit dan ketua TIM
ruang icu, sedangkan pada bulan maret
tidakada pasien yang kembali keruang icu
dalam waktu < 72 jam
7 Waktu tunggu hasil pelayanan Setelah dilakukan observasi dan Mempertahankan capaian sesuai standart
thorax foto ≤60 Menit pengumpulan data, didapatkan hasil yang ditetapkan
Radiologi bahwa pasien thorax foto terlayani sesuai
standart dengan waktu < 60 menit
Pelaksanaan tunggu hasil foto Setelah dilakukan observasi dan
thorax ≤180 Menit pengumpulan data, didapatkan hasil
pelaksanaan waktu tunggu hasil foto
thorax
Kejadian kegagalan pelayanan
rontgen
8 Lab
9 Rehab
10 Farmasi
11 Gizi
12 RM
13 Manajemen
14 Ambulance Setelah dilakukan pengumpulan data
didapatkan hasil pelayanan ambulance
terlayani sesuai target pada bulan januari
dan maret, pada bulan februari tidak ada
pelayanan ambulance dikarenakan pada
bulan tersebut ambulance sedang dalam
perbaikan
15 Jenazah
16 Ipsrs
17 Tidak adanya kejadian linen Setelah dilakukan pengumpulan data di Mempertahankan capaian sesuai standart
yang hilang dapatkan dari bulan januari hingga yang ditetapkan
Laundry desember, tidak ada linen yang hilang
selama proses pencucian
Ketepatan waktu penyediaan Setelah dilakukan pengumpulan data Mempertahankan capaian sesuai standart
linen untuk ruang rawat inap didapatkan hasil bahwa linen disediakan yang ditetapkan
untuk ruangan rawat inap selalu tepat
waktu.
18 Ppi
19 Ketepatan melakukan tindakan Setelah dilakukan observasi didapatkan Melakukan tindakan pelayanan sesuai
akses vascular ≤ 2 x dilayanan bahwa masih ada ketidaktepatan dalam dengan SPO
HD hemodialisa melakukan akses vascular dilayanan HD
terutama pasien yang dilakukan punksi
femoralis
Respon time petugas teknis
kerusakan mesin HD
20 Cssd