Anda di halaman 1dari 5

G.

EVALUASI
Berdasarkan pelaksanaan dari masing-masing kegiatan diatas maka evaluasi adalah
sebagai berikut :
A. Melakukan penyuluhan kesehatan
1. Telah dilakukan promosi kegiatan penyuluhan kesehatan kerja sama dengan lintas
program (puskesmas) dan lintas sektoral (kelurahan dan warga setempat) yaitu promkes
dengan menggunakan media leafet
a) Keluarga berencana
a. Pengertian KB
Keluarga Berencana adalah usaha untuk mengatur jumlah dan jarak antara
kelahiran anak, guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga
b. Manfaat KB
 Menghindari kehamilan resiko tinggi
 Menurunkan angka kematian ibu dan bayi
 Meringankan beban ekonomi keluarga
 Membentuk keluarga bahagia sejahtera
c. Jenis KB Pasca Persalinan
1) Metode Amenore Laktasi (MAL)
 Mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif.
 Syarat —> Menyusui secara penuh (full breast feeding) —> pemberian lebih
dari 8 kali sehari
 Tidak ada efek samping
 Keberhasilan 98% pada enam bulan pascapersalinan
2) KONDOM
Keuntungan:
 Efektif mencegah kehamilan bila digunakan dengan benar
 Tidak mengganggu produksi ASI
 Mencegah penyakit menular seksual.
Kelemahan :
 Agak mengganggu hubungan seksual
 Bisa terjadi alergi
 Agak mengganggu hubungan seksual
3) ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR)

Keuntungan:

 Efektivitas tinggi, 99,2-99,4%


 Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (apabila tidak terjadi
infeksi)
 Dapat efektif segera setelah pemasangan
 Metode jangka panjang
 Sangat efektif karena tidak perlu lagi mengingat-ingat
 Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI

Kelemahan:

 Diperlukan prosedur medis termasuk pemeriksaan pelvis


 Klien tidak dapat melepas AKDR sendiri
 Klien harus memeriksa posisi benang AKDR dari waktu ke waktu

4) KONTRASEPSI MANTAP (TUBEKTOMI & VASEKTOMI)


Tubektomi (Metode Operasi Wanita/ MOW)
—> dengan cara mengoklusi tuba falupii (mengikat dan memotong atau memasang
cincin). Efektivitasnya tinggi 99,5%
 Idealnya dilakukan dalam 48 jam pasca persalinan.
 Dapat dilakukan segera setelah persalinan atau setelah operasi sesar
 HARUS DIPERTIMBANGKAN (sifat permanen kontrasepsi / tidak dapat
dipulihkan kembali)
Vasektomi (Metode Operasi Pria/MOP)
—> menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan cara mengoklusi / memotong
vasa deferensia sehingga alur transportasi sperma terhambat. Efektivitas tinggi
99,6-99,8%. Bisa dilakukan kapan saja.
5) PIL PROGESTIN

 Efektif jika diminum setiap hari di waktu yang sama —> Bila lupa satu pil
saja, kegagalan menjadi lebih besar Tidak mempengaruhi ASI

 Tidak mengganggu hubungan seksual

 Kembalinya fertilitas segera jika pemakaian dihentikan.


 Efek samping kecil

6) INJEKSI/SUNTIKAN PROGESTIN
Keuntungan:
 Sangat efektif

 Pencegahan kehamilan jangka panjang

 Tidak mempengaruhi ASI

 Sedikit efek samping

Kelemahan:

 Tergantung pada tempat sarana pelayanan kesehatan

 Tidak mencegah IMS

 Terlambatnya kembalinya kesuburan setelah penghentian pemakaian

7) IMPLAN
—> alat kontrasepsi bawah kulit yang mengandung progestin yang dibungkus dalam
kapsul silastik silikon polidimetri.
Keuntungan:
 Sangat efektif
 Perlindungan jangka panjang (sampai 5 tahun).
 Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan.
 Tidak mengganggu kegiatan sanggama.
 Tidak mengganggu ASI
Kelemahan:
 Membutuhkan tindak pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan.
 Efektivitas menurun bila menggunakan obat tuberkulosis atau obat epilepsy
Dari hasil leaflet KB diatas maka hasil dari evaluasinya adalah
 Masyarakat dapat memahami materi yang di sampaikan dan mampu menjawab
pertanyaan yang di berikan penyaji setelah penyajian materi.
 Masyarakat mendapat leaflet tentang KB
b) Perilaku hidup bersih dan sehat
a. Pengertian PHBS
PHBS adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota
keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatandan
berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat.
b. Manfaat PHBS
1. Bagi Rumah Tangga :
 Setiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit.
 Anak tumbuh sehat dan cerdas..
 Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi
keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.
2. Bagi Masyarakat:
 Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat.
 Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah–masalah
kesehatan.
 Masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada.
b. 10 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Rumah Tangga.
 Persalinan ditolong Oleh Tenaga Kesehatan.
 Memberi Bayi ASI Ekslusif.
 Menimbang Balita Setiap Bulan.
 Menggunakan air bersih.
 Mencuci Tangan Dengan Air Bersih danSabun.
 Menggunakan jamban sehat.
 Memberantas jentik di rumah sekali seminggu.
 Makan buah dan sayur setiap hari.
 Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari Tidak merokok di dalam rumah.

Dari hasil leaflet PHBS maka evaluasinya adalah

 Masyarakat dapat memahami materi yang di sampaikan dan mampu menjawab


pertanyaan yang di berikan penyaji setelah penyajian materi.
 Masyarakat mendapat leaflet tentang PHBS
c) TOGA

a. pengertian TOGA

adalah tanaman hasil budidaya yang berkhasiat sebagai obat. Dalam rangka memenuhi
kebutuhan keluarga akan obat-obatan

b. Manfaat Toga

1. Murah dan mudah mendapatkannya

2. Penggunaan tumbuhan obat secara tradisional tidak menimbulkan efek samping seperti
halnya bahan obat-obatan dari kimia

3. Dapat dipergunakan untuk berbagai macam penyakit; obat kuat (tonikum), obat penyakit
(dalam dan luar), untuk mempercantik diri (kosmetika).

4. Proses pembuatannya tidak memerlukan bahan kimia, (dengan air dingin atau panas untuk
menyeduhnya) atau di rebus.

Dari leaflet TOGA maka evaluasinya adalah

 Masyarakat dapat memahami materi yang di sampaikan dan mampu menjawab


pertanyaan yang di berikan penyaji setelah penyajian materi.
 Masyarakat mendapat leaflet tentang TOGA

2. Telah dilakukan pemeriksaan kesehatan yaitu pemeriksaan BB,TB,TD pada 53 orang

warga dan pemeriksaan glukosa 24 orang agar terdata masyarakat yg mempunyai

masalah dengan kesehatan