Anda di halaman 1dari 8

CRITICAL BOOK REPORT

PENDIDIKAN KOMPARATIF
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Perbandingan Pendidikan

DOSEN PENGAMPU: MUHAMMAD SYAFI’I, M.Pd.I.

DISUSUN OLEH:
Sem. V/PAI-5

UMMI AIDA ADLINA SIREGAR (0301173509)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
‫بسم هللا الرحمن الرحيم‬

Puja dan puji kita kepada-Nya yang senantiasa selalu memberikan


limpahan rahmat dan karunia yang tak terhingga sehingga penulis mampu
menyelesaikan tugas critical book report ini. Shalawat dan salam semoga tetap
tercurahkan kepada Nabi akhir zaman, dengan harapan kelak kita peroleh
syafaatnya di hari kemudian. Aamiin.
Tugas ini ditulis sebagai tuntutan dan kewajiban dari mata kuliah
Perbandingan Pendidikan pada Program Sarjana (S1) UIN Sumatera Utara
Medan. Hal ini bertujuan untuk memberikan sedikit pemahaman kepada pembaca
tentang “Pendidikan Komparatif (Dasar-dasar Teori Perbandingan Pendidikan
Antar Bangsa)”. Sumber pengambilan data-data dalam tulisan ini adalah
sepenuhnya berasal dari buku yang ditulis oleh Arif Rohman. Oleh karena itu
pembahasan dalam tulisan ini akan lebih fokus kepada isi buku tersebut.
Sebagai hasil karya manusia biasa, penulis menyadari masih banyak
kesalahan serta kekurangan yang terdapat dalam penulisan critical book review
ini, karenanya penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
konstruktif dari pembaca. Kepada Dosen saya Bapak Muhammad Syafi’i, M.Pd.I.
saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga. Semoga tugas ini mampu
mendorong penulis untuk menyelami kajian Perbandingan Pendidikan.

Wassalamualaikum warohmatullaahi wabarokatuh

Medan, 1 Desember 2019


Penulis

Ummi Aida Adlina Siregar


A. IDENTITAS BUKU
Judul : Pendidikan Komparatif (Dasar-dasar Teori
Perbandingan Pendidikan Antar Bangsa)
Penulis : Arif Rohman
Penerbit : Aswaja Pressindo
Tempat Terbit : Yogyakarta
Tahun Terbit : 2010
Desain Cover : Agung Istiadi
Layout : Cak Mad
Tebal : 232 halaman
ISBN : 978-602-7762-72-1

B. RINGKASAN BUKU
KAITAN ANTARA PENDIDIKAN INTERNASIONAL, GLOBAL,
DAN KOMPARATIF
Telah berkembang tiga macam disiplin ilmu yang sama-sama memiliki
orientasi terwujudnya perdamaian dunia (world peace), yaitu secara berurutan
sesuai dengan urutan kleahirannya yaitu pendidikan internasional, pendidikan
komparatif, dan pendidikan global. Pendidikan Internasional lahir lebih awal
sebagai refleksi para ahli terhadap realitas dunia yang diwarnai aneka konflik
antar bangsa, sehingga diperlukan aneka upaya dengan tujuan terciptanya suasana
pergaulan dunia yang harmonis. Pendidikan komparatif muncul sebagai upaya
sistematis para ahli dalam mempelajari sistem-sistem pendidikan di luar batas
negerinya sendiri. sedangkan pendidikan global lahir belakangan sebagai suatu
studi dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran warga bangsa di masing-
masing negara agar mereka menyadari pentingnya menjaga kehidupan kolektif
secara global.
Potret dunia yang diwarnai oleh konflik antarbangsa telah menjadi sejarah
hubungan antar bangsa-banga di dunia. Sejarah dunia diwarnai persaingan antar
bangsa dalam menguasai aneka aset strategis dunia baik secara geografik,
geoekonomik, maupun geopolitik, dengan aneka cara termasuk militer, politik,
dan ideologi. Dalam catatan sejarah, banyak sekali konflik antar negara-negara di
dunia yang terjadi di banyak kawasan, termasuk pernah terjadi dua kali perang
dunia (world war) dengan skala massif yaitu pernah terjadi dua kali perang dunia
pertama (1914-1918) dan perang dunia ke dua (1939-1945).
Pendidikan Internasional (international education) dikenal sebagai usaha
dalam forum Internasional utnuk mewujudkan harmoni dan perdamaian dunia
melalui pendidikan (Imam Barnadib, 1994). Untuk mewujudkan cita-cita tersebut
selanjutnya muncul beberapa lembaga yang dikenal debagai lembaga pendidikan
Internasional. Kawasan Eropa sudah mengenal pendidikan Internasional sejak
abad 13 masehi namun masih sebatas ide dan cita-cita. Sejak tahun 1817 cita-cita
tersebut mulai terwujud setelah usul Antoine Julien de Paris disetujui raja
Perancis supaya dibentuk komisi yang jangkauan kerjanya bersifat internasional
dengan tugas mengumpulkan data pendidikan di berbagai negara melalui metode
wawancara dan angket, serta bertugas memberi penerangan pendidikan kepada
warga negara-negara di Eropa.
Kawasan Asia Barat dan Selatan, telah berlangsung pendidikan
internasional di Baghdad (Irak) antara lain telah berlangsung pendidikan
Internasional di Baghdad (Irak) antara lain telah ada Universitas yang bernama
Baitul Hikmah tahun 830 M dengan kegiatan utama melakukan studi dan
menterjemahkan naskah-naskah klasik Yunani karya Plato, Aristoteles, Pitagoras,
dan memberi banyak pengajaran bermacam-macam ilmu kepada pelajar yang
datang dari banyak penjuru dunia. Bahkan di India jauh sebelumnya pada tahum
600 SM sampai 250 M telah berdiri Universitas Takshila yang mengkaji dan
mengajarkan ilmu pramasastra, sansekerta, dan bahasa Persia kepada mahasiswa
berasal dari Cina, Tibet, Korea, srilangka, Jepang, Indonesia.
Kawasan Asia Timur khususnya di Cina telah ada Universitas pada abad
VIII yang didatangi banyak mahasiswa dari jepang, dan juga banyak mahasiswa
Cina yang belajar di beberapa perguruan tinggi Jepang seperti Daigaku no Kami
(Universitas Kerajaan). Kawasan Asia Tenggara, kegiatan pendidikan
internasional di prakarsai oleh organisasi negara-negara serumpun bernama
ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) yang membentuk organisasi
bernama SEAMEO (South East Asian Ministers of Education Organization).
Berkembangnya pendidikan inetrnasional telah mendorong para ahli ingin
mempelajari sistem pendidikan di banak negara agar dapat diadopsi dan
ditetapkan di negaranya sendiri, sehingga berkembang cabang ilmu baru yaitu
pendidikan komparatif. Dengan semakin berkembangnya studi pendidikan
komparatif telah memunculkan studi baru yakni pendidikan global (global
education). Studi ini dikenal juga sebagai perspektif global (Global Perspective),
pendidikan global untuk perspektif global (Global education for a global
perspective), dan perspektif global dalam pendidikan (Global perspective in
education). Ilmu ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran
sebagai warga negara di dunia agar tercipta ketertiban dunia dan perdamaian
abadi.

C. KEKHASAN DAN KEMUTAKHIRAN BUKU


Pada buku utama tata cara penulisannya bagus, covernya menarik. Adapun
kekhasan pada buku utama yaitu disetiap Bab pada buku ini mencantumkan
gambaran umum materi, ringkasan buku, dan terdapat daftar gambar serta daftar
tabel yang dapat memudahkan pembaca untuk melihat atau mencari kebutuhan
informasi untuk pembaca buku tersebut dan penulis pada setiap Bab nya juga
mencantumkan referensi dari berbagai buku, sehingga ini menambah wawasan
bagi pembacanya. Sedangkan kemutakhiran pada buku ini yaitu adanya informasi
baru yang terletak pada isi pembahasan mengenai Pendidikan Komparatif.

D. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU


Kelebihannya yaitu:
1. Pembahasannya sangat lengkap yaitu membahas tentang Pendidikan
Komparatif yaitu kaitan antara pendidikan Internasional, Global, dan
Komparatif. Hal ini bisa dibuktikan dari daftar isi yang ada di dalam buku
ini yang memuat pokok bahasan secara detail.
2. Cover dan judul buku menarik sehingga membuat seseorang penasaran
untuk membacanya.
3. Sistematika penulisannya sudah bagus, dan bahasa nya jelas, padat,
singkat dan mudah dimengerti. Buku ini sangat bagus dijadikan referensi
karena pembahasan di dalamnya lengkap.
4. Pengarang juga melampirkan daftar pustaka yang memudahkan pembaca
untuk melihat referensinya.
5. Dan didalam buku ini terdapat banyak rujukan referensinya.
6. Pada buku terlihat jelas di lembar pertama ada UU yang melarang tentang
siapa yang dengan sengaja mengcopy buku tersebut.
7. Di dalam buku ini terdapat bahasa Asing (Inggris) selain bahasa Indonesia,
tetapi penulis juga mencantumkan artinya. Sehingga dengan adanya
bahasa asing ini menambah pengetahuan Vocabulary bagi pembaca.
8. Penyusunan daftar isinya rapi, terdapat penggunaan tabel dan gambar yang
dapat memudahkan pembaca untuk memahami buku tersebut.
9. Disetiap Bab pada buku ini mencantumkan gambaran umum materi.
10. Penulis mencantumkan berbagai pendapat ahli didalam buku tersebut.

Kekurangannya yaitu:
1. Masih terdapat kata-kata baku didalam buku tersebut.
2. Tulisannya terlalu rapat dan masih banyak terdapat kata-kata ilmiah
sehingga membuat pembaca sedikit sulit memahaminya.
3. Di dalam buku tidak terdapat soal-soal latihan yang berguna untuk melatih
mahasiswa agar menambah daya ingat dan mengukur pemahaman dari apa
yang sudah dibaca.
4. Penjelasan-penjelasan isi buku terlalu panjang sehingga membuat
pembaca bingung dan bosan untuk memahaminya.

E. REKOMENDASI
Buku yang berjudul Pendidikan Komparatif (Dasar-dasar Teori
Perbandingan Pendidikan Antar Bangsa) setelah dianalisis penulis ternyata
memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebenarnya buku ini layak dibaca oleh
pendidik dan ditindak lanjuti sehingga nantinya buku-buku tersebut dapat direvisi
kembali baik dari sistematika penulisannya, isinya lebih lengkap lagi dan lainnya.
Tentu hal tersebut akan menambah banyak pengetahuan dan referensi bagi
pembacanya.
F. KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat saya ambil yaitu bahwasannya buku tersebut
sangat bagus dibaca karena didalamnya kita dapat mengetahui bagaimana
pendidikan komparatif itu baik dari segi sejarahnya, pengertiannya, manfaatnya,
tujuannya, dan bagaimana kaitannya antara pendidikan Internasional, global, dan
Komparatif. Seperti yang dikatakan oleh Ilmuwan Harold J. Noah menyebutkan
bahwa manfaat melakukan studi perbandingan pendidikan yaitu, kita dapat
mendeskripsikan sistem, proses, dan hasil-hasil pendidikan. Dapat membantu
dalam mengembangkan praktek dan kelembagaan pendidikan, serta kita dapat
memperoleh kesimpulan umum tentang keadaan pendidikan di beberapa negara
atau kawasan sehingga kita dapat mengambil manfaat positifnya untuk diterapkan
dalam membangun pendidikan di negeri sendiri.
Lampiran 1. Cover Buku