Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS TINDAKAN KEPERAWATAN

STASE KEPERAWATAN KELUARGA


PENYULUHAN KESEHATAN POLIOMIELITIS
DI DESA ANJIR SERAPAT MUARA

FAZRIAN NUR HANDRI


1814901110115

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NERS B
BANJARMASIN, 2019
ANALISA TINDAKAN KEPERAWATAN DOPS

Nama Mahasiswa : Fazrian Nur Handri Tanggal: 9 Desember 2019


NPM : 1814901110115 Desa : Anjir Serapat Muara

1. Indentitas Klien : Tn. M

2. Diagnosa medis : Poliomielitis

3. Tindakan keperawatan dan rasional : Melakukan penkes tentang Poliomielitis

4. Diagnosa keperawatan : Defisiensi pengetahuan b.d ketidakmampuan mengenal


masalah kesehatan (Poliomielitis)

5. Data
Klien dan keluarga mengatakan tidak mengetahui bahwa klien mengalami
poliomielitis, dan bagaimana menjaga kesehatan dengan penderita Poliomielitis,
dan klien jarang melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan.

6. Prinsip tindakan dan rasional


a. Mengucap salam
Rasional : Menerapkan etika keperawatan
b. Memperkenalkan diri
Rasional : Memperkenalkan diri merupakan salah satu membina hubungan
saling percaya kepada klien
c. Menyapa nama klien :
Rasional :Membina hubungan yang akrab dengan klien dan keluarga
Menerapkan etika keperawatan
d. Kontrak waktu
Rasional : Menerapkan etika keperawatan
e. Menyakan persetujuan dan kesiapan klien
Rasional : Bersedia atau tidaknya klien dilakukan pankes tentang Poliomielitis
f. Mengucapkan basmalah
Rasional : Menerapkan nilai islami
g. Mengatur posisi nyaman sesuai kondisi klien
Rasional : Agar klien mendapat posisi nyaman
h. Menjelaskan pengertian, penyebab, tanda gejala, cara mengatasi (khususnya
memeriksakan kondisi ke kepelayanan kesehatan), pencegahan, dan
pengobatan tradisional
Rasional : Menambah pengetahuan klien tentang poliomielitis
i. Evaluasi tindakan
Rasional : Untuk mengetahui kemampuan klien setelah dilakukan penyuluhan
kesehatan
j. Mengucap salam
Rasional : Menerapkan etika keperawatan

7. Tujuan tindakan
Dilakukan penyuluhan tentang Poliomielitis agar klien dan keluarga memahami
dan mengerti serta dapat mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi dan
mengaplikasikan cara pencegahan Poliomielitis. Serta sering memeriksakan
kesehatannya kepelayanan kesehatan.

8. Bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan dan cara pencegahannya


Bahaya yang terjadi klien menjadi bosan mendengarkan penkes
Cara pencegahannya :
Melakukan penyuluhan kesehatan dengan cara menarik agar tidak bosan

9. Analisa sintesa
Difisiensi pengetahuan

Kurangnya menjaga kesehatan

Mengakibatkan bertambah parah kondisi klien

Lakukan penyuluhan kesehatan (Poliomielitis)

Meningkatkan pengetahuan klien dan keluarga

10. Evaluasi (hasil yang didapat dan maknanya)


- Klien memahami, mengerti dan mengaplikasikan cara pencegahan penyakit
Poliomielitis
- Klien memeriksan kondisinya kepelayanan kesehatan
Banjarmasin, Desember 2019

Ners muda,

(Fazrian Nur Handri)

Preseptor Klinik,

(...........................................)