Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Banyak kasus disuatu organisasi tidak dapat terlesesaikan seluruhnya
karena tidak ditepatinya waktu penyelesaian ( Dedline ) anggaran yang
berlebihan, dan kegiatan lain yang menyimpang dari rencana semula.
Betapa seringnya kita mendengar pepatah yang mengatakan “Waktu
Adalah Uang. Tapi sebenarnya betapa banyak diantara kita yang benar-benar
dapat memenafaatkan waktu?. Sebenarnya jika anda ingin mengatur kehidupan
anda dan membuatnya menyenangkan, sebagai permulaan yang anda butuhkan
adalah mengatur waktu anda. Tak perlu menanyakan lagi, pengaturan waktu yang
efektif merupakan hal yang mendasar untuk lingkup wilayah berbagai kehidupan.
Pada kenyataannya, seringkali terdapat perbedaan antara pencapayaian kehidapan
sejati dan orang-orang yang, meski sibuk tak pernah sampai pada titik dimanapun.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun permasalahan yang terdapat pada makalah manajemen waktu ini
anatara lain adalah:
1. Siklus Manajemen Waktu
2. Menghimpun Waktu Melaui Catatan Waktu
3. Memikul Tanggungjawab Pribadi
4. Kenali Kendala Umum Dalam Manajemen Waktu Anda
5. Manajemen Waktu Ala Rasulullah SAW
1.3 Tujuan
1. Untuk bisa memanage waktu
2. Untuk bisa mengetahui cara- cara memanage waktu
3. Untuk mengetahui bagaimana menjadi pribadi yang baik
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Manajemen Waktu


Waktu adalah sumber daya yang tidak dapat kita beli atau jual, kita bagi
dengan orang lain atau bahkan kita mabil dari mereka. Waktu tidak dapat kita
tambah atau kurangi, setiap hari kita memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24
jam. Apa yang kita lakukan dengan waktu itulah yang membedakan. Orang yang
berhasil memaksimalkan penggunaan waktu mereka mungkin menerapkan teknik
dan sistem yang berbeda-beda, namun memiliki visi tentang bagaimana mereka
ingin menggabiskan waktu, visi yang mengandung kesadaran tentang priorits.
Mereka tahu apa yang ingin mereka lakukan dengan waktu mereka.
Istilah manajemen berasal dari kata management (Bahasa Inggris), berasal dari
kata “to manage” yang artinya mengurus atau tata laksana. Sehingga manajemen
dapat diartikan bagaimana cara mengatur, membimbing dan memimpin semua
orang yang menjadi bawahannya agar usaha yang sedang dikerjakan dapat
mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya

Pengertian manajemen watu menurut KBBI merupakan seluruh


rangkaian saat ketika proses, pembuatan atau keadaan berada/berlangsung.
Manajemen waktu merupakan alat yang efektif untuk membantu seseorang
maupun organisasi. Manajemen waktu dapat dibantu dengan berbagai
keterampilan, peralatan, dan tekhnik yang digunakan untuk mengelola waktu
dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu, dengan tujuan sesuai dengan tanggal
jatuh tempo. Manajemen waktu meiputi cakupan yang luas dari kegiatan dan ini
termasuk perencanaan, mengalokasikan, menetapkan tujuan, delegasi, analisis
waktu yang dihabiskan, penentuan, pengorganisasian, penjadwalan, dan prioritas
2.2 Tujuan Manajemen Waktu

Dengan pengelolaan waktu yang benar/efektif, karyawan/pimpinan akan


punya waktu lebih banyak untuk mengerjakan tugas pekerjaan sesuai dengan
bidang tugasnya

Tujuan manajemen waktu adalah untuk mengubah perilaku kita dari waktu
ke waktu untuk mencapaia apapun tujuan umum yang telah ditetapkan,
seperti meningkatkan produktifitas atau mengurangi stres. Tujuan manajemen
yang lainnya adalah :

 Membuat pekerja atau karyawan bekerja menjadi lebih efektif.


 Agar tercapai ketentraman dan keseimbangan dalam hidup.
 Menyusun jadwal harian agara dapat berjalan dengan baik.
 Meletakkan prioritas tertentu sehingga kita tahu pekerjaan penting apa
yang harus dikerjakan lebih dulu.
 Tercapainya tujuan suatu organisasi karena tersusunnya jadwal waktu
setiap pelaksanaan kegiatan.
 Menjadikan seseorang lebih disiplin.
 Mendorong terciptanya sikap positif akan perubahan dalam diri.
 Berkurangnya penolakan terhadap perubahan

2.3 Siklus Manajemen waktu


Manajemen waktu "sistem" sering gagal karena mereka dilahirkan dari
perfeksionisme dan harapan yang tidak realistis. Misalnya, beberapa orang tidak
melakukan pendekatan manajemen waktu sampai mereka sudah tertinggal di
belakang dalam pekerjaan mereka, mereka melakukan manajemen waktu sebagai
alat untuk mengajar.
Rencana awal mereka cenderung menjejalkan dalam segala hal yang
harus mereka lakukan tanpa sesuai waktu yang dibutuhkan. Yang realistis rencana
yang muncul dari "Manajemen Waktu Catch-Up" jumlah yang sedikit lebih dari
ekspresi motivasi baru untuk perubahan tetapi tanpa struktur untuk
mendukungnya.
Mereka berusaha mengikuti jadwal penuh sering jatuh serius di balik
langkah dimaksudkan mereka dan meninggalkan rencana sama sekali, sehingga
masalah waktu lanjutan. Beberapa menyimpulkan entah bagaimana bahwa strategi
perencanaan tidak bekerja untuk mereka. Tapi, yang penting adalah tidak
sempurna, itu adalah membuat dan menggunakan rencana yang membantu Anda
mencapai tujuan Anda.
Salah satu pilihan terbaik untuk sistem manajemen waktu adalah untuk
mulai menggunakan sistem siklus pada awal tahun akademik. Biasanya sistem
dimulai dengan proses penetapan tujuan untuk membentuk suatu konteks untuk
mengelola waktu. Tahap berikutnya dari sistem pelacakan melibatkan waktu dan
mengembangkan kesadaran untuk mana Anda menghabiskan waktu Anda.
Tahap ketiga dari siklus ini adalah membuat rencana, dan ini bisa termasuk
membuat to-do list, rencana mingguan, rencana bulanan dan rencana jangka
panjang. Tahap keempat sistem pemantauan diri tindakan Anda.
Cukup melibatkan pemantauan memperhatikan seberapa baik Anda
bekerja rencana Anda, bagaimana Anda rencanakan secara akurat, seberapa baik
Anda telah diperkirakan untuk berbagai acara dan sebagainya. Ide-ide untuk
pemantauan diri datang dari penelitian yang penting terhadap siswa-regulasi diri
akademik yang menekankan pentingnya adaptasi dalam keberhasilan siswa.
Tahap akhir siklus adalah pergeseran waktu dan menyesuaikan (yaitu,
perubahan di mana Anda menghabiskan waktu Anda untuk lebih cocok dengan
penggunaan dimaksudkan waktu) di mana Anda melakukan koreksi ke sistem
sebelum memulai siklus itu lagi di goal setting.Secara keseluruhan, fase ini
mengizinkan Anda untuk menginisialisasi proses bertahap, peningkatan kinerja
berbasis keterampilan manajemen waktu.

2.4 Menghimpun Waktu Melalui Catatan Waktu


Sajauh ini kita telah membicarakan manajemen waktu yang tergantung
pada ingatan dan perkiraan tentang cara kita menggunakan waktu. Untuk
memeriksa apakah ingatan dan pikiran itu, anda perlu mengumpulkan informasi
yang dapat di percaya melalui penggunaan catatan waktu.
Catatan waktu pada dasarnya merupakan alat berupa lembaran kerta yang
anda gunakan untuk mencatat hal-hal yang anda kerjakan dari waktu-waktu dalam
satu hari.

2.5 Memikul Tanggungjawab Pribadi


Menyalahkan orang lain dan melemparkan tanggung jawab kepihak lain
tidak akan membantu anda menyelesaikan tugas, tetapi ini akan membantu orang
lain memperoleh citra yang benar ,tentang anda, citra bahwa anda mencari-cari
alasan bagi kegagalan anda.
Manajer diharapkan mampu bekerja dibawah tekanan, bekerja dalam
pedoman-pedoman yang ketat. Jika anda tidak siap untuk meneliti bagaimana
anda menggunakan waktu, dan mau mencari tehknik dan pendekatan baru yang
mungkin berarti harus membuang beberapa kebiasaan manajerial anda yang lama,
maka anda akan selalu didesak waktu dan tidak pernah mewujudkan potensi anda
yang sebenarnya.
Bila anda menyadari bahwa ada 3 bidang dalam kehidupan pekerjaan anda
dari mana tugas-tugas dapat muncul, dan bahwa anda bertanggungjawab untuk
menyelesaikan tugas-tugas itu berdasarkan urutan prioritas, maka anda akan dapat
menjadi manajer yang lebih baik.1[7]

2.6 Kenali Kendala Umum Dalam Manajemen Waktu Anda


Masalah macam apa yang menghalangi anda membagi waktu? Berikut ini
beberapa kesulitan yang harus di hadapi banyak orang:
1. Lingkungan kerja yang menuntut, bising dan kacau.
2. Ruang kerja yang tidak terorganisir dengan baik
3. Kecenderungan untuk menunda pekerjaan yang harus di kerjakan
sekarang.
4. Rapat yang tidakn efisien dan perjalanan yang tidak perlu.
Mengenali masalah adalah langkah pertama untuk memecahkannya. Jangan
merasa kewalahan, tangani rintangan satu demi satu, pecahkan dan terus atasi.

2.7 Manajemen Waktu Ala Rasulullah SAW


Sekarang, mari luangkan waktu sebentar untuk belajar kepada seseorang
yang mendapat predikat Orang Paling Sukses No. 1 Di Dunia Dalam Manajemen
Waktu. Siapakah dia?
Dialah, Rasulullah, Muhammad SAW, orang paling sukses dalam hal
manajemen waktu. Berikut ini adalah 4 tips manajemen waktu yang terinspirasi
oleh Hadits Rasulullah SWA seperti yang diriwayatkan oleh Ibn Umar.
1. Milikilah Mentalitas Pengembara Atau Perantau
Jalanilah waktu seolah-olah Anda seorang asing yang sedang merantau.
Waktu Anda begitu terbatas. Anda berada di tempat orang lain, harus segera
pulang dengan membawa kabar baik dan oleh-oleh yang menyenangkan buat
keluarga. Hidup adalah merantau meskipun dari lahir sampai mati tak beranjak
dari kampung halaman sendiri. Maka buatlah daftar, jadwal dan target yang jelas
dan tegas untuk segala aktifitas Anda.
2. Milikilah Sikap Penyebrang Jalan
Anda harus menyebrang untuk segera melanjutkan perjalanan. Mata Anda
harus selalu waspada lihat kiri kanan. Pendengaran Anda harus siaga menangkap
arah suara kendaraan. Begitu jalanan lengang, segera menyebrang, waktu Anda
sangat singkat. Terlambat sebentar saja, kesempatan itu hilang, Anda tidak bisa
menyebrang, atau malah celaka tertabrak kendaraan. Maka biasakanlah berpikir
cepat, mengambil keputusan secara cepat, dan belajar dengan cepat.
3. Jangan Pernah Menunda-Nunda Pekerjaan
Pekerjaan sore hari, selesaikan di sore hari. Pekerjaan pagi selesaikan pagi
hari. Tidak ada sore dan pagi yang sama dalam satu hari. Menunda pekerjaan
sesungguhnya sama dengan menumpuk beban. Saat menunda Anda mungkin
berpikir ingin menikmati suasana santai dan tenang, padahal sebenarnya Anda
sedang menabung kesibukan yang nanti lelahnya tidak akan terobati oleh santai
sesaat itu.
4. Manfaatkan Kesempatan Sekecil Apa Pun Untuk Kebaikan
Maukah Anda menjadi orang yang saat sakit atau saat tua kelak, hanya
terdiam lemah tapi pahala kebaikan mengunjungi Anda tiapa saat? Seperti
pensiunan, yang karena kerja kerasnya saat masih aktif, dia tinggal menunggu gaji
tiap bulan tanpa kerja lagi. Itu bias Anda raih dengan memperbanyak dan
membiasakan kebaikan selagi mampu melakukanya. Biasakan, bukan sesekali
saja atau asal.
BAB III
PENUTUP
3.1 kesimpulan
Adapun kesimpulannya adalah:
1. Kita dapat mengelola waktu secara efektif .
2. Untuk dapat mengelola waktu dengan baik, harus dikethui apa saja yang
sedang kuta kerjakan sekarang dengan waktu kita. Langkah pertama
dengan menganalisis kegiatan.
3. Dalam manajemen waktu menetapakan prioritas kegiatan sangat penting
artinya. Menetapakan prioritas berarti memilih bagian tugas yang penting.
4. Dengan mengalokasikan waktu kita memiliki rencana pribadi dalam upaya
mencapai keberhasilan pelaksaan tugas.
3.2 Saran
Manajemen waktu sangatlah penting untuk setiap orang, karena manajemen
waktu dapat membuat seseorang menjadi orang yang sukses, dia dapat
mengatur semua kegiatan menjadi terarah dan dapat di selesaikan dengan baik.
Jadi setiap kita pasti memerlukan semua itu
DAFTAR PUSTAKA
Dharma, Agus, Manajemen Supervise (Petunjuk Praktis Bagi Para Supervisor), (PT. Raja
Grafindo Persada: Jakarta, 2006), Cet: ke 6

E. Atkinso, Philip, Manajemen Waktu Yang Efektif, (Binarupa Aksara: Jakarta, 1991)

Purwato, Sigit, Pocket Mentor Manajemen Waktu (Erlangga: Jakarta, 2007).