Anda di halaman 1dari 19

ANGGARAN DASAR

BANYUMAS ACHERRY SCHOOL ( BAS )

PENDAHULUAN

Bahwa sesungguhnya gerakan olahraga merupakan perwujudan nyata dari kehendak dan tekad seluruh Bangsa
Indonesia utnuk membentuk manusia Indonesia sutuhnya yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang
Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab,
mandiri, cerdas dan terampil serta sehat jasmani, rohani dan menjunjung tinggi jiwa kesatria dalam
mengembangkan prestasi Olahraga Nasional, untuk dapat membangkitkan rasa kebanggaan Bangsa, dengan
berlandaskan falsafah Negara Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

Sadar akan tanggung jawab kepada Nusa dan Bangsa, maka dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, para
Pembina, para pelatih panahan, orangtua dan pecinta serta dukungan para pemerhati olahraga panahan di
Kabupaten Banyumas, berketetapan hati dan bertekad bulat untuk membentuk dan mendirikan suatu
kelompok olahraga dibawah pembinaan, bimbingan serta pengawasan Perpani Kabupaten Banyumas dan Dinas
Pemuda Olaraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Banyumas yang berwawasan Nasional dan merupakan
satu-satunya badan yang bertanggung jawab di dalam membina dan mengembangkan prestasi olahraga
panahan di kabupaten Banyumas, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai berikut :

BAB I
UMUM

Pasal 1
Nama dan Tempat Kedudukan

1. Organisasi Olahraga ini bernama Banyumas Archery School yang selanjutnya disingkat BAS, didirikan di
Purwokerto pada tanggal 7 Maret 2019 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
2. BAS Kedudukan di Jl. Cateliya 5 Nomor 18 B Perumahan Taman Anggrek Purwokerto.

Pasal 2.
Azas dan Dasar

1. BAS berazaskan Falsafah Negara Pancasila


2. BAS berdasarkan Undang-undang Dasar 1945

Pasal 3.
Bentuk

BAS merupakan wadah pembinaan, pelatihan dan pengembangan potensi prestasi olah raga Panahan yang
bernaung dibawah pembinaan Persatuan Panahan Indonesia dan Dinas Pendidikan Olahraga Budaya dan
Pariwista Kabupaten Banyumas

BAB II
SIFAT, TUJUAN DAN FUNGSI

Pasal 4
Sifat

BAS merupakan perkumpulan/komunitas, pecinta dan pelaku serta orang - orang yang peduli terhadap prestasi
olah raga Panahan dan tidak mempunyai pertalian sebagai anggota atau cabang pada salah satu Partai Politik
yang bersifat kekeluargaan dan setia kawan serta menumbuhkan rasa suka membantu sesamanya.
Pasal 5
Tujuan
BAS bertujuan:
1. Membentuk manusia Indonesia seutuhnya, yang beriman dan bertaqwa terhadp Tuhan Yang Maha Esa,
berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri,
cerdas dan terampil serta sehat jasmani dan rohani serta menjunjung tinggi jiwa kesatria sejati dan
semangat keolahragaan yang murni, demi kehormatan Negara dan kebesaran olahraga.
2. Menegakan panji-panji olahraga serta memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
3. Membina dan mengembangkan olahraga panahan di kabupaten Banyumas, berdasarkan prinsip-prinsip
gerakan Olympiade Modern dan Peraturan Feredration Internationale de Tir A L’Arc (FITA) serta Perpani,
yang selaras dengan falsafah Negara Pancasila dan Undang-Undang dasar 1945.
4. Melestarikan olahraga panahan sebagai budaya bangsa dan mengembangkan menjadi olahraga modern
dengan mewujudkan tercapainya prestasi setinggi-tingginya di tingkat Provinsi, Nasional dan di dunia
international.
5. Memupuk dan membina semangat kegotong-royongan, kebersamaan, kekeluargaan yang dilandasi jiwa
persatuan dan kesatuan nasional serta persahabatan antar anggota melalui olahraga, yang diwujudkan
dengan menjalin hubungan dan menggabungkan diri di dalam keanggotaan organisasi dan turut aktif dalam
kegiatan-kegiatannya.
6. Berpartisipasi aktif dalam Gerakan Olahraga Nasional dengan bergabung sebagai anggota Persatuan
Panahan Indonesia (PERPANI) ditingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

Pasal 6
Fungsi

BAS berfungsi untuk :


1. Membatu Pemerintah dalam meningkatkan martabat Bangsa dan Negara Republik Indonesia melalui
olahraga Panahan;
2. Mencari bibit, membina dan meningkatkan prestasi atlit Panahan putra dan putri dari berbagai kelompok
umur berdasarkan pada regulasi induk Organisasi Perpani;
3. Meningkatkan mutu dan prestasi olahraga panahan yang meliputi unsur-unsur Team, Komunitas dan
perorangan;
4. Memupuk dan membina persahabatan serta persaudaraan seluruh unsur terkait dalam olahraga panahan,
mulai dari Klub atau Perkumpulan Nasional sampai di tingkat Internasional;
5. Menciptakan situasi kondusif / memberikan dukungan untuk pertumbuhan dan pengembangan olahraga
Panahan menjadi lebih baik didalam BAS khususnya dan di Tanah Air pada umumnya.

BAB III
USAHA – USAHA

Pasal 7.
Kewajiban

BAS berkewajiban dan berusaha mencapai tujuan dengan:


1. Manjadikan olahraga panahan sebagai gerakan olahraga masal yang tumbuh dan berkembang ke seluruh
lapisan masyarakat diwilayah kabupaten Banyumas secara berencana, yang didasarkan kegotong-
royongan, kekeluargaan, kebersamaan, keterpaduan dalam mencapai tingkat prestasi setinggi-tingginya.
2. Membina atlit olahraga panahan di kabupaten Banyumas dalam rangka untuk lebih meningkatkan kondisi
tehnik, fisik, mental spiritual, dengan dukungan sarana-prasarana agar olahraga panahan berkembang
secara kuantitatif yang maksimal.
Pasal 8
Usaha

1. BAS melakukan pembinaan terhadap panahan di wilayah Kabupaten Banyumas


2. Agar dapat mewujudkan prestasi yang tinggi, maka BAS melaksanakan pembinaan yang baik secara teratur
dan berkesinambungan serta menjunjung tinggi sportifitas terhadap para pembalap yang berada dibawah
BAS.
3. Menerapkan ilmu dan teknologi sebagai usaha pendekatan pemecahan permasalahan.
4. Pemenuhan sarana dan prasarana dengan cara mencari dana pembinaan dari berbagai sumber baik dari
pemerintah mauoun sumber lain yang tidak mengikat.

BAB IV
KEANGGOTAAN

Pasal 9
Keanggotaan

1. Anggota BAS adalah setiap orang yang memenuhi syarat dan sudah disahkan oleh Pengurus BAS
2. Keanggotaan BAS terdiri dari:
a. Anggota Biasa. Anggota Biasa adalah perorangan yang secara sukarela menyata untuk bergabung
menjadi anggota BAS serta bersedia mengikuti ketentuan yang berlaku
b. Anggota Kehormatan. Anggota kehormatan adalah perorangan atau badan/organisasi/instansi yang
besar jasa-jasanya kepada BAS.
c. Anggota Dermawan. Anggota Dermawan adalah perorangan atau badan/organisasi/instansi yang
bersedia secara sukarela yang tidak mengikat memberikan bantuan dana, prasarana/sarana kepada
BAS.
3. Anggota BAS dapat berasal dari luar wilayah Kabupaten Banyumas;
4. Apabila terdapat pembalap Anggota BAS yang berdomisili di lain Daerah diluar Kabupaten Banyumas maka
dalam mengikuti lomba tetap menggunakan nama BAS diikuti nama Daerah domisilinya;
5. Tata cara dan persyaratan keanggotaan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 10
Hak-Hak Anggota

Setiap anggota biasa mempunyai hak-hak sebagai berikut:


1. Mengikuti setiap program kegiatan BAS.
2. Hak suara.
3. Mengembangkan potensi.
4. Mengundurkan diri sebagai anggota BAS.
5. Mewakili BAS dalam event-event kegaiatan yang diselenggarakan oleh Perpani maupun Klub Panahan yang
melenggarakan kegiatan.
6. Mengikuti kegiatan latihan dan kompetisi ditingkat kabuapaten, provinsi, nasional, regional, continental,
apabila syarat-syarat untuk turut mengambil bagian terpenuthi.

Pasal 11
Kewajiban Anggota

Anggota BAS berkewajiban:


1. Tunduk dan mematuhi peraturan-peratuan organisasi.
2. Membayar uang pangkal dan uang iuran anggota yang besarnya ditentukan dalam Anggaran Rumah
Tangga.
3. Turut berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan organisasi dan mendukung upaya organisasi dalam
mencapai tujuannya.
4. Menjunjung tinggi dan menjaga nama baik organisasi.

Pasal 12
Pemberhentian Sebagai Anggota

Anggota berhenti sebagai anggota, karena:


1. Mengundurkan diri.
2. Diberhentikan.
3. BAS membubarkan diri.

BAB V
ORGANISASI

Pasal 13
Kepengurusan

1. Kekuasaan tertinggi Organisasi BAS berada pada Musyawarah Pengurus BAS;


2. Kepengurusan Organisaasi BAS dibentuk / disusun dan diangkat berdasarkan hasil Rapat Anggota BAS serta
bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya;

Pasal 14
Peraturan Organaisasi

Peraturan organisasi BAS terdiri atas:


1. Anggaran Dasar (AD)
2. Anggaran Rumah Tangga (ART)
3. Keputusan Pengurus (KP)

Pasal 15
Lambang dan Bendera.

1. Lambang organisasi BAS berbentuk lingkaran.


2. Bendera organisasi BAS segi empat berwarna dasar hijau dan ukuran lebar:panjang = 2:3, dengan lambang
BAS ditengahnya. (Lihat gambar seperti Lampiran AD/ART).

Pasal 16
Struktur Organisasi

1. Susunan / Struktur Organisasi BAS terdiri dari :


a. Pelindung dan Penasehat
b. Ketua Umum.
c. Pengurus Harian :
1. Ketua
2. Sekretaris
3. Bendahara
4. Bidang – Bidang :
4.1. Humas.
4.2. Sarana dan Perlengkapan
4.3. Prestasi
5. Pelatih :
5.1. Fisik
5.2. Teknis
2. Apabila dianggap perlu susunan organisasi dapat ditambah dan atau dikurangi;

Pasal 17
Periode / Masa Bhakti dan Kepengurusan

1. Periode / masa bakti kepengurusan Organisasi Banyumas Archery School adalah 2 ( dua ) tahun sejak
tanggal ditetapkan / diangkat;
2. Pengurus Organisasi dapat dipilih kembali berdasarkan hasil Rapat Anggota dan kesanggupan yang
bersangkutan;
3. Apabila terjadi kekosongan dalam Kepengurusan, Ketua Umum dapat mengisi kekosongan tersebut dengan
ketentuan bahwa pengisian itu dilakukan melalui musyawarah Pengurus BAS dan diumumkan kepada
Anggota.

Pasal 19.
Tugas dan Kewajiban Pengurus BAS

1. Pengurus BAS bertugas membina dan mengkoordinasi kegiatan latihan dan kompetisi para pemanah
anggota BAS.
2. Pengurus BAS bertanggung jawab kepada Musyawarah Anggota.

Pasal 20

Rincian Tugas dan Kewajiban Pengurus BAS adalah:


1. Pelindung dan Penasihat :
Memberikan petunjuk pengarahan serta pertimbangan kepada Ketua maupun Pengurus BAS dalam upaya
membina dan mengembangkan BAS.
2. Ketua Umum
a. Merupakan pemegang kekuasaan tertinggi Pengurus BAS.
b. Kekuasaan sebagaimana dimaksud pada huruf a. adalah merupakan pengambil keputusan dalam suatu
permasalahan setelah melalui pembahasan oleh jajaran Pengurus.
c. Merumuskan kebijaksanaan umum di bidang pembinaan dan pengembangan olahraga Panahan bagi
BAS
d. Memimpin, mengendalikan dan mengkoordinasikan pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga
panahan yang pelaksanaannya dilakukan oleh setiap Pengurus BAS dan dibantu oleh anggota.
e. Mengkoordinasikan kegiatan BAS dalam hubungan dengan PERPANI dan kerjasama dengan lembaga
lain baik Pemerintah maupun Swasta.
f. Membentuk kepanitiaan guna mengadakan suatu kegiatan perlombaan oleh BAS.
3. Ketua Harian
a. Merupakan wakil dari ketua umum dalam mengambil keputusan
b. Memimpin dan mengkoordinasikan kegiatan dengan Sekretaris.
c. Bertanggung jawab atas pelaksanaan yang diamanatkan oleh Musyawarah Anggota.
d. Di dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya Ketua Harian dapat meminta bantuan, nasehat ,
petunjuk dan bimbingan dari Dewan Pembina.
e. Dalam melaksanakan tugasnya Ketua harian bertanggung jawab kepada Musyawarah Anggota.
f. Dalam hal – hal tertentu Ketua dapat mendelegasikan tugasnya kepada Sekretaris.
4. Sekretaris :
Membantu Ketua dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
a. Merencanakan serta mengkoordinasikan kesekretariatan Pengurus BAS.
b. Memberikan saran – saran kepada Ketua di bidang kesekretariatan.
c. Mengkoordinasikan kegiatan semua bidang dan lembaga Pengurus BAS.
d. Menyusun Rencana Kerja Tahunan Pengurus BAS dan mengkoordinasikan pelaksanaan Rencana Kerja
tersebut.
e. Menyiapkan dan melaksanakan kegiatan rapat Pleno Pengurus, Rapat koordinasi, Rapat Anggota, dan
Musyawarah Anggota.
f. Membuat laporan secara periodik kegiatan Ketua BAS.
g. Bertanggung jawab terhadap pelayanan administrasi umum.
h. Melaksanakan tugas yang didelegasikan dan / atau diberikan oleh Ketua Harian dalam hal – hal yang
berkaitan dengan pengembangan BAS.
i. Bertindak sebagai narasumber di Bidang Kesekretariatan saat Rapat koordinasi, Rapat Anggota, dan
Musyawarah Anggota.
j. Di dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ketua.
5. Bendahara :
Membantu Ketua dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
a. Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan Bidang Keuangan
b. Memberikan saran – saran kepada Ketua Harian dalam bidang Keuangan.
c. Bersama Ketua menyusun dan mengkoordinasikan penyusunan dan penggunaan anggaran serta
pembiayaan untuk mendukung kegiatan BAS
d. Melaksanakan penerimaan, pembayaran dan koorndinator keuangan atas kegiatan BAS.
e. Melaksanakan tertib administrasi di Bidang Keuangan.
f. Melaksanakan tugas yang didelegasikan dan / atau diberikan oleh Ketua Harian dalam hal – hal yang
berkaitan dengan pengembangan BAS.
g. Membuat laporan secara periodik di bidang Keuangan.
h. Memberikan laporan keuangan tahunan kepada Rapat koordinasi, Rapat Anggota, dan Musyawarah
Anggota BAS.
i. Bertindak sebagai narasumber Bidang Keuangan saat Rapat koordinasi, Rapat Anggota, dan
Musyawarah Anggota BAS.
j. Di dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ketua.
6. Bidang Hubungan Masyarakat
Membantu Ketua Harian dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
a) Meningkatkan dukungan, bantuan, dan partisipasi dari publik dalam bentuk sarana, prasarana, tenaga,
dan dana, untuk memudahkan pencapaian tujuan organisasi.
b) Menciptakan rasa tanggungjawab dari masyarakat akan keberlangsungan program organisasi secara
efektif dan efisien.
c) Melibatkan publik dalam penyelesaian berbagai masalah yang dihadapi oleh organisasi.
d) Membuat dan mengembangkan pencitraan yang baik untuk organisasi dan juga kepada para pimpinan/
stakeholder dengan sasaran terjalinnya hubungan yang baik antara publik internal dengan publik
eksternal.
e) Memperluas jangkauan pelanggan yang terhubung untuk berpartisipasi dalam upaya peningkatan mutu
organisasi.
7. Bidang Sarana dan Perlengkapan
Membantu Ketua Harian dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
a. Bertugas dan wajib memberikan dukungan dan bimbingan tehnik kepada anggota BAS.
b. Membantu pengembangan dan memberikan penilaian mutu dan sarana perlombaan BAS
c. Memberikan penilaian kelayakan dari trek tempat pelaksanaan lomba BAS sebagai dasar legalisasi oleh
PERPANI.
d. Bertugas untuk mengawal pelaksanaan spesifik regulasi BAS dan standar keselamatan dalam setiap
perlombaan BAS.
8. Bidang Pembinaan Prestasi :
Membantu Ketua dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
a. Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan Bidang Pembinaan Prestasi.
b. Memberikan saran – saran kepada Ketua dalam Bidang Pembinaan Prestasi.
c. Bersama Ketua menyusun dan mengkoordinasikan penyusunan program pembinaan Prestasi guna
mendukung kegiatan BAS
d. Melaksanakan pembinaan terhadap atlit BAS.
e. Melaksanakan tertib administrasi di Bidang Pembinaan Prestasi.
f. Melaksanakan tugas yang didelegasikan dan / atau diberikan oleh Ketua Harian dalam hal – hal yang
berkaitan dengan pengembangan BAS.
g. Membuat laporan secara periodik di bidang Pembinaan Prestasi.
h. Memberikan laporan Pembinaan Prestasi tahunan kepada Musyawarah Anggota BAS.
i. Bertindak sebagai narasumber Bidang Pembinaan Prestasi saat Rapat koordinasi, Rapat Anggota, dan
Musyawarah Anggota BAS.
j. Didalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Ketua BAS.
9. Pelatihan
a. Pelatihan Fisik
Membantu Ketua Harian dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
1) Merencanakan dan mengkoordinasikan jenis latihan fisik.
2) Memberikan saran – saran kepada Ketua Harian dalam kebugaran bagi atlit BAS.
3) Bersama Ketua Harian menyusun dan mengkoordinasikan penyusunan Kebutuhan Gizi guna
menunjang program pembinaan Prestasi Atlit BAS.
b. Pelatihan Teknis.
Membantu Ketua Harian dengan melaksanakan tugas – tugas sebagai berikut :
1) Bertugas dan wajib memberikan dukungan dan bimbingan tehnik kepada anggota BAS.
2) Membantu pengembangan dan memberikan penilaian mutu dan sarana perlombaan BAS
3) Memberikan penilaian kelayakan dari trek tempat pelaksanaan lomba BAS sebagai dasar legalisasi
oleh PERPANI.
4) Bertugas untuk mengawal pelaksanaan spesifik regulasi BAS dan standar keselamatan dalam setiap
perlombaan BAS

BAB VI
MUSYAWARAH
Pasal 20
Keputusan Organisasi

1. Keputusan-keputusan organisasi pada dasarnya diambil secara musyawarah untuk mufakat.


2. Hanya dalam hal-hal yang sangat mendesak dan sangat perlu untuk segera diambil keputusan, sedangkan
apabila mufakat tidak dapat dicapai, maka keputusan diambil dengan pemungutan suara.
3. Keputusan-keputusan organisasi mengikat semua anggota untuk ditaati dan dipatuhi.

Pasal 21
Waktu, Tempat dan Jenis Musyawarah / Rapat

1. Musyawarah anggota merupakan badan kekuasaan tertinggi dalam Organisasi BAS;


2. Waktu dan tempat Musyawarah Anggota ditentukan atas kesepakatan Pengurus dan Anggota yang
diadakan secara berkala;
3. Peserta Musyawarah Anggota terdiri Pengurus, Pengurus dan Anggota, Pengurus, Anggota dan Atlit;
4. Rapat Anggota memilih, mengangkat dan mengesahkan pengurus baru setiap empat tahun oleh seluruh
anggota;
5. Rapat menetapkan program kerja dilaksanakan oleh pengurus dilaporkan dalam rapat bersama anggota;
6. Keputusan diambil dengan musyawarah mufakat dan/atau suara terbanyak.

Pasal 22
Tugas dan Wewenang Musyawarah Anggota
1. Musyawarah Anggota BAS mempunyai wewenang untuk menerima atau menolak rencana kerja,
pertanggungjawaban atau dalam bentuk lainnya yang memerlukan persetujuan dari anggota BAS;
2. Penerimaan atau penolakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), disertai dengan alasan dan pemecahan
permasalahannya;
3. Dalam keadaan luarbiasa dapat diadakan Musyawarah yang disebut dengan Musyawarah Luar Biasa;
4. Pengambilan keputusan dalam musyawarah dan rapat – rapat sebagaimana dimaksud dalam pasal 21 ayat
(7) dan pasal 22 ayat (1) dan ayat (3) dilakukan dengan musyawarah untuk mufakat.

BAB VII
RAPAT-RAPAT

Pasal 23
Rapat Pengurus BAS

1. Rapat Pengurus BAS terdiri dari:


a. Rapat Pengurus Lengkap (PLENO)
b. Rapat Pengurus Harian
c. Rapat Tehnis/Konsultasi/Khusus
2. Rapat Pengurus Lengkap (PLENO) diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu tahun untuk membahas
dan merumuskan kebijaksanaan pokok Pengurus.
3. Rapat Pengurus Harian diadakan sewaktu-waktu menurut kebutuhan untuk kelancaran organisasi sehari-
hari dalam bentuk Koordinasi, Evaluasi maupun pertanggungjawaban pengurus
4. Rapat tehnis/konsultasi/khusus diselenggarakan untuk membahas masalah-masalah tehnis yang perlu
dikonsultasikan dan atau dibahas secara khusus.

BAB VIII
KEKAYAAN ORGANISASI

Pasal 24
Sumber Kekayaan dan Pendapatan Organisasi

Sumber kekayaan dan pendapatan organisasi diperoleh dari:


1. Uang pangkal dan uang iuran anggota.
2. Bantuan instnasi pemerintah.
3. Bantuan dari induk organisasi.
4. Sumbangan tidak mengikat dan sah.
5. Usaha-usaha organisasi yang sah menurut hukum.

Pasal 25
Pemanfaatan

Dana yang diperoleh, dipergunakan untuk membiayai pembinaan prestasi, peningkatan pengetahuan pelatih
serta kebutuhan lainnya dalam kepentingan BAS

Pasal 26
Pertanggung Jawaban Keuangan

1. Semua kekayaan dan pendapatan keuangan organisasi dilaporkan dan dipertanggungjawabkan kepada
anggota.
2. Semua bantuan/sumbangan dari instansi pemerintah dan pihak-ihak lainnya dipertanggungjawabkan
sesuai maksud tujuan pemberian bantuan/sumbangan menurut tata cara yang ditentukan pihak pemberi
bantuan/sumbangan.
3. Laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut didalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB IX
PENGHARGAAN DAN SANKSI

Pasal 27

1. BAS dapat memberikan penghargaan / tanda penghargaan kepada perorangan atau badan yang dianggap
berjasa bagi perkembangan BAS;
2. BAS dapat menjatuhkan sanksi kepada anggota yang telah melakukan pelanggaran dan merugikan
kepentingan BAS.
3. Ketentuan lebih lanjuta mengenai penghargaan dan sanksi diatur dalam anggaran rumah tangga.

BAB X
ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 28
Anggaran Rumah Tangga

Hal-hal yang belum diatur dan atau belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini, diatur lebih lanjut dalam
Anggaran Rumah Tangga.

BAB XI
PERUBAHAN - PERUBAHAN

Pasal 29
Perubahan Organisasi

1. Perubahan atau pembubaran BAS disertai dengan alasan yang mendasar;


2. Persetujuan atau pembubaran BAS hanya dapat dilakukan melalui keputusan rapat yang diadakan secara
khusus yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota;
3. Perubahan atau pembubaran BAS sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), sekurang – kurangnya disetujui
oleh 50% + 1 suara peserta rapat yang hadir.

Pasal 30
Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga hanya dapat dirubah dengan Keputusan Musyawarah
Anggota
2. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sah apabila disetujui secara musyawarah untuk
mufakat atau apabila tidak tercapai mufakat, sekurang-kurangnnya harus mendapat persetujuan 2/3 (dua
per tiga) dari jumlah Anggota yang hadir.

BAB XII
KETENTUAN LAIN-LAIN

Pasal 21

1. Hal – hal yang belum diatur didalam Anggaran Dasar, diatur lebih lanjut dengan Anggaran Rumah Tangga.
2. Isi dan Jiwa Anggaran Rumah Tangga dan peraturan – peraturan pelaksanaannya tidak boleh bertentangan
dengan Anggaran Dasar.
BAB XIII
PENUTUP

Pasal 22

Anggaran Dasar ini berlaku sejak berdirinya BAS pada tanggal 7 Maret 2019.

Ditetapkan di Purwokerto
Pada Tanggal 7 Mei 2019

PENGURUS PERKUMPULAN OLAHRAGA PANAHAN


BANYUMAS ARCHERY SCHOOL ( BAS )

Ketua Umum Ketua Harian Sekretaris

H. SARING ANGGORO TRI AGUS HARIYATNO BAYU SINDU AJI, S.Pd

PELINDUNG DAN PENASEHAT

KETUA PERPANI BANYUMAS K.A SEKOLAH POLISI NEGARA

AGUS NUR HADIE, S.Sos., M.Si Kombes. Pol. DJUWITO PURNOMO, S.IK
ANGGARAN RUMAH TANGGA
BANYUMAS ARCHERY SCHOOL
(ART – BAS)

PENDAHULUAN

guna melaksanakan dan mewujudkan program kerja Banyumas Archery School dengan baik, terarah dan
terpadu sebagai mana dimaksudkan dalam Anggaran Dasar diperlukan penjelasan Anggaran Dasar yang
merupakan pedoman pembinaan dapat dilaksanakan dengan mudah dan jelas.

Guna kemudahan dan kejelasan sebagaimana dimaksud, maka perlu disusun penjelasan yang menjelaskan
maksud didalam Anggaran Dasar Banyumas Archery School dan disusun didalam Anggaran Rumah Tangga
Banyumas Archery School.

Anggaan Rumah Tangga ini disusun sebagai penjelasan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Anggaran Dasar BAS.

BAB I
UMUM

Pasal 1
Dasar

Anggaran Rumah Tangga ini disusun berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan kebutuhan serta
perkembangan organisasi.

BAB II
ORGANISASI

Pasal 2
Tujuan dan Usaha

Untuk mencapai tujuan organisasi usaha-usaha yang harus dilaksanakan antara lain adalah:
1. Mendidik dan melatih sebanyak mungkin putra-putri Indonesia serta pecinta olahraga panahan agar
menjadi pemanahpemanah yang tangguh.
2. Memperkenalkan dan menyebar luaskan pengertian tentang panahan sebagai olahraga asli dan tradisional
bangsa Indonesia dalam bentuk modern dan ilmiah kepada segenap masyarakat.
3. Meningkatan prestasi terhadap calon atlit dan atlit yang tergabung didalam keanggotaan BAS
4. Meningkatkan kompetensi pembina prestasi pelatih dan jajarannya BAS

Pasal 3
Obyek Pembinaan

Obyek pembinaan prestasi dilakukan dengan cara:


1. Pencarian bibit :
a. Mengadakan lomba atau kegiatan bagi atlit secara mandiri;
b. Penerimaan anggota baru;
c. Sosialisasi atau usaha lain yang dapat dilakukan untuk dapat memperoleh bibit atau calon atlit.
2. Pembinaan dan pelatihan :
a. Suatu usaha yang dilakukan untuk dapat meningkatkan prestasi bagi calon atlit maupun atlit anggota
BAS;
b. Mempersiapkan dan membekali Calon Atlit dan Atlit dengan kemampuan daya tahan Phisik, mental
dan teknik;
c. Meningkatkan kemapuan daya tahan Phisik, mental dan teknik berpanahan sebelum diberangkatkan ke
perlombaan.
3. Pengiriman Mengikuti perlombaan :
a. Usaha untuk mengukur / mengetahui secara langsung dan nyata prestasi yang dicapai dari hasil latihan
yang diberikan pelatih atau atas usahanya sendiri untuk menambah kemampuan terhadap atlit
Anggota BAS;
b. Dikecualikan dari pengiriman untuk mengikuti perlombaan sebagaimana dimaksud pada angka 1)
adalah bagi para calon atlit dan/atau atlit yang dinilai belum layak untuk diikutkan perlombaan oleh
pelatih atau yang bertanggung jawab di Bidang tersebut secara transparan dan tidak ada unsur
suka/tidak suka;
c. Kelayakan sebagaimana dimaksud pada angka 2) dengan mendasarkan pada catatan prestasi,
kedisipilnan dalam latihan dan tingkat perlombaan;
d. Pengiriman untuk mengikuti perlombaan dengan mempertimbangkan keadaan keuangan yang dimiliki
oleh BAS.

Pasal 4
Subyek Pembinaan

1. Subyek pembina prestasi / Pelatih bagi Obyek pembinaan peningkatan prestasi BAS bertanggung jawab
atas peningkatan Presatasi para Atlit;
2. Subyek sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disamping berusaha untuk meningktakan Prestasi Obyek
Pembinaan Prestasi perlu untuk meningkatkan pengetahuannya;
3. Subyek pembinaan terhadap atlit BAS meliputi Kategori Pemula, Kategori Lanjut dan Prestasi.
4. Peningkatan Pengetahuan bagi Subyek sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dilakukan dengan cara :
a. Mengirim atau atas inisiatif Subyek untuk mengikuti kegiatan baik berupa penataran, Pelatihan atau
kegiatan sejenis dengan nama lainnya yang berguna.
b. Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, baik diselenggarakan oleh Instansi Pemerintah, KONI
maupun Induk Organisasi baik Daerah maupun Tingkat Pusat.
c. Pengiriman Subyek sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dengan mempertimbangkan keadaan
keuangan yang dimiliki oleh BAS.
5. BAS melakukan pembinaan atlit berdasarkan kategori :
a. Standar Nasional
b. Recuve
c. Compound
d. Bare Bow

BAB III
WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB BAS

Pasal 5
Wewenang

1. BAS berwenang untuk mengatur rumah tangganya sendiri dan / atau dapat melibatkan pihak ketiga yang
dianggap mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi;
2. Pengaturan rumah tangga sendiri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pengurus BAS
bersama-sama Anggota dalam bentuk rapat / musyawarah guna pemecahan masalah, demi peningkatan
prestasi atlit;
3. Keterlibatan pihak ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya sebatas konsultasi, pemberian saran /
solusi untuk pemecahan masalah, demi peningkatan prestasi atlit;
Pasal 6
Tanggungjawab

1. BAS mempunyai tanggungjawab untuk meningkatkan prestasi Calon Atlit dan Atlit ayang tergabung sebagai
Anggota Perkumpulan;
2. Tanggungjawab sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah dengan memberikan arahan, bimbingan dan
latihan secara terprogram;

BAB IV
KEANGGOTAAN

Pasal 7
Syarat Menjadi Anggota

1. Mengajukan permohonan untuk diterima menjadi anggota BAS secara tertulis kepada Pengurus BAS.
2. Membayar uang pangkal dan iuran yang besarnya ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga ini.
3. Tidak tersangkut baik secara langsung maupun tidak langsung dengan organisasi terlarang.
4. Memiliki dedikasi dan rasa tanggung jawab untuk memajukan dan meningkatkan perstasi olaharaga
Panahan
5. Bersedia mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai anggota BAS

Pasal 8
Kewajiban Anggota

Anggota mempunyai kewajiban sebagai berikut :


1. Membayar uang pangkal yang besarnya diputuskan dengan Keputusan Ketua BAS;
2. Membayar iuran anggota yang besarnya diputuskan dengan Keputusan Ketua BAS;
2. Mengikuti pertemuan baik untuk koordinasi persiapan lomba dan evaluasi kecuali yang berhalangan;
3. Mentaati ketentuan BAS;
4. Membantu kelancaran peningkatan prestasi bagi atlit binaan yang diusahakan oleh pengurus yang
membidangi (Pelatih).

Pasal 9
Hak Anggota BAS

Anggota BAS sesuai dengan statusnya mempunyai hak sebagai berikut :


1. Seseorang yang terdaftar sebagai Anggota, dan aktif dalam membantu pembinaan prestasi terhadap Atlit
binaan BAS disebut Anggota Biasa berhak untuk :
a. Dipilih menjadi pengurus;
b. Memberikan suara pilihan (hak suara) dalam Pemilihan pada pembentukan Kepengurusan yang baru;
c. Memberikan saran, sumbangan, bantuan dan / atau lainnya baik berupa materiil maupun non materiil
guna perbaikan dan pengkatan prestasi atlit dan organisasi melalui Pengurus;
d. Setiap anggota (orangtua atlit) berhak menerima pembinaan dan latihan bagi anaknya sesuai jadwal
latihan;
e. Mencegah setiap kegiatan yang dapat merugikan atau menyebabkan menurunnya prestasi atlit;
f. Mengundurkan diri dari organisasi atas kemauannya sendiri, dengan memberitahukan kepada Pengurus
BAS secara tertulis;
g. Pengunduran diri sebagaimana dimaksud pada huruf f), harus sudah terbebas dari kewajibannya;
2. Seseorang yang terdaftar sebagai Anggota, kurang aktif dalam membantu pembinaan prestasi terhadap
Atlit binaan atau dalam kegiatan yang bersifat rutin lainnya oleh BAS disebut Anggota Luar Biasa berhak
untuk :
a. Memberikan suara pilihan (hak suara) dalam Pemilihan pada pembentukan Kepengurusan yang baru;
b. Memberikan saran, sumbangan, bantuan dan / atau lainnya baik berupa materiil maupun non materiil
guna perbaikan dan peningkatan prestasi atlit dan organisasi melalui Pengurus;
c. Mencegah setiap kegiatan yang dapat merugikan atau menyebabkan menurunnya prstasi atlit;
d. Atas kemauannya sendiri atau atas permintaan Pengurus, yang karena kebutuhan BAS untuk merubah
statusnya menjadi Anggota biasa;
e. Dapat dipilih sebagai Ketua atau pengurus atas persetujuan Anggota.
3. Anggota Kehormatan :
a. Seseorang, suatu badan yang mempunyai andil / jasa yang luar biasa terhadap BAS, atas permintaan /
penilaian Pengurus BAS kepada yang bersangkutan untuk menjadi Anggota Kehormatan;
b. Memberikan saran, sumbangan, bantuan dan / atau lainnya baik berupa materiil maupun non materiil
guna perbaikan dan peningkatan prestasi atlit dan organisasi melalui Pengurus;
c. Mencegah setiap kegiatan yang dapat merugikan atau menyebabkan menurunnya prstasi atlit;
d. Atas kemauannya sendiri atau atas untuk permintaan Pengurus, yang karena kebutuhan BAS untuk
merubah statusnya menjadi Anggota biasa;
e. Dapat dipilih sebagai Ketua atau pengurus atas persetujuan Anggota.

Pasal 10
Pemberhentian Anggota

1. Pemberhentian anggota diatur dalam pasal 12 Anggaran Dasar.


2. Pemberhentian atas anggota BAS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) apabila yang bersangkutan
melakukan pelanggaran, menghambat pembinaan prestasi obyek pembinaan dan atau mempengaruhi,
mengajak, menghalang - halangi terhadap peningkatan pembinaan prestasi;
3. Pemberhentian anggota harus didahului teguran dan peringatan tertulis oleh Pengurus BAS
4. Peringatan Kesatu diberikan jika ditemukan pelanggaran ringan;
5. Peringatan Kedua diberikan jika telah diberikan peringatan Kesatu namun masih melakukan / mengulangi
pelanggaran kembali;
6. Peringatan Ketiga diberikan jika telah diberikan peringatan Kedua dan Kesatu namun masih melakukan /
mengulangi pelanggaran kembali;
7. Peringatan Ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (6), disertai dengan sanksi atau skorsing;
8. Sanksi atau skorsing diputuskan dalam Rapat Pengurus BAS yang ditetapkan dengan Keputusan Ketua BAS;
9. Apabila sampai dengan Peringatan Ketiga masih melakukan pelanggaran maka keanggotaan yang
bersangkutan dicabut.

Pasal 11
Pembelaan Diri dan Rehabilitasi

1. Anggota yang terkena pemberhentian sementara, hilang hak-haknya sebagai anggota kecuali hak membela
diri. Pembelaan diri dilakukan di dalam Musyawarah yang dihadiri Pengurus; Anggota kehormatan dan
yang bersangkutan.
2. Apabila ternayata pembelaan diri diterima, maka anggota yang terkena sanksi berhak direhabilitasi dan
hak-haknya sebagai anggota dipulihkan kembali.

BAB V
MUSYAWARAH ANGGOTA DAN PEILIHAN PENGURUS

Pasal 12
Kedudukan Musyawarah Anggota

1. Musyawarah Anggota diadakan dalam rangka pemilihan Ketua baru dan diselenggarakan sebelum Periode
Pengurus lama berakhir;
2. Musyarawah Anggota dipimpin oleh 3 ( tiga ) orang yang terdiri dari:
a. Sekretaris periode Pengurus lama; dan
b. 2 orang yang ditunjuk oleh Anggota.
3. Musyawarah Anggota sah jika dihadiri sekurang – kurangnya ¾ dari Anggota biasa;
4. Susunan acara Musyawarah Anggota adalah:
a. Pengesahan tata tertib rapat.
b. Pengesahan jadwal acara rapat.
c. Pembacaan laporan pengurus.
d. Tanggapan.
e. Pengesahan pertanggungjawaban pengurus.
f. Pandangan umum dan pembahasan program kerja, untuk tahun kerja berikutnya.
g. Pemilihan Ketua BAS baru.
5. Susunan Acara sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dapat disesuaikan menurut kebutuhan pada saat
pelaksanaan Musyawarah.
6. Ketua terpilih segera membentuk Pengurus baru BAS;
7. Kepengurusan baru BAS untuk periode selanjutnya dituangkan dalam Berita Acara dan ditandatangani oleh
Ketua baru, diketahui oleh Pimpinan Musyawarah Anggota;
8. Segera setelah terbentuk kepengurusan baru, hasilnya dilaporkan kepada PERPANI untuk mendapatkan
Pengesahan dan pengukuhan;

Pasal 13
Mekanisme Pemilihan Ketua

1. Calon Ketua adalah seseorang dapat dari Anggota Biasa, Anggota Luar Biasa, Anggota Kehormatan atau
Seseorang yang mempunyai perhatian terhadap peningkatan prestasi olahraga berpanahan khususnya
Panahan dan sejalan dengan Cita - cita BAS;
2. Calon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersedia untuk di Calonkan sebagai Ketua BAS oleh Anggota
BAS dan sanggup memimpin BAS dengan baik apabila terpilih menjadi Ketua;
3. Pemilihan Ketua adalah dipilih berdasarkan suara terbanyak yang diberikan oleh pemilih;
4. Calon Ketua dapat ditunjuk atas kesepakatan Anggota yang hadir dan kesediaan Calon Ketua yang ditunjuk

BAB VI
BENDERA, LOGO/LAMBANG

Pasal 14
Bendera

1. Bendera BAS sebagaimana tersebut dalam Anggaran Dasar Pasal 15 ayat 2.


2. Bentuk Bendera sebagaimana terdapat dalam lampiran ART ini

Pasal 15
Logo / Lambang

1. Logo sebagai tanda khusus dari BAS agar mudah diingat dan dikenal sebagaimana diatur dalam Anggaran
Dasar Pasal 15 ayat 1;
2. Bentuk Logo sebagaimana tercantum dalam lampiran ART ini.
3. Penggunaan Logo pada Kop Surat, Stempel, Bendera, identitas Jaket / Topi / Helm / Kaos / Panahan
Pembalap dan perlengkapan lainnya berupa Gambar tempel ( Sticker ) Gambar Bordir / Sablon atau dengan
cara lainnya;
BAB VII
KEUANGAN
Pasal 16
Uang Pangkal dan Iuran

1. Untuk diterima menjadi anggota BAS, maka calon anggota harus membayar uang pangkal sebesar Rp.
50,000,- (lima puluh ribu rupiah).
2. Setiap anggota wajib membayar iuran anggota sebesar Rp. 100,000,- (seratus ribu rupiah) per bulan yang
dapat dilunasi per tahun selambat-lambatnya tanggal 10 pada bulan berjalan.
3. Iuran wajib anggota yang dihimpun dari kegiatan kolektif sekolah diatur tersendiri berdasarkan rapat
pengurus BAS

Pasal 17
Dana bantuan

Dana bantuan dari dermawan, uang pangkal, iuran anggota, subsidi/bantuan pemerintah/badan swasta, dan
pendapatan usaha lain-lain harus dibukukuan sebaikbaiknya.

Pasal 18
Penyelenggaraan Administrasi

BAS berkewajiban menyelenggarakan administrasi keuangan organisasi berdasarkan pola dan penyeragaman
format anggaran induk, anggaran tahunan untuk menyamakan system dan prosedur pertanggung jawaban
keuangan sesuai dengan standar akuntansi Indonesia yang berlaku umum di Indonesia. Di dalam
menyelenggarakan adminstrasi keuangan organisasi, Pengurus BAS harus pula mengacu kepada pedoman dan
peraturan yang berlaku

Pasal 19
Pertanggungjawaban Keuangan

1. Laporan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 Anggaran Dasar BAS adalah :


a. Laporan pertanggungjawaban Keuangan BAS oleh Pengurus BAS terdiri atas 2 (dua) cara yaitu :
1) Laporan Pertanggungjawaban Tahunan, dan
2) Laporan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan.
b. Laporan Tahunan sebagaimana dimaksud didalam huruf a,angka 1) adalah laporan
pertanggungjawaban selama 1 ( Satu ) Tahun Anggaran;
c. Laporan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan Sebagaimana dimaksud pada huruf a, angka 2)
adalah Laporan Pertanggungjawaban selama masajabatan / periode Kepengurusan.
d. Pelaporan Pertanggungjawaban oleh Pengurus kepada Musyawarah Anggota.
e. Laporan Pertanggungjawaban Keuangan berisi Laporan Pendapatan dan Belanja Keuangan BAS.
2. Tahun Anggaran BAS dimulai dari tanggal 1 Januari sampai dengan Tanggal 31 Desember

BAB VII
PEMANAH / ATLIT

Pasal 20
Status Dan Perpindahan

1. Pemanah / Atlit binaan BAS adalah merupakan Aset Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh BAS dan
Perpani Banyumas;
2. Status Pemanah / Atlit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercatat / terdaftar pada BAS dan diberikan
kartu Anggota yang dikeluarkan oleh BAS serta dimintakan Licensi dari Induk Organisasi PERPANI
berdasarkan data asli Atlit;
3. Licensi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diajukan ke Induk Organisasi setiap tahun;
4. PembalapPemanah / Atlit BAS dapat berpindah ke luar BAS dengan mengajukan permohonan tertulis
kepada Ketua BAS, dengan memenuhi persyaratan dan diproses berdasarkan Regulasi yang berlaku;
5. Apabila ketentuan sudah dipenuhi dan ijin telah dikeluarkan, maka BAS melaporkan kepada Induk
Organisasi PERPANI yang berwenang;
6. Perpindahan Pemnah / Atlit dari luar untuk masuk ke BAS harus mendapat ijin dari organisasi asalnya;
7. Pemanah / Atlit yang masuk ke BAS memiliki Hak dan Kewajiban yang sama dengan Pemanah / Atlit binaan
BAS lainnya;

Pasal 21
Kelompok Usia Dan Larangan Pemalsuan Usia

1. Dalam pembinaan calon Atlit dan Atlit dilingkungan BAS kelompok usia diatur berdasarkan Spesifikasi
Regulasi Induk Organisasi PERPANI;
2. Pengelompokan usia berdasarkan data yang Asli, berupa Akte Kelahiran dan / atau dokumen lainnya yang
dimiliki oleh Pemanah;
3. Usia Pemanah dilarang untuk dipalsukan;
4. Apabila dikemudian hari ditemukan pemalsuan usia oleh pihak - pihak dan atau terhadap pemanah, baik
yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, maka terhadap yang bersangkutan dikenai sanksi
oleh BAS dan dapat diproses sesuai Regulasi yang berlaku;
5. Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) detentukan berdasarkan rapat Pengurus, dan dituangkan
dalam Berita Acara
6. Pembinaan terhadap anggota BAS dikelompokkan dalam 5 kategori pembinaan yaitu :
e. Kelompok kelas 1 – 3 Sekolah Dasar
f. Kelompok kelas 4 – 6 Sekolah Dasar
g. Kelompok SMP
h. Kelompok SMA
i. Kelompok Umum

BAB VIII
PERSELISIHAN

Pasal 22
Penyelesaian Perselisihan

1. Dalam memberikan Sanksi terhadap Anggota atau Pemanah, Pengurus BAS menjatuhkan hukuman kepada
yang melakukan pelanggaran;
2. Proses pemberian sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Anggaran Rumah Tangga;
3. Apabila terjadi perselisihan diantara anggota BAS, akan diselesaikan dengan kekeluargaan dengan mediasi
Pengurus BAS.
4. Keputusan yang telah disahkan oleh Ketua BAS, sifatnya mengikat bagi pihak – pihak yang berselisih
BAB IX
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 23

Anggaran Rumah Tangga BAS hanya dapat diubah Musyawarah Anggota / Musyawarah Anggota Luar Biasa BAS
yang dihadiri 2/3 (dua pertiga) dari seluruh anggota.

PENGURUS PERKUMPULAN OLAHRAGA PANAHAN


BANYUMAS ARCHERY SCHOOL ( BAS )

Ketua Umum Ketua Harian Sekretaris

H. SARING ANGGORO TRI AGUS HARIYATNO BAYU

PELINDUNG DAN PENASEHAT

KETUA PERPANI BANYUMAS K.A SEKOLAH POLISI NEGARA

AGUS NUR HADIE, S.Sos., M.Si Kombes. Pol. DJUWITO PURNOMO, S.IK
Lampiran

BENDERA BAS

BANYUMAS ARCHERY SCHOOL


PURWOKERTO

LOGO BAS