Anda di halaman 1dari 10

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Eksperimental


dengan rancangan one group pre test – post test, dimana pada penelitian ini
sampel diobservasi terlebih dahulu sebelum diberi perlakuan kemudian setelah
diberi perlakuan sampel tersebut diobservasi kembali (Hidayat,2007). Bentuk
rancangan penelitian ini adalah sebagai berikut :
O1 PI O2

Bagan 4.1 Desain Penelitian


Keterangan :
O1 : Pre test Ankle Brachial Index pada responden
P1 : Pemberian booklet kualitas tidur dan footmassage
O2 : Post test Ankle Brachial Index pada responden
Pada penelitian ini dilakukan pengukuran awal (pre test) terhadap Ankle
Brachial Index (ABI) responden sebelum dilakukan pemberian footmassage dan
booklet kualitas tidur , kemudian dilakukan pengukuran kedua post test terhadap
ABI responden sebelum dilakukan pemberian footmassage dan booklet kualitas
tidur
B. Kerangka Konsep Penelitian

Responden Footmassage, booklet kualitas Nilai ABI


tidur

Karakteristik :
- Umur
- Pekerjaan
- Pendidian
C. Hipotesis
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini :
Booklet kualitas tidur dan footmassage berpengaruh dalam meningkatkan nilai
Ankle Brachial Index (ABI)

D. Definisi Operasional
Tabel. 4.1 Definisi Operasional

Alat Skala
Variabel Definisi Operasional Cara Ukur Hasil Ukur
Ukur Ukur
Umur Usia dalam tahun Study Cek-list Mean ±SD
berdasarkan tanggal dokumentasi
dan bulan kelahiran dan wawancara
yang terdata di PSTW
Bengkulu
Pendidikan Pendidikan formal Study Cek-list Tdk Sekolah Ordinal
terakhir yang telah dokumentasi SD
diselesaikan oleh dan wawancara SMP
SLTA
responden
Jenis Laki-laki dan Study Cek-list 0 = laki-laki Nominal
kelamin perempuan dokumentasi 1= Perempuan
dan wawancara
Footmassag Peemberian terapi Melaksanakan SOP Footmassage
e nonfarmakologi untuk footmassage dilakukan sesuai
kaki penderita diabetes dengan Standar
tipe II yang dilakukan Operasional
selama 2 kali seminggu prosedur
selama 6 minggu oleh
peneliti
Booklet Suatu metode Memberikan
kualitas tidur pemberian pendidikan booklet
kesehatan mengenai
kualitas tidur secara
mandiri untuk
penderita diabetes tipe
II.
Ankle perbandingan antara Melakukan vascular interval
Brachial tekanan darah sistolik pemeriksaan doppler
Index (ABI) yang diukur pada ABI
pergelangan kaki
dengan arteri brachialis
E. Waktu dan tempat penelitian

1. Waktu

Penelitian ini akan dilakukan selama dua bulan mulai dari Bulan April sampai

dengan Juni 2020.

2. Tempat penelitian

Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Kota Bengkulu

F. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti

(Notoatmodjo, 2005). Populasi dalam penelitian ini adalah penderita DM tipe

II di wilayah Wilayah Kerja Puskesmas Kota Bengkulu

2. Sampel

Menurut Sugiyono (2009) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik

yang dimiliki oleh populasi tersebut. Pengambilan sampel dilakukan bila

populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada

populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu dari peneliti.

Sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Simple Random

Sampling yaitu pengambilan sampel dengan cara acak tanpa memperhatikan

strata yang ada dalam anggota populasi.

Rumus besar sampel


Rumus penghitungan sampel :
2
n = Zα x S
E x Xo
Ket :
n : jumlah sampel
Zα : nilai z pada tingkat kepercayaan 95% (1.96)
S : standar deviasi penelitian sebelumnya
E : ketepatan relatif yang di inginkan 5%
Xo : rata-rata pada penelitian sebelumnya
Berdasarkan penelitian Aria wahyuni (2016) didapatkan
2
n = 1.96 x 9,375
0.05 x 88,05
2
= 18.375
4.4025
2
= 4.1737
= 17.41
= 18

Peneliti menghindari adanya drop out dengan menambahkan 10% dari


perkiraan besar sampel sehingga besar sampel sejumlah 20 responden.
Kriteria inklusi :
a) Bersedia menjadi responden
b) kriteria umur 40-60 tahun
c) pasien DM tipe 2
d) Mampu berkomunikasi dengan baik
Kriteria Eklusi
a) Saat penelitian berlangsung responden mengalami kondisi yang dapat
mengganggu penelitian.
b) infeksi pada daerah kaki
c) Memiliki luka kaki diabetikum
G. Pengumpulan Data

Prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah :


1. Proses kegiatan penelitian dilakukan setelah mendapatkan persetujuan secara
akademis, kemudian peneliti mempersiapkan surat permohonan izin untuk
melakukan penelitian.
2. Peneliti mendapat surat pengantar dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
untuk melakukan penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kota Bengkulu.
3. Peneliti menyerahkan surat izin penelitian ke Wilayah kerja Puskesmas Kota
Bengkulu dan mendapatkan izin melakukan penelitian.
4. Setelah mendapatkan izin, peneliti melakukan kesepakatan dengan calon
responden.
5. Sebelum penelitian dilakukan, peneliti menjelaskan tujuan penelitian.
6. Setelah memahami tujuan penelitian, responden diminta menandatangani
surat pernyataan kesediaan menjadi responden penelitian.
7. Peneliti mempersiapkan media dan alat ukur.
8. Peneliti melakukan pre test nilai ABI pada responden sebelum dilakukan
intervensi.
9. Responden diberikan booklet kualitas tidur dan footmassage yang dilakukan
2 kali dalam waktu minggu dengan durasi 10-15 menit untuk tiap
pertemuan.
10. Mengukur kembali nilai ABI setelah pemberian booklet kualitas tidur dan
footmassage
H. Pengolahan data

Pengolahan data dalam penelitian ini terdiri dari yaitu editing, coding,

processing, dan cleaning.

1. Tahap editing
dilakukan dengan mengecek data yang sudah terkumpul diperiksa kembali

untuk memastikan kelengkapan, kesesuaian dan kejelasan.

2. Tahap coding

Tindakan memberi kode pada lembar kuesioner dan lembar observasi masing-

masing responden

3. Tahap processing

Memasukkan data dari kuisioner ke dalam komputer dengan salah satu

program computer untuk dilakukan analisis menggunakan software statistik.

4. Cleaning

Proses pembersihan data dilakukan dengan mengecek kembali data yang

sudah di entry, pengecekan ini untuk melihat apakah ada data yang hilang

(missing) dengan melakukan list, koreksi kembali apakah data yang sudah di

entry benar atau salah dengan melihat variasi data atau kode yang digunakan.

I. Analisis Data

1. Analisis Univariat

Analisis ini bertujuan untuk memperoleh gambaran masing-masing variabel

baik variabel dependen maupun variabel independen.

2. Analisis bivariat

Sebelum uji statistik dilakukan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas

data dengan uji Kolmogorof Smirnov yang dikumpulkan kemudian di tentukan uji

statistik yang akan dilakukan dengan uji Wilcoxon atau T-Paired bertujuan untuk
mengetahui dampak dari perlakuan terhadap nilai ABI setelah pemberian

footmassage dan booklet kualitas tidur dengan tingkat kepercayaan 95% atau

nilai alpha (α) 0,05. Pengambilan kesimpulan batas kebermaknaan yang

digunakan adalah dilakukan berdasarkan perbandingan P-value dengan taraf

signifikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5%.

J. Ethical Clearance

Menurut Hamid, (2008) peneliti telah mempertimbangkan etik dan legal

penelitian untuk melindungi responden dan terhindar dari segala bahaya dan

ketidaknyamanan fisik dan psikologi. Secara umum prinsip etika dalam

penelitian/pengumpulan data dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu; prinsip

manfaat, prinsip menghargai hak-hak subjek, dan prinsip keadilan.

1. Prinsip manfaat

a. Bebas dari penderitaan

Responden diperlakuan secara adil dari awal sampai akhir tanpa ada

diskriminasi. Peneliti memberikan reward kepada semua responden

berupa Booklet kualitas tidur, footmassage , pengukuran nilai ABI dan

pengukuran tekanan darah secara gratis bagi yang telah berpartisipasi

dalam penelitian sampai selesai. Dalam penelitian tidak ada perlakuan

yang menyakiti responden, sehingga tidak akan menimbulkan penderitaan

baru atau masalah kesehatan baru setelah mengikuti penelitian ini yang

pernyataannya telah dimasukkan dalam informed consent.


b. Risiko (benefits ratio)

Peneliti dapat menjelaskan keuntungan dari penelitian dan tidak ada

kerugian bagi responden jika ikut berpartisipasi atau tidak dalam

penelitian ini. Peneliti menjamin bahwa penelitian ini tidak akan

menimbulkan ketidak nyamanan baik secara fisik atau psikologis.

c. Bebas dari eksploitasi

Peneliti tidak boleh melakukan tindakan penelitian secara berulang-ulang

setiap hari dalam melaksanakan penelitian, akan tetapi peneliti melakukan

penelitian dengan frekuensi 2x seminggu selama 6 minggu agar

responden tidak merasa dirugikan/terganggu.

2. Prinsip menghargai hak asasi manusia (respect human dignity)

a. Hak untuk ikut/tidak menjadi responden (right to self determination)

Responden berhak memutuskan dirinya untuk ikut berpartisipasi atau

tidak dalam penelitian ini. Peneliti memberikan kebebasan kepada

responden untuk ikut dalam penelitian atau menolak melalui informed

consent yang di tanda tangan responden dan peneliti menghormati serta

menghargai keputusan responden tersebut.

b. Hak untuk mendapatkan jaminan dari perlakuan yang diberikan (right to

full disclosure)

Setiap responden berhak mendapatkan jaminan jika terjadi hal yang tidak

diinginkan saat penelitian berlangsung dalam bentuk apapun, peneliti


meninggalkan nomor handphone peneliti dan surat izin penelitian dari

Kesbangpolinmas.

c. Informed consent

Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti harus menjelaskan tentang

penelitian ini terlebih dahulu baik secara lisan dan tertulis dalam bentuk

lembaran informed consent. Pada informed consent juga dicantumkan

bahwa data yang diperoleh hanya akan dipergunakan untuk

pengembangan ilmu.

2. Prinsip keadilan (right to justice)

a. Hak dijaga kerahasiaannya (right to privacy)

Identitas dan semua informasi responden dirahasiakan oleh peneliti dalam

bentuk apapun. Kerahasiaan ini diartikan sebagai semua informasi yang

didapat dari responden tidak akan disebarluaskan ke orang lain dan hanya

peneliti yang mengetahuinya. Informasi yang telah terkumpul dari subjek

dijamin rahasia. Kelompok data tertentu yang telah disajikan pada hasil

penelitian. Data yang diperoleh mengenai responden hanya akan

dipergunakan sesuai kebutuhan penelitian, data disimpan dalam bentuk

file agar terjaga kerahasiaannya, file disimpan dalam kurun waktu 5

tahun.

b. Hak untuk mendapatkan pengobatan yang adil (right in fair treatment)


Responden pada penelitian ini akan diberikan tindakan terapi secara adil

yaitu pemberian senam laansia bekatak kurak kariak pada kelompok

intervensi dan senam lansia regular pada kelompok kontrol.

c. Tanpa Nama (Anonimity)

Setiap responden dalam penelitian ini tidak dicantumkan nama lengkap

baik pada lembar persetujuan maupun lembar observasi/pengumpulan

data, indentitas responden hanya menggunakan nama inisial atau kode

responden, dan mencantumkan tanda tangan pada lembar persetujuan

sebagai responden.