Anda di halaman 1dari 37

MAKALAH AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN

Transaksi Entitas Induk dan Entitas Anak : Utang

Disusun Oleh Kelompok 7 :

Ivo Indriani 2017 – 30 – 045

Hendrico Sopacua 2017 – 30 – 153

Fatma Balgis Saimima 2017 – 30 – 037

Sal Sabilla Lewerissa 2017 – 30 – 003

Arnetha Latumenasse 2017 – 30 – 034

Febriani Lermating 2017 – 30 – 104

Gracia B. M. Leassa 2017 – 30 – 199

Lincer Luturmas 2016 – 30 – 199

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS PATTIMURA

AMBON

TAHUN 2019

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya,
yang sehingga kami kelompok 7 dapat menyelesaikan makalah ini, sebagai salah satu penugasan mata
kuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan 1 yang berjudul “Transaksi Entitas Induk dan Entitas Anak
: Utang” program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pattimura.

Penulisan makalah ini selain bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah, dapat memberikan
informasi dan bagaimana cara kerjanya kepada pembaca. Kelompok kami menyadari bahwa dalam
penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan, untuk itu kelompok mengharapkan atas kritik dan
saran yang membangun dari pembaca, terutama kepada Dosen dai mata kuliah Akuntansi Keuangan
Lanajutan 1. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Ambon, 19 Desember 2019

Penulis

2
DAFTAR ISI

Halaman

Cover………………………………………………………………………..…………………….…...1

Kata Pengantar………………………………………………………………………………….……2

Daftar Isi…………………………………………………………………………………………..…..3

Bab I. Pendahuluan……………………………………………………………………………..…….4

A. Latar Belakang…………………………………………………………… ……….…....4

B. Tujuan Penulisan…………………..………………………………….....……...……....4

Bab II. Pembahasan..............................................................................................................................2

A. Transaksi Utang Antara Entitas Induk Dan Entitas Anak.........................................5

B. Transaksi Pembelian Obligasi Langsung Dari Anfilasi...............................................5

1. Pembelian Nilai Par.................................................................................................7

2. Pembelian Bukan Pada Nilai Par..........................................................................12

C. Transaksi Pembelian Obligasi Entitas Dari Pihak Non-Afiliasi.................................19

1. Pembelian pada Harga Sama dengan Nilai Tercatat..........................................19

2. Pembelian pada Harga Berbeda dengan Nilai Tercatat.....................................19

Bab III. Penutup.................................................................................................................................39

A. Kesimpulan.....................................................................................................................39

B. Saran...............................................................................................................................39

DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................................40

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Obligasi merupakan surat utang jangka panjang yang diperjualbelikan di pasar surat-surat
berharga. Penjualan obligasi menimbulkan hubungan antara penerbit obligasi sebagai debitur dan
pembeli obligasi yang biasa disebut investor obligasi.

Ada banyak instrument investasi yang tersedia di pasaran saat ini, namun pada umumnya terdiri
atas Obligasi, Saham, Derivatif, Reksadana dan Valuta Asing. Produk-produk investasi tersebut
umumnya menggandeng investasi keuangan sebagai mitra dalam mengelola investasi tersebut. Di
antara produk investasi tersebut, Obligasi merupakan produk yang memiliki tingkat resiko paling
rendah, dan cenderung lebih stabil. Obligasi adalah surat utang pasar modal yang memuat perjanjian
(kontrak) kesediaan emiten (perusahaan/ institusi penerbit obligasi) untuk melakukan pembayaran
secara tetap kepada investor dan mengembalikan pokok pinjaman/ hutang pada akhir periode perjanjian.

Obligasi adalah surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh suatu lembaga dengan nilai
nominal (nilai pari/par value) dan waktu jatuh tempo tertentu. Penerbit obligasi bisa perusahaan swasta,
BUMN, atau pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah. Salah satu jenis obligasi yang
diperdagangkan di pasar modal kita saat ini adalah obligasi kupon (coupon bond) dengan tingkat bunga
tetap (fixed) selama masa berlaku obligasi. Berinvestasi dalam obligasi mirip dengan berinvestasi di
deposito pada bank. Bila Anda membeli obligasi, Anda akan memperoleh bunga/kupon yang tetap
secara berkala biasanya setiap 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun sekali sampai waktu jatuh tempo. Dalam
makalah ini akan dibahas mengenai mekanisme serta perbedaan-perbedaan mengenai saham dan
obligasi.

B. Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah membahas, mengetahui serta memahami:

1. Memahami konsep sesuai dengan instrumen hutang antara entitas induk dan entitas anak serta
dampaknya terhadap penyusunan laporan keungan laporan konsolidasian.

2. memiliki kemampuan untuk membuat jurnal eliminasi terkait dengan transaksi pembelian
obligasi langsung dari pihak afilasi.

3. memiliki kemampuan untuk membuat jurnal eliminasi terkait dengan transaksi pebelian obligasi
entitas anak dari pihak non-afilasi.

4
BAB II
PEMBAHASAN

A. Transaksi Utang Antara Entitas Induk Dan Entitas Anak

Salah satu sumber pendanaan entitas anak diperoleh melalui utang. Untuk mendanai operasinya,
entitas anak memperoleh pinjaman atau menerbitkan instrumen utang yang dibeli oleh entitas induknya.
eperti yang disebutkan dalam ilustrasi pembuka, PT Citilink memperoleh fasilitas kredit dari PT Garuda
Indonesia Tbk yang merupakan entitas induk dari PT Citilink. PT perjanjian pemberian fasilitas kredit
sebesar US $15 juta tersebut telah ditandatangani pada 3 Desember 2013.

Seperti halnya dengan transaksi jual beli persediaan di Bab 5 atau aset tetap di bab 6, transaksi
utang antara entitas induk dan entitas anak juga harus dieliminasi dalam rangka penyusunan laporan
keuangan konsolidasian. Pinjaman yang diperoleh entitas anak dari entitas induknya mengakibatkan
entitas anak mencatat adanya utang, di sisi lain entitas induk mencatat adanya piutang. dari kacamata
konsolidasi, utang piutang tersebut harus dieliminasi karena transaksi pemberian pinjaman tersebut
terjadi antara entitas induk dan entitas anak yang merupakan satu kesatuan ekonomi. jika transaksi
pemberian pinjaman tersebut memunculkan pendapatan atau beban bunga, maka akun tersebut juga
harus dieliminasi.

Ilustrasi 7.1
Ilustrasi berikut memberikan gambaran awal mengenai transaksi utang-piutang antara entitas induk
dan entitas anak dan menunjukkan akun apa saja yang terpengaruh oleh transaksi tersebut. sehingga
kita dapat memperoleh pemahaman mengenai eliminasi transaksi utang piutang antara entitas induk dan
entitas anak. karena dimaksudkan untuk memberikan gambaran awal, maka digunakan transaksi utang
biasa (bukan menggunakan instrumen obligasi).

PT Palapa (PT P) memiliki 100% saham PT Samudra (PT S). PT P memberikan fasilitas kredit
kepada PT S senilai Rp 500.000.000 pada juli 2015. injaman tersebut jatuh tempo pada 1 juli 2016.
dana tersebut akan digunakan PT S untuk membuka lini bisnis yang baru. Atas pinjaman tersebut, PT
S dikenakan bunga sebesar 5%. bunga dibayarkan secara semesteran. Ilustrasi di atas dapat
digambarkan dalam bagian berikut:

Uang
PT P PT S
Rp500.000.000

Pendapatan Bunga= Rp25.000.000 Beban Bunga = Rp25.000.000


Piutang Bunga= Rp25.000.000 Utang Bunga = Rp25.000.000

5
Berikut pencatatan PT P terkait dengan fasilitas kredit yang diberikan kepada PT S :

1 Juli 2015
Piutang 500.000.000
Kas 500.000.000
Mencatat pemberian fasilitas kredit kepada PT S

31 Desember 2015
Piutang Bunga 12.500.000
Pendapatan Bunga 12.500.000
Mencatat pendapatan bunga untuk periode 2015 (5% x 6/12 x Rp 500.000.000)

Pencatatan PT S terkait dengan fasilitas kredit yang diperoleh PT P adalah sebagai berikut:

1 Januari 2015
Kas 500.000.000
Utang 500.000.000
Mencatat perolehan fasilitas kredit dari PT P

31 Desember 2015
Beban Bunga 12.500.000
Utang Bunga 12.500.000
Mencatat pendapatan bunga untuk periode 2015 (5% x 6/12 x Rp 500.000.000)

PT P PT S
Piutang Rp500.000.000 Utang Rp500.000.000
Piutang Bunga Rp 12.500.000 Utang Bunga Rp 12.500.000
Pendapatan Bunga Rp 12.500.000 Beban Bunga Rp 12.500.000

Karena transaksi utang-piutang antara PT P dan PT S yang merupakan satu kesatuan ekonomi,
maka akun-akun di atas harus dieliminasi. Sehingga dalam laporan posisi keuangan konsolidasi, piutang
dan piutang bunga PT P serta dan utang bunga PT S tidak akan muncul. Begitu juga dengan pendapatan
bunga PT P dan beban bunga PT S juga tidak akan muncul dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian.

6
B. Transaksi Pembelian Obligasi Langsung Dari Anfilasi

Dari sudut pandang konsolidasian, entitas induk dan entitas anak merupakan satu entitas pelaporan.
Sehingga semua dampak dari transaksi yang melibatkan kedua pihak tersebut harus dieliminasi. Tidak
terkecuali dengan transaksi pembelian obligasi antara entitas induk dan entitas anak. Entitas induk dan
entitas anak dapat terlibat dalam transaksi jual beli obligasi secara langsung (Gambar A). Selain itu
entitas induk juga dapat membeli obligasi entitas anak secara tidak langsung, yaitu melalui pihak non-
afiliasi (Gambar B). Kedua transaksi memiliki dampak yang berbeda terhadap pencatatan entitas induk
dan jurnal eliminasi yang harus disiapkan. Oleh karena itu, bab ini secara komprehensif akan membahas
dampak setiap transaksi terhadap prosedur konsolidasian. Untuk bagian pertama ini, akan dibahas
bagaimana prosedur konsolidasian ketika entitas induk menerbitkan obligasi dan dibeli langsung oleh
entitas anak. Bagian selanjutnya akan membahas jika entitas induk membeli obligasi entitas anak dari
pihak non-afiliasi.

Gambar A
INDUK ANAK
PERUSAHAAN OBLIGASI PERUSAHAAN

Gambar B

PIHAK NON ANAK


OBLIGAS
AFILIASI PERUSAHAAN
I
PIHAK
OBLIGASI NONAFILIASI

1. Pembelian Nilai Par


Ketika entitas induk menerbitkan obligasi pada nilai par dan dibeli langsung oleh entitas anak, maka
diperlakukan jurnal eliminasi unuk menghapus akun investasi pada obligasi, utang obligasi dan
pendapatan bunga serta beban bunga. Investasi pada bigasi dibeli entitas anak. Cintoh berikut
memberikan gambaran mengenai transaksi enjualan obligasi induk lngsung ke entitas anak.

Contoh 7.1

Ilistrasi ini melanjutkan ilustrasi pada bab sebelumnya dengan menyesuaikan saldo beberapa akun
terkait dengan transaksi pembelian obligasi entitas induk oleh entitas anak. Berikut neraca saldo
perusahaan per 31 Desember 2015.

7
TABEL 7.1

Neaca Saldo Per 31 Desember 2015


PT. Nusantara PT. Andalas
Akun
Debit Kredit Debit Kredit
Kas Dan Setara Kas 1.087.500.000 288.000.000
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000
Piutang Bunga 12.000.000
Pesediaan 650.000.000 400.000.000
Investasi Pada PT. Andalas 1.012.500.000 -
Investasi Pada Obligasi 300.000.000
Tanah 1.500.000.000 500.000.000
Bangunan Dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000
Merek Dagang 430.000.000 -
Akumulasi Penyusutan 750.000.000 125.000.000
Akumulasi Amortisasi 60.000.000 -
Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000
Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000
Utang Bunga 20.000.000
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000
Saldo Laba 1.500.000.000 400.000.000
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000
Bagian Laba Atas PT. 150.000.000 -
Andalas
Pendapatan Bunga - 12.000.000
Beban Pokok Penjualan 3.000.000.000 550.000.000
Beban Operasi 880.000.000 112.000.000
Beban Penyusutan 250.000.000 25.000.000
Beban Amortisasi 50.000.000 -
Beban Bunga 20.000.000 -
Dividen 300.000.000 50.000.000
Total 12.980.000.000 12.980.000.000 3.012.000.000 3.012.000.000

Informasi Tambahan :

1. PT Nusantara telah melakukan pembelian 75% saham PT Andalas pada 1 Januari 2015
pada nilai bukunya, yaitu Rp900.000.000. Nilai wajar kepentingan non pengendali sama
dengan nilai bukunya, sebesar Rp300.000.000.
2. Selama 2015, PT Andalas melaporkan perolehan laba bersih sebesar Rp200.000.000 dan
mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp50.000.000.
3. Pada 1 Juli 2015, PT. Nusantara menerbitkan obligasi pada nilai par yaitu sebesar
Rp.500.000.000 dan jatuh tempo dan 5 tahun. Tingkat bunga bligasi tersebut adalah 8%
dan akan dibayarkan secara semesteran, yaitu tiap tanggal 1 Januari dan 1 Juli. PT.
Andalas membeli 60% obligasi tersebut dan bermaksud memilikinya sampai jatuh tempo.

8
Atas penerbitan obligasi tersebut, PT. Nusantara akan melakukan pencatatan berikut :

1 Juli 2015
Kas 500.000.000
Utang Obligasi 500.000.000
Mencatat penerbitan obligasi nilai par

31 Desember 2015
Beban Bunga 20.000.000
Utang Bunga 20.000.000
Mencatat pengakuan bunga obligasi terutang (8% x 6/12 x Rp500.000.000)

Sedangkan pencatatan PT Andalas terkait dengan pmbelian olbligasi PT Nusantara adalah


sebagai berikut:

1 Juli 2015
Investasi pada Obligasi 300.000.000
Kas 300.000.000
Mencatat pembelian obligasi PT Nusantara sebesar 60% pada nilai par

31 Desember 2015
Piutang Bunga 12.000.000
Pendapatan Bunga 12.000.000
Mencatat pengakuan piutang bunga obligasi (8% x 6/12 x Rp300.000.000)

Prosedur Konsolidasi Tahun Pertama – 2015

Pencatatan PT Nusantara-2015

PT Nusantara mencatat investasinya di PT Andalas dengan menggunakan etode ekuitas. Maka


pencatatan yang dibuat PT Nusantara selama tahun 2015 adalah sebagai berikut :

1 Januari 2015
Investasi pada PT Andalas 900.000.000
Kas 900.000.000
Mencatat pembelian saham PT Andalas

31 Desember 2015
Investasi pada PT Andalas 150.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000
Mencatat bagian PT Nusantara atau laba bersih PT Andalas (Rp.200.000.000 X 75%)

31 Desember 2015
Kas 37.500.000
Investasi pada PT Andalas 37.500.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas dividen PT Andalas (Rp.50.000.000 x 75%)

9
Jurnal Eliminasi – 2015
Berikut adalah perhitungan nilai aset bersih PT Andalas pada bagian PT Nusantara dan kepentingan
nonpengendali atas aset bersih tersebut.

TABEL 7.2
Tabel Perhitungan Jurnal Eliiminasi
PT Nusantara Kepentingan Non-
= Saham Biasa Saldo Laba
(75%) pengendali (25%)
Saldo Awal 900.000.000 300.000.000 800.000.000 400.000.000
Laba 150.000.000 50.000.000 200.000.000
Bersih
Dividen (37.500.000) (12.500.000) (50.000.000)
Saldo 1.012.500.000 337.500.000 = 800.000.000 550.000.000
Akhir

Jurnal eliminasi berikut merupakan jurnl eliminasi dasar yang dibuat untuk mengeliminasi bagian laba
dan dividen PT Nusantara dan kepentingan nonpengendali serta investasi awal PT Nusantara di PT
Andalas.

(1e) Saham Biasa 800.000.000


Saldo Laba 400.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000
Bagian Laba Kepentingan Non-pengendali 50.000.000
Dividen Diumumkan 50.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.012.500.000
Kepentingan Non-pengendali 337.500.000
Mengeliminasi ekuitas dan investasi pada PT Andalas

Dampak atas pembelian obligasi PT Nusantara harus dieliminasi. Utang obligasi PT Nusantara harus
dieliminasi sebagian karena dimiliki oleh entitas anaknya sendiri. Selain itu pendapatan bunga terkait
obligasi harus dieliminasi karena pembayaran bunga baru dilakukan pada 1 Januari, maka diperlukan
Jurnal untuk mengeliminasi piutang bunga dan utang bunga.

(2e) Utang Obligasi 300.000.000


Investasi pada Obligasi 300.000.000
Mengeliminasi utang obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT Andalas

(3e) Pendapatan Bunga 12.000.000


Beban Bunga 12.000.000
Mengeliminasi pendapatan bunga dan beban bunga dari obligasi PT Nusantara yg dibeli oleh PT
Andalas

10
(4e) Utang Bunga 12.000.000
Piutang Bunga 12.000.000
Mengeliminasi piutang bunga & utang bunga dari obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT
Andalas

Berdasarkan jurnal eliminasi tersebut, kepemilikan obligasi PT Nusantara oleh PT Andalas tidak akan
muncul dalam laporan keuangan konsolidasian.

Kertas Kerja Konsolidasi – 2015


Berikut adalah kertas kerja yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi 2015 :

TABEL 7.3
Kertas Kerja Konsolidasi 2015
Jurnal Eliminasi
Nama Akun PT Nusantara PT Andalas Konsolidasian
Debit Kredit
Laporan Laba Rugi
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000 5.675.000.000
Beban Pokok Penjualan (3.000.000.000) (550.000.000) (3.550.000.000)
Beban Operasi (879.176.686) (112.493.989) (991.670.675)
Beban Penyusutan (250.000.000) (25.000.000) (275.000.000)
Beban Amortisasi (50.000.000) – (50.000.000)
Beban Bunga (20.823.314) (10e) 12.493.989 (8.329.326)
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000 (8e) 150.000.000 –
Pendapatan Bunga – 12.493.989 (10e) 12.493.989 –
Laba Bersih Konsolidasian 750.000.000 200.000.000 162.493.989 12.493.989 800.000
Bagian Laba Kepentingan Non- (8e) 50.000.000 (50.000.000)
Pengendali
Bagian Induk atas Laba 750.000.000 200.000.000 212.493.989 12.493.989 750.000.000
Bersih
Laporan Perubahan Saldo Laba
Saldo Laba Awal 1.500.000.000 400.000.000 (8e) 400.000.000 1.500.000.000
Laba Bersih (dari atas) 750.000.000 200.000.000 212.493.989 12.493.989 750.000.000
Dikurang: Dividen Diumumkan (300.000.000) (50.000.000) (8e) 50.000.000 (300.000.000)
Saldo Laba Akhir 1.950.000.000 550.000.000 612.493.989 62.493.989 1.950.000.000

Laporan Posisi Keuangan


Kas dan Setara Kas 1.078.323.314 293.506.011 1.371.829.325
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000 1.175.000.000
Piutang Bunga 12.000.000 (11e) 12.000.000 –
Persediaan 650.000.000 400.000.000 1.050.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.012.500.000 – (8e) 1.012.500.000 –
Investasi pada Obligasi 294.493.989 (9e) 294.493.989 –
Tanah 1.500.000.000 500.000.000 2.000.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000 3.400.000.000
Akumulasi Penyusutan (750.000.000) (125.000.000) (875.000.000)
Merek Dagang 430.000.000 – 430.000.000
Akumulasi Amortisasi (60.000.000) – (60.000.000)
Total Aset 7.660.823.314 2.150.000.000 – 1.318.993.989 8.491.829.325

Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000 1.500.000.000

11
Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000 (9e) 300.000.000 1.700.000.000
Diskon Obligasi (9.176.686) (9e) 5.506.011 (3.670.674)
Utang Bunga 20.000.000 (11e) 12.000.000 8.000.000
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000 (8e) 800.000.000 3.000.000.000
Saldo Laba (dari atas) 1.950.000.000 550.000.000 612.493.989 62.493.989 1.950.000.000
Kepentingan Non-Pengendali (8e) 337.500.000 337.500.000
Total Liabilitas dan Ekuitas 7.660.823.314 2.150.000.000 1.724.493.989 405.500.000 8.491.829.325

Berikut jurnal eliminasi terkait dengan kepemilikan obligasi PT Nusantara oleh entitas anak yang dibuat
pada 31 Desember 2016

(5e) Utang Obligasi 300.000.000


Investasi pada Obligasi 300.000.000
Mengeliminasi utang obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT Andalas

(6e) Pendapatan Bunga 24.000.000


Beban Bunga 24.000.000
Mengeliminasi pendapatan bunga & beban bunga dari obligasi PT Nusantara yang dibeli
oleh PT Andalas

(7e) Utang Bunga 12.000.000


Piutang Bunga 12.000.000
Mengeliminasi piutang bunga & utang bunga dari obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh
PT Andalas

2 Pembelian Bukan pada Nilai Par


Obligasi dapat diterbitkan bukan pada nilai parnya. Hal ini terjadi pada saat kupon obligasi berbeda
dengan tingkat bunga pasar. Ketika kupon obligasi lebih rendah dibandingkan tingkat bunga pasar,
maka obligasi diterbitkan pada nilai diskon. Sedangkan pada saat kupon obligasi lebih tinggi
dibandingkan tingkat bunga pasar, maka terdapat premium atas penerbitan obligasi tersebut. Ketika
obligasi diterbitkan bukan pada nilai par, maka fiskon atau premium yang muncul dari penerbitan
obligasi tersebut juga harus dieliminasi.

Ilustrasi 7.2
Ilustrasi berikut sama dengan ilustrasi 7.1, namun terdapat perbedaan pada nilai penerbitan obligasi
PT Nusantara. Obligasi diterbitkan pada nilai yang lebih rendah dibandingkan parnya, sehingga terdapat
diskon obligasi.

12
TABEL 7.4
Neraca Saldo per 31 Desember 2015
PT Nusantara PT Andalas
Akun
Debit Kredit Debit Kredit
Kas dan Setara Kas 1.078.323.314 293.506.011
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000
Piutang Bunga 12.000.000
Persediaan 650.000.000 400.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.012.500.000 -
Investasi pada Obligasi 294.493.989
Tanah 1.500.000.000 500.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000
Merek Dagang 430.000.000 -
Diskon Obligasi 9.176.686
Akumulasi Penyusutan 750.000.000 125.000.000
Akumulasi Amortisasi 60.000.000 -
Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000
Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000
Utang Bunga 20.000.000
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000
Saldo Laba 1.500.000.000 400.000.000
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000 -
Pendapatan Bunga - 12.493.989
Beban Pokok Penjualan 3.000.000.000 550.000.000
Beban Operasi 879.176.686 112.493.989
Beban Penyusutan 250.000.000 25.000.000
Beban Amortisasi 50.000.000 -
Beban Bunga 20.823.314 -
Dividen 300.000.000 50.000.000
Total 12.980.000.000 12.980.000.000 3.012.493.989 3.012.493.989

Informasi Tambahan :
1. PT Nusantara telah melakukan pembelian 75% saham PT Andalas pada 1 Januari 2015 pada
nilai bukunya, yaitu Rp900.000.000. Nilai wajar kepentingan non-pengendali sama dengan
nilai bukunya, sebesar Rp300.000.000.
2. Selama 2015, PT Andalas melaporkan perolehan laba bersih sebesar Rp200.000.000 dan
mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp50.000.000.
3. Pada 1 Juli 2015, PT Nusantara menerbitkan obligasi dengan nilai par Rp500.000.000 pada
harga Rp490.000.000. Obligasi dengan kupon 8% tersebut akan jatuh tempo dalam 5 tahun.
Bunga dibayarkan semesteran, yaitu pada 1 Januari dan 1 Juli. Pada saat penerbitan obligasi
tersebut, tingkat bunga pasar sebesar 8,5%. PT Andalas membeli 60% obligasi tersebut dan
bermaksud memilikinya sampai jatuh tempo.

13
TABEL 7.5
Tabel Amortisasi Diskon Obligasi PT Nusantara
Diskon yang
Kas yang Beban Amortisasi Nilai Tercatat
Periode Tanggal Belum
Dibayarkan Bunga Diskon Obigasi
Diamortisasi
A B C=B–A D E=
500.000.000 –
D
0 10.000.000 490.000.000
1 31/12/2015 20.000.000 20.823.314 823.314 9.176.686 490.823.314
2 01/12/2016 20.000.000 20.858.302 858.302 8.318.383 491.681.617
3 31/12/2016 20.000.000 20.894.777 894.777 7.423.606 492.576.394
4 01/12/2017 20.000.000 20.932.802 932.802 6.490.804 493.509.196
5 31/12/2017 20.000.000 20.972.443 972.443 5.518.361 494.481.639
6 01/12/2018 20.000.000 21.013.769 1.013.769 4.504.592 495.495.408
7 31/12/2018 20.000.000 21.056.850 1.056.850 3.447.742 496.552.258
8 01/12/2019 20.000.000 21.101.763 1.101.763 2.345.979 497.654.021
9 31/12/2019 20.000.000 21.148.584 1.148.584 1.197.395 498.802.605
10 01/12/2020 20.000.000 21.197.395 1.197.395 0 500.000.000

Berikut pencatatan yang dibuat PT Nusantara terkait dengan obligasi yang diterbitkan :

1 Juli 2015
Kas 490.000.000
Diskon Obligasi 10.000.000
Utang Obligasi 500.000.000
Mencatat penerbitan obligasi pada diskon

31 Desember 2015
Beban Bunga 20.823.314
Utang Bunga 20.000.000
Diskon Obligasi 823.314
Mencatat pengakuan bunga obligasi terutang dan amortisasi diskon obligasi

Sedangkan pencatatan PT Andalas terkait dengan pembelian obligasi PT Nusantara adalah sebagai
berikut :

1 Juli 2015
Investasi pada Obligasi 294.000.000
Kas 294.000.000
Mencatat pembelian obligasi PT Nusantara sebesar 60% pada nilai diskon

14
31 Desember 2015
Investasi pada Obligasi 493.989
Piutang Bunga 12.000.000
Pendapatan Bunga 12.493.989
Mencatat pengakuan piutang bunga obligasi dan amortisasi diskon obligasi (investasi pada
obligasi = Rp823.314 × 60%, piutang bunga = Rp20.000.000 × 60%, pendapatan bunga =
Rp20.823.314 × 60%)

Prosedur Konsolidasi Tahun Pertama – 2015

Pencatatan PT Nusantara – 2015


PT Nusantara mencatat investasinya di PT Andalas dengan menggunakan metode ekuitas. Maka
pencatatan yang dibuat PT Nusantara selama tahun 2015 adalah berikut :

1 Januari 2015
Investasi pada PT 900.000.000
Andalas
Kas 900.000.000
Mencatat pembelian saham PT Andalas
31 Desember 2015
Investasi pada PT 150.000.000
Andalas
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas laba bersih PT Andalas (Rp200.000.000 × 75%)
31 Desember 2015
Kas 37.500.000
Investasi pada PT Andalas 37.500.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas dividen PT Andalas (Rp200.000.000 × 75%)

Jurnal Eliminasi – 2015


Berikut adalah perhitungan nilai aset bersih PT Andalas dan bagian PT Nusantara dan kepentingan non-
pengendali atas aset bersih tersebut.

Tabel Perhitungan Jurnal Eliminasi

PT Nusantara Kepentingan Non-


= Saham Biasa Saldo Laba
(75%) pengendali (25%)
Saldo Awal 900.000.000 300.000.000 800.000.000 400.000.000
Laba 150.000.000 50.000.000 200.000.000
Bersih
Dividen (37.500.000) (12.500.000) (50.000.000)
Saldo 1.012.500.000 337.500.000 800.000.000 600.000.000
Akhir

15
Jurnal eliminasi berikut merupakan jurnal eliminasi dasar yang dibuat untuk mengeliminasi bagian laba
dan dividen PT Nusantara dan kepentingan non-pengendali serta investasi awal PT Nusantara di PT
Andalas.

(8e) Saham Biasa 800.000.000


Saldo Laba 400.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000
Bagian Laba Kepentingan Non- 50.000.000
pengendali
Dividen Diumumkan 50.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.012.500.000
Kepentingan Non-pengendali 337.500.000
Mengeliminasi ekuitas dan investasi pada PT Andalas

Dampak atas pembelian obligasi PT Nusantara harus dieliminasi. Utang obligasi PT Nusantara harus
dieliminasi sebagian karena dimiliki oleh entitas anaknya sendiri. Diskon obligasi yang belum
diamortisasi juga harus dieliminasi. Tapi karena PT Andalas hanya memiliki sebagian obligasi PT
Nusantara, maka eliminasi dibuat atas sebagian diskon obligasi. Selain itu pendapatan bunga dan beban
bunga terkait obligasi tersebut juga dieliminasi. Karena pembayaran bunga baru dilakukan pada 1
Januari, maka diperlukan jurnal untuk mengeliminasi piutang dan utang bunga.

(9e) Utang Obligasi 300.000.000


Investasi pada Obligasi 294.493.989
Diskon Obligasi 5.506.011
Mengeliminasi utang obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT Andalas (utang obligasi
= Rp500.000.000 × 60%, investasi pada obligasi = Rp490.823.314 × 60%, diskon
obligasi = Rp0.176.686 × 60%)

(10e) Pendapatan Bunga 12.493.989


Beban Bunga 12.493.989
Mengeliminasi pendapatan bunga & beban bunga dari obligasi PT Nusantara yang dibeli
oleh
PT Andalas (Rp20.823.314 × 60%)

(11e) Utang Bunga 12.000.000


Piutang Bunga 12.000.000
Mengeliminasi piutang bunga & utang bunga dari obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh
PT Andalas (Rp20.000.000 × 60%)

Kertas Kerja Konsolidasi – 2015


Berikut adalah kertas kerja yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi 2015 :

16
Kertas Kerja Konsolidasi 2015
PT Jurnal Eliminasi Konsolidasian
Nama Akun PT Andalas
Nusantara Debit Kredit
Laporan Laba Rugi
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000 5.675.000.000
Beban Pokok Penjualan (3.000.000.00 (550.000.000) (3.550.000.000)
0)
Beban Operasi (879.176.686) (112.493.989) (991.670.675)
Beban Penyusutan (250.000.000) (25.000.000) (275.000.000)
Beban Amortisasi (50.000.000) – (50.000.000)
Beban Bunga (20.823.314) (10e) 12.493.989 (8.329.326)
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000 (8e) 150.000.000 –
Pendapatan Bunga – 12.493.989 (10e) 12.493.989 –
Laba Bersih Konsolidasian 750.000.000 200.000.000 162.493.989 12.493.989 800.000
Bagian Laba Kepentingan (8e) 50.000.000 (50.000.000)
Non-pengendali
Bagian Induk atas Laba 750.000.000 200.000.000 212.493.989 12.493.989 750.000.000
Bersih
Laporan Perubahan Saldo Laba
Saldo Laba Awal 1.500.000.000 400.000.000 400.000.000 1.500.000.000
(8e)
Laba Bersih (dari atas) 750.000.000 200.000.000 212.493.989 12.493.989 750.000.000
Dikurang: Dividen (300.000.000) (50.000.000) (8e) 50.000.000 (300.000.000)
Diumumkan
Saldo Laba Akhir 1.950.000.000 550.000.000 612.493.989 62.493.989 1.950.000.000

Laporan Posisi Keuangan


Kas dan Setara Kas 1.078.323.314 293.506.011 1.371.829.325
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000 1.175.000.000
Piutang Bunga 12.000.000 (11e) 12.000.000 –
Persediaan 650.000.000 400.000.000 1.050.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.012.500.000 – (8e) 1.012.500.00 –
0
Investasi pada Obligasi 294.493.989 (9e) 294.493.989 –
Tanah 1.500.000.000 500.000.000 2.000.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000 3.400.000.000
Akumulasi Penyusutan (750.000.000) (125.000.000) (875.000.000)
Merek Dagang 430.000.000 – 430.000.000
Akumulasi Amortisasi (60.000.000) – (60.000.000)
Total Aset 7.660.823.314 2.150.000.000 – 1.318.993.98 8.491.829.325
9

Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000 1.500.000.000


Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000 (9e) 300.000.000 1.700.000.000
Diskon Obligasi (9.176.686) (9e) 5.506.011 (3.670.674)
Utang Bunga 20.000.000 (11e) 12.000.000 8.000.000
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000 (8e) 800.000.000 3.000.000.000
Saldo Laba (dari atas) 1.950.000.000 550.000.000 612.493.989 62.493.989 1.950.000.000
Kepentingan Non-Pengendali (8e) 337.500.000 337.500.000
Total Liabilitas dan Ekuitas 7.660.823.314 2.150.000.000 1.724.493.989 405.500.000 8.491.829.325

17
Pada saat menyiapkan laporan keuangan konsolidasian tahun berikutnya (2016), perlu dibuat jurnal
kembali untuk mengeliminasi akun investasi pada obligasi, obligasi, pendapatan bunga, beban bunga,
piutang bunga, serta utang bunga. Besarnya angka yang dijurnal untuk tiap akun berbeda dengan
angka yang dijurnal pada saat menyiapkan laporan keuangan konsolidasian 2015. Hal ini dikarenakan
pembelian obligasi PT Nusantara oleh entitas anak bukan pada nilai par. Berikut adalah jurnal terkait
kepemilikan obligasi PT Nusantara oleh PT Andalas per 31 Desember 2016 :

(12e) Utang Obligasi 300.000.000


Investasi pada Obligasi 295.545.836
Diskon Obligasi 4.454.164
Mengeliminasi utang obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT Andalas (utang obligasi =
Rp500.000.000× 60%, investasi pada obligasi = Rp492.576.394 × 60%, diskon obligasi =
Rp7.423.606 × 60%)

(13e) Pendapatan Bunga 25.051.848


Beban Bunga 25.051.848
Mengeliminasi pendapatan bunga dan beban bunga dari obligasi PT Nusantara yg dibeli oleh PT
Andalas (Rp41.753.080 × 60%)

(14e) Utang Bunga 12.000.000


Piutang Bunga 12.000.000
Mengeliminasi piutang bunga & utang bunga dari obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT
Andalas (Rp20.000.000 × 60%)

C. Transaksi Pembelian Obligasi Entitas Dari Pihak Non-Afiliasi


1. Pembelian pada Harga Sama dengan Nilai Tercatat
Jurnal eliminasi untuk pembelian obligasi dari pihak non-afiliasi pada nilai tercatat obligasi
sama dengan jurnal eliminasi atas pembelian obligasi secara langsung. Yang dieliminasi adalah:
Investasi pada obligasi, utang obligasi, dan diskon atau premium oblligasi yang muncul
Pendapatan bunga dan beban bunga
Piutang bunga dan utang bunga sebagai dampak pencatatan secara akrual

2. Pembelian pada Harga Berbeda dengan Nilai Tercatat


Entitas induk dapat membeli obligasi entitas anak dari pihak non-afiliasi pada harga yang
berbeda dengan nilai tercatat obligasi tersebut. Keuntungan atau kerugian penarikan obligasi
muncul ketika pembelian obligasi dari pihak nonafiliasi pada harga yang berbeda dengan nilai
tercatat obligasi.

TABEL 7.8

18
Neraca Saldo per 31 Desember 2015
PT. Nusantara PT. Andalas
Akun
Debit Kredit Debit Kredit
Kas dan Setara Kas 592.500.000 608.283.630
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000
Piutang Bunga
Persediaan 650.00.000 400.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.022462.723 -
Investasi pada Obligasi 495.000.000
Tanah 1.500.000.000 500.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000
Merek Dagang 410.000.000 -
Diskon Dagang
Akumulasi Penyusutan 750.000.000 125.000.000
Akumulasi Amortisasi 60.000.000 -
Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000
Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000
Premium Obligasi 8.283.630
Utang Bunga
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000
Saldo Laba 1.500.000.000 400.000.000
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000
Bagian Laba atas PT. Andalas 159.962.723 -
Pendapatan Bunga -
Beban Pokok Penjualan 3.000.000.000 550.000.000
Beban Operasi 900.000.000 61.716.370
Beban Penyusutan 250.000.000 25.000.000
Beban Amortisasi 50.000.000 -
Beban Bunga 38.283.630
Dividen Diumumkan 300.000.000 50.000.000
Total 12.969.962.723 12.969.962.723 3.008.283.630 3.008.283.630

Informasi tambahan:
1. PT Nusantara telah melakukan pembelian 75% saham PT Andalas pada 1 Januari 2015 pada nilai
bukunya, yaitu Rp900.000.000. Nilai wajar kepentingan non pengendali sama dengan nilai bukunya,
sebesar Rp300.000.000.
2. Selama 2015, PT Andalas melaporkan perolehan laba bersih sebesar Rp200.000.000 dan
mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp50.000.000.
3. Pada 1 Januari 2015, PT Andalas menerbitkan obligasi dengan par Rp500.000.000 pada harga
Rp510.000.000. Obligasi tersebut akan jatuh tempo dalam 5 tahun. Bunga atas obligasi sebesar
8,00% dan dibayarkan dalam dua kali setahun, yaitu setiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember.
Tingkat bunga pasar pada saat penerbitan adalah 7,51%. Pada 31 Desember 2015 (setelah

19
pembayaran bunga), PT Nusantara membeli seluruh obligasi tersebut dari pihak non-afiliasi pada
harga Rp495.000.000. Tingkat bunga pasar saat itu adalah 8,30%.

Pencatatan Obligasi – 2015


Berikut adalah tabel amortisasi premium obligasi PT Andalas:
Tabel 7.9
Tabel Amortisasi Premium obligasi PT Andalas

Premium
Kas yang Beban Amortisasi
Periode Tanggal yang Belum Nilai Tercatat Obligasi
Dibayarkan Bunga Premium
Diamortisasi
A B C=A–B D E = 500.000.000 + D
0 10.000.000 510.000.000
1 01/07/2015 20.000.000 19.157.636 842.364 9.157.636 509.157.636
2 31/12/2015 20.000.000 19.125.994 874.006 8.283.630 508.283.630
3 01/07/2016 20.000.000 19.093.162 906.838 7.376.792 507.376.792
4 31/12/2016 20.000.000 19.059.098 940.902 6.435.890 506.435.890
5 01/07/2017 20.000.000 19.023.754 976.246 5.459.664 505.459.644
6 31/12/2017 20.000.000 18.987.082 1.012.918 4.446.727 504.446.727
7 01/07/2018 20.000.000 18.949.033 1.050.967 3.395.760 503.395.760
8 31/12/2018 20.000.000 18.909.555 1.090.445 2.305.314 502.305.314
9 01/07/2019 20.000.000 18.868.593 1.131.407 1.173.907 501.173.907
10 31/12/2019 20.000.000 18.826.093 1.173.907 0 500.000.000

Berikut pencatatan yang dibuat PT Andalas terkait dengan obligasi yang diterbitkan selama tahun 2015:
1 Januari 2015
Kas 510.000.000
Utang Obligasi 500.000.000
Premium Obligasi 10.000.000
Mencatat penerbitan obligasi pada premium

1 Juli 2015
Beban Bunga 19.157.636
Premium Obligasi 842.364
Kas 20.000.000
Mencatat pembayaran bunga obligasi dan amortisasi premium obligasi

31 Desember 2015
Beban Bunga 19.157.636
Premium Obligasi 874.000
Kas 823.314
Mencatat pengakuan bunga obligasi terutang dan amortisasi diskon obligasi

Pada saat PT Nusantara melakukan pembelian obligasi PT Andalas dari pihak non-afiliasi, berikut
pencatatannya:
1 Juli 2015
Investasi pada Obligasi 495.000.000
Kas 495.000.000
Mencatat pembelian seluruh obligasi PT Andalas dari pihak non-afiliasi

20
Prosedur Konsolidasian Tahun Pertama2015
Pencatatan PT Nusantara – 2015
PT Nusantara mencatat investasinya di PT Andalas dengan menggunakan metode ekuitas. Pencatatan
yang dibuat PT Nusantara selama tahun 2015 adalah sebagai berikut;

1 Januari 2015
Investasi pada PT Andalas 900.000.000
Kas 900.000.000
Mencatat pembelian saham PT Andalas

31 Desember 2015
Investasi pada PT Andalas 150.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas laba bersih PT Andalas (Rp200.000.000
x 75%)

31 Desember 2015
Kas 37.500.000
Investasi pada PT Andalas 37.500.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas dividen PT Andalas (Rp50.000.000 × 75%)

Pembelian obligasi entitas anak oleh entitas induk dari pihak non-afiliasi dapat menimbulkan
keuntungan penarikan obligasi dalam laporan keuangan konsolidasian. PT Nusantara membeli obligasi
PT Andalas pada harga Rp495.000.000, sedangkan nilai tercatat obligasi pada tanggal tersebut adalah
Rp508.283.630. Oleh karena itu muncul keuntungan penarikan obligasi dalam laporan keuangan
konsolidasian. besarnya keuntungan penarikan obligasi adalah:

Nilai tercatat obligasi pada 31 Desember 2015 Rp508.283.630


Harga pembelian obligasi Rp495.000.000
Keuntungan penarikan obligasi Rp13.283.630

Keuntungan penarikan obligasi tersebut akan disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komphrensif lain konsolidasian. Atas keuntungan tersebut, maka PT Nusantara akan mencatat
penambahan investasi dan bagian laba dari entitas anak sebesar porsi kepemilikannnya. Jurnal yang
dibuat PT Nusantara adalah sebagai berikut:

31 Desember 2015
Investasi pada PT Andalas 9.962.723
Bagian Laba atas PT Andalas 9.962.723
Mencatat bagian PT Nusantara atas laba bersih PT Andalas (Rp.13.283.630 x 75%)

Jurnal Eliminasi – 2015


Berikut adalah perhitungan nilai aset bersih PT Andalas dan bagian PT Nusantara dan kepentingan
nonpengendali atas aset bersih tersebut.

21
TABEL 7.10
Tabel Perhitungan Jurnal Eliminasi

Kepentingan
PT Nusantara Saham
Nonpengendali = Saldo Laba
(75%) Biasa
(25%)
Saldo Awal 900.000.000 300.000.000 800.000.000 400.000.000
Laba Bersih a 150.000.000 50.000.000 200.000.000
Dividen (37.500.000) (12.500.000) (50.000.000)
Saldo Akhir b 1.012.500.000 337.500.000 = 800.000.000 550.000.000
Keuntungan Penarikan Obligasi
c 9.962.723 3.320.907
Saldo Akhir Disesuaikan b+c 1.022.462.723 340.820.907
Bagian Laba atas PT Andalas a+c 159.962.723
Bagian Laba Kepentingan
Pengendali a+c 53.320.907

Jurnal eliminasi (15e) merupakan jurnal eliminasi dasar yang dibuat untuk mengeliminasi bagian laba
dan dividen PT Nusantara dan kepentingan non-pengendali serta investasi awal PT Nusantara di PT
Andalas.

(15e) Saham Biasa 800.000.000


Saldo Laba 400.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 159.962.723
Bagian Laba Kepentingan Non-pengendali 53.320.907
Dividen Diumumkan 50.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.022.462.723
Kepentingan Non-pengendali 340.820.907
Mengeliminasi ekuitas dan investasi pada PT Andalas

Utang obligasi PT Andalas harus dieliminasi karena obligasi tersebut sekarang dimiliki oleh entitas
induknya sendiri. Premium obligasi yang belum diamortisasi juga harus dieliminasi. Ivestasi pada
obligasi yang dibukukan oleh PT Nusantara juga harus dieliminasi. Selain itu, jurnal eliminasi yang
dibuat akan memunculkan keuntungan atas penarikan obligasi entitas anak.

(16e) Utang Obligasi 500.000.000


Premium Obligasi 8.283.630
Investasi pada Obligasi 495.000.000
Keuntungan Penarikan Obligasi 13.283.630
Mengeliminasi utang obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT Andalas dan memunculkan
keuntungan penarikan obligasi

Karena PT Nusantara baru melakukan pembelian obligasi pada 31 Desember 2015, maka belum
terdapat pendapatan bunga dan beban bunga obligasi yang harus dieliminasi.

22
Kertas Kerja Konsolidasian – 2015
Berikut adalah kertas kerja yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian 2015 :

Kertas Kerja Konsolidasi 2015

Jurnal Eliminasi
Nama Akun PT Nusantara PT Andalas Konsolidasian
Debit Kredit
Laporan Laba Rugi
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000 5.675.000.000
Beban Pokok Penjualan (3.000.000.000) (550.000.000) (3.550.000.000)
Beban Operasi (900.000.000) (61.716.370) (961.716.370)
Beban Penyusutan (250.000.000) (25.000.000) (275.000.000)
Beban Amortisasi (50.000.000) – (50.000.000)
Beban Bunga – (38.283.630) (38.283.630)
Bagian Laba atas PT Andalas 159.962.723 (15e) 159.962.723 –
Pendapatan Bunga – – – –
Keuntungan Penarikan Obligasi (16e) 13.283.630 13.283.630
Laba Bersih Konsolidasian 759.962.723 200.000.000 159.962.723 13.283.630 813.283.630
Penghasilan Kepentingan Non- (15e) 53.320.907 (53.320.907)
pengendali
Bagian Induk atas Laba Bersih 759.962.723 200.000.000 159.962.723 66.604.537 759.962.723

Laporan Perubahan Saldo Laba


Saldo Laba Awal 1.500.000.000 400.000.000 (15e) 400.000.000 1.500.000.000
Laba Bersih (dari atas) 759.962.723 200.000.000 159.962.723 66.604.537 759.962.723
Dikurang: Dividen (300.000.000) (50.000.000) (15e) 50.000.000 (300.000.000)
Saldo Laba Akhir 1.959.962.723 550.000.000 559.962.723 116.604.537 1.959.962.723

Laporan Posisi Keuangan


Kas dan Setara Kas 592.500.000 608.283.630 1.200.783.630
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000 1.175.000.000
Piutang Bunga – –
Persediaan 650.000.000 400.000.000 1.050.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.022.462.723 – (15e) 1.022.462.723 –
Investasi pada Obligasi 495.000.000 – (16e) 495.000.000 –
Tanah 1.500.000.000 500.000.000 2.000.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000 3.400.000.000
Akumulasi Penyusutan (750.000.000) (125.000.000) (875.000.000)
Merek Dagang 410.000.000 – 430.000.000
Akumulasi Amortisasi (60.000.000) – (60.000.000)
Total Aset 7.659.962.723 2.158.283.630 – 1.517.462.723 8.300.783.630

Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000 1.500.000.000

23
Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000 (16e) 500.000.000 1.500.000.000
Premium Obligasi – 8.283.630 (16e) 8.283.630 –
Utang Bunga – –
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000 (15e) 800.000.000 3.000.000.000
Saldo Laba (dari atas) 1.959.962.723 550.000.000 559.962.723 116.604.537 1.959.962.723
Kepentingan Non-Pengendali (15e) 340.820.907 340.820.907
Total Liabilitas dan Ekuitas 7.659.962.723 2.158.283.630 1.868.246.353 457.425.444 8.300.783.630

Pencatatan Obligasi – 2016


Tabel amortisasi premium obligasi dari sisi PT Andalas tidak mengalami perubahan (lihat tabel 7.9).
Berikut ini tabel amortisasi diskon atas investasi pada obligasi yang dibuat PT Nusantara:

Tabel 7.12
Tabel Amortisasi Diskon atas Investasi pada Obligasi PT Nusantara

Premium
Kas yang Pendapatan Amortisasi
Periode Tanggal yang Belum Nilai Tercatat Obligasi
Diterima Bunga Diskon
Diamortisasi
A B C=A–B D E = 500.000.000 – D
0 5.000.000 495.000.000
3 01/07/2016 20.000.000 20.539.757 539.757 4.460.243 495.539.757
4 31/12/2016 20.000.000 20.562.153 562.153 3.898.090 496.101.910
5 01/07/2017 20.000.000 20.585.480 585.480 3.312.610 496.687.390
6 31/12/2017 20.000.000 20.609.774 609.774 2.702.836 497.297.164
7 01/07/2018 20.000.000 20.635.076 635.076 2.067.760 497.932.240
8 31/12/2018 20.000.000 20.661.428 661.428 1.406.332 498.593.668
9 01/07/2019 20.000.000 20.688.874 668.874 717.458 499.282.542
10 31/12/2019 20.000.000 20.717.458 717.458 0 500.000.000
Berikut pencatatan yang dibuat PT Andalas terkait dengan obligasi selama tahun 2016 berdasarkan
tabel amortisasi premium yang disajikan di Tabel 7.9

1 Juli 2016
Beban Bunga 19.093.162
Premium Obligasi 906.838
Kas 20.000.000
Mencatat pembayaran bunga obligasi dan amortisasi premium obligasi

31 Desember 2016
Beban Bunga 19.059.098
Premium Obligasi 940.902
Kas 823.314
Mencatat pembayaran bunga obligasi dan amortisasi premium obligasi

Berikut pencatatan dari PT Nusantara berdasarkan tabel amortisasi diskon yang disajikan pada Tabel
7.12.

24
1 Juli 2016
Kas 20.000.000
Investasi pada Obligasi 539.757
Pendapatan Bunga 20.539.757
Mencatat pendapatan bunga obligasi dan amortisasi diskon atas investasi
obligasi

31 Desember 2016
Kas 20.000.000
Investasi pada Obligasi 562.153
Pendapatan Bunga 20.562.153
Mencatat pendapatan bunga obligasi dan amortisasi diskon atas investasi obligasi

Prosedur Konsolidasian Tahun Pertama2016


Pada periode 2016, PT Nusantara melaporkan laba bersih dari kegiatan operasional perusahaan (di luar
penghasilan dari entitas anak) sebesar Rp750.000.000, serta pembagian dividen sebesar
Rp400.000.000. Sementara itu PT Andalas melaporkan perolehan laba bersih sebesar Rp250.000.000
dan mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp100.000.000. Hingga akhir 2016, peralatan yang
diperoleh dari PT Andalas masih digunakan oleh PT Nusantara.

TABEL 7.8
Neraca Saldo per 31 Desember 2015

PT. Nusantara PT. Andalas


Akun
Debit Kredit Debit Kredit
Kas dan Setara Kas 592.500.000 608.283.630
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000
Piutang Bunga
Persediaan 650.00.000 400.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.022462.723 -
Investasi pada Obligasi 495.000.000
Tanah 1.500.000.000 500.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000
Merek Dagang 410.000.000 -
Diskon Dagang
Akumulasi Penyusutan 750.000.000 125.000.000
Akumulasi Amortisasi 60.000.000 -
Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000
Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000
Premium Obligasi 8.283.630
Utang Bunga
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000
Saldo Laba 1.500.000.000 400.000.000
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000
Bagian Laba atas PT. Andalas 159.962.723 -

25
Pendapatan Bunga -
Beban Pokok Penjualan 3.000.000.000 550.000.000
Beban Operasi 900.000.000 61.716.370
Beban Penyusutan 250.000.000 25.000.000
Beban Amortisasi 50.000.000 -
Beban Bunga 38.283.630
Dividen Diumumkan 300.000.000 50.000.000
Total 12.969.962.723 12.969.962.723 3.008.283.630 3.008.283.630

Informasi tambahan:

4. PT Nusantara telah melakukan pembelian 75% saham PT Andalas pada 1 Januari 2015 pada nilai
bukunya, yaitu Rp900.000.000. Nilai wajar kepentingan non pengendali sama dengan nilai
bukunya, sebesar Rp300.000.000.
5. Selama 2015, PT Andalas melaporkan perolehan laba bersih sebesar Rp200.000.000 dan
mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp50.000.000.
6. Pada 1 Januari 2015, PT Andalas menerbitkan obligasi dengan par Rp500.000.000 pada harga
Rp510.000.000. Obligasi tersebut akan jatuh tempo dalam 5 tahun. Bunga atas obligasi sebesar
8,00% dan dibayarkan dalam dua kali setahun, yaitu setiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember.
Tingkat bunga pasar pada saat penerbitan adalah 7,51%. Pada 31 Desember 2015 (setelah
pembayaran bunga), PT Nusantara membeli seluruh obligasi tersebut dari pihak non-afiliasi pada
harga Rp495.000.000. Tingkat bunga pasar saat itu adalah 8,30%.

26
Pencatatan Obligasi – 2015
Berikut adalah tabel amortisasi premium obligasi PT Andalas:

Tabel 7.9
Tabel Amortisasi Premium obligasi PT Andalas

Premium
Kas yang Beban Amortisasi Nilai Tercatat
Periode Tanggal yang Belum
Dibayarkan Bunga Premium Obligasi
Diamortisasi
A B C=A–B D E = 500.000.000 + D
0 10.000.000 510.000.000
1 01/07/2015 20.000.000 19.157.636 842.364 9.157.636 509.157.636
2 31/12/2015 20.000.000 19.125.994 874.006 8.283.630 508.283.630
3 01/07/2016 20.000.000 19.093.162 906.838 7.376.792 507.376.792
4 31/12/2016 20.000.000 19.059.098 940.902 6.435.890 506.435.890
5 01/07/2017 20.000.000 19.023.754 976.246 5.459.664 505.459.644
6 31/12/2017 20.000.000 18.987.082 1.012.918 4.446.727 504.446.727
7 01/07/2018 20.000.000 18.949.033 1.050.967 3.395.760 503.395.760
8 31/12/2018 20.000.000 18.909.555 1.090.445 2.305.314 502.305.314
9 01/07/2019 20.000.000 18.868.593 1.131.407 1.173.907 501.173.907
10 31/12/2019 20.000.000 18.826.093 1.173.907 0 500.000.000

Berikut pencatatan yang dibuat PT Andalas terkait dengan obligasi yang diterbitkan selama tahun 2015:

1 Januari 2015
Kas 510.000.000
Utang Obligasi 500.000.000
Premium Obligasi 10.000.000
Mencatat penerbitan obligasi pada premium

1 Juli 2015
Beban Bunga 19.157.636
Premium Obligasi 842.364
Kas 20.000.000
Mencatat pembayaran bunga obligasi dan amortisasi premium obligasi

31 Desember 2015
Beban Bunga 19.157.636
Premium Obligasi 874.000
Kas 823.314
Mencatat pengakuan bunga obligasi terutang dan amortisasi diskon obligasi

Pada saat PT Nusantara melakukan pembelian obligasi PT Andalas dari pihak non-afiliasi, berikut
pencatatannya:

1 Juli 2015
Investasi pada Obligasi 495.000.000
Kas 495.000.000
Mencatat pembelian seluruh obligasi PT Andalas dari pihak non-afiliasi

27
Prosedur Konsolidasian Tahun Pertama2015
Pencatatan PT Nusantara – 2015
PT Nusantara mencatat investasinya di PT Andalas dengan menggunakan metode ekuitas. Pencatatan
yang dibuat PT Nusantara selama tahun 2015 adalah sebagai berikut;

1 Januari 2015
Investasi pada PT Andalas 900.000.000
Kas 900.000.000
Mencatat pembelian saham PT Andalas

31 Desember 2015
Investasi pada PT Andalas 150.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 150.000.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas laba bersih PT Andalas (Rp200.000.000
x 75%)

31 Desember 2015
Kas 37.500.000
Investasi pada PT Andalas 37.500.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas dividen PT Andalas (Rp50.000.000 × 75%)

Pembelian obligasi entitas anak oleh entitas induk dari pihak non-afiliasi dapat menimbulkan
keuntungan penarikan obligasi dalam laporan keuangan konsolidasian. PT Nusantara membeli obligasi
PT Andalas pada harga Rp495.000.000, sedangkan nilai tercatat obligasi pada tanggal tersebut adalah
Rp508.283.630. Oleh karena itu muncul keuntungan penarikan obligasi dalam laporan keuangan
konsolidasian. besarnya keuntungan penarikan obligasi adalah:

Nilai tercatat obligasi pada 31 Desember 2015 Rp508.283.630


Harga pembelian obligasi Rp495.000.000
Keuntungan penarikan obligasi Rp13.283.630

Keuntungan penarikan obligasi tersebut akan disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komphrensif lain konsolidasian. Atas keuntungan tersebut, maka PT Nusantara akan mencatat
penambahan investasi dan bagian laba dari entitas anak sebesar porsi kepemilikannnya. Jurnal yang
dibuat PT Nusantara adalah sebagai berikut:

31 Desember 2015
Investasi pada PT Andalas 9.962.723
Bagian Laba atas PT Andalas 9.962.723
Mencatat bagian PT Nusantara atas laba bersih PT Andalas (Rp.13.283.630 x 75%)

28
Jurnal Eliminasi – 2015
Berikut adalah perhitungan nilai aset bersih PT Andalas dan bagian PT Nusantara dan kepentingan
nonpengendali atas aset bersih tersebut.

TABEL 7.10
Tabel Perhitungan Jurnal Eliminasi

Kepentingan
PT Nusantara Saham
Nonpengendali = Saldo Laba
(75%) Biasa
(25%)
Saldo Awal 900.000.000 300.000.000 800.000.000 400.000.000
Laba Bersih a 150.000.000 50.000.000 200.000.000
Dividen (37.500.000) (12.500.000) (50.000.000)
Saldo Akhir b 1.012.500.000 337.500.000 = 800.000.000 550.000.000
Keuntungan Penarikan Obligasi
c 9.962.723 3.320.907
Saldo Akhir Disesuaikan b+c 1.022.462.723 340.820.907
Bagian Laba atas PT Andalas a+c 159.962.723
Bagian Laba Kepentingan
Pengendali a+c 53.320.907

Jurnal eliminasi (15e) merupakan jurnal eliminasi dasar yang dibuat untuk mengeliminasi bagian laba
dan dividen PT Nusantara dan kepentingan non-pengendali serta investasi awal PT Nusantara di PT
Andalas.
(15e) Saham Biasa 800.000.000
Saldo Laba 400.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 159.962.723
Bagian Laba Kepentingan Non-pengendali 53.320.907
Dividen Diumumkan 50.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.022.462.723
Kepentingan Non-pengendali 340.820.907
Mengeliminasi ekuitas dan investasi pada PT Andalas

Utang obligasi PT Andalas harus dieliminasi karena obligasi tersebut sekarang dimiliki oleh entitas
induknya sendiri. Premium obligasi yang belum diamortisasi juga harus dieliminasi. Ivestasi pada
obligasi yang dibukukan oleh PT Nusantara juga harus dieliminasi. Selain itu, jurnal eliminasi yang
dibuat akan memunculkan keuntungan atas penarikan obligasi entitas anak.

(16e) Utang Obligasi 500.000.000


Premium Obligasi 8.283.630
Investasi pada Obligasi 495.000.000
Keuntungan Penarikan Obligasi 13.283.630
Mengeliminasi utang obligasi PT Nusantara yang dibeli oleh PT Andalas dan memunculkan
keuntungan penarikan obligasi

29
Karena PT Nusantara baru melakukan pembelian obligasi pada 31 Desember 2015, maka belum
terdapat pendapatan bunga dan beban bunga obligasi yang harus dieliminasi.

Kertas Kerja Konsolidasian – 2015


Berikut adalah kertas kerja yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian 2015 :

Kertas Kerja Konsolidasi 2015

Jurnal Eliminasi
Nama Akun PT Nusantara PT Andalas Konsolidasian
Debit Kredit
Laporan Laba Rugi
Penjualan 4.800.000.000 875.000.000 5.675.000.000
Beban Pokok Penjualan (3.000.000.000) (550.000.000) (3.550.000.000)
Beban Operasi (900.000.000) (61.716.370) (961.716.370)
Beban Penyusutan (250.000.000) (25.000.000) (275.000.000)
Beban Amortisasi (50.000.000) – (50.000.000)
Beban Bunga – (38.283.630) (38.283.630)
Bagian Laba atas PT Andalas 159.962.723 (15e) 159.962.723 –
Pendapatan Bunga – – – –
Keuntungan Penarikan Obligasi (16e) 13.283.630 13.283.630
Laba Bersih Konsolidasian 759.962.723 200.000.000 159.962.723 13.283.630 813.283.630
Penghasilan Kepentingan Non- (15e) 53.320.907 (53.320.907)
pengendali
Bagian Induk atas Laba Bersih 759.962.723 200.000.000 159.962.723 66.604.537 759.962.723

Laporan Perubahan Saldo Laba


Saldo Laba Awal 1.500.000.000 400.000.000 (15e) 400.000.000 1.500.000.000
Laba Bersih (dari atas) 759.962.723 200.000.000 159.962.723 66.604.537 759.962.723
Dikurang: Dividen (300.000.000) (50.000.000) (15e) 50.000.000 (300.000.000)
Saldo Laba Akhir 1.959.962.723 550.000.000 559.962.723 116.604.537 1.959.962.723

Laporan Posisi Keuangan


Kas dan Setara Kas 592.500.000 608.283.630 1.200.783.630
Piutang Usaha 800.000.000 375.000.000 1.175.000.000
Piutang Bunga – –
Persediaan 650.000.000 400.000.000 1.050.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.022.462.723 – (15e) 1.022.462.723 –
Investasi pada Obligasi 495.000.000 – (16e) 495.000.000 –
Tanah 1.500.000.000 500.000.000 2.000.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000 3.400.000.000
Akumulasi Penyusutan (750.000.000) (125.000.000) (875.000.000)
Merek Dagang 410.000.000 – 430.000.000
Akumulasi Amortisasi (60.000.000) – (60.000.000)
Total Aset 7.659.962.723 2.158.283.630 – 1.517.462.723 8.300.783.630

Utang Usaha 1.200.000.000 300.000.000 1.500.000.000


Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000 (16e) 500.000.000 1.500.000.000
Premium Obligasi – 8.283.630 (16e) 8.283.630 –
Utang Bunga – –
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000 (15e) 800.000.000 3.000.000.000
Saldo Laba (dari atas) 1.959.962.723 550.000.000 559.962.723 116.604.537 1.959.962.723
Kepentingan Non-Pengendali (15e) 340.820.907 340.820.907
Total Liabilitas dan Ekuitas 7.659.962.723 2.158.283.630 1.868.246.353 457.425.444 8.300.783.630

30
Pencatatan Obligasi – 2016
Tabel amortisasi premium obligasi dari sisi PT Andalas tidak mengalami perubahan (lihat tabel 7.9).
Berikut ini tabel amortisasi diskon atas investasi pada obligasi yang dibuat PT Nusantara:

TABEL 7.12
Tabel Amortisasi Diskon atas Investasi pada Obligasi PT Nusantara

Premium
Kas yang Pendapatan Amortisasi Nilai Tercatat
Periode Tanggal yang Belum
Diterima Bunga Diskon Obligasi
Diamortisasi
A B C=A–B D E = 500.000.000 – D
0 5.000.000 495.000.000
3 01/07/2016 20.000.000 20.539.757 539.757 4.460.243 495.539.757
4 31/12/2016 20.000.000 20.562.153 562.153 3.898.090 496.101.910
5 01/07/2017 20.000.000 20.585.480 585.480 3.312.610 496.687.390
6 31/12/2017 20.000.000 20.609.774 609.774 2.702.836 497.297.164
7 01/07/2018 20.000.000 20.635.076 635.076 2.067.760 497.932.240
8 31/12/2018 20.000.000 20.661.428 661.428 1.406.332 498.593.668
9 01/07/2019 20.000.000 20.688.874 668.874 717.458 499.282.542
10 31/12/2019 20.000.000 20.717.458 717.458 0 500.000.000

Berikut pencatatan yang dibuat PT Andalas terkait dengan obligasi selama tahun 2016 berdasarkan
tabel amortisasi premium yang disajikan di Tabel 7.9

1 Juli 2016
Beban Bunga 19.093.162
Premium Obligasi 906.838
Kas 20.000.000
Mencatat pembayaran bunga obligasi dan amortisasi premium obligasi

31 Desember 2016
Beban Bunga 19.059.098
Premium Obligasi 940.902
Kas 823.314
Mencatat pembayaran bunga obligasi dan amortisasi premium obligasi

Berikut pencatatan dari PT Nusantara berdasarkan tabel amortisasi diskon yang disajikan pada Tabel
7.12.

1 Juli 2016
Kas 20.000.000
Investasi pada Obligasi 539.757
Pendapatan Bunga 20.539.757
Mencatat pendapatan bunga obligasi dan amortisasi diskon atas investasi
obligasi

31
31 Desember 2016
Kas 20.000.000
Investasi pada Obligasi 562.153
Pendapatan Bunga 20.562.153
Mencatat pendapatan bunga obligasi dan amortisasi diskon atas investasi
obligasi

Prosedur Konsolidasian Tahun Kedua2016


Pada periode 2016, PT Nusantara melaporkan laba bersih dari kegiatan operasional perusahaan (di luar
penghasilan dari entitas anak) sebesar Rp750.000.000, serta pembagian dividen sebesar
Rp400.000.000. Sementara itu PT Andalas melaporkan perolehan laba bersih sebesar Rp250.000.000
dan mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp100.000.000. Hingga akhir 2016, peralatan yang
diperoleh dari PT Andalas masih digunakan oleh PT Nusantara.
Pencatatan PT Nusantara-2016
PT Nusantara mencatat investasinya di PT Andalas menggunakan metode ekuitas. Pencatatan yang
dibuat PT Nusantara selama tahun 2016 adalah sebagai berikut :

31 Desember 2016
Investasi pada PT 187.500.000
Andalas
Bagian Laba atas PT Andalas 187.500.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas laba bersih PT Andalas (Rp250.000.000 × 75%)

31 Desember 2016
Kas 75.000.000
Investasi pada PT Andalas 75.000.000
Mencatat bagian PT Nusantara atas dividen PT Andalas (Rp100.000.000 × 75%)

Berikut ini adalah perhitungan amortisasi keuntungan penarikan obligasi setiap tahunnya :

Selisih (Amortisasi
Pendapatan Bunga Beban Bunga
Tahun Keuntungan Penarikan
(PT Nusantara) (PT Andalas)
Obligasi)
2016 41.101.910 38.152.260 2.949.650
2017 41.195.254 38.010.836 3.184.417
2018 41.296.504 37.858.588 3.437.917
2019 40.406.332 37.694.686 3.711.646
Total 13.283.630

Pada contoh ini, besarnya keuntungan penarikan obligasi setiap periodenya adalah Rp2.949.650. Oleh
karena itu, PT Nusantara harus membuat pencatatan untuk menurunkan nilai investasi dan bagian laba
atas entitas anak sebesar Rp2.212.237, yaitu Rp2.949.650. Berikut jurnal yang dibuat PT Nusantara

31 Desember 2015
Bagian Laba atas PT Andalas 2.212.237
Investasi pada PT Andalas 2.212.237
Mencatat amortisasi atas keuntungan penarikan obligasi (Rp2.949.650 × 75%)

32
Jurnal Eliminasi-2016

Berikut adalah perhitungan nilai aset bersih PT Andalas dan bagianPT Nusantara dan kepentingan
nonpengendali atas set bersih tersebut.

Tabel 7.13
Tabel Perhitungan Jurnal Eliminasi

Kepentingan
PT Nusantara
Nonpengendali Saham Biasa Saldo Laba
(75%)
(25%)
Saldo awal 1.012.500.000 337.500.000 800.000.000 550.000.000
Laba bersih a 187.500.000 62.500.000 250.000.000
Dividen (75.000.000) (25.000.000) (100.000.000)
Saldo akhir b 1.125.000.000 375.000.000 = 800.000.000 700.000.000
Keuntungan penarikan c 9.962.723 3.320.907
oblogasi
Amortisasi keuntungan d
Penarikan obligasi (2.212.237) (737.413)
Saldo akhir disesuaikan b+c-d 1.132.750.486 377.583.494
Bagian laba atas PT a-d
Andalas 185.287.763
Bagian Laba Kepentingan a-d 61.762.587
Pengendali

Jurnal eliminasi (17e) merupakan jurnal eliminasi dasar yang dibuat untuk meneliminasi dasar yang
dibuat untuk mengeliminasi bagian laba dan dividen PT Nusantara dan kepentingan nonpengendali serta
investasi awal PT Nusantara di PT Andalas

(17e) Saham Biasa 800.000.000


Saldo Laba 550.000.000
Bagian Laba atas PT Andalas 185.287.763
Bagian Laba Kepentingan Non- 61.762.587
pengendali
Dividen Diumumkan 100.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.122.787.763
Kepentingan Non-pengendali 374.262.587
Mengeliminasi ekuitas dan investasi pada PT Andalas

Jurnal eliminasi (18e) untuk menhapus utang obligasi, premium obligasi, dan beban bunga yang
dicatat oleh PT Andalas, dari sisi PT Nusantara, investasi pada obligasi dan pendapatan bunga harus
dieliminasi. Jurnal eliminasi yang dibuat juga memunculkan saldo awal keuntungan atas penarikan
obligasi entitas anak. Nemun karena pembelian obligasi sudah terjadi di periode sebelumnya, maka
jurnal eliminasi dibuat dengan menyesuaikan akun investasi pada entitas anak dan kepentingan
nonpengendali.

33
(18e) Utang Obligasi 500.000.000
Premium Obligasi 6.435.890
Pendapatan Bunga 41.101.910
Investasi pada Obligasi 469.101.910
Investasi pada PT Andalas 9.962.723
Kepentingan Non-pengendali 3.320.907
Beban Bunga 38.152.260
Mengeliminasi dampak pembelian obligasi pada PT Andalas oleh PT Nusantara dari
pihak non-afiliasi

Kertas Kerja Konsolidasian-2016

Berikut adalah kertas kerja yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian 2016:

TABEL 7.14
Kertas Kerja Konsolidasian 2016

Nama Akun PT Nusantara PT Andalas Jurnal Eliminasi Konsolidasian


Debit Kredit
Laporan Laba Rugi
Penjualan 6.000.000.000 1.000.000.000 7.000.000.000
Beban Pokok Penjualan (3.900.000.000) (561.847.740) (4.461.847.740)
Beban Operasi (1.078.601.910) (125.000.000) (1.203.601.910)
Beban Penyusutan (250.000.000) (25.000.000) (275.000.000)
Beban Amortisasi (62.500.000) - (62.500.000)
Beban Bunga - (38.152.260) (18e) 38.152.260 -
Bagian Laba atas PT Andalas 185.287.763 - (17e) 185.287.763 -
Pendapatan Bunga 41.101.910 - (18e) 41.101.910 -
Laba Bersih Konsolidasian 935.287.763 250.000.000 262.389.673 38.152.260 997.050.350
Penghasilan Kepentingan (17e) 61.6762.587 (61.762.587)
Nonpengendali
Bagian Induk atas Laba Bersih 935.287.763 250.000.000 288.152.260 38.152.260 953.287.763

Laporan Perubahan Saldo Laba


Saldo Laba Awal 1.959.962.723 550.000.000 (17e) 550.000.000 1.959.962.723
Laba bersih (dari atas) 935.287.763 250.000.000 288.152.260 38.152.260 935.287.763
Dikurang: Dividen Diumumkan (400.000.000) (100.000.000) (17e) 100.000.000 (400.000.000)
Saldo Laba Akhir 2.495.250.486 700.000.000 838.152.260 138.152.260 2.495.250.486

Laporan Posisi Keuangan


Kas dan Setara Kas 893.935.367 706.435.890 1.600.371.257
Piutang Usaha 1.000.000.000 500.000.000 1.500.000.000
Piutang Bunga - - -
Persediaan 550.000.000 350.000.000 900.000.000
Investasi pada PT Andalas 1.132.750.486 (17e) 1.122.787.763 -
(18e) 9.962.723
Investasi pada Obligasi 496.101.910 (18e) 496.101.910
Tanah 1.500.000.000 500.000.000 2.000.000.000
Bangunan dan Peralatan 3.000.000.000 400.000.000 3.400.000.000
Akumulasi Penyusutan (1.000.000.000) (150.000.000) (1.150.000.000)
Merek Dagang 784.962.723 - 784.962.723
Akumulasi Amortisasi (112.500.000) - (122.500.000)
Total Aset 8.245.250.486 2.306.435.890 - 8.922.833.980

Utang Usaha 1.250.000.000 300.000.000 1.550.000.000


Utang Obligasi 1.500.000.000 500.000.000 (17e) 500.000.000 1.500.000.000
Premium Obligasi - 6.435.890 (18e) 6.435.890 -
- - -

34
Saham Biasa 3.000.000.000 800.000.000 (17e) 800.000.000 3.000.000.000
Saldo Laba(dari atas) 2.495.250.486 700.000.000 838.152.260 138.152.260 2.495.250.486
Kepentingan Nonpengendali - (17e) 374.262.587 377.583.494
(18e) 3.320.907
Total Liabilitas & Ekuitas 8.245.250.486 2.306.435.890 2.144.588.150 512.414.847 8.922.833.980

35
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Obligasi merupakan surat utang jangka panjang yang diperjualbelikan di pasar surat-surat berharga.
Penjualan obligasi menimbulkan hubungan antara penerbit obligasi sebagai debitur dan pembeli
obligasi yang biasa disebut investor obligasi. Penjualan obligasi bagi penerbit menimbulkan hutang
obligasi. Apabila harga penjualan diatas atau dibawah nilai normal, selisih harga jual dengan nilai
nominal, itu disebut premi atau diskon.

Bagi investor obligasi nilai investasi dalam obligasi dicatat sebesar harga perolehan obligasi
tersebut. Ada kalanya harga perolehan obligasi dari nilai nominal tetapi dapat pula lebih rendah dari
nilai nominal. Untung/rugi konstruktif merupakan salah satu komponen pendapatan investasi. Jumlah
untung/rugi yang mempengaruhi pendapatan investasi induk perusahaan tergantung dari pihak penerbit
atau penjual obligasi.

B. Saran
Dalam penulisan makalah ini kami sadar sungguh, bahwa makalah yang kami buat ini masih jauh
dari kesempurnaan. Untuk itu kami mohon kritik dan saran yang bersifat membangun dan memperbaiki
dari semua pihak khususya dosen mata kuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan 1.

36
DAFTAR PUSTAKA

http://elawatiekonomiislam.blogspot.com/2016/04/akuntansi-keuangan-lanjutan-1-transaksi.html

37