Anda di halaman 1dari 1

PMK 49 TAHUN 2016 tentang pedoman teknis pengorganisasian dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota

Dinas Kesehatan Provinsi Dinas Kesehatan Kab/Kota


tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh seorang Kepala tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh seorang Kepala Dinas
Dinas dengan jabatan Eselon II A atau dalam Jabatan dengan jabatan Eselon II B atau dalam Jabatan Pimpinan Tinggi
Pimpinan Tinggi Pratama. Pratama.

Sekretariat dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Sekretariat dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh
Sekretaris dengan jabatan Eselon III A atau dalam Sekretaris dengan jabatan Eselon III A atau dalam Jabatan
Jabatan Administrator. Administrator

Bidang dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Bidang dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Kepala
Kepala Bidang dengan jabatan Eselon III A atau Bidang dengan jabatan Eselon III B atau dalam Jabatan
dalam Jabatan Administrator Administrator.
Seksi dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Kepala Seksi dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Kepala Seksi
Seksi dengan jabatan Eselon IV A atau dalam Jabatan dengan jabatan Eselon IV A atau dalam Jabatan Pengawas.
Pengawas.
Sub Bagian dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Sub Bagian dengan tipelogi A, B, dan C dipimpin oleh Kepala
Kepala Sub Bagian dengan jabatan Eselon IV A atau Sub Bagian dengan jabatan Eselon IV A atau dalam Jabatan
dalam Jabatan Pengawas. Pengawas.