Anda di halaman 1dari 45

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN


PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN
TAHAP IV
(PPL-PPG DALJAB TAHAP IV)

DI
SMA NEGERI 6 BANDUNG

Kelas XI Semester 1 Pertemuan Ke - 2

Oleh :
MAULUDDIN RAHMAN SYAH, S.Pd
19280215410247
Prodi Pendidikan Kewarganegaraan
Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

DIVISI PENDIDIKAN PROFESI DAN JASA KEPROFESIAN


DIREKTORAT AKADEMIK
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2019
PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 6 BANDUNG
Jalan Pasirkaliki No.51 Tlp. (022) 6027149-6120389 - 6011309 (Fax)
Bandung 40172
Website : www.sman6bdg.sch.id e-mail : sma6bdg51@gmail.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 6 Kota Bandung


Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2 Jam pelajaran @ 45 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif
dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan,
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan
regional, dan kawasan internasional”.
3. KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1.2 Menghargai nilai-nilai 1.2.1 Menghargai nilai-nilai ke-Tuhanan dalam


ke-Tuhanan dalam berdemokrasi Pancasila sesuai Undang-Undang
berdemokrasi Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Pancasila sesuai 1.2.2 Mengamalkan nilai-nilai demokrasi pancasila sesuai
Undang-Undang dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Dasar Negara Indonesia Tahun 1945
Republik Indonesia
Tahun 1945

2.2 Berperilaku santun 2.2.1 Menunjukan perilaku santun dalam ber-demokrasi


dalam ber-demokrasi Pancasila sesuai Undang-Undang Dasar Negara
Pancasila sesuai Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang 2.2.2 Menunjukan sikap taat pada ketentuan demokrasi
Dasar Negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Republik Indonesia Tahun 1945
Tahun 1945

3.2 Mengkaji sistem dan 3.2.1 Menjelaskani pentingnya kehidupan demokrasi


dinamika demokrasi 3.2.2 Menguraikan prinsip-prinsip demokrasi Pancasila.
Pancasila sesuai 3.2.3 Mengidentifikasi makna dan hakekat demokrasi
dengan Undang- 3.2.4 Mengidentifikasi prinsip - prinsip demokrasi
Undang Dasar Negara Pancasila
Republik Indonesia 3.2.5 Memberikan contoh pelaksanaan demokrasi
Tahun 1945 pancasila di Indonesia
3.2.6 Memberikan contoh bagaimana pentingnya
kehidupan yang demokratis
3.2.7 Menganalisis periodisasi demokrasi di Indonesia
3.2.8 Menganalisis contoh tegaknya nilai-nilai demokrasi
di Indonesia

4.2 Menyajikan hasil 4.2.1 Menyajikan hasil kajian tentang sistem dan dinamika
kajian tentang sistem demokrasi Pancasila sesuai dengan Undang-Undang
dan dinamika Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
demokrasi Pancasila 4.2.2 Mempresentasikan hasil analsis tentang perilaku
sesuai dengan yang mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi
Undang-Undang Dasar
Negara Republik
Indonesia Tahun 1945

C. Tujuan Pembelajaran :
BAB 2 Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
Sub C. Membangun Kehidupan Yang Demokratis di Indonesia
a. Melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat mensyukuri nilai-nilai ke-
Tuhanan dalam sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai bentuk pengabdian
kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Melalui kegiatan mengamati, peserta didik dapat menunjukkan sikap toleran, gotong
royong, damai, dan Taat menjalankan agama dalam kegiatan belajar mengajar dengan
baik
c. Melalui kegiatan bertanya dan mengumpulkan informasi, peserta didik dapat
menganalisis karakteristik negara Demokratis dengan baik.
d. Melalui kegiatan mengasosiasi, peserta didik dapat mengidentifikasi perilaku yang
mencerminkan upaya menegakan nilai-nilai demokrasi dengan tepat.
e. Melalui kegiatan mengkomunikasikan, peserta didik dapat menyajikan hasil
identifikasi perilaku yang mencerminkan upaya menegakan nilai-nilai demokrasi
dengan baik.

D. Materi Pembelajaran
 Materi Pembelajaran Reguler
BAB 2 Sistem dan Dinamika Demokrasi Indonesia
Sub Bab C. Membangun kehidupan yang demokratis di Indonesia :
1) Faktual
a. Indonesia adalah Negara demokrasi berdasarkan Pancasila
b. Kehidupan yang demokratis penting untuk kemajuan suatu bangsa
c. Nilai-nilai demokrasi sangat didukung oleh perilaku warga negara yang baik
2) Konseptual
b. Pentingnya kehidupan yang demokratis
c. Perilaku yang mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi
3) Prosedural
a. Penerapan karakteristik Negara demokratis dalam lingkungan
b. Upaya menegakan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari
4) Metakognitif
a. Pada hakikatnya sebuah negara dapat disebut negara yang demokratis, apabila di
dalam pemerintahan tersebut menjalankan karakter negara demokratis meliputi :
persamaan kedudukan dimuka hukum, partisipasi masyarakat dalam pembuatan
keputusan, distribusi pendapatan secara adil, dan kebebasan yang bertanggung
jawab.
b. Demokrasi akan terwujud apabila didukung sepenuhnya oleh masyarakat
dengan menjalakan prinsip nilai-nilai demkrasi dalam kehidupan sehari-hari

 Materi Pembelajaran Pengayaan


Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal). Guru memberikan materi pengayaan sebagai penambah wawasan
peserta didik untuk menginjak materi minggu depan sebagai berikut :
a. Makna hukum
b. Karakteristik hukum

 Materi Pembelajaran Remedial


Materi yang diperkirakan sulit dikuasai oleh sebagian atau seluruh siswa yakni penerapan
nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari

E. Metode/Model Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Problem Base Learning
3. Metode pembelajaran : Ceramah bervariasi, diskusi, pengamatan, Penugasan, Tes
pilihan ganda, tanya jawab
4. Teknik pembelajaran : Sosiodrama
F. Media, Alat dan Bahan Pembelajaran
Media :
1. Presentasi ms. Powerpoint dengan materi Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila;
Sub Bab C : Membangun kehidupan yang demokratis di Indonesia
2. Gambar contoh penerapan demokrasi di kehidupan sehari-hari
3. Video : “Speech Composing Eka Gustiwana Moderator Debat”
4. Workshet/lembar kerja

Alat/Bahan
1. Alat tulis
2. Naskah skenario singkat mengenai penerapan demokrasi di kehidupan sehari-hari
3. Laptop
4. Infocus
5. Sound system
6. Smartphone

G. Sumber Belajar
1. Buku penunjang Guru kurikulum 2013 mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas XI, Kemendikbud, tahun 2013 revisi 2017
2. Buku penunjang Siswa kurikulum 2013 mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas XI, Kemendikbud, tahun 2013 revisi 2017
3. Pengalaman peserta didik dan guru
4. Internet dan media elektronik
Sumber video (sumber youtube : https://www.youtube.com/watch?v=x_GumCsHS94 )
5. Gambar contoh penerapan demokrasi di lingkungan keluarga
(Sumber : https://3.bp.blogspot.com/-2z9qwBK-
SD0/WfAHGYqwnyI/AAAAAAAACyk/gsqjUgRF28wN62WBy0SEnpzkDd64LDjmQCK
gBGAs/s1600/image007.jpg )
Gambar contoh penerapan demokrasi di lingkungan sekolah
(Sumber : http://kpud-banjarkota.go.id/1/images/berita/bridge2.jpg )
Gambar contoh penerapan demokrasi di lingkungan masyarakat
(Sumber : https://mmc.tirto.id/image/2016/11/04/TIRTOID-antarafoto-tradisi-
pindahkan-rumah-041116-abhe-1_ratio-16x9.JPG )
Gambar contoh penerapan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
(Sumber : https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/eec-
Ma4haUTw91Dn3f8sO0CO1Tg=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():forma
t(jpeg)/kly-media-production/medias/2774986/original/058106000_1554885049-
20190410-Gelar-Simulasi-Pemilu-2019-TALLO-2.jpg )

H. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Sintak Deskripsi Kegiatan
waktu
Pendahuluan 1. Guru melakukan pembukaan dengan 10
salam pembuka, memanjatkan syukur menit
kepada Tuhan YME dan meminta ketua
kelas untuk memimpin do’a sebelum
pelajaran dimulai
2. Guru mempersiapkan kelas agar lebih
kondusif untuk proses belajar mengajar;
kerapian dan kebersihan ruang kelas,
presensi (kehadiran, agenda kegiatan,
kebersihan kelas, menyiapkan media dan
alat serta buku yang diperlukan).
3. Guru memberikan motivasi dan
mengungkapkan rasa syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
4. Guru menggugah kembali ingatan peserta
didik mengenai materi yang telah
dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
1. Orientasi siswa 5. Guru menyampaikan topik pembuka
pada masalah tentang “Membangun Kehidupan yang
Demokratis di Indonesia” dan
menyampaikan kompetensi yang akan
dicapai serta tujuan pembelajaran.
6. Guru memberikan pengantar
pembelajaran dan stimulus kepada peserta
didik mengenai “Pentingnya kehidupan
Alokasi
Kegiatan Sintak Deskripsi Kegiatan
waktu
yang demokratis”
2. Mengorganisasi 7. Guru membagi kelompok belajar secara
siswa untuk acak dengan jumlah 5 sampai 6 orang per
belajar kelompok
8. Guru menjelaskan mekanisme
pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran
(Problem Base Learning)
Kegiatan 3. Membimbing 1. Mengamati
Inti penyelidikan a. Dalam kelompok, peserta didik 70
individual diminta untuk mengamati menit
maupun presentasi power point dan video
kelompok yang disajikan guru.
b. Peserta didik diminta untuk
menganalisis gambar/foto mengenai
contoh-contoh penerapan demokrasi
dalam kehidupan sehari-hari
2. Menanya
a. Peserta didik diminta untuk
menanggapi gambar tersebut,
masing-masing dengan pertanyaan
yang berbeda
b. Peserta didik diberikan kesempatan
untuk bertanya dan menanggapi
materi yang disampaikan.
4. Mengembangkan 3. Mengumpulkan Informasi
dan menyajikan a. Guru memberikan tugas kelompok
hasil karya dalam LKPD 1 dan menjelaskan
langkah-langkah pengisiannya.
Serta membagi skenario sosiodrama
sebagai berikut :
Alokasi
Kegiatan Sintak Deskripsi Kegiatan
waktu
 Kelompok 1 : Ikut serta dalam
demokrasi
 Kelompok 2 : Gotong royong
menjaga kebersihan
 Kelompok 3 : Bermusyawarah
dan saling menghargai pendapat
orang lain
 Kelompok 4 : Menghargai
persamaan derajat
 Kelompok 5 : Berbagi tugas
untuk kepentingan bersama
b. Dalam kelompok peserta didik
diminta untuk membuat video
sederhana sosiodrama mengenai
pelaksanaan demokrasi dalam
kehidupan sehari-hari sesuai naskah
yang sudah diberikan.
c. Peserta didik dianjurkan untuk
berdiskusi terlebih dahulu, membagi
peran dan menentukan konsep
pembuatan videonya dengan
membebaskan eksplorasi kreatifitas
masing-masing kelompoknya.
d. Peserta didik dalam kelompoknya
membuat karya video sosiodrama
upaya penerapan demokrasi dalam
kehidupan sehari-hari dengan
batasan waktu yang sudah
ditentukan.
4. Mengasosiasi
a. Setelah mengumpulkan informasi
Alokasi
Kegiatan Sintak Deskripsi Kegiatan
waktu
melalui kegiatan sosiodrama,
peserta didik diminta mendiskusikan
dan mengecek kembali hasil
karyanya untuk selanjunya
dipersiapkan dipresentasikan di
depan kelas
5. Menganalisis 5. Mengkomunikasikan
dan a. Masing-masing kelompok diminta
mengevaluasi untuk memutar hasil karya videonya
proses menjelakan makna yang terkandung
pemecahan dalam video tersebut
masalah b. peserta didik yang lain di minta
untuk memberikan tanggapan.
c. Setelah presentasi, untuk mengukur
pemahaman peserta didik, guru
memberikan test tertulis (LKPD 2)
seputar materi yang baru saja
dipelajari
d. Hasil tugas kelompok dan mandiri
dikumpulkan untuk mendapatkan
penilaian.
Penutup 1. Peserta didik ditanya apakah sudah 10
memahami materi pelajaran hari ini. menit
2. Peserta didik menyimpulkan materi
yang telah dibahas sebagai bahan
refleksi pembelajaran.
3. Guru memberikan apresiasi dan
penghargaan kepada siswa dan
kelompok terbaik dalam keaktifan dan
penyajian materi diskusi.
4. Guru memberikan umpan balik atas
Alokasi
Kegiatan Sintak Deskripsi Kegiatan
waktu
proses pembelajaran dan hasil kerja
siswa.
5. Guru menyampaikan cakupan materi
pengayaan bagi siswa yang telah
mencapai KKM dan menyampaikan
materi remedial apabila ada siswa yang
belum mencapai KKM
6. Guru menanamkan kesadaran
berkonstitusi kepada peserta didik dan
dilanjutkan mengucapkan rasa syukur
karena pelajaran kali ini dapat berjalan
dengan baik dan lancar.
7. Guru menginformasikan rencana
kegiatan belajar pada pertemuan
berikutnya mengenai BAB 3 Sistem
Hukum dan Peradilan di Indonesia
8. Guru dan peserta didik menutup
pelajaran dengan mengucapkan syukur
kepada Tuhan Yang Maha Esa karena
pembelajaran berlangsung aman dan
tertib
Catatan : Selama pembelajaran Hakikat Demokrasi berlangsung, guru mengamati sikap
peserta didik dalam pembelajaran yang meliputi sikap: santun, disiplin, responsif, dan pro
aktif

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Sikap
Penilaian sikap spiritual terhadap peserta didik dapat dilakukan selama proses
dan setelah pembelajaran berlangsung, termasuk pada saat peserta didik
menjawab beberapa pertanyaan dari guru. Penilaian sikap sosial dapat dilakukan
dengan observasi. Dalam observasi ini misalnya dilihat aktivitas dan tingkat
perhatian, kerja sama peserta didik pada saat mengerjakan tugas.
1) Kompetensi Sikap Spiritual
Observasi/Jurnal Perkembangan Sikap
Bentuk Contoh Butir Waktu
No Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1 Observasi Jurnal Terlampir Saat Penilaian untuk dan
pembelajaran pencapaian
berlangsung pembelajaran
(assessment for and
of learning)

2) Kompetensi Sikap Sosial


Observasi/Jurnal Perkembangan Sikap
Bentuk Contoh Butir Waktu
No Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1 Observasi Jurnal Terlampir Saat Penilaian untuk dan
pembelajaran pencapaian
berlangsung pembelajaran
(assessment for and
of learning)

b. Penilaian Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilakukan dalam bentuk penugasan, peserta didik
diminta untuk mengerjakan tugas diskusi kelompok dapat dilihat dari
ketepatan peserta didik pada saat menjawab pertanyaan dari guru secara
lisan/tertulis yang terkait dengan materi yang baru saja dikaji, antara lain.
 Kompetensi Pengetahuan
 Penugasan
 Tes Tertulis
Contoh
Waktu
No. Teknik Bentuk Instrumen Butir Keterangan
Pelaksanaan
Instrumen
2 Tertulis Pertanyaan dan/atau Terlampir Setelah Penilaian
tugas tertulis selesai pencapaian
berbentuk uraian kegiatan pembelajaran
pembelajaran (assessment
of learning)

c. Penilaian Ketrampilan
Penilaian keterampilan dapat dilihat dari kemampuan menyampaikan pendapat
atau mempresentasikan hasil tugasnya. Penilaian pengetahuan juga dapat dilihat
dari ketepatan peserta didik pada saat menjawab pertanyaan
 Kompetensi Keterampilan
 Praktik
 Unjuk Kerja
Contoh
Waktu
No Teknik Bentuk Instrumen Butir Keterangan
Pelaksanaan
Instrumen
1 Praktik Tugas membuat Terlampir Saat proses Penilaian
video sosiodrama, pembelajaran untuk,
memecahkan berlangsung sebagai,
permasalahan dan dan/atau
alternatif pencapaian
pemecahannya pembelajaran
(assessment
for, as, and of
learning)
1 Unjuk kerja Tugas Terlampir Saat proses Penilaian
Mempresentasikan pembelajaran untuk,
hasil kerja berlangsung sebagai,
kelompok dan/atau
pencapaian
pembelajaran
(assessment
for, as, and of
learning)

3) Instrumen penilaian
a. Instrumen penilaian Sikap (terlampir)
b. Instrumen penilaian Pengetahuan (terlampir)
c. Instrumen penilaian Keterampilan (terlampir)

4) Pembelajaran Remedial
Berdasarkan analisis terhadap hasil penilaian harian, siswa yang belum mencapai
ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran remedial dalam bentuk; 1)
bimbingan perorangan; 2) belajar kelompok; atau 3) pembelajaran ulang materi
yang diakhiri dengan penilaian.

5) Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan analisis terhadap hasil penilaian harian, siswa yang sudah mencapai
ketuntasan belajar diberi kegiatan pengayaan dalam bentuk penugasan untuk
melakukan pengamatan dan memberikan opini atau pendapatnya mengenai
dilematika penerapan demokrasi pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Bandung, Oktober 2019


Catatan Kepala Sekolah
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1

BAHAN AJAR
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS XI

Sekolah : SMAN 6 Bandung


Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Bab 2 Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
Tema : Sub Bag. C. Membangun Kehidupan Yang Demokratis di Indonesia
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2 JP x 45 Menit)

A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


KD IPK
3.2 Mengkaji sistem dan 3.2.1 Menjelaskani pentingnya kehidupan demokrasi
dinamika demokrasi 3.2.2 Menguraikan prinsip-prinsip demokrasi Pancasila.
Pancasila sesuai dengan 3.2.3 Mengidentifikasi makna dan hakekat demokrasi
Undang-Undang Dasar
3.2.4 Mengidentifikasi prinsip - prinsip demokrasi
Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 Pancasila
3.2.5 Memberikan contoh pelaksanaan demokrasi pancasila
di Indonesia
3.2.6 Memberikan contoh bagaimana pentingnya
kehidupan yang demokratis
3.2.7 Menganalisis periodisasi demokrasi di Indonesia
3.2.8 Menganalisis contoh tegaknya nilai-nilai demokrasi
di Indonesia
4.2 Menyajikan hasil kajian 4.2.3 Menyajikan hasil kajian tentang sistem dan dinamika
tentang sistem dan demokrasi Pancasila sesuai dengan Undang-Undang
dinamika demokrasi Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Pancasila sesuai dengan 4.2.4 Mempresentasikan hasil analsis tentang perilaku yang
Undang-Undang Dasar mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi
Negara Republik
Indonesia Tahun 1945

B. Tujuan Pembelajaran :
BAB 2 Sub Bag. C. Membangun Kehidupan Yang Demokratis di Indonesia
a. Melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat mensyukuri nilai-nilai ke-
Tuhanan dalam sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai bentuk pengabdian
kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Melalui kegiatan mengamati, peserta didik dapat menunjukkan sikap toleran, gotong
royong, damai, dan Taat menjalankan agama dalam kegiatan belajar mengajar dengan
baik
c. Melalui kegiatan bertanya dan mengumpulkan informasi, peserta didik dapat
menganalisis karakteristik negara Demokratis dengan baik.
d. Melalui kegiatan mengasosiasi, peserta didik dapat mengidentifikasi perilaku yang
mencerminkan upaya menegakan nilai-nilai demokrasi dengan tepat.
e. Melalui kegiatan mengkomunikasikan, peserta didik dapat menyajikan hasil
identifikasi perilaku yang mencerminkan upaya menegakan nilai-nilai demokrasi
dengan baik.

C. Materi Pembelajaran
Materi Pembelajaran Reguler
BAB 2 Hakikat dan Dinamika Demokrasi Indonesia
Sub Bab C. Membangun kehidupan yang demokratis di Indonesia :
1) Faktual
a. Indonesia adalah Negara demokrasi berdasarkan Pancasila
b. Kehidupan yang demokratis penting untuk kemajuan suatu bangsa
c. Nilai-nilai demokrasi sangat didukung oleh perilaku warga negara yang baik
2) Konseptual
a. Pentingnya kehidupan yang demokratis
b. Perilaku yang mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi
3) Prosedural
a. Penerapan karakteristik Negara demokratis dalam lingkungan
b. Upaya menegakan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari
4) Metakognitif
a. Pada hakikatnya sebuah negara dapat disebut negara yang demokratis, apabila di
dalam pemerintahan tersebut menjalankan karakter negara demokratis meliputi :
persamaan kedudukan dimuka hukum, partisipasi masyarakat dalam pembuatan
keputusan, distribusi pendapatan secara adil, dan kebebasan yang bertanggung
jawab.
b. Demokrasi akan terwujud apabila didukung sepenuhnya oleh masyarakat
dengan menjalakan prinsip nilai-nilai demkrasi dalam kehidupan sehari-hari

C. MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG DEMOKRATIS DI INDONESIA


1. Pentingnya Kehidupan yang Demokratis
Setelah kalian membaca dan memahami uraian materi sebelumnya, coba kalian
pikirkan apakah negara kita merupakan negara yang demokratis? Mengapa kehidupan
demokratis itu penting? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, pahamilah uraian
materi berikut ini.
Pada hakikatnya sebuah negara dapat disebut sebagai negara yang demokratis,
apabila di dalam pemerintahan tersebut rakyat memiliki persamaan di depan hukum,
memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan, dan memperoleh
pendapatan yang layak karena terjadi distribusi pendapatan yang adil, serta memiliki
kebebasan yang bertanggung jawab. Mari kita uraikan makna masing-masing.
a. Persamaan kedudukan di muka hukum
Hukum itu mengatur bagaimana seharusnya penguasa bertindak, bagaimana hak dan
kewajiban dari penguasa dan juga rakyatnya. Rakyat memiliki kedudukan yang sama
di depan hukum. Artinya, hukum harus dijalankan secara adil dan benar. Hukum
tidak boleh pandang bulu. Siapa saja yang bersalah dihukum sesuai ketentuan yang
berlaku. Untuk menciptakan hal itu harus ditunjang dengan adanya aparat penegak
hukum yang tegas dan bijaksana, bebas dari pengaruh pemerintahan yang berkuasa,
dan berani menghukum siapa saja yang bersalah.

b. Partisipasi dalam pembuatan keputusan


Dalam negara yang menganut sistem politik demokrasi, kekuasaan tertinggi berada di
tangan rakyat dan pemerintahan dijalankan berdasarkan kehendak rakyat. Aspirasi dan
kemauan rakyat harus dipenuhi dan pemerintahan dijalankan berdasarkan konstitusi
yang merupakan arah dan pedoman dalam melaksanakan hidup bernegara. Para
pembuat kebijakan memperhatikan seluruh aspirasi rakyat yang berkembang.
Kebijakan yang dikeluarkan harus dapat mewakili berbagai keinginan masyarakat
yang beragam. Sebagai contoh, ketika rakyat berkeinginan kuat untuk menyampaikan
pendapat di muka umum maka pemerintah dan DPR menetapkan undang-undang
yang mengatur penyampaian pendapat di muka umum.
c. Distribusi pendapatan secara adil
Dalam negara demokrasi, semua bidang dijalankan dengan berdasarkan prinsip
keadilan termasuk di dalam bidang ekonomi. Semua warga negara berhak
memperoleh pendapatan yang layak. Pemerintah wajib memberikan bantuan kepada
fakir dan miskin atau mereka yang berpendapatan rendah. Akhir-akhir ini pemerintah
menjalankan program pemberian bantuan langsung tunai. Hal tersebut dilakukan
dalam upaya membantu para fakir miskin. Pada kesempatan lain, pemerintah terus
giat membuka lapangan kerja agar masyarakat dapat memperoleh penghasilan.
Dengan programprogram tersebut diharapkan terjadi distribusi pendapatan yang adil
di antara masyarakat Indonesia.
d. Kebebasan yang bertanggung jawab
Dalam sebuah negara yang demokratis, terdapat empat kebebasan yang sangat
penting, yaitu kebebasan beragama, kebebasan pers, kebebasan mengeluarkan
pendapat, dan kebebasan berkumpul. Empat kebebasan ini merupakan hak asasi
manusia yang harus dijamin keberadaannya oleh negara. Akan tetapi dalam
pelaksanaannya mesti bertanggung jawab, artinya kebebasan yang dimiliki oleh setiap
warga negara tidak boleh bertentangan dengan norma-norma yang berlaku. Dengan
kata lain, kebebasan yang dikembangkan adalah kebebasan yang tidak tak terbatas,
yaitu kebebasan yang dibatasi oleh aturan dan kebebasan yang dimiliki orang lain.
Setelah kalian memahami karakteristik negara yang demokratis, coba kalian
bayangkan jika kalian tidak diperlakukan sama di depan hukum. Kalian tentunya merasa
diperlakukan tidak adil dan kepercayaan kalian terhadap lembaga-lembaga peradilan
menjadi menurun atau bahkan tidak ada. Bayangkan pula apabila anggota masyarakat
tidak diberi kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan dan memperoleh
penghidupan yang layak. Pengangguran akan semakin meningkat serta fakir miskin
bertambah banyak jumlahnya dan mereka semakin terlantar kehidupannya. Demikian
pula halnya dalam kehidupan sehari-hari di keluarga, sekolah, dan masyarakat. Apa
yang kalian rasakan seandainya kalian tidak diberi kesempatan berbicara di depan orang
tua kalian. Segala aturan keluarga harus kalian ikuti tanpa dimusyawarahkan terlebih
dahulu. Jika di kelas kalian, guru tidak memberi kesempatan untuk bertanya,
mengemukakan pendapat, berdiskusi maka pemahaman kalian terhadap pelajaran
menjadi kurang optimal. Dalam masyarakat, apabila penyelesaian perkara tidak
dilakukan melalui musyawarah, maka masyarakat akan “main hakim sendiri” dan
pengambilan kebijakan dilakukan sewenang-wenang, akibatnya suasana di lingkungan
masyarakat menjadi tidak nyaman dan tidak aman.
Dalam lingkup kehidupan berbangsa dan bernegara, seandainya tidak ada
pemilihan umum untuk memilih presiden dan wakil presiden, maka tentu saja tidak akan
terwujud kebebasan warga negara untuk memilih pemimpinnya. Bayangkan pula
seandainya warga negara tidak diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuatan
kebijakan pemerintah, maka kebijakan yang dibuat pemerintah cenderung akan
sewenang-wenang. Artinya, kebijakan tersebut tidak sesuai dengan aspirasi warga
negara.
Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa kehidupan demokratis penting
dikembangkan dalam berbagai kehidupan. Seandainya kehidupan yang demokratis tidak
terlaksana, maka asas kedaulatan rakyat tidak berjalan, tidak ada jaminan hak-hak asasi
manusia, tidak ada persamaan di depan hukum. Jika demikian tampaknya kita akan
semakin jauh dari tujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan
Pancasila.

2. Perilaku yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi


Demokrasi tidak mungkin terwujud, jika tidak didukung oleh masyarakatnya.
Pada dasarnya tumbuhnya budaya demokrasi disebabkan karena rakyat tidak senang
dengan tindakan yang sewenang-wenang, baik dari pihak penguasa maupun dari rakyat
sendiri. Oleh karena itu, kehidupan yang demokratis hanya mungkin dapat terwujud
ketika rakyat menginginkan terwujudnya kehidupan tersebut.
Bagaimana caranya supaya kita dapat menjalankan kehidupan yang demokratis?
Untuk menjalankan kehidupan demokratis, kita bisa memulainya dengan cara
menampilkan beberapa prinsip di bawah ini dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:
a. membiasakan diri untuk berbuat sesuai dengan aturan main atau hukum yang berlaku;
b. membiasakan diri untuk bertindak demokratis dalam segala hal;
c. membiasakan diri untuk menyelesaikan persoalan dengan musyawarah;
d. membiasakan diri untuk mengadakan perubahan secara damai tidak dengan
kekerasan;
e. membiasakan diri untuk memilih pemimpin melalui cara-cara yang demokratis;
f. selalu menggunakan akal sehat dan hati nurani dalam musyawarah;
g. selalu mempertanggungjawabkan hasil keputusan musyawarah kepada Tuhan Yang
Maha Esa, masyarakat, bangsa, dan negara bahkan diri sendiri;
h. menuntut hak setelah melaksanakan kewajiban;
i. menggunakan kebebasan dengan rasa tanggung jawab;
j. menghormati hak orang lain dalam menyampaikan pendapat;
k. membiasakan diri memberikan kritik yang bersifat membangun.
Kalian sebagai generasi penerus bangsa dan sebagai ujung tombak dalam usaha
menegakkan nilai-nilai demokrasi, sudah semestinya mendemonstrasikan peran serta
kalian dalam usaha mewujudkan kehidupan yang demokratis. Paling tidak, kalian
mencoba membiasakan hidup demokratis di lingkungan keluarga dan di lingkungan
sekolah maupun masyarakat tempat kalian tinggal, sehingga pada akhirnya berkembang
menuju kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis. Nah, sekarang coba kalian
tuliskan contoh-contoh perilaku kalian yang mencerminkan upaya menegakkan nilai-
nilai demokrasi.
SKENARIO SOSIODRAMA
KELOMPOK 1
TEMA : IKUT SERTA DALAM DEMOKRASI

Pagi hari disekolah hari ini akan diadakan pemilihan ketua OSIS, seluruh siswa hari ini akan
memilih ketua OSIS yang baru. Namun Adi dan Dito terlihat hanya duduk-duduk di tangga
dan tidak mengikuti kegiatannya. Sesaat kemudian mereka dihampiri Selly dan Nita

Selly-Nita : Hai teman-teman, kalian lagi apa?

Adi : Eh kalian, kita lagi nongkrong-nongkrong aja nih

Selly : Loh kalian kok nggak ikut nyoblos pemilu ketua OSIS

Dito : Nggak ah males, ngapain ikut-ikut begituan

Nita : Kalian golput dong?

Adi : Iya, lagian ngga ada kandidat yang aku kenal

Selly : Hmmm...jangan gitu dong, kita sebagai warga sekolah yang baik harus ikut
serta pada proses demokrasi sekolah ini

Dito : Terus kita harus gimana?

Nita : Kalau belum ada yang pas menurut kalian, maka tugas kita buat mengenali,
cari tahu visi misi mereka kedepan

Selly : Pak guru bilang, demokrasi itu adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk
rakyat, salah satunya terlibat dalam pemilu, menggunakan hak pilih kita
untuk kebaikan bersama

Adi : Jadi kita gak boleh golput ya?

Selly-Nita : Gak boleh dong

Dita : Ok deh, kita mau ikut nyoblos juga

Nita : Nah gitu dong, terus kamu mau nyoblos siap?

Adi-Dito : Rahasia dong (kompak)....hehehe, Ayo deh sekarang kita nyoblos

Dan mereka pun pergi untuk ikut pemilihan ketua OSIS


SKENARIO SOSIODRAMA
KELOMPOK 2
TEMA : GOTONG ROYONG MENJAGA KEBERSIHAN

Pagi hari sebelum jam pelajaran dimulai, Dino Andi Vino Adrian sedang berjalan
menuju ruang kelasnya. Disekitaran halaman sekolah mereka melihat banyak sekali sampah
berserakan Dino dan Andi ingin sekali membersihkan sampah itu akan tetapi Vito dan Adrian
hanya melihat saja

Dino : Andi, Vito, Adrian kita bergotong royong membersihkan sampah-sampah itu

Andi : Ayo sini aku bantu

Adrian : Ogah ah males, kotor soalnya

Vito : Iya aku juga males nanti kotor baju aku

Dino : Ah teman-teman jangan gitu dong! Untuk menjaga kebersihan, ayo kita buang
sampah-sampah itu ke tempatnya .

Andi : Iya nanti kita dapat pahala juga loh kalo bersih-bersih, kebersihan kan sebagian dari
Iman

Adrian : Kan udah ada petugasnya, kenapa harus kita?

Dino : Bukan begitu adrian, kebersihan sekolah ini adalah tugas kita bersama sebagai
bentuk tanggung jawab kita sebagai pelajar yang baik

Vito : Oh iya ya, kata pak guru juga gotong royong adalah salah satu upaya penanaman
nilai demokrasi yaitu terlibat dalam kepentingan bersama

Andi : Ya betul vito, kebersihan lingkungan merupakan kepentingan dan tanggung jawab
kita bersama, apalagi dengan bergotong royong semua pasti cepat beres

Adrian : Yaudah deh aku ikut bersih-bersih juga kalo kaya gitu

Dino : yang iklas dong bersih-bersihnya (bercanda)

Adrian : Iya iya ikhlas ko (tersenyum)

(adrian tersenyum dibarengi tawa teman-temannya)

Merekapun bersama-sama membersihkan sampah yang berserakan itu


SKENARIO SOSIODRAMA
KELOMPOK 3
TEMA : BERMUSYAWARAH DAN SALING MENGHARGAI PENDAPAT ORANG LAIN

Dihari itu Vani, Ilyas, Fahmi dan Yuke sedang bermusyawarah untuk menentukan
lokasi tempat wisata yang akan dikunjungi oleh kelas mereka

Ilyas : Oke teman-teman, hari ini kita akan diskusi mengenai tempat kita wisata nanti, ada
yang punya ide ?

Vani : Aku!!! gimana kalo kita pergi ke dufan?

Ilyas : Kalo menurut kamu Fahmi?

Fahmi : Ah bosen dufan melulu, tahun kemarin juga kita ke dufan kan? Mendingan tahun ini
kita ketempat yang pemandangannya bagus? Kalau kita ke pantai aja gimana ?

Vani : Jangan ke pantai dong, panas tau, lagian ke laut cuman buat main air doang,
mending kita ke dufan aja?

Fahmi : Mending ke pantai lah lebih bagus!

Yuke : Dufan dong lebih seru


Vani, Fahmi dan Yuke terus berdebat beradu argumen mengenai pendapat mereka
masing-masing tentang lokasi wisata
Ilyas : Oke temen-temen STOP!!! (tegas), udah-udah, kalo kayak gini kita nggak bakalan
dapet titik temunya, Inget temen-temen, kata Pak Guru, dalam bermusyawarah itu
kita harus saling menghargai dan menghormati pendapat orang lain, itu cara
berdemokrasi yang baik
Vani : iya Ilyas, maafkan kami,kami terlalu memaksakan kehendak, oh iya menurut kamu
gimana yuke? Dari tadi kamu diam terus, mungkin ada saran?
Yuke : hmmm...(malu-malu) Kalo menurut pendapatku, gimana kalo kita wisata ke daerah
pegunungan? Selain udaranya segar, pemandangannya juga asri. Kita bisa lihat
perkebunan yang hijau sekaligus beraktifitas outbound
Fahmi : Waaaah ide bagus itu!
Vani : Iya ya bener juga, lagian kita belum pernah wisata ke daerah pegunungan
Ilyas : Jadi gimana? Semuanya setuju dengan pendapat Yuke ?
Vani : Aku setuju
Fahmi : Aku juga
Ilyas : Oke kalo gitu kita putuskan, tahun ini kelas kita akan berwisata ke daerah
pegunungan ya
SKENARIO SOSIODRAMA
KELOMPOK 4
TEMA : MENGHARGAI PERSAMAAN DERAJAT

Suatu hari Angga, Dimas, Tami dan Putri berembug bersama berdiskusi mengenai
pemilihan ketua untuk acara pensi sekolah. Mereka duduk bersantai di halaman depan kelas
mereka dan berdiskusi santai

Angga : Jadi gini teman-teman sebentar lagi pensi sekolah akan diadakan, secepatnya
kita harus menentukan ketua

Dimas : Iya benar juga ya, kita harus udah punya ketuanya nih, hmm...kira-kira siapa
ya?

Tami : Menurut ku ketuanya harus gesit, cekatan, kreatif dan berjiwa kepemimpinan

Dimas : Menurut kamu siapa tam?

Tami : Menurut aku sih Putri cocok jadi ketua kita?gimana?

Dimas : Hmm...Putri ya? Tapi kan dia perempuan? Masa perempuan jadi pemimpin

Tami : Loh, emangnya kenapa dia perempuan? Kalau dia mampu kenapa enggak?

Angga : Betul itu Dimas, kita gak boleh diskriminasi, laki-laki atau perempuan
apapun latar belakangnya dalam demokrasi memiliki hak yang sama selagi
dia mampu dan kompeten

Dimas : Oiya benar juga apa yang bilang

Tidak lama kemudian putri datang menghampiri mereka

Tami : Eh itu dia Putri! Putri sini Put!

Putri : Hai teman-teman! lagi pada ngapain?

Angga : Kami lagi diskusi buat persiapan pensi put, eh ngomong-ngomong kamu
bersedia nggak jadi ketua panitianya?

Putri : Ya kalau kalian yang milih dan percaya padaku, aku selalu siap

Dimas : Naaah bagus kalau begitu, semua sudah setuju dan Putri siap jadi ketuanya,
tingga besok kita mulai semua persiapannya

Angga : Oke kalau begitu mari kita kembali ke kelas


SKENARIO SOSIODRAMA
KELOMPOK 5
TEMA : BERBAGI TUGAS UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA

Pagi itu jam menunjukan pukul 06.30, suasana kelas masih tampak kosong karena
banyak siswa yang belum datang, kondisi kelas masih berantakan dan belum bersih. Ada
beberapa siswa yang sudah datang dan bertugas piket pada hari itu.

Rival, Andre, Zaskia sudah nampak hadir dikelas lalu tak berapa lama Reva baru
datang ke kelasnnya.

Reva : Assalamualaikum, selamat pagi semuanya!

Rival, Andre, Zaskia : Waalaikumsalam, selamat pagi juga

Reva : Eh, teman-teman hari ini kita kebagian piket pagi ya?

Zaskia : Iya nih cuman kita berempat, kita harus bereskan kelas ini sebelum bel masuk

Rival : Huh, males banget rasanya, lihat tuh berantakan banget kan? (melihat sekeliling)

Reva : Iya sih, pasti cape kalau cuma kita yang beresin semua

Zaskia : Husss, jangan pada ngeluh gitu dong temen-temen, ini kan udah jadi tugas kita

Andre : Iya temen-temen, kita harus laksanakan tanggung jawab kita, Dalam kehidupan
demokratis kita harus mendahulukan kepentingan orang banyak dibanding
kepentingan pribadi. Nah, gimana kalau kita bagi-bagi tugas aja ?

Zaskia : Nah itu dia, kita bagi-bagi tugas agar pekerjaanya jadi ringan dan cepat selesai

Rival : Ok deh kalau begitu aku aja yang bagian nyapu ya

Reva : Aku aja yang bagian ngepel nya

Andre : Baik, kalo gitu biar aku yang beresin meja sama bangku, Zaskia lap kacanya ya?

Zaskia : Ok deh!

Dan merekapun bersama-sama menjalankan piketnya dengan baik sesuai dengan


tugasnya masing-masing
Lampiran 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tes Tertulis KD 3.2


Materi BAB 2 Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
LKPD Sub Bab C : Membangun Kehidupan Yang Demokratis di
Indonesia

Nama : ............................................
Kelas : ............................................
Jawablah pertanyaan di bawah ini !
1. Identifikasi beberapa karakteristik negara demokratis agar suatu negara dapat
dikatakan sebagai negara yang demokratis !
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
2. Dalam kehidupan demokrasi, hukum tidak boleh pandang bulu, siapa saja yang
bersalah harus di proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini sesuai
dengan karakteristik demokrasi yaitu ?
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
3. Dalam negara yang demokratis kebebasan HAM dijamin keberadaan oleh negara akan
tetapi dalam pelaksanaanya mesti bertanggung jawab, bebas namun dibatasi artinya ?
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
4. Dalam penerapannya, demokrasi dapat diterapkan dimana saja ?
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
5. Menurut pendapat Anda, demokrasi apa yang paling cocok diterapkan di Indonesia?
Jelaskan disertai analisis!
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
Tugas Kelompok KD 3.2
Materi BAB 2 Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
LKPD Sub Bab C : Membangun Kehidupan Yang Demokratis di
Indonesia

Kelompok : ……………………
Nama anggota : ……………………
……………………
……………………
……………………

MARI BERDISKUSI DAN BUAT KARYAMU!

1. Dalam kegiatan kelompok, buatlah sebuah video singkat sosiodrama yang


menggambarkan upaya penerapan demokrasi pancasila dalam kehidupan sehari-hari
dengan pembagian tema :
a. Kelompok 1 : Saling menghormati dan menyayangi sesama anggota keluarga
b. Kelompok 2 : Gotong royong menjaga kebersihan sekolah
c. Kelompok 3 : Bermusyawarah dan saling menghargai pendapat orang lain
d. Kelompok 4 : Menghargai persamaan derajat laki-laki dan perempuan
e. Kelompok 5 : Pembagian tugas piket di kelas
2. Diskusikan konsep videonya dan bagilah peran sesuai dengan skenario yang telah ditentukan
3. Buatlah video sosiodrama dengan durasi maksimal 3 menit
4. Analisis dan tulis makna yang terkandung dari video sosiodrama yang telah kalian buat
(presentasikan di depan kelas)
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

5. Tuliskan contoh-contoh lain upaya penerapan demokrasi pancasila dalam kehidupan


sehari-hari
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

Catatan : Naskah/Skenario sosiodrama masing-masing kelompok terlampir pada bahan


ajar
Lampiran 3
FORMAT PENILAIAN OBSERVASI
SIKAP SPRITUAL DAN SOSIAL PESERTA DIDIK

Nama Sekolah : SMAN 6 Bandung


Kelas : XI MIPA-1
Materi Pokok : BAB 2 Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
Tema : Sub C. Membangun Kehidupan Yang Demokratis di Indonesia
Periode Penilaian : .................................. s.d ..................................

Sikap Spiritual dan Sosial

11. Taat menjalankan


3. Tangg. jawab

5. Gtng Royong

Nilai Kualitatif
6. Kerjasama

9. Responsif

10.Proaktif

Total Skor
No Nama Siswa

Rata-Rata
4. Toleran
Deskripsi

2. Disiplin

7. Santun

8. Damai
1. Jujur

agama
1 Andita Shabirah Putri Nugraha
2 Angga Grecia
3 Bagus Santoso
4 Bilqis Dalilla Muqoddimah
5 Canthika Allena Augusta Putri
6 Devana Khoirun Nisa
7 Dicky Andreas
8 Fanie Puspitasari Mulyana
9 Fayza Lathifa Zahra
10 Fikri Haikal Fauzi
11 Jihan Nur Huwaida
12 Kalista Putri
13 Khalisa Nashwa Widyaning
14 Lisha Adzanta Firmansyah
15 Mochammad Kevin Ariobimo
16 Muhamad Arif Faturrochman
17 Muhammad Daffa Hauzaan
18 Muhammad Ilham Lutfi Aziz A
19 Muhammad Iqbal Krisna A
20 Muhammad Rafi Nugroho
21 Muhammad Razan Amiensyah
22 Muhammad Ridwan Kurniawan
23 Nobby Dharma Khaulid
24 Rahmalia Putri
25 Rehan Rahmat Ramadhan
26 Riska Saliandi
27 Salma Rahmanita Utami
28 Salya Hasna Labibah
29 Syakduzzaman
30 Syeni Adinda Bren
31 Syifa Qurratuain
32 Tazkia Sadiva Martadisastra
33 Vini Dewi Azzahra
34 Zidhan Darmawan

Petunjuk
Lembaran ini diisi oleh guru pada saat dan setelah pelaksanaan pembelajaran. Pada kolom sikap spiritual dan sosial, tuliskan skor angka dengan rentang 1-4.
Kemudian, tuliskan jumlah dan rata-rata skor pada kolom yang tersedia. Konversikan rata-rata skor tersebut tersebut ke dalam nilai kualitatif berikut ini

Skor penilaian menggunakan skala 1-4, yaitu :


• Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai.
• Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai.
• Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai.
• Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai dengan aspek sikap yang dinilai.

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏


Skor Perolehan = x100
𝟒𝟒
FORMAT PENILAIAN OBSERVASI
SIKAP SPRITUAL DAN SOSIAL PESERTA DIDIK

Nama Sekolah : SMAN 6 Bandung


Kelas : XI IPS-3
Materi Pokok : BAB 2 Sub C, Membangun Kehidupan Yang Demokratis di Indonesia
Periode Penilaian : .................................. s.d ..................................

Sikap Spiritual dan Sosial

11. Taat menjalankan


3. Tangg. jawab

5. Gtng Royong

Nilai Kualitatif
6. Kerjasama

9. Responsif

10.Proaktif

Total Skor
No Nama Siswa

Rata-Rata
4. Toleran
Deskripsi

2. Disiplin

7. Santun

8. Damai
1. Jujur

agama
1 Adhienda Siti Aisyah
2 Angel Laura Natalia Limbong
3 Arif Rahman Fauzi
4 Asyiva Oktaviani
5 Deany Reekha Anggra Putri
6 Dehya Nisrina Fadhila
7 Desiana Rosmala Dewi
8 Devan Zalfa Oktavio
9 Diar Maurinda
10 Eva Savariah
11 Faisal Rahman
12 Faisal Rifaldi
13 Fitria Nurfadila
14 Henhen Rizkiawan
15 Khairunnisa Najla Lutfiyah
16 Muhamad Aji Firdaus
17 Muhammad Irvandri Nur R
18 Muhammad Rafly Hasanuddin
19 Mustafa Bisri
20 Mutiara Acacia
21 Qays Valerian Pinandita
22 Rafa Fahriela Putri
23 Rani Fuji Astuti
24 Ravly Pratama Giffary
25 Riffai Caniago
26 Risman Hadi Putra
27 Rula Meisya Putri
28 Sabilla Qurrata A’Yunin Azzahra
29 Septi Rahmawati Diningrum
30 Sridevi Meylasari
31 Wawan Darmawan
32 Yulianti Nur Endang

Petunjuk
Lembaran ini diisi oleh guru pada saat dan setelah pelaksanaan pembelajaran. Pada kolom sikap spiritual dan sosial, tuliskan skor angka dengan rentang 1-4.
Kemudian, tuliskan jumlah dan rata-rata skor pada kolom yang tersedia. Konversikan rata-rata skor tersebut tersebut ke dalam nilai kualitatif berikut ini

Skor penilaian menggunakan skala 1-4, yaitu :


• Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai.
• Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai.
• Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai.
• Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai dengan aspek sikap yang dinilai.

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏


Skor Perolehan = x100
𝟒𝟒
RUBRIK PENSKORAN

1. Aspek : Jujur
No. Indikator Kejujuran Penilaian Kejujuran
1. Tidak menyontek dalam mengerjakan - Skor 1 jika 1 sampai 2 indikator muncul
ujian/ulangan - Skor 2 jika 3 sampai 4 indikator muncul
2. Tidak menjadi plagiat - Skor 3 jika 5 indikator muncul
(mengambil/menyalin karya orang lain - Skor 4 jika 6 indikator muncul
tanpa menyebutkan sumber) dalam
mengerjakan setiap tugas
3. Mengemukakan perasaan terhadap
sesuatu apa adanya
4. Melaporkan barang yang ditemukan
5. Melaporkan data atau informasi apa
adanya
6. Mengakui kesalahan atau kekurangan
yang dimiliki

2. Aspek : Disiplin
No. Indikator Disiplin Penilaian Disiplin
1. sama sekali tidak bersikap disiplin selama proses Kurang (1)
pembelajaran.
2. menunjukkan ada sedikit usaha untuk bersikap disiplin Cukup (2)
selama proses pembelajaran tetapi masih belum
ajeg/konsisten
3. menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap disiplin Baik (3)
selama proses pembelajaran tetapi masih belum
ajeg/konsisten
4. menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap disiplin Sangat baik (4)
selama proses pembelajaran secara terus menerus dan
ajeg/konsisten.

3. Aspek : Tanggungjawab
No. Indikator Tanggungjawab Penilaian Tanggungjawab
1. Melaksanakan tugas individu 1. Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator yang
dengan baik konsisten ditunjukkan peserta didik
2. Menerima resiko dari 2. Skor 2 jika 2 indikator kosisten ditunjukkan
tindakan yang dilakukan peserta didik
3. Mengembalikan barang yang 3. Skor 3 jika 3indikator kosisten ditunjukkan
dipinjam peserta didik
4. Meminta maaf atas 4. Skor 4 jika 4 indikator konsisten ditunjukkan
kesalahan yang dilakukan peserta didik

4. Aspek : Toleran
No. Indikator Toleran Penilaian Toleran
1. Tidak mengganggu teman 5. Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator yang
yang berbeda pendapat konsisten ditunjukkan peserta didik
2. Menghormati teman yang 6. Skor 2 jika 2 indikator kosisten ditunjukkan
berbeda suku, agama, ras, peserta didik
budaya, dan gender 7. Skor 3 jika 3 indikator kosisten ditunjukkan
3. Menerima kesepakatan peserta didik
meskipun berbeda dengan 8. Skor 4 jika 4 indikator konsisten
pendapatnya ditunjukkan peserta didik
4. Dapat mememaafkan
kesalahan/kekurangan orang
lain

5. Aspek : Gotong Royong


No. Indikator Gotong Royong Penilaian Gotong Royong
1. Saling membantu dalam - Skor 1 jika terpenuhi satu indikator
mengerjakan tugas kelompok - Skor 2 jika terpenuhi dua indikator
2. Bersama-sama dalam - Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator
mengerjakan tugas kelompok - Skor 4 jika terpenuhi semua indikator
3. Mengajak teman untuk
membantu teman lain yang
mengalami kesulitan
4. Membagi pekerjaan/tugas
berdasarkan job description
yang telah disepakati

6. Aspek : Kerjasama
No. Indikator Kerjasama Penilaian Kerjasama
1. Terlibat aktif dalam bekerja - Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator yang
kelompok konsisten ditunjukkan peserta didik
2. Kesediaan melakukan tugas - Skor 2 jika 2indikator kosisten ditunjukkan
sesuai kesepakatan peserta didik
3. Bersedia membantu orang - Skor 3 jika 3indikator kosisten ditunjukkan
lain dalam satu kelompok peserta didik
yang mengalami kesulitan - Skor 4 jika 4 indikator konsisten ditunjukkan
4. Rela berkorban untuk teman peserta didik
lain

7. Aspek : Santun
No. Indikator Santun Penilaian Santun
1. Baik budi bahasanya (sopan ucapannya) - Skor 1 jika terpenuhi satu indikator
2. Menggunakan ungkapan yang tepat - Skor 2 jika terpenuhi dua indikator
3. Mengekspresikan wajah yang cerah - Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator
4. Berperilaku sopan - Skor 4 jika terpenuhi semua indikator

8. Aspek : Damai
No. Indikator Damai Penilaian Damai
1. Menghargai teman dalam - Skor 1 jika terpenuhi satu indikator
setiap menjalankan aktivita - Skor 2 jika terpenuhi dua indikator
2. Kebersamaan menjadi - Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator
bahagian dalam pergaulan - Skor 4 jika terpenuhi semua indikator
3. Menghormati dan
menghargai setiap perbedaan
yang ada
4. Mengindari konflik atau
petentangan dalam
perggaulan

9. Aspek : Responsif
No. Indikator Responsif Penilaian Responsif
1. Acuh (tidak merespon) 1 (Kurang)
2. Ragu-ragu/bimbang dalam merespon 2 (Cukup)
3. Lamban memberikan respon/tanggapan 3 (Baik)
4. Cepat merespon/menanggapi 4 (Sangat Baik)

10. Aspek : Proaktif


No. Indikator Proaktif Penilaian Proaktif
1 berinisiatif dalam bertindak - Skor 1 jika terpenuhi satu indikator
2 mampu menggunakan kesempatan - Skor 2 jikaterpenuhi dua indikator
3 memiliki prinsip dalam bertindak - Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator
(tidak ikut-ikutan) - Skor 4 jikaterpenuhi semua indikator
4 bertindak dengan penuh tanggung
jawab

11. Aspek : Taat Menjalankan Agama


No. Indikator Ketaatan Menjalankan Penilaian Ketaatan Menjalankan Agama
Agama
1 Disiplin (selalu tepat waktu) dalam - Skor 1 jika terpenuhi satu indikator
menjalankan agamanya - Skor 2 jikaterpenuhi dua indikator
2 Teratur dalam menjalankan agamanya - Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator
3 Bersungguh-sungguh menjalankan - Skor 4 jikaterpenuhi semua indikator
ajaran agama
4 Berakhlak/berperilaku santun dan
menghargai orang lain
Lampiran 4

INSTRUMEN PENILAIAN
PENGETAHUAN

A. Instrument LKPD Pilihan Ganda (Post Test)

KISI-KISI PENILAIAN SOAL PILIHAN GANDA


Sekolah : SMAN 6 Kota Bandung
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Materi Pokok : Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2 Jam pelajaran @ 45 Menit)

Tingkat
Materi Jenis Level Proses Kognitif Nomor
Kompetensi Dasar Indikator Soal Kesukaran
Pembelajaran Tes Soal
C2 C3 C4 C5 C6 M SD SK
3.2 Mengkaji sistem dan C. Membangun Karakteristik negara
dinamika demokrasi Kehidupan Yang PG      1, 2, 3
demokrasi
Pancasila sesuai Demokratis di
dengan Undang- Indonesia. Penerapan Demokrasi
Undang Dasar Negara PG     4
dalam kehidupan
Republik Indonesia
Tahun 1945 Membangun
      5
demokrasi Pancasila
B. Format Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD )

Tes Tertulis KD 3.2


LKPD Materi BAB 2 Sub Bab C : Membangun Kehidupan
Yang Demokratis di Indonesia

Nama : ............................................
Kelas : ............................................
Jawablah pertanyaan di bawah ini !
1. Identifikasi beberapa karakteristik negara demokratis agar suatu negara dapat
dikatakan sebagai negara yang demokratis !
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
2. Dalam kehidupan demokrasi, hukum tidak boleh pandang bulu, siapa saja yang
bersalah harus di proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini sesuai
dengan karakteristik demokrasi yaitu ?
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
3. Dalam negara yang demokratis kebebasan HAM dijamin keberadaan oleh negara akan
tetapi dalam pelaksanaanya mesti bertanggung jawab, bebas namun dibatasi artinya ?
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
4. Dalam penerapannya, demokrasi dapat diterapkan dimana saja ?
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
5. Menurut pendapat Anda, demokrasi apa yang paling cocok diterapkan di Indonesia?
Jelaskan disertai analisis!
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
Kunci Jawaban LKPD 2

Soal
Kunci Jawaban Skor
No.
1 Sebuah negara dikatakan demokratis apabila Menjawab 1 point : 5
memiliki karakteristik negara demokratis yaitu Menjawab 2 point : 10
setiap lapisan rakyatnya dapat Menjawab 3 point : 15
Menjawab 4 point : 20
a. Persamaan kedudukan dimata hukum
b. Partisipasi dalam pembuatan keputusan
c. Distribusi pendapatan secara adil
d. Kebebasan yang bertanggung jawab
2 Persamaan kedudukan dimata hukum 20
3 Kebebasan yang dimiliki oleh warga negara Kurang tepat : 10
tidak boleh bertentangan dengan norma yang Mendekati : 15
berlaku, yaitu kebebasan yang dibatasi oleh Tepat : 20
aturan dan kebebasan yang dimiliki orang lain.
4 Jawaban : Penerapan demokrasi dapat Menjawab 1 point : 5
dilaksanakan pada Menjawab 2 point : 10
a. Lingkungan keluarga Menjawab 3 point : 15
Menjawab 4 point : 20
b. Lingkungan sekolah
c. Lingkungan masyarakat
d. Lingkungan berbangsa dan bernegara
5 Demokrasi pancasila, yaitu demokrasi yang Kurang tepat : 10
sesuai dengan bangsa indonesia karena Mendekati : 15
bersumber pada tata nilai sosial budaya yang Tepat : 20
sudah melekat dalam kehidupan masyarakat
sejak dulu, dan dijiwai oleh nilai2 yang
sesuai dengan pancasila
Total Skor 100

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏


Skor Perolehan = x100
𝟏𝟎𝟎
C. Format Lembar Penilaian Pengetahuan (Tes Tertulis)

Petunjuk
Lembaran ini diisi oleh guru setelah pembelajaran selesai. Lembar ini mencatat tingkat
pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan dengan acuan aspek penilaian yang
terdiri dari jumlah soal terjawab per point dengan rentang skor angka kurang tepat (10),
Mendekati (15), dan tepat (20). Pada kolom Aspek Penilaian, tulikan kumulatif skor pada
kolom Jumlah Skor dengan rentang 1-100.

Nama Sekolah : SMAN 6 Bandung


Kelas : XI MIPA-1

Aspek Penilaian Soal Nomor Jumlah


No Nama Siswa
1 2 3 4 5 Skor
1 Andita Shabirah Putri Nugraha
2 Angga Grecia
3 Bagus Santoso
4 Bilqis Dalilla Muqoddimah
5 Canthika Allena Augusta Putri
6 Devana Khoirun Nisa
7 Dicky Andreas
8 Fanie Puspitasari Mulyana
9 Fayza Lathifa Zahra
10 Fikri Haikal Fauzi
11 Jihan Nur Huwaida
12 Kalista Putri
13 Khalisa Nashwa Widyaning
14 Lisha Adzanta Firmansyah
15 Mochammad Kevin Ariobimo
16 Muhamad Arif Faturrochman
17 Muhammad Daffa Hauzaan
18 Muhammad Ilham Lutfi Aziz A
19 Muhammad Iqbal Krisna A
20 Muhammad Rafi Nugroho
21 Muhammad Razan Amiensyah
22 Muhammad Ridwan Kurniawan
23 Nobby Dharma Khaulid
24 Rahmalia Putri
25 Rehan Rahmat Ramadhan
26 Riska Saliandi
27 Salma Rahmanita Utami
28 Salya Hasna Labibah
29 Syakduzzaman
30 Syeni Adinda Bren
31 Syifa Qurratuain
32 Tazkia Sadiva Martadisastra
33 Vini Dewi Azzahra
34 Zidhan Darmawan
Petunjuk
Lembaran ini diisi oleh guru setelah pembelajaran selesai. Lembar ini mencatat tingkat
pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan dengan acuan aspek penilaian
yang terdiri dari jumlah soal terjawab per point dengan rentang skor angka kurang tepat
(10), Mendekati (15), dan tepat (20). Pada kolom Aspek Penilaian, tulikan kumulatif skor
pada kolom Jumlah Skor dengan rentang 1-100.

Nama Sekolah : SMAN 6 Bandung


Kelas : XI IPS-3

Aspek Penilaian Soal Nomor Jumlah


No Nama Siswa
1 2 3 4 5 Skor
1 Adhienda Siti Aisyah
2 Angel Laura Natalia Limbong
3 Arif Rahman Fauzi
4 Asyiva Oktaviani
5 Deany Reekha Anggra Putri
6 Dehya Nisrina Fadhila
7 Desiana Rosmala Dewi
8 Devan Zalfa Oktavio
9 Diar Maurinda
10 Eva Savariah
11 Faisal Rahman
12 Faisal Rifaldi
13 Fitria Nurfadila
14 Henhen Rizkiawan
15 Khairunnisa Najla Lutfiyah
16 Muhamad Aji Firdaus
17 Muhammad Irvandri Nur R
18 Muhammad Rafly Hasanuddin
19 Mustafa Bisri
20 Mutiara Acacia
21 Qays Valerian Pinandita
22 Rafa Fahriela Putri
23 Rani Fuji Astuti
24 Ravly Pratama Giffary
25 Riffai Caniago
26 Risman Hadi Putra
27 Rula Meisya Putri
28 Sabilla Qurrata A’Yunin A
29 Septi Rahmawati Diningrum
30 Sridevi Meylasari
31 Wawan Darmawan
32 Yulianti Nur Endang
Lampiran 5
INSTRUMEN PENILAIAN
KETERAMPILAN

A. Format Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)


Tugas Kelompok KD 3.2
LKPD 1 Materi BAB 2 Sub Bab C : Membangun Kehidupan Yang
Demokratis di Indonesia

Kelompok : ……………………
Nama anggota : ……………………
……………………
……………………
……………………

MARI BERDISKUSI DAN BUAT KARYAMU!

6. Dalam kegiatan kelompok, buatlah sebuah video singkat sosiodrama yang


menggambarkan upaya penerapan demokrasi pancasila dalam kehidupan sehari-hari
dengan pembagian tema :
f. Kelompok 1 : Saling menghormati dan menyayangi sesama anggota keluarga
g. Kelompok 2 : Gotong royong menjaga kebersihan sekolah
h. Kelompok 3 : Bermusyawarah dan saling menghargai pendapat orang lain
i. Kelompok 4 : Menghargai persamaan derajat laki-laki dan perempuan
j. Kelompok 5 : Pembagian tugas piket di kelas
7. Diskusikan konsep videonya dan bagilah peran sesuai dengan skenario yang telah ditentukan
8. Buatlah video sosiodrama dengan durasi maksimal 3 menit
9. Analisis dan tulis makna yang terkandung dari video sosiodrama yang telah kalian buat
(presentasikan di depan kelas)
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

10. Tuliskan contoh-contoh lain upaya penerapan demokrasi pancasila dalam kehidupan
sehari-hari
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

Catatan : Naskah/Skenario sosiodrama masing-masing kelompok terlampir pada bahan


ajar
B. Format Lembar Observasi Kegiatan Praktik

Petunjuk
Lembaran ini diisi oleh guru pada saat Tugas Kelompok. Lembar ini mencatat keefektifan
peserta dalam diskusi. Pada kolom Aspek Penilaian yang terdiri dari sikap, pendapat dan
kerjasama, tuliskan skor angka 1 (kurang), 2 (cukup), 3 (baik), 4 (sangat baik). Pada kolom
Penilaian, tuliskan Rata-Rata Skor Angka dan konversi Kode Nilainya.
.

Nama Sekolah : SMAN 6 Bandung


Kelas : XI MIPA-1

Aspek Penilaian Penilaian


Rata2 Kode
No Nama Siswa Kerja
Sikap Pendapat Skor Nilai
sama
Angka
1 Andita Shabirah Putri Nugraha
2 Angga Grecia
3 Bagus Santoso
4 Bilqis Dalilla Muqoddimah
5 Canthika Allena Augusta Putri
6 Devana Khoirun Nisa
7 Dicky Andreas
8 Fanie Puspitasari Mulyana
9 Fayza Lathifa Zahra
10 Fikri Haikal Fauzi
11 Jihan Nur Huwaida
12 Kalista Putri
13 Khalisa Nashwa Widyaning
14 Lisha Adzanta Firmansyah
15 Mochammad Kevin Ariobimo
16 Muhamad Arif Faturrochman
17 Muhammad Daffa Hauzaan
18 Muhammad Ilham Lutfi Aziz A
19 Muhammad Iqbal Krisna A
20 Muhammad Rafi Nugroho
21 Muhammad Razan Amiensyah
22 Muhammad Ridwan Kurniawan
23 Nobby Dharma Khaulid
24 Rahmalia Putri
25 Rehan Rahmat Ramadhan
26 Riska Saliandi
27 Salma Rahmanita Utami
28 Salya Hasna Labibah
29 Syakduzzaman
30 Syeni Adinda Bren
31 Syifa Qurratuain
32 Tazkia Sadiva Martadisastra
33 Vini Dewi Azzahra
34 Zidhan Darmawan
Petunjuk
Lembaran ini diisi oleh guru pada saat Tugas Kelompok. Lembar ini mencatat keefektifan
peserta dalam diskusi. Pada kolom Aspek Penilaian yang terdiri dari sikap, pendapat dan
kerjasama, tuliskan skor angka 1 (kurang), 2 (cukup), 3 (baik), 4 (sangat baik). Pada kolom
Penilaian, tuliskan Rata-Rata Skor Angka dan konversi Kode Nilainya.

Nama Sekolah : SMAN 6 Bandung


Kelas : XI IPS-3

Aspek Penilaian Penilaian


Rata2 Kode
No Nama Siswa Kerja
Sikap Pendapat Skor Nilai
sama
Angka
1 Adhienda Siti Aisyah
2 Angel Laura Natalia Limbong
3 Arif Rahman Fauzi
4 Asyiva Oktaviani
5 Deany Reekha Anggra Putri
6 Dehya Nisrina Fadhila
7 Desiana Rosmala Dewi
8 Devan Zalfa Oktavio
9 Diar Maurinda
10 Eva Savariah
11 Faisal Rahman
12 Faisal Rifaldi
13 Fitria Nurfadila
14 Henhen Rizkiawan
15 Khairunnisa Najla Lutfiyah
16 Muhamad Aji Firdaus
17 Muhammad Irvandri Nur R
18 Muhammad Rafly Hasanuddin
19 Mustafa Bisri
20 Mutiara Acacia
21 Qays Valerian Pinandita
22 Rafa Fahriela Putri
23 Rani Fuji Astuti
24 Ravly Pratama Giffary
25 Riffai Caniago
26 Risman Hadi Putra
27 Rula Meisya Putri
28 Sabilla Qurrata A’Yunin A
29 Septi Rahmawati Diningrum
30 Sridevi Meylasari
31 Wawan Darmawan
32 Yulianti Nur Endang
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
Skor Perolehan = x100
𝟏𝟐

Pedoman penskoran (rubrik) :

No Aspek Penskoran
1 Sikap Skor 4: apabila selalu bersikap aktif dalam diskusi
Skor 3: apabila sering bersikap aktif dalam diskusi
Skor 2: apabila kadang-kadang bersikap aktif dalam diskusi
Skor 1: apabila tidak pernah bersikap aktif dalam diskusi.

2 Pendapat Skor 4: apabila selalu berpendapat dengan argumen yang


rasional dan jelas
Skor 3: apabila sering berpendapat dengan argumen yang
rasional dan jelas
Skor 2: apabila kadang-kadang berpendapat dengan argumen
yang rasional dan jela
Skor 1: apabila tidak pernah berpendapat dengan argumen
yang rasional dan jelas.

3 Kerja sama Skor 4: apabila selalu menunjukan kerjasama dalam diskusi


Skor 3: apabila sering menunjukan kerjasama dalam diskusi
Skor 2: apabila kadang-kadang menunjukan kerjasama dalam
diskusi
Skor 1: apabila tidak pernah menunjukan kerjasama dalam
diskusi.
C. Format Lembar Kinerja Presentasi

Mata Pelajaran : PPKn


Materi : BAB 2 Sitem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
Sub bab. C. Membangun Kehidupan Yang Demokratis di Indonesia
Kelompok : ...............................................

Kinerja Presentasi Skor


Jmlh
No Nama Siswa Kreatifi Kebenaran Penyajian Visual/ Skor Rata- Nilai
tas substansi materi grafis rata
1
2
3
4
5
6

Keterangan pengisian skor


4. Sangat tinggi
3. Tinggi
2. Cukup tinggi
1. Kurang

Keterangan:
NO INDIKATOR URAIAN
1 Kreativitas Baru, unik, tidak asal berbeda
2 Kebenaran substansi materi  Sesuai dengan konsep dan teori yang benar dari
sisi keilmuan
 Tidak ada bagian yang salah/keliru
 Tidak ada kesalahan penempatan gambar, suara
dan teks
3 Penyajian Materi  Runut sesuai dengan struktur keilmuan
 Mengikuti alur logika yang jelas ( sistimatis )
Bervariasi
4 Grafis  Tampilan layar ( warna, tataletak (layout))
 Ilustrasi
Lampiran 6

FORMAT PENILAIAN AKHIR

Petunjuk
Format ini merupakan rangkuman penilaian untuk semua kegiatan yang telah dilaksanakan
oleh siswa. Jumlah Tugas/Diskusi yang dinilai tergantung pada penilaian yang dilakukan oleh guru.
Jadi, pada akhir pembelajaran setiap Bab, siswa akan mendapatkan Nilai Akhir beserta rincian
dan catatan guru. Kemudian siswa diminta menunjukkan format ini kepada orang tua untuk
diberikan umpan balik dan paraf pada kolom yang tersedia.
Lembar ini dapat disalin atau diadaptasi oleh guru. Kemudian sekolah sebaiknya menfasilitasi
untuk penggandaannya sesuai kebutuhan.

Nama Siswa : .........................................................................


Kelas : ............................
Materi/Bab : .........................................................................

Penilaian
Tugas/Diskusi
Nilai Kualitatif Skor Angka
1. Tugas Mandiri
2. Tugas Kelompok
3. Uji Kompetensi
4. Penilaian Afektif/(Spiritual
dan Sosial)
5. Praktek Kewarganegaraan
Catatan perilaku Peserta didik dalam menyelesaikan Total Skor:
tugas/diskusi dari awal sampai akhir Rata-rata/Nilai Akhir:

Tanda Tangan
Orang Tua
Lampiran 7

KONVERSI KOMPETENSI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP

Nilai Kompetensi
Predikat Rentang Nilai
Pengetahuan Keterampilan Sikap
A 99 – 100 4 4
SB
A- 91 – 95 3,66 3,66
B+ 85 – 90 3,33 3,33
B 80 – 84 3 3 B
B- 75 – 79 2,66 2,66
C+ 70 – 74 2,33 2,33
C 65 – 69 2 2 C
C- 60 – 64 1,66 1,66
D+ 55 – 59 1,33 1,33
K
D ≥ 55 1 1

 Kriteria Ketuntasan
 Ketuntasan minimal untuk seluruh kompetensi dasar pada Kompetensi Pengetahuan
dan Kompetensi Keterampilan yaitu 2,66 (B-)
 Pencapaian minimal untuk Kompetensi Sikap adalah B