Anda di halaman 1dari 7

RESUME ASUHAN KEPERAWATAN

GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR ELIMINASI FEKAL


PADA NY S DI RUANG NAKULA 2 RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO

Disusun Oleh :
AGUNG JABBAR SIDIQ
P1337420918005

POLTEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG


JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
2018
RESUME ASUHAN KEPERAWATAN
GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR ELIMINASI FEKAL
PADA NY S DI RUANG MAWAR RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO

A. Identitas Pasien
Nama pasien : NY,S

Umur : 64 th

Alamat : pedururangan lor 01/05 pedurungan kota semarang

Pendidikan : sd

Pekerjaan : wiraswata

Tanggal Masuk : 20 agustus 2018 (19:56)

Tanggal Pengkajian :21 agustus 2018 ( 08:00)

Diagnosa Medis : vomitus relevien

Nomor Register :003764

B. Data Fokus
Data Subjektif :klien mengatakan tidak bisa BAB selama 2 hari, belum bisa
kentut selama kurang lebih 4 hari, mengeluh mual dan muntah
4 kali, lemas, nyeri perut dan dada terasa sesak.
P: bila bergerak
Q: tusukan tajam
R: perut sebelah kanan
S: 3
T: hilang timbul

Pola Eliminasi
Sebelum sakit :

BAB 1-2 hari sekali dengan warna konsistensi lembek,


warna kuning, bau khas. BAK 2-3 kali sehari, warna jernih dengan
bau khas.
Selama sakit :

klien mengatakan tidak bisa BAB selama 2 hari, belum bisa


kentut selama kurang lebih 4
Data Objektif :klien terlihat lemas, terlihat cemas, terlihat meringis menahan
nyeri, TTD : TD : 150/70 mm/hg RR: 24x /m
N: 138x/m S: 36,5oC
Bising usus 8x/menit
C. Diagosa Keperawatan
1. Kostipasi berhubungan dengan kebiasaan defekasi tidak teratur ditandai dengan
klien belum BAB selama 2 hari.
D. Intervensi
Tanggal / Diagnosa Tujuan Intervensi TTD
jam keperawatan perawat
21/08/2018 1 Setelah dilaksanakan tindakan keperawatan selama 1x Manajemen konstipasi/implikasi
(08:00) 8 jam skala target outcame: dipertahankan pada… 1. Monitor tanda dan gejala
ditingkatkan ke…. konstipasi.
pola eliminasi 2 > 4 2. Monitor monitor bising usus
kontrol gerakan usus 3 > 4 3. Dukungpeningkatan asupan
feses lembut dan berbentuk 2 > 3 cairan, jika tidak ada kontra
kemudahan BAB 2 > 3 indikasi
pengeluaran feses tanpa bantua 2 > 3 4. Lakukan enema atai irigasi =,
suara bising usus 3 > 4 dengan tepat
5. Berikan petunjuk pada pasien
Keterangan : untuk dapat konsultasidengan
1. Sangat terganggu dokter jika konstipasi masih tetap
2. Banyak terganggu ada
3. Cukup terganggu 6. Konsultasi dengan dokter
4. Sedikit terganggu menegenai
5. Tidak terganggu penurunan/penigngkatan
frekuensi bising usus
Manejemen saluran cerna
1. Monitor buang air besar termasuk
frekuensi, konsentrasi, bentuk,
volume, dan warna, dengan tepat.
2. Masukan supositoria rektal, sesuai
kebutuhan.
3. Instruksikan pada klien mengenai
makanan tinggi serat.
4. Laporkan berkurangnya bising
usus

E. Implementasi
Tanggal / Kode Tindakan Keperawatan TTD
jam Diagnosa perawat
Keperawatan
21/08/2018 1 1. Memonitor tanda dan gejala konstipasi.
(08:00) 2. Memonitor monitor bising usus
3. Memonitor buang air besar termasuk frekuensi, konsentrasi, bentuk, volume, dan warna,
dengan tepat.
4. Memberikan petunjuk pada pasien untuk dapat konsultasidengan dokter jika konstipasi
masih tetap ada
5. memasukan supositoria rektal, sesuai kebutuhan.
10:00 6. mendukung peningkatan asupan cairan, jika tidak ada kontra indikasi
7. Menginstruksikan pada klien mengenai makanan tinggi serat.
8. mengkonsultasi dengan dokter mengenai penurunan/penigngkatan frekuensi bising usus
9. melaporkan berkurangnya bising usus

F. Evaluasi
Tanggal / Kode SOAP TTD
jam Diagnosa perawat
Keperawatan
21/08/2018 S : klien mengatakan sudah bisa BAB pukul 11:00 BAB keluar sedikit dan keras, berbau
(14:00) menyengat, dan klien mengatakan sudah bisa kentut.
O : klien tampak cemas
Terlihat menahan nyeri
Terpasang oksigen nasal kanul 2L/m
A: masalah belum teratasi
P: lanjutkan intervensi
Manajemen konstipasi/implikasi
1. Monitor tanda dan gejala konstipasi.
2. Monitor monitor bising usus
3. Dukung peningkatan asupan cairan, jika tidak ada kontra indikasi
4. Lakukan enema atai irigasi =, dengan tepat
Manejemen saluran cerna
1. Monitor buang air besar termasuk frekuensi, konsentrasi, bentuk, volume, dan warna,
dengan tepat.
2. Masukan supositoria rektal, sesuai kebutuhan.
3. Instruksikan pada klien mengenai makanan tinggi serat.

MENGETAHUI Semarang, 21 agustus 2018


PEMBIMBING MAHASISWA

(.........................) (Agung jabbar s)


P1337420918005