Anda di halaman 1dari 16

Resume

Secara garis besar akuntansi dapat dibagi menjadi dua tipe pokok: akuntansi keuangan dan
akuntansi manajemen. Akuntansi keuangan menghasilkan informasi terutama untuk memenuhi
kebutuhan pihak luar, sedangkan akuntansi manajemen menghasilkan informasi terutama
untuk memenuhi kebutuhan para manajer dan berbagai jenjang organisasi.

Karena perbedaan karakteristik pemakai informasinya, akuntansi keuangan, dan akuntansi


manajemen mempunyai perbedaan karakteristik.

1. Pemakai laporan akuntansi dan tujuan mereka


2. Lingkup informasi
3. Fokus informasi
4. Rentang waktu
5. Kriteria bagi informasi akuntansi
6. Disiplin sumber
7. Isi laporan
8. Sifat informasi
Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya
pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu, serta penafsiran
terhadapnya. Akuntansi biaya menghasilkan informasi biaya untuk memenuhi berbagai macam
tujuan. Untuk tujuan penentuan kos produksi, akuntansi biaya menyajikan biaya yang telah
terjadi di masa lalu. Untuk tujuan pengendalian biaya, akuntansi biaya menyajikan informasi
biaya yang diperkirakan akan terjadi dengan biaya yang sesungguhnya terjadi, kemudian
menyajikan analisis terhadap penyimpangannya. Untuk tujuan pengambilan keputusan khusus,
akuntansi biaya menyajikan biaya yang relevan dengan keputusan yang diambil; dan biaya
yang relevan dengan pengambilan keputusan khusus ini selalu berhubungan dengan biaya masa
yang akan datang.

Biaya merupakan objek yang diperoleh oleh akuntansi biaya. Dalam arti luas biaya adalah
pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang
kemungkinan terjadi untuk tujuan tertentu.

Tidak semua pengorbanan sumber ekonomi disebut dengan istilah biaya. Istilah lain yang
digunakan untuk menggambarkan pengorbanan sumber ekonomi, baik yang sudah terjadi
maupun yang secara potensial akan terjadi adalah kos dan rugi.

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang kegiatan pokoknya mengolah bahan baku
menjadi produk jadi dan memasarkan hasil produknya tersebut. Ada tiga fungsi pokok dalam
organisasi perusahaan manufaktur: fungsi produksi, fungsi pemasaran, dan fungsi administrasi
dan umum.

Secara garis besar proses pengolahan produk dalam perusahaan manufaktur dapat dibagi
menjadi dua kelompok besar: proses produksi berdasar pesanan dan proses produksi massa.
Perusahaan yang proses produksinya berdasar pesanan mengumpulkan biaya produksinya
dengan metode kos pesanan. Perusahaan yang proses produksinya berupa produksi massa
mengumpulkan biaya produksinya dengan metode kos proses.
Terdapat dua pendekatan dalam penentuan kos produksi: metode full costing dan metode
variable costing. Dalam metode full costing, biaya produksi yang diperhitungkan dalam
penentuan kos produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya
overhead pabrik, baik yang berperilaku tetap maupun yang berperilaku variabel. Dalam metode
variable costing, biaya produksi yang diperhitungkan dalam penentuan kos produksi adalah
hanya terdiri dari biaya produksi variabel, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung,
dan biaya overhead pabrik.

Laporan laba rugi digunakan untuk menyajikan pendapatan dan pengorbanan yang dikeluarkan
untuk memperoleh pendapatan tersebut. Karena kegiatan perusahaan manufaktur berbeda
dengan perusahaan dagang, maka jenis pengorbanan untuk memperoleh pendapatan di kedua
jenis perusahaan tersebut berbeda. Perbedaan tersebut tercermin dalam penggolongan dan
pengorbanan sumber ekonomi yang disajikan dalam laporan laba rugi perusahaan dagang dan
perusahaan manufaktur.
Soal Latihan (halaman 25-26)
1. Sebutkan dua tipe akuntansi dan jelaskan dua sifat umum yang sama diantara kedua tipe
akuntansi tersebut!
Jawab:

Tipe akuntansi, yaitu: Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi keuangan dan
akuntansi manajemen memiliki dua kesamaan. Yang pertama, kedua tipe akuntansi tersebut
merupakan sistem pengolah informasi yang menghasilkan informasi keuangan. Kesamaan
lainnya adalah dua tipe akuntansi tersebut berfungsi sebagai penyedia informasi keuangan yang
bermanfaat bagi seseorang untuk pengambilan keputusan.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 1 )

2. Pemakai luar dan pemakai dari dalam perusahaan mempunyai kepentingan yang berbeda
terhadap informasi yang dihasilkan oleh akuntansi. Jelaskan perbedaan tersebut!
Jawab:
Perbedaannya terletak pada tujuan pemakai.
Tujuan pemakai luar dalam mendapatkan laporan keuangan perusahaan adalah agar mereka
dapat mengambil keputusan mengenai hubungan mereka dengan perusahaan yang
bersangkutan. Sedangkan, tujuan pemakai laporan dari dalam perusahaan adalah untuk
membuat keputusan mengenai perusahaan atau bagiannya.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 2 – 3)

3. Lingkup yang dicakup oleh informasi yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan dan
akuntansi manajemen adalah berbeda. Jelaskan perbedaan tersebut!
Jawab:

Akuntansi keuangan pada umumnya menyajikan informasi mengenai perusahaan secara


keseluruhan. Neraca perusahaan menyajikan semua aktiva, utang, dan modal perusahaan
sebagai keseluruhan, sedangkan laporan laba rugi menyajikan hasil kegiatan perusahaan
sebagai keseluruhan pula.

Manajemen suatu perusahaan dapat mengambil keputusan hanya mengenai bagian tertentu
perusahaan. Sebagai contoh adalah keputusan yang diambil oleh direktur produksi
berhubungan dengan penghentian produksi produk tertentu atau penghentian penggunaan
mesin tertentu. Oleh karena itu akuntansi manajemen harus dapat menyediakan informasi
keuangan yang relevan dengan bagian-bagian perusahaan.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 3)
4. Jelaskan mengapa unsur taksiran dalam informasi yang dihasilkan oleh akuntansi
manajemen lebih besar dibanding dengan dalam informasi yang dihasilkan oleh akuntansi
keuangan!
Jawab:
Karena Akuntansi Manajemen merupakan akuntansi yang mengolah informasi keuangan yang
terutama untuk memenuhi keperluan manajemen dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan
pengendalian organisasi. Sedangkan Akuntansi Keuangan merupakan tipe akuntansi yang mengolah
informasi keuangan yang terutama untuk memenuhi keperluan manajemen puncak dan pihak luar
organisasi.

(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 2)

5. Mengapa informasi yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan dibatasi oleh prinsip akuntansi
yang lazim?
Jawab:
Karena penggunaan prinsip akuntansi yang lazim dalam penyusunan laporan yang dihasilkan
oleh akuntansi keuangan merupakan akibat tuntutan kebutuhan pihak luar perusahaan. Untuk
menentukan hubungan antara pemakai luar dengan perusahaan, mereka perlu menganalisis
laporan keuangan yang dihasilkan berbagai perusahaan. Agar mereka dapat
memperbandingkan berbagai laporan keuangan dari berbagai perusahaan tersebut, maka
mereka memerlukan jaminan bahwa laporan keuangan berbagai perusahaan tersebut telah
tersusun berdasarkan prinsip akuntansi lazim.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 4)
6. Sebutkan definisi akuntansi biaya!
Jawab:

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya,
pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu, serta penafsiran
terhadapnya.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 7)
7. Sebutkan tiga tujuan akuntansi biaya!
Jawab:

 Penentuan kos produk


 Pengendalian biaya
 Pengambilan keputusan khusus
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 7)

8. Jika akuntansi biaya berperan sebagai bagian akuntansi keuangan, sebutkan


karakteristiknya!
Jawab:

Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian, serta penafsiran informasi biaya
adalah tergantung untuk siapa proses tersebut ditujukan. Proses akuntansi biaya dapat ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan pemakai luar perusahaan. Dengan demikian akuntansi biaya dapat
merupakan bagian dari akuntansi keuangan.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 7)
9. Jika akuntansi biaya berperan sebagai bagian akuntansi manajemen, sebutkan
karakteristiknya!
Jawab:
Proses akuntansi biaya dapat ditujukan pula untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam
perusahaan. Dalam hal ini akuntansi biaya harus memperhatikan karakteristik akuntansi
manajemen. Dengan demikian akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 7)

10. Untuk setiap macam tujuan dibutuhkan informasi biaya yang berbeda. Jelaskan perbedaan
informasi biaya yang dihasilkan oleh akuntansi biaya untuk tujuan-tujuan: penentuan kos
produk, pengendalian biaya dan pengambilan keputusan khusus!
Jawab:

 Penentuan kos produk ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pihak luar perusahaan.
 Pengendalian biaya harus didahului dengan penentuan biaya yang seharusnya
dikeluarkan untuk memproduksi satu satuan produk.
 Pengambilan keputusan khusus menyangkut masa yang akan datang. Oleh karena itu
informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan khusus selalu berhubungan
dengan informasi masa yang akan datang.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 7-8)
11. Jelaskan apa yang dimaksud dengan biaya!
Jawab:
Biaya adalah merupakan objek yang dicatat, digolongkan, diringkas, dan disajikan oleh
akuntansi biaya.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 7)

12. Jelaskan perbedaan istilah biaya, kos, dan rugi! Berikan contoh untuk masing-masing istilah
tersebut!
Jawab:
 Biaya adalah merupakan objek yang dicatat, digolongkan, diringkas, dan disajikan oleh
akuntansi biaya.
 Istilah kos juga digunakan untuk menunjukkan pengorbanan sumber ekonomi dalam
pengolahan bahan baku menjadi produk.
 Istilah rugi digunakan jika pengorbanan sumber ekonomi tersebut tidak menghasilkan
manfaat.
Contoh biaya:
 Persediaan bahan baku
 Persediaan produk dalam proses
 Persediaan produk selesai
 Supplies atau aktiva yang belum di gunakan
Contoh kos: Seorang manajer mengeluarkan uang Rp 5.000.000 untuk memperoleh, mesin
fotocopy. Pengorbanan uang tersebut merupakan kos.
Contoh rugi: Jika perusahaan mengeluarkan uang untuk membeli bahan baku seharga
Rp10.000.000, maka pengeluaran ini membentuk kos persediaan bahan baku, dan dicatat
sebagai kos aktiva. Jika persediaan bahan baku tersebut seharga Rp2.000.000 dipakai untuk
membuat produk, maka kos bahan baku tersebut berubah menjadi biaya bahan baku sebesar
Rp2.000.000. Namun karena pembuatan produk tersebut bertujuan mengubah aktiva (berubah
persediaan bahan baku) menjadi aktiva lain (persediaan produk jadi), maka pengorbanan bahan
baku tersebut, yang berupa biaya bahan baku, akan membentuk kos produksi, kos produksi ini
akan berubah menjadi biaya dan dipertemukan dengan pendapatan penjualan pada saat produk
tersebut dijual. Jika pengorbanan sumber ekonomi tersebut menghasilkan manfaat, maka
pengorbanan tersebut merupakan rugi.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 8-10)
13. “Seorang mahasiswa akan pergi ke Jakarta dengan membayar biaya transfort Rp5.000
sekali jalan”. Karena pengorbanan uang untuk biaya transfort tersebut belum terjadi, maka
pengorbanan tersebut tidak dapat disebut sebagai biaya”. Setujukah saudara dengan pernyataan
ini!
Jawab:
Tidak, karena biaya tidak hanya berhubungan dengan pengorbanan yang telah terjadi, tetapi
meliputi juga pengorbanan yang direncanakan akan terjadi.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 8)
14. Sebuah perusahaan membeli mesin produksinya dengan kredit seharga Rp90.000.000, yang
terdiri dari harga beli jika dibayar tunai Rp65.000.000, biaya pemasangan Rp15.000.000.
Berapakah yang menjadi kos mesin dan berapakah yang akan dibebankan sebagai biaya ?
Jawab:
 Yang akan dibebankan sebagai biaya adalah Rp90.000.000 (Rp65.000.000 +
Rp10.000.000 + Rp15.000.000)
 Yang menjadi kos mesin adalah RP75.000.000 ( RP65.000.000 + Rp10.000.000 )
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 9)
15. Jika dalam proses produksi terjadi produksi yang rusak dan secara ekonomis tidak dapat
diperbaiki lagi sehingga tidak dapat dijual, maka pengorbanan yang sudah terjadi untuk produk
rusak ini disebut apa ? Jelaskan jawab saudara ?
Jawab:
Jika pengorbanan sumber ekonomi tersebut tidak menghasilkan manfaatnya maka
pengorbanan tersebut rugi dan jika seorang pengusaha telah mengeluarkan biaya, tetapi
pengorbanannya tidak mendatangkan pendapatan maka pengorbanan ini disebut rugi.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 10)
16. Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan manufaktur! Berikan contohnya!
Jawab:
Perusahaan manufaktur mempunyai kegiatan pokok mengolah bahan baku menjadi produk jadi
yang siap untuk dijual.
Contoh perusahaan manufaktur adalah Holcim Indonesia Tbk (perusahaan produksi semen)
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 11)
17. Mengapa umumnya akuntansi biaya yang dibahas dalam buku teks berorientasi pada
perusahaan manufaktur!
Jawab:
Karena akuntansi biaya yang diterapkan dalam perusahaan manufaktur lebih kompleks bila
dibandingkan dengan yang diterapkan dalam perusahaan jasa.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 11)

18. Secara garis besar ada dua fungsi pokok yang terdapat dalam perusahaan manufaktur.
Sebutkan! Sebutkan pula fungsi ketiga yang bertugas untuk mengkoordinasikan kedua fungsi
pokok tersebut!
Jawab:
1. Fungsi produksi
2. Fungsi pemasaran
3. Fungsi administrasi dan umum
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 11)
19. Apa yang dimaksud dengan departemen produksi? Berikan contohnya dalam perusahaan
kertas!
Jawab:
Departemen produksi adalah departemen yang bertanggungjawab secara langsung terhadap
proses produksi atau proses pembuatan produk atau jasa yang akan dijual ke konsumen.
Contoh dalam perusahaan kertas:
Produksi bagian pulp, produksi bagian kertas, dan produksi bagian penyempurnaan. Bagian
nonproduksi : tenaga kerja bagian akuntansi, biaya tenaga kerja bagian personalia, dll.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 12-13)

20. Apa yang dimaksud dengan departemen pembantu (departemen jasa)? Berikan contohnya
dalam perusahaan kertas!
Jawab:
Departemen pembantu adalah departemen yang memberikan layanan pada departemen
produksi sesuai dengan fungsinya.
Contoh dalam perusahaan kertas:
Untuk membantu bagian pulp, kertas, dan bagian penyempurnaan dalam mengolah bahan baku
menjadi produk jadi kertas, dibentuk bagian-bagian lain misalnya: bagian reparasi dan
pemeliharaan, bagian pembangkit tenaga uap, bagian pembangkit listrik dan air, bagian
penerimaan.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 13)
21. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “different costs for different purpose”! Berikan
contohnya!
Jawab:
Different costs of different purpose adalah penggolongan biaya yang ditentukan atas dasar
tujuan yang hendak dicapai. Contoh penggolongan biaya atas dasar objek pengeluaran dalam
perusahaan kertas adalah sebagai berikut: biaya merang, biaya jerami, biaya gaji dan upah,
biaya soda, biaya depresiasi mesin, biaya asuransi, biaya bunga, biaya zat warna.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 13-14)

22. Menurut fungsi-fungsi pokok dalam organisasi dalam perusahaan manufaktur, biaya dapat
di kelompokan menjadi 3 besar. Sebutkan dan beri contohnya masing-masing kelompok
tersebut?
Jawab:
 Biaya produksi contoh: biaya depresiasi mesin dan equipment, biaya bahan baku, biaya
bahan penolong dan biaya gaji karyawan yang bekerja dalam bagian-bagian.
 Biaya pemasaran, contoh: biaya iklan, biaya promosi, biaya angkut dari gudang
perusahaan ke gudang pembeli, dan biaya contoh (sample).
 Biaya administrasi dan umum, contoh: biaya gaji karyawan bagian keuangan,
akuntansi, personalia, dan bagian hubungan masyarakat, biaya pemeriksaan akuntan,
biaya photocopy.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 14)
23. Menurut hubungannya suatu yang di biayai, biaya dapat di kelompokan menjadi dua
kelompok besar. Sebutkan 2 kelompok biaya dalam hubungannya dalam produk, sebutkan
2 pula kelompok biaya dengan departemen, berikan contoh dari masing-masing biaya
tersebut?
Jawab:
Biaya hubungan dalam produk dapat di kelompokan menjadi:
 Biaya bahan baku langsung, contoh: kayu dalam pembuatan mebel, kain dalam
pembuatan pakaian, karet dalam pembuatan ban dan kulit dalam pembuatan sepatu.
 Tenaga kerja langsung, contoh: upah koki kue, tukang jahit, dan tukang linting rokok
dalam pabrik rokok.
Biaya hubungan dengan departemen dapat di kelompokan menjadi 2, yaitu:
 Biaya langsung departemen, contoh: gaji mandor pabrik yang di keluarkan oleh
departemen bersangkutan merupakan biaya langsung dari departemen.
 Biaya tidak langsung departemen, contoh: biaya penyusutan dan biaya asuransi
merupakan biaya yang manfaatnya di gunakan secara bersama oleh masing-masing
departemen, oleh karena itu biaya tersebut merupakan biaya tidak langsung
departemen.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 14-15)
24. Menurut perilakunya dalam hubungan dalam perubahan volume, biaya dapat di
kelompokan menjadi beberapa golongan. Sebutkan beberapa kelompok tersebut berikan
contohnya masing-masing?
Jawab:
 Biaya variabel, contoh: biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung
 Biaya semi variabel, contoh: biaya listrik, telepon dan air, biaya perjalanan dinas
 Biaya semifixed, contoh: gaji penyedia
 Biaya tetap, contoh: gaji direktur produksi
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 15-16
25. Jelaskan istilah-istilah berikut ini:
 Biaya produksi
 Biaya utama ( prime cost)
 Biaya konversi (conversion cost)
 Biaya pemasaran
 Biaya administrasi dan umum
 Biaya komersial (commercial expenses)
Jawab:
a) Biaya produksi adalah biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku, menjadi
produk jadi yang siap untuk di jual.
b) Biaya utama adalah gabungan antara biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja
langsung.
c) Biaya konversi adalah biaya yang di gunakan untuk merubah bahan baku langsung
menjadi produk selesai.
d) Biaya pemasaran adalah biaya yang di keluarkan apabila produk selesai dan siap di
pasarkan kepada konsumen.
e) Biaya administrasi dan umum adalah merupakan biaya-biaya untuk mengkoordinasi
kegiatan produksi dan pemasaran produk.
f) Biaya komersial adalah jumlah biaya pemasaran dan biaya administrasi dan biaya
umum.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 14)

26. Secara garis besar proses produksi perusahaan manufaktur dibagi menjadi dua. Sebutkan
dan jelaskan perbedaannya serta jelaskan pengaruh proses produksi tersebut terhadap
pengumpulan biaya produksinya!
Jawab:
Proses produksi berdasarkan pesanan dan proses produksi massa. Perusahaan yang proses
produksinya berdasar pesanan mengumpulkan biaya produksinya dengan metode kos pesanan.
Perusahaan yang proses produksinya berupa produk massa mengumpulkan biaya produksinya
dengan metode kos proses.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 24)
27. Jelaskan metode kos pesanan! Berikan contoh perusahaan yang menggunakan metode ini!
Jawab:

Perusahaan yang berproduksi berdasar pesanan. Dalam metode ini biaya-biaya produksi dikumpulkan
untuk pesanan tertentu dan kos produksi per satuan produk yang dihasilkan untuk memenuhi pesanan
tersebut dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah
satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan.

Contoh : Perusahaan percetakan, Perusahaan mebel, perusahaan dok kapal.

(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 17-18)


28. Jelaskan metode kos proses! Berikan contoh perusahaan yang menggunakan metode ini!
Jawab:
Perusahaan yang berproduksi berdasar produksi massa melaksanakan pengolahan produksinya untuk
memenuhi persediaan di gudang. Umumnya produknya berupa produk standar.

Contoh : Perusahaan semen, perusahaan pupuk, perusahaan makanan ternak, perusahaan bumbu
masak, perusahaan tekstil.

(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 18-19)

29. Jelaskan perbedaan antara metode kos pesanan dan metode kos proses dalam perhitungan
biaya produksi per satuan!
Jawab:
 Metode kos pesanan: membagi total biaya yang dikeluarkan untuk suatu pesanan dengan
jumlah satuan produk yang dihasilkan.
 Metode kos proses: membagi total biaya produksi selama periode tertentu dengan jumlah
satuan produk yang dihasilkan selama periode yang berlangsung.
30. Dalam penentuan kos produk terdapat dua pendekatan yang digunakan. Sebutkan dua
pendekatan tersebut dan jelaskan beda di antara keduanya!
Jawab:
 Full costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang
memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok produksi yang
terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik
baik yang berperilaku variabel maupun tetap.
 Variable costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang hanya
memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel ke dalam harga pokok
produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya
overhead pabrik variabel.
Perbedaan antara full costing dan variable costing:
a. Perhitungan Harga Pokok Produksi Yang berbeda
Perbedaannya untuk metode full costing menggunakan beban overhead pabrik tetap
dan variable sedangkan variable costing hanya mengikutsertakan beban overhead
variable saja. Beban overhead pabrik sendiri merupakan biaya produksi yang tidak
termasuk dalam bahan baku dan beban tenaga kerja langsung.
b. Pelaporan Pada Laporan Laba Rugi

Dari segi pelaporannya juga berbeda antara metode full costing dan variable
costing. Jika menggunakan metode full costing biaya overhead akan dilaporkan
jika produk sudah terjual. Untuk metode variable costing baik produk terjual
atau tidak maka biaya overhead akan tetap dilaporkan sehingga pos pendapatan
perusahaan akan berkurang.

c. PerlakukanPerlakukan Biaya Periode

Dalam metode full costing biaya periode dianggap sebagai biaya yang tidak
berhubungan dengan biaya produksi namun tetap mengurangi laba perusahaan.
Biaya periode menurut metode variable costing ikut dibebankan dalam produksi.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 17-19)
31. Jelaskan perbedaan unsur-unsur yang disajikan oleh perusahaan dagang dan perusahaan
manufaktur dalam laporan laba rugi!
Jawab:
Perbedaan paling jelas itu terdapat pada penyusunan laporan harga pokok, jika dalam
perusahaan dagang di gunakan harga pokok penjualan sedangkan di perusahaan manufaktur
digunakan harga pokok produk yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, BOP,
biaya produk dalam proses dan biaya produk jadi.
(Sumber acuan: Buku Akuntansi Biaya, edisi 5, Mulyadi, halaman 19-21)

Pilihan Ganda (halaman 27-32)


1. Manakah akuntansi berikut ini yang merupakan salah satu tipe pokok akuntansi?
Jawab: B. Akuntansi manajemen
(Halaman 1)
2. Berikut ini adalah pemakai laporan yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen, kecuali:
Jawab: A. Kantor inspeksi pajak
(Halaman 2)
3. Lingkup informasi yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen adalah:
Jawab: B. Meliputi bagian dari perusahaan
(Halaman 3)
4. Disiplin sumber bagi akuntansi manajemen adalah:
Jawab: D. Ilmu ekonomi dan psikologi sosial
(Halaman 5)

5. Bank yang akan memberikan kredit kepada nasabahnya, memerlukan informasi keuangan
yang dihasilkan oleh:
Jawab: C. Akuntansi manajemen
(Halaman 4)
6. Isi laporan keuangan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan biasanya bersifat:
Jawab: B. Teliti dan berisi taksiran
(Halaman 5)
7. Disiplin sumber bagi akuntansi keuangan adalah:
Jawab: C. Ekonomi
(Halaman 5)

8. Perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas umumnya menghasilkan laporan keuanfan


berikut ini untuk memenuhi kebutuhan pihak luar, kecuali:
Jawab: B. Laporan laba rugi dan laporan laba yang ditahan
(Halaman 5)
9. Kriteria informasi yang membatasi akuntansi keuangan adalah:
Jawab:B. Biaya dan manfaat
(Halaman 7)
10. Manakah diantara definisi biaya berikut ini yang benar?

Jawab: C. Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam
satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.
(Halaman 8)

11. Seorang pengusaha mengeluarkan uang untuk membayar harga jasa asuransi kendaraan
perusahaan. Pengorbanan ini lebih tepat disebut dengan istilah:
Jawab: B. Biaya
(Halaman 8)

12. Dari contoh berikut ini manakah yang merupakan biaya bagi perusahaan dan disajikan
dalam laporan laba rugi?
Jawab: A. Harga jasa iklan yang dibayar oleh perusahaan
(Halaman 9)
13. Manakah diantara barang dan jasa berikut ini yang bukan merupakan sumber ekonomi?
Jawab: A. Tenaga dan pikiran manusia bagi semua perusahaan
14. Pada dasarnya neraca suatu perusahaan berisi:
Jawab: D. Kos yang dikorbankan untuk memperoleh laba
(Halaman 3)

15. Manakah diantara kegiatan berikut ini yang merupakan kegiatan pokok lerusahaab
manufaktur?
Jawab: A. Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
(Halaman 20)
16. Berikut ini adalah fungsi-fungsi pokok yang terdapat dalam organisasi perusahaan
manufaktur, kecuali:
Jawab: A. Fungsi logistik
(Halaman 14)

17. Bagian-bagian yang keluarannya digunakan oleh bagian produksi untuk mengolah bahan
baku menjadi produk jadi disebut?
Jawab: A. Departemen peoduksi
(Halaman 14)

18. Manakah diantara bagian-bagian dalam pabrik kertas berikut ini yang merupakan
departemen pembantu?
Jawab: C. Bagian pembangkit tenaga uap
(Halaman 13)

19. Manakah diantara bagian-bagian dalam perusahaan kertas ini yang termasuk dalam
departemen produksi ?
Jawab:
B. Bagian penyempurnaan
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 13)
20. Metode kos pesanan digunakan oleh perusahaan-perusahaan berikut ini, kecuali:
Jawab:
B. Perusahaan percetakan
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 17)
21. Metode kos proses digunakan oleh perusahaan berikut ini, kecuali:
Jawab: D. Perusahaan dok kapal
22. Manakah di antara pernyataan berikut ini yang salah?
Jawab:
C. Metode kos pesanan digunakan dalam perusahaan-perusahaan pupuk, kertas, bumbu masak
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 17)
23. Informasi berikut ini tidak terdapat dalam laporan laba rugi perusahaan dagang:
Jawab:
D. Kos produksi
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 20)
24. Manakah diantara istilah berikut ini yang merupakan padanan kata job order out method:
Jawab: A. Metode kos peoduksi
25. Berikut ini adalah biaya produksi, kecuali:
Jawab: C. Biaya promosi
(Halaman 14)
26. Manakah diantara pernyataan berikut ini yang salah?
Jawab:

B. Biaya langsung dalam hubungannya dengan departemen adalah biaya yang langsung terjadi
dalam departemen tertentu
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 15)
27. Biaya konversi terdiri dari:
Jawab:
C. Biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 14)
28. Biaya utama (prime cost) terdiri dari:
Jawab:
B. Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung
(Sumber : Buku Akuntansi Biaya Mulyadi hal. 14)
29. Berikut ini adalah biaya produksi langsung suatu percetakan, kecuali:
Jawab: D. Biaya upah tenaga kerja bagian percetakan
30. Manakah diatara metode penentuan kos produk berikut ini yang memperhitungkan semua
unsur biaya produksi ke dalam kos produksi?
Jawab: C. Metode full costing
(Halaman 17)

31. Manakah diantara metode penentuan kos produk berikut ini yang hanya memperhitungkan
biaya produksi yang berperilaku variabel ke dalam kos produk?
Jawab: B. Metode variable costing
(Halaman 18)

32. Manakah diantara unsur biaya produksi yang tidak diperhitungkan ke dalam kos produk
dalam metode variable costing?
Jawab: D. Biaya overhead pabrik tetap
(Halaman 19)

33. Dalam laporan laba rugi yang disusun berdasarkan pendekatan metode penentuan kos
produk manakah Saudara jumpai istilah laba bruto?
Jawab: C. Metode full costing
(Halaman 21)

34. Dalam laporan laba rugi yang disusun berdasarkan pendekatan metode penentuan kos
produk manakah Saudara jumpai istilah laba kontribusi?
Jawab: B. Metode variable costing
(Halaman 22)