Anda di halaman 1dari 4

b.

Pornografi

1. Definisi Pornografi

Pornografi merupakan istilah berasal dari bahasa Yunani,

pornographia. Istilah tersebut memiliki makna tulisan atau gambar

tentang pelacur. Kata tersebut muncul pertama kali di Inggris pada

masa Ratu Victoria (1837-1901). Pada masa itu arkeolog baru saja

menemukan peninggalan benda-benda bersejarah (artefak) dari

peninggalan bekas kota Pompei dan Herculanum dekat Napoli di

Italia Selatan. Perkembangan selanjutnya, pornografi mengalami

perluasan baik dari makan, bentuk ataupun variasi (Soebagijo,

2008).

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia merumuskan pornografi

sebagai (1) penggambaran tingkah laku secara erotis dengan

lukisan atau tulisan untuk meningkatkan nafsu birahi; (2) bahan

bacaan yang sengaja dan semata-mata dirancang untuk

membangkitkan nafsu birahi/seks (Soebagijo, 2008).

2. Jenis Pornografi
d. Remaja

1. Definisi Remaja

Masa remaja juga disebut sebagai masa penghubung atau

masa peralihan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa.

Pada periode ini terjadi perubahan-perubahan besar dan esensial

mengenai kematangan fungsi-fungsi rohaniah dan jasmaniah,

terutama fungsi seksual (Kartono, 1995).

Masa remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh adanya

perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa remaja, yakni antara usia

10-19 tahun, adalah suatu periode masa pematangan organ

reproduksi manusia, dan sering disebut masa pubertas. Masa

remaja adalah periode peralihan dari masa anak ke masa dewasa

(Widyastuti, Rahmawati, Purnamaningrum; 2009).

Dalam Fitria (2014) pada tahun 1974 WHO (World Health

Organization) memberikan definisi tentang remaja yang lebih

bersifat konseptual. Dalam definisi tersebut dikemukakan tiga

kriteria, yaitu biologis, psikologis, dan sosial ekonomi, sehingga

secara lengkap definisi tersebut berbunyi sebagai berikut. Remaja

adalah masa dimana:


1. Individu berkembang dari saat pertama kali ia

menunjukan tanda-tanda seksual sekundernya sampai

saat ia mencapai kematangan seksual.

2. Individu mengalami perkembangan psikologis dan pola

identifikasi dari kanak-kanak menjadi dewasa.

2. Kategori Remaja

Menurut Prawirohardjo (2011) Dalam (Mardjan, 2016) pada

saat masa remaja mulai terbentuk perasaan indentitas individu,

pencapaian emansipasi dalam keluarga, dan usaha untuk

mendapatkan kepercayaan dari ayah dan ibu. Tumbuh

kembangnya anak menuju dewasa berdasarkan kematangan

psikososial dan seksual. Semua remaja akan melewati tahapan

berikut:

1. Masa Remaja Awal (early adolescence) usia 11-13 tahun

2. Masa Remaja Pertengahan (mid adolescence) usia 14-16 tahun

3. Masa Remaja Akhir (late adolescence) usia 17-20 tahun

Daftar Pustaka

Hardjan. 2016. Pengaruh Kecemasan Pada Kehamilan Primipara Remaja.


Abrori Institie

Kartono, kartini. 1995. Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Bandung :


CV Mandar Maju.
Widyastuti, Y., Rahmawati, A., Purwaningrum Y.E. 2009. Kesehatan
Reproduksi. Yohyakarta: Fitramaya

Soebagijo, Azimah. 2008. Pornografi Dilarang Tapi Dicari. Gema Insani