Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN & PEMBUANGAN

BAHAN BERBAHAYA
SOP No. Dokumen :
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
PUSKESMAS drg. Ni Nym. Rai Sukadani, M.M
ABIANSEMAL I 196410022003122003

1. Pengertian Penanganan dan pembuangan bahan berbahaya adalah pengelolaan jenis limbah
harus diidentifikasi dan dipilah serta mengurangi volume limbah. Klinis sebagai
syarat keamanan yang penting untuk petugas pembuangan sampah, petugas
emergensi dan masyarakat.

2. Tujuan Sebagai acuan untuk pedoman petugas dalam penanganan & pembuangan bahan
berbahaya.

3. Kebijakan Keputusan Kepala UPT. Puskesmas Abiansemal I tentang pengendalian mutu


laboratorium

4. Referensi UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan


Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas
5. Langkah-langkah 1. Petugas melakukan pemisahan limbah B3 dan non B3
2. Petugas mengusahakan menggunakan bahan kimia non B3.
3. Petugas mengunakan kantong plastic hitam untuk limbah non B3.
4. Petugas menggunakan kantong plastic kuning untuk jenis limbah B3
5. Petugas menempatkan limbah B3 jarum , spuit pada safety cabinet.
6. Petugas menempatkan tempat penampungan pada tempat yang aman
7. Petugas membakar semua limbah B3 dan non B3 menggunakan insenerator.
8. Petugas melakukan dekontaminasi pada limbah sisa pemeriksaan yang
mengandung bahan B3 kemudian menaruhnya pada tempat sampah dengan
plastic berwarna kuning.
9. Petugas melakukan desinfeksi meja kerja sebelum dan sesudah pemeriksaan
untuk mencegah kontaminasi bahan berbahaya.

6. Diagram Alur

Petugas melakukan pemisahan limbah


B3 dan non B3
Petugas mengusahakan menggunakan bahan
kimia non B3.

Petugas mengunakan kantong plastic hitam


untuk jenis limbah non B3.

Petugas menggunakan kantong plastic kuning


untuk jenis limbah B3.

Petugas menempatkan tempat penampungan


pada tempat yang aman dan higienis.

Petugas membakar semua limbah B3 dan non


B3menggunakan insenerator.

Petugas melakukan sterilisasi alat-alat medis


yang telah terkontaminasi limbah B3
menggunakan sterilisator.

Petugas melakukan dekontaminasi pada limbah


sisa pemeriksaan yang mengandung bahan B3.

Petugas melakukan desinfeksi meja kerja


sebelum dan sesudah pemeriksaan untuk
mencegah kontaminasi bahan berbahaya.

7. Hal-hal yang perlu


diperhatikan

8. Unit terkait 1. Laboratorium


2. Kesling

9. Dokumen terkait Kebijakan Kepala puskesmas.

10. Rekaman historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan