Anda di halaman 1dari 5

Nama : Nurtilawati Nan Fitrah Ishak

NPM : 1943700152

Kelas : Apoteker Pagi C

 Persamaan dan perbedaan tupoksi kemenkes vs BPOM terkait sediaan farmasi


Kemenkes BPOM
Perpres 35/2015 Tentang Kementerian Perpres 80/2017 Tentang BPOM
Kesehatan
Tugas :
Tugas : BPOM mempunyai tugas menyelenggarakan
Kementerian Kesehatan mempunyai tugas tugas pemerintahan di bidang pengawasan
menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang Obat dan Makanan sesuai dengan ketentuan
kesehatan untuk membantu Presiden dalam peraturan perundang-undangan.
menyelenggarakan pemerintahan negara.
Fungsi BPOM :
Fungsi kementerian kesehatan : a. penyusunan kebijakan nasional di
a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan bidang pengawasan Obat dan
kebijakan di bidang kesehatan Makanan;
masyarakat, pencegahan dan b. pelaksanaan kebijakan nasional di
pengendalian penyakit, pelayanan bidang pengawasan Obat dan
kesehatan, dan kefarmasian dan alat Makanan;
kesehatan; c. penyusunan dan penetapan norma,
b. koordinasi pelaksanaan tugas, standar, prosedur, dan kriteria di
pembinaan, dan pemberian dukungan bidang Pengawasan Sebelum
administrasi kepada seluruh unsur Beredar dan Pengawasan Selama
organisasi di lingkungan Kementerian Beredar;
Kesehatan; d. pelaksanaan Pengawasan Sebelum
c. pengelolaan barang milik negara yang Beredar dan Pengawasan Selama
menjadi tanggung jawab Kementerian Beredar;
Kesehatan; e. koordinasi pelaksanaan pengawasan
d. pelaksanaan penelitian dan Obat dan Malanan dengan instansi
pengembangan di bidang kesehatan; pemerintah pusat dan daerah;
e. pelaksanaan pengembangan dan f. pemberian bimbingan teknis dan
pemberdayaan sumber daya manusia di supervisi di bidang pengawasan
bidang kesehatan serta pengelolaan Obat dan Makanan;
tenaga kesehatan; g. pelaksanaan penindakan terhadap
f. pelaksanaan bimbingan teknis dan pelanggaran ketentuan peraturan
supervisi atas pelaksanaan urusan perundang-undangan di bidang
Kementerian Kesehatan di daerah; pengawasan Obat dan Makanan;
g. pengawasan atas pelaksanaan tugas di h. koordinasi pelaksanaan tugas,
lingkungan Kementerian Kesehatan; dan pembinaan, dan pemberian
h. pelaksanaan dukungan substantif kepada dukungan administrasi kepada
seluruh unsur organisasi di lingkungan seluruh unsur organisasi di
Kementerian Kesehatan. lingkungan BPOM;
i. pengelolaan barang milik/ kekayaan
negara yang menjadi tanggung
Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat jawab BPOM;
Kesehatan j. pengawasan atas pelaksanaan tugas
(1) Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat di lingkungan BPOM; dan
Kesehatan berada di bawah dan bertanggung k. pelalsanaan dukungan yang bersifat
jawab kepada Menteri. substantif kepada seluruh unsur
(2) Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat organisasi di lingkungan BPOM.
Kesehatan dipimpin oleh Direktur Jenderal.
Deputi Bidang Pengawasan Obat
Tugas Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan
Kesehatan : Kosmetik
1. menyelenggarakan perumusan dan (1) Deputi Bidang Pengawasan Obat
pelaksanaan kebijakan di bidang Tradisional, Suplemen Kesehatan,
kefarmasian dan alat kesehatan sesuai dan Kosmetik berada di bawah dan
dengan ketentuan peraturan bertanggung jawab kepada Kepala.
perundangundangan. (2) Deputi Bidang Pengawasan Obat
Fungsi Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Tradisional, Suplemen Kesehatan,
Kesehatan menyelenggarakan: dan Kosmetik dipimpin oleh Deputi.
a. perumusan kebijakan di bidang produksi
dan distribusi sediaan farmasi, alat Tugas Deputi Bidang Pengawasan Obat
kesehatan dan perbekalan kesehatan Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan
rumah tangga, pengawasan alat kesehatan Kosmetik :
dan perbekalan kesehatan rumah tangga, Melakukan penyusunan dan pelaksanaan
tata kelola perbekalan kesehatan, dan kebijakan di bidang pengawasan obat
pelayanan kefarmasian; tradisional, kosmetik, dan suplemen
b. pelaksanaan kebijakan di bidang produksi kesehatan.
dan distribusi sediaan farmasi, alat
kesehatan dan perbekalan kesehatan Fungsi Deputi Bidang Pengawasan Obat
rumah tangga, pengawasan alat kesehatan Ttadisional, Suplemen Kesehatan, dan
dan perbekalan kesehatan rumah tangga, Kosmetik:
tata kelola perbekalan kesehatan, dan a. penyusunan kebijakan di bidang
pelayanan kefarmasian; Pengawasan Sebelum Beredar dan
c. penyusunan norma, standar, prosedur, dan Pengawasan Selama Beredar
kriteria di bidang produksi dan distribusi meliputi standardisasi, registrasi,
sediaan farmasi, alat kesehatan dan pengawasan produksi dan
perbekalan kesehatan rumah tangga, pengawasan distribusi obat
pengawasan alat kesehatan dan tradisional, suplemen kesehatan, dan
perbekalan kesehatan rumah tangga, tata kosmetik;
kelola perbekalan kesehatan, dan b. pelaksanaan kebiiakan di bidang
pelayanan kefarmasian; Pengawasan Sebelum Beredar dan
d. pemberian bimbingan teknis dan supervisi Pengawasan Selama Beredar
di bidang produksi dan distribusi sediaan meliputi standardisasi, registrasi,
farmasi, alat kesehatan dan perbekalan pengawasan produksi dan
kesehatan rumah tangga, pengawasan alat pengawasan distribusi obat
kesehatan dan perbekalan kesehatan tradisional, suplemen kesehatan, dan
rumah tangga, tata kelola perbekalan kosmetik;
kesehatan, dan pelayanan kefarmasian; c. penyusunan norma, standar,
e. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di prosedur, dan kriteria di bidang
bidang produksi dan distribusi sediaan Pengawasan Sebelum Beredar dan
farmasi, alat kesehatan dan perbekalan Pengawasan Selama Beredar
kesehatan rumah tangga, pengawasan alat meliputi standardisasi, registrasi,
kesehatan dan perbekalan kesehatan pengawasan produksi dan
rumah tangga, tata kelola perbekalan pengawasan distribusi obat
kesehatan, dan pelayanan kefarmasian; tradisional, suplemen kesehatan, dan
f. pelaksanaan administrasi Direktorat kosmetik;
Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan; d. pemberian bimbingan teknis dan
dan supervisi dalam rangka Pengawasan
g. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan Sebelum Beredar dan Pengawasan
oleh Menteri. Selama Beredar meliputi
standardisasi, registrasi, pengawasan
produksi dan pengawasan distribusi
obat tradisional, suplemen
kesehatan, dan kosmetik;
e. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan
di bidang Pengawasan Sebelum
Beredar dan Pengawasan Selama
Beredar meliputi standardisasi,
registrasi, pengawasan produksi dan
pengawasan distribusi obat
tradisional, suplemen kesehatan, dan
kosmetik; dan
f. pelaksanaan fungsi lain yang
diberikan oleh Kepala

 Persamaan dan perbedaan tupoksi dinkes propinsi vs kab/kota


Dinkes Propinsi Dinkes Kab/Kota
PMK 49 / 2016 Tentang Pedoman Teknis PMK 49 / 2016 Tentang Pedoman Teknis
Pengorganisasian Dinas Kesehatan Provinsi Pengorganisasian Dinas Kesehatan
Dan Kabupaten/Kota Provinsi Dan Kabupaten/Kota

Tugas: Tugas :
Dinas kesehatan Provinsi mempunyai tugas Dinas kesehatan Kabupaten/Kota mempunyai
membantu Gubernur melaksanakan urusan tugas membantu Bupati/Wali Kota
pemerintahan di bidang kesehatan yang menjadi melaksanakan Urusan Pemerintahan di
kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan bidang kesehatan yang menjadi kewenangan
yang ditugaskan kepada Daerah provinsi. Daerah dan Tugas Pembantuan yang
diberikan kepada Daerah Kabupaten/Kota.
Fungsi:
1) Perumusan kebijakan di bidang kesehatan Fungsi:
masyarakat, pencegahan dan pengendalian 1) Perumusan kebijakan di bidang kesehatan
penyakit, pelayanan kesehatan, kefarmasian, masyarakat, pencegahan dan pengendalian
alat kesehatan dan Perbekalan Kesehatan penyakit, pelayanan kesehatan,
Rumah Tangga (PKRT) serta sumber daya kefarmasian, alat kesehatan dan
kesehatan; Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
2) Pelaksanaan kebijakan di bidang kesehatan (PKRT) serta sumber daya kesehatan;
masyarakat, pencegahan dan pengendalian 2) Pelaksanaan kebijakan di bidang kesehatan
penyakit, pelayanan kesehatan, kefarmasian, masyarakat, pencegahan dan pengendalian
alat kesehatan dan perbekalan kesehatan penyakit, pelayanan kesehatan,
rumah tangga (PKRT) serta sumber daya kefarmasian, alat kesehatan dan
kesehatan; perbekalan kesehatan rumah tangga
3) Pelaksanaan evalusasi dan pelaporan di bidang (PKRT) serta sumber daya kesehatan;
kesehatan masyarakat, pencegahan dan 3) Pelaksanaan evalusasi dan pelaporan di
pengendalian penyakit, pelayanan kesehatan, bidang kesehatan masyarakat, pencegahan
kefarmasian, alat kesehatan dan perbekalan dan pengendalian penyakit, pelayanan
kesehatan rumah tangga (PKRT) serta sumber kesehatan, kefarmasian, alat kesehatan dan
daya kesehatan; perbekalan kesehatan rumah tangga
4) Pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan (PKRT) serta sumber daya kesehatan;
lingkup tugasnya; dan 4) Pelaksanaan administrasi dinas sesuai
5) Pelaksanaan fungsi lain yang di berikan oleh dengan lingkup tugasnya; dan
Kepala Daerah terkait dengan bidang 5) Pelaksanaan fungsi lain yang di berikan
kesehatan. Dinas Kesehatan terdiri dari: oleh Kepala Daerah terkait dengan bidang
a) Sekretariat; kesehatan. Dinas Kesehatan terdiri dari:
b) Bidang Kesehatan Masyarakat; a) Sekretariat;
c) Bidang Pencegahan dan Pengendalian b) Bidang Kesehatan Masyarakat;
Penyakit; c) Bidang Pencegahan dan Pengendalian
d) Bidang Pelayanan Kesehatan; dan Penyakit;
e) Bidang Sumber Daya Kesehatan. d) Bidang Pelayanan Kesehatan; dan
e) Bidang Sumber Daya Kesehatan.

 Persamaan dan perbedaan tupoksi dinkes kab/kota di DKI vs diluar DKI


Dinkes kab/kota DKI Dinkes kab/kota Gorontalo
Pergub 278 / 2016 Tentang Organisasi Dan Perda 6 /2007 Tentang Pembentukan
Tata Kerja Dinas Kesehatan Organisasi Dan Tata Kerja Dinas – Dinas
Daerah Provinsi Gorontalo
Tugas :
Dalarn melaksanakan tugasnya Kepala Dinas Tugas :
Kesehatan dibantu oleh seorang Wakil Kepala Dinas Kesehatan mempunyai tugas sebagai
Dinas Kesehatan yang berkedudukan di bawah pelaksana kewenangan pemerintah daerah
dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. dibidang Kesehatan, kewenangan
Dinas Kesehatan mempunyai tugas dekonsentrasi serta tugas pembantuan yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di diberikan oleh Pemerintah.
bidang kesehatan.
Fungsi :
Fungsi : Mempunyai fungsi menyusun program di
a. penyusunan rencana strategis, rencana kerja bidang Kesehatan sesuai dengan rencana
dan anggaran Dinas Kesehatan; pemerintah daerah.
b. pelaksanaan rencana strategis dan dokumen Sub Dinas Pelayanan Kesehatan terdiri dari :
pelaksanaan anggaran Dinas Kesehatan; a. Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan
c.penyusunan kebijakan, pedoman dan standar Rujukan;
teknis urusan kesehatan; b. Seksi Promosi Kesehatan dan JPKM;
d.penyusunan dan pelaksanaan kebijakan sistem c. Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan.
kesehatan daerah;
e.Perencanaan, pembangunan, pengembangan
dan pembinaan kesehatan masyarakat,
kesehatan lingkungan, serta pelayanan
kesehatan;
f. pengawasan, pemantauan, pengendalian dan
evaluasi sistem, upaya dan kegiatan
pengembangan kesehatan masyarakat,
kesehatan lingkungan serta pelayanan
kesehatan;
g. pengawasan, pengendalian, pemantauan, dan
evaluasi pelayanan kesehatan pada seluruh
sarana kesehatan di wilayah daerah;
h.perencanaan, pengaturan, penyeleuggaraan,
pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan
ibu, bayi, anak, remaja, lanjut usia dan
penyandang disabilitas;
i. perencanaan, pengaturan, penyelenggaraan,
pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan
pelayanan kesehatan khusus;
j. pencegahan, pengendalian dan penanganan
penyakit menular dan penyakit tidak menular
serta akibat yang ditimbulkannya;
k. pengumpulan, pengolahan, penyajian dan
pengembangan informasi kesehatan;
l. penyediaan, penatausahaan, penggunaan,
pemeliharaan dan perawatan prasarana dan
sarana di bidang kesehatan;
m.pengawasan dan pengendalian izin di bidang
kesehatan;
n.pemberian dukungan teknis kepada masyarakat
dan perangkat daerah di bidang kesehatan;