Anda di halaman 1dari 54

Training Teknik Sampling, dan Teknik Instrumenetasi

Bogor, 8 – 25 Oktober 2012

PERANAN SAMPLING DALAM


PENGELOLAAN LINGKUNGAN

Suprihatin
Lab. Teknik dan Manajemen Lingkungan Industri
Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB
Bogor

Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Filosofi:

• Tidak Ada Pengukuran – Tidak Ada Data


• Tidak Ada Data – Tidak Ada Informasi
• Tidak Ada Informasi – Tidak Ada Manajemen
• Tidak Ada Manajemen – Tidak Kebijakan

2
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
The Voice of the Process
• What Do We Measure?
• Why Do We Measure?
• How Do We Measure?
• Where Do We Measure?
• When Do We Measure?

3
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
 Sumber Data:
◦ Pengukuran
◦ Pemikiran logis (teori)

4
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Sampling:
– Untuk menghasilkan data

• Pengumpulan data merupakan tahapan pekerjaan


penting dalam analisis data

5
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Dua aspek dalam sampling:
– Populasi : suatu set semua elemen yang
menjadi perhatian di suatu studi (the total
or all of the possible answers we might get
by sampling)
– Sampel: suatu subset populasi (We sample
because we can’t count or measure the whole
population)

6
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Populasi

Sampling Pendugaan

Contoh

Deskriptif Tingkat Keyakinan

Statistika Deskriptif
vs Ilmu Peluang
Statistika Inferensia
7

Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Data:
– Sesuatu yang diketahui
– Memberi gambaran suatu keadaan atau persoalan

• Data dapat bersifat kuantitatif atau kualitatif


– Data kuantitatif: berbantuk numerik dan mengindikasikan
ukuran seberapa banyak (either how much or how many)
– Data kualitatif: labels atau nama yang digunakan untuk
mengidentifikasi suatu antribut elemen

8
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Kegunaan Data:
– Sebagai dasar untuk perencanaan, evaluasi dan
pengawasan/pengendalian (baku mutu) 
Pengelolaan

9
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Why Sampling Theory is Important

 When undertaking any survey, it is essential that you obtain


data from sample that are as representative as possible of
the group (population) that you are studying.
 Even with the perfect equipment and analysis methods,
your survey data will only be regarded as useful if it is
considered that your samples are typical of the population
as a whole.
 For this reason, an awareness of the principles of sampling
is essential to the implementation of most methods of
research, both quantitative and qualitative.

Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Principles
1. Keep in mind: sampling is crucial in water
quality analysis

2. Successful sampling depends on:


 Sampling equipments used
 Sampling method
 Sample handing, tranfortation and storage

Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
11
Assumptions
 For simplicity, we assume that the population we
are sampling from is:
◦ Normally distributed.
◦ Completely mixed.
 We also assume that our sample value
approximates the population mean.
 These assumptions are not always true.

Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Kegunaan Data Hasil Pengukuran

1. Mengembangkan dasar desain


pengendalian dan pengolahan lingkungan

2. Memenuhi persyaratan peraturan / standar


kualitas baik bersifat lokal maupun nasional

3. Konservasi sumber daya  Pengelolaan

2012 13
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Dua elemen dasar dalam pengukuran kualitas air/air
limbah, yaitu:

– Penentuan karakteristik sesaat

– Pengembangan profil variasi

14
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Contoh: Kasus Survei Limbah Cair

Survei Limbah Cair

Beban Polutan Karakteristik Aliran

Program Data Data Aliran Catatan


Neraca Air
Sampling Analisis Lab Air Limbah Penggunaan Air

Analisis Pengukuran Analisis


Catatan Aliran
Laboratorium Lapang Penggunaan Air

 Analisis lab untuk menghasilkan data yang dibutuhkan (melengkapi


data/informasi yang telah ada) 15
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Survei air limbah merupakan tahapan penting
dalam pengembangan program manajemen
air limbah.

• Data yang dikumpulkan dari survei yang


komprehensif dapat digunakan sebagai titik
awal untuk perencanaan pengendalian
pencemaran lingkungan.

16
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Kegunaan hasil survei air limbah:

untuk perencanaan manajemen air limbah di


dalam perusahaan, pengembangan program
untuk monitoring, evaluasi dan pengendalian.

17
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Analisis laboratorium pada prinsinya adalan
mengukur dan adalah membandingkan suatu
unit:

 Pembandingan mengandung unsur ketidak-


pastian

• Setiap pengukuran selalu mengandung


kesalahan (error)

18
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Terbaik yang dapat dilakukan dalam
pengukuran:

Menerapkan secara hati-hati suatu teknik yang realiable

teknik sampling
teknik penanganan sampel
teknik analisis

19
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Data yang baik:
– Objektif (sesuai dengan keadaan sebenarnya)
– Representatif (mewakili kumpulannya)
– Teliti dan tepat (terjamin kebenarannya)
– Tepat waktu (ada saat dibutuhkan)
– Relevan (menunjang persoalan yang dihadapi)

20
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
How to get good data?

• Perencanaan Sampling yang matang


• Pelaksanaan Sampling yang benar

21
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Rencana Sampling

• Untuk menjamin efektivitas program sampling

• Rencana sampling mencakup:


– Jumlah sample
– Lokasi / titik sampling
– Protokol sampling yang digunakan
– Sumberdaya yang diperlukan
– Jadwal dan penanggungjawab

22
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Setiap lokasi sampling bersifat unik (khas)  rencana
sampling harus spesifik

• Rencana sampling merupakan dokumen yang


memuat:
– Tindakan
– Tanggungjawab, dan
– Kerangka waktu

 agar tujuan dapat tercapai

23
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Pertimbangan dan Elemen Perencanaan Sampling

24
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Pertimbangan dalam Sampling Plan:
– Tujuan sampling
– Variabilitas proses penghasil polutan
– Variabilitas lingkungan penerima polutan
– Karakteristik dan Dampak parameter
– Presisi dan akurasi yang dikehendaki
– Logistik dan K3
– Biaya dibandingkan dengan benefit

2012 25
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Elemen:
– Durasi sampling
– Titik sampling
– Frekuansi dan bentuk sampling
– Parameter yang dianalisis
– Metode sampling (grab, komposit, otomatis,
dll)
– Personil yang bertanggung-jawab

26
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Isu-isu penting yang harus diperhatikan dalam
mendesain rencana sampling air limbah mencakup:
– Tujuan monitoring/Sampling
– Variabilitas proses
– Variabilitas lingkungan penerima limbah
– Dampak
– Presisi dan akurasi yang dikehendaki
– Logistik dan K3
– Biaya dibandingkan dengan benefit (C/B)

27
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Perencanaan sampling secara matang akan
mengemat waktu dan biaya, serta mereduksi
kesulitan-kesulitan yang terjadi selama sampling

 Rencana sampling bersifat spesifik / sesuai sumber


dan karakteristik sumber dan penerima pulutan

28
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Rencana sampling meliputi:
1. Logistik
2. Komunikasi
3. Peralatan sampling
4. Perlengkapan K3

29
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
1. Logistik
Tahapan dasar penyusunan rencana sampling:
1. Mereview tujuan sampling (audit atau monitoring),
mencakup terutama lokasi, jumlah sampel, metode
sampling

2. Menginformasikan kepada pihak yang terlibat

3. Koordinasi dengan laboratorium penguji;


mendapatkan wadah sampel yang sesuai

30
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
4. Menjadwalkan pelaksanaan sampling, mencakup
bagaimana dan kapan sampel akan dibawa ke
laboratorium

Agar semua sampel dapat diserahkan ke


laboratorium secepat mungkin dalam waktu tunda
yang direkomendasikan.

Hal ini sangat penting terutama untuk sampel-


sampel dengan waktu tunda maksimum 24 jam atau
kurang

31
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
5. Mengorganisir dan mereview peta lokasi untuk
pengaturan logistik dan urutan sampling. Urutan
sampling diperlukan untuk mencegah terjadinya
kontaminasi silang cara sederhana menghindari
kontaminasi silang: jauhkan sample pekat dari
sampel encer
6. Cek bahwa semua peralatan yang diperlukan telah
disiapkan, tidak rusak dan telah dikalibrasi, dan
bersih dari kontaminasi
7. Apabila memungkinkan isilah kertas kerja sebelum
sampling, misalnya label

32
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
2. Komunikasi
• Sangat direkomendasikan untuk berkomunikasi/konnsultasi
dengan laboratorium penguji sebelum implemntasi rencana
sampling; setiap laboratorium mungkin saja berbeda dalam
hal teknik sampling, metode pengawetan atau penangan
sampel di lapang

• Penting untuk menginformasikan kepada laboratorium


parameter-parameter yang konsentrasinya sangat tinggi 
berapara metode memerlukan modifikasi untuk selang
konsentrasi ekstrem; sampel pekat memerlukan pengenceran

33
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Selama pelaksanaan sampling komunikasi dengan
laboratorium perlu dijaga sehingga laboratorium
dapat memperkirakan kapan sampel akan diterima
dan dianalisis; terutama untuk pengujian parameter
mikrobiologis

34
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
3. Perlengkapan Sampling
• Kertas kerja dan formulir:

– Perencanaan dan pengarsipan sampling yang baik


adalah suatu keharusan dalam sampling
– Rencana / schedule sampling harus memuat titik
sampling, jumlah dan tipe sampel, jenis wadah

35
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Peralatan navigasi:

– Penting untuk referensi akurat tentang lokasi sampling


dimasa yang akan datang

– GPS (Global Positioning System) merupakan alat


modern yang sangat berguna dalam penentuan lokasi
sampling; lokasi sampling juga harus direkam dalam
peta (Map)

36
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Alat ukur lapang:
– Beberapa parameter mengharuskan pengukuran di
lapang, misalnya pH, suhu, DO, dll.

37
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Wadah sampel
– Wadah sampel yang tidak sesuai dapat
mempengaruhi integritas sampel  perlu
pemilihan jenis wadah sampel untuk setiap jenis
parameter
– Penangan wadah sampel perlu dilakukan untuk
parameter tertentu untuk menjamin integritas
sampel. Wadah sampel dan metode pengawetan
harus sesuai dengan karakteristik sampel

• Perlengkapan sampling lainnya:


– Tergantung kondisi fisik lokasi sampling
– Misalnya ember, timba, tali, “tongkat”, peralatan
filtrasi di lapang, dll.
38
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Pembersihan peralatan sampling
– Setiap wadah sampel beresiko terjadi kontaminasi
silang  wadah (termasuk pada bagian luar) perlu
dibersihkan dengan, misalnya detergen, etanol,
sikat, air bersih, air ditilata
– Pembakaran atau larutan sodium hipoklorit 10%
diperlukan untuk sampel mikrobiologis

39
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Refrigerator
– Kebanyakan sampel memerlukan pendinginan untuk
pengawetan
– Suhu pengawetan hendaknya dijaga pada tingkat 1- 4°C.

• Camera
– Potograf dapat memperlihatkan dimana sampel diambil dan
mengilustrasikan hasil observasi yang dicatat dalam lembar
observasi lapang
– Pengambilan gambar pada kunjungan awal (pendahuluan) ke
lokasi sampling dan gambar kondisi-kondisi tidak biasa pada
lokasi sampling yang dapat menyebabkan karakteristik sampel

40
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
4. Perlengkapan K3
• Perlengkapan K3 diperlukan untuk perlindungan
personil, meliputi sepatu, topi, sarung tangan,
masker, kacamata, dll.

41
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Elemen Perencanaan Sampling
1. Durasi Sampling
2. Lokasi sampling
3. Frekuensi sampling
4. Pemilihan parameter yang dianalisis
5. Prosedur sampling

42
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Durasi Sampling:
– Untuk monitoring terkait dengan regulasi, sampling
dilakukan secara reguler untuk menunjukkan
kesesuaiannya dengan kriteria (standar), atau untuk
memonitor pengaruah efluen pada lingkungan badan air
penerima

– Pilot studi perlu dilakukan jika aliran air atau air limbah
tidak tentu

– Pilot studi dengan frekuensi sampling tinggi akan


memberikan informasi tentang variabilitas aliran
Berdasarkan hasil pilot studi, kemudian dikembangkan
rencana monitoring/sampling yang lebih fokus dan efektif

43
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Lokasi sampling
• Desain rencana sampling (sampling plan) harus dapat
menjamin bahwa sampel yang diambil di tempat dan pada
waktu yang representatif  sehingga dapat memberikan
diskripsi keseluhan karakteristik limbah cair

• lokasi sampling harus dipilih di area yang aman, dapat diakses


setiap saat, sampel tercampur dengan baik (homogen), dan
mudah teridentifikasi untuk sampling pada waktu yang akan
datang

• Lokasi sampling permanen perlu dipilih sehingga representasi


sampel dapat dibandingkan dari waktu ke waktu

44
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Menentukan pengaruh pembuangan air limbah pada badan
air

Jika ingin diketahui pengaruh limbah cair, maka sampling


perlu dilakukan pada titik
• end-of-pipe  untuk mengetahui karakteristik limbah
cair yang dibuang
• upstream badan air penerima
• downstream pembuangan limbah pada berbagai jarak
dari titik pembuangan limbah cair

45
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Wastewater sampling
• Jumlah sampel yang diperlukan untuk mengetahui komposisi
limbah cair tergantung pada akurasi dan presisi yang
diperlukan dari studi dan variabilitas limbah cair

• Grab sampel dapat digunakan jika parameter yang menjadi


konsern tidak bervariasi besar terhadap waktu

• Sampling limbah cair dapat diambil dari tangki, drum, pipa,


lagoon, saluran drainase, atau dari katup

• Titik sampling dipilih sedemikian rupa sehingga sampel yang


diambil homogen

46
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Profiling depth

• Untuk mendeskripsikan profil karakteristik air


pada berbagai tingkat kedalaman, misalnya
badan air yang tidak mengalir / tidak teraduk,
sampel diambil dari berbagai tingkat
kedalaman.

47
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Frekuensi Sampling:
• Tidak ada pedoman pasti untuk menentukan frekuensi
sampling, tetapi frekuensi sampling sangat ditentukan
oleh variabilitas karakteristik limbah cair (kualitatif dan
kuantitatif) dan tujuan sampling

• Pada tahapan perencanaan, perlu diperhatikan tujuan


sampling/studi, dan dipilih frekuensi sampling yang
memungkinkan dapat memberikan informasi yang
diperlukan

48
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Jika sampel diambil dengan frekuensi yang tidak cukup,
karakteristik limbah cair terdeskripsikan secara tidak lengkap
yang dapat berakibat pada kealahan dalam ‘pelaporan”,
sebaliknya sampling terlalu sering merupakan pemborosan
waktu dan sumberdaya

• Secara umum, jika suatu parameter memiliki pola yang


diprediksi yang telah telah ditunjukkan secara statistik atau
melalui pilot studi (misalnya pembuangan limbah cair pada
jam tertentu), rencana sampling dapat ditentukan untuk
selang waktu tertentu

49
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
• Jika sistem atau proses sangat bervariasi, sampling perlu
dilakukan dalam interterval waktu lebih sering

Interval sampling ditentukan oleh:


• Maksud dan tujuan analisis
• Derajat variasi konsentrasi dan aliran air / air limbah
• Kondisi fisik lokasi sampling
• Ketersediaan peralatan
• Ketersediaan dana , serta
• Jenis analisis

50
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Sampling untuk menentukan beban (load)

• Penentuan beban lembah cair dilakukan dengan


menggunakan flow meter (mekanik atau magnetik) untuk
menentukan debit (Q) dikombinasikan dengan sampling untuk
menentukan konsentrasi (C)

Beban (kg/hari)= konsentrasi (kg/m3)x debit (m3/hari)

51
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Parameter (Analit)

• Pemilihan parameter yang dianalisis sangat


ditentukan dengan karakteristik proses dan kriteria
(baku mutu)

52
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Prosedur Sampling:

• Sampling dapat dilakukan secara grab, komposit,


atau komposit proporsional terhadap debit 
tergantung pada tujuan

53
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB
Referensi
• Adnan Rahman. 2005. Pengambilan sampel air (informasi pribadi)
• Alaerts, G. dan Santika, S.S. 1987. Mertode Penelitian Air. Penerbit Usaha Nasional,
Surabaya
• Corbitt, R.A. 1990. Standard Handbook of Environmental Engineering. McGraw-
Hill, New York
• EPA. 2007. EPA Guidelines: Regulatory monitoring and testing Water and
wastewater sampling. Environment Protection Authority. Adelaide SA 5001
• Hammer, M.J. and Hammer, M.J., Jr. 1996. Water and Wastewater Technology, 3rd
ed. Prentice Hall, New Jersey
• Henry, J.G. and Heinke, G.W. 1996. Environmental Science and Engineering, 2nd
ed. Prentice Hall, New Jersey
• Nathanson, J. A. 1997. Basic Environmental Technology, 2nd ed. Prentice Hall, New
Jersey
• Tim Dunn, T. and Breen, D. 2003. Technical Assessment Document: Potential
Control Strategies To Reduce Emissions From Refinery Wastewater Collection And
Treatment Systems. California Air Resources Board and the Bay Area Air Quality
Management District.
54
Khusus untuk kalangan sendiri, dilarang menggandakan dan menggunakan sebagian atau seluruhnya tanpa seijin Lab. Pengujian Dep. TIN IPB

Anda mungkin juga menyukai