Anda di halaman 1dari 3

RANGKUMAN MATA PELAJARAN IPA BAB 6

MATERI: ZAT ADITIF, ADIKTIF, DAN PSIKOTROPIKA UNTUK KELAS VIII


SMP PIUS PEKALONGAN TAHUN AJARAN 2019/2020

A. Zat aditif merupakan zat yang ditambahkan dalam makanan baik pada saat memproses, mengemas, atau
menyimpan bahan makanan (Bahan tambahan makanan)

B. Pemberian zat aditif bertujuan untuk


a. Mempertahankan nilai gizi
b. Membuat makanan lebih menarik
c. Menjaga mutu dan kestabilan makanan
d. Agar makanan lebih tahan lama disimpan
e. Untuk konsumsi beberapa orang yang memerlukan diet khusus

C. Berdasarkan sumbernya zat aditif dibedakan menjadi 2 yaitu: zat aditif alami, dan zat aditif buatan
a. Zat aditif alami
 Zat aditif alami merupakan zat tambahan makanan yang diperoleh dari alam tanpa disintetis terlebih
dahulu.
 Kekurangan zat aditif alami yaitu: tidak dapat digunakan dalam jumlah banyak, kurang stabil
kepekatannya dan kurang tahan lama, kadang menimbulkan aroma yang merusak cita rasa makanan.
Kelebihannya: lebih aman dikonsumsi

1) Pewarna alami
Adapun zat aditif yang digunakan sebagai pewarna makanan antara lain disajikan dalam tabel berikut:
Pewarna alami Warna yang diberikan
Wortel orange
Kunyit kuning
Daun suji, daun pandan hijau
Daun jati, kakao kecoklatan
Kayu secang, stroberi, buah naga merah
bit ungu, ubi ungu, buah anggur, murbei ungu

2) Pemanis alami
Misalnya : Gula tebu, gula aren, madu dan kayu manis

3) Pengawet alami
Untuk mengawetkan makanan beberapa bahan ditambahkan pada ikan asin kering, manisan buah,
acar dan lain-lain. Misalnya:
 garam (bersifat menyerap air untuk menghambat pertumbuhan bakteri)
 gula (sama seperti garam gula bersifat menyerap air untuk menghambat pertumbuhan
bakteri)
 asam buah (bersifat asam untuk membunuh bakteri)
 bawang putih (bawang putih mengandung allicim zat yang dapat membunuh bakteri)

4) Penyedap rasa alami


Misalnya :
garam dapur, bawang putih, cabai merah, kaldu ayam atau daging.

5) Pemberi aroma alami


Misalnya : serai, vanili, daun pandan, cengkeh, daun jeruk, minyak atsiri.

6) Pengasam alami
Misalnya jeruk nipis, asam jawa.

b. Zat aditif buatan (sintetis)


 Zat aditif buatan merupakan zat tambahan makanan yang diperoleh melalui sintesis baik dari
laboratorium maupun industri dari bahan-bahan kimia yang sifatnya hampir sama d engan bahan
alami.
 Keunggulan za aditif buatan : dapat diproduksi dalam jumlah besar, lebih stabil warnanya,
takarannya lebih sedikit dan lebih tahan lama

DOKUMEN PRIBADI | FransiscaW. Indri


 Kekurangan : dapat menimbulkan penyakit kanker atau bersifat karsinogenik apabila dikonsumsi
secara berlebihan
1) Pewarna buatan
Pewarna buatan disajikan dalam tabel berikut

2) Pemanis buatan
Pemanis buatan disajikan dalam tabel berikut
Pemanis buatan Tingkat kemanisan
Sakarin 300 kali lebih manis daripada gula
Aspartam 200 kali lebih manis dari gula
Asesulfam 200 kali lebih manis dari gula
Siklamat 30 kali lebih manis dari gula

3) Pengawet buatan
Pengawet buatan disajikan dalam tabel berikut

4) Penyedap sintetis
Misalnya : Vetsin atau MSG (Monosodium Glutamat), GMP (Guonosin monofosfat) dan IMP
(Ionosin monosofat)

5) Aroma buatan
Aroma buatan/sintetis disajikan dalam tabel berikut
Ester Aroma
Etil butirat Rasa nanas
Metil butirat Rasa apel
Oktil asetat Rasa jeruk
Amil asetat Rasa pisang
Butil asetat Rasa murbei

6) Pengatur Keasaman
Misalnya : asam asetat, asam sitrat, asam laktat, asam laktat, asam tartat.

D. ZAT ADIKTIF

a. Zat adiktif adalah zat, obat-obatan, bukan narkotika atau psikotropika yang jika dikonsumsi akan
bekerja pada system saraf pusat dan dapat mengakibatkan ketergantungan atau ketagihan.
b. Contoh zat adiktif adalah : alkohol, nikotin pada rokok, kafein pada kopi dan teh, dan inhalan (larutan
yang dapat menguap seperti lem, aerosol, bensin, cat kuku, obat pembius, pilox, deodorant, dan cairan
pengisi korek)

1) Rokok
Adapun zat-zat berbahaya yang terdapat dalam rokok diantaranya:
nikotin, karbon monoksida, dan tar.

DOKUMEN PRIBADI | FransiscaW. Indri


 Nikotin. Zat utama dalam tembakau, mudah diserap kulit, berwarna kuning agak puacat,
menelan 2 atau 3 tetes nikotin dapat membunuh seseorang, bersifat racun , mempercepat
kegiatan dalam otak.
 Karbon monoksida merupakan gas yang sangat beracun, tidak berwarna dan tidak berbau,
dapat diikat oleh hemoglobin dalam darah.
 Tar merupakan zat penyebab kanker paru-paru, penyakit tenggorokan dan pernapasan.

2) KOPI
Kandungan psiko-aktif : kafein dalam kopi memiliki dampak positif dan negative, yaitu:

a. Dampak POSITIF KOPI


1) Meningkatkan memori jangka pendek 6) Mengurangi resiko penyakit stroke
2) Sebagai antioksidan 7) Mencegah kanker
3) Menghilangkan rasa sakit kepala 8) Mencegah penyakit liver
4) Mengurangi resiko penyakit Alzheimer 9) Mengobati diabetes
atau pikun 10) Mengurangi resiko penyakit batu ginjal
5) Mengurangi resiko penyakit Parkinson

b. Dampak NEGATIVE KOPI


1) Menyebabkan konstipasi/sembelit/susah BAB
2) Menyebabkan karang gigi
3) Membuat gigi menjadi kuning
4) Meningkatkan resiko keguguran bagi wanita hamil
5) Menyebabkan insomnia atau susah tidiur

E. Psikotropika
a. Psikotropika adalah zat atau obat bukan narkotika, baik alami atau sintetis yang berkhasiat psiko-aktif
melalui pengaruh selektif pada system saraf pusat dapat menimbulkan ketergantungan
b. Zat-zat yang tergolong psikotropika adalah :
1) ekstasi memiliki potensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan. Membuat penggunanya
merasa gembira berlebihan, ceria, menjadi energik, mata sayu, susah tidur, halusinasi, agresif.
2) Amfetamin memiliki potensi kuat menyebabkan ketergantungan. Membuat penggunanya merasa
gembira, penuruunan berat badan, gelisah, tenaga bertambah, perasaan sehat, paranoid, bahkan
gila.
3) Methamphetamine (Sabu-sabu) Memiliki potensi kuat dalam menyebabkan ketergantungan. dapat
mempengaruhi sistem saraf, menyebabkan penyakit jantung bahkan kematian

F. Dampak Psikis akibat penggunaan zat adiktif dan psikotropika sebagai berikut :

a. DAMPAK BAGI FISIK & MENTAL


1) Mengakibatkan kanker 10) Kehilangan keseimbangan tubuh/
2) Menyebabkan kesulitan dalam mabuk bahkan pingsan
bernapas 11) Gangguan kebiasaan tidur
3) Penurunan daya ingat 12) Otot-otot menjadi lemah
4) kerusakan hati 13) Pupil mengecil
5) Timbul masalah kulit di sekitar mulut 14) Gangguan penglihatan
dan hidung. 15) Menimbulkan euphoria atau rasa
6) Gigi rapuh,gusi menyusut karena Bahagia yang berlebihan.
kekurangan kalsium. 16) Menimbulkan semangat
7) Mual,muntah,sulit buang air besar. 17) Kebingungan, tidak percaya diri dan
8) Denyut nadi melambat atau meningkat gelisah
9) Tekanan darah menurun atau
meningkat.
b. DAMPAK SOSIAL (LINGKUNGAN)
1) Susah dalam bersosialisasi (bersikap anti social)
2) Tidak percaya diri.
3) Sulit mengendalikan diri dan mengontrol emosi
4) Susah menyambung pembicaraan.
5) Berpikiran negatif pada diri sendiri.
6) Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik.
7) Kesempatan belajar hilang
8) Dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.

DOKUMEN PRIBADI | FransiscaW. Indri