Anda di halaman 1dari 16

ABORSI

DEFINISI ABORSI
Al-Ijhadl (abortus)-- bahasa Arab :
 Pengguguran janin dari rahim

 Gugurnya janin sebelum dia


menyempurnakan masa kehamilannya
 Pengakhiran/pengeluaran hasil kehamilan
sebelum janin dapat hidup di luar kandungan
JENIS ABORSI
 Abortus Provocatus
Pengguguran janin yg disengaja/upaya tertentu dari
pihak perempuan utk menggugurkan janin misal dgn
cara : meminum obat2an tertentu, gerakan kasar dsb
a. Abortus Provocatus Criminalis
Pengguguran janin tanpa alasan kesehatan
dan dianggap tindak kriminal
b. Abortus Provocatus Medicinalis
Pengguguran janin karena alasan medis

 Abortus Spontaneous
Pengguguran kandungan yg tidak disengaja atau
lazim disebut keguguran
Masalah Kespro Remaja
(Remaja Dalam Cengkaraman Liberalisasi Seks )
INDONESIA

- Sudah 62,7% remaja melakukan hubungan


suami-istri sebelum menikah.
(Pen. Komisi Nasional Perlindungan Anak, 2008).
20% dari 240 jt jiwa adalah remaja (10-19 thn)48 jt jiwa30 juta
jw melakukan hub suami isteri sebelum nikah (berzinah)

- Ada 3.000.000 janin diaborsi pertahun


(Media Indonesia, 2 Oktober 2002)

- Dan 39,48% aborsi dilakukan remaja yang


belum menikah (Survei PKBI,199) (1)
- 81,87% penderita AIDS adalah remaja(2), dari
10-20 juta yang rawan tertular HIV (Republika, 27 Mei
2007)

(1). Anonim. Profil Kesehatan Reproduksi Indonesia. DepKes RI dan WHO.Jakarta. 2003.
(2)Anonim. Mengenal Dan Menanggulangi HIV/AIDS. KPAN. Jakarta. 2008
 10-31% (N=3600),12 kota besar di Indonesia, telah
melakukan hubungan seks sebelum menikah (YKB,
1993)
 27% remaja laki-laki dan 9% remaja perempuan di
Medan (15-24 th) sudah melakukan hubungan
seksual sebelum menikah(Situmorang, 2001)
 75 dan 100 remaja di Lampung remaja telah
melakukan hubungan seks sebelum menikah (studi
PKBI, tahun 1997)
 Di Denpasar Bali, dari 633 pelajar SLTA kelas II,
sebanyak 23,4% (155 remaja) telah melakukan
hubungan seks sebelum menikah (Pangkahila,
Wimpie, Kompas, 19/09/1996).
TATANAN KEHIDUPAN SEKULER
AKAR MASALAH ABORSI
Seks Pranikah
Masalah Kespro Pada Remaja KTD, Aborsi,
HIV/AIDS,
Ca-Cervix

Krisis ek. Remaja Dalam Cengkraman Pornoaksi-grafi


Traficking Liberalisasi Seks bebas Bisnis prostitusi

Emosi labil akibat Krisis Aqidah, kehidupan kian


individualis, hedonis, Krisis Kel Sakinah,seks
bebas bkn kriminal, KEBEBASAN PERILAKU

S. Pol.
Pendidikan
Oprtnstk
Akar Masalah S. Ek.
Materialistk
Budaya
S.Sos.
Hedonistik
Kptlstik Indlstik
TATANAN KEHIDUPAN SEKULERISTIK
HUKUM ABORSI (1)
HARAM
 usia kehamilan sebelum 4 bulan
Sesungguhnya setiap kamu terkumpul kejadiannya dlm
perut ibumu selama 40 hari dlm bentuk nuthfah, kemudian
dlm bentuk alaqah selama itu pula, bentuk mudghah
selama itu pula, kemudian ditiupkan RUH kepadanya
 setelah 40/42 hari usia kehamilan
Rasulullah bersabda: “jika nutfah telah lewat 42 malam,
maka Allah mengutus seorang malaikat pdnya, lalu dia
membuat pendengaranya, penglihatannya, kulitnya, dan
tulang belulangnya. Lalu malaikat itu bertanya (kpd Allah),
“Ya Tuhanku, apakah dia (akan Engkau tetapkan) mjd laki-
laki atau perempuan?” Maka Allah kemudian memberi
keputusan…”
HUKUM ABORSI (2)

JAIZ/BOLEH
-Jika pengguguran janin/aborsi
dilakukan sebelum 40/42 hari usia
kehamilan
-kehamilan yg mengancam jiwa ibu
misalnya: Ibu mengalami serangan
jantung, gagal ginjal, kanker, stroke dsb
SANKSI BAGI PELAKU ABORSI

 Rasulullah SAW memberi keputusan dlm


masalah janin dari seorang perempuan Bani
Lihyan yg gugur dlm keadaan mati dg satu
ghurrah yaitu seorang budak laki2 atau
perempuan.
 Jika tdk ada budak laki2 atau perempuan,
Rasulullah SAW bersabda,bahwa sebagai
gantinya adalah “10 ekor unta”
 Diyat (tebusan)
budak laki2/perempuan, 10 ekor onta atau
setara dengan 425 gr emas
AKAR MASALAH ABORSI
Kehamilan Tidak Diinginkan

Aborsi
 Penyebab KTD :
Seks bebas
Perkosaan
Faktor ekonomi
Indikasi non medis (Abortus provokatus
kriminalis) :

 Kehamilan tidak diinginkan, disengaja

• Pacaran (premarital pregnancy)


• Perselingkuhan (extramarital pregnancy)
• Gagal KB

 KTD, tidak disengaja atau terpaksa

• Perkosaan
• Hubungan seks di bawah sadar (dibius dll)
• Hubungan seks di bawah ancaman
Janin Korban ABORSI
Cara mengindari terjadinya aborsi??
STOP ZINA
 Menanamkan ketaqwaan individu
 Menundukkan pandangan
 Menutup aurot
 Menghindari kholwat & ikhtilat
 Menerapkan hukum zina oleh negara
 Negara menerapkan sistem yg kondusif
untuk penecegahan zina
Wassalam. Alhamdulillah
semoga bermanfaat.
Amin.