Anda di halaman 1dari 7

BAB I

LAPORAN KASUS

A. Identitas Penderita

Nama : Tn. TT

Jenis Kelamin : Laki-laki

Usia : 56 tahun

Pekerjaan : PNS

Alamat : Jln. Komplek Belimbing Raya Permai

MRS : 16 Maret 2019

B. Anamnesis

Keluhan Utama : Nyeri perut kanan bawah

Riwayat Penyakit Sekarang :

Pasien datang ke IGD dengan keluhan nyeri perut kanan bawah sejak 2 hari sebelum

masuk rumah sakit. Awalnya nyeri dirasakan disekitar pusar, kemudian berpindah diperut kanan

bawah. Nyeri dirasakan terus-menerus dan dirasakan makin lama makin memberat. Nyeri

dirasakan memberat saat perut bagian kanan ditekan dan saat pasien bergerak, sehingga pasien

susah beraktivitas.

Keluhan demam sebelumnya disangkal. Pasien juga mengeluhkan mual, muntah berupa

makanan, perut terasa kembung dan tidak bisa BAB sejak 2 hari SMRS. BAK tidak ada keluhan.

Riwayat Penyakit Dahulu: (-)

1
C. Pemeriksaan Fisik

Kesadaran : Kompos mentis

Tanda-tanda vital

Respirasi : 20 x/ menit, reguler

Tekanan darah : 120/80 mmHg

Nadi : 95 x / menit, reguler

Suhu : 37,2 0C

Kulit : Tidak ada kelainan

Kepala dan Leher : Tidak ada kelainan

Thoraks

Inspeksi : Pergerakan dinding dada simetris kanan dan kiri, jejas (-)

Palpasi : Fremitus fokal simetris kanan dan kiri

Perkusi : (sonor/sonor)

Auskultasi : Suara Nafas Dasar Vesikuler +/+, Suara tambahan (-)

Jantung

Inspeksi : Iktus kordis tidak tampak

Palpasi : Iktus teraba di ICS V linea midklavikula sinistra

Perkusi : Batas kanan: ICS V linea parasternalis dektra

Batas kiri: ICS V linea midklavikula sinistra

Auskultasi : bunyi jantung I-II intensitas normal, regular, bising (-)

Abdomen

Inspeksi : datar, tidak tampak adanya massa.

2
Auskultasi : Bising usus (+) normal

Perkusi : Timpani

Palpasi : Defans muskular (-) Teraba massa di regio iliaca kanan, batas tegas.

Nyeri tekan titik mc burney (+), blumberg sign (+). Hepar dan lien tidak

teraba.

Ekstremitas

Akral hangat + + edema - -

+ + - -

Gerak sendi normal

D.Pemeriksaan Penunjang

1. Hasil Laboratorium

a. Pemeriksaan Darah Lengkap IGD RSUD H. Badaruddin Kasim– 16/03/2019

Pemeriksaan Hasil NORMAL


Golongan Darah B+
Hemoglobin 16.6 13.50-17.50 g/dl
Leukosit 24.500 4.000-1100 mm3
Eritrosit 5.81 4.00-6.5 juta/ul
Hematokrit 48.3 40.0-48.0%
Trombosit 237.000 150-400 ribu/ul
CT 4 2-6 menit
BT 2 1-3 menit
GDS 159 < 140 mg/dl
Urea 23 15-39 mg/dl
Kreatinin 1.0 0,9-1,3 mg/dl
HIV Test (Rapid) Non reaktif Negatif
HbsAg Test (Rapid) Non reaktif Negatif

3
2. X-Ray Thorax (19 Maret 2019)

Gambar 1.1 X-Ray Thorax

4
3. USG (19 Maret 2019)

Gambar 1.2 USG Abdomen

Kesan :

Appendicitis akut dengan tanda perforasi (echo cairan bebas intraperitoneum)

D. Diagnosis

Periappendikular Infiltrat

5
E. Rencana Terapi

 IVFD Asering 1500 cc/24 jam

 Inj. Ceftriaxon 1 g/ 8 jam

 Inj. Antrain 1 g/8 jam

 Inj. Paracetamol 1g/8 jam

 Inj. Ranitidin 50 mg/8 jam

 Pro laparotomy

F. Laporan Operasi

Tanggal 20/03/2019

1. RA posisi supine, tutup dengan doek berlubang

2. Insisi midline ± 20 cm, perdalam lapis demi lapis sampai peritoneum

3. Peritoneum dibuka, didapatkan perlengketan hebat abdomen regio kanan bawah-caecum-

colon.

4. Identifikasi appendisitis-periappendikular infiltrat-release.

5. Dilakukan appendiktomi single ligase

6. Cuci cavum abdomen hingga bersih

7. Kontrol pendarahan

8. Jahit luka operasi lapis demi lapis

9. Operasi selesai

6
4. Foto Klinis Appendix

Gambar 1.3 Appendix