Anda di halaman 1dari 16

Diabetisi Diary

Data Pribadi
Nama : Maryono
Alamat : Jl. Genuksari, Karangtengah RT 10 RW 003,
Genuksari, Genuk, Semarang
Kota : Semarang
Telepon : 085602801394
Nama Dokter : dr. Hj. Anna Nur C., Sp. PD, FINASIM
Telepon : 08156502403
Nama Rumah Sakit : Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Nama Penyuluh : Satrio Wisnugroho
COASS : Satrio Wisnugroho
Telepon : : 085725594542
NIM : 30101206731

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT DALAM

RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

2017
 Diketahui KEBUTUHAN MAKANAN SEHARI-HARI KALORI
1. Jenis Kelamin : Laki-laki
DIBAGI DALAM 3 KALI MAKAN BESAR DAN SELINGAN :
2. Berat Badan : 66 kg
3. Tinggi Badan : 160 cm  Pagi 07.00 20% = 356,4 kkal
 Selingan 10.00 15% = 267,3 kkal
4. Usia : 58 tahun
 Siang 13.00 30% = 534,6 kkal
5. Pekerjaan : Pensiunan  Selingan 16.00 10% = 178,2 kkal
 Malam 19.00 25% = 445,5 kkal
 Perhitungan
Rincian
1. BBI : 59,4 kg Pagi:
2. Kalori Basal : 1782 kKal 1. Karbohidrat 60% = 213,84 kkal
2. Lemak 25% = 89,1 kkal
3. Koreksi :
3. Protein 15% = 53,46 kkal
4. Koreksi Kalori : 1782 Siang:
1. Karbohidrat 60% = 320,76 kkal
2. Lemak 25% = 133,65 kkal
3. Protein 15% = 80,19 kkal
Malam:
1. Karbohidrat 60% = 106,92 kkal
2. Lemak 25% = 44,55 kkal
3. Protein 15% = 26,73 kkal
Diabetes Melitus Gejala-gejala Diabetes
A. Gejala klasik
Diabetes Melitus atau kencing manis atau sakit gula darah adalah suatu  Banyak makan dan banyak minum
penyaikt gangguan kesehatan di mana kadar gula dalam darah seseorang  Sering buang air kecil
menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh
 Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
tubuh. Hal ini disebabkan karena insulin yang diproduksi dalam tubuh
B. Gejala Lain
terlalu sedikit atau tubuh tidak bisa merespon kerja insulin.
 Keputihan dan gatal di kemaluan pada wanita
 Disfungsi ereksi pada pria
 Kesemutan di kaki dan tangan
Faktor Resiko Diabetes
 Kulit kering dan gatal
 Gaya hidup (aktivitas kerja tinggi dan jarang olahraga)  Luka/infeksi yang sulit sembuh
 Genetik  Pandangan kabur
 Pola makan (diet tinggi kalori dan lemak)  Merasa lemas
 Kegemukan  Mudah mengantuk
 Usia(diatas 45 tahun)
 Hipertensi (TD ≥ 140/90 mmHg) 4 Pilar manajemen Diabetes
 Kolesterol HDL ≤ 35 mg/dl Pilar I Edukasi
 Trigliserid ≥ 200 mg/dl Peningkatan kualitas hidup penderita diabtes memerlukan
partisipasi aktif pasien, keluarga dan masyarakat. Untuk mencapai
Akibat dan komplikasi diabetes keberhasilan perubahan perilaku, dibutuhkan edukasi yang
Seseorang dengan diabetes berisiko terkena stroke, mengalami gangguan komprehensif dan upaya peningkatan motivasi. Setiap kali
penglihatan, terkena serangan jantung, mengalami kerusakan ginjal, kunjungan penderita diabetes diingatkan kembali untuk selalu
disfungsi ereksi dan mengalami amputasi kaki. melakukan perilaku sehat.

Penanganan Diabetes Tujuan perubahan perilaku adalah agar para penderita


 Diet diabates dapat menjali polah hidup sehat, perilaku yang
 Aktivitas fisik diharapkan adalah :
 Obat (oral/insulin)  Mengikuti pola makan sehat
 Edukasi  Meningkatkan kegiatan jasmani
 Monitor
 Menggunakan obat diabetes dan obat-obat pada keadan Gula tidak lebih dari 5% kebutuhan kalori/
khusus secara aman dan teratur.  Garam tidak lebih dari 1 sendok teh (6-7 gr) sehari.
 Melakukan pemantauan Glukosa Darah Mandir (PDGM)
 Melakukan perawatan kaki secara berkala
 Memiliki kemampuan untuk mengenal dan menghadapi Jadi setiap kali makan hendaknya terdapat :
keadan sakit akut dengan tepat.
 Nasi/penggantinya
 Mempunyai keterampilan mengatasi masalah yang
 Lauk pauk
sederhana dan ikut bergabung dengan kelompok
penyandang diabetes serta mengajak keluarga untuk  Sayura
mengerti pengelolaan penyandang diabetes.  Buah
 Lebih baik lagi ditambah susu non/rendah lemak 1-2
gelas sehari.
Pilar II Perencanaan Makanan
1. Jenis makanan 2. Jumlah Makan
Jenis makanan yang dianjurkn bagi penyandang DM adalah
makanan seimbnag yang mengandung :
Susunan makan yang baik bagi penyandang DM :
 Sumber zat tenaga, seperti nasi, roti, kentang, mie,
 Karbohidrat 60-70 % dari total kebutuhan kalori
singkong, bi, dll
 Protein 10-15 % dari total kebutuhan sehari
 Sumber zat pembangun, yaitu lauk pauk, seperti ikan,
 Lemak 20-3- % dari total kebutuhan kalori
ayam, telur, daging, tahu, tempe, dan susu.
 Sumber zat pengatur, yaitu sayuran dan buah-buahan,

Makanan yang harus dibatasi I dihindari oleh penyandang


DM dalah :

 Makanan yang banyak mengandung kolesterol,


seperti kuning telur, otak, jerona, daging berlemak,
keju, kerang.
 Makanan yang mengadung lemak jenuh, seperti
gorengan, menyak kelapa, santan kental.
 Makanan yang menagandung gula murni, seperti
airup, permen, kue manis, dsb.
DAFTAR JUMLAH KALORI DALAM MAKANAN  Sumber Protein Hewani

 Sumber Karbohidrat 1. Rendah Lemak

Bahan Makanan URT Berat (gram) Bahan Makanan URT Berat (gram)
Bihun ½ gelas 50 Ayam tanpa kulit 1 potong sedang 40
Bubur Beras 2 gelas 400 Babat 1 potong sedang 40
Biskuit 4 buah besar 40 Daging Kerbau 1 potong sedang 35
Kentang 2 biji sedang 210 Daging Sapi 1 potong sedang 35
Krackers 5 buah besar 50 Ikan 1 potong sedang 40
Makaroni ½ gelas 50 Ikan Asin 1 potong kecil 15
Mie Kering 1 gelas 50 Teri Kering 1 sendok makan 20
Mie Basah 2 gelas 200
Nasi ¾ gelas 100 2. Lemak Sedang
Nasi Tim 1 gelas 200
Roti Putih 3 potong sedang 70 Bahan Makanan URT Berat (gram)
Singkong 1 potong 120 Bakso 10 biji sedang 170
Tepung Sagu 7 sendok makan 40 Daging Kambing 1 potong sedang 40
Tepung Hongkue 8 sendok makan 40 Daging Sapi 1 potong sedang 35
Tepung singkong 8 sendok makan 40 Hati Ayam 1 buah sedang 30
Talas 1 potong 125 Hati Sapi 1 potong sedang 35
Tepung Terigu 5 sendok makan 50 Otak 1 potong besar 65
Tepung Maizena 10 sendok makan 50 Telur Ayam 1 butir 50
Tepung Beras 8 sendok makan 50 Telur Bebek 1 butir 55
Ubi 1 biji 135 Udang Segar 5 ekor sedang 35
Usus Sapi 1 potong besar 50
3. Tinggi Lemak
 Sumber Sayuran
Bahan Makanan URT Berat (gram) Bahan Makanan
Ayam dengan kulit 1 potong sedang 40 Melinjo
Bebek 1 potong sedang 45 Gambas
Kornet Beef 3 sendok makan 45 Jamur Kuping Segar
Kuning Telur Ayam 4 butir 45 Ketimun
Sosis ½ potong sedang 50 Labu Air
Lobak
Slada Air
Slada Tomat
 Sumber Protein Nabati

Bahan Makanan URT Berat (gram) Bahan Makanan


Kacang Hijau 2 sendok makan 20 Bayam Kol Rebung
Kacang dele 2,5 sendok makan 25 Bit Kembang Kol Sawi
Kacang Merah Segar 2 sendok makan 20 Buncis Kapri Muda Tauge
Kacang tanah 2 sendok makan 15 Brrokoli Kangkung Kacang Hijau
Keju Kacang Tanah 1 sendok makan 15 Caisim Kacang Panjang Terong
Kacang Tolo 2 sendok makan 20 Daun Pakis Kecipir Wortel
Oncom 2 potong kecil 40 Daun Waluh Labu siam
Sari Dele Bubuk 2,5 sendok makan 135 Genjer Labu Waluh
Tahu 1 biji besar 110 Jagung Muda Pare
Tempe 2 potong sedang 50 Jantung Pisang Pepaya Muda
Kolang kaling 3 buah sedang 25
PENGGANTI BUAH DAN GULA
Kedondong 2 buah sedang 120
1 Satuan Penukar = 15 kalori dan 12 gram karbohidrat
Kurma 3 buah 15

Lychee 10 buah 75
Bahan Makanan URT Berat (gram)
Mangga ¾ buah 90
Anggur 20 buah sedang 165
Melon 1 potong besar 190
Apel 1 buah 85
Madu 1 sendok makan 15
Belimbing 1 buah besar 140
Nanas ¼ buah sedang 95
Blewah 1 potong sedang 70
Nangka Masak 3 biji sedang 45
Duku 16 buah 80
Pisang 1 buah 50
Durian 2 biji besar 35
Pepaya 1 potong besar 190
Gula 1 sendok makan 13
Rambutan 8 buah 75
Jeruk Manis 2 buah 110
Sawo 1 buah sedang 55
Jambu Air 2 buah besar 110
Semangka 1 potong besar 150
Jambu Biji 1 buah besar 100
Sirsak ½ gelas 60
Jambu Bol 1 buah kecil 90
KEBUTUHAN NASI (70 LAUK SAYUR BUAH
ENERGI gram) (Daging Sapi 35 (100 gram)
gram)

(Tempe 50 Atau
gram) penukarny
Atau Atau a
penukarnya penukarnya

Atau
penukarnya

1 1
NASI IKAN & 2 1 SAYUR A -
PAGI 2 2
TEMPE

SELINGA - - - 6 BUAH
N PAGI KURMA

1
SIANG NASI 1 DAGING & 1 SAYUR B 1 BIJI
2
1 TEMPE DURIAN
BESAR

SELINGA - - - 1 BUAH
N SORE APEL

1 1
MALAM NASI 1 HATI AYAM & 1 SAYUR C SENDOK
2 2
1 TEMPE MADU
Jadwal Makan

Waktu mkan sebaiknya diatur sebagai berikut :

Makan Pagi : 07.00 - 08.00 WIB


Selingan : 10.00 WIB
Makan Siang : 12.00 -13.00 WIB
Selingan : 16.00 WIB
Makan malam : 19.00 WIB
Selingan* : 21.00 WIB

*Bila pengendali diabetes hanya dengan diet atau


mendapat suntikan insulin jenis reaksi cepat, maka
kalori makan selingan merupakan bagian dari kalori
makan mala, bisa dengan cara menunda makan
buah menjadi jam 21.00 WIB.

S
Latihan Jasmani profibrinolitik dan anti aterosklerotik, sehingga kualitas hidup penderita
diabetes menajdi lebih baik.
Latihan jasmani bagi penyandang DM tipe 2 bermanfaat untuk :

 Menurunkan kadar gula darah


• dengan obat oral banyak pasien gagal
 Mencegah kegemukan Insulin mencapai normoglycemia
 Menurunkan lipid (lemak) darah • pengobatan dengan insulin adalah cara



Mencegah tekanan darah tinggi
Mengurangi resiko penyakit jantung jantung koroner
Meningkatkan kualitas hidup dan keampuan kerja
1 pengobatan yang paling efektif untuk
menurunkan kadar gula darah

Prinsip latiahn jasmani bagi penyandang DM sama dengan prinsip latihan


jasmani pada umumnya, yaitu :

 Frekuensi 3-5 kali per mingg secara teratur • jangan menunggu sampai mengalami
 Intensitas ringan dan sedang (60-70 % Maximum Heart Rate) Insulin hyperglycemia atau komplikasi
 Durasi 30-60 menit setiap latihan • segera bertindak capailah
 Jenis latihan yang dianjurkan adalah aerobic, seperti : jalan,
jogging berenang, bersepeda dll 2 normoglycemia HbA1c < 6,5% pakailah
cara terbaik

Pilar IV ObatAnti Diabetik (OAD) dan Insulin


Telah lama diketahui insulin mempunyai efek metabolik terhadap • setelah pengobatan oral yang lama
metabolisme larbohidrat, lemak dan protein. Secara umum insulin Insulin secara bertahap tidak berhasil fungsi
bersifat anabolik yang berfungsi untuk memasukkan glukosa ke dalam sel, beta-cell tidak dapat dikembalikan
• sedini anda mulai dengan pengobatan
3
mencegah pelepasn glukosa ke dalam sel, mencegah pelepasan glukosa
oleh hati, mencegahlipolisis, meningkatakan sintesi protein, kini efe baru intensive fungsi beta-cell masih bisa
insulin dengan sasaran sel endotel, platelet, dan leukosit yang dipertahankan.
menghasilkan efek vasodiltasi pembuluh darah, anti apoptosis, protektif
terhadap jantung, antiagregasi platelet, anti inflamasi, anti trombotik,
Insulin Sebagai Terapi DM menghasilkan insulin untuk peristirahat. Dengan
beristirahat, pankreas diharapkan akan mampu mebuat
Apakah Insulin merupakan obat terakhir jika pengobatan dengan insulin seperti sebelumnya. Bila fungsi pankreas sudah
obat oral sudah tidak dapat mengontrol kadar gula darah? dinilai mampu memproduksi insulin dengan baik, injeksi
 Sama sekali tidak, makin lambat kita memakai insulin (bila insulin dari luar dapat dihentikan.
memang waktunya sudah mengharuskan), kerusakan Apakah suntikan insulin itu sakit?
pankreas dapat semakin parah dan akhirnya kita harus terus
menggunakannya dan dosis yang diperlukan semakin besar.  Berdasarkan penelitian, pen insulin menggunakan teknologi
Mitos ini timbul karena dahulu kebanyakan orang sudah jarum yang sangat halus dan dilapisi silikon sehingga rasa
terlambat menggunakan insulin, sehingga alternatif untuk nyeri menjadi sangat minimal.
menghentikannya sudah tak ada lagi karena pankreas
Apakah insulin mempunyai efek samping?
terlanjur mengalami kerusakan.
 Ada beberapa komplikasi yang mungkin timbul pada
Kapan saya harus mulai terapi insulin?
pemakaian insulin antara lain hipoglikemia, peningkatan
 Pada DMT2 apabila sudah melakukan upaya perencanaan berat badan, edema insulin, reaksi lokal terhadap suntikan
makan dan olahraga teratur, mendapatkan kombinasi obat insulin (lipohipertrofi dan lipoatrofi), alergi (nyeri dan rasa
penurun gula darah oral dalam jangka waktu 3 bulan namun terbakardiikuti kemerahan, gatal dan pembengkakan di
kadar gula darah belum juga terkendali (A1C > 6,5 %), maka sekitar tempat penyuntikan selama beberapa jam)
pemberian insulin harus dimulai. Pada DMT1 segera setelah
diagnosis, apabila gejala hilang, obat OHO dapat
ditambahkan dan penggunaan insulin dihentikan.

Jika saya menggunakan insulin, apakah ini akan saya lakukan


seumur hidup?
 Untuk penderita diabetes tipe-1 (yang tergantung insulin),
pengobatan dengan insulin tidak dapat dihentikan.
Sedangkan pada penderita diabetes tipe-2 tergantung
kondisi masing-masing pasien. Injeksi insulin dari luar akan
membantu pankreas yang selama ini kurang optimal
Insulin
Insulin kerja panjang
Insulin merupakan hormon dalam tubuh manusia yang dihasilkan
Diperuntukkan untuk mengendalikan gula darah puasa yang sagat
oleh sel B pulau langerhans yang berada dalam kelenjar pankreas.
tinggi. Durasi kerja insulin ini sangat panjang (sd.24 jam).
Insulin berfungsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah anda
Bagaimana insulin dihasilkan? Insulin premiks (campuran)
Insulin pertama dibuat pada 1921. Sekian lama insulin dihasilkan Yaitu campuran insulin yang mengandung insulin kerja cepat dan
dari pankreas lembu dan babi melalui proes rekayasa genetika insulin kerja panjang. Insulin bekerja dengan cepat namun dapat
menggunakan bakteri pada sel ragi roti. Dalam perkembangan mengendalikan gula darah puasa.
selanjutnya tahun 1963 insulin dihasilkan dari ekstraksi
biosintesis jaringan pankreas manusia. Pengobatan dengan insulin harus berdasarkan dengan kebutuhan
masing-masig individu. Dokter akan memilihkan jenis dan dosis
Siapakah yang membutuhkan insulin? insulin yang sesuai dengan pola hidup anda.
Diabetisi tipe-1, mutlak tergantung pada penggunaan insulin,
karena pankreas sudah tidak menghasilkan insulin lagi. Diabetisi
tipe-2, jika efektivitas terapi dengan obat oral berkurang. Siring dan jarum
Keputusan tersebut ditetapkan oleh dokter.
Siring bahan kaca sulit dibersihkan, mudah pecah dan sering
menjadi kurang akurat. Siring yang baik adalah yang terbuat dari
Jenis Insulin :
Insulin digolongkan berdasar : plastik dan sekali pakai.
 Waktu kerja insulin (onset), yaitu waktu mulai timbulnya
efek insulin sejak disuntikkan Pen insulin
 Puncak kerja insulin, yaitu waktu tercapainya puncak Siring biasanya terlalu merepotkan dan kebanyakan pasien lebih
kerja insulin suka menggunakan pen insulin.
 Lama kerja insulin (durasi), yaitu waktu timbulnya efek
insulin dampai hilangnya efek samping Pompa insulin
Diciptakan untuk menyediakan insulin berkesinambungan. Pompa
Insulin kerja cepat
terus disambungkan pada pasien melalui tabung dan jarum
Onset cepat dan durasi pendek. Insulin jenis ini bertujuan untuk
mengendalikan gula darah 2 jam setelha makan yang sangat tinggi
Strategi Menghindari Hipoglikemia Hal yang harus dilakukan pada saat hipoglikemia

Pada pasien diabetes perencanaan makan, olah raga, terapi obat Stadium permulaan (pasien sadar)
oral maupun penggunaan insulin harus memperhatikan aktivitas-  Berikan gula murni 30 gr (2 sendok makan) atau sirup /
aktivitas berat yang sedang dilakukan untuk menghindari risiko permen gula murni dan makanan yang mengandung hidrat
hipoglikemia (kadar gula darah dibawah normal). arang
 Hentikan obat anti diabetes, periksa glukosa darah
Hal ini sangat penting karena hipoglikemia dapat berakibat sangat
fatal. Jadi monitor gula darah anda secara seksama untuk Stadium lanjut (pasien tidak sadar)
menghindarinya.  Penanganan harus cepat (segera bawa pasien ke rumah
sakit)
Pasien dikatakan hipoglikemia jika :
 Berikan larutan dekstrosa 40% sebanyak 2 flakon melalui
 Kadar glukosa darah <60 mg/dL, atau
vena setiap 10-20 menit hingga pasien sadar
 Kadar glukosa darah <80 mg/dL dengan gejala klinis
 Beri cairan dekstrosa 10% per infus 6 jam per kolf untuk
Tanda – tanda klinis hipoglikemia mempertahankan glukosa darah dalam nilai normal atau
 Stadium parasimpatik : mual, lapar, tekanan darah turun diatas normal disertai pemantauan glukosa darah
 Stadium gangguan otak ringan : lemah, lesu, sulit bicara,  Bila hipoglikemia belum teratasi, beri antagonis insulin
kesulitan menghitung sementara seperti : adrenalin, kortison dosis tinggi atau glukagon 1mg
 Stadium simpatik : keringat dingin pada muka, bibir atau IV/IM
tangan gemetar
 Stadium gangguan otak berat : tak sadar dengan/ tanpa
kejang
Waktu Penyuntikan Insulin :
Jika dosis 3 kali pemberian dalam 1 hari, maka pemberian
insulin sebaiknya :

1) 1 menit sebelum sarapan pagi


2) 1 menit sebelum makan siang
3) 1 menit sebelum makan malam
SUNTIKAN INSULIN JADWAL PERIKSA
RSI Sultan Agung Semarang Tgl Kontrol Gula Darah Dosis Insulin
Nama
Umur
Alamat
Jenis Insulin
Dosis
Pagi
Siang
Sore
Sebelum Tidur