Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.LatarBelakang

Penyakit Arteri Perifer (PAP) adalah gangguan vaskular yang disebabkan oleh
proses aterosklerosis atau tromboemboli yang mengganggu struktur maupun fungsi
aorta dan cabang arteri yang berada di perifer terutama yang memperdarahi ekstremitas
bawah. Arteri yang terlibat adalah arteri aortoiliaka, arteri femoralis dan polipeptia,
arteri tibialis dan peroneal. Penyakit arteri perifer (PAP) terjadi pada 8 – 12 juta
penduduk Amerika dan semakin meningkat seiring bertambahnya usia karena terjadi
kelemahan pada pembuluh darah sehingga lebih mudah untuk Terjadi aterosklerosis.
Di Amerika Serikat terdapat 34.3% individu usia diatas 40 tahun dan 14.5% diatas 70
tahun yang terkena PAP. Studi epidemiologi menunjukkan prevalensi PAP berkisar 1,6
– 12%.

Pasien dengan PAP memiliki resiko tinggi mengalami infark miokard, stroke
iskemik hingga kematian. Kebanyakan pasien dengan PAP (>50%) tidak merasakan
gejala apapun sehingga diperlukan pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosa PAP.
Pemeriksaan yang direkomendasikan oleh American College of Cardiology
Foundation/ American Heart Assosiation (ACCF/AHA) sebagai alat diagnosis utama
PAP dengan menggunakan pemeriksaan Ankle Brachial Index.

Penyakit Arteri Perifer secara umum merupakan kumpulan kelainan yang


menghambat aliran darah ke ekstremitas baik atas maupun bawah, kebanyakan akibat
aterosklerosis. Gejala utama dari PAP ekstemitas bawah adalah klaudikasio
intermitten, cenderung menghambat aktivitas pasien, menimbukan ketergantungan
terhadap orang lain, menurunkan kualitas hidup pasien tersebut.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 1


Prevalensinya bervariasi tergantung umur, namun jumlahnya lebih tinggi pada
kelompok usia diatas 40 tahun (15-20%). Kebanyakan pasien PAP (80%) adalah
perokok maupun bekas perokok. Di Indonesia prevalensinya pada pasien DM
mencapai 44%. Data rekam medis Pusat Jantung Harapan Kita (PJNKHK)
menunjukkan jumlah pasien PAP ekstremitas bawah sebanyak 119 pasien selama
Januari 2011 hingga Agustus 2012.

Penyaki tarteri perifer bukanlah penyakit statis, progresi dari intermittent


claudication terjadinya nyeri saat istirahat atau gangrene bias terjadi. Ini
memungkinkan bahwa pasien dengan PAP bias menderita angina untuk membuktikan
bahwa pasien menunjukkan memiliki aterosklerosis pada arteri koroner. Resiko ini
meningkat saat prevalensi PAP meningkat. Penyakit Arteri Perifer biasanya juga
ditemui pada pasien yang mengalami PJK oleh karena pada pasien dengan PJK
memiliki patofisiologi terbentuknya aterosklerosis yang sama dengan aterosklerosis
yang terjadipada PAP. Prevalensi kombinasi PJK dan PAP dikonfirmasi oleh dua
penelitian internasional yaitu REACH (Reduction in Atherothrombosis for Continued
Health) dan AGATHA (A Global Atherothrombosis Assessment) dimana 16-35%
pasien yang memiliki tiga atau lebih factor risiko untuk mendapatkan aterosklerosis
menderita polivaskular.

1.2.Tujuan

1. Untuk mengetahui deferensial diagnosis dari penyakit jantung yang sesuai


dengan skenario.
2. Untuk mengetahui definisi,etiologi dan patogenesis dari setiap diferensial
diagnosis yang sesuai skenario.
3. Untuk mengetahui manifestasi klinis yang khas dari setiap diferensial
diagnosis.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 2


4. Untuk mengetahui penatalaksanaan dari penyakit jantung yang sesuai
dengan skenario.

1.3.Manfaat

1. Agar memahami deferensial diagnosis dari penyakit jantung yang sesuai


dengan skenario.
2. Agar memahami definisi,etiologi dan patogenesis dari setiap diferensial
diagnosis yang sesuai skenario.
3. Agar memahami manifestasi klinis yang khas dari setiap diferensial
diagnosis.
4. Agar memahami penatalaksanaan dari penyakit jantung yang sesuai dengan
skenario.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 3


BAB II

PEMBAHASAN

2.1.Data tutorial
 Hari/Tanggal
 Sesi 1 : Senin, 9 Desember 2019
 Sesi 2 : Selasa, 10 Desember 2019
 Tutor : dr. M. Ashabul Kaffi Mathar, S.ked
 Ketua : I Gede Agus Krisna Yoga Pratama
 Sekretaris : Dwi Angreini

2.2.Skenario LBM 4

LBM 4

“Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga”

Pak Doni berusia 56 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan dirinya karena
keluhan nyeri padakaki bagian bawah yang sering hilang timbul sejak 3 bulan terakhir.
Pak Doni memiliki riwayat kencig manis sejak 10tahun yang lalu dan riwayat merokok
sejak 15 tahun. Keluhan nyeri ini terutama dirasakan saat menaiki tangga di rumahnya.
Pasien diketahui memiliki berat badan berlebih.

Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanandarah150/90 mmHg, denyut nadi 86x/menit,


frekwensi napas20x/menit dan suhu 37 C. hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan
LDL 170mg/dL, dan kolesterol 270mg/dL,gula darah puasa 103mg/L dengan HbA1c
= 6.7%

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 4


2.3.Pembahasan LBM 4
I. Klarifikasi Istilah
1. LDL (Low Density Lipoprotein).

Low Density Lipoproteins (LDLs)/ Liporotein Masa JenisRendah, merupakan suatu


zat yang mengandung: “25% Protein, 5% Trigliserida, 20% Phospholipid, dan
50% Kolesterol”. Yang mana fungsi dari LDL adalah membawa 75% dari total
kolesterol di dalam darah dan mengangkutnya ke dalam sel di dalam tubuh untuk
perbaikan membrane sel, mensintesis hormon steroid, dan garam empedu. Ketika
LDL hadir dalam konsentrasi tinggi, LDL juga menyimpan kolesterol di dalam dan
disekitar seratotothalus Arteri, membentuk plak-plak lemak yang meningkatkan
resiko dari penyakit arteri coroner. Dengan alasan ini LDL-Kolesterol disebut
sebagai “Kolesterol Jahat”. LDL mengandung apoprotein (permukaan lipoprotein)
tunggal yang disebut “apo B100” yang berfungsi sebagai protein pengikat yang
mengikat Reseptor LDL di dalam membrane plasma dari sebuah sel, oleh sebab itu
LDL bias masuk ke dalam sel melalui reseptor endositosis terfasilitasi. Tanpa sel
tersebut, LDL akan rusak, dan kolesterol akan dilepaskan untuk kebutuhan sel. Saat
sel mempunyai kolesterol cukup untuk memenuhi aktivitasnya, system negatif
feedback selakan menghambat sintesis LDL baru (Tortora, 2013).

2. Kolesterol.

Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol (bahasa Inggris: waxy
steroid) yang merupakan sejenis lipid. Kolesterol ialah jenis khusus lipid yang
disebut steroid. Steroid ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus yang
terdiriatas 4 cincin atom karbon.Salah satu tipe lemak dari senyawa kompleks
berwarna kekuningan yang berperan dalam proses sintesis hormon. Kolesterol
sangat larut dalam lemak tetapi hanya sedikit larut dalam air. Kolesterol secara
spesifik mampu membentuk ester dengan asam lemak. Hampir 70 persen kolesterol
dalam lipoprotein plasma memang dalam bentuk ester kolesterol. Kolesterol dibagi

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 5


menjadi dua bagian yaitu kolesterol eksogen dan endogen. Kolesterol eksogen
adalah kolesterol yang terdapat dalam diet dan diabsorpsi secara lambat dari saluran
pencernaan (usus) kedalam saluran limfe, sedangkan kolesterol endogen adalah
suatu jumlah yang bahkan lebih besar dibentuk dalam sel tubuh. Pada dasarnya
semua kolesterol endogen yang beredar dalam lipoprotein plasma dibentuk oleh
hati, tetapi semua sel tubuh lain setidaknya membentuk sedikit kolesterol, yang
sesuai dengan kenyataan bahwa banyak struktur membrane dari seluruh sel
sebagian disusun oleh kolesterol (Guyton and Hall, 2011).

II. Identifikasi Masalah


1. Apa hubungankencing manis dengan keluhan diskenario?
2. Mengapa pak Doni mengalami nyeri pada kaki kiri yang sering hilang timbul
dan kenapa keluhannya dirasakansaat naik tangga?
3. Interpretasi dari pemeriksaan pada scenario di atas!
4. Apakah ada hubungan merokok dengan keluhan pasien?
5. Apakah usia danjenis kelamin berpengaruh pada kasus di scenario?

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 6


III. Brain Storming

1. Apa hubungankencing manis dengan keluhan diskenario?

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit


degeneratif tidak menular yang menjadi masalah serius bagi kesehatan
masyarakat di Indonesia maupun di dunia (Krisnatuti & Yehrina, 2008).
Pola makan yang tidak teratur yang terjadi pada masyarakat saat ini
dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah penyakit
degeneratif, salah satunya penyakit DM (Suiraoka, 2012). Penderita
DM harus memperhatikan pola makan yang meliputi jadwal, jumlah,
dan jenis makanan yang dikonsumsi. Kadar gula darah meningkat dratis
setelah mengkonsumsi makanan tertentu karena kecenderungan
makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan gula darah yang tidak
terkontrol (Tandra, 2009).
Dalam scenario diketahui Tn. Doni memiliki berat badan
berlebih sehingga kemungkinan terbesar yang mengakibatkan rasa
nyeeri pada kaki kiri bagian bawah adalah aterosklerosis yang
dikibatkan oleh tingginnya kadar kolesterol dalam darah karena adanya
riwayat DM sehingga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah,
kemungkinan kedua yaitu kerusakan tulang rawan akibat berat tubuh
yang beerlebihan.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 7


2. Mengapa pak Doni mengalami nyeri pada kaki kiri yang sering hilang
timbul dan kenapa keluhannya dirasakansaat naik tangga?

Pada scenario Tn. Doni merasakan nyeri terrutama pada saat


menaiki tangga itu menandakan bahwa nyeri muncul saat melakukan
aktivitas, ketika beraktivitas tubuh membutuhkan suplai nutrisi dan
oksigen yang cukup, karena pasien memiliki riwayat DM kemungkinan
ada Ada aterosklerosis padda pembuluh darrah paada kaki bagian
bawah sehingga asupan nutrisi dan oksigen menjaadi berkurang dan
lama kelamaan bisa merusak jaringan tempat terjadi aterosklerosis, pada
scenario pasien memiliki berat badan berlebih.

3. Interpretasi dari pemeriksaan pada scenario di atas!

 Pemeriksaan Fisik
 Tekanan Darah 150/90 = Hipertensi
 Denyut Nadi 86 x/menit = Normal
 Frekuensi napas 20 x/menit = Normal
 Suhu 37oC = Normal
 Pemeriksaan Laboratorium
 LDL 170 mg/dL = Meningkat
 Kolesterol Total 270 mg/dL = Meningkat
 GDS 103 mg/dL = Meningkat
 HbA1c 6,7 % = Meningkat

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 8


4. Apakah ada hubungan merokok dengan keluhan pasien?
Mengisap rokok dengan kadar nikotin rendah tidak menurunkan
risiko ini, namun risiko ini secara bermakna akan berkurang apabila
berhenti merokok sama sekali. Penyebab yang mungkin adalah nikotin
yang menyebabkan terangsangnya sistem saraf simpatis, oksigen yang
digantikan dalam molekul Hb dengan karbon monoksida, peningkatan
daya lekat trombosit dan peningkatan permeabilitas endotel yang
dirangsang oleh unsur pokok yang ada dalam rokok
Jadi hubungannya adalah pada saat merokok oksigen yang
didalam tubuh digantikan oleh karbon monoksida sehingga
memperberat kerja jantung, selain itu karbon monoksida yang
terkandung dalam Hb akan menyebabkan kerusakan pada lapisan
endotel sehingga menyebabkan permeabilitas dari pelindung endotel itu
menurun, nanti itu akan menyebabkan zat – zat inflamasi keluar maka
LDL akan masuk ke tunika intima dan menumpuk di subendotel, nanti
karena adanya penumpukan lama – kelamaan akan membentuk plak
aterosklerosis, nanti plak ini yang akan menyumbat pembuluh darah di
perifer terutama di kaki pak doni, karena ada penumpukan ini maka
kerja kaki jadi berkurang karena otot – otot kaki kekurangan oksigen,
sehingga menyebabkan terjadinya nyeri saat beraktivitas.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 9


5. Apakah usia danjenis kelamin berpengaruh pada kasus di scenario?

The National Health and Nutrition Examination Survey, sebuah


survei di Amerika Serikat pada hasil penelitianya menemukan informasi
bahwa ABI 0,90 umumnya lebih sering terdapat pada ras kulit hitam
non - Hispanik (7,8 %) dibandingkan dengan ras kulit putih (4,4 %).25
Prevalensi PAD, baik yang simptomatik maupun asimptomatik, sedikit
lebih besar pada pria daripada wanita , terutama pada kelompok usia
yang lebih muda. Pada pasien dengan klaudikasio intermiten, rasio laki-
laki dibandingkan dengan wanita adalah antara 1 : 1 dan 2 : 1. Rasio ini
meningkat pada beberapa studi setidaknya hingga 3 : 1 pada tahap
penyakit yang lebih parah, seperti critical limb ischemia kronis. Namun
demikian, terdapat penelitian lain yang menyatakan bahwa prevalensi
PAP pada wanita maupun laki-laki adalah sama. Terdapat pula studi
yang menyatakan bahwa klaudikasio intermiten didominasi oleh jenis
kelamin wanita

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 10


IV. RangkumanPermasalahan

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 11


V. Learning Issues
1. Bagaimana definisi penyakit vaskuler ?
2. Apa saja DD dari kasus di scenario?
3. Usul pemeriksaan penunjang yang dapat di berikan?
4. Apa diagnosis kerja dari kasusdi scenario ?
5. Definisi dari diagnosis kerja yang di dapatkan ?
6. Etiologi dari diagnosis kerjayang didapatkan
7. Manifestasi klinis dari diagnosis kerja
8. Patofisiologi dari diagnosis kerja
9. Epidemiologidari diagnosiskerja
10. Bagaimana tatalaksananya?
11. Factor resiko dan komplikasi dari diagnosis kerja ?
12. Bagaimana prognosisnya?

VI. Referensi

PAP yang paling banyak adalah penyakit arteri pada ekstremitas bawah atau
Lower Ectremity Artery Disease (LEAD). Penyakit arteri perifer (PAP) adalah
gangguan suplai darah ke ekstremitas atas atau bawah karena obstruksi. Mayoritas
obstruksi disebabkan oleh aterosklerosis, namun dapat juga disebabkan oleh
trombosis emboli, vaskulitis, atau displasia fibromuskuler.Penyakit arteri perifer
meliputi arteri karotis, arteri renalis, arteri mesenterika dan semua percabangan
setelah melewati aortailiaka, termasuk ekstremitas bawah dan ekstremitas atas.

Pada PAP terdapat juga penyakit-penyakit kardiovaskular yang mengiringi.


Data dari Reduction of Atherothrombosis for Continued Health (REACH) tahun
2010 menunjukan saling tumpang tindih antara penyakit penyakit kardiovaskuler

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 12


seperti penyakit arteri perifer, penyakit kardiovaskuler, dan penyakit jantung
coroner.

Gejala LEAD yang paling tipikal adalah klaudikasio intermiten dengan


karakteristik nyeri pada betis yang diperberat dengan berjalan dan membaik dengan
istirahat. Klaudikasio akan terjadi pada lokasi distal tempat lesi sumbatan tersebut.
Pada kondisi berat (Critical Limb Ischemia) nyeri dapat muncul meskipun pada
saat istirahat dan membaik dengan perubahan posisi.

VII. Pembahasan Learning Issue


1. Bagaimana definisi penyakit vaskuler ?

Penyakit kardiovaskuler juga dikenal sebagai penyakit jantung adalah


berbagai kondisi dimana terjadi penyempian atau penyumbatan pembuluh
darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina) atau
stroke.

2. Apa saja DD dari kasus di scenario?

1. Penyakit Arteri Koroner


Ini adalah jenis paling umum dari penyakit jantung, di mana dinding
arteri menebal akibat akumulasi lemak. Kondisi ini menghambat jumlah darah
yang masuk ke jantung dan meningkatkan tekanan darah.

2. Trachycardia

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 13


Trachycardia pada dasarnya adalah istilah medis untuk peningkatan
denyut jantung. Palpitasi dan detak jantung yang tinggi dapat disebabkan
karena beberapa alasan seperti merokok, alkohol dan stres.

3. Penyakit Otot Jantung


Kadang-kadang, otot-otot jantung juga dapat melemah. Dalam hal ini,
fungsi otot-otot jantung akan melambat sehingga tidak mampu memompa
darah yang cukup untuk tubuh.

4. Penyakit Katup Jantung


Jantung memiliki 4 katup. Jika satu atau lebih dari satu katup jantung
tidak bekerja dengan baik, Anda dapat mengalami stroke atau angina.

5. Bradikardi
Bradikardia adalah istilah medis untuk denyut jantung yang lambat. Hal
ini terjadi ketika otot-otot jantung lelah. Alat pacu jantung yang dipasang di
jantung dapat kembali memacu denyut jantung yang melemah.

6. Gagal Jantung
Gagal jantung sering terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah
dan berhenti bekerja. Hal ini bisa terjadi ketika seseorang kehilangan banyak
darah, terkejut atau bahkan karena gangguan paru-paru.

7. Penyakit Jantung Bawaan


Beberapa bayi dilahirkan dengan jantung yang lemah atau lubang di
jantung mereka. Kondisi tersebut dapat diperbaiki dengan operasi, tetapi tidak
selalu berhasil.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 14


8. Gangguan Serebrovaskular
Terjadinya hambatan dalam sirkulasi darah dari jantung ke otak, kondisi
itu disebut penyakit serebrovaskular. Jenis penyakit jantung ini sangat
berbahaya karena dapat menyebabkan stroke pada otak.

9. Angina
Angina adalah istilah medis yang menggambarkan rasa sakit dan sesak
di sekitar dada. Ini dikarenakan dada Anda tidak mendapatkan cukup oksigen.
Kondisi ini paling sering disebabkan oleh penyumbatan kecil di arteri jantung
atau koroner.

10. Penyakit Jantung Rematik


Sebuah jenis tertentu dari infeksi bakteri di masa kecil dapat
menyebabkan mempengaruhi sendi dan katup jantung. Masalah jantung mulai
muncul di usia dewasa. Satu-satunya obat sering penggantian katup jantung
dengan bantuan operasi.

11. Aterosklerosis
Aterosklerosis adalah pengerasan arteri. Arteri seringkali mengeras
karena adanya endapan wabah, racun dan lemak. Hal ini dapat menyebabkan
peningkatan tekanan darah dan stroke jantung.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 15


3. Usul pemeriksaan penunjang yang dapat di berikan?

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tidak terdapat pemeriksaan laboratorium yang spesifik untuk
mendiagnosis penyakit Buerger. Tidak seperti penyakit vaskulitis
lainnya, reaksi fase akut (seperti angka sedimen eritrosit dan level
protein C reaktif) pasien penyakit Buerger adalah normal.
Pengujian yang direkomendasikan untuk mendiagnosis penyebab
terjadinya vaskulitis termasuk didalamnya adalah pemeriksaaan darah
lengkap; uji fungsi hati; determinasi konsentrasi serum kreatinin,
peningkatan kadar gula darah dan angka sedimen, pengujian antibody
antinuclear, faktor rematoid, tanda (sign)-tanda (sign) serologi pada
CREST (calcinosis cutis, Raynaud phenomenon, sklerodaktili and
telangiektasis) sindrom dan scleroderma dan screening untuk
hiperkoagulasi, screening ini meliputi pemeriksaan antibodi
antifosfolipid dan homocystein pada pasien buerger sangat dianjurkan.
Angiogram pada ekstremitas atas dan bawah dapat membantu dalam
mendiagnosis penyakit Buerger. Pada angiografii tersebut ditemukan
gambaran “corkscrew” dari arteri yang terjadi akibat dari kerusakan
vaskular, bagian kecil arteri tersebut pada bagian pergelangan tangan
dan kaki. Angiografi juga dapat menunjukkan oklusi (hambatan) atau

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 16


stenosis (kekakuan) pada berbagai daerah dari tangan dan kaki.

Gambar 4 : Sebelah kiri merupakan angiogram normal. Gambar sebelah kanan


merupakan angiogram abnormal dari arteri tangan yang ditunjukkan dengan adanya
gambaran khas “corkscrew” pada daerah lengan. Perubahannya terjadi pada bagian
kecil dari pembuluh darah lengan kanan bawah pada gambar (distribusi arteri ulna).

Gambar 5 : Hasil angiogram abnormal dari tangan


Meskipun iskemik (berkurangannya aliran darah) pada penyakit
Buerger terus terjadi pada ekstrimitas distal yang terjadi, penyakit ini

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 17


tidak menyebar ke organ lainnya , tidak seperti penyakit vaskulitis
lainnya. Saat terjadi ulkus dan gangren pada jari, organ lain sperti paru-
paru, ginjal, otak, dan traktus gastrointestinal tidak terpengaruh.
Penyebab hal ini terjadi belum diketahui.
Pada pemeriksaan histopatologis, lesi dini memperlihatkan oklusi
pembuluh darah oleh trombus yang mengandung PMN dan mikroabses;
penebalan dinding pembuluh darah secara difus. LCsi yang lanjut
biasanya memperlihatkan infiltrasi limfosit dengan rekanalisasi.

4. Apa diagnosis kerja dari kasusdi scenario ?

Gambaran klinis tromboangitis obliterans seringkali berupa trias


klaudikasio tang melibatkan ekstremitas, fenomena raynaud, dan
tromboplebitis vena superfisial yang berpindah-pindah. Klaudikasio
biasanya terjadi pada betis dan kaki atau pada lengan bawah dan tangan
karena memang terutama mengenai pembuluh darah distal. Kelainan
yang ditemukan dapat berupa iskemik digital yang berat, perubahan
kuku, ulkus yang nyeri dan gangrene dapat timbul pada ujung kaki dan
tumit.
Pada pemeriksaan klinis nadi arteri brakhialis dan poplitea
normal, tetapi nadi dapat berkurang atau hlang pada arteri radialis,
ulnaris dan tibialis. Pemeriksaan duplex ultrasonografi sangat
membantu untuk menegakkan diagnosis. Gambaran perubahan lesi
segmental pada pembuluh darah distal merupakan gambaran yang khas,
dan terdapat pembuluh darah kolateral disamping pembuluh darah yang
tersumbat. Pada pembuluh darah proksimal biasanya ditemukan
aterosklerosis. Diagnosis pasti dapat ditemukan dengan biopsy eksisi
dan pemeriksaan histopatologi. Jadi untuk diagnosis dari scenario
adalaha penyakit arteri perifer ditandai dengan kladikasio intermiten.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 18


5. Definisi dari diagnosis kerja yang di dapatkan ?

Peripheral Arterial Disease (PAD) adalah semua penyakit yang terjadi


pada pembuluh darah setelah keluar dari jantung dan aorta, meliputi arteri
karotis, arteri renalis, arteri mesenterika dan semua percabangan setelah
melewati aorta iliaka termasuk ekstremitas atas dan ekstremitas bawah. PAD
lebih sering terjadi pada ektremitas bawah daripada ektremitas atas, penyebab
utama dari penyakit ini adalah aterosklerosis (Antono & Hamonangani, 2014).
Definisi PAD secara luas yaitu penyakit vaskular yang terutama disebabkan
oleh aterosklerosis dan tromboemboli yang dalam proses patofisiologi
mengubah struktur dan fungsi aorta yang normal, yaitu cabang arteri visceral
dan arteri ektremitas bawah (Hirsch, Haskal, & Hertzer, 2006).

6. Etiologi dari diagnosis kerja yang didapatkan

Penyebab utama dari PAD adalah aterosklerosis, yaitu suatu proses


radang kompleks dan kronis yang secara perlahan menyumbat pembuluh
arteri yang bersifat elastis dan kuat. Faktor resiko utama pada aterosklerosis
adalah penyakit diabetes mellitus, kebiasaan merokok, penyakit hipertensi,
obesitas, dan peningkatan kadar lemak dalam darah. Faktor-faktor lain
meliputi flebitis, operasi dan penyakit autoimun (Black & Hawks, 2014).
Diabetes mellitus (DM) merupakan faktor resiko utama terjadinya PAD,
yang menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Kehadiran
diabetes mellitus sangat meningkatkan resiko serta mempercepat terjadinya
PAD (Thiruvoipati, Kielhorn, & Armstrong, 2015).

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 19


7. Manifestasi klinis dari diagnosis kerja

8. Patofisiologi dari diagnosis kerja

9. Epidemiologidari diagnosiskerja

Penyakit arteri perifer (PAP) terjadi pada 8 – 12 juta penduduk Amerika


dan semakin meningkat seiring bertambahnya usia karena terjadi kelemahan
pada pembuluh darah sehingga lebih mudah untuk terjadi aterosklerosis. Di
Amerika Serikat terdapat 34.3% individu usia diatas 40 tahun dan 14.5%
diatas 70 tahun yang terkena PAP. Studi epidemiologi menunjukkan
prevalensi PAP berkisar 1,6 – 12% (Norgren, 2007)Pasien dengan PAP
memiliki resiko tinggi mengalami infark miokard, stroke iskemik hingga
kematian. Kebanyakan pasien dengan PAP (>50%) tidak merasakan gejala
apapun sehingga diperlukan pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosa
PAP. Pemeriksaan yang direkomendasikan oleh American College of
Cardiology Foundation/ American Heart Assosiation (ACCF/AHA) sebagai
alat diagnosis utama PAP dengan menggunakan pemeriksaan Ankle
Brachial Index (Thendria, 2014) Saat ini, diperkirakan lebih dari 202 juta
orang di dunia menderita PAP.

10. Bagaimana tatalaksananya?

Menghindari merokok sangat disarankan pada pasien PAP. Pada studi


observasional membuktikan bahwa risiko kematian, infark miokard, dan
amputasi lebih banyak pada pasien PAP yang tetap merokok daripada yang

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 20


berhenti merokok, sehingga angioplasti ekstremitas bawah dan operasi
revaskularisasi terbuka juga menurun dengan berhenti merokok. Selain itu,
terapi anti-platelet dan anti-trombotik juga disarankan pada pasien PAP,
yaitu dengan aspirin dosis 75-325 mg per hari atau clopidogrel 75 mg per
hari atau dapat dengan kombinasi aspirin dan clopidogrel.

11. Factor resiko dan komplikasi dari diagnosis kerja ?

Factor resiko PAP

1. Kelebihan berat badan alias obesitas


2. Penyakit diabetes
3. Kebiasaan merokok secara aktif
4. Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi
5. Kolesterol tinggi
6. Hyperhomocysteinemia atau penyakit dengan kadar homosistein tinggi
7. Riwayat penyakit tertentu, misalnya ada anggota keluarga yang mengidap
penyakit arteri perifer, penyakit jantung koroner, ataupun stroke.

Komplikasi dari PAP

PAP merupakan penyakit sering dijumpai namun karena tidak secara


langsung mengancam jiwa, perhatian terhadap PAP tidak sama dengan PJK,
namun adanya PAP pada suatu arteri dapat menjadi prediktor kuat adanya
aterosklerosis pada arteri lainnya, termasuk pada pembuluh darah koroner,
karotis dan serebral. Selain itu, PAP juga diketahui menjadi faktor risiko
penyakit kardiovaskuler dan kejadian iskemik kardiovaskuler. Pada tahun
2011, diperkirakan 14.000 kematian terjadi pada penduduk Amerika karena
PAP. Walaupun pada pasien asimtomatik, nilai ABI yang abnormal (<0,9)

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 21


dihubungkan dengan terjadinya peningkatan mortalitas kardiovaskuler dan
penyakit jantung koroner. Semakin rendah ABI, semakin tinggi terjadinya
infark miokard baikfatal maupun nonfatal serta kematian. Perkembangan
aterosklerosis pada PAP pelan dan tersembunyi sebelum munculnya gejala.
Pada proses tersebut terdapat risiko tinggi komorbid padapembuluh darah lain,
seperti karotis, serebral, dan koroner yang dapat didiagnosis. Pada pasien lanjut
usia dengan PAP, 58% memiliki komorbid penyakit arteri koroner dan 34%
memiliki riwayat pasca stroke. Individu dengan PAP mendapat 20-40%
peningkatan risiko nonfatal infark miokard, 60% risiko gagal jantung kongestif,
dan dua sampai tujuh kali peningkatan risiko kematian. Apabila skrinning PAP
lebih cepat dilakukan baik pada individu dengan gejala atau asimtomatik, maka
akan membuat morbiditas dan mortalitas penyakit pembuluh darah seperti
infark miokard, stroke, dan amputasi kaki menurun. Pada pasien yang diikuti
lebih dari 5 tahun, orang-orang dengan PAP menunjukkan frekuensi relatif
iskemik tungkai dan kardiovaskuler. Kecepatan iskemik kardiovaskuler dan
kematian kardiovaskuler lebih tinggi dari kecepatan iskemik tungkai. Pasien
dengan klaudikasio, hanya 15-20% menjadi CLI dan hanya 10% yang
membutuhkan amputasi, namun semua pasien tetap memiliki risiko terjadinya
iskemik kardiovaskuler. Berlanjutnya paparan faktor risiko aterosklerosis
sehingga membuat PAP menjadi CLI memprediksi penurunan kualitas hidup
dan berhubungan dengan amputasi tungkai dan peningkatan mortalitas.

Pasien dengan PAP kemungkinan mengalami banyak masalah, seperti


klaudikasio intermiten, critical limb ischemia (CLI), ulserasi iskemik, rawat
inap berulang, revaskularisasi, dan amputasi anggota tubuh. Pasien PAP juga
memiliki risiko yang lebih besar terhadap kematian akibat stroke, infark
miokard dan serangan jantung. Sepertiga pasien yang terdiagnosis PAP akan
meninggal dalam 5 tahun dan setengah dari pasien PAP akau meninggal
dalam 10 tahun, disebabkan oleh serangan jantung atau stroke.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 22


Pada pasien PAP tren survival berhubungan dengan ada atau tidaknya
gejala dan keparahan gejala tersebut. Survival dari semua pasien dengan PAP
menurun secara signifikan jika dibandingkan dengan orang normal. Pada
pasien dengan PAP yang parah, 5-year survival rate hanya 30% sedangkan
pada orang normal 80%. Pasien PAP dengan gejala ataupun tanpa gejala, 5-
year survival rate hanya sedikit lebih baik dibandingkan pasien dengan PAP
yang parah.

12. Bagaimana prognosisnya?

Prognosis PAP jika diobati dengan segera atau cepat maka prognosisnya
baik tetapi jika pengobatannya lambat dan tidak sesuai maka prognosisnya
buruk.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 23


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan dari keluhan - keluhan yang seperti yang ada diskenario bahwa
kelompok kami menentukan diagnosis diferensialnya adalah Penyakit Arteri Perifer.
Penyakit arteri perifer (PAP) adalah gangguan suplai darah ke ekstremitas atas atau
bawah karena obstruksi. Mayoritas obstruksi disebabkan oleh aterosklerosis, namun
dapat juga disebabkan oleh trombosis emboli, vaskulitis, atau displasia fibromuskuler.
Penyakit arteri perifer meliputi arteri karotis, arteri renalis, arteri mesenterika dan
semua percabangan setelah melewati aortailiaka, termasuk ekstremitas bawah dan
ekstremitas atas. PAP yang paling banyak adalah penyakit arteri pada ekstremitas
bawah.Etiologi PAP bisa berasal dari non aterosklerotik dan aterosklerotik. Penyebab
non aterosklerotik seperti trauma, vasculitis, dan emboli, namun aterosklerotik lebih
banyak menunjukkan PAP dan menyebabkan dampak epidemiologi yang besar. PAP
khususnya penyakit arteri ekstremitas bawah memiliki berbagai gambaran klinis
berdasarkan kriteria Fontaine dan Rutherford, meskipun sebagian besar pasien tidak
mengalami gejala apapun.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 24


DAFTAR PUSTAKA

Antono, D., & Hamonangani, R. (2014). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam
Edisi Keenam Jilid II. Jakarta: Interna Publishing.

Hirsch, A. T., Haskal, Z. J., & Hertzer, N. R. (2006). Management of


Patients With Peripheral Arterial Disease (Lower Extremity, Renal
Mesenteric, and Abdominal Aortic): Executive Summary. Journal of the
American College of Cardiology.

Setiati, Siti,dkk.(2017).Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi VI.

Jakarta:InternetPublishing

Sudoyo, Aru W. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 3 Edisi 4.

Jakarta: FKUI.

Thiruvoipati, T., Kielhorn, C. E., & Armstrong, E. J. (2015). Peripheral


Artery Disease in Patients With Diabetes: Epidemiology, Mechanism,
and Outcomes. World Journal of Diabetes, Vol 6(No 7): 961-969.

Mengapa Kakiku Nyeri Saat Naik Tangga 25