Anda di halaman 1dari 6

Soal dan jawaban interaksi obat

Dosen penganpu : windi Asti S, Farm.,Apt

Disusun oleh kelompok 2 :

1. Indah Hersi Lestari (163110067/7C)


2. Kiki ariyanti (163110079/7C)
3. Lutfi Anisatur Rohmah (163110089/7C)
4. Margaretha indri Setiowati (163110095/7D)
5. Muhamad Iqbal Algifari (163110111/7D)

PRODI FARMASI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TULANG BAWANG

LAMPUNG

2019/2020
1. Nyeri yang terjadi dalam kurun waktu yang singkat, tidak mempunyai efek
yang membahayakan, merupakan pengertian dari…
a. Nyeri d. Nyeri Akut-Kronis
b. Nyeri Kronis e. Nyeri Subkronis
c. Nyeri Akut

2. Dibawah ini yang bukan merupakan mekanisme nyeri nosisetif adalah…


a. Stimulasi d. Modulasi Nyeri
b. Transmisi e. Nyeri Akut-Kronis
c. Persepsi Nyeri

3. Nyeri pada pasien stroke, DM, irritable bowel syndrome, dengan gejala yang
dialami : rasa terbakar, tingling/kesemutan, yaitu…
a. Nyeri neuropati d. Nyeri akut
b. Nyeri nosiseptif e. Nyeri Kronis
c. Nyeri

4. Seorang pasien mengalami nyeri yang berlangsung selama 6 bulan ,hingga


berlangsung diluar waktu penyembuhan yang diperkirakan, nyeri ini termasuk
nyeri…
a. Nyeri d. Nyeri akut-kronis
b. Nyeri kronis e. Nyeri subkronis
c. Nyeri Akut

5. Interaksi apa yang ditimbulkan jika asetaminofen berinteraksi dengan


alkohol…
a. Berkurangnya efek asetaminofen
b. Meningkatkan efek dari asetaminofen
c. Kombinasi ini tidak menimbulkan efek apapun
d. Hilangnya Nafsu makan
e. Kombinasi ini dapat merusak hati

6. Proses dimana terjadinya interaksi antara analgesik endogen yang dihasilkan


oleh tubuh kita dengan imput nyeri yang masuk yaitu...
A. Stimulasi
B. Transmisi
C. Modulasi nyeri
D. Persepsi nyeri
E. Nyeri akut-kronis

7. Nyeri yang berlangsung selama 6 bulan , nyeri kronik berlangsung diluar


waktu penyembuhannya yang diperkirakan jadi nyeri ini biasanya dikaitkan
dengan kerusakan jaringan ....
A. Nyeri
B. Nyeri kronis
C. Nyeri Akut
D. Nyeri Akut-Kronis
E. Nyeri Akut-Kronis

8. intraksi antara dua obat akan meningkat dan biasa di gunakan untuk
pengenceran darah dan mencegah pembekuan dalam darah yaitu
intraksi.......dan.......

a. Aspirin- antikogulen

b. spirin-kortikosteroida

c. Aspirin-antasida

d. Codein-desametason

e. Antasida-Antikogulen
9. komponen yang menentukan berat ringannya individu merasa tidak nyaman,
dapat mengawali kelainan emosi seperti : cemas dan depresi jika menjadi
nyeri kronik, serta diperankan oleh rangsangan nosiseptik melalui penggiatan
system limbic dan konsdisi lingkungan… merupakan definisi dari :
a. komponen sensorik ( fisik )
b. komponen emosional ( psikologik)
c. nyeri Akut
d. Nyeri kronis
e. Nyeri Nosiseptik

10. Nyeri yang ditimbulkan akibat kerusakan neural pada saraf perifer maupun
pada system saraf pusat yang meliputi jalur saraf eferen sentral dan perifer,
biasanya digambarkan dengan rasa terbakar dan menusuk iyalah
a. Nyeri Akut
b. Nyeri Kronik
c. Nyeri Neuropatik
d. Nyeri Nosiseptif
e. Nyeri

11. Interaksi apa yang ditimbulkan jika Aspirin berinteraksi dengan


Vitamin C…
a. Berkurangnya efek asetaminofen
b. Meningkatkan efek dari asetaminofen
c. Kombinasi ini tidak menimbulkan efek apapun
d. Hilangnya Nafsu makan
e. Berkurangnya efek Vitamin C dan akan mengakibatkan gejala
sariawan (seperti gusi berdarah, sakit lidah dll)
12. Berdasarkan klasifikasi intensitas nyeri sadang yang di nilai dengan visual
anolog scale (VAS) adalah …….
a. Dengan nilai VAS : <4(1- 3)
b. Dengan nilai VAS : (4 – 7)
c. Dengan nilai VAS : (4 – 6)
d. Dengan nilai VAS : > 7 ( 8 – 10 )
e. Dengan nilai VAS : >10 ( 10-12)

13. Interaksi obat aspirin – antikoagulan yang digunakan untuk…


a. Untuk mengencerkan darah dan mencegah pembekuan
b. Untuk mengencerkan butuk
c. Untuk meningkatkan kadar darah
d. Untuk perdarahan meningkat
e. Untuk menurunkan kadar darah

14. Nama obat paten dalam interaksi obat Non – kortikosteroid – Antikogulan
kecuali….
a. Athrombin
b. Coufarin
c. Dikumrol
d. Lithane
e. Vitamin C

15. Faktor utama dari penyebab nyeri yang menjadi pertibangan utama pada
pemberian jenis obat analgesic pada pasien ini adalah :
a. Adanya infeksi
b. Adanya inflamasi
c. Adanya sensitasi
d. Adanya jaringan kersakan syaraf
e. Adanya pertumbuhan jaringan