Anda di halaman 1dari 16

PENGERTIAN PERMAINAN BOLA BASKET

Permainan bola basket adalah olahraga berkelompok yang terdiri dari dua tim berlawanan
dengan anggota masing-masing 5 orang, dimana tujuan permainan bola basket adalah memperoleh
poin sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke dalam ring lawan.Pertandingan bola
basket diselenggarakan di ruangan yang memiliki ukuran lapangan bola basket dengan panjang 28,5
meter dan lebar 15 meter.

Posisi utama dalam permainan bola basket, yakni Forward, yang bertugas mencetak
poin dan memasukkan bola ke dalam ring lawan, Defense, pemain yang bertugas
menghadang lawan, serta Playmaker, pemain yang memegang peran mengatur alur bola
dan merancang strategi permainan.

1. SEJARAH PERMAINAN BOLA BASKET


Permainan bola basket mungkin merupakan olahraga yang unik. Penciptanya,
seorang guru olahraga bernama James Naismith, menciptakan permainan tersebut secara
tidak sengaja pada tahun 1891.

Guru olahraga asal Kanada tersebut dituntut untuk dapat mencipatakan sebuah
permainan di ruang tertutup, agar para siswa dapat mengisi waktunya saat liburan musim
dingin. Pada 15 Desember 1891, Naismith akhirnya menciptakan sebuah permainan yang
dahulu gemar ia mainkan ketika kecil.

Permainan itulah yang kini dikenal sebagai basketball atau bola basket.
Pada awal perkembangannya, banyak kalangan yang menentang permainan bola basket
karena dianggap terlalu keras dan tidak cocok untuk dimainkan di ruangan tertutup.
Menanggapi penolakan tersebut, Naismith memutuskan untuk menyusun beberapa
peraturan dasar yang salah satunya adalah menempatkan keranjang di dinding ruang
olahraga.

Peraturan awal permainan bola basket juga menyatakan bahwa setiap tim yang bermain
terdiri dari sembilan anggota, dan tidak menggunakan teknik dribble untuk mengumpan bola.
Teknik permainan yang berlaku pada saat itu hanya memindahkan bola dengan lemparan.
Setelah ditetapkan beberapa peraturan dasar, para siswa pun diminta untuk memainkan
permainan tersebut.
Pertandingan bola basket pertama diselenggarakan pada 20 Januari 1892. Salah seorang
murid Naismith menyebut permainan tersebut dengan nama basketball, hingga akhirnya
semua orang pada waktu itu pun mulai mengenal permainan tersebut dengan
nama basketball.
Dalam waktu singkat, olahraga ini pun mulai menyebar ke seantero Amerika Serikat. Orang-
orang di berbagai pelosok negeri mulai memainkan bola basket dan menggelar
kompetisinya. Berbagai pertandingan bola basket pun lambat laun dapat ditemui dengan
mudah di seluruh kota di negara bagian Amerika Serikat.

2. TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET


Teknik dasar permainan bola basket semakin berkembang dari awal penciptaannya yang
hanya menggunakan teknik lemparan. Berikut teknik dasar permainan bola basket yang
yang perlu Anda ketahui:

1. TEKNIK MENGGIRING (DRIBBLE)


Dalam permainan bola basket, teknik menggiring bola disebut dengan dribble.
Teknik yang satu ini bertujuan untuk membawa bola menghindari lawan atau
mengumpannya pada kawan satu tim yang dekat dengan ring lawan. Perbedaan teknik
menggiring dalam permainan bola basket dan sepak bola terletak pada cara pemain
menggiring bolanya.

Dribble pada bola basket dilakukan dengan cara memantulkan bola pada permukaan lantai
dengan menggunakan tangan, sementara pada sepat bola, dribble dilakukan dengan
menggiring bola menggunakan kaki.
Ada dua jenis dribble pada permainan bola basket:

1. Dribble Tinggi: Teknik menggiring bola yang dilakukan secara cepat untuk memasuki wilayah
pertahanan lawan. Dribble tinggi dilakukan dengan berlari atau berjalan cepat ketika pemain yang
memegang bola berada jauh dari pemain lawan.

2. Dribble Rendah: Teknik dribble rendah diterapkan untuk mempertahankan bola dari serangan
lawan. Teknik ini digunakan ketika pemain berhadapan langsung dengan lawan dan ingin mencari
celah ketika lawan tengah lengah.
2. TEKNIK MENGUMPAN (PASSING)
Teknik mengumpan pada prinsipnya dilakukan untuk mengarahkan bola kepada rekan satu
tim. Teknik ini dapat dilakukan dengan cara melempar bola kepada rekan satu tim setelah
menggiring bola dengan satu atau dua tangan.

Terdapat enam jenis passing yang sering ditemukan dalam permainan bola basket:

1. Overhead Passing: Teknik ini dilakukan dengan melempar bola dari atas kepala. Overhead passing
biasa digunakan ketika pemain dikepung oleh lawan.

2. Chest Pass: Teknik mengumpan dengan cara melempar bola di depan dada menggunakan dua
tangan. Chess past biasa diterapkan ketika mengumpan bola pada rekan yang berada dekat dari kita.
Agar tidak mudah terbaca lawan, pemain biasanya menggunakan gerakan tipuan ke arah lain.

3. Baseball Pass: Teknik melempar yang mirip dengan gerakan melempar bola pada
permainan baseball. Teknik ini sering digunakan untuk mengejutkan lawan dengan lemparan tidak
terduga.

4. Bounce Pass: Teknik memantulkan bola ke bawah agar diterima oleh rekan satu tim yang
digunakan untuk menghindari hadangan lawan.

5. Hook Pass: Teknik yang dilakukan dengan satu tangan dengan posisi melipat di atas bahu. Teknik
ini digunakan untuk merusak pertahanan lawan.

6. Under Pass: Teknik mengumpan yang dilakukan dari arah pinggang.

3. TEKNIK PIVOT
Teknik pivot digunakan untuk melakukan gerakan tipuan pada lawan. Caranya, pemain
menggerakkan badan dengan bertumpu pada salah satu kaki dan kedua tangan menjaga
bola dari serbuan lawan.

4. TEKNIK MENEMBAK (SHOOTING)


Teknik shooting merupakan teknik dasar yang wajib dikuasai pemain untuk mendapatkan
poin.

Teknik ini dilakukan dengan cara memasukkan bola ke dalam ring lawan menggunakan
teknik set shoot (diam di tempat dan memasukkan bola dengan satu atau dua tangan), jump
shoot (memasukkan bola dengan melompat), dan lay up (memasukkan bola dengan berlari
lalu melompat).
5. TEKNIK REBOUND
Rebound merupakan teknik untuk mengambil bola yang gagal masuk ke dalam ring.

Ada dua jenis rebound, yakni rebound ofensif dan defensif.

Rebound ofensif merupakan lemparan yang gagal masuk kemudian dimasukkan lagi ke
dalam ring oleh rekan tim dan jika berhasil masuk, tim mendapatkan dua poin. Sementara
rebound defensif adalah teknik merebut bola yang gagal dimasukkan oleh lawan agar tidak
ada lagi usaha untuk memasukkan bola ke ring.

3. PERATURAN PERMAINAN BOLA BASKET


Peraturan dasar permainan bola basket adalah sebagai berikut:

1. Pemain dapat melemparkan bola dari segala arah menggunakan salah satu atau kedua tangan.

2. Pemain dapat memukul bola ke segala arah namun tidak boleh menggunakan kepalan tangan.

3. Pemain tidak bola berlari sambil memegang bola. Bola harus dilemparkan di titik pemain menerima
bola.

4. Bola harus dipegang baik di dalam maupun di antara telapak tangan.

5. Pemain tidak diperbolehkan menjegal pemain lawan dengan cara apapun. Tindakan menjegal lawan
dapat dikenai sanksi pelanggaran.

6. Jika salah satu pemain melakukan kesalahan tiga kali berturut-turut, maka kesalahan tersebut akan
dihitung poin untuk lawan.

7. Poin diperoleh jika bola yang dilemparkan masuk ke dalam keranjang.

8. Jika bola terlempar keluar dari arena pertandingan, maka yang berhak memainkannya pertama kali
adalah pemain pertama yang menyentuhnya.

9. Waktu pertandingan adalah empat kuarter yang masing-masing berdurasi sepuluh menit.

10. Tim yang berhasil memasukkan bola ke dalam ring dengan jumlah poin terbanyak dinyatakan sebagai
pemenang.
PERMAINAN BOLA VOLI

A. Sejarah Permainan Bola Voli

Permainan bola voli diciptakan oleh William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian
timur). William B Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain
Association (MCA).

Permainan bola voli di Amerika sangat cepat perkembangannya, sehingga tahun 1933 YMCA
mengadakan kejuaraan bola voli nsional.

Kemudian permainan bola voli ini menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974 pertama kali bola
voli dipertandingkan di Polandia dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun 1984
didirikan Federasi Bola Voli Internasional atau Internationnal Voli Ball Federation (IVBF) yang waktu
itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.
Permainan bola voli sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :

1. tidak memerlukan lapangan yang luas.

2. Mudah dimainkan.

3. Alat-alat yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.

4. Permainan ini sangat menyenangkan.

5. Kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil.

6. Dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.

7. Dapat di mainkan banyak orang


Permainan bola voli masuk ke Indonesia pada waktu penjajahan Belanda (sesudah tahun 1928).
Perkembangan permainan bola voli di Indodesia sangat cepat. Hal ini terbukti pada Pekan Olahraga
Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di jakarta. Sampai sekarang permainanbola voli termasuk salah
satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan.

Pada tahun 1955 tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola Voli Seluruh Indonesia
(PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah adanya induk organisasi bola voli ini, maka pada
tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.

Dengan melihat perkembangan permainan bola voli yang begitu pesat sangatlah tepat bila
pemerintah memilih permainan bola voli sebagai olahraga pendidikan di sekolah-sekolah. Hanya
pada umumnya permainan bola voli sedikit mengalami kesulitan di dalam memperkenalkan pada
anak-anak didik. Kesulitan ini terletak pada gerakan dasar permainan bola voli .

B. Teknik Dasar Permainan Bola Voli

1. Pengertian Teknik

Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu peraktek dengan
sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga (khususnya cabang
permainan bola voli ).

Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan mental terpenuhi secara
benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan
teknik, umumnya para guru atau pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki (Suharno, HP,
1983 : 3).

2. Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga

· Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.

· Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera

· Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan.

(Suharno, HP. 1982 : 30).

· Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan

(Engkos Kosasih, 1984 : 109).

3. Teknik Penguasaan Bola

Untuk dapat menguasai bola secara maksimal dan sempurna seorang pemain setidaknya harus
memiliki kemampuan-kemampuan seperti mampu melakukan passing atas secara baik dan benar
dari teknik dasar ini tidak diabaikan dan harus dilatih dengn baik, seseorang harus mengerti dan
benar-benar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik dan terus menerus, (Dleter
Beullteshtahl. 1986 : 9).

Agar dapat bermain bola voli dengan baik, seseorang harus mengerti dan benar-berar dapat
menguasai teknik penguasaan bola dengan baik. Dengan menguasai teknik penguasaan bola dan
latihan yang continue diharapkan nantinya dapat bermain bola voli secara baik dan benar.

4. Passing Bawah

Passing bawah biasanya dipergunakan oleh para pemain jika bola datangnya rendah, baik untuk
dioperkan kepada teman seregunya maupun untuk dikembalikan ke lapangan lawan melewati atas
jaring atau net.

5. Passing Atas

Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau mengoper dari atas kepala
dengan jari-jari tangan. Bola yang datang dari atas diambil dengan jari-jari tangan di atas, agak di
depan kepala (Aip Syarifuddin, 1997 : 69).

Gerakan passing bawah dan passing atas yang menunjukkan bahwa digunakan passing bawah pada
saat bola yang datangnya rendah atau berada di depan dada, sedangkan passing atas digunakan
apabila bola datangnya di atas atau melambung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk
menerima bola service lebih baik dan tepat menggunakan passing bawah dibandingkan dengan
passing atas, karena kebanyakan bola sevice datangnya rendah dan berada di depan dada.

6. Service Bawah

Service bawah adalah cara melakukan pukulan permukaan dari petak service dengan memukul bola
dengan tangan dari bawah sebagai usaha menghidupkan bola dalam permainan (Aip Syarifuddin,
1997 : 70).
Service bawah merupakan service yang dilakukan dengan tangan bawah, siku diluruskan dan ayunan
tangan dari belakang ke depan melalui samping badan, salah satunya tangan memegang bola dan
bola tersebut dilambungkan baru dipukul. Service ini sangat populer dan sering dilakukan oleh
pemain pemula.

7. Service Atas

Service atas adalah cara melakukan pukulan permulaan dari bawah service dengan memukul bola
dari atas kepala sebagai usaha menghidupkan bola ke dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 53).
Servise atas banyak variasinya, bola dapat dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan, tinggi
lambungan bola tergantung dari maksud pukulan dan kesenangan pribadi pemain. Namun pada
prinsipnya harus diusahakan agar bola dilambungkan sedemikian rupa tingginya, sehingga seluruh
rangkaian gerakan memukul menjadi satu gerakan yang tidak terputus-putus.
8. Service Samping

Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service dengan sikap berdiri
menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang tidak kidal), telapak tangan
menghadap ke atas (Mariyanto, 1995 : 119). Adapun pelaksanaan service samping adalah service
berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat dengan jaring (bagi yang tidak kidal) kedua
tanga bersama-sama memegang bola. Pada saat bola akan dilambungkan, maka badan diliukkan ke
belakang dan lutut ditekuk. Kedua tangan dijulurkan ke samping kanan, begitu bola lepas dari
tangan, maka tangan ditarik kesamping kanan bawah, berat badan berada di kaki kanan, telapak
tangan menghadap ke atas, pukulan tangan pada bola dibantu dengan liukan badan, lecutan lengan
dan gerakan pergelangn tangan sehingga bola setelah dipukul melambung dengan keras dan
topspin.

9. Service Lompat

Service lompat adalah cara melakukan pukulan permulaan di daerah service dengan melompat
setelah bola dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan (Aip Syarifuddin, 1997 : 59). Service
lompat dilakukan dengan bola dilambungkan dengan satu atau dua tangan. Begitu bola
dilambungkan diikuti dengan melompat dan diusahakan bola berada di atas depan kepala. Bila bola
telah berada di atas depan kepala maka segeralah tangan kanan dipukulkan pada bola secepatnya.

10. Smash (Spike)

Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta
jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan apabila pukulan itu dilakukan
dengan cepat dan tepat (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Pada teknik smash inilah letak seninya
permainan bola voli , apabila pemain hendak memenangkan pertandingan maka mau tidak mau
mereka harus menguasai teknik smash. Pemain yang pandai melakukan smash atau dengan istilah
smasher harus memiliki kelincahan, daya ledak, timing yang tepat dan mempunyai kemampuan
memukul bola yang sempurna. Pemain bola voli akan dapat melakukan berbagai variasi smash
apabila pemain tersebut menguasai teknik dasar smash secara baik dan benar.

11. Membendung

Membendung (Bloking) adalah bentuk gerakan seseorang atau beberapa orang pemain yang berada
didekat net/pemain depan (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Tujuan untuk menutupi atau membendung
datangnya bola dari lapangan lawan, caranya dengan menjulurkan kedua tangan ke atas dengan
ketinggian yang kanan lebih tinggi dari tepian atau bibir net.

Selama melakukan blocking perhatian harus terus menerus kepada bola, posisi smasher terhadap
bola dan pendangan mata dari pada smasher. Untuk menyesuaikan terhadap arah datangnya smash,
maka perlu mengadakan langkah atau step ke samping kiri atau ke kanan dengan maksud agar setiap
saat dapat melompat ke atas untuk melakukan blocking.

C. Passing Atas
1. Pengertian passing Atas

Passing atas merupakan teknik penguasaan bola yang penting untuk dipelajari. Passing atas adalah
dapat diartikan menyajikan bola atau mengoper bola dengan menggunakan jari tangan kepada
lawan atau langsung ke lapangan lawan, di samping itu passing atas yang baik akan mempengaruhi
di dalam pertandingan tetapi hal ini lebih menonjol dalam pertandingan tingkat tinggi dibandingkan
pada pertandingan yang lebih rendah.
Waktu melakukan passing atas harus diperhatikan beberapa hal, seperti yang dikembangkan oleh
Engkos Kosasih sebagai berikut :

· Konsentrasi untuk melakukan passing atas.

· Berlatih dan menyesuaikan diri untuk menguasai bola.

· Lihat dan pelajari dimana tempat menempatkan bola yang tepat.

· Ketahui posisi lemah regu lawan (Engkos Kosasih, 1985 : 109).

Beberapa cara di dalam melakukan passing atas dalam parmainan bola voli , antara lain :
1.1. Passing Atas Individu

· Tempatkan badan di bawah bola.

· Kedua kaki dibuka, lutut ditekuk, sehingga posisi tubuh berada dalam keadaan setengah
jongkok.

· Siku dibengkokkan, jari-jari tengah direnggangkan dan letak di depan atas dahi.

· Sikap tangan seperti mangkok.

· Pandangan ke arah datangnya bola.

· Pada waktu bola datang, bola didorong dengan jari-jari tangan, perkenaan tangan pada bola
yaitu ruas pertama dan kedua jari telunjuk sampai kelingking, sedangkan ibu jari hanya pada ruas
pertama.

· Untuk membantu gerakan jari-jari tangan, pergelangan tangan digerakkan kearah depan atas.

· Setelah bola lepas dari tangan, diikuti dengan gerakan anggota badan dan langkah kaki ke
depan untuk menjaga keseimbangan (Edi Suparman, 1994 : 91).

1.2. Passing Atas Ke Dinding

Ada beberapa pendapat ahli mengenai passing atas ke dinding antara lain :

1. Theo Khelmen dan Dleler Kruber (1990 :40) menyatakan : dengan melakukan passing atas ke
dinding berturut-turut maka akan dapat menyempurnakan kemampuan mengarahkan bola.

2. Bonnie Robisson (1991 : 44 - 46 ) mengatakan seseorang pemain harus memperdalam kekuatan


tangan untuk mendorong bola ke dinding dengan jarak antara 90 – 12 cm dari dinding atau tembok.
Dalam penelitian ini ditetapkan jarak seseorang yang akan melakukan passing atas ke dinding
sebagai tempat pelaksanaan kegiatan adalah 120 cm, hal ini didasarkan atas uji coba.

PENGERTIAN, TEKNIK DASAR DAN PERATURAN


PERMAINAN SEPAK BOLA

Pengertian Permaianan Sepak Bola:


Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu "Sepak": dan "Bola". Sepak atau meyepak dapat di artikan
menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" yaitu alat permainan yang berbentuk bulat
berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak/tendang
oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola adalah suatu permainan
yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemaian, dengan
sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan.

Setelah kita tahu pengertian sepak bola mari kita lanjutkan dengan Teknik Dasar permainan Sepak
bola. Teknik Dasar Permainan sepak bola dapat diartikan gerak dasar yang harus dikuasai oleh
seorang pemain sepak bola. Jika seseorang ingin melakukan permainan sepak bola, ia harus tahu
dan mampu melakukan teknik dasar atau gerak dasar permainan tersebut. Apa sajakah teknik dasar
permainan sepak bola yang harus dikuasai?

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola:

Teknik menendang bola;


Yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik ini merupakan faktor yang
dominan dalam permainan sepak bola. Teknik menendang bola dapat di bagi menjadi beberapa
bagian:

1. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.

2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar.

3. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung

Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut:

 Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang
depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.

 Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk
menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.

 Selanjutnya tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam, untuk lebih jelasnya
perhatikan gambar berikut:

Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut:

 Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang
depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.

 Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk
menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.

 Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar, untuk lebih jelas perhatikan
gambar berikut:

Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung adalah sebagai berikut:

 Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai
kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
 Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka
ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola
berada ditengah-tengah.

 Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola, untuk lebih jelas perhatikan gambar
berikut:

Teknik Menghentikan Bola

Yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Teknik
menghentikan bola ada beberapa macam yaitu:

1. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.

2. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.

3. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung

4. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu

5. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha

6. Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.

7. Teknik menghentikan bola menggunakan kepala..

Pelaksanaan Teknik menghentikan bola menggunakan kaki pada dasarnya hampir sama dengan
teknik menendang bola, perbedaannya pada teknik menghentikan/menahan bola dengan kaki, bola
kita songsong/stop/tahan, sedang pada teknik menendang bola kita dorong/tendang. Untuk lebih
jelas perhatikan gambar teknik menghentikan bola menggunakan bermacam cara di bawah ini:
Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola yaitu, mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi
ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.

Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian
punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.

Teknik Menyundul Bola

Menyundul bola adalah gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi,
gerakan ini dilakukan jika bola berada di udara atau melayang. Berikut ini contoh gambar pemaian
sedang melakukan menyundul bola.

Peraturan Permainan Sepak Bola

Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu dengan tiap regu berjumlah 11 orang, terdiri dari 10
pemaian penyerang dan seorang penjaga gawang. Permainan ini dilakukan dalam 2X45 menit, dan
dipimpin oleh seorang wasit dibantu 2 orang hakim garis. Tujuan Permainan Sepak Bola adalah
memasukan bola ke gawang lawan. Regu atau tim yang terbanyak memasukan gol ke dalam gawang
lawan maka dinyatakan sebagai pemenang.

TENIS MEJA (PENGERTIAN, SEJARAH, TEKNIK DASAR, UKURAN)

Pengertian Permainan Tenis Meja


Tenis meja atau pingpong adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua pasangan (ganda)
atau dua orang (tunggal) yang berlawanan. Permainan ini menggunakan raket yang terbuat
dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuh bola pingpong dan lapangan
permainan yang berbentuk meja. Induk olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI
(Persatuan Tenis meja di Indonesia) dan di dunia adalah ITTF (International Table Tenis
Federation).

Sejarah Permainan Tenis Meja

Permainan ini mulai populer di Inggris sejak abad ke 19 dengan nama pingpong, gossima dan whiff
whoff. lalu mengganti nama menjadi table tennis atau tenis meja. Tenis meja mulai dikenal pada
tahun 1901 karena diadakannya turnamen, buku yang menuliskan tentang tenis meja, dan kejuaraan
tidak resmi tahun 1902.

Pada awal 1900-an, permainan tenis meja dilarang di negara Russia. Karena penguasa pada zaman
itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek negatif pada penglihatan pemain.

Pada tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti oleh Federasi Tenis Meja
Internasional (ITTF) pada tahun 1926. Kota London menjadi tuan rumah kejuaraan dunia resmi
pertama tahun 1926. Pada tahun 1933, Asosiai Tenis Meja Amerika Serikat di bentuk.

Pada tahun 1930, Edgar Snow berkomentar di Red Star Over China bahwa pihak komunis
mempunyai "hasrat untuk tenis meja asal Inggris" yang menurutnya "ganjil".
Tahun 1950-an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapisan spons mengubah
permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan perputaran bola. Penggunaan lem cepat dapat
meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh yang menghasilkan perubahan peralatan untuk
"menurunkan kecepatan permainannya". Tenis meja mulai diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade
pada tahun 1988.

Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

1. Memegang bet

Berikut ini adalah teknik dasar memegang bet pada permainan tenis meja.

 Teknik memegang bet seperti berjabat tangan (shakehand grip), teknik ini banyak
digunakan oleh para pemain professional karena sangat populer di negara-negara Eropa. Dengan
cara ini, seorang pemain dapat menggunakan kedua sisi bet.
 Teknik memegang bet seperti memegang tangkai pena (penhold grip), teknik ini juga dikenal
dengan nama Asia grip, walaupaun banyak pemain Asia menggunakan teknik shakehand grip. Pada
pegangan ini hanya satu sisi bet yang digunakan.
 Teknik seemiller grip, teknik ini juga banyak digunakan oleh kalangan professional dalam
tenis meja. Seemiller grip juga disebut dengan American grip, yang merupakan versi dari Shakehand
grip. Cara memegang nya hampir sama dengan shakehand grip tapi bedanya bet bagian atas diputar
dari 20-90 dejarat ke arah tubuh. Jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.
2. Pukulan Forehand dan Backhand

a. Melakukan pukulan Forehand dan Backhand lurus

 Bola dilambungkan ke teman.


 Dilakukan berpasangan atau kelompok.

 Yang telah melakukan pukulan forehand/backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat

b. Melakukan pukulan Forehand dan Backhand menyilang meja

 Bola dilambungkan oleh teman dan cara dipantulkan ke meja dan dengan pukulan servis.
 Dilakukan berpasangan atau kelompok.

 Yang telah melakukan pukulan backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

3. Servis

a. Servis forehand dan backhand lurus bidang servis.

 Dilakukan berpasangan/berkelompok
 Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.

b. Servis forehand dan backhand secara menyilang

 Dilakukan berpasangan/kelompok
 Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.
c. Servis forehand dan backhand ke sasaran

 Dilakukan berpasangan/kelompok
 Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.

4. Smash

a. Smash forehand

 Posisikan kaki kiri berada di depan, dan kaki kanan di belakang. Miringkan badan sedikit ke kanan
sehingga berat badan bertumpu pada kaki kanan.
 Tarik lengkan kebelakang, pinggang sedikit dimiringkan ke kanan.

 Setelah bola memantul dan mencapai titik teratas, mulai ayunkan lengan dari bawah ke atas, pukul
dan tekan bola ke bawah dengan bantuan pergelangan tangan.

b. Smash backhand

 Posisikan kaki kanan di depan, sementara kaki kiri di belakang. Miringkan badan sedikit ke kiri
sampai pundak kanan menghadap meja.
 Tarik lengan bawah ke kiri, ke belakang dan lebih tinggi dari meja.

 Setelah bola memantul dan mencapai titik paling atas, ayunkan lengan bawah ke depan arah kanan
dan pukul bola. Pergelangan tangan dapat membantu menekan bola serta mengatur arah, dan
berat badan berpindah dari kiri ke kanan.

Ukuran Permainan Tenis Meja

Ukuran meja lapangan tenis meja

Panjang dan lebar meja : 274 cm dan 152,5 cm


Tinggi meja dari lantai lapangan : 76 cm
Tebal garis sisi : 2 cm
Luas : 4,1785 meter persegi

Ukuran tiang net dan jaring net tenis meja

Panjang net : 183 cm


Lebar/tinggi net : 15,25 cm
Jarak meja ke Tiang : 15,25 cm
Luas net = 0,279075 meter persegi.