Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PNDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa

dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan

Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri

dari 13.466 pulau, nama alternatif yang biasa dipakai adalah Nusantara. Sumber

daya alam Indonesia berupa minyak bumi, timah, gas alam, nikel, kayu, bauksit,

tanah subur, batu bara, emas, dan perak dengan pembagian lahan terdiri dari tanah

pertanian. Negara Indonesia ini adalah Negara yang sangat kaya akan sumber

daya alamnya. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonsia sendiri,

merupakan kekayaan yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia dan harus

dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang

dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya”. Sumber

daya alam menurut sifatnya terbagi menjadi dua yaitu sumber daya alam yang

dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam yang

dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang terus ada selama penggunaanya

tidak dieksploitasi secara berlebihan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak

dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang jumlahnya terbatas karena

penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila

digunakan secara terus-menerus akan habis. Sumber daya alam yang dapat

diperbaharui adalah tumbuhan, hewan, dan air, walaupun jumlahnya tidak terbatas

1
di bumi ini tetap harus dijaga dalam penggunaannya. Berbeda dengan bahan

tambang, minyak bumi, batu bara, emas, besi dan lainnya yang tidak dapat di

perbaharui, apabila sumber daya alam ini di eksploitasi terus menerus akan habis

dan perlu waktu yang sangat lama dalam pembentukannya, sedangkan tingkat

penggunaan masyarakat terhadap komoditi pertambangan setiap tahun selalu

mengalami peningkatan dan dapat menyebabkan kelangkaan terhadap komoditi-

komoditi tersebut. Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya alam yang tidak

dapat diperbaharui, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui memiliki

nilai ekonomi yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan sumber daya alam

yang dapat diperbaharui. Maka dari itu banyak orang yang ingin mengambil

keuntungan dengan mengeksploitasi golongan sumber daya alam yang tidak dapat

di perbaharui ini. Berbagai jenis hasil tambang yang ada di Indonesia seperti

pertambangan pasir, minyak bumi, batubara, bijih besi, tembaga, bauksit, emas,

marmer belerang, yodium, nikel, gas alam dan grafit menghasilkan suatu yang

memiliki nilai ekonomis tinggi tidak hanya di Negara Indonesia sendiri tetapi juga

di seluruh Negara.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan apa yang sudah dibahas pada latar belakang mengenai

sumberdaya alam, maka yang akan menjadi rumusan masalah dalam makalah ini

adalah:

1. Apakah yang dimaksud dengan Sumber Daya Alam?

2. Apakah Jenis-jenis Sumber Daya Alam?

3. Apakah Manfaat Sumber Daya Alam masyrakat Indonesia?

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber daya adalah sesuatu yang memiliki nilai guna. Sumber Daya Alam

(SDA) adalah keseluruhan faktor fisik, kimia, biologi dan sosial yang membentuk

lingkungan sekitar kita. Hunker dkk menyatakan bahwa sumber daya alam adalah

semua yang berasal dari bumi, biosfer, dan atmosfer, yang keberadaannya

tergantung pada aktivitas manusia. Semua bagian lingkungan alam kita (biji-

bijian, pepohonan, tanah, air, udara, matahari, sungai) adalah sumber daya alam.

Menurut Kehati (2009:8) “SDA adalah unsur-unsur yang terdiri dari SDA nabati

(tumbuhan) dan SDA hewani (satwa) dengan unsur non hayati disekitarnya yang

secara keseluruhan membentuk ekosistem”. SDA memiliki peranan dalam

pemenuhan kebutuhan manusia. Secara yuridis, pengertian SDA termuat dalam

Pasal 1 ayat 9 UU No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan

Lingkungan Hidup, ialah SDA adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas

sumber daya hayati dan non hayati yang secara keseluruhan membentuk kesatuan

ekosistem.

Salah satu kelemahan dari pengelolaan sumber daya alam dinegara-negara

berkembang barangkali adalah usaha mengejar pertumbuhan ekonomi dengan

cara menguras secara besar-besaran dari sumber daya alamnya tanpa

memperhatikan akibat sampingan. Akibatnya mereka harus membayar mahal

dengan semakin rusaknya lingkungan. Misalnya untuk membuat tambang suatu

sumber daya alam yang berada di hutan, banyak hutan dan susunan tanahnya

3
menjadi rusak akibat dipangkasnya tanah yang menutupi bahan tambang dan

setelah itu hasil tambangnya diambil lokasi tempat penebangan tadi sampai

berhektar-hektar dapat kita bayangkan apa yang akan terjadi.

Dalam pembangunan memang selalu timbul apa yang disebut dengan

“Backwasheffect” dimana akibatnya dari adanya pembangunan pada suatu tempat

akan terjadi akibat negatif, tapi dalam hal ini usaha kita adalah meminimalkan

efek negative tersebut. Dibangunnya waduk-waduk juga dapat menimbulkan efek

yang negative misalnya dalam bidang kesehatan dapat meledaknya jumlah hewan

tempat hidup dari penyebab penyakit yang kita kenal dengan penyakit

Schistomiasis, dimana cacing-cacing ini bertambah penyebarannya dengan

bertambahnya populasi dari siput-siput.

Selain Faktor modal dan kemajuan teknologi adapun faktor sumber daya

alam dan sumber daya manusia yang sangat menentukan keberhasilan

pembangunan ekonomi suatu Negara. Sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu

Negara merupakan anugerah yang perlu disyukuri, sebab tidak semua Negara

memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan lengkap. Sumber daya

alam seperti hutan dengan segala isinya, hasil pertambangan sudah sewajarnya

digunakan untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakatnya.

Dalam konsep pembangunan yang berkelanjutan, sumber daya alam yang

memiliki nilai ekonomis tinggi hendaknya tidak dieksploitasi. Sebab

keberadaannya perlu dipikirkan untuk generasi yang akan datang. Jangan sampai

hasil hutan dijarah habis sehingga mengakibatkan hutan gundul dan pada

gilirannya dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu

4
pengelolaan sumber daya alam haruslah dilakukan secara bertanggung jawab.

Artinya harus dilakukan secara bijaksana untuk melestarikan persediaan sumber

daya alam tersebut, sehingga generasi sekarang dan mendatang dapat

menikmatinya.

Pengelolaan sumber daya alam haruslah sedemikian rupa, sehingga

sumber daya alam itu selalu dapat ditingkatkan persediaannya melalui usaha

eksplorasi dan eksploitasi, peningkatan efisiensi proses produksi serta dengan

bantuan teknologi untuk dapat meningkatkan proses daur ulang. Berdasarkan hal

tersebut diatas, dalam pengelolaan sumber daya alam diperlukan suatu kebijakan

yang bertanggung jawab.

2.2 Jenis-Jenis Sumber Daya Alam

a. Jenis-jenis Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbahrui

1. Tumbuhan

Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat penting. Selain

dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, organisme ini memiliki

kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati(karbohidrat) melalui proses

fotosintesis.Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar

rantai makanan. Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan

kerusakan bahkan kepunahan dan hal ini akan berdampak pada rusaknya rantai

makanan. Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai

makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya. Berbagai

tumbuhan yang bermanfaat bagi manusia, dikembangbiakkan melalui kegiatan

pertanian.

5
2. Hewan

Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang

sudah dibudidayakan. Manfaat hewan bagi manusia antara lain:

- membantu pekerjaan berat manusia, seperti kerbau dan kuda

- sebagai sumber bahan pangan, seperti unggas dan sapi.

Beberapa hewan khas Indonesia, seperti harimau Jawa, Badak bercula satu,

Burung Maleo dewasa ini terancam kepunahan. Untuk menjaga kelestarian satwa

langka, diperlukan kawasan pelestarian yang disebut suaka marga satwa atau

hutan lindung.

3. Air

Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup di bumi.

Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia, kebutuhan akan air, baik itu untuk

keperluan sehari-hari maupun sebagai sumber energi (PLTA), terus

meningkat.Penggunaan air di PLTA merupakan salah satu alternatif energi yang

ramah lingkungan, karena air tidak menimbulkan polusi. Air juga digunakan

untuk pengairan, bahan dasar industri minuman, penambangan, dan tempat

rekreasi.

4. Angin

Angin mampu menghasilkan energi. Selain dapat terbaharukan dan selalu

ada, energi yang dihasilkan angin tidak menghasilkan residu, yang dapat

mencemari lingkungan. Beberapa negara yang telah menggunakan turbin angin

sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris.

6
5. Tanah

Tanah termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui, karena tanah

terbentuk dari bahan-bahan sisa makluk hidup yang telah mati, seperti dahan,

daun, ranting, kotoran, pohon, hewan juga manusia yang diurai oleh hewan-hewan

kecil seperti rayap menjadi tanah. Tanah memiliki manfaat yang sangat besar bagi

kehidupan manusia, tanah dimanfaatkan oleh manusia sebagai lokasi tempat

tinggal, juga untuk menanam berbagai macam tumbuhan yang berguna bagi

manusia. Berbagai macam jenis tumbuhan yang ada di hutan, pertanian,

perkebunan membutuhkan tanah yang subur, bilamana tanahnya tidak subur,

maka tidak ada hutan, tidak ada lahan pertanian dan juga tidak ada lahan

perkebunan. Kesuburan tanah sangat tergantung kepada bagaimana kita mengelola

dan memanfaatkan. Bilamana manusia dalam memanfaatkan dan mengelola tanah

secara sembarangan, tidak cerdas, dan seenaknya sendiri maka dapat

mengakibatkan tanah tersebut menjadi tidak subur.

b. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam

yang sangat sulit dihasilkan kembali setelah digunakan. Sumber daya alam jenis

ini akan habis apabila dipakai terus menerus. Sumber daya alam ini jumlahnya

sangat terbatas. Contoh kelompok sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

misalnya :

A. Mineral.

Mineral adalah unsur atau senyawa anorganik yang terjadi secara alami

dengan struktur internal karakteristik ditentukan oleh susunan atom-atom atau

ion-ion yang teratur didalamnya.

7
1. Intan

Intan merupakan batu perhiasan yang memiliki nilai yang sangat mahal,

selain untuk perhiasan intan juga dapat digunakan sebagai pahat diamond drilling,

roda gerinda, gergaji, pahat alat bor memotong & menggosok batu permata, dan

sebagai alat untuk pemotong kaca

2. Emas

Emas merupakan logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa,

kekerasannya berkisar antara 2,5 – 3 (skala Mohs), serta berat jenisnya tergantung

pada jenis dan kandungan logam lain yang berpadu dengannya. Mineral pembawa

emas biasanya berasosiasi dengan mineral ikutan (gangue minerals). Mineral

ikutan tersebut umumnya kuarsa, karbonat, turmalin, flourpar, dan sejumlah kecil

mineral non logam. Mineral pembawa emas juga berasosiasi dengan endapan

sulfida yang telah teroksidasi. Mineral pembawa emas terdiri dari emas nativ,

elektrum, emas telurida, sejumlah paduan dan senyawa emas dengan unsur-unsur

belerang, antimon, dan selenium. Elektrum sebenarnya jenis lain dari emas nativ,

hanya kandungan perak di dalamnya >20%. Emas terbentuk dari proses

magmatisme atau pengkonsentrasian di permukaan. Beberapa endapan terbentuk

karena proses metasomatisme kontak dan larutan hidrotermal, sedangkan

pengkonsentrasian secara mekanis menghasilkan endapan letakan (placer).

3. Minyak Bumi & Gas Alam

Minyak dan gas alam adalah campuran senyawa hidrokarbon, yang

tersusun dari sebagian besar karbon dan hidrogen, dengan sejumlah kecil

belerang, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya. Minyak dan gas bumi diduga secara

8
tidak langsung berasal dari sisa-sisa organisme hidup. Sisa-sisa dari berbagai

bentuk tumbuhan dan binatang laut yang hidup jutaan tahun yang lalu tertimbun

dalam lumpur dan pasir dibawah air laut. Manfaat dari Minyak yaitu: Avtur untuk

bahan bakar pesawat terbang, Bensin untuk bahan bakar kendaraan bermotor,

Minyak Tanah untuk bahan baku lampu minyak, Solar untuk bahan bakar

kendaraan diesel, LNG (Liquid Natural Gas) untuk bahan bakar kompor gas.

4. Batubara

Batu bara adalah salah satu bahan bakar fosil. Pengertian umumnya adalah

batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya

adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Unsur-

unsur utamanya terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen. Sebagian besar batu

bara terjadi dari tumbuh-tumbuhan yang hidup berjuta-juta tahun yang lalu.

Tubuh-tumbuhan tersebut termasuk jenis paku-pakuan. Tumbuhan itu tertimbun

hingga berada dalam lapisan-lapisan batuan sedimen yang lain. Proses

pembentukan batu bara disebut juga inkolen (proses pengarangan).

9
BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan, maka dapat disimpulan

bahwa sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang muncul secara alami

yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya.

Sumber daya alam menurut sifatnya terbagi menjadi dua yaitu sumber daya alam

yang dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam

yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang terus ada selama

penggunaanya tidak dieksploitasi secara berlebihan. Sedangkan sumber daya alam

yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang jumlahnya terbatas

karena penggunaanya lebih cepat dari pada proses pembentukannya dan apabila

digunakan secara terus-menerus akan habis. Sumber daya alam yang dapat

diperbaharui adalah tumbuhan, hewan, dan air, walaupun jumlahnya tidak terbatas

di bumi ini tetap harus dijaga dalam penggunaannya. Berbeda dengan bahan

tambang, minyak bumi, batu bara, emas, besi dan lainnya yang tidak dapat di

perbaharui, apabila sumber daya alam ini di eksploitasi terus menerus akan habis

dan perlu waktu yang sangat lama dalam pembentukanny.

3.2. Saran

Harapannya, makalah ini dapat dijadikan sebagai literatur perbandingan

mengenai sumber daya alam, hal ini dikarenakan dalam pembuatan makalah ini

berdasar pada berbagai referensi buku-buku mengenai sumberdaya alam serta

jenis-jenis dan manfaat dari sumberdaya alam tersebut.

10