Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH

Pasien Safety

” Sistem Mentoring Dan Evaluasi Pasien Safety ”

Dosen Pengampu :

Sri Hazanah,S.ST.,SKM.,MPH

Disusun oleh kelompok 7

Anissa Anggara P07220118067

Fahdilia Suryanti P07220118081

Najla Nuwaira P0720118095

PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN KELAS C


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN
KESEHATAN KALIMANTAN TIMUR
TAHUN AJARAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya sehingga penyelesaian


tugas makalah ini dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Makalah tentang “Monitoring Dan Evaluasi Pasien Safety” ini disusun dan
dikemas dari berbagai sumber sehingga memungkinkan untuk dijadikan referensi
maupun acuan. Besar harapan makalah ini dapat memberikan kontribusi besar
terhadap kemajuan di bidang keilmuan khususnya dalam komunikasi.

Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk lebih
menyempurnakan makalah ini. Akhir kata penyusun ucapkan semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi semua orang yang membaca makalah ini.

Terima kasih.

Balikpapan, 20 Juli 2019

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii

DAFTAR ISI .....................................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1

A. Latar belakang .................................................................................................. 1


B. Rumusan masalah ............................................................................................ 1
C. Tujuan .............................................................................................................. 1
BAB II TINJAUAN TEORI ................................................................................................. 2
A. Sistem pencatatan dan pelaporan ................................................................... 2
B. Monitoring dan evaluasi .................................................................................. 3
BAB III PENUTUP ............................................................................................................ 5
A. Kesimpulan........................................................................................................ 5
B. Saran ................................................................................................................ 5
Daftar pustaka .............................................................................................................. 6

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Monitoring adalah proses pengumpulan dan analisis informasi
berdasarkan indikator yang ditetapkan secara sistematis dan kontinu tentang
kegiatan atau program sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi untuk
penyempurnaan program atau kegiatan itu selanjutnya. Monitoring adalah
pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai kesadaran ( awareness ) tentang
apa yang ingin diketahui, pemantulan berkadar tingkat tinggi dilakukan agar
dapat membuat pengukuran melalui waktu yang menunjukan pergerakkan
kearah tujuan atau menjauh dari itu. Proses monitoring juga dapat diartikan
sebagai proses rutin pengumpulan data da pengukuran kemajuan atas objektif
program ( widiastuti dan susanto 2012.
Evaluasi adalah rangkaian kegiatan membandingkan realisasi
masukan,keluaran, dan hasil terhadap rencana dan standar ( yumiari,2017),
evaluasi merupakan suatu proses untuk menentukan relevansi , efesiensi,
efekvitas dan dampak kegiatan program atau proyek yang sesuai dengan
tujuan yang akan dicapai serta sistematis dan objektif. Evaluasi juga diartikan
sebagai pengukuran dari konsekuensi yang dikehendaki dan tidak
dikehendaki dari suatu tindakan yang telah dilakukan dalam rangka mencapai
beberapa tujuan yang akan dinilai ( Hendarawan 2009 ).

B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud sistem pencatatan dan pelaporan pada pasien safety ?
2. Apa yang dimaksud monitoring dan evaluasi pelaksanaan manajemen
pasien safety ?

C. Tujuan
1. Untuk memahami sistem pencatatan dan pelaporan pada pasien saftey
2. Untuk memahami monitoring dan evaluasi pelaksanaan manajemen
pasien safety
BAB II
TINJAUAN TEORI

A. Sistem pencatatan dan pelaporan pada pasien safety


Pencatatan dan Pelaporan adalah pelaporan secara tertulis setiap
kondisipotensial cedera dan insiden yang menimpa pasien, keluarga
pengunjung, maupun karyawan yang terjadi di rumah sakit.Insiden
keselamatan pasien di rumah sakit adalah setiap kejadian yang tidak sengaja
dan kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cidera yang
dapatdi cegah pada pasien, terdiri dari KNC, KTC, KTD dan Sentinel Event.
1) Kondisi Nyaris Cidera (KNC)/ Near miss, Close call adalah terjadinya
insiden yang belum sampai terpapar ke pasien.
2) Kejadian Tidak Cidera (KTC)/ No harm incident adalah Insiden yang
terpapar ke pasien, tetapi tidak menimbulkan cidera.
3) Kejadian Tidak Diharpakan (KTD)/ Adverse event adalah insiden
yang mengakibatkan cidera pada pasien
4) Kejadian Tak Terduga (KTD)/ Sentinel Event adalah yang
mengakibatkan kematian atau cidera yang serius.
Pencatatan dan pelaporan pada pasien safety
1) Di RumahSakit
a) Setiap unit kerja di rumah sakit mencatat semua kejadian
terkait dengan keselamatan pasien (Kejadian NyarisCedera,
KejadianTi dk Diharapkan dan Kejadian Sentinel) pada
formulir yang sudah disediakan oleh rumah sakit.
b) Setiap unit kerja di rumah sakit melaporkan semua kejadian
terkait dengan keselamatan pasien (Kejadian Nyaris Cedera,
Kejadian Tidak Diharapkan dan Kejadian Sentinel) kepada
Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit pada formulir yang
sudah disediakan oleh rumah sakit.
c) Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit menganalisis akar
penyebab masalah semua kejadian yang dilaporkan oleh unit
kerja

2
d) Berdasarkan hasil analisisa karma salah maka Tim
Keselamatan Pasien Rumah Sakit merekomendasikan solusi
pemecahan dan mengirimkan hasil solusi pemecahan masalah
kepada Pimpinan rumah sakit.
e) Pimpinan rumah sakit melaporkan insiden dan hasil solusi
masalah ke Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit
(KKPRS) setiap terjadinya insiden dan stelah melakukan
analisisa karma salah yang bersifat rahasia.
2) Di Propinsi
Dinas Kesehatan Propinsi dan PERSI Daerah menerima
produk-produk dari Komite Keselamatan Rumah Sakit
3) Di Pusat
a) Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKPRS) mereka
pitulasi laporan dari rumah sakit untuk menjaga
kerahasiaannya .
b) Komite Keselamatan Pasien RumahSakit (KKPRS) melakukan
analisis yang telah dilakukan oleh rumah sakit
c) Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKPRS)
melakukan analisis laporan insiden bekerja sama dengan
rumah sakit pendidikan dan rumah sakit yang ditunjuk sebagai
laboratorium uji coba keselamatan pasien rumah sakit.
d) Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKPRS)
melakukan sosialisasi hasil analisis dan solusi masalah ke
Dinas Kesehatan Propinsi dan PERSI Daerah, rumah sakit
terkait dan rumah sakit lainnya.
B. Monitoring dan evaluasi
Untuk mengimplementasikan standar keselamatan pasien, maka
rumah sakit harus merancang proses baru atau memperbaiki proses yang
ada,memonitor dan mengevaluasi kinerja melaui pengumpulan
data,menganalisis secara intensif Kejadian Tidak Diharapkan, dan
melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja serta keselamatan pasien.
a) Di Rumah sakit

3
Pimpinan Rumah sakit melakukan monitoring dan evaluasi pada unit-
unit kerja di rumah sakit, terkait dengan pelaksanaan keselamatan
pasien di unit kerja.
b) Di propinsi
Dinas Kesehatan Propinsi dan PERSI Daerah melakukan monitoring
dan evaluasi pelaksanaan Program Keselamatan Pasien RumahSakit
di wilayah kerjanya.
c) Di Pusat
- Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit melakukan monitoring
dan evaluasi pelaksanaan Keselamatan Pasien Rumah Sakit di rumah
sakit-rumah sakit
- Monitoring dan evaluasi dilaksanakan minimal satu tahan satu kali.

4
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pencatatan dan Pelaporan adalah pelaporan secara tertulis setiap
kondisipotensial cedera dan insiden yang menimpa pasien, keluarga
pengunjung, maupun karyawan yang terjadi di rumah sakit.Insiden
keselamatan pasien di rumah sakit adalah setiap kejadian yang tidak sengaja
dan kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cidera yang
dapatdi cegah pada pasien.
memonitor dan mengevaluasi kinerja melaui pengumpulan
data,menganalisis secara intensif Kejadian Tidak Diharapkan, dan
melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja serta keselamatan pasien.
B. Saran
Menjaga keselamatan pasien dan diri sendiri sangat penting untuk
mewujudkan kinerja kedepan nya yang lebih baik .

5
DAFTAR PUSTAKA

Panduang Nasional KeselamatanPasienRumahSakit (Patient Safety). 2005


Yahya, Adib A. (2006) Konsepdan Program “Patient Safety”. Proceedings
of National Convention VI of The Hospital Quality Hotel PermataBidakara,
Bandung 14-15 November 2006.
Nursalam (2002). ManajemenKeperawatan.
PenerapandalamPraktikKeperawatanProfesional. Jakarta: SalembaMedika