Anda di halaman 1dari 11

11/16/2019

Penuaan biologis

Merupakan penurunan bertahap dari karakteristik fungsional biologis.

• peningkatan tingkat kematian dan


Penuaan penurunan kesuburan dengan
bertambahnya usia, di bagian akhir
organisme dari siklus hidup organisme.

• Peningkatan kerusakan sel yang


permanen termasuk kerusakan DNA,
dr. Leni Kumalasari, Dipl. AAAM
Penuaan sel pemendekan telomer, disfungsi
mitokondria dan faktor epigenetik.
RTD Sidoarjo

1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247.

2. Jeff S. Pawlikowski, et al; Senescence at a Glance; Journal of Cell Science 126, 4061–4067.

1
11/16/2019

Penuaan Sel Tanda Penuaan sel


Ketidakmampuan sel untuk
berkembang biak

Resistensi sel terhadap


apoptosis

sekresi faktor-faktor yang


menyebabkan peradangan
dan kerusakan jaringan

1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247.

2. Judith Campisi, et al; The Role of Cellular Senescence in Skin Aging; Journal of Investigative Dermatology Symposium Proceedings 3:1-5, 1998.

1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247.

2. Domhnall McHugh, et al; Senescence and aging: Causes, consequences, and therapeutic avenues; J. Cell Biol. Vol. 217 No. 1 65–77.

3. Jeff S. Pawlikowski, et al; Senescence at a Glance; Journal of Cell Science 126, 4061–4067.

2
11/16/2019

.
Berbagai kerusakan kulit yang disebabkan radikal
SKIN AGING bebas
Kerusakan enzim-enzim yang bekerja mempertahankan fungsi
sel sehingga terjadi kerusakan pada sel-sel
Proses penuaan yang dapat berkontribusi pada perubahan kulit dan
patologi terkait bertambahnya usia.
Kerusakan protein dan asam-asam amino yang merupakan
Penuaan kulit adalah proses multi-faktorial yang mempengaruhi hampir struktur utama kolagen dan elastin sehingga serat-seratnya
setiap aspek biologi dan fungsinya menjadi kaku, tidak lentur dan kehilangan elastisitas

Penuaan pada kulit terjadi karena faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik
Kerusakan pembuluh darah kulit sehingga menjadi lebar
Faktor intrinsik : genetik, ras, hormonal dan menipis

Faktpr ekstrinsik : Sinar matahari merupakan faktor utama penyebab terjadinya


proses penuaan kulit. Paparan sinar matahari kronik akan menghasilkan radikal
bebas yang menyebabkan berbagai kerusakan struktur kulit serta menurunkan Terjadi gangguan distribusi pigmen melanin dan melanosit
sehingga terjadi pigmentasi yang tidak merata.
respon imun (photoaging)

1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247.

2. Khimara Naidoo, et al; What is the role of mitochondrial dysfunction in skin photoaging?; Experimental Dermatology. 2018;27:124–128.

3. Jean Krutmann, et al; Role of Mitochondria in Photoaging of Human Skin: The Defective Powerhouse Model; Journal of Investigative Dermatology
1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247. Symposium Proceedings (2009) 14, 44–49.
2. Alfredo Gragnani, et al; Review of Major Theories of Skin Aging; Advances in Aging Research, 3, 265-284.

3. Bernard F. Godley, et al; Blue Light Induces Mitochondrial DNA Damage and Free Radical Production in Epithelial Cells; THE JOURNAL OF BIOLOGICAL
CHEMISTRY Vol. 280, No. 22, Issue of June 3, pp. 21061–21066, 2005.

3
11/16/2019

Gambaran perubahan histologist kulit pada penuaan kulit


Epidermis Dermis subkutan
SKIN AGING
- Taut epidermo- - Atrofi - Depigmentasi
dermal mendatar rambut

- Tebal berkurang/ - Fibroblast Konversi rambut


variatif berkurang terminal ke velus

- Bentuk dan - Pembuluh darah Nail plate abnormal


ukuran sel berkurang

- Melanosit - Sel mast Kelenjar berkurang


berkurang berkurang

- Sel langerhans - Capillary loop Young skin and aged skin


berkurang

- Akhiran saraf 1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247.

abnormal 2. Khimara Naidoo, et al; What is the role of mitochondrial dysfunction in skin photoaging?; Experimental Dermatology. 2018;27:124–128.

3. Jean Krutmann, et al; Role of Mitochondria in Photoaging of Human Skin: The Defective Powerhouse Model; Journal of Investigative Dermatology
Symposium Proceedings (2009) 14, 44–49.

4
11/16/2019

Anti aging Anti aging


ROS
Anti aging digunakan sebagai mencegah
proses penuaan multi-faktorial yang
mempengaruhi hampir setiap aspek biologi (reactive oxygen species)
dan fungsi kulit.
• Merupakan salah satu penyebab utama penuaan kulit, terutama
karena radiasi sinar UV matahari
Anti aging digunakan untuk merawat kulit
yang terkena paparan foto aging dan • ROS akan merusak sel dan mendegradasi Extracellular Matrix
proses penuaan kulit. (ECM) pada konsentrasi yang lebih tinggi
• Namun, mencegah dan mengurangi ROS sepenuhnya tidak
Untuk merawat kulit yang terkena paparan
dianjurkan, karena ROS juga memiliki fungsi fisiologis seperti
fotoaging dan proses penuaan kulit, anti- pertahanan terhadap agen infeksi, dan dalam fungsi sejumlah
penuaan kulit harus mencegah faktor
ekstrinsik dan intrinsik penuaan kulit. sistem pensinyalan seluler.

1. Alfredo Gragnani, et al; Review of Major Theories of Skin Aging; Advances in Aging Research, 3, 265-284.
1. Audrey S. Wang, et al; Biomarkers of Cellular Senescence and Skin Aging; Frontiers in Genetics 9:247.
2. Shoubing Zhang, et al; Fighting against Skin Aging: The Way from Bench to Bedside; Cell Transplantation 2018, Vol. 27(5) 729–738.
2. Alfredo Gragnani, et al; Review of Major Theories of Skin Aging; Advances in Aging Research, 3, 265-284.
3. Khalid Rahman, et al; Studies on free radicals, antioxidants, and co-factors; Clinical Interventions in Aging 2007:2(2) 219–236.
3. Khimara Naidoo, et al; What is the role of mitochondrial dysfunction in skin photoaging?; Experimental Dermatology. 2018;27:124–128.

5
11/16/2019

ROS ANTI-AGING
• ROS dapat dicegah dengan berbagai antioksidan, seperti vitamin C dan
vitamin E, atau polifenol seperti katekin, atau enzim antioksidan, seperti
superoksida dismutase, katalase, glutathione peroksidase, dan koenzim Q10
ROS
• Ada dua jenis antioksidan, antioksidan enzimatik dan non-enzimatik

• Antioksidan enzimatik sebagian besar merupakan co-faktor, dan yang paling


efektif dan terkenal adalah koenzim Q10, karena itu juga akan mencegah
ROS endogen dengan "memberi energi“ mitokondria

• Antioksidan non-enzimatik sebagian besar adalah vitamin dan polifenol, dan


pada penuaan kulit, vitamin E adalah yang paling umum

Photoaging vicious cycle

1. Shoubing Zhang, et al; Fighting against Skin Aging: The Way from Bench to Bedside; Cell Transplantation 2018, Vol. 27(5) 729–738.
1. Shoubing Zhang, et al; Fighting against Skin Aging: The Way from Bench to Bedside; Cell Transplantation 2018, Vol. 27(5) 729–738.
2. Khalid Rahman, et al; Studies on free radicals, antioxidants, and co-factors; Clinical Interventions in Aging 2007:2(2) 219–236.
2. Khalid Rahman, et al; Studies on free radicals, antioxidants, and co-factors; Clinical Interventions in Aging 2007:2(2) 219–236.
3. Khimara Naidoo, et al; What is the role of mitochondrial dysfunction in skin photoaging?; Experimental Dermatology. 2018;27:124–128.

6
11/16/2019

Sinar UV matahari GENETIK

Radiasi sinar matahari akan


• Genetika manusia dapat menyebabkan
memperburuk efek ROS Radiasi sinar
matahari dapat merusak epidermis
dan dermal kulit
hilangnya integritas kulit secara umum dan
progresif
sunblock spektrum luas sangat
dianjurkan untuk mencegah penuaan
• Faktor genetik adalah faktor intrinsik penuaan
dengan perlindungan UV A dan UV B
kulit. Namun, dilarang mengubah gen-gen ini
(DNA)
Sunblock yang digunakan tidak boleh
melebihi SPF 60, karena sinar
matahari (UV) juga memiliki beberapa • Beberapa metode baru diperlukan untuk
manfaat, seperti yang dibutuhkan untuk
menghasilkan vitamin D mengobati faktor intrinsik penuaan kulit ini
1. Shoubing Zhang, et al; Fighting against Skin Aging: The Way from Bench to Bedside; Cell Transplantation 2018, Vol. 27(5) 729–738.

2. Alfredo Gragnani, et al; Review of Major Theories of Skin Aging; Advances in Aging Research, 3, 265-284.

1. Shoubing Zhang, et al; Fighting against Skin Aging: The Way from Bench to Bedside; Cell Transplantation 2018, Vol. 27(5) 729–738.

2. Richard F. Edlich, MD, PhD, et al; Photoprotection by Sunscreens with Topical Antioxidants and Systemic Antioxidants to Reduce Sun Exposure; Journal of
Long-Term Eff ects of Medical Implants, 14(4)317–340 (2004).

7
11/16/2019

GENETIK
Degradasi epidermis
• Penggunaan akselerator pergantian sel epidermis dapat
Stem cell adalah terapi yang menjanjikan untuk pengobatan
penuaan kulit, namun tidak dengan produk yang berbahan digunakan untuk mencegah degradasi epidermis
stem cell karena tidak bisa dibedakan antara sel dengan sel
induk
• Retinol adalah pilihan terbaik karena ini tidak menyebabkan
iritasi yang signifikan
Ada penemuan terbaru untuk penyebab genetika (intrinsik)
penuaan kulit, dengan menerapkan teknologi Epigenetik, yang
dapat "melewati" beberapa urutan tanpa memodifikasi DNA. • Namun, Retinol tidak mudah diformulasikan, karena sangat
sensitif terhadap cahaya dan paparan sinar matahari dan
Epigenetik untuk penuaan dikembangkan dari penelitian Jepang
pada 2011 tentang hubungan Royal Jelly dan Queen Bee, oleh mudah terdegradasi
temuan protein penting yang disebut Royalactin. Beberapa peptida
seperti Royalactin ditemukan mampu menerapkan Epigenetik
dalam produk topikal

The Epigenetic can be done with three methods,


using the endogenous miRNA, Histone modification,
and the DNA methylation

1. Rong Kong, PhD, et al; A comparative study of the effects of retinol and retinoic acid on histological, molecular, and clinical properties of human skin;
Journal of Cosmetic Dermatology, 15, 49-57.
1. Kamakura M (2011); Royalactin induces queen differentiation in honeybees; Nature 473: 478–83. 2. Shoubing Zhang, et al; Fighting against Skin Aging: The Way from Bench to Bedside; Cell Transplantation 2018, Vol. 27(5) 729–738.
2. David A Rowbotham, et al; Epigenetic Changes in Aging and Age-related Disease; JASC 3: 130.

8
11/16/2019

kesimpulan Perlindungan kesehatan


 Penuaan kulit adalah proses multi-faktorial yang  Karena ROS sebenarnya juga memiliki fungsi
mempengaruhi hampir setiap aspek biologi dan fisiologis seperti pertahanan terhadap agen infeksi,
fungsinya. dan fungsi seluler, penting untuk tidak menghilangkan
ROS sepenuhnya.
 Cara terbaik untuk melawan penuaan kulit adalah
dengan mengurangi penyebab penuaan kulit, faktor  diet sehat yang baik juga penting, karena asupan
intrinsik dan ekstrinsik. Baik photoaging dan Antioksidan terbaik adalah dari diet kita.
chronoaging masing-masing penting, dan tidak bisa
 Polusi juga merupakan penyebab meningkatnya
diperlakukan hanya oleh salah satunya.
penuaan kulit.
 Keriput adalah tanda-tanda ekstrinsik dari penuaan  Gaya hidup sehat yang baik juga penting untuk
kulit, anti penuaan mungkin mencegah kulit dari
mencegah penuaan kulit dini, tidur yang cukup, hindari
keriput, tetapi untuk mengatasi kerutan, akan
alkohol dan rokok.
diperlukan beberapa perawatan keriput.

9
11/16/2019

Treatment anti aging Treatment anti aging


 Agernize • Preventage
komposisi : CoenzymQ10, retinol komposisi : peptide
fungsi : Fungsi:
coenzymQ10 merupakan antioksidan yang berperan Merupakan bagian dari protein aktif (epidermal
penting unuk meningkatkan produksi sel dan growth factor) yang berfungsi meningkatkan produksi
mencegah kerusakan sel yang dilakukan oleh kolagen, membantu perbaikan fungsi jaringan
mitokondria. Dan retinol merangsang pergantian sel dengan meningkatkan sintesis DNA dan
kulit dan meningkatkan produksi kolagen perkembangan sel.

10
11/16/2019

“Be Faithful in small things because it is in them that your strenght lies.”

11