Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan, meliputi:

Nama Sekolah : SMK TAMAN SISWA 1 PALEMBANG


Mata Pelajaran : Administrasi Pajak 2
Kompetensi Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Kelas / Semester : XII / 1
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Alokasi Waktu : 4 X 45 menit (2 pertemuan)

B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


Kompetensi Int
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan 4. Melaksanakan tugas spesifik dengan
mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, menggunakan alat, informasi, dan
konseptual, operasional dasar, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta
metakognitif sesuai dengan bidang dan memecahkan masalah sesuai dengan
lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan bidang Akuntansi dan Keuangan
Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, Lembaga. Menampilkan kinerja di bawah
dan kompleks, berkenaan dengan ilmu bimbingan dengan mutu dan kuantitas
pengetahuan teknologi, seni, budaya, dan yang terukur sesuai dengan standar
humaniora dalam konteks pengembangan kompetensi kerja.
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, Menunjukkan keterampilan menalar,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat mengolah, dan menyaji secara efektif,
nasional, regional, dan internasional. kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

Kompetensi Dasar
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3.6 Menerapkan pengisian surat 4.6 Melakukan pengisian surat
setoran pajak (SSP) PPh pasal 21 setoran pajak (SSP) PPh pasal 21

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.6 Menerapkan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh pasal 21
Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.6.1 Menjelaskan pengisian surat setoran pajak PPh pasal 21
3.6.2 Menjabarkan pengisian surat setor pajak PPH Pasal 21
3.6.1 Menerapkan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh pasal 21
5.
4.5 Melakukan pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh pasal 21
Indikator Pencapaian Kompetensi:
4.5.1 Memproses pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh pasal 21

D. Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:
- Mengidentifikasi data pengisian surat setoran pajak PPh pasal 21
- Menyiapkan data pembuatan surat setoran pajak PPh pasal 21
- Memproses data pembuatan surat setoran pajak PPh pasal 21

E. Materi Pembelajaran
TATA CARA PENGISIAN SSP

NPWP : diisi dengan nomor pokok wajib pajak yang dimiliki oleh Wajib Pajak

NAMA WP : diisi dengan nama Wajib Pajak

ALAMAT WP : diisi dgn alamat yang tercantum dalam Surat Keterangan Terdaftar (SKT)

Catatan :
A. Bagi WP yang belum memiliki NPWP
1. WP Badan, NPWP diisi 01.000.000.0 - XXX.000 (XXX diisi dengan nomor KPP domisili WP)
2. WP OP, NPWP diisi 04.000.000.0 - XXX.000 (XXX diisi dengan nomor KPP domisili WP)
B. Nama & alamat diisi dengan lengkap sesuai dengan KTP atau identitas lain
yang sah.

NOP : diisi sesuai dengan Nomor Objek Pajak berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak
Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
ALAMAT OP : diisi sesuai dengan alamat tempat Objek Pajak berada berdasarkan SPPT
Catatan: baris NOP dan Alamat OP diisi bila terdapat transaksi yang terkait
dengan tanah dan/atau bangunan yaitu transaksi pengalihan hak atas tanah
dan/atau bangunan dan kegiatan membangun sendiri (KMS)
Kode Akun Pajak : diisi dengan angka kode akun pajak untuk setiap jenis pajak yang akan
dibayar yang tertera dalam Tabel Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran yang terdapat dalam Lampiran
PER DJP Nomor PER-38/PJ/2009 sebagaimana diubah dengan PER-23/PJ/2010 dan terakhir diubah
dengan PER-31/PJ/2013.

Kode Jenis Setoran : diisi dengan angka dalam kolom Kode Jenis Setoran untuk setiap jenis
pajak yang akan dibayar yang tertera dalam Tabel Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran yang sesuai
dengan penjelasan dalam kolom "keterangan" pada Tabel Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran.
Uraian Pembayaran : diisi sesuai dengan uraian dalam kolom "Jenis Setoran" yang berkenaan
dengan Kode Akun Pajak dan Kode Jenis Setoran.
Khusus untuk PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas transaksi pengalihan Hak atas Tanah dan Bangunan,
dilengkapi dengan nama pembeli.
Khusus untuk PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas transaksi Persewaan Tanah dan Bangunan yang disetor
oleh yang menyewakan, dilengkapi dengan nama penyewa.

Masa Pajak : diisi dengan memberi tanda silang pada salah satu kolom Masa Pajak untuk masa pajak
yang yang dibayar.
Untuk pembayaran lebih dari satu masa pajak dilakukan dengan menggunakan satu SSP untuk setiap
masa pajak.
Untuk WP dengan kriteria tertentu dapat menyetorkan PPh Pasal 25 untuk beberapa masa pajak
dalam satu SSP.
Tahun Pajak : diisi tahun terutangnya pajak.
Nomor Ketetapan : diisi nomor ketetapan yang tercantum dalam Surat Ketetapan Pajak (SKPKB,
SKPKBT) atau Surat Tagihan Pajak (STP) hanyaapabila SSP digunakan untuk membayar pajak yang
kurang dibayar berdasarkan Surat Ketetapan Pajak, STP, atau putusan lain.

Jumlah Pembayaran : diisi dengan angka jumlah pajak yang dibayar dalam rupiah penuh.
Bagi WP yang diwajibkan melakukan pembayaran pajak dalam mata uang Dollar Amerika Serikat, diisi
secara lengkap sampai dengan sen.
Terbilang : diisi dengan jumlah pajak yang dibayar dengan huruf latin dan menggunakan bahasa
Indonesia.
Diterima Oleh Kantor Penerima Pembayaran : diisi tanggal penerimaan pembayaran oleh Kantor
Penerima Pembayaran, tanda tangan, dan nama jelas petugas penerima pembayaran, serta
cap/stempel Kantor Penerima Pembayaran.
Wajib Pajak/Penyetor : diisi tempat dan tanggal pembayaran, tanda tangan, dan nama jelas
WP/Penyetor serta stempel usaha.
Ruang Validasi Kantor Penerima Pembayaran : diisi Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN)
dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Penerimaan Negara dan Nomor Transaksi
Pos (NTP) oleh Kantor Penerima Pemybayaran.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode


Pendekatan : Scientific
Strategi/Model : Problem Based Learning
Metode : Diskusi, menggali informasi, tanya jawab

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-1
Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
- Melakukan pembukaan dengan salam pembukaan dan berdoa untuk memulai 15 menit
pembelajaran.
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Membaca literasi
- Mengkondisikan peserta didik
- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
- Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
- Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
- Melakukan pre-test
2. Kegiatan Inti
Pemberian stimulus - Guru memilih bahan bacaan yang sesuai dengan 105 menit
materi Menjelaskan pengisian surat setoran pajak PPh
pasal 21 kemudian dibagikan kepada siswa.
- Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan
secara mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
- Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda
pada bagian bacaan yang tidak / bekum bisa dipahami,
kemudian guru menganjurkan kepada peserta didik
untuk memberi tanda sebanyak mungkin
Menetapkan masalah - Guru membimbing siswa untuk memberikan tanda pada
bagian bacaan yang tidak atau belum dipahami
- Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada
teman satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi
tentang Menjelaskan pengisian surat setoran pajak PPh
pasal 21 Guru memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk menanyakan materi yang belum
bisa dipahami
- Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa
dipahami kepada guru

Mengembangkan - Peserta didik memlalui diskusi mengumpulkan data dan


solusi informasi tentang materi pembelajaran Menjelaskan
pengisian surat setoran pajak PPh pasal 21 Guru
membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau
solusi atas pemasalahan terkait materi pembelajaran
Menjelaskan pengisian surat setoran pajak PPh pasal
21yang belum bisa dipahami oleh peserta didik
- Peserta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selam proses diskusi
- Peserta didik mencoba menyebutkan Menjelaskan
pengisian surat setoran pajak PPh pasal 21melalui
laporan hasil diskusi
- Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis
atas hasil diskusi kelompok
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menjelaskan / mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang
Menjelaskan pengisian surat setoran pajak PPh pasal
21
- Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil
praktek mengidentifikasi Menjelaskan pengisian surat
setoran pajak PPh pasal 21 Kelompok yang tidak
presentasi memberikan tanggapan atas solusi
permasalahan
Mengevaluasi - Guru membimibing peserta didik untuk membuat
kesimpulan tentang permasalahan terkait materi
pembelajaran Menjelaskan pengisian surat setoran
pajak PPh pasal 21 Guru memberikan revisi serta
penguatan dari hasil diskusi terkait materi pembelajaran
Menjelaskan pengisian surat setoran pajak PPh pasal
21
3. Penutup
15 menit
- Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan materi
pembelajaran tentang Menjabarkan pengisian surat setor pajak PPH Pasal
21Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
- Siswa diberi tugas untuk membaca dan memahami lebih dalam lagi materi
tentang Menjabarkan pengisian surat setoran pajak PPh pasal 21
- Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada siswa
untuk mempelajari materi berikutnya.
- Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.

Pertemuan ke-2
Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
- Melakukan pembukaan dengan salam pembukaan dan berdoa untuk memulai 15 menit
pembelajaran.
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Membaca literasi
- Mengkondisikan peserta didik
- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
- Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
- Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
- Melakukan pre-test
2. Kegiatan Inti
Pemberian stimulus - Guru memilih bahan bacaan yang sesuai dengan 105 menit
materi data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal
21. kemudian dibagikan kepada siswa.
- Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan
secara mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
- Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda
pada bagian bacaan yang tidak / bekum bisa dipahami,
kemudian guru menganjurkan kepada peserta didik
untuk memberi tanda sebanyak mungkin
Menetapkan masalah - Guru membimbing siswa untuk memberikan tanda pada
bagian bacaan yang tidak atau belum dipahami
- Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada
teman satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi
tentang data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal
21.
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk menanyakan materi yang belum bisa dipahami
- Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa
dipahami kepada guru
Mengembangkan - Peserta didik memlalui diskusi mengumpulkan data dan
solusi informasi tentang materi pembelajaran data
pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.Guru
membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau
solusi atas pemasalahan terkait materi pembelajaran
data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.yang
belum bisa dipahami oleh peserta didik
- Peserta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selam proses diskusi
- Peserta didik mencoba menyebutkan data
pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21. melalui
laporan hasil diskusi
- Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis
atas hasil diskusi kelompok
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menjelaskan / mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan data pembuatanSPT
pajak penghasilan (PPh) Pasal 21. Masing-masing
kelompok mempersentasikan hasil praktek
mengidentifikasi data pembuatanSPT pajak penghasilan
(PPh) Pasal 21.Kelompok yang tidak presentasi
memberikan tanggapan atas solusi permasalahan
Mengevaluasi - Guru membimibing peserta didik untuk membuat
kesimpulan tentang permasalahan terkait materi
pembelajaran data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh)
Pasal 21.
- Guru memberikan revisi serta penguatan dari hasil
diskusi terkait materi pembelajaran data pembuatanSPT
pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.
3. Penutup
- Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan materi
pembelajaran tentang data pembuatan SPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.
- Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
- Siswa diberi tugas untuk membaca dan memahami lebih dalam lagi materi
15 menit
tentang data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.
- Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada siswa
untuk mempelajari materi berikutnya.
- Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.

Pertemuan ke-3
Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
- Melakukan pembukaan dengan salam pembukaan dan berdoa untuk memulai 15 menit
pembelajaran.
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Membaca literasi
- Mengkondisikan peserta didik
- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
- Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
- Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
- Melakukan pre-test
2. Kegiatan Inti
Pemberian stimulus - Guru memilih bahan bacaan yang sesuai dengan
materi Memproses data pembuatan surat setoran
pajak PPh pasal 21
- . kemudian dibagikan kepada siswa.
- Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan
secara mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
- Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda
pada bagian bacaan yang tidak / bekum bisa dipahami,
kemudian guru menganjurkan kepada peserta didik
untuk memberi tanda sebanyak mungkin
Menetapkan masalah - Guru membimbing siswa untuk memberikan tanda pada
bagian bacaan yang tidak atau belum dipahami
- Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada
teman satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi
tentang data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal
21.
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk menanyakan materi yang belum bisa dipahami
- Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa
dipahami kepada guru
Mengembangkan - Peserta didik memlalui diskusi mengumpulkan data dan
solusi informasi tentang materi pembelajaran data
pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.
- Guru membimbing siswa untuk menemukan jawaban
atau solusi atas pemasalahan terkait materi 105 menit
pembelajaran data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh)
Pasal 21. yang belum bisa dipahami oleh peserta didik
- Peserta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selam proses diskusi
- Peserta didik mencoba menyebutkan data
pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21. melalui
laporan hasil diskusi
- Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis
atas hasil diskusi kelompok
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menjelaskan / mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang data
pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh) Pasal 21.
- Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil
praktek mengidentifikasi data pembuatanSPT pajak
penghasilan (PPh) Pasal 21.Kelompok yang tidak
presentasi memberikan tanggapan atas solusi
permasalahan
Mengevaluasi - Guru membimibing peserta didik untuk membuat
kesimpulan tentang permasalahan terkait materi
pembelajaran data pembuatanSPT pajak penghasilan (PPh)
Pasal 21. Guru memberikan revisi serta penguatan dari
hasil diskusi terkait materi data pembuatanSPT pajak
penghasilan (PPh) Pasal 21.
3. Penutup
- Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan materi
pembelajaran tentang Memproses data pembuatan surat setoran pajak PPh
pasal 21
- .Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran.
- Siswa diberi tugas untuk mempraktikkan materi tentang Memproses data
15 menit
pembuatan surat setoran pajak PPh pasal 21. dengan menggunakan contoh
kasus yang terdapat dalam modul/buku.
- Guru mengakhiri kegiatan belajar dan menginformasikan kepada siswa bahwa
akan dilaksanakan tes / penilaian pada pertemuan yang akan datang
- Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.

Pertemuan ke-4
Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
- Guru membuka pertemuan pembelajaran dengan mengucapkan salam 15 menit
- Guru memerintahkan siswa untuk mengondisikan ruang kelas untuk
persiapan tes penialaian
- Guru meminta siswa untuk duduk pada tempat duduk di ruang kelas secara
urut berdasarkan absen
- Guru meminta siswa untuk mempersiapkan alat tulis dan alat hitung
- Guru melakukan persensi kepada siswa
2. Kegiatan Inti
Pelaksanaan Tes - Peserta didik dikondisikan menempati tempat
duduk masing-masing
- Guru meminta siswa untuk mempersiapakan
keperluan ujian 105 menit
- Guru membagikan soal tes dan lembar jawab
- Guru meminta siswa untuk memulai mengerjakan
soal tes
- Guru mengawasi jalannya tes penilaian
3. Penutup
- Guru memberikan informasi kepada semua siswa bahwa waktu
mengerjakan tes sudah habis
- Guru meminta siswa untuk mengumpulkan hasil tes 15 menit
- Guru menutup pertemuan pembelajaran dengan mengucapkan salam dan
berdoa

H. Alat/bahan dan Media Pembelajaran


Alat/bahan : Komputer, LCD, Papan Tulis, Spidol
Media Pembelajaran : slide power point dokumen pendukung dan dokumen sumber pada
praktik akuntansi manufaktur

I. Sumber Belajar
- Keterkaitan SKL, KI dan KD
- Buku paket Administrasi Pajak 2, Penerbit Yudisthira
- Modul Praktik Administrasi Pajak 2, Sohidin-LPA mitrabijak Surakarta
- Buku Administrasi Pajak 2referensi lain
- Lembar Kerja Siswa (LKS Administrasi Pajak 2
- Media massa cetak dan elektronik
- Internet

J. Penilaian Pembelajaran
a. Teknik : Non Test dan Test
b. Bentuk :
- Penilaian pengetahuan : Tes tertulis uraian
- Penilaian keterampilan : Memproses pengisian surat setoran pajak (SSP) PPh pasal 21.

Mengetahui, Palembang, 16 Juli 2018


Kepala SMK Taman Siswa 1 Plg Guru Mata Pelajaran

Ellys Fadillah, S.Pd Adi Irwanto, S. Pd


NIP.197509252008012003 NIP.-